cover
Contact Name
Muhammad Farid
Contact Email
mfarid01@yahoo.com
Phone
+6285234100084
Journal Mail Official
paradigmastkip@gmail.com
Editorial Address
Said Tjong Baadilla, No.1, Desa Nusantara, Kecamatan Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah
Location
Kab. maluku tengah,
Maluku
INDONESIA
Paradigma: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
ISSN : 2549600X     EISSN : 28283384     DOI : -
Jurnal PARADIGMA mengedepankan telaah terpadu disiplin pendidikan, keguruan, dan ilmu-ilmu kemanusiaan secara luas. Publikasi tulisan dalam PARADIGMA ini dijalankan oleh para dosen dari tiga disiplin di STKIP Hatta-Sjahrir Banda Naira, yaitu Pendidikan Sejarah, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Matematika. Jurnal PARADIGMA juga menerima tulisan dari para pakar dan akademisi lain pada bidang keilmuan terkait. Terbit secara online dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Maret dan Oktober.
Articles 75 Documents
ANALYSIS THE EFFECT OF LEARNING DIFFICULTIES ON CHEMISTRY STUDENTS LEARNING ACHIEVEMENT AT CLASS XI IN MAN 4 MALUKU TENGAH RISNAWATI
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 2 (2024): PARADIGMA JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v10i2.493

Abstract

This study aims to determine the factors behind learning difficulties that have an impact on student achievement in chemistry subjects. The subjects in this study were students of class XI IPA Madrasah Aliyah Negeri 4 Central Maluku located in Rajawali village, Banda District, Central Maluku Regency, Maluku Province were totaling 27 people. This type of research is included in descriptive research with a qualitative approach. From the UAS results for the 2022/2023 academic year, the average grade of student at class XI IPA MAN 4 Central Maluku in chemistry subjects was 64.6 with the highest score is 80 and the lowest score is 40. The recap of the test results shows that about 70.4% of students achievement is low. To collect information about learning difficulties experienced by students, researchers used indirect communication techniques using data collection tools in the form of research questionnaires with 30 questions. Based on the results of a questionnaire from 27 respondents in class XI IPA MAN 4 Central Maluku, it shows that there are some different levels of difficulty in learning difficulties experienced by students. Based on the existing indicators obtained 4 students with a percentage of 15%, indicating that the level of difficulty with a medium standard. 7 students with a percentage of 26% which means they have a level of difficulty with a sufficient standard. 14 students with a percentage of 52% and shows the level of difficulty with a standard that is less. 2 students with a percentage of 7%, showing the level of difficulty with a very low standard. The difference of student’s abilities of learning is the cause how low achievement of student learning outcomes in class XI IPA MAN 4 Central Maluku. Taken as a whole, it can be seen that the learning difficulties experienced by students in teaching and learning activities greatly affect the achievement of their learning outcomes.
BENTUK KESANTUNAN BERBAHASA PADA ANAK USIA 7 SAMPAI 12 TAHUN DI DESA MERDEKA KECAMATAN BANDA KABUPATEN MALUKU TENGAH WONGSOPATTY, ECA; UDING , MULYATI NINGSI; NURMARIA
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 11 No 1 (2025): PARADIGMA: JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v11i1.494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa pada anak usia 7-12 tahun di desa Merdeka Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini yaitu perekaman dan pencatatan. Teknik Analisis Data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu; Pengumpulan data, mengumpulkan semua data hasil perekaman. Mencatat hasil rekaman ke dalam bentuk teks tertulis. Mencari dan menemukan data yang mengandung maksim-maksim kesantunan berbahasa dan mengelompokkan data berdasarkan jenis maksim kesantunan berbahasa yang sesuai dengan prinsip kesantunan Leech. Berdasarkan hasil analisis, terdapat 15 bentuk kesantunan berbahasa yang terdiri dari maksim kebijaksanaan ada 4 data, maksim kerendahan hati terdapat 7 data, maksim kemurahatian 1 data dan maksim kesimpatian terdapat 1 data. Dari keempat bentuk kesantunan berbahasa yang ditemukan pada anak usia 7 sampai 12 tahun di Desa Merdeka, kesantunan berbahasa yang paling menonjol adalah maksim kerendahan hati yang berjumlah 7 data.
SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE PADA SASTRA LISAN KABATA KORA-KORA DESA SELAMON KECAMATAN BANDA LAMUSA , ROMI; WONGSOPATTY, ECA; KASMAWATI
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 9 No 2 (2023): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v9i2.495

