cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
jurnalalkhidma@gmail.com
Phone
+6285251613000
Journal Mail Official
jurnalalkhidma@gmail.com
Editorial Address
Badan Penelitian Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIQ AMUNTAI Jl. Rakha Pakapuran, Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28077903     DOI : https://doi.org/10.35931/ak
Al Khidma adalah jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM) STIQ Amuntai. Jurnal Al Khidma memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 156 Documents
Pengenalan Beberapa Jenis Insekta Berdayaguna Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa/Siswi SDN Citasuk 1 Kecamatan Padarincang Kabupaten Serang Banten Nisa, Aulia; Magfiroh, Risma; Ramadhani, Nazwa Oktavia; Ramadani, Fadilah; Jasmi, Riski Andrian
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 2 April - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i2.6589

Abstract

Serangga merupakan kelompok organisme dengan jumlah populasi terbesar di dunia. Keberadaannya tidak hanya berperan sebagai hama yang merugikan, tetapi juga memberikan berbagai manfaat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai jenis dan peran insekta berdayaguna melalui kegiatan edukasi berbasis media pembelajaran interaktif. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya pemahaman siswa terhadap peran penting serangga dalam ekosistem, yang umumnya disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih bersifat teoritis dan kurang melibatkan pengalaman belajar yang menarik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pembelajaran sains yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Kegiatan edukasi dilaksanakan di SDN Citasuk 1 dengan melibatkan siswa kelas VI sebagai subjek penelitian. Media pembelajaran yang digunakan meliputi video edukasi, gambar, serta presentasi interaktif yang dirancang untuk mempermudah siswa dalam memahami materi secara visual dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai rata-rata siswa, yaitu dari 70,54 pada pretest menjadi 82,70 pada posttest. Nilai N-gain sebesar 0,42 termasuk dalam kategori sedang, yang menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Dengan demikian, kegiatan edukasi berbasis media interaktif dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan pada siswa sekolah dasar.
Analisis Pemahaman Operasi Bilangan Bulat Siswa MTs Melalui Pendampingan Belajar Matematika Alifiyah Az Zahrah; Siti Nur Annisa; Suharti Suharti; Andi Hasrianti; Sri Rezki Yulianti
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6585

Abstract

Pemahaman tentang operasi bilangan bulat merupakan dasar penting dalam pembelajaran matematika di Madrasah Tsanawiyah (MTs). Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami aturan tanda serta melakukan operasi yang melibatkan bilangan negatif. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman siswa terhadap operasi bilangan bulat melalui aktivitas belajar yang terarah dan interaktif. Metode pendampingan berupa observasi langsung dan interaksi aktif antara pendamping dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil pendampingan menunjukkan adanya variasi tingkat pemahaman siswa; sebagian siswa telah mampu menerapkan aturan tanda dengan benar, sementara sebagian lainnya masih mengalami kesulitan pada operasi pengurangan bilangan negatif serta dalam mengubah soal cerita ke dalam bentuk matematika. Refleksi tertulis siswa mengungkapkan bahwa perubahan tanda menjadi aspek yang paling sulit dipahami. Melalui kegiatan pendampingan ini diperoleh gambaran mengenai pola berpikir dan tantangan belajar siswa, yang dapat menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif di masa mendatang.
Strengthening Religious Moderation Based on Majelis Taklim Through a Participatory Action Research (PAR) Approach in a Semi-Urban Environment Syahril Siddik; Ahmad Yuzki Arifian Nawafi'; Didin Wahyudin
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6523

Abstract

Strengthening religious moderation in semi-urban communities is increasingly important in maintaining social harmony amid plurality. This community service research aims to describe the process and results of mentoring religious moderation values based on the Ar-Royan Tunggulsari Tulungagung Mosque Council. The approach used is Participatory Action Research (PAR) with the KUPAR (Know–Understand–Plan–Action–Reflection) cycle involving active congregations, mosque administrators, and the local community. Data were collected through participatory observation, group discussions, reflective interviews, and activity documentation. The findings show that the guidance succeeded in reconstructing the congregation's understanding of religious moderation from a normative to a conceptual concept, increasing sensitivity to diversity, and changing social interaction patterns to be more dialogical and inclusive. This transformation also had an impact on strengthening internal solidarity and social cohesion that was more adaptive to the dynamics of heterogeneity in the residential environment. These findings indicate that majelis taklim has the potential to become a space for practicing religious moderation through a deliberative participatory approach. The practical implication of this community service is a model for strengthening moderation that can be replicated in similar communities to encourage harmony and cross-group cooperation.
Strengthening Global Muslim Family Resilience: A Multidisciplinary Approach to Education, Marriage Law, and Sharia Economics in Malaysia Lusiana Lusiana; Muhammad Sauqi; Khalilurrahman Khalilurrahman; Muhammad Syafiq
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6626

