cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Implementasi Lean Six Sigma di Pelayanan Kesehatan Saat dan Paska Pandemi COVID-19 : Literature Review: Implementation of Lean Six Sigma in Healthcare During and After the COVID-19 Pandemic : Literature Review Arini Cyndwiana Prastiwi; Ayuningtyas, Dumilah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3556

Abstract

Latar belakang: Pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan kegiatan dan inovasi mutu pada pelayanan kesehatan. Di Indonesia, sektor kesehatan memiliki dampak akibat tingginya penyebaran COVID-19, mulai dari tenaga kesehatan hingga ke tingkat manajemen rumah sakit karena organisasi tidak mempunyai waktu untuk merespon krisis tersebut. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui upaya pelayanan kesehatan dalam menghadapi pandemi COVID-19 menggunakan metode Lean Six Sigma (LSS). Metode: Tinjauan ditentukan berdasarkan PICOS. Pencarian dilakukan pada basis data Google Scholar, PubMed, dan Science Direct menggunakan PRISMA. Artikel dibatasi dari Januari 2020-Desember 2022, di pelayanan kesehatan saat atau setelah pandemi COVID-19 serta menggunakan metode LSS. Hasil: Berdasarkan hasil pencarian ditemukan 144 artikel dengan 1 duplikasi. Hasil screening pada judul dan abstrak didapatkan 7 artikel namun 1 artikel tidak lengkap sehingga 6 artikel yang akan ditinjau oleh peneliti. Dari 6 penelitian, 5 artikel menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analysis, Improve, and Control) dan 1 artikel dengan jenis penelitian retrospektif. Metode DMAIC dimulai dari mendefinisikan masalah yang dihadapi (Define) dengan menggunakan beberapa teknik pengukuran (Measure). Selanjutnya, capaian kinerja dan tujuan yang ingin dicapai dianalisis untuk mempersiapkan rencana perbaikan yang akan dilakukan (Analysis). Perbaikan (Improvement) dan kontrol (Control) dilakukan untuk pencapaian tujuan jangka panjang. Kesimpulan: Penerapan LSS pada masa pandemi COVID-19 dapat membantu pelayanan kesehatan di beberapa negara untuk peningkatan kualitas manajemen, tenaga medis, efisiensi, dan mengurangi waktu tunggu pelayanan.
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kasus Diare Balita di Desa Tidak ODF Wilayah Kerja Puskesmas Cukir: The Relationship Between Environment Sanitation with Toddler’s Diarrhea Cases in non ODF Villages Working Area of Puskesmas Cukir Cherillia Tria Mega Candra Kartika; Kusuma S. Lestari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3571

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) bahkan mengakibatkan kematian. Diare menjadi penyebab kematian balita dengan proporsi sebesar 10,3%. Banyak faktor risiko penyebab terjadinya diare. Sanitasi lingkungan buruk memicu keberadaan habitat patogen dan menyebabkan seseorang mudah terserang penyakit khususnya diare. Diare sering dikaitkan dengan sanitasi lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kasus diare balita di desa tidak ODF wilayah kerja Puskesmas Cukir. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah balita dengan usia 12-48 bulan yang berjumlah 1.011 balita. Sampel penelitian ini adalah 88 balita dan ditentukan dengan metode simple random sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah dirancang oleh peneliti dengan mewawancarai dan observasi ke rumah responden. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan analisis uji chi-square didapatkan terdapat hubungan signifikan pada sub variabel kondisi sarana jamban (p-value=0,039) dan pengelolaan sampah (p-value=0,023). Sedangkan yang tidak memiliki hubungan signifikan adalah kondisi Saluran Pembuangan Air Limbah (p=0,075), penyediaan air bersih (p=1,00), dan penyediaan air minum (p=constant). Pada analisis multivariat didapatkan faktor paling dominan yaitu pada sub variabel pengelolaan sampah. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kondisi jamban dan pengelolaan sampah dengan kasus diare balita di desa tidak ODF wilayah kerja Puskesmas Cukir.
Aplikasi Quality Function Deployment (QFD) dalam Peningkatan Mutu Layanan di Rumah Sakit : Literature Review: Application of Quality Function Deployment (QFD) in Service Quality Improvement in Hospitals : Literature Review Setia, Ni Kadek Monica; Nopiyani, Ni Made Sri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3582

