cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
almufi.seduj@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. Piere Tendean No.109, Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93563
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Sulawesi Tenggara Educational Journal
ISSN : 28077458     EISSN : 28077474     DOI : DOI: https://doi.org/10.54297
Sultra Educational Journal (Seduj) adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara. Seduj terbit tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember. Seduj menjadi sarana publikasi bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang ilmu pendidikan dalam menerbitkan artikel hasil penelitian maupun artikel telaah konseptual. Ruang lingkup kajian Seduj mencakup: Metode belajar dan Pembelajaran, Guru dan Siswa, Teknologi pendidikan, Manajemen Pendidikan, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan dan masalah-masalah lainnya yang berkaitan dengan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 187 Documents
Dampak Penerapan Hadist Mutafaqun Alaih (Bersedekah) dalam Bersedekah di Kehidupan Sehari-Hari Ardi, Muhammad Zaidan Fadli; Kamaly, Syamsun; Baihaqi, Muhammad Bashit; Arifah, Fitrotun
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1106

Abstract

Pada awal pertumbuhan islam, sedekah diartikan sebagai pemberian yang disunahkan. Tetapi, setelah kewajiban zakat disyariatkan dalam Al Qur'an sering disebutkan dengan kata shadaqah maka shadaqah mempunyai dua arti. Contoh sedekah ialah memberikan sejumlah uang, beras atau benda-benda lain yang bermanfaat kepada orang lain yang membutuhkan. Berdasarkan pengertian ini, maka yang namanya infak termasuk dalam kategori sedekah.Konsep sedekah sangat penting dalam ajaran Islam karena ia berfungsi untuk membersihkan harta, menyucikan jiwa, dan mempererat hubungan sosial di masyarakat.Sedekah diyakini dapat membersihkan harta, menyucikan jiwa, dan menjadi sebab turunnya berkah dalam kehidupan. Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk tidak hanya menilai harta yang kita miliki sebagai milik pribadi, tetapi sebagai amanah dari Allah yang suatu saat akan diminta pertanggungjawabannya. Oleh karena itu, sedekah menjadi salah satu sarana untuk menunaikan amanah tersebut dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Sedekah menjadi jalan untuk memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada Allah, serta meningkatkan kualitas kehidupan sosial. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menjalankan ajaran ini dengan berbagai cara, dibuktikan dengan 52,6% santri menjawab mungkin, 31,6% menjawab ya dan 15,8% menjawab tidak pada pertanyan “saya memahami materi apa yang sudah dijelaskan oleh ustadz”.
Minat Santri Terhadap Pembelajaran Kitab Safinatun Najah Di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Pradiksa, Muhammad Rafif Tsaqib; Amanullah, Muhammad Danadyaksa; Arifah, Fitrotun; Akhsani, Yusup
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat santri dalam mempelajari kitab safinatun najah dan memahami apa yang terkandung di dalam kitab safinatun najah dan mau mempraktekkan di kehidupan sehari hari yang diadakan Pondok Pesantren Sunan Pandanaran. Subjek dalam penelitian ini adalah santri yang merupakan siswa kelas 9 putra dari MTs Sunan Pandanaran. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode survei yang mengumpulkan data dari responden dengan menggunakan kuesioner. Teknik pengumpulan data di penelitian ini menggunakan beberapa metode yaitu studi kepustakaan, dan penyebaran angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata santri kelas 9 putra masih ragu apakah mereka memahami materi materi yang terkandung di dalam kitab safinatun najah dan menemukan bahwa rata-rata santri kelas 9 putra berminat untuk mempelajari kitab safinatun najah dengan cara sering berangkat ngaji kitab yang dilakukan setiap malam Rabu. Hal ini dapat disimpulkan bahwa santri kelas sembilan Pondok Pesantren Sunan Pandanaran masih ragu apakah mereka memahami isi yang terkandung di dalam kitab safinatun najah dan santri kelas 9 puta berminat untuk mempelajari kitab safinatun najah.
Pengaruh Pembelajaran Qur'an Hadits Terhadap Keterampilan Membaca Al-Qur’an Di Mts Sunan Pandanaran Azam, Hafidz Khairul; Ramdhanif, Muhammad Fadil; Arifah, Fitrotun; Akhsani, Yusup
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1108

