cover
Contact Name
Totok Haryanto
Contact Email
proceedingssocial.ump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
proceedingssocial.ump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities
ISSN : -     EISSN : 2808103X     DOI : https://doi.org/10.30595/pssh.v2i.92
Core Subject : Social,
The Proceedings Series on Social Sciences & Humanities aims to publish proceedings from conferences on the scope: 1. Business, Management & Accounting 2. Social Sciences (General)
Articles 1,156 Documents
Strategies and Challenges in Teaching English in English Courses Nadia Putri Nuraini; Feisal Aziez; Santhy Hawanti
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v18i.1290

Abstract

English courses are part of non-formal education conducted outside formal education, and the curriculum and methodology can be adjusted. This research investigates what strategies teachers use and what challenges teachers face when teaching English in English courses. This qualitative research involved two teachers from two different English courses. This research uses in-depth interviews and thematic analysis to collect data. The research found that the challenges faced when teaching English in non-formal education were student diversity, student mood, and accommodating students' needs. Then, the strategies teachers use during the learning process are observation, personal approaches to students, simplifying teaching materials, establishing prior agreements, and creating lesson plans. This research contributes to the existing literature by providing insights into effective teaching strategies and identifying key challenges in English course settings.
The Analysis of Cultural Literacy in Ethnomathematics used by The Animaker Website at The Kramat Buyut Trusmi Mosque Lita Aprilia; Sumliyah Sumliyah; Arwanto Arwanto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v18i.1295

Abstract

Ethnomatematics is mathematics that connects mathematical concepts with elements of culture or everyday life. This research aims to identify and describe ethnomathematics in the Kramat Buyut Trusmi Mosque building as a learning resource assisted by the animaker website. Animaker is a medium for creating explanatory videos and presentations. The research carried qualitative research with an ethnographic approach where this approach leads to observation and has a role as part of field research. Researcher played the role of planning, collecting information, documenting and also analyzing information or data, who will then choose anyone as a source of data or information. Data analysis through data collection techniques, data reduction, data presentation, and also drawing conclusions. The results of the research showed that several buildings in the Kramat Buyut Trusmi Mosque include Gapura Kori Agung which is an example of a building that contains elements of spatial plane geometry such as a rectangular pyramid on the roof of the building, a tube structure found in a water barrel located not far from the door gate, in the gate there are also geometric elements of transformation such as reflection or mirroring.
Teknik Mengantarkan Pembaca Berita Online Berbahasa Indonesia Memasuki Bacaan di Tubuh Berita Sabardila, Atiqa; Markhamah
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1297

Abstract

Artikel ini menunjukkan bahwa judul berita di media online memiliki daya persuasif lebih tinggi jika dibandingkan judul berita di media massa cetak. Hal itu dikarenakan antara judul dengan tubuh berita tidak dapat terbaca langsung seperti judul dengan tubuh berita pada media cetak. Inti pesan yang akan dijelaskan pada tubuh berita diberi pemarkah pada judul. Artikel ini bertujuan untuk menemukan karakteristik kohesi antara judul dengan tubuh berita pada teks berita online, variasi jenis teks yang memanfaatkannya, dan jumlah kosakata pada tubuh berita. Sumber data berasal dari Google News. Objek penelitian berupa pemarkah morfologis dan sintaksis, sedangkan datanya berupa kalimat pada judul berita online yang muncul pada bulan Juni 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Adapun metode analisis data dilaksanakan dengan metode agih (: distribusional) dengan teknik baca-markah. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data, yakni penyajian data yang beragam agar didapatkan keajegan karakteristik pemarkah kohesi antara judul dengan tubuh berita. Berikut temuan yang didapat. Pemarkah kohesi antara judul dengan tubuh berita berupa frasa numeralia, frasa nominal beratribut kata tunjuk, kalimat dialog dengan pasangan kalimat tanya dengan kalimat jawaban, dan kalimat majemuk dengan pasangan kalimat seru dengan kalimat deklaratif. Variasi jenis teks berupa deskripsi, prosedur, persuasi, dan argumentasi. Melalui word count ditemukan kisaran jumlah kata, yakni dari 176 hingga 600. Isian berita online dengan kisaran jumlah tersebut sangat relevan untuk diajarkan dalam pembelajaran keterampilan menulis berita online, baik di SMP maupun di SMA. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada: (a) teknik mengembangkan tubuh berita berdasarkan pemarkah pada judul dan (b) materi keterampilan membaca variasi teks berita online.
Ambiguitas Leksikal Dalam Serial Bocah Ngapa(K) Ya Rahmawati, Laili Etika; Haryanti, Putri; Ariyanto, Zahy Riswahyudha
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1298