Abstract

Latar belakang: Salah satu pelayanan kesehatan yang kompleks adalah rumah sakit. Dalam memberikan layanan, diperlukan upaya perbaikan agar meningkatkan mutu dan kepuasan pasien. QFD menjadi upaya perbaikan yang dapat memberikan pandangan prioritas pelanggan dan teknis. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi metode QFD di rumah sakit untuk meningkatkan mutu layanan. Metode: Penulis menggunakan metode Literature Review bersumber database dari PubMed, Scopus, dan SpingerLink. Pencarian dengan kata kunci didapatkan 103 artikel. Kemudian diseleksi skema PRISMA sehingga terpilih 5 artikel. Hasil: Penggunaan metode QFD memberikan manfaat signifikan dalam beberapa aspek. Hasil QFD dalam studi-studi tersebut menunjukkan bahwa prioritas pelanggan dalam hal ini adalah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan dokter serta tenaga medis yang siap siaga. Sedangkan prioritas teknis berubah menjadi pelayanan excellent dan sarana yang mendukung. Kesimpulan: Dengan menggunakan QFD, rumah sakit dapat memahami kebutuhan pasien, meningkatkan mutu, dan kepuasan.
Analisis Faktor Risiko Preeklamsia pada Ibu Hamil di Masyarakat Madura : Literature Review: Risk Factor Analysis of Preeclampsia in Pregnant Woman For Madura Society : Literature Review Rivaldi Indra Nugraha; Cahya Tri Purnami; Agung Budi Prasetijo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3583

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia sampai saaat ini diketahui merupakan penyakit yang belum diketahui penyebabnya secara pasti, preeklampsia terjadi pada saat ibu sedang hamil dan merupakan penyebab tertinggi kematian pada ibu hamil (AKI) di Indonesia maupun pada masyarakat Madura. Tujuan: Menganalisis faktor risiko preeklampsia pada ibu hamil di masyarakat Madura Metode: Literature review digunakan dengan menggunakan artikel pada Google Scholar dan PubMed. Proses review menggunakan Publish or Perish dan bagan PRISMA sehingga ditemukan 8 jurnal dan 1 skripsi yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Hasil: Hasil analis 9 artikel menujukkan bahwa faktor risiko terjadinya preeklampsia pada ibu hamil masyarakat madura yaitu rendahnya kunjungan ANC, Indeks Massa Tubuh (IMT), pola diet makanan, pendidikan ibu hamil. Kesimpulan: Faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat madura memiliki faktor risiko yang cukup tinggi yang menyebabkan terjadinya preeklampsia di masykarat madura yaitu kebiasaan konsumsi makanan tinggi garam, rendahnya kepatuhan dalam pemeriksaan ANC, diet pola makan yang tidak teratur terutama pada masa persiapan kehamilan hingga hamil.
Hubungan Antara Faktor Karakteristik Individu dengan Munculnya Keluhan Computer Vision Syndrome (CVS): Correlation Between Factors of Individual Characteristics and Complaints of Computer Vision Syndrome (CVS) Syahputra, Ramadhan; Endang Dwiyanti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3593

Abstract

Latar belakang: Pekerja kantoran sering mengeluhkan kelelahan mata akibat penggunaan komputer dalam waktu lama dan radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan oleh layar monitor. Jika keluhan tidak ditanggulangi maka ketajaman penglihatan akan menurun sehingga mengakibatkan sakit kepala, peningkatan angka kecelakaan, penurunan kualitas kerja karena pekerja kurang fokus, penurunan produktivitas kerja, dan penyakit mata bahkan hingga kebutaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor karakteristik individu dengan munculnya keluhan CVS Metode: Penelitian ini adalah penelitian Observasional dengan desain cross sectional. Analisis bivariat dengan uji chi-square dilakukan untuk melihat hubungan antara faktor karakteristik individu dengan munculnya keluhan CVS. Responden dalam penelitian ini sebanyak 38 orang pekerja perkantoran yang menggunakan komputer ketika bekerja. Hasil: Sebanyak 15 responden (34,2%) mengalami CVS.Variabel usia (0,232), masa kerja (0,507), jarak pandang mata ke monitor (0,583), dan penggunaan alat bantu penglihatan (0,426) tidak terdapat hubungan dengan keluhan CVS sedangkan variabel durasi bekerja dengan komputer per hari (0,011) memiliki hubungan dengan keluhan CVS. Kesimpulan: Sebaiknya pekerja mengaktifkan bluelight filter dan reading mode untuk mengurangi sinar biru pada layar monitor, tidak lupa menyempatkan untuk beristirahat, dan menggunakan kacamata anti UV ketika bekerja di depan komputer.
Analisis Need dan Demand Program Keluarga Berencana saat Masa Pandemi COVID-19 di Kabupaten Tuban: The Analysis of Need and Demand Family Planning Programs during COVID-19 Pandemic in Tuban Dzulchimilia Choirin Nisa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3603

