cover
Contact Name
Muhammad Farid
Contact Email
mfarid01@yahoo.com
Phone
+6285234100084
Journal Mail Official
paradigmastkip@gmail.com
Editorial Address
Said Tjong Baadilla, No.1, Desa Nusantara, Kecamatan Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah
Location
Kab. maluku tengah,
Maluku
INDONESIA
Paradigma: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
ISSN : 2549600X     EISSN : 28283384     DOI : -
Jurnal PARADIGMA mengedepankan telaah terpadu disiplin pendidikan, keguruan, dan ilmu-ilmu kemanusiaan secara luas. Publikasi tulisan dalam PARADIGMA ini dijalankan oleh para dosen dari tiga disiplin di STKIP Hatta-Sjahrir Banda Naira, yaitu Pendidikan Sejarah, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Matematika. Jurnal PARADIGMA juga menerima tulisan dari para pakar dan akademisi lain pada bidang keilmuan terkait. Terbit secara online dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Maret dan Oktober.
Articles 70 Documents
RITUAL ADAT BUKA KAMPONG: Studi Tentang Ajaran Islam Di Negeri Waer Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah RUSDAN LA TORA; NIRAWATI HATULEKAL
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 9 No 1 (2023): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v9i1.224

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang ritual adat Buka Kampong yang bertalian dengan nilai-nilai ajaran Islam di Negeri Waer Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah. Buka Kampong merupakan ciri khas budaya masyarakat Banda, sebagai salah satu tradisi dalam mengaktualisasikan nilai ajaran Islam yang bersifat fungsional untuk menjaga hubungan manusia dengan sesama, manusia dengan alam dan manusia dengan Tuhan. Itulah sebabnya, tradisi Buka Kampong di Waer adalah manisfestasi khazanah nilai-nilai ajaran islam dalam budaya masyarakat Banda. Penelitian ini adalah penelitian analisis diskriptif kualitatif mengunakan studi pustaka, observasi dan wawancara. Data diolah melalui tahapan reduksi data, penjajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat akulturasi budaya lokal dangan ajaran Islam dalam prosesi pelaksanaan ritual adat Buka Kampong di Negeri Waer. Dengan demikian, tradisi Buka Kampong didominasi nilai-nilai ajaran agama Islam yang bersumber dari ajaran ahlak tasawuf.
PERBANDINGAN PUISI RAHASIA CINTA DAN PUISI SURAT CINTA UNTUK PUAN SUNYI KARYA AHMADUN YOSI HERFANDA MUHAMMAD MIFTAH SABBAN
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 9 No 1 (2023): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v9i1.226

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang persamaan dan perbedaan puisi Rahasia Cinta dan Surat Cinta Untuk Puan Sunyi karya Ahmadun Yosi Herfanda. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan puisi Rahasia Cinta dan Surat Cinta Untuk Puan Sunyi karya Ahmadun Yosi Herfanda. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi yang sumber datanya diperoleh dari puisi Rahasia Cinta dan Surat Cinta Untuk Puan Sunyi dengan menggunakan pendektan sastra bandingan yang berfokus pada teori yang dikemukakan oleh Remak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Tema dalam puisi rahasia cinta adalah gambaran tentang kekayaan cinta yang tidak semua orang dapat mengartikannya sesuai kaidah percintaan yang sebenarnya. Adapun amanat yang ingin disampaikan pengarang lewat puisi rahasia cinta adalah hakikat cinta yang sebenarnya. Sedangkan Puisi surat cinta untuk Puan sunyi bertema tentang merindukan seseorang yang pernah hadir dalam hidupnya. Amanat yang ingin disampaikan pengarang dalam puisi surat cinta untuk puan sunyi adalah rindu itu membuat orang menjadi gelisah. Persamaan puisi rahasia cinta dan surat cinta untuk puan sunyi karya ahmadun yosi herfanda adalah kedua puisi tersebut berjenis puisi baru, masuk dalam jajaran puisi romansa dan elegi (kesedihan). Selain itu, kedua puisi tersebut adalah puisi ungkapan protes seorang penyair menjelaskan perasaan yang sebenarnya, dengan ungkapan nasihat dan kesedihan. Perbedaan puisi rahasia cinta dan surat cinta untuk puan sunyi terletak pada makna dan amanatnya.
IDENTIFIKASI PENINGGALAN SITUS -SITUS SEJARAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KECAMATAN BANDA NAIRA KABUPATEN MALUKU TENGAH RAHMA TEMARWUT
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 9 No 1 (2023): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v9i1.233