Abstract

The resilience of migrant Muslim families in Malaysia faces complex challenges, including limited access to education, legal marriage vulnerability, and economic instability. This community service research aims to strengthen family resilience through a multidisciplinary approach integrating education, marriage law, and Sharia economics. The activities were conducted from April 13–27, 2026, in Kuala Lumpur, in collaboration with the Indonesian School of Kuala Lumpur (SIKL), targeting students and parents in fostered schools. The method employed is Asset-Based Community Development (ABCD) with a descriptive-qualitative field approach. The service team involved cross-faculty student collaboration (Tarbiyah, Sharia, and Islamic Economics and Business) to provide basic literacy mentoring, legal marriage education (isbat nikah), and Sharia-based household financial management simulations. The results show significant improvements in children's literacy skills, increased parental awareness of the importance of legal documents for civil rights protection, and a shift in consumption patterns toward more planned financial management. In conclusion, interdisciplinary integration is effective in forming a "Resilient Family" model for the global Muslim community, capable of adapting to sociogratis challenges and local policies in Malaysia while maintaining their Islamic identity.
Pendampingan Belajar Matematika Berbasis Kelompok Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa MTsN Gowa Pattahani Nurjanna; A. Sukmadina; ST. Khadijah; Suharti Suharti; Sri Rezki Yulianti
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6569

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa melalui pendampingan pembelajaran matematika berbasis kelompok di MTsN Gowa. Latar belakang kegiatan didasarkan pada rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, yang ditandai dengan minimnya keberanian bertanya, menyampaikan pendapat, serta keterlibatan dalam diskusi. Program dilaksanakan pada tanggal 09 Februari 2026 dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research yang melibatkan guru dan siswa sebagai mitra aktif dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Kegiatan diawali dengan identifikasi permasalahan pembelajaran, kemudian dilanjutkan dengan pembagian siswa ke dalam tiga kelompok belajar untuk mendiskusikan soal matematika secara kolaboratif. Selama proses berlangsung, dilakukan pendampingan dan fasilitasi untuk membantu siswa memahami konsep serta mendorong partisipasi aktif. Observasi menunjukkan bahwa pada tahap awal, keaktifan siswa masih tergolong rendah akibat tingkat kesulitan soal dan kurangnya rasa percaya diri. Namun, setelah diberikan pendampingan secara bertahap, terjadi peningkatan partisipasi, keberanian bertanya, serta interaksi antaranggota kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan matematika berbasis kelompok memiliki potensi dalam menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan partisipatif. Dengan pengelolaan yang tepat, strategi ini dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa sekaligus memperkuat pemahaman konsep matematika.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Keagamaan Melalui KUA Ngrambe: Implementasi Program GEBRAKAN (Gerakan Berantas Buta Aksara Al-Qur’an) Fadhila Sukur Indra; Siti Nur Adila Yuli Saputri; Amelia Ayuningtias; Wintri Ningsih; Mayasa Ilahi; Arjuw Fayyaza; Siti Nur Aisyah; Zalfarani Abdillah; Henin Justitia; Amary Khoirunnisa; Suhaila Izzati
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6666

Abstract

Pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan merupakan strategi penguatan kapasitas spiritual dan sosial melalui optimalisasi peran institusi keagamaan, salah satunya Kantor Urusan Agama Ngrambe. Permasalahan mitra berupa tingginya angka buta aksara Al-Qur’an pada ibu-ibu majelis taklim, yang berdampak pada rendahnya partisipasi dan kepercayaan diri dalam aktivitas keagamaan. Untuk mengatasi hal tersebut, diimplementasikan program GEBRAKAN sebagai model pemberdayaan partisipatif melalui pembelajaran membaca Al-Qur’an menggunakan metode Tarsanah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan penelitian aksi partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan tahsin dan tartil secara bertahap, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengenalan huruf hijaiyah, kelancaran menyambung huruf, ketepatan pelafalan, serta kepercayaan diri peserta dalam membaca secara mandiri. Secara sosial, program ini juga memperkuat interaksi dan budaya belajar kolektif di lingkungan majelis taklim. Dengan demikian, implementasi metode Tarsanah dalam program GEBRAKAN efektif sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan yang berkelanjutan.
Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Produk UMKM Melalui Inovasi Peyek Udang Rebon Berbasis Daun Jeruk, Varian Pedas, dan Desain Kemasan di Desa Rambatan Wetan Muhammad Suhanda; Dina Citra Kharisma; Nabila Kartika Putri; Rindaris Septiaci; Ziko Gibran
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6560

Abstract

Keterbatasan inovasi produk dan strategi pemasaran menjadi kendala utama dalam meningkatkan daya saing UMKM pangan di tingkat desa. UMKM di Desa Rambatan Wetan yang memproduksi peyek ikan dan sayuran masih mengandalkan satu varian produk, kemasan plastik sederhana, serta pemasaran yang terbatas pada pasar tradisional tanpa adanya branding. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk melalui inovasi peyek udang rebon berbasis daun jeruk, pengembangan varian pedas, perbaikan desain kemasan menggunakan ziplock, serta pendampingan pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi pelatihan pembuatan produk sejak tahap awal, uji coba varian rasa, edukasi desain kemasan, serta sosialisasi promosi digital melalui pemanfaatan platform seperti Google Maps. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terhadap inovasi produk dan strategi pemasaran, serta kesiapan dalam mengembangkan usaha secara lebih kompetitif.
Optimalisasi Pemasaran Digital pada UMKM Queen De Lemon di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe Ngawi Ika Prastyaningsih; Zalfa Nur Fadila; Dea Aghnia; Ragheeba Sheema Sabria Fitri
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6563