Abstract

Al-qur’an merupakan panduan dari segala ilmu pengetahuan yang ada di bumi. Seperti yang telah dijelaskan bahwa membaca al-qur’an adalah ibadah, bahkan hanya dengan menyimak atau mendengarkan sudah termasuk ibadah. Akan tetapi jika membacanya tidak dengan ilmu tajwid maka arti dalam ayat tersebut dapat berubah dari arti yang sebenarnya. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat siswa kelas 9 MTs Sunan Pandanaran dalam mempelajari ilmu tajwid melalui pelajaran Qur’an Hadits dan memahami apa manfaat yang terkandung dalam ilmu tajwid dan mempraktekkannya saat membaca Al-qur’an di pondok.Subjek yang ada di penelitian ini adalah siswa putra kelas 9 MTs Sunan Pandanaran dan jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang menggunakan metode survei yang mengumpulkan data dari responden melalui kuesioner.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan studi literatur, dan menyebarkan angket. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa kelas 9 MTs Sunan Pandanaran masih ragu dengan kemampuan ilmu tajwid dan keterampilan saat membaca Al-qur’an. Hal ini dapat disimpulkan bahwa siswa kelas 9 MTs Sunan Pandanaran masih ragu dengan kemampuan mereka dalam membaca Al-qur’an
Perbandingan Efektivitas dalam Menghafal Al-Quran Menggunakan Metode Wahdah dengan Metode Muroja’ah Farizqi, Ahmad Fabian Tata Al; Furqon, Afrizal Hafizul; Arifah, Fitrotun; Akhsani, Yusup
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang lebih efektif antara metode wahdah dan metode murojaah dan memahami apa metode yang lebih efektif dan mau mempraktekkan di saat menghafal Al-Qur’an. Subjek dalam penelitian ini adalah santri yang merupakan siswa kelas 9 tahfidz putra dari MTs Sunan Pandanaran. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode survei yang mengumpulkan data dari responden dengan menggunakan kuesioner. Teknik pengumpulan data di penelitian ini menggunakan metode penyebaran angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata santri kelas 9 tahfidz putra menggunakan metode wahdah dalam menghafal Al-Qur’an daripada metode murojaah. Dibuktikan dengan 72.7% menjawab ya dalam pernyataan “saya dominan menggunakan metode wahdah”. Metode tersebut dirasa efektif dikarenakan 72.7% dari keseluruhan kelas tahfidz sudah mempunyai hafalan lebih dari 3 juz. Hal ini dapat disimpulkan bahwa santri kelas 9 tahfidz Pondok Pesantren Sunan Pandanaran rata-rata menggunakan metode wahdah dalam menghafal daripada metode murojaah.
Pengaruh pola Konsumsi Cepat Saji terhadap Kesehatan Kardiovaskular pada Remaja Azahra, Regita Chasna; Defitrika, Fajar; Ardaninggar, Armin
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1110

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) adalah ketika aliran darah ke jantung menjadi terhambat atau tersumbat. Penyakit Jantung Koroner (PJK) ini juga disebut sebagai penyakit arteri koroner terkadang. Penyakit jantung koroner (PJK) terjadi karena pembuluh darah arteri menyempit. Hal ini disebabkan oleh plak kolesterol yang terkumpul di arteri, salah satu penyebabnya adalah pola makan sehari-hari yang tidak sehat. Makanan cepat saji yang tinggi lemak trans dan lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah. Kolesterol yang tinggi dapat meningkatkatkan lemak di dalam pembuluh darah yang disebut aterosklerosis serta meningkatkan resiko penyumbatan pembuluh darah yang dapat mengakibatkan serangan jantung dan stroke. Tujuan dari tinjauan sistematis ini adalah untuk mengetahui bagaimana makanan cepat saji berdampak pada kesehatan jantung remaja. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yang melibatkan data dari responden. Penelitian ini melibatkan remaja berusia 12 hingga 18 tahun. Penyakit Jantung Koroner (PJK) lebih umum pada individu dengan pola makan yang tidak sehat daripada individu yang mengonsumsi makanan sehat. Penyakit Jantung Koroner (PJK) sangat dipengaruhi oleh pola makan hidup yang tidak sehat.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa di Sekolah Dasar Inpres Wolowona I Wali, Marselina; Ngole, Beata Kamesia; Alus, Karolina
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1111

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan penulis untuk menggali ketidaksukaan siswa terhadap mata pelajaran matematika di sekolah dasar. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar matematika siswa di Sekolah Dasar Inpres Wolowona I. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2025. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan guru di SDI Wolowona I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesulitan belajar siswa yang menyebabkan ketidaksukaan siswa terhadap mata pelajaran matematika antara lain: (1) kesulitan menyelesaikan operasi hitung (2) kesulitan membedakan simbol matematika (3) kesulitan memahami soal cerita (4)kesulitan memahami konsep dasar matematika (5) kesulitan membedakan bangun datar dan bangun ruang (6) serta kesulitan menggunakan alat ukur pada materi pengukuran. Kesulitan-kesulitan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti metode pembelajaran yang konvensional, minimnya penggunaan alat peraga konkret, rendahnya motivasi belajar, keterbatasan fasilitas, serta lingkungan belajar yang kurang kondusif.
Peran Instagram dalam Meningkatkan Elektabilitas Calon Anggota Legislatif dalam Pemilu Tahun 2024 di Kelurahan Cengkareng Timur – Jakarta Barat Iswadi, Iswadi; Alaby, Muhammad Awin
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran instagram dalam meningkatkan elektabilitas calon anggota legislatif dalam pemilu tahun 2024 di kelurahan cengkareng timur – jakarta barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif adapun jenis penelitian yang digunakan yakni studi kasus, penggunaan studi kasus dikarenakan peneliti dapat memahami secara mendalam konteks, proses, dan kompleksitas fenomena yang sedang diteliti. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Instagram merupakan platform media sosial yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan elektabilitas calon anggota legislatif dalam pemilu. Calon anggota legislatif hanya perlu membuat konten yang menarik dan informatif, menggunakan hashtag yang relevan, serta mempromosikan akun Instagram secara aktif dan masif untuk meningkatkan elektabilitas.
Integrasi Kearifan Lokal dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) Saleh, Abd. Rahman; Djollong, Andi Fitriani; Letari, Usnul; Irma, Irma; Tajuddin, Tajuddin; Taufik, Taufik
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1115

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik. Dalam konteks keanekaragaman budaya Indonesia, integrasi kearifan lokal menjadi penting agar nilai-nilai Islam dapat disampaikan secara kontekstual, relevan, dan bermakna. Studi ini bertujuan untuk mengkaji berbagai literatur yang membahas integrasi kearifan lokal dalam pengembangan kurikulum PAI, baik dari segi konsep, implementasi, hingga tantangannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji artikel-artikel ilmiah, buku, dan dokumen kurikulum terbaru. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dapat memperkuat identitas budaya peserta didik sekaligus memperkaya pendekatan pedagogis dalam pembelajaran PAI. Bentuk-bentuk integrasi mencakup penggunaan peribahasa lokal, cerita rakyat, adat istiadat, dan praktik religius masyarakat sebagai bahan ajar dan sumber nilai. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan kompetensi guru, kurangnya sumber ajar berbasis lokal, serta lemahnya dukungan kebijakan. Studi ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru, pengembangan bahan ajar lokal, serta kolaborasi antara sekolah, tokoh agama, dan masyarakat adat dalam merancang kurikulum yang responsif terhadap kearifan lokal. Dengan demikian, pembelajaran PAI tidak hanya menanamkan ajaran agama, tetapi juga membentuk peserta didik yang religius dan berbudaya.
Relevansi Model Kurikulum Humanistik dan Konstruktivistik dalam Pengembangan Kurikulum PAI Syamsuriah, Syamsuriah; Djollong, Andi Fitriani; Suherni, Suherni; Jupri, Jupri; Mulias, Ismail; Saleh, Abd. Rahman
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1116

Abstract

Perkembangan zaman menuntut dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI), untuk senantiasa beradaptasi dengan perubahan paradigma pembelajaran yang lebih kontekstual dan humanis. Studi ini bertujuan untuk mengkaji relevansi model kurikulum humanistik dan konstruktivistik dalam pengembangan kurikulum PAI di era modern. Melalui pendekatan studi literatur terhadap berbagai sumber primer dan sekunder, penelitian ini menelaah bagaimana kedua model tersebut mampu menjawab tantangan pendidikan yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik. Model kurikulum humanistik menekankan pentingnya perkembangan potensi peserta didik secara menyeluruh, sedangkan model konstruktivistik berorientasi pada pembelajaran aktif yang membangun pengetahuan melalui pengalaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum PAI yang berbasis pada nilai-nilai humanistik dan konstruktivistik dapat mendorong peserta didik untuk menjadi subjek pembelajaran yang aktif, reflektif, dan memiliki kesadaran spiritual serta sosial yang tinggi. Penggabungan kedua model tersebut dalam kurikulum PAI dianggap relevan untuk membentuk insan religius yang mampu beradaptasi dengan tantangan global tanpa kehilangan jati diri keagamaannya. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum PAI perlu mempertimbangkan pendekatan yang bersifat holistik, dialogis, dan kontekstual.
Transformasi Peran Guru dalam Implementasi dan Evaluasi Kurikulum PAI Ahmad, Muhammad Ikhwan; Djollong, Andi Fitriani; Jumawati, Jumawati; Sukriati, Sukriati; Hamran, Hamran; Imran, Muhammad Afit; Saleh, Abd. Rahman
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1117

Abstract

Transformasi peran guru dalam pendidikan, khususnya dalam implementasi dan evaluasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), menjadi isu krusial seiring dengan perkembangan zaman dan kebijakan pendidikan nasional. Studi literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana guru PAI menyesuaikan perannya dalam konteks perubahan kurikulum, termasuk sebagai fasilitator, motivator, evaluator, hingga agen perubahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku, dan kebijakan terbaru terkait kurikulum PAI. Hasil studi menunjukkan bahwa transformasi peran guru tidak hanya dituntut dari segi metodologi pembelajaran, tetapi juga dalam kapasitas profesionalisme, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan penilaian autentik. Guru PAI kini dituntut untuk lebih adaptif terhadap tuntutan zaman, responsif terhadap kebutuhan peserta didik, dan inovatif dalam menyampaikan materi keagamaan secara kontekstual. Dalam hal evaluasi, guru harus mampu menyusun instrumen penilaian yang tidak hanya menilai aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik, sesuai dengan karakteristik mata pelajaran PAI. Kesimpulan dari studi ini menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan, peningkatan literasi digital, serta dukungan kebijakan untuk mendukung transformasi peran guru secara efektif dalam implementasi dan evaluasi kurikulum PAI.