cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 867 Documents
Pengaruh Kompetensi Pegawai dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Sekretariat Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan julianti, efa; Supriyadi; Zaharuddin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.999

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk melihat pengaruh kompetensi pegawai dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat Direktorat Jenderal PSKL. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, populasi penelitian ini adalah Sekretariat Direktorat Jenderal PSKL sebanyak 77 orang, dengan menggunakan rumus slovin dan tingkat kesalahan 10% maka diperoleh jumlah sampel (n) sebanyak 44 orang. Metode pengumpulan data melalui kuesioner dan studi kepustakaan, teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan regresi berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan software IBM SPSS versi 27. Menurut temuan hasil penelitian, berdasarkan perhitungan pengujian hipotesis parsial 1 diperoleh thitung 2,440 dan nilai ttabel  2,018. Hal ini berarti thitung (2,440) > ttabel 2,018 maka tolak H0, terima H1 dalam hal ini kompetensi pegawai berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Perhitungan pengujian hipotesis parsial 2 diperoleh thitung  2,176 dan nilai ttabel  2,018. Hal ini berarti thitung (2,176) > ttabel (2,018) maka tolak H0, terima H2 dalam hal ini motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dan perhitungan pengujian hipotesis simultan diperoleh Fhitung  24,867 dan nilai Ftabel  2,816. Hal ini berarti Fhitung (24,867) > Ftabel (2,018) maka tolak H0, terima H3 dalam hal ini kompetensi pegawai dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Koefisien determinasi yang dihasilkan kemudian dapat dihitung berdasarkan nilai hasil pengujian Adjusted RSquare sebesar 0,526. Hal ini dapat ditarik simpulan bahwa kontribusi kompetensi pegawai (X1) dan motivasi kerja (X2) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) yaitu 52,6% sedangkan sisanya 47,4% dipengaruhi variabel lainnya yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Ilmu Ashwat (Fonologi) Perspektif Filsafat Ilmu : Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Shafirayanti, Marwa; Rohanda, Rohanda; Kodir, Abdul
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1000

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis Ilmu Ashwat dengan perspektif filsafat ilmu. Adapun ruang lingkupnya mencakup tataran ontologi, epistemologi, dan aksiologinya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-analitik dengan pendekatan filsafat ilmu. Datanya berupa teks-teks tertulis dengan sumber data berupa buku-buku dan jurnal. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisi isi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Ilmu Ashwat adalah sebuah ilmu karena memiliki keriteria ilmu sebagaimana yang ditetapkan oleh filsafat ilmu. Ilmu Ashwat memiliki ontologi, epistemogi, dan aksiologinya yang jelas. Implikasi Ilmu Ashwat sangat berperan penting dalam pengajaran serta pembelajaran bahasa Arab, penyempurnaan membaca yang baik dan benar atau indah (tajwid), kesinambungan komunikasi hingga kemajuan teknologi modern yang membutuhkan aplikasi suara. Penelitian ini sangat terbatas dan hanya membahas Ilmu Ashwat dari tataran ontologi, epistemologi, dan aksiologi saja. Oleh karena itu, peneliti lain dapat mengembangkan penelitian ini dari aspek lainnya.
Komparasi Efektivitas Meeting Online Dan Offline Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kesehatan Soka, Margareta Kortona; Supriyadi; Zaharudin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pertemuan daring dan luring dalam meningkatkan kinerja tenaga kesehatan di Klinik Lelaki Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa pertemuan daring memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja tenaga kesehatan (p = 0.001), sementara pertemuan luring tidak signifikan (p = 0.057). Analisis regresi menunjukkan bahwa pertemuan daring memiliki korelasi kuat dengan kinerja tenaga kesehatan (r = 0.845), menjelaskan 83,5% variasi kinerja (R² = 0.835). Temuan ini menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan efektivitas komunikasi dan kolaborasi antar tenaga kesehatan dalam setting klinik.
Efektivitas Perubahan Sistem Rekam Medis Elektronik Menggunakan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) pada Rumah Sakit X Jakarta El Rahmah, Risa Amelia; Supriyadi; Zaharuddin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1003

