cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Hubungan Karakteristik dan Aktifitas Fisik dengan Hipertensi pada Masyarakat Pralansia di Kota Banjarbaru: The Relationship Between Characteristics and Physical Activity with Hypertension in Pre-Elderly Communities in Banjarbaru City Ridha Hayati; Hilda Irianty
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3264

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah kelainan sistem sirkulasi darah yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah diatas nilai normal atau tekanan darah ?140/90 mmhg¹. Hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala dimana tekanan yang abnormal tinggi didalam arteri menyebabkan meningkatnya risiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan. Berdasarkan data dari 3, hipertensi di Indonesia merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi yaitu sebesar 25,8%. Prevalensi tertinggi di Bangka Belitung (30,9%), diikuti Kalimantan Selatan (30,8%), Kalimantan Timur (29,6%), Jawa Barat (29,4%), dan Gorontalo (29,4%). Hipertensi berkaitan dengan perilaku dan gaya hidup. Pengendalian hipertensi dicapai dengan memodifikasi perilaku, yang meliputi rajin aktivitas fisik, menghindari merokok, makan makanan yang sehat, dan tidak mengkonsumsi alkohol (P2PTM Kemenkes RI). Hipertensi terjadi pada kelompok umur 31-44 tahun (31,6%), umur 45-54 tahun (45,3%), umur 55-64 tahun (55,2%). Data Dinas kesehatan provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan angka Hipertensi di Kota Banjarbaru tertinggi ke 4 setelah Banjarmasin, Kab. Banjar dan Balangan. Tujuan: Tujuan penelitian untuk menganalisa hubungan karakteristik yang meliputi jenis kelamin, genetik, pekerjaan, aktifitas fisik dan lama bekerja dengan hipertensi pada masyarakat pralansia di Kota Banjarbaru tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional, serta pendekatan cross sectional dan mengambil sampel/responden yang kebetulan ditemui (accidental Sampling) yaitu berjumlah 114 orang baik pegawai maupun pengunjung di kantor Kecamatan Landasan Ulin, Kecamatan Banjarbaru Selatan, kantor Kecamatan Banjarbaru Utara dan Kantor Kelurahan Sungai Besar di kota Banjarbaru. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis kelamin (p value 0,63), genetic (p value 0,11), IMT (p value 0,74), aktifitas fisik (p value 0,58) dan lama bekerja (p value 0,79) tidak berhubungan dengan hipertensi. Kesimpulan: variable resiko jenis kelamin, genetic, IMT, Aktifitas fisik dan lama bekerja tidak berhubungan dengan hipertensi, selama faktor resiko dikendalikan dengan pola makan sehat dan pola istirahat yang baik. Disarankan kepada institusi pendidikan dan instansi kesehatan agar bekerja sama dalam melaksanakan promosi hipertensi dalam kegiatan masyarakat.
Perbedaan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Sebelum dan Sesudah Diberikan Penyuluhan tentang Tablet Tambah Darah di Puskesmas Bubakan Kabupaten Pacitan: Differences in Knowledge Levels and Attitudes of Pregnant Women Before and After Being Given Counseling About Blood Supplement Tablets at the Bubakan Health Center, Pacitan Regency Atika Zahria Arisanti; Rr. Catur Leny Wulandari; Anggraini, Desi Yunita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3360

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan suatu kondisi dimana terdapat kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Kondisi dimana pada trimester I dan III kadar haemoglobin dibawah 11,0 g/dl atau pada trimester II kadar < 10,5 g/dl. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang tablet tambah darah di Puskesmas Bubakan Kabupaten Pacitan. Metode: Jenis penelitan ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan Pre Eksperimental dengan pendekatan one group pretest posttest design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 69 responden. Hasil: Hasil uji statistik dengan uji non parametric Wilcoxon menggunakan SPSS didapatkan nilai Asymp. Sig. = 0.000 atau nilai p < 0.05, maka terdapat perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang tablet tambah darah di Puskesmas Bubakan Kabupaten Pacitan. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang tablet tambah darah di Puskesmas Bubakan Kabupaten Pacitan.
Analisis Penerapan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Melalui Bank Sampah (Studi Kasus Bank Sampah Rukmi, Gunung Anyar Tambak, Surabaya) : Analysis of Waste Management Community-based Through Waste Bank (Case Study: Rukmi Waste Bank, Gunung Anyar Tambak, Surabaya City) Prasanti, Kayla Shafira; Yudhastuti, Ririh
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3454

