cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
almufi.seduj@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. Piere Tendean No.109, Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93563
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Sulawesi Tenggara Educational Journal
ISSN : 28077458     EISSN : 28077474     DOI : DOI: https://doi.org/10.54297
Sultra Educational Journal (Seduj) adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara. Seduj terbit tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember. Seduj menjadi sarana publikasi bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang ilmu pendidikan dalam menerbitkan artikel hasil penelitian maupun artikel telaah konseptual. Ruang lingkup kajian Seduj mencakup: Metode belajar dan Pembelajaran, Guru dan Siswa, Teknologi pendidikan, Manajemen Pendidikan, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan dan masalah-masalah lainnya yang berkaitan dengan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 187 Documents
Eksistensi Keteladanan Manajemen Pendidikan Islam dalam Perspektif Bj. Habibie Soejono, Sri Rosmalina; Iswadi, Iswadi
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi keteladanan manajemen pendidikan Islam dalam perspektif BJ. Habibie serta mengkonstruksi model manajemen pendidikan Islam berbasis nilai-nilai keteladanannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi tokoh (historical-biographical analysis) dan analisis konten (content analysis) terhadap sumber-sumber primer seperti pidato, karya tulis, dan kebijakan pendidikan era Habibie, serta sumber sekunder berupa literatur terkait. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan wawancara semi-terstruktur dengan pakar pendidikan Islam, kemudian dianalisis secara tematik dengan pendekatan hermeneutik. Hasil penelitian mengungkap lima pilar keteladanan manajerial Habibie yang relevan dengan pendidikan Islam: (1) integrasi sains-teknologi dengan nilai keislaman, (2) sistem meritokrasi berbasis integritas, (3) visi pendidikan futuristik yang tetap berakar pada nilai-nilai Islam, (4) pengembangan SDM secara holistik, dan (5) model kepemimpinan "3K" (Kompetensi, Karakter, Kontribusi). Temuan ini memperkaya teori manajemen pendidikan Islam dengan menawarkan model integratif yang memadukan keunggulan manajemen modern dengan keteladanan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Habibie menawarkan perspektif berharga bagi pengembangan manajemen pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam menjawab tantangan globalisasi pendidikan.
Mengembangkan Imajinasi Anak Usia Dini melalui Kegiatan Melukis dengan Media Alam Permatasari, Sri Jumiaty; Saputra, Erwin Eka; Sarah, Siti
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1207

Abstract

Perkembangan imajinasi pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam pembentukan kreativitas, kemampuan berpikir simbolik, dan ekspresi diri. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif dalam menstimulasi imajinasi adalah melalui kegiatan melukis. Artikel ini bertujuan mengkaji berbagai literatur terkait penggunaan media alam dalam kegiatan melukis sebagai sarana untuk mengembangkan imajinasi anak usia dini. Media alam seperti daun, pasir, batu, tanah, dan bunga tidak hanya mudah diakses dan ramah lingkungan, tetapi juga memberi rangsangan sensorik yang kaya bagi anak. Studi literatur menunjukkan bahwa anak-anak yang terlibat dalam aktivitas melukis dengan media alam menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berimajinasi, menciptakan narasi visual, dan mengembangkan koneksi emosional terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang eksplorasi yang luas tanpa tekanan hasil akhir, sehingga anak merasa bebas dalam mengekspresikan ide dan perasaannya. Pendekatan ini juga mendukung perkembangan motorik halus dan penguatan hubungan antara anak dengan alam. Studi ini menegaskan pentingnya peran guru dan orang tua dalam menyediakan lingkungan yang mendukung kegiatan seni berbasis alam, serta memfasilitasi interaksi kreatif anak dengan material alami. Dengan demikian, kegiatan melukis dengan media alam merupakan strategi edukatif yang efektif dan menyenangkan dalam mengembangkan imajinasi anak usia dini secara holistik.
Motivasi Belajar Mahasiswa Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dalam Meningkatkan Kualitas Manajemen Sumber Daya Manusia di Bidang Pendidikan Sativa, Oriza; Ritawati, Ritawati; Ruhdila, Ruhdila
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1208

Abstract

Motivasi memiliki keterkaitan erat terhadap peningkatan hasil belajar, karena motivasi belajar merupakan faktor yang sangat besar pengaruhnya pada proses belajar mengajar di dalam kelas, melaksanakan tugas terstruktur dan tugas mandiri. Motivasi belajar mahasiswa dapat berdampak pada kualitas lulusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeplorasi motivasi belajar mahasiswa Prodi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan di STIKes Sihat Beurata. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu suatu metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan variabel secara objektif dengan menggunakan data berupa angka. Populasi penelitian seluruh mahasiswa/i Rekam Medis dan Informasi Kesehatan yang berstatus masih aktif kuliah berjumlah 166 mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa/i angkatan 2021, 2022, dan 2023 dengan menggunakan rumus Slovin yaitu sebanyak 117 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar mahasiswa/i sebagian besar berada pada kategori “Tinggi” yaitu 109 responden (93,1%). Prestasi belajar sebagian besar berada pada kategori “Dengan Pujian” yaitu 89 responden (76%). Motivasi belajar mahasiswa/i sebagian besar berada pada kategori motivasi yang “Tinggi” yaitu 86 responden (73,5%). Diharapkan kepada STIKes Sihat Beurata Banda Aceh agar terus memberikan motivasi kepada mahasiswa/i untuk memicu minat mahasiswa/i supaya dapat memperoleh prestasi cumlaude semua serta ketersediaan fasilitas yang mendukung kegiatan belajar mengajar di kelas/kampus
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Mencap dengan Pelepah Pisang di Tk Dharma Wanita Boepinang Rosnawati, Rosnawati; Fitriani, Wa Ode Heni
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mencap dengan pelepah pisang pada anak kelompok A TK Dharma Wanita Boepinang dengan 16 anak didik yang terdiri dari 8 orang anak perempuan dan 8 orang anak laki-laki. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya dilaksanakan dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mencap dengan pelepah pisang, yaitu dengan menghitung banyaknya siswa yang mendapat nilai akhir Berkembang Sangat Baik (BSB) dan Berkembang Sesuai Harapan (BSH).Hasil observasi pada pra tindakan, secara klasikal sebanyak 4 orang anak berada pada kriteria BSB dan BSH atau sebesar 25%, pada siklus I sebanyak 9 orang anak atau sebesar 56,25% dan pada siklus II meningkat menjadi 14 orang anak atau sebesar 87,5%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan mencap dengan pelepah pisang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A TK Dharma Wanita Boepinang
Kegiatan Melukis Abstrak Menggunakan Gundu untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Rosnawati, Rosnawati
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1214

Abstract

dengan perubahan yang ingin dicapai seperti yang telah dirancang pada faktor-faktor yang terdiri dari: Melaksanakan pembelajaran dengan melibatkan kegiatan melukis dengan media Gundu, melakukan pengamatan langsung (demonstrasi langsung). Hal ini untuk melihat kemampuan kreatif anak dalam melukis dengan media Gundu. Sudjana (1995: 133) dan Anto Dajan 1983, yang melibatkan delusi data temuan dengan menggunakan temuan kualitatif untuk menyetujui dan menyepakati suatu proses kegiatan yang dilakukan guru sebagaimana adanya. Untuk mengetahui peningkatan kreativitas melalui kegiatan melukis abstrak menggunakan gundu yaitu dengan menghitung jumlah siswa yang memperoleh nilai konversi 2,50 dan 4,00 atau jumlah siswa yang memperoleh nilai akhir BSB (berkembang baik) dan BSH (berkembang sesuai harapan),Keberhasilan kegiatan melukis abstrak menggunakan gundu secara klasikal mencapai 60% anak telah memperoleh nilai perkembangan BSB dan BSH pada siklus berikutnya, naik menjadi 86,7% anak telah memperoleh nilai perkembangan BSB + BSH Dengan demikian, sesuai dengan hasil yang diperoleh pada proses pembelajaran dan hasil tindakan menunjukkan cara melukis abstrak menggunakan gundu pada anak TK mengalami peningkatan.
Integrasi Pendekatan Teori Belajar Konstruktivisme Melalui Model Project-Based Learning pada Pembelajaran Ips di Sekolah Dasar Ahmad, Ahmad; Eka Saputra, Erwin; Suziman, Aris
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi pendekatan teori belajar konstruktivisme melalui model Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar. Teori konstruktivisme berfokus pada proses aktif siswa dalam membangun pengetahuan melalui pengalaman dan interaksi sosial, sementara PjBL menghadirkan pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pengumpulan data melalui observasi aktivitas siswa, wawancara guru dan peserta didik, tes hasil belajar, serta angket respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas V SDN 66 Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi konstruktivisme melalui PjBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, dengan peningkatan nilai rata-rata dari 66,2 menjadi 82,5. Selain itu, observasi menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar dan kolaborasi antarsiswa. Wawancara dan angket juga mengungkapkan bahwa mayoritas siswa merasa lebih termotivasi, memahami materi dengan lebih baik, dan senang belajar melalui proyek. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan konstruktivisme yang diimplementasikan melalui PjBL mampu menghadirkan pembelajaran IPS yang bermakna dan membangun keterampilan abad ke-21. Diperlukan pelatihan guru dan pengembangan perangkat ajar berbasis proyek untuk mendukung keberlanjutan implementasi model ini.
Hubungan Antara Kemampuan Membaca Kritis dan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Sekolah Dasar Saputra, Erwin Eka; Hatima, Yoma; Kasmawati, Kasmawati; Parisu, Chairan Zibar L.; Ahmad, Ahmad
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1216