Abstract

Sastra lisan adalah karya sastra yang diwariskan secara turun temurun melalui mulut ke mulut. Saat ini sastra lisan sudah mulai hilang karena ketidaksadaran masyarakat tentang pentingnya nilai-nilai luhur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Semiotik a Ferdinand De Saussure pada Sastra Lisan Kabata Kora-Kora Desa Selamon Kecamatan Banda. Jenis penelitian ini berupa jenis penelitian kualitatif dan lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Selamon dari bulan Maret sampai April. Subjek penelitian ini terdiri dari 3 narasumber yaitu tetua adat yang ada di Desa Selamon. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks Kabata Kora –Kora Desa Selamon Kecamatan Banda. Data penelitian ini berupa kata dan kalimat yang mengandung semiotika Ferdinand De Saussure dalam Kab ata Kora-Kora Desa Selamon Kecamatan Banda. Teknik pengumpulan data adalah menentukan narasumber, menyiapkan pertanyaan, melakukan wawancara, memeriksa dan membaca kembali hasil wawancara, mengidentifikasi atau menetapkan data sesuai dengan teori penelitia n dan di analisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dalam semiotika Ferdinand De Saussure pada sastra lisan Kabata Kora-Kora Desa Selamon Kecamatan Banda terdiri dari 5 penanda dan 5 petanda, yakni 2 penanda dan petanda berasal dari aspek material dari bahasa yaitu apa yang dilihat dan didengar, 2 penanda dan petanda yang alamiah yaitu tampak hewan, dan 1 penanda dan petanda yang berasal dari hasil produksi manusia. Secara keseluruhan makna dari Kabata Kora-Kora Desa Selamon yaitu memberi petunjuk yang dihasilkan dari penanda dan petanda tersebut.
GERAKAN SOSIAL 1771 DI BLAMBANGAN NURMARIA
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 8 No 2 (2022): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v8i2.496

Abstract

Blambangan merupakan daerah yang terletak di perbatasan antara pulau Jawa dan pulau Bali, sekarang dikenal dengan Kabupaten Banyuwangi. Daerah perbatasan yang dihuni oleh suku osing, Madura, Jawa dan Bali ini sering terjadi konflik. Salah satu konflik tersebut berupa gerakan sosial politik yang dilakukan oleh Rempek Jagapati terhadap VOC pada tahun 1771- 1772. Lebih lanjut lagi informasi mengenai gerakan sosial-politik tersebut akan dijelaskan dengan mengangkat beberapa pokok permasalahan sebagai berikut; Pertama, Mengapa muncul gerakan sosial- politik di Blambangan?; Kedua, Bagaimana intensitas terjadinya gerakan social politik tersebut?; Ketiga, Apa saja akibat dari gerakan social politik bagi perubahan sosial di Blambangan? Melalui penggunaan metode sejarah, yang diawali dengan proses heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi, tulisan ini bertujuan untuk mengkaji munculnya, intensitas dan akibat gerakan sosial politik tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah collective behavior. Berbagai perspektif mengenai gerakan ini dibangun dengan memanfaatkan sumber-sumber VOC, babad dan kajian historis mengenai Blambangan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, gerakan sosial politik di Blambangan terjadi karena adanya beberapa alasan, dari segi politik, sosial, etnis, agama maupun ekonomi.Intensitas gerakan terjadi sekitar empat belas bulan, yaitu mulai dari Agustus 1771- Oktober 1772 dengan menewaskan beberapa tentara VOC dan kaum pribumi. Akhirnya, VOC melakukan berbagai strategi baik kompromi dengan pemimpin gerakan,mendatangkan pasukan perang dari Jawa dan Madura maupun melakukan gencatan senjata untuk menghentikannya.
STRATEGI MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMK PGRI 1 JOMBANG HIDAYAH, BASHIROTUL; UMBARTIN
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 9 No 1 (2023): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v9i1.498