Abstract

Latar belakang: Implementasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat dilakukan melalui bank sampah. Hadirnya bank sampah pada setiap Rumah Tangga (RT) dapat meminimalisir timbulnya sampah dan dampak buruk sampah pada kehidupan manusia. Data SIPSN tahun 2022 diketahui terdapat 639 Bank Sampah Unit (BSU) di Kota Surabaya, salah satunya Bank Sampah Rukmi. Tujuan: Penelitian ini akan mengkaji pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui bank sampah sebagai upaya peningkatan kualitas lingkungan. Metode: Penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini dilakukan wawancara dengan kader lingkungan, pengelola Bank Sampah Rukmi, dan Ketua Bank Sampah Rukmi. Hasil: Pengelolaan sampah di Bank Sampah Rukmi dilakukan oleh warga sebagai nasabah yang memilah sampah dari rumah dan mengumpulkannya di Bank Sampah Rukmi. Sampah yang dikumpulkan akan dikirim dan dijual ke Bank Sampah Induk (BSI) Surabaya. Selain pemilahan dan pengumpulan, Bank Sampah Rukmi juga memanfaatkan kembali sampah dan mengolah sampah. Sampah yang dimanfaatkan berupa wadah minyak bekas, gelas mineral, dan lain-lain yang digunakan menjadi pot tanaman. Sampah yang diolah adalah sampah organik menjadi kompos dan eco enzyme, serta sampah minyak jelantah menjadi lilin aroma. Selain pengelolaan sampah, Bank Sampah Rukmi juga melakukan pengelolaan lingkungan dengan banyak menanam pohon. Hasil kegiatan Bank Sampah Rukmi dapat membantu meningkatkan pendapatan nasabah, menyehatkan lingkungan, dan kesehatan masyarakat. Kesimpulan: Pengelolaan sampah di Bank Sampah Rukmi terdiri dari pemilahan, pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan kembali sampah. Adanya Bank Sampah Rukmi bermanfaat pada aspek sosial-ekonomi, lingkungan, dan kesehatan masyarakat.
Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Pegawai dalam Pelayanan kepada Masyarakat di Puskesmas Gamping I Sleman Yogyakarta: Leadership Style and Work Motivation of Employees in Community Services at the Gamping I Health Center in Sleman Yogyakarta Siska Carolina; Sugiman; Sunaryo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3471

Abstract

Latar belakang: Gaya kepemimpinan adalah suatu proses untuk menggerakkan orang lain dengan memimpin, membimbing dan mempengaruhi orang lain untuk melakukan sesuatu agar mencapai hasil yang diharapkan. Motivasi kerja adalah suatu faktor yang mendorong seseorang untuk melakukan suatu aktivitas tertentu, karena itu motivasi dapat diartikan sebagai faktor pendorong perilaku seseorang. Kepala Puskesmas Gamping I Sleman dalam kepemimpinannya menunjukkan sikap yang baik terhadap pegawainya. Kepala puskesmas juga melakukan komunikasi yang baik dengan pegawainya dan selalu melibatkan partisipasi pegawai dalam pengambilan keputusan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja pegawai di Puskesmas Gamping I Sleman Yogyakarta. Metode: Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Gamping I Sleman. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden. Analisis data menggunakan uji spearman rank correlations. Hasil: Hasil penelitian menemukan Gaya kepemimpinan Kepala Puskesmas Gamping I Sleman berada pada kategori baik sebesar 93,8%. Motivasi kerja pegawai di Puskesmas Gamping I Sleman berada pada kategori baik sebesar 97,9%. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Spearman rank correlations menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja pegawai di Puskesmas Gamping I Sleman dengan nilai Sig.(2-tailed) yang diperoleh sebesar 0,000 dan nilai koefisien korelasi yaitu 0,696. Kesimpulan: Ada hubungan antara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja pegawai di Puskesmas Gamping I Sleman Yogyakarta.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada Penderita Tuberkulosis Paru (TB) : Literature Review Nabila, Nada
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3484

