cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
jurnalalkhidma@gmail.com
Phone
+6285251613000
Journal Mail Official
jurnalalkhidma@gmail.com
Editorial Address
Badan Penelitian Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIQ AMUNTAI Jl. Rakha Pakapuran, Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28077903     DOI : https://doi.org/10.35931/ak
Al Khidma adalah jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM) STIQ Amuntai. Jurnal Al Khidma memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 156 Documents
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Pembuatan Keripik Pare Bernilai Ekonomis Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat RW 7 Kelurahan Argasunya Kota Cirebon Waluyadi Waluyadi; Insan Kamil; Gilang Pangestu Putra; Bima Wiguna; Muhamad Wildan Solihin; Hisyam Fariz; Putri Nuralia Dikara
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6561

Abstract

Keterbatasan akses terhadap kegiatan ekonomi produktif masih dialami oleh sebagian masyarakat yang berada di wilayah pinggiran, termasuk di RW 7 Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi, yang pada umumnya masih terbatas pada aktivitas domestik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan melalui pelatihan pembuatan keripik pare sebagai produk pangan olahan yang memiliki nilai ekonomis. Metode yang digunakan adalah Service Learning (SL), yaitu proses pembelajaran yang diterapkan secara langsung selama kegiatan berlangsung sehingga peserta dapat memperoleh pengalaman praktik dalam pengolahan produk pangan serta pengelolaan usaha rumah tangga. Pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan pembuatan keripik pare, pengenalan teknik pengemasan produk, penyusunan label pangan yang sesuai dengan ketentuan, serta pendampingan pengurusan legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh keterampilan dalam memproduksi keripik pare serta pemahaman mengenai tahapan pengembangan usaha pangan rumah tangga. Melalui kegiatan ini, perempuan di RW 7 Kelurahan Argasunya memperoleh pengalaman dalam mengolah bahan pangan menjadi produk yang memiliki nilai jual serta memahami aspek pengemasan, pelabelan, dan legalitas usaha yang diperlukan untuk pemasaran produk.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Petis Jamur Tiram Berbasis Teknologi Tepat Guna sebagai Alternatif bagi Penderita Alergi Protein Hewani Arum Maqfiroh; Auliya Maulida Kasana; Nayla Salsabilah Ramadhani; Shevany Nur’ Alyssa; Ajeng Daniarsih
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6688

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah jamur tiram menjadi produk petis berbasis teknologi tepat guna sebagai alternatif pangan bagi penderita alergi protein hewani. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang dengan sasaran ibu-ibu PKK. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, praktik pembuatan produk, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup pengenalan jamur tiram sebagai bahan pangan alternatif, manfaat kesehatannya, serta tahapan pembuatan petis jamur tiKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah jamur tiram menjadi produk petis berbasis teknologi tepat guna sebagai alternatif pangan bagi penderita alergi protein hewani. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang dengan sasaran ibu-ibu PKK. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, praktik pembuatan produk, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup pengenalan jamur tiram sebagai bahan pangan alternatif, manfaat kesehatannya, serta tahapan pembuatan petis jamur tiram. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pengolahan jamur sebagai produk alternatif serta dapat mempraktikkan pembuatan petis jamur tiram secara mandiri. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 31,8% pada pre-test menjadi 36,4% pada post-test atau meningkat sebesar 4,6%. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya diversifikasi pangan berbasis bahan nabati serta membuka peluang pengembangan usaha rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan potensi ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan jamur tiram sebagai produk pangan alternatif yang lebih aman dan bernilai tambahram. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pengolahan jamur sebagai produk alternatif serta dapat mempraktikkan pembuatan petis jamur tiram secara mandiri. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 31,8% pada pre-test menjadi 36,4% pada post-test atau meningkat sebesar 4,6%. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya diversifikasi pangan berbasis bahan nabati serta membuka peluang pengembangan usaha rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan potensi ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan jamur tiram sebagai produk pangan alternatif yang lebih aman dan bernilai tambah.
Optimalisasi Layanan Informasi Desa Melalui Visualisasi Peta Situs Cagar Budaya di Kantor Desa Dermayu Dhea Wardah Aulia; Andis Maulana; Risna Nunung; Muhammad Anwar Syadat; Ismayana Ismayana
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6665

