Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles
867 Documents
Tari Dibingi sebagai Bentuk Legitimasi Kekuasaan Saibatin di kabupaten Pesisir barat
Bulan, Indra;
Lestari, Goesthy Ayu Mariana Devi;
Juwita, Dwitya
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.591
Penelitian ini membahas mengenai tari Debingi sebagai bentuk legitimasi kekuasaan Saibatin dalam Upacara Adat di Kabupaten Pesisir Barat. Tarian ini adalah tari persembahan pada saat acara pernikahan adat Saibatin yang dimiliki oleh keturunan bangsawan,oleh karena itu tarian ini jarang dipertunjukkan selain pada saat acara tertentu saja. Dengan alasan tersebut saat ini keberadaan tari Dibingi kurang dikenal oleh masyarakat umum, terutama pada generasi muda sehingga tari Dibingi Bebai tidak dipelajari dan dipentaskan oleh masyarakat umum di Pesisir Barat. Tidak heran pada saat diadakan pertunjukan tari Debingi, masyarakat sangat antusias menyaksikan tarian tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan data lapangan,dengan menggunakan teknik observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan, Legitimasi Tari Dibingi sebagai bentuk relasi kuasa Saibatin dalam Upacara Adat diKabupaten Pesisir Barat terlihat dari bagaimana pengakuan masyarakat terhadap keputusan Saibatin untuk menjadikan Tari Dibingi sebagai tari khusus keluarga Saibatin. Masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat, menerima, mengakui, dan sangat antusias terhadap tadi Dibingi karena tarian tersebut diekslusifkan, sehingga menunjukan kharisma, wewenang, dan kewibawaan Saibatin yang masih kuat. Hal tersebut juga sangat didukung dengan mayoritas penduduk di Kabupaten Pesisir Barat merupakan ulun Lappung beradat Saibatin.
Kepemimpinan Servant Leadership dalam Meningkatkan Loyalitas Karyawan
Fauzan;
Purwadhi;
Rosianti;
Widjaja, Yani Restiani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.594
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan Servant Leadership dalam meningkatkan loyalitas karyawan. Kepemimpinan Servant Leadership, yang berfokus pada pelayanan terhadap karyawan dan pengembangan mereka sebagai individu, dianggap memiliki dampak positif terhadap loyalitas karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan 200 karyawan dari berbagai perusahaan di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur persepsi karyawan terhadap gaya kepemimpinan Servant Leadership yang diterapkan oleh manajer mereka, serta tingkat loyalitas karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan kepemimpinan Servant Leadership dan peningkatan loyalitas karyawan. Faktor-faktor seperti dukungan, empati, pengembangan pribadi, dan kepercayaan yang diberikan oleh pemimpin Servant Leadership berkontribusi secara signifikan terhadap loyalitas karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perusahaan yang menerapkan gaya kepemimpinan Servant Leadership cenderung memiliki tingkat loyalitas karyawan yang lebih tinggi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya bagi manajer dan pemimpin organisasi untuk mengadopsi prinsip-prinsip Servant Leadership dalam manajemen mereka guna menciptakan lingkungan kerja yang positif dan meningkatkan loyalitas karyawan. Penelitian ini juga menyarankan adanya pelatihan khusus bagi para pemimpin untuk mengembangkan keterampilan Servant Leadership yang efektif.
Implementasi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT. Antam Tbk di Kelurahan Dawi-Dawi Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka
Kustiono, Febri;
Said, Achmad Lamo;
Zahari, Ahmad Farouq Mulku
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.595
Tujuan ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi program kemitraan dan bina lingkungan PT. Antam Tbk di Kelurahan Dawi-Dawi Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dilihat dari indikator komunikasi dimana yang masih menjadi kendala dalam pelaksanaan program PKBL adalah masih minimnya informasi yang diberikan kepada masyarakat. Sumber daya dalam pelaksanaan program kemitraan dan bina lingkungan PT. Antam Tbk di Kelurahan Dawi-Dawi dari mekanisme pengusulan calon mitra binaan yang ditujukan kepada masyarakat masih belum dipahami oleh calon mitra, selain itu pemberian pinjaman modal kepada mitra binaan yang masih kurang. Disposisi dalam pengalokasian bantuan kepada mitra binaan yang masih mengalami keterlambatan, tidak ada kepastian jadwal pelaksanaan survei oleh pihak PT. Antam kepada mitra binaan serta proses pencairan dana oleh bank penyalur yang masih mengalami keterlambatan. Struktur birokrasi, masih lambatnya proses pelaksanaan program yang dijalankan kepada mitra binaan mulai dari proses pengusulan proposal pengajuan hingga pada tahap proses pencairan dana bantan. Selain itu pelaksanaan program PKBL yang dijalankan kepada mitra binaan yang belum menunjukkan manfaat yang berarti dalam pengembangan usaha.