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi situs-situs sejarah sebagai sumber belajar sejarah di SMA di kecamatan Banda Naira. Penelitian ini menggukan metode deskriftif kualitatif hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat berbagai situs-situs peninggalan sejarah di Banda Naira berupa, Benteng Belgica, Benteng Nassau, Gereja Tua, Istana Mini dan Rumah pengasingan Hatta dan masih banyak lagi di kecamatan Banda Naira kabupaten Maluku Tenngah Provinsi Maluku. Dalam situs-situs sejarah ini dapat diadopsi atau dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas kelas XI dengan materi Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme di Indonesia. Dalam situs-situs sejarah ini juga terdapat value Historical awareness untuk menumbuhkan kesadaran sejarah siswa dan befikir kritis siswa dalam mengidentifikasi peristiwa sejarah yang terjadi di masa lalu.
ANALISIS PROBLEM SOSIAL DALAM CERPEN “GURU” KARYA PUTU WIJAYA DENGAN PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA Rahmah, Tasya; Parai, Hestiyani
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 9 No 2 (2023): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v9i2.344

Abstract

Karya sastra berupa karangan ataupun pengalaman yang dapat dicurahkan pada suatu tulisan menggunakan bahasa yang menarik dan tidak baku. Sastra hadir di tengah-tengah masyarakat dan merupakan karya yang dihasilkan oleh pengarang. Sastra adalah ilmu yang memberikan hiburan dan kegunaan. Salah satu jenis karya sastra adalah cerpen. Peneliti tertarik untuk melakukan pengkajian yaitu menganalisis cerpen Guru karya Putu Wijaya dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan sosial yang bertentangan antara keinginan seorang anak dengan orang tua dan perspektif guru dalam masyarakat yang dianggap tidak akan memiliki kesejahteraan hidup serta mendeskripsikan kritik pengarang terhadap kondisi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif bentuk kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen Guru karya Putu Wijaya. Berdasarkan hasil analisis data, maka penelitian ini menemukan bahwa terdapat permasalahan sosial berupa; kemiskinan, paradigma guru di masyarakat, pertengkaran keluarga, masalah generasi muda dalam masyarakat modern, dan problematika lingkungan hidup. Permasalahan itu semua muncul karena stigma yang berkembang di masyarakat mengenai profesi guru yang mengalami penyempitan, baik dalam pengertian maupun dalam praktiknya yang di pengaruhi oleh dua faktor, yaitu globalisasi dan krisis kepercayaan terhadap pemerintah.
DINAMIKA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DI KOTA BOGOR PADA ERA ORDE BARU Adriawan, Bimo; Prayogi, Arditya
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 9 No 2 (2023): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v9i2.345

Abstract

Telaah historis yang mendasarkan pada data kuantitatif seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam suatu wilayah masih sering menjadi domain ilmu sosial ekonomi, utamanya imu ekonomi pembangunan. Dalam hal ini kemudian artikel ini bertujuan untuk memberikan telaah pada berbagai data statistik tersebut yang dengannya dapat tergambar suatu historiografi dengan cerita yang utuh. Kota Bogor memiliki sejarah panjang pada aspek pendidikan (formal) karena Bogor dibangun oleh pemerintah Hindia-Belanda sebagai kota pusat administrasi dan pemerintahan hingga berlangsung pada masa orde baru. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode sejarah yang terdiri dari empat tahapan kerja, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Dari hasil ulasan didapatkan gambaran bahwasanya kebijakan pembangunan pendidikan yang dilakukan pemerintah kota Bogor berpedoman pada rencana pembangunan pemerintah pusat dan kondisi lokal. Pemerintah kota Bogor mengeluarkan berbagai kebijakan pembangunan pendidikan dimana selama lima tahun penerapan kebijakan, pendidikan di kota Bogor secara umum mengalami kemajuan.
TURONGGO MUDHO KADI LANGU: Studi tentang Kesenian Jaran Kepang dan Dampak Sosial Budaya pada Masyarakat Desa Sukorejo Tahun 1980-2015 Suherman, Medina Aryne Anggraeni
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 9 No 2 (2023): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v9i2.347

