cover
Contact Name
Rolan Rusli
Contact Email
rolan@farmasi.unmul.ac.id
Phone
+6285222221907
Journal Mail Official
admin@farmasi.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus Unmul Gunung Kelua, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26144778     DOI : https://doi.org/10.25026/mpc
Core Subject : Health, Science,
LINGKUP DAN TUJUAN Lingkup naskah mencakup bidang ilmu: Kimia Farmasi Biologi Farmasi Farmakologi Teknologi Farmasi dan Farmasetika Farmasi Klinik dan Komunitas Kedokteran dan Bidang ilmu lain yang terkait Tujuan penerbitan adalah memberikan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Farmasi dan yang terkait
Articles 612 Documents
Uji Hedonik Sediaan Instan Ekstrak Buah Naga Super Merah (Hylocereus costaricensis) Indri Kusuma Dewi; Titik Lestari
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.595 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.112

Abstract

Buah naga super merah memiliki kandungan betasianin yang bermanfaat sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji hedonik sediaan instan buah naga super merah (Hylocereus costaricensis) dengan pemanis alami daun stevia (Stevia rebaudiana Bertoni M). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Responden yaitu mahasiswa semester 2 Jurusan Jamu Poltekkes Surakarta sebanyak 30 orang. Teknik sampel yang digunakan purposive sampling dengan kategori tidak terlatih. Instrumen yang digunakan adalah menggunakan angket uji hedonik. Hasil uji hedonik dari indikator warna sebanyak 63,4% responden sangat suka, indikator aroma sebanyak 46,7% responden tidak suka, indikator rasa sebanyak 46,7% menyatakan suka sedangkan dari indikator tekstur 50% responden suka. Penambahan maltodekstrin dengan pemanasan 1400C dalam pembuatan sediaan instan menyebabkan warna instan menjadi merah muda, membuat rasa instan sedikit hambar, dan membuat tekstur instan menjadi serbuk halus sedangkan dengan penambahan ekstrak buah naga super merah terlalu banyak menyebabkan aroma langu pada instan.
Uji Potensi Hemostasis Ekstrak Etanol Daun Keji Beling (Strobilanthes crispus) pada Mencit (Mus musculus) Istiyani Istiyani; Nur Mita; Muhammad Amir Masruhim
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.884 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.113

Abstract

Daun keji beling memiliki banyak kandungan senyawa yang bermanfaat, salah satunya adalah tannin yang efektif untuk menghentikan pendarahan (hemostasis). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis terbaik dan potensi ekstrak etanol daun keji beling dibandingkan dengan kontrol positif pada mencit. Penelitian ini menggunakan lima kelompok mencit sebagai sampel terdiri dari lima mencit tiap kelompok. Waktu pendarahan ditentukan dengan metode bleeding tail. Didapatkan hasil bahwa nilai rata-rata waktu perdarahan pada kontrol negatif sebesar 99.111 ± 0.832 detik; kontrol positif sebesar 92.222 ± 7.952 detik; ekstrak etanol daun keji beling dosis A sebesar 94.111 ± 5.508 detik; dosis B sebesar 88,611 ± 9,425 detik; dosis C sebesar 91,333 ± 7,498 detik. Data dianalisis dengan menggunakan Anava Dua Arah dan menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dari waktu perdarahan antara kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif dan kelompok uji ekstrak etanol daun keji beling. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun keji beling dapat memperpendek waktu pendarahan pada mencit serta memiliki potensi yang sama baiknya dengan kontrol positif, dimana dosis B merupakan dosis terbaik.
Pengaruh Ekstrak Etanol Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) terhadap Penyembuhan Luka Pada Tikus Putih (Rattus novergicus) Josanti Pitri Sagala; Wisnu Cahyo Prabowo; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.978 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.114

Abstract

Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) adalah tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman ini termasuk ke dalam Zingiberaceae. Umumnya masyarakat menggunakan bunga kecombrang sebagai bumbu masakan, mengobati sakit telinga dan daunnya juga dapat digunakan untuk menyembuhkan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol bunga kecombrang terhadap penyembuhan luka pada tikus putih. Pengujian ini menggunakan 18 ekor tikus yang dibagi menjadi 6 kelompok. Luka sayat dibuat pada bagian punggung tikus dengan panjang 2 cm dan kedalaman 2 mm, kemudian diberikan perlakuan sesuai dengan kelompoknya masing-masing 2 kali sehari. Hasilnya adalah pada konsentrasi 15% terlihat efek penyembuhan luka yang paling cepat yaitu 8 hari sedangkan pada kelompok Povidone Iodine penyembuhan luka terjadi pada hari ke-10, sehingga ekstrak bunga kecombrang berpotensi sebagai obat luka.
Pengaruh pH terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Miana (Coleus atropurpureus L. Benth) Fitri Eka Giuliana; Mirhansyah Ardana; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 1 (2015): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.24 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v1i1.115

