cover
Contact Name
Hendra Saputra
Contact Email
hendra.saputra@uin-suska.ac.id
Phone
+6282287229041
Journal Mail Official
jughrafia@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jalan H. R. Soebrantas KM. 15.5, Simpangbaru, Tampan Pekanbaru - 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
El-Jughrafiyah : Jurnal Geografi dan Terapannya
ISSN : -     EISSN : 28082389     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/jej.v1i1.14016
El-Jughrafiyah: Jurnal Geografi dan Terapannya, welcomes authoritative, original, ably illustrated, and well-written manuscripts on any topic of geographical importance related to Indonesian cases as well as others areas in the planet, these includes: 1. Geographical Education and Development; 2. Geomorphology; 3. Climatology; 4. Biogeography; 5. Soils Geography; 6. Human and Population Geography; 7. Behavioral Geography and Ecology; 8. Economic Geography; 9. Political Geography; 10. Historical Geography; 11. Geographic Information Systems; 12. Cartography; 13. Quantification Methods in Geography; and 14. Remote Sensing.
Articles 103 Documents
Analisis Spasial Parameter Kerawanan Banjir Daerah Aliran Sungai Ciliwung, Jakarta Timur Utari, Amanda Permata; Ruhiat, Yayat; Haryadi, Rudi
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.36127

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi utama yang sering terjadi di Jakarta, terutama di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter yang berpengaruh terhadap kerawanan banjir DAS Ciliwung Jakarta Timur, menggunakan pendekatan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Parameter yang dianalisis meliputi curah hujan, ketinggian lahan, kemiringan lereng, tutupan lahan dan densitas drainase. Data diperoleh melalui InaGeospasial dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane, kemudian dianalisis dengan mean spatial dan skoring menggunakan overlay melalui ArcMap 10.8. Hasil penelitian menunjukka bahwa tutupan lahan memiliki pengaruh terbesar terhadap kerawanan banjir dengan bobot 26%, diikuti oleh kemiringan lereng (22%), curah hujan (19%), densitas drainase (18%) dan ketinggian lahan (16%). Pemetaan menujukkan bahwa 70% wilayah DAS Ciliwung Jakarta Timur masuk kategori sangat rawan banjir, terutama pada Kecamatan Kramatjati dan Jatinegara. Validasi menujukkan bahwa, metode yang digunakan cukup akurat.
Telaah Geomorfologis : Jalur Migrasi Nenek Moyang Bangsa Indonesia Proto dan Deutro Melayu Ananda, Shelia; Wulandari, Mely; Iqbal, Khoirul; Safitri, Sani; Oktapiani, Rani
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.36740

Abstract

Negara Indonesia saat ini terdiri atas beragam suku bangsa yang terbentuk karena adanya beragam kelompok nenek moyang yang datang ke wilayah Nusantara. Dalam penulisan ini peneliti berfokus pada dua kelompok yang diyakini sebagai nenek moyang bangsa Indonesia yaitu kelompok Proto-Melayu dan kelompok Deutro-Melayu. Seiring berjalannya waktu kedua kelompok ini berkembang mengikuti zaman dan membentuk berbagai suku bangsa di Indonesia. Kedatangan nenek moyang ke Indonesia ini melalui berbagai jalur dan dipengaruhi oleh berbagai kondisi geomorfologis. Kondisi geomorfologis ini berpengaruh pada cara mereka bertahan hidup, kebudayaan yang dihasilkan. Selain kondisi geomorfologis perbedaan waktu kedatangan juga berpengaruh dalam mebentuk kebudayaan yang berkembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kondisi geomorfologis yang dihadapi oleh nenek moyang bangsa Indonesia dalam perjalannya adalah berupa lembah sungai, pesisir pantai, dataran rendah, delta, dan laut yang pada masa itu masih merupakan masa perubahan dari permukaan laut di zaman es. Hal ini kemudian yang membentuk perbedaan kebudayaan dan pola permukiman. 
Studi Kelayakan Pembangunan Sekolah SMP Negeri 6 Cimahi A. Madaul, Rahful; Abubakar, Endang; H. Antoh, Willy
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.37789

