cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Higiene terhadap Kasus Penyakit Skabies di Pondok Pesantren X Jember : Relationship between Knowledge and Hygiene Behavior towards Scabies Cases at Pondok Pesantren X Jember Ramadhani, Gina Salsabila; Keman, Soedjajadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3509

Abstract

Latar belakang: Infestasi kulit tungau Sarcoptes scabiei var. hominis merupakan penyebab skabies pada manusia dan banyak terjadi di tempat dengan kepadatan hunian yang tinggi serta rendahnya tingkat kebersihan. Salah satu tempat yang banyak ditemukannya kasus skabies adalah pondok pesantren. Tahun 2014 Depkes RI mencatat sebanyak 14.789 pondok pesantren memiliki angka prevalensi penyakit skabies yang cukup tinggi. Pengetahuan mengenai penyakit sakbies serta perilaku higiene yang baik diperlukan dalam mencegah dan mengurangi kasus penyakit skabies pada santri. Tujuan: Mencari hubungan antara pengetahuan serta perilaku higiene terhadap kasus penyakit skabies pada santri di Pondok Pesantren X Jember. Metode: Observasional analitik merupakan jenis dari penelitian ini dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sebanyak 67 santri diambil sebagai sampel dengan menggunakan metode simple random sampling. Kuisioner digunakan dalam pengumpulan data dan terdapat pemeriksaan skabies oleh dokter. Uji statistik chi square dipilih untuk menganalisis data penelitian ini. Hasil: Ditemukan bahwa pengetahuan (p=0,000) berhubungan secara signifikan dengan kasus skabies pada santri. Sedangkan perilaku higiene (p=0,406) tidak berhubungan dengan kasus penyakit skabies pada santri. Kesimpulan: Pengetahuan berhubungan signifikan terhadap kasus penyakit skabies pada santri di Pondok Pesantren X Jember.
Studi Fenomenologi Pasien Kanker Payudara dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup : Literature Review: Phenomenological Study of Breast Cancer Patients in an Effort to Improve Their Quality of Life : Literature Review Della Zulfa Rifda; Zahroh Shaluhiyah; Antono Surjoputro
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3513

Abstract

Latar belakang: Kanker payudara merupakan salah satu prioritas masalah kesehatan di dunia maupun di Indonesia, dikarenakan penderita penyakit kronis ini sering digambarkan sebagai seseorang yang terpuruk dengan akhir hidup yang menyedihkan. Perubahan-perubahan yang terjadi pada pasien kanker payudara menyebabkan mereka membutuhkan penanganan khusus seperti pada aspek pengobatan fisiknya, penanganan psikologisnya, dukungan sosial serta kebutuhan spiritualnya. Tujuan: Memahami secara mendalam pengalaman pasien kanker dalam upaya meningkatkan kualitas hidupnya. Metode: Literature review dari data elektronik seperti Google Scholar, PubMed dan Science Direct dan terpilih 4 artikel yang dipublikasi 5 tahun terakhir (2018-2013). Hasil: Pada penderita pasien kanker payudara, umumnya menjalani pengobatan di fasiltas kesehatan dan melakukan pengobatan alternatif. Hal ini dilakukan untuk bertahan dari penyakitnya serta meningkatkan kualitas hidupnya. Terdapat beberapa tema pada beberapa artikel yang didapat yakni; pengobatan fisik, penanganan psikologis, dukungan sosial dan kebutuhan spiritualnya. Kesimpulan: Pengobatan kanker payudara memerlukan penanganan secara holistik, sehingga perlu pemahamam mendalam serta pengertian bagi keluarga pasien, rekan pasien dan tenaga kesehatan untuk menunjang proses pengobatan pasien.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kanker Serviks dengan Motivasi Pemeriksaan IVA pada Wanita Usia Subur : Literature Review: Relationship Between Cervical Cancer Knowledge Level And Vai Test Motivation On Women In Childbearing Age : Literature Review Friska Realita; Emi Sutrisminah; Sujiati, Ayu
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3514