Abstract

Manajemen pengembangan kurikulum ialah salah satu proses penting dalam manajemen pendidikan. Yang mana dengan adanya pendidikan yang berkualitas maka outcome yang dihasilkan akan berkualitas yang sesuai dengan tuntutan masyarakat dan masa. Manajemen pengembangan kurikulum ialah proses pengembangan kurikulum dengan melaksanakan fungsi-fungsi manajemen yang berupa planning, organizing, actuating, dan controlling. Fokus penelitian ini ialah 1) bagaimana manajemen pengembangan kurikulum di SMK PGRI 1 Jombang, 2) Apa saja factor pendukung dan penghambat mutu pendidikan di SMK PGRI 1 Jombang? Jenis penelitian yang dipakai ialah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipakai ialah wawancara, observasi, serta dokumentasi. Adapun hasil penelitian ialah SMK PGRI 1 Jombang dalam melakukan manajemen pengembangan kurikulum diimplementasikan dalam sejumlah tahap, yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, serta tidak lanjut. Adapun strategi yang dipakai untuk mengembangkan kurikulum ialah pengembangan kurikulum berbasis kompetensi DU/DI dan pembiasaan kegiatan spiritual sehari-hari. Langkah-langkah dalam pengembangan kurikulum meliputi melakukan analisis kebutuhan, memereinci kompetensi yang dibutuhkan, menentukan materi yang sesuai dengan kompetensi kebutuhan, dan verifikasi oleh K3. Adapun model pengembangan kurikulum yang dipakai ialah The Adminstrative Model dan The Grass Roots Model. Faktor pendukung dalam meningkatkan mutu pendidikan ialah SDM yang bermutu, sarana dan prasarana yang memadai, adanya dukungan dari berbagai pihak. Adapun faktor penghambatnya ialah kurang dalam mengikuti BIMTEK, latar belakang peserta didik yang berbeda, kurangnya kepedulian orang tua terhadap pendidikan anaknya.
ANALISIS SELF- CONCEPT SISWA SMA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PUTRI , CANTIKA MAHARANI; HASANUDDIN
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 11 No 02 (2025): PARADIGMA JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores students' self-concept in mathematics learning using the Problem Based Learning model. The research method used is descriptive qualitative. Data were obtained through interviews with teachers and students filling out questionnaires. The results of the analysis showed that the implementation of Problem Based Learning had a positive impact on students' self-concept. Students showed a higher interest in mathematics, actively asked questions, and felt close to the material. Although there were still students with negative views, Problem Based Learning brought positive changes in students' understanding and views of mathematics. The analysis of students' self-concept involved dimensions of knowledge, expectations, and assessments. Students rated their mathematics abilities at a moderate level, but still had a desire to achieve a higher ideal self-image. Although there was a decrease in views on the relationship between abilities possessed and ideal abilities, the overall self-concept score was still in the moderate category. The results of this study indicate that Problem Based Learning can be an effective tool in shaping students' self-concept towards mathematics.
PENGARUH KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS (PROBLEM-SOLVING SKILLS )TERHADAP KEBERHASILAN SISWA DALAM MATERI LIMIT FUNGSI TRIGONOMETRI DI KELAS XII QOLBY, MUTIARA NUR; HASANUDDIN
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 11 No 02 (2025): PARADIGMA JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sejauh mana kemampuan pemecahan masalah matematis berpengaruh terhadap keberhasilan siswa dalam memahami konsep limit pada fungsi trigonometri di kelas XII. Pendekatan ini menggunakan metode kuantitatif dan survei yang melibatkan 30 siswa yang dipilih sebagai sampel. Adapun teknik dalam pengumpulan data yaiu pemberian intrumen tes dan penyebaran kuesioner. Untuk mengetahui hubungan antara kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar, analisis data dilakukan dengan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dan positif antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan pemahaman siswa terhadap materi limit fungsi trigonometri. Siswa yang terampil dalam menyelesaikan persoalan matematika yang lebih tinggi umumnya menunjukkan pemahaman materi yang lebih kuat, yang terlihat dari perolehan nilai rata-rata dengan tingkat kemampuan pemecahan masalah yang lebih rendah. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan keterampilan mememecahan masalah dalam pembelajaran, terutama pada materi-materi yang bersifat kompleks seperti limit fungsi trigonometri.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SEJARAH SASTRA BERBASIS MULTIMEDIA Parai, Hestiyani; Hanifah, Shabrina; Kania Salsabila; Agustinus Gunawan; Salwa Hanifah