Abstract

Ekstrak etanol daun miana memiliki aktivitas antioksidan yang baik dengan nilai IC50 48,04 ppm. Stabilitas dari antioksidan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti oksigen, cahaya, pH, dan suhu. Pengaruh pH terhadap aktivitas antioksidan dilihat dengan menggunakan buffer Sitrat pH 3, 4 dan 5,3 serta buffer Sitrat – Fosfat pH 3; 4; 5,3; 6; 7; dan 8. Uji terhadap aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) menggunakan spektrofotometer UV-Vis menghasilkan nilai IC50 yang paling baik pada pH 4 dengan buffer Sitrat (IC50 29,97 ppm) dan dengan buffer Sitrat – Fosfat (IC50 30,88 ppm).
Formulasi Krim Minyak Biji Bunga Matahari Sebagai Anti-Acne dengan Gliseril Monostearat dan Setil Alkohol Kartiningsih Kartiningsih; Meilisa Meilisa
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.72 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.116

Abstract

Minyak biji bunga matahari memiliki kandungan terpenoid dan asam linoleat, sehingga dapat menghambat Propionibacterium acnes dan dapat diformulasikan menjadi sediaan krim. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula terbaik dari sediaan krim minyak biji bunga matahari. Minyak biji bunga matahari ditentukan nilai KHM dan didapat hasil sebesar 1,5%. Dilakukan formulasi sediaan krim menggunakan desain faktorial 22 dengan variasi konsentrasi gliseril mono stearat dan setil alkohol. Sediaan krim dibuat dengan cara memanaskan fase air dan fase minyak masing-masing pada suhu 70?C, lalu dicampur dan diaduk sampai terbentuk sediaan krim. Terhadap sediaan dilakukan evaluasi baik secara fisika, kimia, maupun mikrobiologi. Dari hasil evaluasi dilakukan overlaid counter plot untuk mendapatkan formula terbaik sesuai syarat mutu fisika, kimia, dan mikrobiologi. Formula terbaik didapat pada formula III dengan konsentrasi gliserilmonostearat sebesar 9% dan setil alcohol sebesar 1%. Dari hasil evaluasi pada formula III didapat sediaan krim berwarna putih, tidak berbau, dan tekstur lembut dengan nilai yield value sebesar 90,77 dyne/cm2, memiliki ukuran globul sebesar 59,90 µm, viskositas sebesar 32705,33 cP dengan sifat alir tiksotropi plastis, kemampuan menyebar sebesar 33,62 cm2, dan pH sebesar 5,95, dan DDH sebesar 15,28 mm.
Studi In Vivo Efektivitas Gel Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) Sebagai Penyembuh Luka Diabetes Kintoko Kintoko; Novitasari, P.R. Novitasari, P.R.
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.678 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.117

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah yang dapat menyebabkan berkembangnya bakteri dan menimbulkan berbagai komplikasi, seperti ulkus diabetik. Gel ekstrak etanol daun binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) yang mengandung saponin, alkaloid, tanin, steroid, triterpenoid, flavonoid dan asam askorbat dapat sebagai penyembuh luka melalui mekanisme antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi ekstrak etanol daun binahong pada proses penyembuhan luka diabetik serta mengetahui gambaran sel radang polimorfonuklear netrofil dan reepitelisasinya secara histologi. Penelitian ini menggunakan tikus jantan putih galur Wistar berjumlah 25 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, kontrol normal, perlakuan gel ekstrak etanol daun binahong; konsentrasi 10% dan 30%, kemudian dilakukan pengamatan terhadap gambaran histopatologi kulit tikus yang sebelumnya telah diinduksi aloksan agar mengalami diabetes dan diamati pada hari ke-16 dan hari ke-23. Hasil pengamatan histopatologi kulit tikus diperoleh data berkurangnya sel radang polimirfonuklear netrofil dan terbentuknya reepitelisasi setelah diberi gel pada konsentrasi 30%. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa pemberian gel ekstrak etanol daun binahong berefek signifikan pada penyembuhan luka diabetik.
Potensi Antiinflamasi Ekstrak Daun Kirinyuh (Euphatorium odoratum L.) terhadap Tikus Putih (Rattus norvegicus) La Sahrangi; Welinda Dyah Ayu; Muhammad Amir Masruhim
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.235 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.119

Abstract

Inflamasi merupakan suatu respon protektif normal terhadap luka jaringan. Obat modern yang biasa digunakan sebagai antiinflamasi adalah obat golongan AINS (Antiinflamasi Non Steroid), akan tetapi obat golongan ini mempunyai efek samping yang merugikan. Salah satu tumbuhan obat yang digunakan secara empirik untuk pengobatan tradisional adalah tumbuhan kirinyuh (Euphatorium odoratum L.). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti potensi antiinflamasi ekstrak daun kirinyuh menggunakan metode induksi karagenan pada tikus putih. Untuk pengukuran aktivitas antiinflamasi, digunakan 5 kelompok perlakuan yang berbeda. Kontrol negatif diberikan Na-CMC 1%, esktrak daun kirinyuh diberikan dengan dosis 25 mg/kgBB, dosis 50 mg/kg BB, 75 mg/kgBB, dan kontrol positif diberikan natrium diklofenak. Hasil analisis data pengujian menunjukkan bahwa ketiga dosis uji memiliki aktivitas yang berpengaruh signifikan (p < 0,05) terhadap kontrol negatif. Ekstrak daun kirinyuh memiliki potensi sebagai antiinflamasi dengan dosis efektif sebesar 25 mg/kgBB dibandingkan dengan kontrol positif.
Efek Ekstrak Metanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Perubahan Ukuram Batu Ginjal Laila Rahmah; Muhammad Amir Masruhim; Riski Sulistiarini
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.864 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.120