Abstract

Fenomena ketaksaan makna dari hari ke hari semakin menjadi sorotan. Dalam proses komunikasi serial Bocah Ngapa(k) Ya telah berhasil menempatkan ambiguitas terutama ambiguitas leksikal pada posisi strategis yang memungkinkan mempengaruhi konteks makna yang dimaksud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud ambiguitas dalam serial Bocah Ngapa(k) Ya. Sumber data dalam penelitian ini berupa tuturan tokoh dalam serial Bocah Ngapa(k) Ya. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak bebas libat cakap. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis Miles and Huberman sehingga dapat diketahui tuturan yang mengandung ambiguitas secara leksikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 data penelitian, terdapat 14 data yang termasuk dalam pelanggaran ambiguitas leksikal. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar tuturan dalam serial Bocah Ngapa(k) Ya terdapat ketaksaan makna secara leksikal. Namun, fenomena ambiguitas atau ketaksaan makna justru dimanfaatkan sebagai ide kreatif dalam pembuatan skenario cerita. Wujud ambiguitas tidak dianggap sebagai kesalahan berbahasa tetapi justru dikemas dengan cara disengaja untuk menjadi dasar pengembangan ide cerita.
Perilaku Bahasa Berdasarkan Gender: Studi Kasus di SMK PGRI 3 Salatiga Mualafina, Rawinda Fitrotul; Ulfiyani, Siti; Indrariani, Eva Ardiana
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1299

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perilaku bahasa antara laki-laki dan perempuan atas kiriman di media sosial Instagram. Data diperoleh dari hasil studi kasus di SMK 3 Salatiga dengan teknik survei pada sampel yang ditentukan secara purposif. Berdasarkan hasil yang diperoleh adalah bahwa laki-laki dan perempuan menunjukkan perilaku bahasa yang berbeda. Pada survei berupa angket yang dilakukan, kecenderungan pemberi komentar pada kiriman adalah responden perempuan. Adapun responden laki-laki cenderung tidak terlalu memperdulikan isi kiriman yang ada sehingga memilih tidak berkomentar.
Variasi Istilah dalam Upacara Adat Pernikahan Masyarakat Pendalungan: Kajian Semantik di Era VUCA Mijianti, Yerry; Widodo, Sahid Teguh; Rohmadi, Muhammad
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1300

Abstract

Kondisi dan karakteristik masyarakat Pendalungan membuat pelaksanaan upacara adat dipengaruhi oleh pola pikir, kebiasaan, kelengkapan bahan, ilmu yang dimiliki, dan kondisi saat ini. Kecenderungan mudah berubah, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas merupakan gambaran kondisi masyarakat saat ini akibat perkembangan teknologi dan informasi. Penelitian kualitatif dengan strategi etnografi dengan sub strategi etnolinguistik. Data berupa informasi dari dalang manten pelaksana upacara adat Jawa. Data dikumpulkan dengan observasi partisipan, wawancara, dan pengamatan. Kesahihan data dilakukan dengan triangulasi data, triangulasi teori, triangulasi metode, dan triangulasi peneliti. Analisis data menggunakan empat jenis analisis data etnografi, yaitu analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, dan analisis tema. Variasi istilah yang terdapat dalam upacara adat pernikahan masyarakat Pendalungan di Kabupaten Jember meliputi tiga belas istilah yang khas dan dikaji dari empat sudut pandang, meliputi wujud, struktur, makna, dan fungsi. Ketiga belas istilah memiliki minimal satu dan maksimal delapan variasi. Istilah yang mengalami variasi atau keragaman yaitu pemasangan tarub, pemasangan tratak, kerik, ganti baju, potong tumpeng, balangan gantal sirih, wiji dadi, sindur binayang, timbang, tanem, dhahar kembul, mertui, dan sepasaran pengantin.
Variasi Leksikal pada Bahasa Nelayan Pantai Timur Pangandaran Jawa Barat Logita, Embang
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1301