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 11 No 02 (2025): PARADIGMA JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas bahan ajar dalam bidang studi Sejarah Sastra Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang melibatkan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dengan membuat media ajar yang menarik dan inovatif. Penelitian ini membantu para mahasiswa untuk lebih mudah memahami materi ajar aliran-aliran sastra dalam bidang studi Sejarah Sastra yang diberikan serta mengevaluasi apakah media ajar yang diterapkan berfungsi dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan metodologis berupa ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) yang merupakan kerangka kerja umum dalam pengembangan bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dengan melibatkan TIK berupa PPT interaktif, infografis, dan video animasi berfungsi secara efektif dalam pembelajaran Sejarah Sastra.
NATURE OF SCIENCE IN THE TEACHING MATERIALS ABOUT CHEMISTRY OF THE RARE EARTH ELEMENTS: RESULTS FROM A QUALITATIVE CONTENT ANALYSIS STUDY UMAR, RISNAWATI; MUDZAKIR, AHMAD
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 11 No 02 (2025): PARADIGMA JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Understanding nature of science (NOS) is part of developing scientific literacy skills. There are seven aspects of NOS that are included; tentative, subjectivity, empirical, creative and imaginative, sociocultural, diverse research methods and relationship between scientific theory & law. The purpose of this research is to gain the concept maps and teaching-learning sequences (TLS) from the views of scientists regarding to understanding of NOS on rare earth elements (REE) through Education for Sustainable Development (ESD) approach. The qualitative content analysis method was chosen in this study throughout the literature analysis based on books sources, review articles and research articles. The instrument avail of in this study was a content analysis format, which was portray descriptively to construct the understanding NOS of prospective chemistry teacher students. The outcome of the analysis are compiled in the form of concept maps and TLS with triangulation between researchers as a guarantee of validity. The results of the concept map and TLS that have been compiled show the relationship between the seven aspects of NOS which are integrated into REE learning materials. REE is known have unique properties based on the electron configuration but is increasingly difficult to find in nature, thus encouraging creativity to create renewable energy that can be recycled from electronic waste. The outcomes of this REE and NOS concept map and TLS are expected to be used to develop the design of REE teaching materials and didactic designs that are oriented ESD.
PEMEROLEHAN TINDAK TUTUR DIREKTIF ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK PAUD NAMASAWAR DESA NUSANTARA KECAMATAN BANDA SALSABILA, NABILA; LA SAADI, MUJIATI; SABBAN , MUHAMMAD MIFTAH; PARWAK, DEWI TRIANI
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 11 No 02 (2025): PARADIGMA JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerolehan bahasa diperoleh seorang anak dari hasil kontak verbal di lingkungan sosial tempat ia berada, yang terjadi dengan sendirinya dan sifatnya alamiah tanpa disadari dan direncanakan oleh anak tersebut. Pemerolehan bahasa anak di mulai dari beberapa tahap, mulai dari tahap ekspresikan emosi, mengeluarkan ujaran tanpa makna, menyebutkan satu, dua kata atau lebih, mengembangkan bahasa, hingga sampai pada struktur-struktur bahasa yang lebih kompleks dan rumit. Anak usia 4-5 tahun ini tidak hanya mengalami proses melibatkan gabungan kata-kata sederhana, melainkan juga sudah melibatkan kompetensi pragmatik dalam tuturan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur direktif anak usia 4-5 tahun pada PAUD Namasawar Desa Nusantara Kecamatan Banda. Penelitian ini tergolong penelitian lapangan dengan desain deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan kurang lebih selama 2 bulan dengan subjek penelitian ini yaitu dua anak: subjek 1 (AA) dan subjek 2 (FR). Data penelitian ini adalah data lisan pemerolehan bahasa anak pada tindak tutur direktif. Sumber data penelitian ini adalah tuturan lisan subjek penelitian pada saat kegiatan belajar mengajar di PAUD Namasawar Tahun Akademik 2024/2025. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan teknik Simak libat cakap, rekam, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dikemukakan oleh Miles dan Huberman, yaitu analisis alir yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua subjek telah mempersepsi dan memproduksi tindak tutur direktif dengan baik. Bentuk-bentuk tindak tutur direktif yang produksikan atau dituturkan subjek penelitian, yaitu permintaan, pertanyaan, perintah, larangan, memberi izin, dan nasihat. Tindak tutur yang paling dominan digunakan oleh subjek 1 (AA) dan subjek 2 (FR) adalah tindak tutur direktif permintaan. Ditinjau dari bentuk penyampaian maksud, anak dapat menyampaikan tindak tutur direktif, baik secara langsung maupun tidak langsung. Bentuk tindak tutur direktif langsung adalah bentuk tindak tutur yang paling sering digunakan anak ketika bertindak tutur dengan lawan tuturnya. Pada tindak tutur direktif permintaan, pertanyaan, perintah, larangan, memberi izin, dan nasihat, baik subjek 1 (AA) maupun subjek 2 (FR) digunakan secara langsung.