Abstract

Rumah sakit X Jakarta telah mengimplementasikan rekam medis elektronik sejak tahun 2017 dan melakukan transmigrasi ke sistem RME yang baru pada tahun 2024 dengan tujuan terintegrasi dengan cabang rumah sakit lainnya. RME memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang merupakan sumber data dan informasi kesehatan yang digunakan untuk menilai kualitas pelayanan kesehatan. Saat transmigrasi dengan RME yang baru belum dilakukan evaluasi terhadap peneran rekam medis elektronik, sehingga memerlukan evaluasi untuk melihat kualitas rekam medis elektronik dengan menggunakan Technology Acceptance Model yang merupakan penilaian sebuah sistem berdasarkan dimensi kemudahan (ease of use) dan persepsi manfaat (usefulness) yang dapat mempengaruhi penggunaan sistem (attitude toward using) dan mengaplikasian sistem secara berkelanjutan (actual usage). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan analisis uji korelasi bivariat yang mamput menilai hubungan antara variabel yang diteliti. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan (p-value 0.001, r = 0,771) antara keyakinan bahwa RME dapat digunakan dengan mudah (perceived ease of use) dan manfaat dalam produktivitas kerja (perceived usefulness) yang memiliki hubungan positif signifikan (p-value 0.001, r = 0,622) dapat memberikan manfaat dalam performa kerja dan produktivitas kerja (perceived usefulness) dan sikap penggunaan RME (Attitude toward using). Keyakinan bahwa RME dapat digunakan dengan mudah (perceived ease of use) berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap penggunaan RME (Attitude toward using) dengan nilai p-value 0.001, r = 0.692, serta hubungan yang signifikan nilai p-value 0.001, r = 0,700 antara keyakinan bahwa sikap penggunaan EMR (Attitude toward using) dan signifikan terhadap penggunakan EMR secara aktual (actual usage).
Peran Negara Indonesia dalam Mewujudkan Kesataraan Bagi Penyandang Disabilitas (Different Ability) Hulinggato, Zihan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1004

Abstract

Masalah Penyandang Disabilitas, yang sering disebut dengan istilah "difable" (differently abled people), merupakan isu yang sering kali terabaikan oleh pemerintah dan masyarakat. Di negara berkembang seperti Indonesia, kurangnya perhatian terhadap isu ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aspek sosial budaya, perekonomian, kurangnya pendekatan serta penguatan sisi hukum untuk mendukung para difable. Pada konteks ini, Konvensi yang mengatur terkait Hak-Hak Difabel (CRPD) menjadi sangat signifikan. Indonesia telah menyetujui CRPD melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011, yang mengukuhkan pengakuan terhadap hak- Penyandang Disabilitas. CRPD menegaskan semua individu Disabilitas berhak untuk bebas penyiksaan, perbuatan kejam, tidak bermoral, dan merendahkan kehormatan. Kaum Disabilitas juga berhak dilindungi dari penindasan, perlakuan kasar serta perbuatan yang semena-mena, dan mempunyai hak atas dihormati stabilitas mental dan jasmaninya setara dengan orang diluaran sana. Selain itu, konvensi CRPD mengamanahkan bagi semua negara peserta termasuk Indonesia, untuk mengadopsi kebijakan tata kelola hukum dan pemerintahan yang seiring dan tetap mengacu pada konvensi ini. Hal ini mengindikasikan bahwa peraturan perundang- undangan maupun regulasi lainnya di Negara Indonesia harus diselaraskan dan disinkronisasikan beserta prinsip-prinsip yang tertuang dalam CRPD, mulai dari substansi hingga klausul-klausul dalam peraturannya.
Dinamika Sistem Multipartai dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum di Indonesia Pasca Reformasi Mayang, Indri Wulandari
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1005

Abstract

Sistem Multipartai adalah sistem politik di mana lebih dari dua partai bersaing dalam pemilihan umum untuk mendapatkan kursi di parlemen dan posisi pemerintahan. Sistem ini memungkinkan berbagai kelompok dengan ideologi, visi, dan kepentingan berbeda untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi. Setelah reformasi, Indonesia menerapkan sistem multipartai dalam pemilihan umum, memungkinkan banyak partai politik bersaing untuk mendapatkan kursi di parlemen. Namun, banyaknya partai sering kali menyebabkan persaingan yang kompleks dan menyulitkan pembentukan pemerintahan yang stabil. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah menerapkan ambang batas parlemen (parliamentary threshold), yaitu syarat perolehan suara minimum bagi partai agar bisa masuk ke DPR. Kebijakan ini bertujuan untuk menyederhanakan jumlah partai di parlemen dan meningkatkan efektivitas pemerintahan. Tujuan utama penelitian ini adalah memahami bagaimana sistem ini memengaruhi dinamika politik, efektivitas pemerintahan, serta berbagai tantangan dalam proses demokrasi. Selain itu, penelitian ini juga membahas peran kebijakan seperti ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam menyederhanakan sistem multipartai dan dampaknya terhadap stabilitas politik di Indonesia. Penelitian dalam studi ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi literatur yang bertujuan untuk memahami suatu masalah dengan cara menganalisis berbagai referensi yang sudah tersedia beserta dokumen resmi yang relevan dengan sistem multipartai di Indonesia
Bimbingan pada Peserta Didik Gangguan Bahasa Sebagai Wujud Implementasi Pendidikan Inklusi di SD Negeri Batok Bali Kota Serang Wina Ermawati; Sakilatun Nabila; Yulia Agustina; Sastra Wijaya; Fauzi Fadliansyah
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1008