Abstract

Latar belakang: Pandemi COVID-19 memberikan dampak bagi pelaksanaan program KB di Kabupaten Tuban. Pada tahun 2021 pengguna akseptor KB aktif di Kabupaten Tuban menurun sebanyak 2.643 orang. Salah satu upaya untuk mencegah drop-out KB adalah memenuhi need dan demand masyarakat mengenai program KB. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui need dan demand masyarakat Tuban tentang program KB selama masa pandemi COVID-19. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan crossectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2021. Metode pengambilan data penelitian ini ditentukan secara voluntary sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 70 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menggambarkan need masyarakat Tuban mengenai program KB adalah bidan sebagai fasilitas pelayanan KB yang dibutuhkan (70%), informas program KB (54,3%), dan jarak fasilitas kesehatan yang dekat (44,3%). Sedangkan demand masyarakat Tuban mengenai penggunaan alat kontrasepsi (65,7%) dengan bidan sebagai penyedia pelayanan program KB (73,9) dan alat kontrasepsi yang banyak digunakan adalah MJKP yaitu IUD (34,8%). Kesimpulan: Need dan demand masyarakat Kabupaten Tuban yang harus dipenuhi adalah ketersediaan bidan, informasi program KB, akses fasilitas kesehatan yang dekat, dan juga persediaan alat kontrasepsi jangka panjang.
Faktor Dominan yang Mempengaruhi Asupan Energi Anak Usia 25-30 Bulan di Jakarta Pusat Tahun 2019: The Dominant Factors Affecting Energy Intake in Children Aged 25-30 Months in Central Jakarta in 2019 Wardi, Nadya Khaira; Fikawati, Sandra; Hayati, Risma
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3604

Abstract

Latar belakang: Asupan energi merupakan sumber energi yang digunakan untuk proses metabolisme, pertumbuhan, pengaturan suhu, dan aktivitas fisik. Asupan energi anak yang tidak memenuhi kebutuhan normal, dapat meningkat terjadinya risiko stunting dan malnutrisi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi asupan energi pada anak usia 25-30 bulan di Kecamatan Gambir dan Sawah Besar Jakarta Pusat pada tahun 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 98 anak. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan food recall 1x24 jam. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi, uji t independent, dan uji regresi linear berganda. Hasil: Rata-rata asupan energi anak adalah 1,065 kkal/hari. Analisis bivariat menggunakan uji T menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara asupan energi dengan frekuensi makan (p=0,007), asupan minimum yang dapat diterima (p=0,008), dan jumlah konsumsi susu (p=0,0001). Hasil uji korelasi menunjukkan perbedaan antara rata-rata asupan energi dengan asupan karbohidrat (p=0,0005), asupan protein (p=0,0005), dan asupan lemak (p=0,0005). Kelompok biji-bijian, umbi, akar, dan susu adalah sumber makanan yang paling banyak di konsumsi oleh anak. Hasil uji regresi linear berganda menunjukkan faktor dominan yang mempengaruhi asupan energi anak adalah asupan karbohidrat (p=0,000), asupan protein (p=0,000), dan asupan lemak (p=0,000). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa asupan karbohidrat, asupan lemak dan asupan protein merupakan faktor dominan yang mempengaruhi asupan energi pada anak.
Case Control Study Faktor Risiko Kejadian Hipertensi pada Pegawai Kantor Gubernur Aceh Kota Banda Aceh Tahun 2022: Case Control Study Risk Factors of Hypertension in Aceh Governor Office Employees in Banda Aceh City in 2022 Putri Riza Yana; Tahara Dilla Santi; Farrah Fahdhienie; Dharina Baharuddin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3605