Abstract

Latar belakang: Deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA terbukti menurunkan angka 34-80% kejadian kanker serviks. Keterlambatan dalam melakukan deteksi dini kanker serviks ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan terkait upaya penanganan dan pencegahan kanker serviks. Kurangnya pengetahuan akan kanker serviks membuat dorongan untuk melakukan pemeriksaan IVA juga berkurang Tujuan: Menganalisis hasil penelitian selama sepuluh tahun terakhir terkait hubungan tingkat pengetahuan dengan motivasi melakukan pemeriksaan IVA. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literature review dimana peneliti mengkaji secara kritis ide-ide yang terkandung dalam beberapa penelitian. Pencarian literature review. Metode penelusuran dilakukan menggunakan analisis PICO yaitu wanita usia subur 30-50 tahun, intervensinya adalah tingkat pengetahuan yang dimiliki wanita usia subur terkait kanker serviks antara yang memiliki pengetahuan yang cukup dan tidak, hasilnya berkaitan dengan motivasi wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan IVA. Pencarian artikel ini dilakukan pada sejumlah database ilmiah seperti ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar. Hasil: Dari analisis 10 artikel dengan 7 jurnal internasional dan 3 jurnal nasional, terdapat hubungan tingkat pengetahuan kanker serviks dengan motivasi pemeriksaan IVA pada wanita usia subur. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan berpengaruh besar dalam memunculkan motivasi untuk melakukan pemeriksaan IVA. Semakin tinggi tingkat pengetahuan semakin tinggi motivasi terkait pentingnya melakukan deteksi dini IVA untuk mencegah kanker serviks.
Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi Suntik : Literature Review: Side Effects of Using Injection Contraceptive : Literature Review Debi Silvia Rahma Diana; Is Susiloningtyas; Machfudloh
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3516

Abstract

Latar belakang: Kontrasepsi suntik adalah kontrasepsi yang paling diminati oleh pengguna KB. Cakupan akseptor KB tahun 2021 banyak memilih KB suntik yaitu sebesar 59,9%. KB suntik ini memiliki keefektivitasan 99% serta aman dan tidak mempengaruhi produksi ASI, tetapi kebanyakan dari pengguna KB Suntik tidak memahami dengan baik bagaimana efek samping dari penggunaan KB suntik tersebut. Tujuan: Mengkaji literatur mengenai efek samping yang dapat terjadi pada pengguna kontrasepsi suntik. Metode: Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu literature review yang didapatkan dari database kesehatan seperti Elsevier, Pubmed, Indonesian Scientific Journal Database (ISTD) dan juga melalui website google scholar. Artikel yang dipilih 5 tahun terakhir (2017-2022) baik artikel nasional maupun internasional. Hasil: 10 artikel yang berasal dari 1 artikel Elsevier, 3 artikel dari Pubmed, 4 artikel dari ISTD, dan 2 artikel dari google scholar yang membahas tentang efek samping pengguna KB suntik. Kesimpulan: Kesimpulan yang didapat adalah adanya efek samping yang terjadi pada pengguna KB Suntik yaitu gangguan haid yaitu amenorrhea, spotting dan kenaikan berat badan, oleh karena itu, tenaga kesehatan terkhususnya bidan diharapkan lebih meningkatkan konseling mengenai penggunaan dan efek samping dari alat kontrasepsi.
Hubungan Tingkat Stres dengan Penyakit Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin: The Relationship Between Stress Levels and Hypertension in the Working Area of S. Parman Health Center, Banjarmasin Ari Widyarni; Hilda Irianty; Nindya Kartika Maharani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3519

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan data yang diperoleh pada tahun 2022 di wilayah kerja Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin dari bulan Januari sampai dengan bulan Mei terdapat sebanyak 426 kasus penderita Hipertensi, yang dimana kasus Hipertensi ini termasuk kasus penyakit tidak menular tertinggi di wilayah kerja Puskesmas S. Parman tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan penyakit Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin. Metode: Metode penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat analisis dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi 426 pasien Hipertensi yang kemudian diambil sebagai sampel sebanyak 81 responden dengan teknik Accidental Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Pearson Chi Square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa responden yang menderita Hipertensi ringan sebanyak 53 responden (65,4%) dan responden yang mengalami stres sebanyak 51 responden (63%) yang berada pada tingkat stres sedang. Kesimpulan: Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan tingkat stres dengan penyakit Hipertensi (p-value = 0,027) di wilayah kerja Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin.
Efektivitas Manajemen Stres Multipel terhadap Stres, Burn Out dan Risiko Gangguan Mental Emosional pada Mahasiswa Pascasarjana Keperawatan : Effectiveness of Multiple Stres Management Techniques on Stres Scale, Burn Out and Mental Emotional Disorder Risk in Postgraduate Nursing Students Yunita Astriani Hardayati; Alfunnafi’ Fahrul Rizzal; Kurniati, Safra Ria; Mutianingsih; Siti Hajar Salawali; Budi Anna Keliat
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3520