Abstract

Pendidikan di tingkat sekolah dasar memiliki peran krusial dalam perkembangan individu, terutama dalam konteks pendidikan inklusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kondisi fisik dan non-fisik dalam pelaksanaan program pendidikan inklusi di SDN Batok Bali, serta menganalisis efektivitas program tersebut. Metode yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif dengan studi literatur, wawancara, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus di SDN Batok Bali dapat meningkatkan kemampuan bicara meskipun  masih memerlukan terapi wicara, yang meliputi latihan pengucapan yang benar dan pengulangan kata secara lambat. Fasilitas yang mendukung pendidikan inklusi juga ditemukan berperan penting dalam proses pembelajaran. Pengulangan kata terbukti efektif dalam membantu anak mengingat dan menghafal, sehingga meningkatkan kemampuan berbahasa mereka. Temuan ini memberikan wawasan tentang pentingnya dukungan yang tepat dalam implementasi pendidikan inklusi, serta kontribusinya terhadap perkembangan anak berkebutuhan khusus.
Implementasi Pendidikan Inklusif Sebagai Perubahan Paradigma Pendidikan Di SKH Al-Kautsar Cilegon Wijaya, Sastra; Herdiansyah, Dheano; Hummaira, Salwa; Sunisti, Ayu; Fadliansyah, Fauzi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1009

Abstract

Pendidikan inklusi adalah pendekatan pendidikan yang mendorong partisipasi dan keberhasilan semua siswa, termasuk siswa dengan kebutuhan khusus, dalam lingkungan sekolah yang inklusif. Penyelenggaraan sekolah inklusif harus menginisiasi sekolah inklusif, budaya dan lingkungan yang ramah bagi anak penyandang disabilitas. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan data baik mengenai kondisi fisik maupun non fisik pelaksanaan program pendidikan, bagi guru untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program Pendidikan Inklusi, sedangkan bagi siswa untuk mengetahui sejauh mana efektivitas program Pendidikan Inklusi. Data diperoleh melalui studi literatur, wawancara dan observasi lapangan. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa adanya hubungan yang cukup antara sikap pendidik maupun murid di SKH Al-Kautsar Cilegon terhadap Pendidikan inklusi kemudian sudah tersedianya aksesibilitas fasilitas serta pelatihan untuk pendidik meskipun belum terpenuhinya GPK (Guru Pendamping Khusus). Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan pendidikan inklusif memerlukan fungsi pengawasan, pendampingan, dan evaluasi untuk mendukung hal positif kemajuan pendidikan inklusif baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
Pengembangan Desa Wisata dalam Kerangka Otonomi Daerah di DIY Sugito; Tjenreng, Muhammad Baharuddin Zubakhrum
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1010

Abstract

Pengembangan desa wisata dalam kerangka otonomi daerah menjadi strategi utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Otonomi daerah memungkinkan pemerintah setempat memiliki kewenangan lebih dalam mengelola dan mengembangkan sektor pariwisata berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak desentralisasi terhadap pengelolaan desa wisata di DIY serta membandingkannya dengan studi kasus dari negara lain. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review berbasis bibliometrik, dengan analisis menggunakan VOSviewer dan Publish or Perish untuk mengidentifikasi tren penelitian dan gap dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi berperan penting dalam mendukung kebijakan pengembangan desa wisata melalui peningkatan partisipasi masyarakat, pengelolaan sumber daya berbasis lokal, serta inovasi dalam pemasaran pariwisata. Namun, terdapat tantangan berupa koordinasi kebijakan pusat-daerah, keterbatasan akses pendanaan, serta variasi dalam tingkat partisipasi masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal guna memastikan keberlanjutan pengelolaan desa wisata di bawah otonomi daerah.
Dampak Pariwisata terhadap Konsep Diri Remaja di Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung Permono, Elvira Winna; Dewi, Elisa Kurnia; Karim, Yasmin Aulia; Rizkia, Ersyanda Mahara; Suhendar, Rania Salsabila; Wiryawan, Evan Aldi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1012

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengaruh besar yang dirasakan masyarakat setelah pariwisata mulai berkembang, baik dalam bentuk peluang ekonomi maupun tantangan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji perspektif masyarakat terhadap pariwisata serta mengidentifikasi dampak yang ditimbulkannya, terutama bagi remaja. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, dimana data dikumpulkan dari pekerja, anggota karang taruna, dan pemangku kepentingan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata membawa dampak positif, seperti terbukanya lapangan kerja dan peningkatan keterampilan remaja. Namun, terdapat dampak negatif yang ditimbulkan, seperti penurunan partisipasi remaja dalam kegiatan sosial dan munculnya perilaku menyimpang, termasuk konsumsi alkohol dan narkoba, serta banyak remaja yang lebih memilih bekerja di sektor pariwisata daripada melanjutkan pendidikan. Kesimpulannya, pariwisata memberikan dampak ekonomi yang positif pada remaja. Akan tetapi, perlu ada upaya pengelolaan yang lebih baik untuk mengurangi dampak negatif terhadap aspek sosial, pendidikan, dan lingkungan.