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Tuberkulosis menjadi masalah kesehatan di dunia terutama pada negara berkembang, dalam pengobatannya TBC memerlukan jangka waktu yang lama sehingga memerlukan konsistensi kepatuhan pasien. Kepatuhan pasien dalam melakukan pengobatan sangat penting hal ini guna mengendalikan angka penyakit TB. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan penderita dalam meminum Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Metode : Desain penelitian ini adalah literature review dengan topik artikel yang membahas kepatuhan pasien dalam minum obat anti tuberkulosis. Artikel diperoleh dari Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “kepatuhan minum obat, penderita, dan tuberkulosis”. Artikel yang dipilih menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dan diterbitkan dalam jangka 5 tahun terakhir yaitu pada tahun 2019 sampai tahun 2023. Hasil : Penelurusan artikel melalui Google Scholar menggunakan kata kunci didapatkan sebanyak 1.760 artikel. Hasil penelusuran dilakukan skrinning berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, sesuai dengan tujuan juga topik yang dibahas dan diperoleh 11 artikel yang cocok pada literature review ini. Kesimpulan : Beberapa faktor yang berpengaruh dalam kepatuhan penderita tuberkulosis paru dalam minum obat, antara lain meliputi pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, motivasi, efek samping, peran dari petugas kesehatan, dan perceived stigma.
Perbedaan Tingkat Literasi Kesehatan Reproduksi Siswi yang Mengikuti dan yang tidak Mengikuti Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) : Differences in Levels of Reproductive Health Literacy of Students who Follow and who Are not Following Youth Information and Counseling Centers (PIK-R) Syahira, Pahmi; Yusuf, Wardiati; Agustina; Septiani, Riza
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3485

Abstract

Latar belakang: Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-Remaja) merupakan wadah kegiatan program Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) yang dijalankan dari, oleh dan untuk remaja untuk memberikan informasi dan penyuluhan kesehatan reproduksi dan kegiatan pendukung lainnya. Keberadaan PIK-Remaja di lingkungan remaja penting dalam membantu remaja mengakses informasi dan layanan konseling tentang kehidupan berkeluarga bagi remaja. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat literasi kesehatan reproduksi siswi yang mengikuti PIK-Remaja dan yang tidak mengikuti PIK-Remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 (SMAN 3) Banda Aceh dan Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN 2) Banda Aceh. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan studi komparatif. Populasi pada penelitian ini seluruh siswi SMA 3 Banda Aceh dan MAN 2 Banda Aceh. Pencuplikan sample dilakukan secara aksidental (accidental) dan diperoleh sampel sebanyak 154 responden Dari MAN 2 dan 52 responden dari SMAN 3. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket kepada responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah t-test independen pada derajat kemaknaan 95%. Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa nilai rata-rata literasi kesehatan reproduksi remaja lebih tinggi pada siswi SMAN 3 Banda Aceh dibandingkan dengan siswi MAN 2 Banda Aceh. Analisis bivariat memperlihatkan terdapat perbedaan literasi kesehatan reproduksi responden yang tergabung dalam PIK-Remaja dengan siswi yang tidak tergabung dalam PIK-Remaja di MAN 2 Banda Aceh (p-value: 0,039) dengan domain yang memperlihatkan perbedaan yang signifikan adalah penilaian informasi kesehatan reproduksi (p-value: 0,028) dan penerapan informasi kesehatan reproduksi (p-value: 0,049). Sementara itu, tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat literasi kesehatan reproduksi siswi yang mengikuti PIK-R dan yang tidak mengikuti PIK-Remaja di SMA 3 Banda Aceh (p¬-value 0,527). Kesimpulan: Siswi MAN 3 memiliki tingkat literasi kesehatan reproduksi yang lebih baik dibandingkan dengan siswi MAN 2 Banda Aceh. Efektivitas PIK-Remaja sebagai platform yang mampu mengedukasi dan memberikan informasi terkait dengan kesehatan reproduksi dalam upaya meningkatkan literasi kesehatan reproduksi tidak konsisten di kedua sekolah yang dijadikan lokasi penelitian.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemeriksaan Skrining Kesehatan Rutin : Literature Review: Factors Affecting Routine Medical Check-up : Literature Review Konny, Lisye; Anhari Achadi; Hosea Hariono
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3498