Abstract

Latar belakang: Stres merupakan hal yang sering dialami oleh mahasiswa pascasarjana terutama berkaitan dengan penampilan akademik. Paparan terhadap stres yang berlebihan tanpa kemampuan koping dan manajemen stres yang tepat bisa membuat mahasiswa mengalami gangguan kesehatan psikologis yang lebih serius seperti depresi hingga bunuh diri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program manajemen stres yang dilakukan pada mahasiswa pascasarjana Fakultas Ilmu Keperawatan. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pre-post test control group design. Sampel penelitian merupakan mahasiswa pascasarjana yang mengikuti dan tidak mengikuti mata kuliah manajemen sebanyak 74 mahasiswa. 3 Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala stres, SRQ-20, dan Burn Out Self Test. Analisis dilakukan menggunakan uji paired T-Test. Hasil: Teknik manajemen stres yang diberikan kepada kelompok intervensi secara signifikan mampu menurunkan tingkat stres (p value 0,002), menurunkan skala burn out (p value 0,003) dan menurunkan tanda gejala gangguan mental emosional (p value 0,003). Sementara pada kelompok kontrol justru menunjukkan peningkatan skala stres dari skor rata-rata 161,14 menjadi 186,27, peningkatan skala burn out dari skor 28,27 menjadi 29,08 dan peningkatan tanda gejala gangguan mental emosional dari skor 3,19 menjadi 4,14. Kesimpulan: Manajemen stres multipel efektif diterapkan untuk menurunkan stres akademik mahasiswa program pascasarjana. Manajemen stres multipel direkomendasikan untuk diterapkan di perguruan tinggi untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa terutama berkaitan dengan stres akademik.
Analisis Spasial Kejadian Tuberkulosis di Kota Banda Aceh: Spatial Analysis of Tuberculosis Event in the City of Banda Aceh Farrah Fahdhienie; Tiara Mairani; Phossy Vionica Ramadhana; Saiful Kamal
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3536

Abstract

Latar belakang: Gejala klinis TBC dan Covid-19 yang hampir sama memunculkan stigma di masyarakat untuk menahan diri tidak mendatangi pelayanan kesehatan. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan penemuan kasus dan terhambatnya penanganan TB. Maka perlu, mengidentifikasi faktor risiko untuk memutuskan mata rantai penularan dan melaksanakan program pencegahan serta penanggulangan TBC Paru BTA dilakukan analisis kewilayahan sebaran kasus secara deskriptif analitik dengan pendekatan Geographic Information System (GIS). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengelompokan kasus TBC serta populasi kasus TBC Paru BTA (+) dengan pendekatan Geographic Information System (GIS). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Geographic Information System (GIS) untuk mengidentifikasi pengelompokan kasus TBC serta populasi kasus TBC Paru BTA (+) berjumlah 455 kasus menggunakan data sekunder dari Laporan TB 03 SO (Sensitif Obat) Program Tuberkulosis Dinkes Aceh. Teknik analisis data menggunakan QGIS 2.6.1, SatScan dan GeoDa. Hasil: Kasus TB di Kota Banda Aceh paling tinggi terjadi pada laki-laki, pada tahun 2019 sebanyak 73% dan tahun 2020 kasus sebanyak 65.1% pada kelompok umur terbanyak menderita TB pada kategori usia produktif. Hasil uji bivariat BiLISA tahun 2019 menunjukkan bahwa 14 desa (15,5%) dan 13 desa (14,4%) pada tahun 2020 memiliki hubungan signifikan antara kepadatan penduduk dengan jumlah kasus TB serta uji Moran’s Scatterplot menunjukkan nilai Moran’s I = 0,096 pada tahun 2019 dan nilai Moran’s I = 0,032 pada tahun 2020 artinya terdapat autokorelasi spasial positif antara kepadatan penduduk dengan kejadian TB Paru di Kota Banda Aceh dan terdapat pengelompokan kasus di Kecamatan Meuraxa pada tahun 2019. Kesimpulan: Penelitian ini menemukan bahwa laki-laki lebih rentang untuk terinfeksi TB Paru. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepadatan penduduk dengan kejadian TB Paru.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Mellitus di Rumah Sakit X, Bekasi : The Effectiveness of Health Education on Knowledge of Foot Care in Diabetes Mellitus Patients at X Hospital, Bekasi Prabawati, Dewi; Ratnasari, Puspita Ayu
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3538

Abstract

Latar belakang: Salah satu komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita Diabetes Mellitus (DM) adalah adanya ulkus diabetik. Masih banyak pasien DM yang tidak menjalankan perawatan kaki dikarenakan rendahnya pengetahuan pasien. Kurangnya informasi yang didapat oleh pasien menyebabkan pasien kurang memahami tentang tindakan yang perlu dilakukan untuk perawatan kaki. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan perawatan kaki pada pasien DM di RS X, Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen dengan bentuk posttest with control group. Terdapat 60 responden pasien DM yang dipilih menggunakan tehnik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi dan control masing-masing sebanyak 30 responden. Kelompok intervensi diberikan Edukasi perawatan kaki DM, dan tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner Knowledge of Foot Care. Hasil: Mayoritas responden pada kelompok intervensi memiliki pengetahuan yang baik (96,7%), sedangkan kelompok control memiliki pengetahuan sedang (36,7%). Menggunakan uji statistik Mann Whitney U Test didapatkan adanya perbedaan signifikan pada pengetahuan perawatan kaki antara kelompok intervensi dan kelompok control dengan p value=0,000. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan perawatan kaki DM harus diberikan sejak dini sebagai upaya pencegahan terjadinya ulkus diabetikum berulang, terutama pada pemeriksaan kaki secara rutin, kebersihan kaki dan pemilihan alas kaki.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pencegahan Kehamilan tidak diinginkan pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Pertama : Literature Review: The Relationship Between Health Education and the Prevention of Unwanted Pregnancies in Young Women in Junior High Schools : Literature Review Amalia Salfadila; Emi Sutrisminah; Endang Susilowati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3550