Abstract

Pembangunan sarana pendidikan yang layak merupakan prioritas penting dalam mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Di Kota Cimahi, keterbatasan daya tampung sekolah negeri mendorong perlunya pengembangan unit sekolah baru, salah satunya SMP Negeri 6 Cimahi. Penelitian ini bertujuan mengkaji kelayakan lokasi alternatif pembangunan sekolah tersebut melalui pendekatan deskriptif-evaluatif yang terintegrasi dengan metode Multi-Criteria Analysis (MCA). Tujuh aspek utama yang dianalisis meliputi administrasi dan fisik wilayah, sosial, ekonomi, lingkungan, transportasi, tata ruang, serta kebijakan dan regulasi. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan, serta studi dokumen perencanaan dan regulasi teknis.Hasil kajian menunjukkan bahwa lokasi alternatif di RW 2 RT 1 dan sekitarnya memiliki total skor 62 dari 100, yang dikategorikan sebagai “Layak Bersyarat”. Lokasi memiliki dukungan masyarakat dan dikuasai pemerintah daerah, namun berisiko tinggi terhadap bencana banjir karena kedekatannya dengan sempadan sungai, serta berada dalam zona Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan perlindungan setempat. Aksesibilitas menuju lokasi juga tidak memadai untuk operasional sekolah. Oleh karena itu, pembangunan dapat dilanjutkan hanya jika dilakukan mitigasi risiko bencana secara struktural, penyesuaian tata ruang, dan penguatan dukungan kebijakan formal. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan strategis dalam perencanaan pembangunan sekolah yang inklusif, aman, dan berkelanjutan di Kota Cimahi.Kata kunci: Kelayakan, Pembangunan, Sekolah, SMPN 6 Cimahi
Status Trofik dan Keanekaragaman Fitoplankton pada Dua Musim di Waduk Cengklik, Kabupaten Boyolali Devi, Nachua Mauli; Anna, Alif Noor
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.37915

Abstract

. Kualitas air danau dapat tercemar akibat tingginya sumber nutrien dan tinggi pertumbuhan alga seperti fitoplankton secara signifikan. Waduk Cengklik dimanfaatkan untuk aktivitas domestik, saluran irigasi, dan budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status trofik, kelimpahan fitoplankton, dan faktor pembatas pertumbuhan fitoplankton selama dua musim  di Waduk Cengklik, Kabupaten Boyolali. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif, yang melibatkan 3 parameter yaitu fitoplankton, klorofil-a, dan nutrien. Data fitoplankton diperoleh dari hasil identifikasi jenis dan kelimpahannya, sedangkan untuk data klorofil-a dan nutrient diperoleh dari hasil pembacaan nilai absorbansi dari masing-masing sampel. Pengambilan sampel dilakukan pada 8 titik dengan 2 musim yang berbeda. Analisis hubungan TN-TP dan fitoplankton cukup erat dengan nilai regresi (R2) tertinggi pada bulan Juli 2024 hanya mencapai 57,11%, dan menurun drastis pada bulan Mei 2025 yang hanya mencapai 2,97%. Pada bulan Juli 2024 nilai TSI mencapai 60,05 (eutrofik sedang) dengan nilai konsentrasi nutrien tertinggi berada pada titik 1, konsentrasi nitrat yang mencapai 6,76 mg N/L, total fosfor 0,26 mg P/L, klorofil-a 16,64 mg/m3, dan nilai kedalaman secchi-disk sebesar 0,33 m. Nilai TSI menurun pada bulan Mei 2025 sebesar 50,78 (eutrofik rendah) dengan nilai konsentrasi nutrien tertinggi berada pada titik 5, konsentrasi total nitrogen yang mencapai 1,69 mg N/L, total fosfor <0,027 mg P/L, klorofil-a  2,60 mg/m3, dan nilai kedalaman secci-disk sebesar 1,69 m. Fitoplankton di Waduk Cengklik didominasi oleh jenis kelompok (filum) Chlorophyta.Kata kunci: Status Trofik, Fitoplankton, Nutrien, TSI
Model Spasial Perubahan Penggunaan Lahan Dan Tutupan Lahan Terhadap Bencana Banjir di Daerah Aliran Sungai Sikilang, Pasaman Barat Endarsih, Eris; Triyatno, Triyatno
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.37925

