cover
Contact Name
Rolan Rusli
Contact Email
rolan@farmasi.unmul.ac.id
Phone
+6285222221907
Journal Mail Official
admin@farmasi.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus Unmul Gunung Kelua, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26144778     DOI : https://doi.org/10.25026/mpc
Core Subject : Health, Science,
LINGKUP DAN TUJUAN Lingkup naskah mencakup bidang ilmu: Kimia Farmasi Biologi Farmasi Farmakologi Teknologi Farmasi dan Farmasetika Farmasi Klinik dan Komunitas Kedokteran dan Bidang ilmu lain yang terkait Tujuan penerbitan adalah memberikan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Farmasi dan yang terkait
Articles 612 Documents
Stabilitas Fisik dan Aktivitas Antioksidan Sediaan Gel Berbahan Aktif Ekstrak Etanol Daun Miana (Coleus antropurpureus Bent.) Mardiatul Ulfah; Aditya Fridayanti; Muhammad Amir Masruhim
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.792 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.92

Abstract

Daun miana (Coleus antropurpureus Bent) telah diteliti dan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas dan aktivitas gel antioksidan ekstrak daun miana (Coleus antropurpureus Bent). Penelitian dilakukan dengan cara ekstraksi daun miana (Coleus antropurpureus Bent) menggunakan pelarut etanol. Formulasi sediaan gel menggunakan basis HPMC 5 %. Konsentrasi ekstrak yang digunaan adalah 0 % untuk kontrol negatif, 0,5 %, 1 % dan 1,5 % yang dibuat dalam bentuk sediaan gel. Uji dilakukan dengan metode penyimpanan dipercepat cycling test selama 4 siklus (1 siklus selama 4 hari) meliputi uji stabilitas fisik berupa pengamatan organoleptis, pengukuran pH dan pengukuran visikositas, serta pengujian persen aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dengan cara mengukur besarnya absorbansi pada alat spektrofotometer UV-Visible. Hasil persen aktivitas antioksidan sediaan gel ekstrak daun miana (Coleus antropurpureus Bent) pada konsentrasi 1 % memiliki aktivitas yang stabil pada penyimpanan suhu kamar maupun penyimpanan freeze thaw. Hasil yang diperoleh dari evaluasi stabilitas, sediaan gel pada konsentrasi ekstrak 0,5 % memiliki kestabilaan pH pada penyimpanan freeze thaw. Sediaan gel pada konsentrasi ekstrak 0,5 % dan 1,5 % memiliki kestabilaan viskositas pada penyimpanan suhu kamar dan freeze thaw.
Efek Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Daun Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) Scheff. Boerl.) pada Mencit Putih (Mus musculus) Aisyah Anasia Apriani; Wisnu Cahyo Prabowo; Arsyik Ibrahim
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.617 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.93

Abstract

Salah satu tanaman yang digunakan masyarakat sebagai obat tradisional untuk asam urat adalah daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) Scheff. Boerl.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendeman dan metabolit sekunder daun mahkota dewa, mengetahui efek ekstrak etanol daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa)Scheff. Boerl.) serta mencari dosis efektifnya sebagai antihiperurisemia pada mencit betina (Mus musculus), Uji ini dilakukan dengan cara membagi 21 ekor mencit dibagi menjadi 7 kelompok. Tiap kelompok mendapat perlakuan sebagai berikut: Kelompok 1: Kontrol Negatif (Na CMC 0,5%), Kelompok II: Kontrol Positif (Allopurinol dosis 100 mg/70Kg BB), Kelompok III-VII: Ekstrak etanol dosis 25, 50, 75, 100 dan 125 mg/Kg BB. Untuk memberikan kondisi Hiperurisemia, hewan coba diinduksi Kalium Oksonat 300 mg/Kg BB secara ip dan diberikan suspensi hati ayam 1,25 g/KgBB. Rendemen ekstrak etanol diperoleh sebesar 20,3 %. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) memiliki efek sabagai penurun asam urat. Analisis statistik dengan uji BNJD menunjukan dosis 50 mg/Kg BB adalah dosis efektif sebagai penurun kadar asam urat.
Penetapan Mutu Ekstrak Etanol Kulit Batang Banyuru (Pterospermum celebicum, Miq.) Sebagai Bahan Baku Sediaan Herbal Terstandar Asnah Marzuki; Rahim Rahim; Rita Rita
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.175 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.94