Abstract

Layanan informasi desa merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa yang efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, penyampaian informasi mengenai fasilitas umum dan situs cagar budaya di Desa Dermayu masih belum optimal karena masih dilakukan secara konvensional dan belum didukung oleh media visual yang komunikatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan layanan informasi desa melalui pembuatan dan visualisasi peta administrasi, fasilitas umum, serta situs cagar budaya di Kantor Desa Dermayu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif-eksplanatif melalui tahapan observasi lapangan, pengambilan titik koordinat menggunakan GPS, pengumpulan data sekunder, pengolahan data spasial dengan QGIS, validasi bersama perangkat desa, hingga pencetakan dan pemasangan peta di kantor desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil menghasilkan peta yang memuat informasi spasial secara lebih lengkap, akurat, sistematis, dan mudah dipahami. Peta yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai dokumen spasial desa, tetapi juga menjadi media informasi visual yang mendukung peningkatan kualitas layanan informasi, membantu administrasi desa, perencanaan pembangunan, publikasi potensi lokal, serta pengenalan situs cagar budaya seperti Makam Selawe, Masjid Pusaka Baiturrahmah, dan Sumur Penganten. Selain itu, keberadaan peta juga mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya lokal. Dengan demikian, program kerja ini tidak hanya menghasilkan luaran berupa peta desa, tetapi juga menjadi bentuk pemberdayaan berkelanjutan yang memperkuat tata kelola informasi desa dan pelestarian budaya berbasis potensi lokal.
Penguatan Kemampuan Hafalan Surat Pendek Menggunakan Metode Al-Qasim dan Tikrar pada Pelajar Migran di Malaysia Lu'lu' Hilyatuz Zakiyah; Edi Nurhidin; Fitta Nurisma Riswandi; Makhfud Makhfud
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6526

Abstract

Indonesian migrant Muslim students in Malaysia face several challenges in accessing religious education, such as a lack of Quran reading and memorization of short surahs. To address these issues, this community service program aims to improve memorization of short surahs among Indonesian migrant children in Malaysia by applying the Al-Qasim and Tikrar methods. This community service program uses the ABCD (Asset-Based Community Development) method, which focuses on developing existing assets and potential. The stages consist of observation, method introduction, memorization reinforcement, and evaluation related to the development of the migrant children's memorization. The results of this community service program show three findings. First, there is an increase in fluency in reading the Quran, as demonstrated by their ability to practice reading it according to the makharijul letters. Second, their ability to memorize short surahs also increases, indicated by their fluency in reading and the duration of memorization. Third, they have greater motivation to learn and greater self-confidence, which deepen their ability to learn the Quran.
Model Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Plastik Menjadi Eco Paving Block Iyay Robiah Khaerudin; Try Andikha Putra; Salsa Ameliya Putri; Hilaliyah Nurliani; Iqbal Abdul Hanif; Dimas Rama Putra; Ridha Zaidah Rahma
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6672

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, sehingga memerlukan solusi inovatif berbasis ekonomi sirkular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan masyarakat dalam mengolah limbah plastik menjadi Eco Paving Block di Kelurahan Kalijaga. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan melalui workshop dan pendampingan modul teknis berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat secara signifikan. Hal ini dibuktikan dengan skor rata-rata partisipasi dan keaktifan warga sebesar 3,6 dari skala 4 (Kategori Sangat Baik). Secara teknis, masyarakat mampu memproduksi paving block berukuran 12 × 23 cm × 6 cm dan berat 1,5 kg dengan komposisi bahan 60% plastik, 30% pasir, dan 10% oli bekas. Produk yang dihasilkan direncanakan memiliki kekuatan tekan 15MPa, memenuhi standar SNI 03-0691-1996 untuk kategori penggunaan non-struktural. Analisis ekonomi menunjukkan biaya produksi sebesar Rp8.400 per buah dengan estimasi harga jual Rp8.000–Rp9.000. Simpulannya, model PAR efektif dalam mewujudkan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan melalui industri kreatif berbasis limbah.
Revitalisasi Ekonomi Melalui Literasi Digital dalam Upaya Penguatan Religius Spiritual Pelaku UMKM pada Era Disrupsi Ni`matuz Zuhroh; Indah Aminatuz Zuhriyah; Ninja Panju Purwita; Anisa Nurfadhilah; Aji Wahyudin
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6606

Abstract

Revitalisasi ekonomi bagi pelaku UMKM di Dusun Lo'andeng, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, menjadi semakin penting dalam menghadapi tantangan era disrupsi. Upaya ini melibatkan peningkatan literasi digital sebagai strategi untuk memperkuat daya saing dan ketahanan bisnis pelaku UMKM. Selain itu, aspek religius dan spiritual juga dipertimbangkan sebagai elemen integral dalam pengembangan usaha, guna menciptakan keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan nilai-nilai spiritual. Program ini diinisiasi oleh rendahnya literasi digital dan minimnya penerapan nilai religius dalam praktik bisnis di wilayah tersebut. Tujuan program adalah untuk meningkatkan keterampilan digital pelaku UMKM sekaligus memperkuat penerapan nilai-nilai religius dalam bisnis mereka. Pelatihan interaktif dan pendampingan berkelanjutan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) menjadi metode yang diterapkan. Sebanyak 30 pelaku UMKM mendapatkan pengetahuan mengenai pemasaran digital, pengelolaan keuangan berbasis teknologi, serta etika bisnis berbasis religius. Hasilnya, terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital dan mengadopsi nilai-nilai religius dalam usaha mereka. Sebanyak 85% peserta berhasil menguasai keterampilan digital dasar, dan 90% mengaplikasikan prinsip religius dalam bisnis. Program ini memberikan dampak positif dan berhasil meningkatkan perkembangan UMKM di Dusun Lo'andeng.