Abstract

Latar belakang: Penyakit kronis merupakan salah satu penyumbang tertinggi kasus morbiditas dan mortalitas di dunia. Pemeriksaan skirining kesehatan rutin merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi dampak negatifnya karena dapat dideteksi lebih cepat dan terobati lebih awal sebelum menimbulkan komplikasi. Sayangnya perilaku pemeriksaan skrining kesehatan rutin masih kurang popular terutama di daerah berkembang. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan seseorang untuk melakukan pemeriksaan skrining kesehatan rutin. Metode: Telaah sistematik dilakukan pada situs pencarian EBSCOHost, ProQuest, dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang telah ditentukan dengan periode waktu 2017-2023.Terdapat 227 literatur yang ditemukan dengan kata kunci tersebut dan terdapat 62 literatur yang terskrining. Enam belas literature yang sesuai kriterai inklusi dan dilakukan ekstrasi data. Hasil: Enam belas literatur berasal dari jurnal peer reviewed, 9 menggunakan metode potong lintang, 4 regresi logistic multiple, 1 menggunakan metode potong lintang dan regresi, 1 menggunakan metode T Test dan regresi, dan 1 penelitian kualitatif. Kesimpulan: Faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan pemeriksaan skrining kesehatan adalah multifaktorial dan dipengaruhi oleh budaya setempat.
Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan BPJS Kesehatan pada Pedagang di Pasar Sentral Kota Makassar Tahun 2023: Factors Associated with BPJS Kesehatan Participation in Traders at the Sentral Market Makassar in 2023 Nurhayani; St. Rosmanely; Andhana, Angga Dwi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3499

Abstract

Latar belakang: Keikutsertaan BPJS Kesehatan pada pedagang merupakan bagian dari perwujudan pemerintah untuk mencapai Universal Health Coverage atau Cakupan Kesehatan Universal di Indonesia yang berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024 dimana menargetkan jumlah UHC sebanyak 98 % ditahun 2024. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan BPJS Kesehatan pada pedagang di Pasar Sentral Kota Makassar Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah populasi sebanyak 894 pedagang dengan sampel sebanyak 87 pedagang. Pengambilan sampel menggunakan Teknik accidental sampling di Wilayah Pasar Sentral Kota Makassar. Anlasisis data yang dilakukan degan uji chi-square. Hasil: Secara umum, dari hasil penelitian yang didapatkan Sebagian besar pedagang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan keikutsertaan BPJS Kesehatan pada pedagang di Pasar Sentral ialah variabel Sikap (p=0,001), Pengetahuan (p=0,015), Dukungan Keluarga (p=0,001) dan Persepsi (p=0,001), sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan keikutsertaan BPJS Kesehatan pada pedagang di Pasar Sentral ialah variabel Pendidikan (p=0,624) dan Pendapatan (p=0,624). Artinya, jika variabel berhubungan, maka minat keikutsertaan BPJS Kesehatan akan meningkat juga. Kesimpulan: Terdapat variabel yang berhubungan dengan keikutsertaan BPJS Kesehatan pada pedagang di Pasar Sentral Kota Makassar ialah variabel sikap, pengetahuan, dukungan keluarga dan persepsi, sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan keikutsertaan BPJS Kesehatan pada pedagang di Pasar Sentral Kota Makassar ialah variabel pendidikan dan pendapatan.
Obesitas dan Kanker Payudara : Literature Review: Obesity and Breast Cancer : Literature Review Agung Winasis; Ratna Djuwita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3501