Abstract

Penelitian penetapan mutu ekstrak etanol kulit batang Banyuru (Pterospermum celebicum, Miq), telah dilakukan, yang berasal dari daerah Bantaeng, Malino dan Pare-Pare, yang merupakan tanaman spesifik. digunakan sebagai tanaman tradisional Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan menjadikan sebagai bahan baku ekstrak sediaan herbal terstandar, menggunakan standar mutu sebagai parameter. Ekstrak herbal terstandar yang meliputi pengujian organoleptik ekstrak, dengan hasil menunjukkan semua ekstrak EKBB berwarna coklat tua, rasa sepat, bertekstur serbuk dan memiliki bau yang khas, pengujian kadar senyawa ekstrak EKBB asal Bantaeng yang larut air 13,48% dan kadar senyawa yang larut etanol 1,84%. Kadar senyawa ekstrak asal Malino yang larut air 14,89% dan kadar senyawa yang larut etanol 3,61%. Kadar senyawa EKBB asal Pare-Pare yang larut air 14,76% dan kadar senyawa yang larut etanol 2,48%. Profil senyawa kimia masing-masing ekstrak dilakukan dengan metode KLT- Densitofotometrik yaitu ekstrak EKBB menunjukkan bahwa daerah Bantaeng, Malino dan Pare-Pare mengandung senyawa golongan flavonoid, senyawa golongan flavonoid ditandai dengan bercak noda berwarna biru pada penyemprotan dengan reagen sitroborat. Total rata-rata kandungan flavonoid senyawa EKBB Bantaeng 1,10%, Malino 1,06% dan Pare-Pare 1,05% dihitung sebagai kuersetin.
Aktivitas Antibakteri dan Antioksidan Isolat Fraksi Etil Asetat Buah Libo (Ficus variegata Blume.) Bela Apriliana Ningsih; Agung Rahmadani; Jaka Fadraersada; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.189 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.95

Abstract

Penelitian ini mengenai aktivitas antibakteri dan antioksidan dalam isolat fraksi etil asetat dari buah Libo (Ficus variegata Blume.) telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan antioksidan dalam isolat fraksi etil asetat dari buah Libo. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol dan n-heksan. Isolasi dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu kromatografi kolom vakum (KCV) dan dilanjutkan dengan kromatografi kolom konvensional (KK). Eluen yang digunakan yaitu n-heksan-etil asetat. Hasil pemisahan yang diperoleh berdasarkan kromatografi kolom konvensional yaitu sebanyak 4 isolat fraksi. Isolat fraksi tersebut kemudian dilakukan pengujian secara kualitatif yaitu pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) bioautografi dan dilakukan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian yang diperoleh berupa profil kromatografi isolat fraksi F1 dan F4 diperoleh satu spot noda pada plat KLT sedangkan pada F2 dan F3 diperoleh dua spot noda pada plat KLT. Semua fraksi yang diperoleh memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan. Kandungan metabolit sekunder dari fraksi-fraksi aktif tersebut antara lain alkaloid, fenol, flavonoid, dan steroid/terpenoid.
Uji Bioaktivitas dan Penelurusan Metabolit Sekunder Ekstrak Spons di Perairan Kampung Malahing Kota Bontang Choirun Nisa; Muhammad Amir Masruhim; Riski Sulistiarini
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.402 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.96

Abstract

Spons merupakan hewan multiseluler dari filum porifera dan merupakan invertebrata laut yang hidup pada ekosistem terumbu karang yang menyebabkan hewan ini tidak berpindah tempat. Untuk mempertahankan diri dari serangan predator dan infeksi bakteri pathogen, spons mengembangkan system biodefense yaitu dengan menghasilkan zat racun dari dalam tubuhnya, zat ini umumnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan farmasi. Pada penelitian ini telah dilakukan uji bioaktivitas dan penelusuran metabolit sekunder pada dua jenis spons diperairan kampung malahing Kota Bontang, Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metabolit sekunder dan skrining toksisitas senyawa kimia. Prosedur ekstraksi sampel menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol selama 5 hari dan diganti pelarut setiap hari. kemudian di evaporasi. Lalu sampel spons di uji kandungan metabolit sekunder dan uji 50% kematian pada hewan uji larva udang Artemia salina Leach. Hasil penelitian pada jenis sampel spons menghasilkan senyawa golongan alkaloid dan karotenoid dengan nilai LC50 313,13 ppm.
Efek Ekstrak Daun Sendok (Plantago major L.) terhadap Penurunan Kadar Glukosa Tikus Putih Jantan Hiperkolesterolemia Diabetes Dermiati T Dermiati T; Yuliet S Yuliet S; Andrya B Andrya B
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.676 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.97

Abstract

Daun sendok (Plantago major L.) merupakan tanaman yang dipercayai memiliki khasiat tanaman obat dengan kandungan senyawa kimia yang diyakini memiliki efek potensial sebagai antidiabetes dan antioksidan. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan yang bertujuan mengetahui efek dan menentukan dosis efektif ekstrak daun sendok terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus putih jantan model hiperkolesterolemia diabetes. Hewan uji yang digunakan adalah tikus putih jantan sebanyak 30 ekor dibagi menjadi 6 kelompok terdiri dari kelompok normal, kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif dan 3 kelompok uji yang diberikan ekstrak etanol daun sendok dengan dosis masing-masing 500 mg/kg BB, 750 mg/kg BB, dan 1000 mg/kg BB. Model hewan hiperkolesterol dibuat menggunakan induksi pakan diet tinggi lemak selama 4 minggu dan induksi streptozotocin dosis 30 mg/kg BB. Perlakuan dilakukan selama 2 minggu. Data glukosa darah dianalisis menggunakan uji statistik One Way Anova dan uji lanjut Post Hoc Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol pada dosis 500 mg/kg BB merupakan dosis efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah tikus putih jantan model hiperkolesterolemia yang sebanding dengan kontrol positif menggunakan metformin.
Aktivitas Antioksidan Kulit Batang Libo (Ficus variegata Blume) Dewi Noorjannah Utami; Agung Rahmadani; Jaka Fadraersada; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.143 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.98