Abstract

Daun salam (Syzygium polyanthum) banyak digunakan masyarakat sebagai penambah aroma masakan. Secara empirik daun salam biasanya digunakan masyarakat sebagai ramuan untuk mengobati ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek ekstrak metanol daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap perubahan ukuran batu ginjal. Ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) dibuat secara maserasi menggunakan pelarut metanol. Pengujian ini dilakukan dengan metode antikalkuli untuk mengetahui perubahan kadar kalsium oksalat ginjal setelah diinduksi etilen glikol 0,75 % dan ammonium klorida 2 % yang dicampurkan ke dalam air minum. Hasil pengujian menunjukkan bahwa esktrak metanol daun Salam (Syzygium polyanthum) memberikan efek terhadap perubahan ukuran batu ginjal.
Penetapan Kadar Fenolat Total dan Flavonoid Total Ekstrak Etanol Daun, Kulit Batang dan Kulit Buah Kasturi (Mangifera casturi) Lia Marliani; Anni Naimah; Asep Roni
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.145 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.121

Abstract

Kasturi (Mangifera casturi) merupakan jenis mangga khas Kalimantan Selatan yang banyak dikonsumsi karena rasanya yang manis. Kandungan metabolit aktif yang terkandung dalam tanaman, seperti golongan fenolat dan flavonoid, perlu diketahui sebagai bahan kajian ilmiah pengembangan obat. Penelitian ini bertujuan menetapkan kadar fenol total dan flavonoid total dari ekstrak etanol daun, kulit batang,dan kulit buah kasturi. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian kandungan senyawa fenolat dan flavonoid secara kualitatif dilakukan menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) dengan fase diam silika gel GF254 dan penampak bercak spesifik FeCl3 10% untuk senyawa fenolat, AlCl3 5% dan sitroborat untuk senyawa flavonoid. Kadar fenolat total ditetapkan menggunakan reagen Folin Ciocalteu dan kadar flavonoid total menggunakan metode Ordon. Hasil penentuan kadar fenolat total pada daun, kulit batang, dan kulit buah berturut-turut adalah 18,44 ± 0,12; 16 ± 0,12; dan 18,37 ± 1,2%. Kadar flavonoid total pada daun, kulit batang dan kulit buah berturut-turut adalah 9,27 ± 0,14; 7,92 ± 0,029; dan 2,098 ± 0,0026%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan fenolat dan flavonoid tertinggi terdapat pada daun sedangkan kandungan fenolat total terendah terdapat pada kulit batang dan kandungan flavonoid total terendah terdapat pada kulit buah.
Efek Peluruhan Kalsium Batu Ginjal Ekstrak Metanol Daun Bungur (Lagerstroemia speciosa Pers.) Secara In Vitro Mardiah Hayati; Adam M. Ramadhan; Arsyik Ibrahim
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.991 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.122

Abstract

Batu ginjal merupakan salah satu masalah kesehatan yang menempati urutan ketiga setelah infeksi saluran kemih dan kelainan prostat pada sekian banyak penyakit saluran kemih. Salah satu pengobatan untuk penderita batu ginjal dengan memanfaatkan tanaman sebagai pengobatan tradisional. Lagerstroemia speciosa Pers. telah digunakan secara tradisional sebagai tanaman obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen, efek dan konsentrasi terbaik ekstrak metanol daun bungur terhadap kelarutan kalsium batu ginjal. Ekstrak dibuat dengan 6 variasi konsentrasi, yaitu 5%, 6,25%, 7,5%, 8,75%, 10% dan 12,5%. Identifikasi secara kualitatif menunjukkan bahwa batu ginjal mengandung kalsium, oksalat dan fosfat. Batu ginjal sebanyak 100 mg direndam dalam larutan ekstrak lalu diinkubasi selama 5 jam (37oC). Hasil filtrat diukur kadar kalsium menggunakan spektrofotometer UV-Visible pada ? 495 nm. Hasil regresi linear kurva baku y = 0,2723 + 0,09815x dengan nilai r = 0,9960. Rendemen ekstrak metanol yang diperoleh sebesar 12,71%. Hasil pengukuran rata-rata kadar kalsium terlarut dalam ekstrak metanol pada masing-masing konsentrasi adalah 36,600 ppm, 47,125 ppm, 86,100 ppm, 117,925 ppm, 191,975 ppm dan 119,625 ppm. Analisis data statistik dengan uji lanjutan BNJD menunjukkan bahwa konsentrasi 10% adalah konsentrasi terbaik dalam melarutkan kalsium batu ginjal secara in vitro sebesar 191,975 ppm.

Filter by Year

2015 2023