Abstract

Kemampuan membaca kritis merupakan aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena membantu siswa memahami, mengevaluasi, dan merefleksikan informasi yang dibaca secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan membaca kritis dan prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V di SDN 6 Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V, dan sampel diambil secara total sebanyak 30 siswa. Instrumen penelitian berupa tes membaca kritis dan dokumentasi nilai rapor Bahasa Indonesia. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan membaca kritis dan prestasi belajar Bahasa Indonesia, dengan nilai korelasi sebesar r = 0,68 pada taraf signifikansi α = 0,05. Ini berarti hubungan keduanya berada pada kategori kuat dan positif, sehingga semakin tinggi kemampuan membaca kritis siswa, maka semakin tinggi pula prestasi belajarnya. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan keterampilan membaca kritis dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia. Guru diharapkan mengembangkan strategi pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir kritis melalui diskusi teks, refleksi isi bacaan, dan latihan-latihan analisis teks. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS).
Integrasi Nilai Kearifan Lokal Budaya Sunda dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Pendekatan Sastra di Sekolah Dasar Hatima, Yoma; Ummah, Inayatul; Saputra, Erwin Eka
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1218

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguasaan kemampuan berbahasa, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter dan penguatan identitas budaya bangsa. Salah satu pendekatan yang memiliki potensi besar dalam mencapai tujuan tersebut adalah pendekatan sastra, khususnya dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal. Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai kearifan lokal budaya Sunda dapat diintegrasikan secara efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pendekatan sastra di Sekolah Dasar. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi yang berpengaruh pada sistem pendidikan. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti gotong royong, hormat kepada orang tua, rendah hati, dan rasa tanggung jawab sosial dapat dimasukkan dalam teks sastra lokal seperti dongeng, fabel, dan cerita rakyat Sunda. Pembelajaran yang mengangkat kekayaan budaya lokal tidak hanya meningkatkan daya tarik siswa terhadap materi, tetapi juga memperkuat identitas dan karakter anak sejak dini. Strategi implementasi dapat dilakukan melalui pemilihan bahan ajar yang relevan, kegiatan membaca nyaring, diskusi nilai, hingga penugasan menulis ulang cerita rakyat Sunda dengan gaya bahasa sendiri. Kajian ini merekomendasikan penguatan peran guru dalam mengembangkan materi ajar berbasis lokal serta perlunya dukungan kurikulum yang memberi ruang pada muatan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar
Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Iswadi, Iswadi; Iriansyah, Herinto Sidik
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1220

Abstract

Kontribusi teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia adalah subjek penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka dengan guru dan siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Studi menunjukkan bahwa teknologi digital seperti sistem pengelolaan pembelajaran (LMS), platform pembelajaran online, dan aplikasi pendidikan telah meningkatkan akses, efektivitas pengajaran, dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Namun, infrastruktur yang tidak merata, kesenjangan akses, dan literasi digital yang rendah masih menjadi masalah. Menurut penelitian ini, guru harus mendapatkan pelatihan digital yang lebih baik dan pemerintah harus membuat kebijakan yang mendukung pemerataan teknologi di dunia pendidikan.
Fenomena Childfree dalam Pernikahan (Analsis Q.S Ali-Imran Ayat 38-39) Menurut Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Qur’anil ‘Azhim Suherman, Suherman; Afifah, Nur Izzati
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1221

Abstract

Fenomena Childfree dalam pernikahan di Indonesia kian terlihat seiring banyaknya pegiat media sosial dan juga artis yang mengadopsi prinsip tersebut sehingga banyak dari kalangan masyarakat yang mengikuti langkah tersebut. Sehingga berdampak pada angka pertumbuhan penduduk yang kian menurun. Lalu apa sebenarnya yang melatar belakangi hal tersebut dan apa pandangan Al-Quran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode library research, dengan pendekatan tafsir dan metode tafsir maudhu’i. Sumber data yang digunakan terdiri dari sumber primer, yaitu kitab suci al-Qur'an, serta sumber sekunder yang meliputi kitab-kitab tafsir dan buku-buku serta literatur yang relevan dengan kajian penelitian ini. Pada penelitian ini, Penulis menemukan bahwa Pertama, makna dari istilah kata Childfree, adalah memiliki makna terbebas dari anak. Kedua, melakukan childfree mempunyai banyak sisi negatif. Selain karena tidak sesuai dengan prinsip pernikahan dalam Islam untuk memperbanyak keturunan, ia juga dapat menimbulkan perspektif negatif baik dari keluarga maupun masyarakat dalam lingkungan pro-natalis. Oleh karena itu, bagi pasangan yang dalam keadaan normal tanpa adanya darurat maupun masalah kesehatan maka lebih baik bagi mereka untuk mengharapkan anak dalam pernikahannya, karena itu juga merupakan sunnah Rasulullah dan rasul-rasul terdahulu sejak nabi Adam.