Abstract

Model spasial bahaya banjir di Daerah Aliran Sungai Sikilang,’  Pasaman Barat mempunyai tujuan untuk analisis intensitas hujan 2024-2034-2044, memodelkan penggunaan lahan dan tutupan lahan’’ tahun 2024-2034-2044, model numerik banjir, dan model mitigasi banjir melalui tindakan konservasi. ‘Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif’’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas hujan meningkat seiring dengan bertambahnya kala ulang,’ selanjutnya’  perubahan penggunaan lahan dan tutupan lahan’ di DAS Sikilang mengalami penurunan yaitu semak belukar,’ hutan sekunder, hutan primer, lahan terbuka, sawah, kebun campuran, ladang, lahan terbangun, sedangkan penggunaan lahan yang mengalami peningkatan luasan yaitu perkebunan kelapa sawit’’dan ’lahan terbangun’’. Model numerik banjir di DAS Sikilang menunjukkan bahwa puncak banjir (Qp) membutuhkan waktu 6,50 jam, waktu yang dibutuhkan untuk mengurangi debit banjir (Tp+0,3) yaitu 11,74 jam, dan waktu yang diperlukan untuk mengurangi debit banjir (Tp+T0,3+1.5T0,3) adalah 19,60 jam. Model spasial banjir di DAS Sikilang tahun 2024 sampai tahun 2044 mengalami perubahan yang signifikan.’ Perubahan luas area terdampak banjir’’ tahun 2024 sampai tahun 2034 pada kelas kedalaman tinggi meningkat sebesar 694,667 ha, kelas kedalaman sedang meningkat 277,881 ha,  kelas kedalaman rendah meningkat 30,017 ha ,  perubahan luas area terdampak banjir tahun 2034 sampai 2044 pada kelas kedalaman tinggi meningkat sebesar 215,208 ha,  kelas kedalaman sedang menurun 75,842 ha dan kelas kedalaman rendah meningkat 4,42 ha’. Perubahan penggunaan lahan dan tutupan lahan 2024 sampai tahun 2034 mempengaruhi debit banjir 36,303 %, dan perubahan  penggunaan lahan dan tutupan lahan tahun 2034 sampai tahun 2044 mempengaruhi debit banjir 11,951%. Sebagai langkah mitigasi banjir, dilakukan model mitigasi banjir melalui tindakan konservasi, pada hulu DAS Sikilang,. Upaya mitigasi ini dapat mengurangi debit banjir pada tahun 2024 sebesar 4,744 m3/detik, pada tahun 2034 mengurangi debit banjir sebesar 34,647 m3/detik, dan pada tahun 2044 mengurangi debit banjir 47,303 m3/detik. Untuk mengantisipasi bahaya banjir kepada masyarakat yang tinggal di DAS Sikilang, perlu diinformasikan bahwa banjir akan terjadi apabila intensitas hujan >11 mm/jam dengan durasi 4,64 jam, maka waktu yang dibutuhkan untuk mencapai puncak banjir adalah 6,50 jam, sehingga masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi guna mengurangi potensi kerugian akibat banjir tersebut. Kata kunci: Penggunaan lahan dan tutupan lahan, Nilai Koefisien Aliran, Banjir, Model Spasial
Puisi 'Neupulang' sebagai Upaya Edukasi Emosional dan Kultural dalam Mitigasi Bencana Berbasis Seni Al-Farisy, Muhammad; Aziz, Daska; Masrinaldi, Masrinaldi
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.37894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apresiasi mahasiswa Program Studi Sendratasik Universitas Syiah Kuala terhadap pertunjukan dramatisasi puisi Neupulang karya Ikram, yang mengangkat tema kehilangan, trauma, dan harapan pascabencana. Fokus kajian diarahkan pada unsur-unsur pertunjukan yang mencakup tata artistik (busana, properti, cahaya, dan suara/musik), ekspresi keaktoran, serta struktur dramatik yang terdiri dari eksposisi, konflik, klimaks, dan resolusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method, yaitu kombinasi metode kualitatif deskriptif dan kuantitatif melalui penyebaran angket. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta kuesioner yang diisi oleh mahasiswa sebagai penonton pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan mendapat respons positif dari mayoritas mahasiswa. Unsur-unsur dramatik dinilai efektif dalam menyampaikan pesan puisi secara emosional dan visual. Akting tunggal tokoh anak, penggunaan properti sederhana namun simbolis, tata cahaya yang dinamis, serta iringan musik yang mendukung suasana, semuanya berkontribusi dalam membangun keterlibatan emosional penonton. Temuan ini memperlihatkan bahwa seni pertunjukan, khususnya dramatisasi puisi, memiliki potensi sebagai media edukasi kebencanaan. Melalui pendekatan estetika dan afektif, pertunjukan ini tidak hanya menyampaikan narasi bencana, tetapi juga membentuk kesadaran emosional dan empati penonton terhadap dampak psikososial bencana.
Evaluasi Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Ditinjau dari Indeks Biometrik Ikan di Waduk Cengklik Kabupaten Boyolali Febryana, Eva Restu; Anna, Alif Noor
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.37904

Abstract

Penurunan kualitas udara menyebabkan dampak terhadap kondisi lingkungan maupun perairan. Penurunan tersebut disebabkan oleh limbah keramba jaring apung yang menumpuk di dasar perairan. Evaluasi pengelolaan dilakukan agar kegiatan budidaya dapat berjalan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan indeks biometrik ikan serta melakukan evaluasi pengelolaan sumber daya perikanan berdasarkan indeks biometrik di Waduk Cengklik. Metode yang digunakan yaitu survei dan eksperimen. Teknik analisis dilakukan menggunakan metode kuantitatif yang melibatkan lima parameter, yaitu biometrik, rasio konversi pakan , efektivitas pemanfaatan pakan, analisis proksimat dan pengelolaan keramba jaring apung. Nilai faktor kondisi dan warna cairan empedu dalam indeks biometerik menunjukkan bahwa kondisi lingkungan perairan dalam kondisi yang baik. Hal tersebut terlihat dari warna keriput yang memiliki warna hijau-hijau tua. Nilai pemanfaatan dan efisiensi pakan yang belum optimal terlihat pada kondisi Ikan Koi. Hasil analisis proksimat menyatakan merek pakan dengan kode G memiliki kandungan protein paling tinggi. Jaring keramba apung berada pada zonasi nutrisi yang tinggi yang digambarkan dengan adanya tumbuhan eceng gondok. Hasil evaluasi pengelolaan budidaya perikanan di Keramba Jaring Apung di Waduk Cengklik belum memenuhi ke enam pilar dalam Pengelolaan Wilayah Danau Terpadu (ILBM), sehingga dapat dikatakan belum optimal.Kata kunci : Indeks biometrik, Kualitas lingkungan perairan, Pengelolaan waduk
Analisis Spasial Pola Persebaran Fasilitas Pendidikan Tingkat SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Pemalang Novanka, Andra Aidita; Mukasyaf, Aziz Akbar
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.38014

Abstract

Pendidikan merupakan aspek penting dalam membentuk individu yang berpengetahuan dan berdaya saing. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola persebaran SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Pemalang pada tahun 2019 dan 2023 serta mengidentifikasi kesenjangan antara jumlah sekolah dan kapasitas daya tampung dengan jumlah penduduk usia 15-19 tahun. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Pola persebaran dianalisis menggunakan metode Average Nearest Neighbor (ANN) sedangkan kesenjangan dihitung berdasarkan rasio jumlah penduduk usia sekolah/jumlah sekolah dan jumlah penduduk usia sekolah/jumlah kapasitas daya tampung per kecamatan. Data yang digunakan meliputi jumlah penduduk usia 15-19 tahun per kecamatan, jumlah SMA dan SMK Negeri serta data kapasitas daya tampung sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola persebaran SMA/SMK Negeri pada tahun 2019 dan 2023 sama, dengan nilai Nearest Neighbor Ratio sebesar 1,017242, z-score 0,127747, dan p-value 0,898349 yang mengindikasikan pola acak. Analisis kesenjangan jumlah sekolah menunjukkan dominasi kategori kesenjangan sedang di kedua tahun tersebut. Analisis kapasitas daya tampung mengungkap adanya peningkatan tekanan di Kecamatan Pemalang dari kategori rendah pada 2019 menjadi sedang pada 2023. Faktor utama penyebab ketidakseimbangan adalah keterbatasan ruang kelas dan fasilitas sekolah. Pertumbuhan penduduk usia sekolah yang tidak diimbangi penambahan fasilitas pendidikan meningkatkan kesenjangan daya tampung. Diperlukan peningkatan kapasitas daya tampung dan pembangunan sekolah baru terutama di daerah dengan kesenjangan sangat tinggi untuk mendukung pemerataan akses pendidikan menengah di Kabupaten Pemalang.Kata kunci: Spasial, Pola Persebaran, Average Nearest Neighbour
Integrasi Deep Learning Mask R-CNN dalam Pemodelan 3D LOD1 Berbasis Citra Foto Udara UAV Misbahuddin, Mohammad; Prabawa, Septa Erik; Riadi, Slamet; Koroh, Yahya Alfrid; Navisa, Shilvy Choiriyatun
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.37883

Abstract

Pemodelan 3D Level of Detail 1 (LOD1) merupakan representasi geometris dasar berupa bentuk prismatik dengan atap datar, yang umum digunakan dalam perencanaan wilayah dan manajemen aset karena efisiensi komputasi serta kesederhanaan strukturnya. Namun, proses pembentukan model ini kerap menghadapi kendala dalam aspek efisiensi waktu, akurasi spasial, serta skalabilitas, khususnya pada tahap segmentasi dan identifikasi objek dari data citra 2D. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma deep learning Mask R-CNN dalam rangka meningkatkan efisiensi dan akurasi proses ekstraksi jejak bangunan (building footprint) dari citra udara beresolusi tinggi yang dihasilkan oleh wahana UAV. Mask R-CNN memiliki keunggulan dalam mendeteksi objek serta menghasilkan segmentasi berbasis pixel (pixel-wise mask), sehingga memungkinkan delineasi batas objek secara presisi. Alur kerja penelitian meliputi akuisisi data UAV, segmentasi citra secara otomatis menggunakan Mask R-CNN, dan rekonstruksi 3D berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Studi kasus dilakukan di Kelurahan Jawa, Kota Samarinda, dengan resolusi spasial citra sebesar 0,023 meter, akurasi horizontal (CE90) 0,139 meter, dan vertikal (LE90) 0,282 meter. Tiga skenario pelatihan menunjukkan tingkat deteksi bangunan masing-masing sebesar 33%, 42%, dan 55% dengan nilai presisi 0,589; 0,746; dan 0,794. Skenario ketiga (80% data pelatihan) menghasilkan visualisasi model 3D paling mendekati hasil digitasi manual. Namun, skenario kedua (70% data pelatihan) direkomendasikan karena waktu pemrosesan tercepat (2 jam 27 menit 58 detik) dan kebutuhan penyimpanan terkecil (1,82 GB). Secara ekonomi, metode ini mengurangi biaya sebesar 13% dibandingkan digitasi manual, dengan total biaya Rp13.367.504.
Analisis Ketimpangan Ekonomi dan Klasifikasi Wilayah di Pulau Kalimantan Tahun 2014-2025 Maisaroh, Ambarwati; Amin, Choirul
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.38045

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis ketimpangan ekonomi antara kabupaten/kota induk dan pemekaran di Kalimantan serta memetakan posisi berdasarkan struktur ekonomi daerah pemekaran. Metode penelitian menggunakan Indeks Theil untuk mengukur ketimpangan berbasis PDRB per kapita dan jumlah penduduk, serta Tipologi Klassen untuk mengklasifikasikan daerah menurut pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendapatan. menggunakan Tipologi Klassen pada periode 2014–2023. Hasil penelitian menunjukkan ketimpangan kabupaten/kota induk dan pemekaran tingkat rendah–menengah namun tidak seragam antarwilayah.  Nilai tertinggi terdapat pada wilayah inti kota/industri/ekstraksi seperti Kalbar–Wilayah 1, Kalsel–Wilayah 2, dan Kaltim–Wilayah 2–3. Sedangkan nilai terendah terdapat pada wilayah dengan struktur ekonomi lebih homogen dan konektivitas lebih baik seperti Kalbar–Wilayah 5, Kalteng–Wilayah 1 & 5 dan Kalsel–Wilayah 1 & 3. Hasil Tipologi Klassen mengindikasikan polarisasi, dari total 27  kabupaten/kota pemekaran didominasi Kuadran 1 (maju–cepat tumbuh) terdapat 9 kabupaten/kota, dan Kuadran 4 (relatif tertinggal) terdapat 9 kabupaten kota. Hal ini menunjukkan banyak daerah pemekaran berada di Kuadran 1 (maju–cepat tumbuh) dan Kuadran 4 (relatif tertinggal). Implikasinya, pengurangan ketimpangan perlu dilakukan secara menyeluruh, seperti penyebaran manfaat dari pusat kota/industri ke wilayah hinterland, penguatan konektivitas dan layanan dasar di pedalaman, serta diversifikasi ekonomi pada wilayah yang bergantung komoditas. Kata kunci:Ketimpangan ekonomi, Pemekaran wialayah, Kabupaten/kota induk-pemekaran, Indeks Theil, Tipologi Klassen, Kalimantan.

Page 9 of 11 | Total Record : 103