Abstract

Artikel ini berisi tentang Sejarah budaya Jaran Kepang di Sukorejo Kendal, daerah yang terletak di Kabupaten Kendal Propinsi Jawa Tengah, yang dihuni oleh suku Jawa. Artikel ini menjelaskan sejarah kesenian Jaran Kepang dengan mengangkat beberapa pokok permasalahan sebagai berikut; Pertama, bagaimana Latar Belakang Sejarah Awal Perkembangan Tradisi Kesenian Jaran Kepang di Sukorejo? Kedua, Bagaimana Eksistensis Kesenian Jaran Kepang Turunggo Mudo Kadilanggu? Ketiga, Apa saja pengaruh terhadap kehidupan sosial budaya masyarakat di Sukorejo? Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode sejarah, diawali dengan proses heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji munculnya, eksistensi kesenian jarang kepang dan pengaruh kesenian jaran kepang (turunggo mudo kadilanggu terhadap kehidupan sosial budaya Masyarakat desa Sukorejo tahun 1980-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian jaran kepang, bentuk kesenian yang telah diwarisi secara turun temurun oleh masyarakat Dusun Tlangu Seperti halnya kesenian rakyat pada umumnya, kesenian Jaran kepang kedudukannya di masyarakat memiliki tiga fungsi, yaitu ritual, pameran, atau festival kerakyataan, dan tontonan yang bersifat entertainment yaitu kepuasan batin semata. Eksistensi dalam penelitian ini menekankan pada keberadaan Pertunjukan Jaran Kepang Turonggo mudo Kadilangu dialami dan menekankan bahwa sesuatu itu ada hingga menjadi berkembang, serta mampu bertahan dari tahun ketahun dalam kehidupan masyarakat sampai sekarang. Pengaruh kesenian jaran kepang terlihat dalam interaksi antar individu atau warga masyarakat dan antar kelompok masyarakat, seperti adanya kebersamaan dan tingginya solidaritas antar warga. Beberapa contoh wujud solidaritas dan kebersamaan warga seperti gotong royong dalam bersih desa atau kampung, pernikahan, kematian yang dilakukan secara sukarela adapaun kebiasaan saling bertegur sapa dan mengobrol. Hal tersebut tampak pada kegiatan kemasyarakatan seperti dalam kegiatan keagaaman, adat desa, keolahragaan, keseniandan kegiatan ekonomi masyarkat.
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG CARA MENGAJAR GURU TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII PADA SMP NEGERI DI KECAMATAN RANTEPAO Tandungan, Junadelvia
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 9 No 2 (2023): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v9i2.348

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode expos facto. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang cara mengajar guru terhadap hasil belajar matematika di SMP Negeri kelas VIII se- Kecamatan Rantepao. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri di Kecamatan Rantepao yang berjumlah 883 dan sampel sebanyak 203 siswa yang diambil secara proposive sampling. Data persepsi siswa tentang cara mengajar guru diperoleh dengan penyebaran angket kepada siswa sedangkan hasil belajar siswa diperoleh dari tes hasil belajar. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan persepsi siswa tentang cara mengajar guru terhadap hasil belajar matematika siswa SMP Negeri se Kecamatan Rantepao, thitung > ttabel pada taraf signifikansi 5%, thitung = 10,286; ttabel = 1,625. Besarnya pengaruh langsung persepsi siswa tentang cara mengajar guru terhadap hasil belajar matematika adalah 0,345 atau 34,5%.
ANALISIS CERPEN ”KARTU POS DARI SURGA” KARYA AGUS NOOR DALAM PENDEKATAN STRUKTURAL DAN STILISTIKA Syafitri, Monica; Parai, Hestiyani
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 1 (2024): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v10i1.369

Abstract

Artikel ini menganalisis cerpen “Kartu Pos dari Surga” karya Agus Noor dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Cerpen merupakan karya fiksi yang menceritakan pengalaman tokoh secara ringkas dan jelas. Cerita tersusun atas beberapa unsur, antara lain alur, latar, penokohan, sudut pandang, gaya, dan tema. Tema cerita adalah kejujuran, seperti yang ditunjukkan oleh kejujuran Marwan kepada putrinya Bening tentang kematian ibunya. Plot ceritanya merupakan campuran gerakan maju dan mundur, dengan Bening menunggu kartu pos dari ibunya dan Marwan menyembunyikan kebenaran darinya. Latar ceritanya adalah masyarakat modern, dengan referensi ponsel dan teknologi modern lainnya. Sudut pandang cerita adalah orang pertama tunggal, dengan Bening sebagai tokoh utama. Gaya ceritanya adalah bahasa kiasan, dengan penggunaan simbol dan metafora. Pesan dari cerita ini adalah jangan pernah menyembunyikan kebenaran, karena pada akhirnya akan terungkap. Pengarangnya, Agus Noor, merupakan sastrawan ternama yang banyak menulis cerpen, prosa, dan sandiwara panggung. Ia dikenal karena gaya kritisnya dan pernah tampil di program televisi. Secara keseluruhan, “Kartu Pos dari Surga” adalah sebuah cerita pendek yang dikarang dengan baik dan menggunakan berbagai unsur sastra untuk menyampaikan pesannya.
MEMBANGUN CRITICAL THINKING DAN HISTORICAL AWARNESS MAHASISWA MELALUI SITUS PENINGGALAN SEJARAH PADA MAHASISWA SEMESTER II PRODI SEJARAH UNIVERSITAS BANDA NAIRA Temarwut, Rahma
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 1 (2024): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v10i1.370