Abstract

Latar belakang: Kehamilan tidak diinginkan pada remaja merupakan permasalahan global yang perlu diperhatikan. Penelitian ini menjelaskan pengetahuan kesehatan seksual dan reproduksi yang benar bagi remaja untuk memberdayakan dalam pengambilan keputusan yang sehat. Tinjauan sistematis ini telah dirancang untuk meninjau studi kasus yang menyelidiki pengaruh pendidikan kesehatan seksual. Tujuan: Pengaruh pendidikan kesehatan seksual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri disekolah menengah pertama tentang pencegahan kehamilan tidak diinginkan. Metode: Penulis menggunakan metode Literature Review. Dilaksanankan dengan mengikuti beberapa tahap menganalisis secara relevan dari beberapa study penelitian dengan Scoping Riview. Study penelitian dicari dengan menggunakan database yaitu Google Schoolar, Pubmed, Scopus, Publish or Perish dengan menggunakan kata kunci “kehamilan tidak diinginkan, pencegahan, pengaruh Pendidikan Kesehatan seksual, pengetahuan, sikap remaja putri” dan diseleksi menggunakan kriteria didapat 14 artikel ilmiah. Hasil: Meningkatkan proses dan keberlanjutan intervensi yang ditujukan untuk mengurangi masalah kehamilan tidak diinginkan dan ketidaksetaraan kesehatan di kalangan remaja. Pengetahuan di pengaruhi oleh berbagai faktor yaitu usia, peran orang tua, teman sebaya. Dan faktor lainya seperti pengalaman pribadi, pengaruh orang lain dianggap penting, pengaruh kebudayaan, media massa, lembaga pendidikan dan lembaga agama, serta faktor emosional. Kesimpulan: Sikap remaja dibagi menjadi dua sikap negative dan sikap positif terhadap kehamilan usia remaja. Terdapat 8 Jurnal yang mengatakan ada hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang kehamilan usia remaja dan 6 jurnal mengatakan tidak ada hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang kehamilan usia remaja.
Kontrol Perilaku dalam Adiksi Menggunakan Media Sosial pada Remaja: Behavior Control in Addiction Using Social Media in Adolescents Nabila Zahrotul Maliha; Ira Nurmala
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3554

Abstract

Latar belakang: Saat ini, remaja tumbuh bersama adanya perkembangan teknologi yang masif, tidak terkecuali dengan media sosial. Media sosial menjadi faktor penting dalam rutinitas sehari-hari remaja. Penggunaan media sosial secara terus menerus dapat menimbulkan adiksi, dimana remaja akan merasa tidak puas dengan aktivitas keseharian mereka. Ketergantungan dalam rutinitas menggunakan media sosial ini dapat merubah gaya hidup remaja terutama pada kesehatan mental mereka. Salah satu faktor dari adanya adiksi ini adalah kontrol perilaku. Tujuan: Untuk mendeskripsikan hubungan kontrol perilaku dengan adiksi menggunakan media sosial. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional tanpa adanya tindakan lanjut oleh peneliti. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Responden merupakan anak remaja berumur 15-18 tahun yang berlokasi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Surabaya. Jumlah responden adalah 206 siswa SMAN 2 Surabaya yang dipilih dari teknik simple random sampling. Hasil: Hasil data didapatkan dari kuesioner yang disebarkan secara online dengan google form yang berisi pertanyaan mengenai kontrol perilaku remaja terhadap penggunaan media sosial. Hasil data kemudian diolah dengan software statistik SPSS menggunakan metode chi-square. Data penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kontrol perilaku dengan perilaku adiksi media sosial dengan nilai p = 0,000 Kesimpulan: Perilaku adiksi menggunakan media sosial pada remaja memiliki banyak faktor salah satunya faktor internal yang muncul dalam diri mereka. Ada hubungan bahwa remaja yang memiliki kontrol perilaku yang positif atau menyetujui akan memiliki adiksi menggunakan media sosial.

Page 61 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue