cover
Contact Name
Hendra Saputra
Contact Email
hendra.saputra@uin-suska.ac.id
Phone
+6282287229041
Journal Mail Official
jughrafia@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jalan H. R. Soebrantas KM. 15.5, Simpangbaru, Tampan Pekanbaru - 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
El-Jughrafiyah : Jurnal Geografi dan Terapannya
ISSN : -     EISSN : 28082389     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/jej.v1i1.14016
El-Jughrafiyah: Jurnal Geografi dan Terapannya, welcomes authoritative, original, ably illustrated, and well-written manuscripts on any topic of geographical importance related to Indonesian cases as well as others areas in the planet, these includes: 1. Geographical Education and Development; 2. Geomorphology; 3. Climatology; 4. Biogeography; 5. Soils Geography; 6. Human and Population Geography; 7. Behavioral Geography and Ecology; 8. Economic Geography; 9. Political Geography; 10. Historical Geography; 11. Geographic Information Systems; 12. Cartography; 13. Quantification Methods in Geography; and 14. Remote Sensing.
Articles 106 Documents
Analisis Pemodelan Pasang Surut untuk Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut di Kecamatan Siberut Barat Khan, Muhammad Shalman; Armi, Ilham; Arini, Dwi; Defwaldi, Defwaldi; Fajrin, Fajrin
EL-JUGHRAFIYAH Vol 3, No 2 (2023): El-Jughrafiyah : August, 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v3i2.25883

Abstract

Pemodelan numerik merupakan kombinasi dari representasi matematis dari masalah dalam bentuk fisik dan pendekatan numerik dari persamaan matematika, pemodelan numerik oseanografi merupakan sebuah sistem untuk mempelajari suatu fenomena dinamika laut kedalam persamaan-persamaan diskrit/numerik.Pembangkit listrik tenaga pasang surut adalah suatu Energi pasang surut (Tidal Energy) yang terbarukan. Prinsip kerja nya sama dengan pembangkit listrik tenaga air, dimana air dimanfaatkan untuk memutar turbin dan mengahasilkan energi listrik. Penelitian ini meggunakan metode kuantitatif deskrtiptif, pengolahan data dengan software MIKE 21 yang hasilnya data prediksi pasang surut dan kecepatan arus, Hasil dari pemodelan arus dan pasang surut untuk potensi pembangkit listrik dimana pasang tertinggi pada tahun 2024 dibulan mei sebesar 1,53m dan surut pada bulan april sebesar -0,92m. tahun 2025 pasang tertinggi dibulan maret sebesar 2,07m dan surut pada bulan april sebesar -0,56m. untuk potensi eneri listrik pada tahun 2024 rata-rata 5,7kwh, dan pada tahun 2025 rata-rata 9,07kwh.
Analisis Erodibilitas Tanah di DAS Kampar Bagian Hilir di Kabupaten Pelalawan anggraini, Chealsy; _, Dasrizal; Zuriyani, Elvi
EL-JUGHRAFIYAH Vol 3, No 2 (2023): El-Jughrafiyah : August, 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v3i2.19438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui tingkat erodibilitas tanah di DAS Kampar Kabupaten Pelalawan. 2) Untuk mengetahui hubungan antara erodibilitas tanah DAS Kampar di Kabupatem Pelalawan dengan penggunaan lahan.Jenis penelitian ini adalah dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, Penelitian kuantitatif, menurut Robert Donmoyer (dalam Given, 2008: 713), adalah pendekatan terhadap kajian empiris untuk mengumpulkan, menganalisa, dan menampilkan data dalam bentuk numerik daripada naratif. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian dengan deskriptif kuantitatif dilakukan dengan cara mencari informasi berkaitan dengan gejala yang ada, dijelaskan dengan jelas tujuan yang akan diraih, merencanakan bagaimana melakukan pendekatannya, dan mengumpulkan berbagai macam data sebagai bahan untuk membuat laporan. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui erodibilitas tanah di DAS Kampar Kabupaten Pelalawan.Hasil Penelitian Tingkat erodibilitas di daerah penelitian berkisar dari rendah hingga tinggi dengan nilai 0,19 – 0,43. Kelas erodibilitas tinggi berkisar 0,43 kelas erodibilitas sedang berkisar 0,28, dan kelas erodibilitas rendah 0,19. Agihan atau distribusi tingkat erodibilitas tanah sangat tinggi terdapat di titik koordinat 1. Titik koordinat yang mempunyai kelas erodibilitas sedang adalah adalah 3. Titik koordinat yang mempunyai tingkat erodibilitas yang rendah adalah 2.Titik koordinat yang mempunyai tingkat erodibilitas tinggi adalah titik koordinat yang mempunyai kandungan bahan organik yang rendah dan yang mempunyai kandungan pasir halus dan debu tinggi. Titik koordinat yang mempunyai tingkat erodibilitas rendah adalah titik koordinat yang mempunyai bahan organik tinggi dan kandungan pasir halus dan debu rendah.
Pengaruh Penggunaan Web-Gis (Web Based Geographic Information System)Terhadap Kecerdasan Spasial Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi Fortuna, Halim; Saputra, Hendra
EL-JUGHRAFIYAH Vol 3, No 2 (2023): El-Jughrafiyah : August, 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v3i2.28728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Web-Gis (Web Based Geographic Information System) terhadap kecerdasan spasial siswa pada mata pelajaran geografi. metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis pretest dan posttest, Uji Hipotesis T-test dan Uji N-Gain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Web-Gis berpengaruh dalam meningkatkan kecerdasan spasial siswa. pada hasil pretest kecerdasan spasial siswa adalah 62,35. Sedangkan hasil postest yang dilakukan setelah diberikan perlakuan menggunakan Web-Gis diperoleh nilai 98,18. berdasarkan perhitungan statistik Uji T-test diketahui nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,050, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil uji N-Gain penggunaan Web-GIS dapat meningkatkan Kecerdasan Spasial Siswa sebesar 95,1 % dari sebelum diberikan perlakuan sampai setelah diberikan perlakuan, hal ini terlihat dari skor rata-rata nilai N – Gain yaitu sebesar 0,951 yang termasuk dalam kategori tinggi.
Systematic Literature Review: Dinamika Penggunaan Lahan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi di Wilayah Pegunungan Almegi, Almegi; Munajar, Adhi; Rahmah, Rahmah
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.38183

Abstract

Pegunungan adalah ekosistem yang paling rapuh di dunia dengan topografi yang curam, tanah yang tipis dan iklim yang ekstrem, sehingga dampak perubahan penggunaan lahan pada ekosistem ini lebih parah dibanding perubahan pada ekosistem lainnya. Perubahan penggunaan lahan di pegunungan lebih banyak disebabkan oleh aktivitas antropogenik yang merusak akibat intensifikasi penggunaan lahan tidak berkelanjutan dan eksploitasi sumberdaya alam yang berlebihan. Tulisan ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman mengenai dinamika penggunaan lahan di wilayah pegunungan dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Systematic Literature Review (SLR) dari jurnal bereputasi yaitu sciencedirect.com. Review dipandu oleh model PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis). Hasil SLR menunjukkan tren publikasi fokus pada degradasi lahan dan atau restorasi ekosistem, dan pengabaian lahan pertanian. Seluruh artikel menggunakan data-data berorientasi geografis, sehingga teknologi Penginderaan Jauh dan atau Sistem Informasi Geografi (SIG) digunakan dalam tahapan pengumpulan, pengolahan dan analisis data. Metode kuantitatif digunakan pada sebagian besar artikel dan metode campuran (mix method) ditemukan dalam artikel dengan jumlah terbatas. Faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika penggunaan lahan yang umum digunakan adalah kondisi geografi, akses lahan dan kondisi sosial-ekonomi. Faktor lain yang digunakan secara terbatas adalah kependudukan, kebijakan dan kondisi sosial-politik. Penelitian ke depan dapat diarahkan pada bahasan pemetaan atau identifikasi pengabaian lahan pertanian dan analisis faktor-faktor penyebabnya dengan pengembangan pada strategi pencegahan bertambahnya pengabaian lahan pertanian di masa mendatang. Penelitian ini juga terbatas dilakukan pada pegunungan di wilayah subtropis, terutama Cina sehingga belum ada perbandingan pengabaian lahan pertanian dengan wilayah pegunungan tropis.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN PADA WISATA SUMBER KOSO DESA GIRIKERTO KABUPATEN NGAWI TAHUN 2025/2026 Fitria, Aifina; Rohsulina, Pranichayudha; Rahma, MS Khabibur; Kurniaaji, Bayu
EL-JUGHRAFIYAH Vol 6, No 1 (2026): El-Jughrafiyah : February, 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v6i1.39203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Wisata Sumber Koso, Desa Girikerto, Kabupaten Ngawi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta pengukuran tingkat partisipasi menggunakan skala Likert terhadap lima kelompok responden, yaitu Dinas Pariwisata, pengelola wisata, pedagang, wisatawan, dan masyarakat sekitar. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat terwujud dalam lima bentuk, yaitu partisipasi pikiran, tenaga, keahlian, barang, dan uang. Tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 84–89%. Indikator tertinggi meliputi keterlibatan dalam menjaga kualitas lingkungan, kepatuhan terhadap aturan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan Wisata Sumber Koso telah mencapai tahap kemitraan aktif (partnership) dengan rasa kepemilikan yang kuat terhadap kelestarian sumber mata air sebagai aset jangka panjang. Penelitian ini menegaskan pentingnya partisipasi multidimensi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan destinasi wisata berbasis komunitas.
IDENTIFIKASI POLA DAN FAKTOR DETERMINAN SENGKETA TANAH BERBASIS ANALISIS SPASIAL DI KELURAHAN WAY DADI Reniawati, Wita; Prasetyo, Jefri; Qamilah, Nurul; Krama, Agel Vidian; Perdana, Redho Surya
EL-JUGHRAFIYAH Vol 6, No 1 (2026): El-Jughrafiyah : February, 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v6i1.39237

Abstract

Studi ini mengkaji distribusi spasial dan akar penyebab konflik sengketa lahan berkepanjangan di Desa Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung. Konflik ini telah berlangsung selama puluhan tahun akibat tumpang tindih klaim antara warga setempat, yang meyakini lahan tersebut telah diberikan kepada mereka, dan pemerintah, yang mengkategorikan wilayah tersebut sebagai Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang ringkas dan komprehensif melalui delineasi spasial, pemetaan kuantitatif bidang tanah yang disengketakan, dan penilaian kualitatif berdasarkan wawancara masyarakat. Data spasial yang diperoleh dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) diolah menggunakan QGIS untuk mengidentifikasi luas dan distribusi bidang tanah yang disengketakan. Analisis menunjukkan bahwa 1.167 bidang tanah seluas 61 hektar berada dalam zona konflik. Lebih lanjut, wawancara dengan 94 responden menunjukkan bahwa 81,9% sengketa muncul dari kepemilikan lahan yang tidak bersertifikat, sementara faktor-faktor lain yang berkontribusi meliputi dokumentasi historis yang tidak jelas, klaim lahan yang tumpang tindih, dan pemahaman publik yang terbatas tentang kebijakan administrasi pertanahan. Temuan ini menekankan perlunya tata kelola pertanahan yang lebih kuat, peningkatan kejelasan komunikasi status lahan, dan strategi resolusi konflik yang terstruktur untuk mencegah eskalasi.

Page 11 of 11 | Total Record : 106