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi masalah kesehatan yang paling serius yang dapat memicu berbagai penyakit mematikan seperti jantung dan stroke. Hipertensi dapat terjadi akibat beberapa faktor risiko seperti kebiasan hidup yang kurang baik, pola diet yang kurang baik atau kualitas tidur yang kurang baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, merokok, lingkar perut dan BMI (Body Mass Indeks) dengan kejadian hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan desain Case Control, populasi adalah 200 pegawai dengan pengambilan sampel menggunakan non random sampling yang berupa purposive sampling yaitu dari data survei milik peneliti sebanyak 90 pegawai diantaranya 30 kasus dan 60 kontrol. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil univariat aktivitas fisik sedang (46,67%), lingkar perut normal (100%), tidak merokok (86,67%), memiliki BMI normal (100%). Hasil bivariat hubungan antara aktivitas fisik (p value 0,001 dan OR 0,01-0,04), lingkar perut (p value 0,001 dan OR 0,07-0,30), merokok (p value 0,001 dan OR 8,5), BMI (p value 0.001 dan OR 1) dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan: Sebaiknya Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh untuk melakukan promosi kesehatan pada pegawai di kantor seperti penyuluhan, selain itu kepala bidang isra dapat mencanangkan program baru seperti senam sehat dan memberikan edukasi terkait pola makan.
Riwayat KEK Ibu dan Pemberian MP-ASI Sebagai Penentu Utama Stunting di Kabupaten Kubu Raya: History of Mother Care and Giving MP-ASI as the Main Determinant of Stuntig in Kubu Raya District Krisnawaty, Aprillia; Elly Trisnawati; Otik Widyastutik; Dedi Alamsyah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3606

Abstract

Latar belakang: Chilhood stunting atau tubuh pendek pada masa anak-anak merupakan akibat dari riwayat kekurangan gizi kronis atau kegagalan pertumbuhan dan digunakan sebagai indikator jangka panjang untuk gizi kurang pada anak (Kementerian Kesehatan, 2015). Angka prevalensi balita stunting (tinggi badan menurut umur) pada kabupaten/kota di Kalimantan Barat pada tahun 2021 berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencapai 31,46% dan pada tahun 2022 mencapai 27,8%. Dari 14 Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat, Kabupaten Kubu Raya menjadi kabupaten tertinggi kasus stunting pada tahun 2021, yaitu sebesar 40,35%. Disusul oleh Kabupaten Sintang dan yang terendah adalah Kota Singkawang (Kemenkes RI, 2021). Pada tahun 2022 berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kabupaten Kubu Raya menjadi kabupaten ke-8 tertinggi kasus stunting, yaitu sebesar 27,6%. Tujuan: Mengetahui riwayat KEK ibu dan pemberian MP-ASI sebagai penentu utama stunting di Kabupaten Kubu Raya pada balita. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian case-control. Penelitian dilaksanakan di 3 Desa yaitu Desa Sungai Malaya, Desa Mega Timur dan Desa Jawa Tengah di daerah Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya pada bulan September – Desember 2022. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu rumah tangga yang memiliki balita. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 136 rumah tangga, yang terdiri dari 68 kasus dan 68 kontrol. Sampel diambil secara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar kuesioner dan lembar observasi dalam bentuk aplikasi KoboCollect. Data dianalisis dengan menggunakan 3 langkah analisis yaitu analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan potensial kejadian stunting di Kabupaten Kubu Raya adalah riwayat KEK ibu (p value = 0,007 dan OR = 9,791) dan pemberian MP-ASI (p value = 0,000 dan OR = 13,158). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan pada variabel riwayat KEK ibu dan riwayat MP-ASI terhadap kejadian stunting. Kedua variabel tersebut merupakan determinan potensial kejadian stunting di Kabupaten Kubu Raya.
Hubungan Kecemasan Menghadapi Persiapan Ujian dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri: The Relationship Between Exam Preparation Anxiety and the Menstrual Cycle in Adolesecent Mustika Dewi, Ika; Uswatun Chasanah, Siti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3607

Abstract

Latar belakang: Masa remaja merupakan masa transisi yang menghubungkan masa kanak-kanak menuju masa dewasa, perubahan fisik terlihat pada remaja putri yang sedang mengalami siklus menstruasi, salah satu penyebab gangguan siklus menstruasi adalah faktor psikologis seperti kecemasan. Kecemasan pada remaja ditandai dengan munculnya rasa cemas, Keadaan ketika emosi negatif muncul akibat kekhawatiran akan bahaya yang tidak terduga yang mungkin terjadi dimasa depan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan menghadapi persiapan ujian dengan siklus menstruasi pada remaja putri. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di SMA Santa Maria Yogyakarta. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 orang yang diambil menggunakan teknik propotional random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan uji spearman rank. Hasil: Tingkat kecemasan dengan siklus menstruasi remaja putri kategori sedang sebanyak 46,4% (26 orang). Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 atau (< 0,05), niali koefisien korelasi adalah r hitung – 0,474 pola hubungan menunjukan tanda positif yang berarti semakin tinggi tingkat kecemasan maka siklus menstruasi yang dialami remaja putri semakin tinggi. Kesimpulan: Ada hubungan tingkat kecemasan dengan siklus menstruasi pada remaja putri.

Page 62 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue