Articles
1,067 Documents
Variasi Leksikal pada Bahasa Nelayan Pantai Timur Pangandaran Jawa Barat
Logita, Embang
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v20i.1301
Manusia adalah mahkluk sosial yang memerlukan bahasa untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui bahasa manusia dapat mengekspresikan diri, mengungkapan keinginan, gagasan, dan mengungkapan segala perasaan hati dengan lingkungan. Bahasa yang dimiliki masyarakat tersimpan dalam arti individu masing-masing. Setiap individu dapat bertingkah laku dengan wujud bahasa dan tingkah laku bahasa individu itu dapat berpengaruh besar terhadap anggota masyarakat bahasa yang lain. Bahasa yang digunakan dalam suatu masyarakat sangat beragam dan bervariasi. Terjadinya keragaman atau kevariasian bahasa ini bukan disebabkan oleh penuturnya yang tidak homogen, tetapi karena kegiatan interaksi sosial yang mereka lakukan sangat beragam. Pengaruh budaya terhadap bahasa sangat besar pengaruhnya terutama dalam pembentukan kosa kata. Selain faktor budaya pembentukan kosa kata dapat juga dipengaruhi oleh lingkungan fisik tempat suatu masyarakat hidup dapat dicerminkan dalam bahasanya. Artinya, lingkungan dapat mempengaruhi bahasa masyarakat itu, biasanya dalam hal leksikal atau perbendaharaan katanya dan perkembangan masyarakat menyebabkan perubahan struktur kemasyarakatan dan lembaganya Misalnya orang Jawa mampu mengadakan berbagai leksikal terperinci mengenai padi sedangkan orang Belanda mampu mengadakan berbagai leksikal terperinci mengenai keju.
Dimensi Berkebhinekaan Global dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka
Pratiwi, Dini Restiyanti;
Purnomo, Eko
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v20i.1302
Berkebhinekaan Global merupakan salah satu dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Setiap dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila memiliki elemen dan subelemen dengan deskriptornya masing-masing sesuai dengan fase yang ditempuh. Implementasi profil pelajar pancasila ini diharapkan mampu mewujudkan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai nilai-nilai pancasila. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis dimensi berkebhinekaan global dengan elemen bermuatan budaya dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VII Kurikulum Merdeka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah buku Bahasa Indonesia kelas VII Kurikulum Merdeka. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, kalimat, ataupun paragraf yang mengandung dimensi berkebhinekaan global bermuatan budaya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VII Kurikulum Merdeka mengandung dimensi Berkhebinekaan Global dengan elemen bermuatan budaya, yaitu Elemen Mengenal dan Menghargai Budaya yang terdiri dari subelemen (1) Mendalami Budaya dan Identitas Budaya, (2) Mengeksplorasi dan Membandingkan Pengetahuan Budaya dan Praktiknya, dan (3) Menumbuhkan Rasa Menghormati terhadap Keanekaragaman Budaya. Adapun elemen komunikasi dan interaksi antarbudaya yang ditemukan memuat 2 subelemen yaitu (1) Berkomunikasi antarbudaya dan (2) Mempertimbangkan dan Menumbuhkan berbagai Perspektif. Elemen yang mendominasi dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VII, yaitu elemen mengenal dan menghargai budaya pada subelemen mendalami dan identitas budaya. Dengan demikian, diketahui bahwa pada kelas VII SMP pengenalan dimensi berkebhinekaan global yang bermuatan budaya pada taraf mengenal dan menghargai budaya yang ada di Indonesia.
Inkonsistensi Salat dalam Teks Al-Quran Surat An-Nisa Ayat 137, 138, 142, dan 145
Syukri, Hanifullah
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v20i.1303
Analisis wacana merupakan salah satu mata kuliah linguistik yang membahas tentang kohesi dan koherensi dalam teks. Kohesi merupakan perpaduan bentuk, dan koherensi merupakan perpaduan makna. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan hubungan kohesif dan koherensif pada teks ayat- ayat Alquran Surat An-Nisa, ayat 137, 138, 142, dan 145. Dalam ayat-ayat tersebut dijelaskan tentang inkonsistensi dalam melaksanakan salat. Sebagaimana telah dipahami oleh banyak penganut agama Islam bahwa salat salah satu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan oleh seorang seorang muslim meskipun hanya sekali. Metode analisis yang diterapkan adalah metode kontekstual, yaitu menganalisis teksnya dengan melibatkan konteks-konteks nya. Satu persatu ayat-ayat tersebut dianalisis disertai dengan pelibatan tafsir-tafsir yang terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang Islam yang salatnya tidak konsisten termasuk orang munafik. Sedangkan orang munafik akan dimasukkan ke dalam neraka paling dasar.
Metafora Tentang Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam Pidato-Pidato Jokowi
Ginanjar, Bakdal
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v20i.1304
Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan ibu kota baru negara Indonesia yang sedang dibangun di Provinsi Kalimantan Timur yang mendapat tanggapan pro dan kontra dari masyarakat. Namun, Presiden Jokowi tetap melaksanakan pembangunan disertai dengan penyosialisasian ide/gagasan IKN menjadi lebih konkret dengan pemanfaatan metafora melalui pidato. Berdasarkan realita itu, penelitian ini mengkaji metafora tentang IKN dalam pidato-pidato Jokowi. Penelitian ini berjenis kualitatif. Data penelitian berupa kalimat yang mengandung ungkapan metaforis tentang IKN yang disediakan dari pidato-pidato Jokowi tahun 2023-2024 yang terarsip pada web Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Data dikumpulkan dengan metode simak dan teknik catat. Data dianalisis dengan metode padan referensial dengan teknik hubung banding menyamakan hal pokok. Berdasarkan analisis data, ditemukan dua pemetaan tentang IKN yang tergolong sebagai metafora ontologis, yakni IKN adalah investasi dan IKN adalah perubahan peradaban. Temuan itu menunjukkan adanya korespondensi antara ranah sumber dan ranah target dalam mengkonkretkan ide/gagasan tentang IKN.
Analisis Lirik Lagu "Lingkaran Aku Cinta Padamu" Karya Iwan Fals dan Sawung Jabo: Perspektif Hermeneutika Gadamer
Saventika, Theresia Ricna;
Taum, Yoseph Yapi
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v20i.1305
Penulisan lirik lagu tidak bisa dilepaskan dari pemaknaan terhadap peristiwa kehidupan, sosial, dan budaya yang melingkupinya. Lirik lagu sering kali merefleksikan pengalaman pribadi, situasi sosial, atau kondisi budaya tertentu yang dihadapi oleh penulisnya. Oleh karena itu, lirik lagu memiliki pemaknaan yang kaya dan dapat dikaji lebih jauh, terutama dengan menggunakan teori-teori yang memungkinkan penggalian makna yang lebih komprehensif. Makalah ini menyajikan analisis lirik lagu “Lingkaran Aku Cinta Padamu” karya Iwan Fals dan Sawung Jabo menggunakan perspektif hermeneutika Hans-Georg Gadamer dengan pendekatan kualitatif interpretatif. Penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam mengenai bagaimana elemen-elemen hermeneutika Gadamer—seperti konsep historis, dialektis, prasangka, dan penggunaan bahasa—berkontribusi dalam penafsiran lirik lagu tersebut. Konsep historis membantu untuk mengungkap bagaimana konteks sosial dan budaya masa lalu membentuk makna lirik, sementara dialektika mengeksplorasi bagaimana interaksi antara teks dan pembaca menghasilkan interpretasi yang dinamis. Prasangka digunakan untuk mengetahui bagaimana pandangan pribadi dan latar belakang pendengar mempengaruhi pemahaman mereka terhadap lirik, sedangkan penggunaan bahasa dianalisis untuk menilai bagaimana pilihan kata serta struktur linguistik mempengaruhi makna. Hasil analisis menunjukkan bahwa lirik lagu “Lingkaran Aku Cinta Padamu” karya Iwan Fals dan Sawung Jabo dapat dipahami secara lebih mendalam melalui perspektif hermeneutika Hans-Georg Gadamer. Pendekatan hermeneutika Gadamer memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan konteks historis, dialektis, prasangka, dan penggunaan bahasa. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memperluas perspektif dalam analisis lirik lagu dan memberikan kontribusi pada kajian sastra Indonesia dengan menunjukkan relevansi pendekatan hermeneutika dalam memahami karya musik secara mendalam.
Keberfungsian Definisi dalam Teks Opini pada Era VUCA
Wahyudi, Agus Budi;
Purnomo, Eko
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v20i.1306
Keberfungsian definisi dalam sebuah teks opini sangat dipertimbangkan seorang penulis opini, karena opini mampu menggiring publik (pembaca teks opini). Definisi (definition) dalam Cambridge Dictionary, sebagai pernyataan makna kata/kelompok kata/tanda/simbol. Artikel ini mengkaji secara kualitatif mengenai definisi sebagai komponen kebahasaan dalam wacana. Masalah utama yang dibahas yakni keberfungsian definisi dalam teks opini pada era vuca. Artinya, penggunaan definisi dalam teks secara fungsional. Tujuan yang dicapai menjelaskan keberfungsian definisi dalam teks opini pada era vuca. Sumber data dari teks opini pada era vuca (artikel opini dalam Solopos dan Kompas, yang terbit bulan Juni dan Juli 2024). Data berupa paragraf yang mengandung definisi, yang dikumpulkan dengan metode simak dan menggunakan teknik catat (Sudaryanto, 2015). Analisis data menggunakan metode agih (teknik distribusional) dan metode padan (referensial). Simpulan yang didapatkan, Fungsi definisi yang ditemukan dapat dibagi menjadi dua yaitu fungsi menguatkan judul dan fungsi untuk memerinci. Adapun pola pembentukan kalimat definisi yang ditemukan dapat dibagi menjadi tiga yaitu (1) di awal teks opini, (2) di tengah teks opini, dan (3) pola campuran di tengah, awal, dan akhir. Pemberfungsian definisi sebagai alat kebahasaan wacana dalam teks opini menjadi unsur yang tidak bisa ditinggalkan dalam teks opini pada era vuca.
Mengungkap Hubungan Makna Konjungsi Koordinatif dalam Teks Motivasi di Media Sosial Instagram
Setyawati, Nanik;
Prayogi, Icuk;
Indrariani, Eva Ardiana;
Kurniawan, Latif Anshori
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v20i.1307
Keutuhan sebuah teks motivasi dapat dibangun dengan hadirnya konjungsi koordinatif. Fungsi konjungsi tersebut sebagai penghubung antarkata, antarklausa atau antarkalimat, dan bisa pula antarparagraf; sehingga dapat memiliki hubungan yang lebih kuat dan jelas antarunsur tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis konjungsi koordinatif dan hubungan makna konjungsi koordinatif dalam teks motivasi di media sosial Instagram. Penentuan sampel dalam penelitian kualitatif ini secara purposive sampling. Sumber data yang berasal dari media sosial Instagram diambil dari akun yang bervariasi dan data disiapkan secara bervariasi agar tujuan penelitian dapat tercapai. Pengumpulan data menggunakan metode observasi atau penyimakan. Metode agih, dengan teknik dasar berupa teknik bagi unsur langsung dan teknik lanjutan berupa teknik lesap dan teknik parafrase dimanfaatkan sebagai analisis data. Metode padan dengan teknik teknik pilah unsur penentu dimanfaatkan sebagai analisis data pula. Hasil analisis data disajikan secara informal. Hasil penelitian ini terlihat adanya hubungan makna konjungsi koordinatif berupa: (a) makna penambahan dengan penanda dan sejumlah 7 data; (b) makna pemilihan dengan penanda atau sejumlah 4 data; (c) makna pertentangan ada 2 data (1 data berpenanda padahal dan 1 data berpenanda sedangkan); (d) makna perlawanan sebanyak 9 data (1 data berpenanda tetapi dan 8 data berpenanda tapi); dan makna pembatasan dengan penanda kecuali terdapat 2 data.
Kekhasan Muatan Kearifan Lokal dalam Redaksi Branding Kampung Batik Laweyan Surakarta (Tinjauan Stilistika)
Nurnaningsih;
Nugrahani, Farida;
Widayati, Mukti;
Sudiyana, Benedictus;
Pratiwi, Veronika Unun
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v20i.1308
Muatan kearifan lokal merupakan aspek penting dalam redaksi branding untuk menciptakan narasi yang autentik dan memikat, serta dapat menghubungkan pengunjung dengan sejarah dan nilai-nilai budaya yang diwariskan. Penelitian ini bertujuan mengkaji kekhasan muatan kearifan lokal dalam redaksi branding Kampung Batik Laweyan sebagai upaya memperkuat identitas budaya dan meningkatkan daya tarik destinasi wisata berbasis budaya. Penelitian kualitatif deskripsif dengan pendekatan stilistika. Sumber data berupa promosi dan komunikasi dari beberapa branding Kampung Batik Laweyan. Data berupa materi atau teks promosi dan teks komunikasi branding Kampung Batik Laweyan. Content analysis, wawancara, dan observasi digunakan dalam pengumpulan data ini. Analisis data menggunakan analisis stilistika yang dimulai dari identifikasi elemen bahasa, analisis kontekstual, dan interpretasi makna. Hasil penelitian ditemukan bahwa kekhasan kearifan lokal dalam redaksi branding berperan penting dalam membangun citra yang kuat dan otentik dari Kampung Batik Laweyan. Redaksi yang mengangkat diksi-diksi dari unsur seperti sejarah, mitos, simbolisme motif batik, dan praktik sosial-budaya setempat mampu menciptakan diferensiasi yang signifikan di tengah persaingan global.
Tantangan Bahasa Aglunatif di Era VUCA (Visi Blommaert tentang Perkembangan Bahasa)
Wuryaningrum, Rusdhianti
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v20i.1309
Penelitian ini membahas perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa aglutinatif, dengan penciri morfologi. Keberadaan affix telah cukup kuat membentuk bahasa Indonesia dengan ciri aglutinatifnya. Tujuan penelitian ini adalah menyintesis beberapa pendapat pakar dengan pijakan pandangan Blommaert tentang kebijakan bahasa dan identitas bahasa. Penelitian ini merangkum riset tentang penggunaan bahasa oleh netizen. Hasil perkembangan keaglutinatifan bahasa Indonesia tersebut dikaji berdasarkan empat poin perihal perkembangan bahasa yang dikemukakan oleh Blommaert yaitu bahasa negara sebagai proses idiologikal, sociolinguistic truism, rezim sociolinguistic memiliki definisi bahasa secara mandiri, terdapat perbedaan antara language community dan speech community.
Moderasi Beragama pada Materi Khotbah Jumat: Analisis Wacana Kritis Model Teun A. van Dijk
Bowo, Sigit Arif
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/pssh.v20i.1310
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan representasi nilai-nilai moderasi beragama pada materi khotbah Jumat dengan pendekatan analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik rekam, simak, dan catat. Teknik analisis data menggunakan anaisis interaktif untuk menemukan pesan wacana pada dimensi teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek struktur makro, tema utama yang disampaikan penulis adalah mengaikan peringatan Hari Persaudaraan Manusia Internasional dengan nilai-nilai moderasi beragama yang meliputi komitmen kebangsaan, toleransi, dan antikekerasan. Pada tataran superstruktur, wacana dikembangkan dengan struktur pembukaan, isi, dan penutup dengan pola pengembangan deduktif. Aspek struktur mikro terdiri dari semantik, sintaksis, stilistik, dan retorika yang berisi detail-detail untuk mendukung tema utama.