Abstract

Manusia adalah mahkluk sosial yang memerlukan bahasa untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui bahasa manusia dapat mengekspresikan diri, mengungkapan keinginan, gagasan, dan mengungkapan segala perasaan hati dengan lingkungan. Bahasa yang dimiliki masyarakat tersimpan dalam arti individu masing-masing. Setiap individu dapat bertingkah laku dengan wujud bahasa dan tingkah laku bahasa individu itu dapat berpengaruh besar terhadap anggota masyarakat bahasa yang lain. Bahasa yang digunakan dalam suatu masyarakat sangat beragam dan bervariasi. Terjadinya keragaman atau kevariasian bahasa ini bukan disebabkan oleh penuturnya yang tidak homogen, tetapi karena kegiatan interaksi sosial yang mereka lakukan sangat beragam. Pengaruh budaya terhadap bahasa sangat besar pengaruhnya terutama dalam pembentukan kosa kata. Selain faktor budaya pembentukan kosa kata dapat juga dipengaruhi oleh lingkungan fisik tempat suatu masyarakat hidup dapat dicerminkan dalam bahasanya. Artinya, lingkungan dapat mempengaruhi bahasa masyarakat itu, biasanya dalam hal leksikal atau perbendaharaan katanya dan perkembangan masyarakat menyebabkan perubahan struktur kemasyarakatan dan lembaganya Misalnya orang Jawa mampu mengadakan berbagai leksikal terperinci mengenai padi sedangkan orang Belanda mampu mengadakan berbagai leksikal terperinci mengenai keju.
Dimensi Berkebhinekaan Global dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Pratiwi, Dini Restiyanti; Purnomo, Eko
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1302

Abstract

Berkebhinekaan Global merupakan salah satu dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Setiap dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila memiliki elemen dan subelemen dengan deskriptornya masing-masing sesuai dengan fase yang ditempuh. Implementasi profil pelajar pancasila ini diharapkan mampu mewujudkan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai nilai-nilai pancasila. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis dimensi berkebhinekaan global dengan elemen bermuatan budaya dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VII Kurikulum Merdeka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah buku Bahasa Indonesia kelas VII Kurikulum Merdeka. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, kalimat, ataupun paragraf yang mengandung dimensi berkebhinekaan global bermuatan budaya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VII Kurikulum Merdeka mengandung dimensi Berkhebinekaan Global dengan elemen bermuatan budaya, yaitu Elemen Mengenal dan Menghargai Budaya yang terdiri dari subelemen (1) Mendalami Budaya dan Identitas Budaya, (2) Mengeksplorasi dan Membandingkan Pengetahuan Budaya dan Praktiknya, dan (3) Menumbuhkan Rasa Menghormati terhadap Keanekaragaman Budaya. Adapun elemen komunikasi dan interaksi antarbudaya yang ditemukan memuat 2 subelemen yaitu (1) Berkomunikasi antarbudaya dan (2) Mempertimbangkan dan Menumbuhkan berbagai Perspektif. Elemen yang mendominasi dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VII, yaitu elemen mengenal dan menghargai budaya pada subelemen mendalami dan identitas budaya. Dengan demikian, diketahui bahwa pada kelas VII SMP pengenalan dimensi berkebhinekaan global yang bermuatan budaya pada taraf mengenal dan menghargai budaya yang ada di Indonesia.
Inkonsistensi Salat dalam Teks Al-Quran Surat An-Nisa Ayat 137, 138, 142, dan 145 Syukri, Hanifullah
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1303

Abstract

Analisis wacana merupakan salah satu mata kuliah linguistik yang membahas tentang kohesi dan koherensi dalam teks. Kohesi merupakan perpaduan bentuk, dan koherensi merupakan perpaduan makna. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan hubungan kohesif dan koherensif pada teks ayat- ayat Alquran Surat An-Nisa, ayat 137, 138, 142, dan 145. Dalam ayat-ayat tersebut dijelaskan tentang inkonsistensi dalam melaksanakan salat. Sebagaimana telah dipahami oleh banyak penganut agama Islam bahwa salat salah satu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan oleh seorang seorang muslim meskipun hanya sekali. Metode analisis yang diterapkan adalah metode kontekstual, yaitu menganalisis teksnya dengan melibatkan konteks-konteks nya. Satu persatu ayat-ayat tersebut dianalisis disertai dengan pelibatan tafsir-tafsir yang terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang Islam yang salatnya tidak konsisten termasuk orang munafik. Sedangkan orang munafik akan dimasukkan ke dalam neraka paling dasar.
Metafora Tentang Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam Pidato-Pidato Jokowi Ginanjar, Bakdal
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1304

Abstract

Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan ibu kota baru negara Indonesia yang sedang dibangun di Provinsi Kalimantan Timur yang mendapat tanggapan pro dan kontra dari masyarakat. Namun, Presiden Jokowi tetap melaksanakan pembangunan disertai dengan penyosialisasian ide/gagasan IKN menjadi lebih konkret dengan pemanfaatan metafora melalui pidato. Berdasarkan realita itu, penelitian ini mengkaji metafora tentang IKN dalam pidato-pidato Jokowi. Penelitian ini berjenis kualitatif. Data penelitian berupa kalimat yang mengandung ungkapan metaforis tentang IKN yang disediakan dari pidato-pidato Jokowi tahun 2023-2024 yang terarsip pada web Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Data dikumpulkan dengan metode simak dan teknik catat. Data dianalisis dengan metode padan referensial dengan teknik hubung banding menyamakan hal pokok. Berdasarkan analisis data, ditemukan dua pemetaan tentang IKN yang tergolong sebagai metafora ontologis, yakni IKN adalah investasi dan IKN adalah perubahan peradaban. Temuan itu menunjukkan adanya korespondensi antara ranah sumber dan ranah target dalam mengkonkretkan ide/gagasan tentang IKN.

Page 67 of 116 | Total Record : 1156


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi Vol. 30 (2026): The 1st Proceedings of the International Conference on Transformative Education and Vol. 31 (2026): UMP Progressive Youth Conference (UPYC) Vol. 22 (2025): The 1st UNSIQ International Symposium on Economics and Bussines (UISEB 2024) Vol. 21 (2025): Proceedings of the 4th 2024 UMP Progressive Youth Conference (UPYC) Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025 Vol. 29 (2025): Prosiding Konferensi Nasional Ketenagakerjaan "Hukum Ketenagakerjaan dan Agenda Pemb Vol. 28 (2025): Proceedings of International Conference of Local Wisdom and Community Engagement (IC Vol. 25 (2025): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 23 (2025): Proceedings of Seminar Nasional Kebaharuan KUHP Nasional dan Urgensi Pembaharuan KUH Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024 Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural Vol. 17 (2024): Proceedings of Seminar International Legal Development in Twenty-First Century Era Vol. 16 (2024): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 15 (2024): Proceedings of International Conference on Management, Accounting, Economics, and Bu Vol. 14 (2023): Proceedings of International Conference on Legal Studies (ICOLAS 2023) Vol. 13 (2023): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2023 Vol. 8 (2023): Proceeding International Seminar 2022 E-Learning Implementation in Malaysia and Indon Vol. 12 (2023): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 11 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 10 (2023): Proceedings of Seminar Kebangkitan Nasional dan Call for Paper Universitas Muhammadi Vol. 9 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 3 (2022): Proceedings of Social Studies Learning Challenges in the 21st Century Vol. 7 (2022): Proceedings of the 3rd International Conference of Business, Accounting & Economics ( Vol. 6 (2022): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 5 (2022): Proceedings of Sharia Economic Law Faculty of Islamic Religion Universitas Muhammadiy Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 2 (2021): Proceedings of Psychology in Individual and Community Empowerment to Build New Normal Vol. 1 (2021): Proceedings of the Integration of Disaster Mitigation Learning in School More Issue