Abstract

Pembelajaran pada abad 21 sangatlah penuh dengan tantangan sama halnya dengan pembelajaran sejarah. Kurikulum menuntut mahasiswa untuk memiliki cara berfikir kritis serta dalam pembelajaran sejarah juga sebagai warga negara kita dituntut untuk memiliki kesadaran sejarah. Tujuan dalam Penelitian ini dilakukan untuk membangun critical thinking dan Historical Awareness mahasiswa program studi Pendidikan sejarah Universitas Banda Naira melalui situs sejarah di Banda Naira dan Kota Ambon Provinsi Maluku. Penelitian ini menggukan metode deskriftif kualitatif dan naturalistic inkuiri. Sampel penelitian ini diambil pada mahasiswa Pendidikan sejarah semester II yang terdiri dari 23 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : 1. Melalui situs sejarah seperti Benteng Belgica, Benteng Nassau, Benteng Amsterdam, Benteng Victoria, Museum Siwalima, Gereja Tua, Istana Mini di kecamatan Banda Naira kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku dapat membentuk Critical Thinking and Historical Awareness mahasiswa program studi Pendidikan Sejarah Universitas Banda Naira. 2. Mahasiswa memiliki cara berfikir kritis saat dilapangan dengan aktif bertanya. 3. Kesadaran sejarah mahasiswa terbentuk dengan memahami konteks perjuangan orang tua mereka di masa lalu dengan melawan Belanda. 4. Mahasiswa mampu memahami secara kritis latar belakang keberadaan kolonialisme di Indonesia khususnya di Maluku Banda dan Ambon.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PERBANDINGAN TRIGONOMETRI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 BANDA NEIRA Kepa, Shafriaty
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 1 (2024): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v10i1.371

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Banda Neira dalam menyelesaikan masalah perbandingan trigonometri ditinjau dari gaya belajar siswa, yaitu visual, auditorial, dan kinestetik. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga siswa kelas XI MIA-1 SMA Negeri 1 Banda Neira. Penelitian dimulai dengan menentukan subjek penelitian menggunakan IGB (Instrumen Gaya Belajar), kemudian dilanjutkan dengan pemberian TPM (Tes Pemecahan masalah) dan wawancara. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Berdasarkan indikator analisis pemecahan masalah diperoleh hasil penelitian dengan (1) Subjek Visual, yaitu memahami masalah dengan membaca soal satu kali dalam hati, menyusun rencana dengan menjelaskan metode yang digunakan, menyebutkan rumus yang digunakan dengan benar, mengungkapkan dengan lancar dan detail dan berpikir dengan mata tertutup seperti mengingat sesuatu dengan penggambaran visual, melaksanakan rencana sesuai dengan tahap awal, memeriksa kembali jawaban yang diperoleh; (2) Subjek Auditorial, yaitu memahami masalah dengan membaca soal dua kali dengan bersuara keras, menyusun rencana dengan menjelaskan metode yang digunakan, menyebutkan rumus yang digunakan dengan benar, dan mengungkapkan dengan lancar dan detail kadang berpikir seperti mengingat informasi yang diketahui dengan menundukkan wajahnya kebawah, melaksanakan rencana sesuai dengan tahap awal, memeriksa kembali jawaban yang diperoleh; (3) Subjek Kinestetik, yaitu memahami masalah dengan membaca soal sebanyak dua/tiga kali dengan membaca didalam hati dan menggunakan jarinya sebagai penunjuk sambil mengangkat lembar soal, menyusun rencana dengan menjelaskan metode yang digunakan, menyebutkan rumus yang digunakan dengan benar, serta mengungkapkan dengan perlahan sambil menunjuk gambar dan simbol yang digunakan dengan jarinya serta berpikir dengan mengetuk-ngetuk meja dengan jarinya, melaksanakan rencana sesuai dengan tahap awal pada menyusun rencana, memeriksa kembali jawaban yang diperoleh.