Analisis Perilaku Komunikasi Anak Broken Home di Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
Harahap, Elina Herawaty;
Azhar, Anang Anas
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.597
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perilaku komunikasi anak-anak dari keluarga broken home di Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi dalam keluarga broken home akibat konflik rumah tangga cenderung kurang baik karena mempengaruhi sikologi anak. Berbeda dengan proses komunikasi anak broken home akibat ditinggal mati orang tua yang masih terbilang baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku komunikasi anak-anak dari keluarga broken home meliputi suasana psikologis, bahasa, dan citra diri. Dalam konteks ini, persepsi orang lain juga berperan dalam memengaruhi kemampuan individu dalam berkomunikasi. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika komunikasi dalam keluarga broken home, yang dapat menjadi landasan bagi pengembangan intervensi yang sesuai untuk mendukung perkembangan anak-anak dari keluarga tersebut.
Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Antam Tbk UBPN Kolaka dalam Mendukung Program Pencegahan Stunting di Desa Tambea Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka
Rachman, Mila Aulia;
Arafat;
Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.604
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Antam Tbk UBPN Kolaka dalam Mendukung Program Pencegahan Stunting di Desa Tambea Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dari kelima indikator yang digunakan terdapat pada indikator kolaborasi dan kerja sama yakni pihak PT. Antam Pomalaa tidak melakukan tidak melibatkan pihak Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan, hanya melibatkan pemerintah desa dan puskesmas pomalaa sebagai tindak lanjut dari apa yang telah di lakukan oleh PT. Antam Pomalaa melalui program CSR nya. Kesesuaian. PT. Antam Peduli Stunting sudah sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi dan Kemitraan. Pihak Perusahaan PT. Antam Pomala Peduli Stunting dalam memberikan program stunting di Desa Tambea tidak melakukan kolaborasi dengan pihak pemerintah Daerah hanya melalui pemerintah desa. Partisipasi Publik. PT. Antam Pomalaa melalui program CSR nya dalam mendukung program nasional yakni peduli stunting, maka PT. Antam mengeluarkan kebijakan yakni peduli stunting sebagai bentuk partisipasi Perusahaan terhadap permasalahan nasional. Kordinasi dan Sinergi. Tidak terjadi koordinasi pihak PT. Antam Pomalaa dengan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan BKKBN Kabupaten, namun hanya melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa. Kapasitas Institusional. Sumber daya pihak CSR sudah memahami dan mengerti, baik dari program maupun tujuan program yang dilaksanakan. Selain ditunjang dengan SDM yang sudah mendapat bekal tersebut kegiatan impelemntasi penurunan stunting ini juga tentunya ditunjang dengan anggaran yang memang sudah disediakan khusus untuk penanganan stunting ini.
Sosio-Kultural Aceh Tentang Kepemimpinan Perempuan dalam Pandangan Abuya Profesor Muhibuddin Waly
Sani, Abdullah;
Umar , Mukhsin Nyak;
Al-Qardhawy, M. Yusuf
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.605
Persoalan pemimpin perempuan sudah menjadi polemik sejak dahulu, apalagi menjelang tahun-tahun politik. Sampai kini belum ada konsensus maupun fatwa dari lembaga resmi ulama di dunia maupun di Indonesia mengenai larangan atau keharaman pemimpin perempuan. Meskipun belum ada fatwa resmi, namun mayoritas ulama maupun para intelektual Muslim baik klasik (’ulama mutaqaddimun) maupun kontemporer (’ulama mutaakhirin) yang mengharamkan perempuan menempati posisi setingkat khalifah, bahkan cukup banyak juga yang melarang posisi kepala negara, tetapi berbeda dengan posisi kepala pemerintahan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Di Aceh terdapat seorang intelektual muslim yang diakui keilmuannya dan pernah terjun langsung dalam politik praktis, yaitu Abuya Profesor Muhibuddin Waly. Menarik untuk diketahui terkait pandangan Abuya Profesor Muhibuddin Waly terkait sosio-kultural Aceh mengenai pemimpin perempuan untuk tingkat kepala daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Abuya Profesor Muhibuddin Waly tidak melarang perempuan menjadi kepala daerah baik untuk tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Surat An-Nisa ayat 34 tidak dapat dikaitkan dengan suksesi pemerintahan dan tidak dapat dijadikan dasar melarang perempuan untuk menjadi kepala pemerintahan. Relevansi Surat an-Nisa ayat 34 ini hubungan kedudukan antara suami dengan istri. Kemudian Hadis dari Abi Bakrah yang diriwayatkan Imam Bukhari, Ahmad, Nasai dan Tirmizi berkenaan dengan ”tidak akan sukses kepemimpinan manakala berada di tangan perempuan” menurut Abuya tidak relevan bila dikaitkan dengan kondisi kekinian karena larangan tersebut terkait erat dengan kekuasaan mutlak (absolut) kekaisaran Romawi yang memimpin negara terbentang sampai tiga benua serta dalam kondisi perang berkobar di mana-mana.
