cover
Contact Name
Anggi Septia Nugroho
Contact Email
septianugroho90@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
uml.prodipai@gmail.com
Editorial Address
JALAN Z.A. PAGAR ALAM NO.14, KEDATON, BANDAR LAMPUNG
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Ta'lim
ISSN : 02165198     EISSN : 27759725     DOI : https://doi.org/10.36269/ta'lim.v4i1.618
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Agama Islam ini dimaksudkan untuk menyebarkan hasil-hasil penelitian dosen, penelitian skripsi mahasiswa S1, maupun kajian ilmiah yang memberi kontribusi pada pemahaman, pengembangan teori, dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan Agama Islam di Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 60 Documents
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA KOMPETITIF DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) BATU Muhammad Latif Nawawi
Ta'lim Vol 3, No 2 (2021): JURNAL TA'LIM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.593 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v3i2.472

Abstract

Budaya Kompetitif dalam Islam sering disebut dengan fastabiqul khoirot yang memiliki arti bersaing atau berlomba-lomba dalam kebaikan. Budaya semacam ini harus dimiliki oleh setiap orang dalam sebuah lembaga jika ingin lembaganya berkembang dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang langkah atau strategi Kepala Madrasah untuk merangsang atau membangkitkan budaya kompetitif pada lembaga yang dipimpinnya dan menganalisa beberapa faktor kendala dalam penerapan strategi tersebut. Metode penelitian ini menggunakan kajian Deskriptif-Kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, interview dan dokumentasi. Setelah data terkumpul dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau menarik kesimpulan. Hasil atau temuan yang dipaparkan pada penelitian ini yakni budaya kompetitif tetap dilestarikan oleh Kepala Madrasah. Adapun strategi Kepala Madrasah meliputi (1) membagi tugas yang jelas untuk setiap unsur; (2) menghargai setiap pendapat atau usulan yang membangun dari setiap unsur; (3) memberi penghargaan untuk setiap prestasi yang dicapai; (4) membangun mentalitas juara dan sikap pantang menyerah. Adapun analisa dari Kepala Madrasah tentang faktor yang menjadi kendala serta solusinya meliputi (1) Guru maupun tenaga kependidikan yang baru direkrut belum bisa menjalankan jobdis dengan maksimal, sehingga pihak sekolah harus melakukan pendampingan; (2) semua unsur rata-rata masih malu dalam mengajukan sebuah gagasan atau usulan tentang perkembangan sekolah, solusinya Kepala Madrasah mendekati dengan pendekatan persuasive; (3) masih ada sikap iri antar anggota untuk terus bersaing, belum adanya solusi yang efektif; (4) terkendala dengan anggapan bahwa tugas adalah beban yang mengakibatkan patah semangat jika tugas tidak berhasil di kerjakan, solusinya membangun motivasinya dengan pengarahan dan keteladanan agar merubah mainsaid seseorang tentang hal tersebut.
TAHSIN AL-QUR’AN DENGAN METODE BANI LATHIF DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPA) Nurul Latifah; Muhammad Sholihin; anggi septia nugroho
Ta'lim Vol 3, No 01 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.893 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v3i01.378

Abstract

Masih banyak umat Islam baik dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa, bahkan orang tua belum dapat membaca dan menulis huruf al-Qur’an (buta huruf al-Qur’an). Keadaan yang demikian inilah menimbulkan keprihatinan khususnya bagi umat Islam di Indonesia.Untuk itu, pembelajaran al-Qur’an perlu ditingkatkan dengan menggunakan metode dan teknik belajar baca al-Qur’an yang praktis, efektif, dan efesien, serta dapat mengantarkan bagaimana siswa atau santri cepat dan tanggap untuk pembelajaran membaca al-Qur’an pada saat sekarang ini.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Metode Bani Lathif dalam Pembelajaran Baca al-Qur’an di Taman Pendidikan al-Qur’an (TPA) Bani Lathif Bandar Lampung. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan latar penelitiannya di TPA Bani Lathif Bandar Lampung, subyek penelitiannya adalah santri kelas A (pagi) yang berjumlah 29 santri. Peneliti melakukan observasi terhadap aktivitas guru meliputi pelaksanaan kegiatan pembuka, pelaksanaan kegiatan  inti, tahapan pembelajaran, aspek-aspek penerapan metode bani lathif, dan pelaksanaan evaluasi. Selain observasi aktivitas guru, peneliti juga mengamati aktivitas santri dalam pembelajaran meliputi kelancaran membaca al-Qur’an santri, kemampuan membaca santri sesuai dengan tajwid dan kemampuan santri dalam melafalkan huruf sesuai dengan makhrajnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Bani Lathif dalam  pembelajaran baca al-Qur’an di TPA Bani Lathif dapat dideskripsikan melalui pelaksanaan komponen-komponen pembelajarannya. Dari aspek tujuan, penguasaan huruf hijaiyyah, tanda baca, tajwid dan dapat mempraktikkan baca al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah makharijul huruf.
IMPLEMENTASI METODE TILAWATI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYYAH mustofa lutfi; mashdaria huwaini; khoironi khoironi
Ta'lim Vol 2, No 1 (2020): Ta'lim
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.122 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v2i1.227

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah bahwa pada kenyataannya praktik mengajar yang dilakukan di SD Tri Sukses Serbajadi Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung pada umumnya masih berpusat pada guru. Metodologi pembelajaran ( khususnya Agama Islam ) yang diterapkan masih mempraktikkan cara-cara lama ( Tradisional ). Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : “ Apakah Penerepan Metode Tilawati Dapat Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiiyah Kelas I Semester I SD Tri Sukses Serbajadi Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan ?” Penelitian mengenai penerepan Metode Tilawati kelas I SD Tri Sukses Serbajadi Kecamatan Natar Kabupaten Lampung selatan merupakan Penelitian Tindakan Kelas ( Classroom Action Research ). Peneltian kelas merupakan sebuah kegiatan penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki kesulitan proses belajar di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat tercapai. Setelah diterapkan pembelajaran Metode Tilawati dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas I SD Tri Sukses Serbajadi Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan mengalami kemajuan pesat terbukti dengan banyaknya siswa yang sudah bissa mengenal huruf hijaiyyah. Hasil belajar pada siklus I sebesar 84,3 % atau 27 orang siswa dengan KKM 75, siklus II sebesar 93,75% atau 30 orang siswa untuk materi mengenal huruf hijaiyyah dengan KKM 75. Peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I ke siklus II sebesar 9.45% dengan demikian sudah mencapai ketuntasan belajar.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK MENGGUNANAKAN METODE TALKING STICK ahmad luviadi; nur hikmah; khoi roni
Ta'lim Volume 1, Nomor 2, 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.919 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v0i0.116

Abstract

Membahas masalah pendidikan tak ubahnya membicarakan generasi mendatang yang memerlukan kepedulian para pendidik. Jika demikian untuk mewujudkan manusia yang terdidik dan paripurna, diperlukan adanya usaha dan upaya yang serius agar tujuan pendidikan dapat terwujud, apalagi jika yang diajarkan menyangkut Akhlak. Secara sederhana untuk melihat sejauh mana keberhasilan proses belajar mengajar adalah dengan melihat hasil belajar peserta didik. Pendidik telah berupaya melakukan strategi dalam mengajar, namun hasil belajar masih terlihat rendah. Melihat kondisi tersebut, peneliti ingin menawarkan suatu metode inovatif yang diharapkan mampu membantu meningkatkan hasil belajar, yaitu MetodeTalking Stick. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan MetodeTalking Stick dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini menggunakan Action Research atau Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penerapan MetodeTalking Stickdapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kesimpulan ini dapat dilihat dari rata-rata nilai yang diperoleh siswa pada setiap siklusnya. Padapra siklus masih terdapat 8 siswa yang belum tuntas dari 19 siswa dan siswi. Artinya nilai ketuntasannya masih 42,1% dan yang belum tuntas 57,9%.Pada siklus I masih terdapat 5 siswa yang belum tuntas dari 19 siswa dan siswi. Artinya nilai ketuntasannya masih 73,7% dan yang belum tuntas 26,3%. Pada siklus ke II dengan lebih fokus dalam menggunakan MetodeTalking Stick seluruh peserta didik mengalami ketuntasan 90%. Nilai ketuntasan ini dilihat dari batas minimal KKM75%
METODE PENANAMAN AQIDAH KEPADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Adelita Pratiwi; ahmad luviadi; muhammad Sholihin
Ta'lim Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.054 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v4i1.762