Abstract

Tumbuhan libo merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki potensi sebagai obat tradisional dan kandungan dari tumbuhan ini salah satunya dapat digunakan sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dari kulit batang libo sebagai tanaman obat dengan melakukan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut metanol yang selanjutnya difraksinasi dengan metode fraksinasi cair-cair dengan menggunakan tiga pelarut yaitu n-heksan, etil asetat dan n-butanol. Hasil penelitian menunjukkan fraksi n-butanol memiliki aktivitas antioksidan tertinggi diikuti oleh fraksi etil asetat, ekstrak metanol dan fraksi n-heksan, dengan nilai IC50 berturut-turut adalah sebesar 12,05 ppm, 14,10 ppm, 26,70 ppm, dan 47,54 ppm. Kandungan metabolit sekunder kulit batang libo adalah alkaloid, fenol dan tannin.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Libo (Ficus variegate Blume) dengan Berbagai Metode Ekstraksi Dian Dwi Cahyadi; Lizma Febrina; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.889 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.99

Abstract

Tumbuhan Libo (Ficus variegate Blume) merupakan salah satu tumbuhan liar, dan bagian daunnya tidak pernah dimakan oleh ulat. Pada tahap ini dilakukan kajian aktivitas antioksidan ekstrak daun libo dari berbagai metode ekstraksi. Penelitian ini mengkaji perbedaan aktivitas antioksidan dari metode ekstraksi maserasi (cara dingin) dan refluktasi (cara panas). Hasil IC50 dari masing-masing metode dengan DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) 0,04% adalah 46,3 ppm untuk maserasi dan 120,9 ppm untuk refluktasi. Dapat disimpulkan bahwa suhu pemanasan mempengaruhi aktivitas antioksidan.
Aktivitas Ekstrak Etanol Beras Ketan Hitam (Oryza sativa L. Var Glutinosa) terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Mencit (Mus musculus) Dian Suasana; Welinda Dyah Ayu; Arsyik Ibrahim
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.212 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.100

Abstract

Diabetes melitus memiliki prevalensi yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun sehingga dibutuhkan obat yang efektif dengan efek samping minimal untuk menanggulangi sindroma metabolik ini. Salah satu tanaman yang secara empiris banyak digunakan masyarakat untuk pengobatan diabetes adalah beras ketan hitam (Oryza sativa L. var glutinosa). Penelitian ini bertujuan mengetahui rendemen, metabolit sekunder, aktivitas, dan dosis efektif dari ekstrak beras ketan hitam dalam menurunkan kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) diabetik. Untuk meningkatkan kadar glukosa darah digunakan aloksan. Selanjutnya dilakukan pemberian ekstrak beras ketan hitam dengan variasi dosis 195 mg/kg BB; 390 mg/kg BB; 780 mg/kg BB, kontrol negatif, kontrol normal, dan Glibenklamid sebagai kontrol positif. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan pada hari ke- 0, 2, 4, 6, 8, dan 10 menggunakan glukometer. Hasil perhitungan rendemen ekstrak etanol beras ketan hitam diperoleh sebesar 1,44% dan terdeteksi metabolit sekunder berupa senyawa golongan fenol, saponin, flavonoid, alkaloid, dan tanin. Hasil analisis data kadar glukosa darah menunjukkan ekstrak etanol beras ketan hitam memiliki aktivitas dalam penurunan kadar glukosa darah (?<0.01) dengan dosis paling efektif 195 mg/kg BB yang bila dibandingkan dengan Glibenklamid diperoleh nilai ? > 0.05 dalam menurunkan kadar glukosa darah sehingga dapat disimpulkan ekstrak etanol beras ketan hitam memiliki aktivitas dalam menurunkan kadar glukosa darah.
Analisis Asam Lemak Ekstrak N-Heksan Buah Libo (Ficus variegata Blume) Diana Ntowe; Agung Rahmadani; Aditya Fridayanti; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.189 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.101

Abstract

Libo (Ficus varieagata Blume) merupakan tumbuhan liar yang belum termanfaatkan dalam bentuk apapun, termasuk secara tradisional karena tumbuhan ini memiliki latex pada buah dan kulit batangnya dan jika latex tersebut mengenai kulit menimbulkan gatal-gatal bahkan terjadi iritasi. Simplisia buah libo diekstraksi dengan pelarut n-heksan. Hasil ekstraksi kemudian ditambahkan dengan NaOH 1% dan dilanjutkan dengan HCl 5% untuk menghasilkan asam lemak dari buah libo. Asam lemak diekstraksi dengan kloroform. Analisis kandungan asam lemak pada ekstrak dilakukan melalui penetapan angka asam, angka penyabunan, dan angka peroksida diperoleh berturut-turut sebesar 8,79 mg/g KOH, 2,8 mg/gKOH,dan 312 mgO2/g.

Page 10 of 62 | Total Record : 612


Filter by Year

2015 2023