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, banyak UMKM masih menghadapi kendala dalam aspek promosi dan pemasaran, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital yang belum optimal. Keterbatasan literasi digital, pengelolaan media sosial yang belum terstruktur, serta lemahnya strategi branding menyebabkan potensi pasar belum dimanfaatkan secara maksimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemasaran digital pada UMKM Queen de Lemon di Desa Cepoko melalui penguatan kapasitas branding dan pemanfaatan platform online shop. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan strategi pemasaran digital, pengelolaan media sosial bisnis, pembuatan konten promosi, serta pendampingan perbaikan kemasan dan identitas merk. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan konsistensi visual produk, penguatan posisi sebagai produk berbasis Kesehatan, perluasan jangkauan pasar, serta meningkatnya interaksi konsumen pada platform digital. Optimalisasi ini memberikan dampak positif terhadap potensi peningkatan penjualan dan keberlanjutan usaha secara bertahap.
Penerapan Teknologi Pengering Kulit Jeruk dalam Upaya Diversifikasi Produk pada Kelompok Tani Buluh Serumpun Sangkala Sangkala; Pande Putu Agus Santoso; Kiki Kristiandi; Sri Mulyani; Rona Safrina; Aliwasa Aliwasa; Uswatun Khasanah; Rizky Fratama; Rini Rini
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6645

Abstract

Jeruk siam merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Sambas dengan produksi mencapai 90.040 ton pada tahun 2024. Namun, tingginya tingkat kerusakan pascapanen yang mencapai 20–40% menyebabkan sebagian produk tidak memenuhi standar pasar dan berakhir sebagai limbah, terutama pada bagian kulit. Padahal, kulit jeruk siam memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid, vitamin C, dan minyak atsiri yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Salah satu kendala utama dalam pemanfaatannya adalah kadar air yang tinggi sehingga mudah rusak. Oleh karena itu, diperlukan teknologi pengolahan yang tepat, salah satunya melalui proses pengeringan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menerapkan teknologi pengeringan kulit jeruk siam guna meningkatkan nilai tambah limbah pada Kelompok Tani Buluh Serumpun. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan aplikatif dengan tahapan meliputi persiapan, instalasi alat, pelatihan dan pendampingan, uji coba produksi, monitoring dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan alat pengering mampu meningkatkan efisiensi proses pengeringan dengan waktu sekitar 4 jam serta menghasilkan produk kulit jeruk kering dengan kualitas yang lebih stabil. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan limbah menjadi produk diversifikasi seperti teh kulit jeruk dan sabun batang. Selain itu, program ini juga meningkatkan motivasi dan kemandirian kelompok tani dalam mengembangkan usaha berbasis limbah. Dengan demikian, penerapan teknologi pengeringan kulit jeruk siam efektif dalam mengurangi limbah, meningkatkan nilai ekonomi, serta berpotensi dikembangkan sebagai model agroindustri berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
Optimalisasi Tata Kelola Administrasi Berbasis Digital Pengurus Cabang Muhammadiyah Kecamatan Jatisampurna Bekasi Nur Busyra; Desak Made Darmawati; Mayarni Mayarni
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6656

Abstract

Era digitalisasi menuntut perubahan fundamental dalam tata kelola administrasi pemerintahan menuju model yang lebih adaptif, efisien, dan transparan. Kegiatan pengabdian masyarakat menganalisis optimalisasi tata kelola administrasi berbasis digital, bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, mempercepat alur kerja, mempermudah pelacakan dokumen, sebagai solusi atas lambatnya birokrasi tradisional dan rendahnya akuntabilitas pelayanan publik. Dengan prosedur langkah-langkah yang sudah direncanakan sebelumnya. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi digital secara signifikan dari hasil pretest dan postes ada peningkatan yang signifikan sebesar 45 persen peserta mitra positif menanggapi kegiatan tersebut, meningkatkan partisipasi masyarakat. Optimalisasi keunggulan utama digitalisasi meliputi akses komunikasi pada media sosial yang menjamin keamanan data dan riwayat audit yang memperkuat transparansi (Good Governance). Namun, efektivitasnya masih terhambat oleh kesenjangan infrastruktur digital, serta keterlambatan kapasitas SDM, sehingga memerlukan peningkatan literasi digital. Optimalisasi tata kelola administrasi sebagai pengembangan organisasi secara merata, dan diadakan pelatihan secara intensif dangat diperlukan untuk mewujukan sistem administrasi yang modern dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.