Recognising Reading Comprehension Outlook and Solution for Gen Z
Fauzan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.606
Reading comprehension is an essential ability for a child's growth and development. Teaching youngsters to read English literature is a crucial skill. The objective of this essay is to examine recent and seminal research on reading challenges from three perspectives: cognitive, social and cultural, and interactive. The three views are examined, and their contribution to our understanding of how to help children with reading challenges is discussed. This article looks at the reasons of reading comprehension problems, the implications, and how to improve this vital skill. This study examines the three perspectives and the contributions they offer. The contributions of these views are addressed in relation to two contemporary evaluation instruments. The findings in this paper have ramifications for instructors who teach students at risk for dyslexia and developmental language impairments.
Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII pada Mata Pelajaran IPS Terpadu di SMPIT Tahta Syajar
Jati, Yohan Nirmala;
Supriyadi;
Rista, Nadia
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.608
Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui bagaimana Metode Problem Based Learning (PBL) berpengaruh Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Pada mata pelajaran IPS Terpadu di SMPIT Tahta Syajar dan apakah terdapat perbedaan Hasil Belajar Siswa yang menggunakan Metode Problem Based Learning (PBL) dengan yang tidak pada Siswa Kelas VII mata pelajaran IPS Terpadu di SMPIT Tahta Syajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode ekperimen. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 40 siswa. Pengambilan data menggunakan instrumen yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan regresi sederhana, hasil penelitian mengungkapkan persamaan linier Regresi Y = 29,387 + 0,703x, penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa, dengan menggunakan uji t-test dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa di kelas eksperimen yang diajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) tergolong criteria sangat tinggi dari pada siswa yang diberi metode Ekspositori (ceramah) hal ini dapat di lihat dari nilai rata-rata (mean) 87,95 untuk metode PBL dan nilai rata-rata (mean) 83,30 untuk metode ekpositiri (ceramah). Dengan demikian metode Problem Based Learning (PBL) dapat mempengaruhi hasil belajar siswa di kelas.
Peserta Mata Kuliah Mathematics Entrepreneurship Mudah Mendirikan Perusahaan yang Menguntungkan
Tahir, Muhammad;
Mulyati
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.614
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliah Mathematics Entrepreneurship dalam mendirikan bisnis yang menguntungkan, khususnya dalam model bisnis sharing economy. Melalui studi literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman mendalam terhadap konsep matematika dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam menganalisis peluang bisnis, mengelola risiko, dan membuat keputusan strategis. Hasil kajian menunjukkan bahwa mata kuliah Mathematics Entrepreneurship memberikan bekal yang kuat bagi mahasiswa untuk merintis usaha baru, terutama dalam konteks sharing economy. Kemampuan matematis memungkinkan individu untuk melakukan perhitungan keuangan, analisis data pasar, dan membuat model bisnis yang lebih akurat. Selain itu, penelitian juga menyoroti pentingnya memilih mitra bisnis yang tepat, seperti perusahaan sharing economy yang sudah mapan. Sebagai contoh, perusahaan Melilea International memenuhi kriteria sebagai mitra bisnis yang ideal dalam sharing economy. Melilea memiliki model bisnis yang terbukti berhasil, memiliki infrastruktur teknologi yang kuat, serta dukungan yang komprehensif bagi para mitra bisnisnya. Dengan bermitra pada perusahaan seperti Melilea, mahasiswa yang telah menguasai konsep Mathematics Entrepreneurship dapat meningkatkan peluang sukses dalam membangun bisnis sharing economy yang berkelanjutan.
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia terhadap Kemiskinan di Sulawesi Tenggara
Ferdiansa
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: Desember (2022)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v2i3.131
Kemiskinan ialah masalah global. Kemiskinan sangat berhubungan dengan problem kesejahteraan rakyat dan menjadi taraf minimum yang didapatkan berdasarkan standar hidup masyarakat di suatu negara. Kemiskinan merupakan masalah yang sering dihadapi oleh setiap negara, khususnya negara seperti Indonesia. Masalah kemiskinan ini memang selalu menjadi suatu persoalan yang perlu dipecahkan dalam perekonomian negara Indonesia. Indeks pembangunan manusia merupakan salah satu faktor yang menyebabkan berkurangnya tingkat kemiskinan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil variabel indeks pembangunan manusia berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Sulawesi Tenggara.