Abstract

Latar belakang: Penyakit kanker payudara merupakan penyakit tidak menular yang paling banyak ditemukan di Indonesia pada tahun 2020. Di sisi lain obesitas juga menjadi masalah kesehatan yang saling terkait dengan risiko terjadinya bermacam penyakit kanker, salah satunya kanker payudara. Obesitas dialami oleh 13% populasi dewasa dunia dan 18% populasi anak dan remaja usia 5-19 tahun pada 2016. Obesitas menjadi faktor risiko penting pada morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular dan penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup sedentary karena kurang melakukan aktivitas fisik. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh obesitas sebagai faktor risiko kejadian kanker payudara pada wanita. Metode: Studi ini merupakan suatu studi literatur menggunakan online database melalui Pubmed. Hasil pencarian literatur diperoleh 10 artikel yang terbit antara tahun 2012 – 2022. Hasil: Hasil beberapa studi menggunakan desain studi kasus kontrol menunjukkan secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dan kejadian kanker payudara. Studi di negara-negara Asia, Amerika dan Australia yang berbeda secara ras dan ekonomi menunjukkan hubungan tersebut. Sebagai faktor risiko kanker payudara yang dapat dicegah, fokus pada obesitas merupakan salah satu faktor mencegah terjadinya kanker payudara pada wanita. Kesimpulan: Obesitas merupakan faktor risiko kanker payudara pada wanita dan melakukan gaya hidup sehat, rutin berolahraga, meningkatkan aktivitas fisik dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dapat mengurangi risiko obesitas yang pada akhirnya dapat mengurangi risiko penyakit, termasuk penyakir kanker payudara.
Studi Recovery Dutasteride dalam Pelarut Organik terhadap Dutasteride Terlarut dalam Plasma Darah Manusia: Study of Recovery of Dutasteride in Organic Solvents against Dutasteride Dissolved in Human Blood Plasma Sasmita Jati, Marius Agung; Heni Febriani; Khristiani, Eva Runi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3502

Abstract

Latar belakang: Obat Dutasteride tergolong dalam obat golongan keras, yang merupakan obat yang tidak boleh diberikan pada wanita dan wanita hamil memberikan cacat pada bayi laki-laki, merupakan salah satu obat yang dilarang dikonsumsi saat donor darah dan jika seseorang ingin mendonorkan darah harus menghentikan minimal 6 bulan sebelum donor. Belum ada penelitian yang menggunakan Spektrofotometer UV-Vis untuk menganalisis residu obat Dutasteride dalam plasma darah. Pengujian secara kualitatif dan kuantitatif obat Dutasteride dalam plasma darah manusia menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dan mencari recovery kadar dari ekstraksi 2 tahap. Tujuan: Melakukan studi recovery kadar Dutasteride dalam plasma darah dengan metode yang diusulkan, menggunakan Spektrofotometer UV-Vis Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental (bioanalisis) yaitu dengan menggunakan instrumen Spektrofotometer UV-Vis untuk menguji kadar obat Dutasteride secara kualitatif terdapat dalam plasma darah Hasil: Didapat yaitu recovery total sebesar 64,992%. Ekstraksi dan penambahan reagen BTB dapat menyeleksi senyawa yang tidak dianalisis dalam penelitian ini Kesimpulan: Studi Kualitatif dan Kuantitatif yang dilakukan menunjukkan bahwa Spektrofotometer UV-Vis dapat digunakan untuk memeriksa kadar 0,006 ppm Dutasteride dan penggunaan reagen BTB dapat berfungsi untuk menyeleksi puncak yang tidak dianalsis.

Page 60 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue