cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 1,097 Documents
Peranan Badan Pertanahan Nasional sebagai Mediator Penyeleselaian Sengketa Tanah ( Setudy di Kantor BPN Kota Kendari) Sri Khayati
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.3072

Abstract

judul penelitian“Peranan Badan Pertanahan Nasional sebagai mediator penyelesaian sengketa tanah ‘(Suatu Studi di Badan Pertanahan Nasional Kota kendari). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui . Bagaimanakah mekanisme penyelesaian sengketa tanah melalui mediasi di Kantor Pertanahan kendari 2. Upaya-upaya apakah yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kendari sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa tanah. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris, yaitu suatu penelitian disamping melihat aspek hukum positif juga melihat pada penerapannya atau praktek di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu setelah data terkumpul kemudian dituangkan dalam bentuk uraian logis dan sistematis, selanjutnya dianalisis untuk memperoleh kejelasan penyelesaian masalah, kemudian ditarik kesimpulan secara deduktif, yaitu dari hal yang bersifat umum menuju hal yang bersifat khusus. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil :1.mekanisme penyelesaian masalah sengketa pertanahan melalui mediasi yang dilakukan oleh Kantor Pertanahan kota kendari telah sesuai dengan peraturan dan mekanisme yang diatur dalam Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penanganan Dan Penyelesaian Masalah Pertanahan namun dalam hasil penyelesainya belum maksimal 2. Upaya yang dilakukan pihak Badan pertanaha yaitu membantu para pihak dalam memahami pandangan masing-masing dan membantu mencari hal-hal yang dianggap penting bagi mereka. Mediator mempermudah pertukaran informasi, mendorong diskusi mengenai perbedaan-perbedaan kepentingan, persepsi, penafsiran terhadap situasi dan persoalan-persoalan dan. Mediator membantu para pihak memprioritaskan persoalan-persoalan dan menitikberatkan pembahasan mengenai tujuan dan kepentingan umum. Mediator akan sering bertemu dengan para pihak secara pribadi. Sebagai wadah informasi antara para pihak, mediator akan mempunyai lebih banyak informasi mengenai sengketa dan persoalan-persoalan dibandingkan para pihak dan akan mampu menentukan apakah terdapat dasar-dasar bagi terwujudnya suatu kesepakatan petunjuk teknis yang memadai sehingga tidak ada keraguan lagi bagi aparat pelaksana untuk menjalankannya.
Partisipasi Buruh dalam Pemilu: Tinjauan Awal Sunardi Sunardi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.3087

Abstract

Keikutsertaan Partai Buruh sebagai peserta Pemilu 2024 menandai babak baru dalam politik buruh Indonesia, yaitu pergeseran dari politik jalanan menuju politik elektoral. Momentum ini membuka peluang baru bagi representasi politik buruh, tetapi sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas Partai Buruh dalam membangun partisipasi dan keterwakilan politik buruh. Artikel ini bertujuan mengkaji mekanisme partisipasi dan keterwakilan politik buruh dalam Pemilu 2024 melalui kehadiran Partai Buruh. Penelitian ini merupakan studi literatur (library research) yang menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui penelaahan sistematis artikel ilmiah, hasil penelitian terdahulu, di Indonesia. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan membandingkan berbagai perspektif yang berkembang dalam literatur. Artikel ini menjadi tianjaun awal dalam melihat partisipasi buruh pada pemilu di Indonesia.
Implementasi Kebijakan Program Makan Bergizi Gratis: Studi pada Model Komunikasi dan Disposisi Birokrasi di Tingkat Daerah Yuyun Fitriani; Ade Maulidya
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.3102

Abstract

Program MBG merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk meningkatkan status gizi peserta didik, menurunkan angka stunting, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan terhadap berbagai aktor yang terlibat dalam implementasi program, seperti pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, dinas pendidikan, dinas kesehatan, sekolah, penyedia makanan, serta penerima manfaat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antaraktor telah berjalan cukup baik, namun masih menghadapi kendala berupa perubahan kebijakan yang cepat, ketidaksamaan penerimaan informasi, keterlambatan penyampaian jadwal distribusi, dan koordinasi lintas sektor yang belum optimal. Dari aspek sumber daya, dukungan anggaran dan personel relatif memadai, tetapi masih terdapat kesenjangan kompetensi sumber daya manusia serta variasi kapasitas pelaksanaan antarwilayah. Disposisi pelaksana menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mendukung keberhasilan program, sedangkan struktur birokrasi telah didukung oleh standar operasional prosedur (SOP), namun fragmentasi organisasi dan koordinasi antarlembaga masih menjadi tantangan implementasi. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh besarnya dukungan anggaran, tetapi juga dipengaruhi oleh efektivitas komunikasi, kecukupan sumber daya, komitmen pelaksana, serta birokrasi yang terintegrasi. Penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penyempurnaan tata kelola implementasi menjadi rekomendasi utama untuk meningkatkan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis di tingkat daerah.
Kolaborasi Public Relations Berbasis Kearifan Lokal dalam Promosi Kampung Adat Sikka sebagai Destinasi Pariwisata Budaya Berkelanjutan Elisabeth Imelda Kevin Liwu; Wilfridus Valiance; Intan Mustafa
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.3117

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kolaborasi Public Relations berbasis kearifan lokal antara pemerintah, komunitas adat, dan pelaku wisata dalam mempromosikan Kampung Adat Sikka sebagai destinasi pariwisata budaya berkelanjutan. Kampung Adat Sikka merupakan salah satu representasi identitas budaya masyarakat Sikka yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya melalui rumah adat, tenun ikat, ritual adat, dan nilai-nilai kehidupan masyarakat lokal. Namun demikian, promosi destinasi masih menghadapi tantangan berupa belum optimalnya sinergi antarpemangku kepentingan, keterbatasan strategi komunikasi terpadu, serta belum maksimalnya pemanfaatan media digital dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (Setiawan dkk, 2025). Informan penelitian terdiri atas Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka, pemerintah desa, tokoh adat, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, pelaku wisata, dan wisatawan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan promosi Kampung Adat Sikka dipengaruhi oleh kolaborasi Public Relations yang mengintegrasikan komunikasi pemerintah, partisipasi komunitas adat, pelibatan pelaku wisata, dan pemanfaatan media digital dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian menghasilkan model Kolaborasi Public Relations Berbasis Kearifan Lokal yang terdiri atas empat dimensi utama, yaitu komunikasi kolaboratif, pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan promosi digital berkelanjutan.
Pengaruh Fluktuasi Harga Karet dan Perubahan Jumlah Anggota Keluarga terhadap Konsumsi Petani Karet Desa Lambur 1 Kabupaten Tanjung Jabung Timur Arum Asmarani Saputri; Mohammad Oribaldi; Firman Syah Noor
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.3121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fluktuasi harga karet dan jumlah anggota keluarga terhadap pola konsumsi rumah tangga petani karet di Desa Lambur 1, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Fluktuasi harga karet yang tidak menentu berpotensi memengaruhi pendapatan petani, sedangkan jumlah anggota keluarga menjadi faktor internal yang turut menentukan besarnya kebutuhan konsumsi rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah seluruh petani karet aktif di Desa Lambur 1 dengan jumlah sampel sebanyak 101 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah anggota keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pola konsumsi rumah tangga petani karet di Desa Lambur 1. Sementara itu, fluktuasi harga karet secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pola konsumsi rumah tangga petani karet. Namun secara simultan, fluktuasi harga karet dan jumlah anggota keluarga berpengaruh signifikan terhadap pola konsumsi rumah tangga petani karet di Desa Lambur 1. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,213 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 21,3% variasi pola konsumsi rumah tangga petani karet, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Budaya Sintuvu Masyarakat Kaili Di Sulawesi Tengah Andriansyah
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.3153

Abstract

Budaya Sintuvu merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Kaili di Sulawesi Tengah yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan. Di tengah meningkatnya konflik sosial dan menguatnya individualisme akibat perubahan sosial, nilai-nilai tersebut menjadi semakin penting untuk dipahami dan dilestarikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis historisitas serta nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Sintuvu sebagai identitas budaya masyarakat Kaili. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif historis melalui kajian literatur, tradisi lisan, dan kehidupan masyarakat Kaili. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sintuvu telah berkembang sejak masa kerajaan Kaili sebagai budaya gotong royong yang menekankan persatuan, solidaritas, musyawarah, tanggung jawab, dan keterbukaan. Nilai-nilai tersebut diperkuat oleh berbagai kearifan lokal Kaili, seperti nosarara nosabatutu, ada nosibolai, libu ntodea, dan tonda talusi, yang bersama-sama membentuk sistem nilai dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sintuvu tidak hanya menjadi identitas budaya masyarakat Kaili, tetapi juga tetap relevan sebagai modal sosial dalam memperkuat integrasi sosial dan menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan masyarakat di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.
Pengaruh Lokasi dan Strategi Media Sosial terhadap Keputusan Pembelian di Namura Kopi Batam Yolanda Houmasan Simaremare; Tirta Mulyadi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh lokasi terhadap keputusan di Namura Kopi Batam, pengaruh strategi media sosial terhadap keputusan pembelia di Namura Kopi Batam dan Pengaruh lokasi dan strategi media sosial terhadap keputusan pembelian di Namura kopi Batam. Penelitian ini di latar belakangi oleh semakin ketatnya persaingan yang ada dalam industri kuliner, Khususnya pada sektor café yang berkembang pesat di kota Batam. Setiap pelaku usaha berusaha untuk mampu menciptakan keunggulan kompetitif agar dapat menarik dan mempertahankan minat dan keputusan konsumen dalam pembelian. Salah satu faktor penting yang berperan dalam keberhasilan suatu usaha kuliner adalah lokasi usaha yang strategis serta strategi melalui media sosial yang efektif. Pendekatan penelitian ini adalah kuntitatif untuk merumuskan dan menganalisa masalah. Populasi penelitian adalah Namura Kopi yang terdapat di Kota Batam. Sampel pada penelitian ini adalah konsumen dari Namura Kopi dan followers intagram. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan kuisioner. Jumlah responden kuisioner dalam penelitian ini adalah 102 orang
Mandiri Atau Bergantung? Analisis Desentralisasi Fiskal dan Belanja Daerah di Kabupaten Kuningan Tatang Sukma Wijaya; Kikin Windhani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2163

Abstract

Pelaksanaan otonomi daerah menuntut Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kemandirian keuangan guna mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari Pemerintah Pusat. Penelitian ini menganalisis tingkat kemandirian keuangan daerah serta keterkaitan antara Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, belanja modal, dan belanja operasi di Kabupaten Kuningan dalam kurun waktu 2004 – 2020. Penelitian menggunakan data sekunder yang dianalisis dengan pendekatan Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) dan metode Regresi Linier Berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata DDF Kabupaten Kuningan sebesar 8,31 persen yang termasuk dalam kategori Sangat Kurang, sehingga mengindikasikan rendahnya tingkat kemandirian keuangan daerah. Temuan empiris menunjukkan bahwa PAD tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal, namun berpengaruh positif terhadap belanja operasi. Sementara itu, dana perimbangan berpengaruh signifikan dan positif terhadap belanja modal maupun belanja operasi. Hasil penelitian ini menegaskan terkait ketergantungan fiskal Kabupaten Kuningan yang tinggi terhadap dana transfer dari Pemerintah Pusat serta menunjukkan bahwa pengelolaan belanja daerah masih didominasi oleh belanja operasi dibandingkan belanja modal.
Model Manajemen Perencanaan Terpadu Pelabuhan Penyeberangan di Kota Baubau dalam Mendukung Pemerataan Pembangunan dan Ekonomi Regional Laode Herman; Try Sugiyarto Soeparyanto; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2168

Abstract

Penelitian ini mengkaji model manajemen perencanaan terpadu pada Pelabuhan Penyeberangan di Kota Baubau sebagai strategi untuk mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sebagai desain penelitian, dengan p.elaksanaan penelitian dilakukan di Kota Baubau dengan Pelabuhan Penyeberangan Baubau sebagai objek kajian utama dari Bulan November – Desember 2025. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Manajemen perencanaan Pelabuhan Penyeberangan Kota Baubau masih menghadapi kendala utama berupa pendekatan sektoral dan lemahnya integrasi kebijakan lintas sektor yang berdampak pada efektivitas pengelolaan pelabuhan. Meskipun demikian, pelabuhan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat konektivitas regional, memperluas aktivitas ekonomi lokal, dan mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
Kontribusi Program Perhutanan Sosial terhadap Pengurangan Ketimpangan di Indonesia: Tinjauan Literatur dan Analisis SDGs Goal 10 (Reducing Inequalities) Khulfi M. Khalwani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2170

Abstract

Program Perhutanan Sosial di Indonesia bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Namun, kontribusinya terhadap pencapaian SDGs Goal 10 (Reducing Inequalities) masih jarang dievaluasi secara sistematis. Penelitian ini mengevaluasi peran Program Perhutanan Sosial dalam pengurangan ketimpangan di Indonesia melalui tinjauan literatur terhadap 82 artikel ilmiah terbitan tahun 2025 dan analisis deskriptif data koefisien Gini menurut provinsi dari Badan Pusat Statistik. Temuan literatur disintesis secara tematik dan dikaitkan dengan indikator SDGs Goal 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perhutanan Sosial berkontribusi signifikan terhadap pengurangan ketimpangan intrawilayah melalui peningkatan pendapatan, diversifikasi penghidupan, penguatan akses sumber daya produktif, dan inklusi sosial kelompok rentan. Namun, dampaknya terhadap ketimpangan antardaerah dan indikator makro seperti koefisien Gini nasional masih terbatas dan tidak langsung. Penelitian ini menegaskan bahwa Perhutanan Sosial merupakan instrumen komplementer yang efektif pada skala lokal dalam agenda pengurangan ketimpangan, sekaligus berkontribusi pada penguatan ketahanan sosial sebagai bagian dari mitigasi ancaman non-militer, tetapi memerlukan integrasi dengan kebijakan pembangunan wilayah dan perlindungan sosial untuk menghasilkan dampak nasional yang lebih luas.