Abstract

Aqidah merupakan keyakinan yang bersih dari kebimbangan serta keraguan dimana hati membenarkannya sehingga timbulah ketenangan jiwa dengan pengertian lain dari aqidah ialah keyakinan kepada Allah SWT. Pada  pembinaan akidah anak, keluarga mempunyai kewajiban dan bertanggung jawab terhadap anak-anaknya untuk memberikan ilmu pengetahuan dan agama dengan sebaik-baiknya. Bimbingan keluarga yang berupa ilmu pengetahuan itu pada gilirannya akan saling melengkapi dengan agama, yang merupakan wujud fitrah pada diri anak tanpa ada perbedaan dan pertentangan. Oleh karena itu bimbingan terhadap anak dari keluarga akan sangat mempengaruhi kepribadian anak pada masa selanjutnya. Aqidah anak usia 7 sampai 12 tahun di lingkungan RT. 013 kelurahan Kalibalau Kencana Bandar Lampung peran orang sangat berpengaruh terhadap penanaman aqidahnya dengan berbagai cara orangtua memberi penanaman aqidah sehari – hari, dimana lingkungan dan kesibukan orang tua yang berdagang, buruh, menjadi faktor utama yang menghambat orang tua dalam menanamkan aqidah anak dengan baik setiap harinya.            Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran orang tua dalam menanamkan aqidah pada anak usia 7 sampai 12 tahun di lingkungan RT. 013 kelurahan Kalibalau Kencana Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian data secara kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu orang tua dari anak usia 7 sampai 12 tahun di RT. 013 kelurahan kalibalau kencana Bandar Lampung. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran penanaman aqidah pada anak usia 7 sampai 12 Tahun di lingkungan RT. 013 Kelurahan Kalibalau Kencana dilakukan melalui beberapa cara yaitu dengan, 1) Penanaman Kalimat Tauhid dan Kecintaan kepada Allah, 2) Penanaman Kecintaan Kepada Rasul, dan dengan 3) Mengajarkan Al-Qur’an.Kata Kunci : Pembinaan, Aqidah, Anak
KONSEP EVALUASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM ALQUR’AN Awaluddin Faj
Ta'lim Vol 3, No 2 (2021): JURNAL TA'LIM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.774 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v3i2.475

Abstract

Evaluasi merupakan suatu tugas penting dalam serangkaian proses pendidikan yang telah dilaksanakan oleh pendidik untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan kelemahan suatu proses pendidikan Islam (dengan seluruh komponen yang terlibat di dalamnya) dalam mencapai tujuan pendidikan yang dicita-citakan, Agama Islam dengan sumber ajaran al-Qur’an yang ditafsirkan para ulama ternyata menunjukkan dengan jelas berbagai masalah dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu ajaran Islam menetapkan bahwa pendidikan merupakan salah satu kegiatan yang wajib hukumnya baik pria maupun wanita yang berlangsung seumur hidup serta melalukan evaluasi terhadap berbagai masalah dalam bidang Pendidikan, Dalam proses evaluasi pendidikan memiliki kedudukan penting dalam pencapaian hasil yang digunakan sebagai input untuk perbaikan kegiatan pendidikan. Pesantren merupakan instrumen sistem pendidikan Indonesia yang unik, sebagai lembaga yang khusus melakukan kajian keagamaan (tafaqquh fi al-diin) pesantren tidak melepaskan diri dari evaluasi pendidikan. Penelitian ini membahas tentang konsep evaluasi Pendidikan Islam dalam Al-Qur’an di Lembaga Pesantren Modern Primago, penelitian  menggunakan metode deskriptif analisis. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi terhadap pengelolaan dan pengembangan evaluasi pendidikan pesantren, observasi, dan juga wawancara.  Penelitian membuktikan bahwa evaluasi merupakan salah satu bagian dari sebuah sistem pendidikan Islam yang harus dilakukan secara sistematis, berkesinambungan, dan terencana sebagai alat untuk menilai dan mengukur keberhasilan atau target yang akan dicapai dalam proses pembelajaran dan Pendidikan yang di laksanakan di pesantren Modern Primago.
IMPLEMENTASI TEKNIS PENILAIAN SIKAP PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK SARAH AYU RAMADHANI; muslim basyar
Ta'lim Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.46 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v2i2.286

Abstract

Tulisan ini secara umum akan membahas tentang bagaimana pengimplementasian dari sebuah teknik penilaian dalam suatau mata pelajaran dan menjawab perumusan masalah tentang bagaimana penerapan teknik penilaian sikap pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAN 2 Tanjungkarang. Tulisan ini adalah hasil penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan salah satu guru Akidah Akhlak di MAN 2 Tanjungkarang yaitu bapak Rozak sebagai subjek penelitian dan implementasi teknik penilaian sikap yang dilakukan guru tersebut sebagai objeknya. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan metode wawancara, metode observasi dan metode dokumentasi. Hasil analisis akhir dari implementasi rambu-rambu pelaksanaan penilaian kompetensi sikap melalui observasi yaitu guru Akidah Akhlak telah melaksanakan 7 dari 8 langkah penilaian sikap melalui teknik observasi dengan baik, maka, dapat disimpulkan teknik penilaian sikap observasi yang dilakukan oleh guru telah diimplementasikan dengan baik dan hasil nilai yang diperoleh siswa dari penilaian sikap dengan teknik observasi ini bisa dipertanggungjawabkan. Namun, penggunan teknik observasi ini hanya dipergunakan maksimal untuk mengobservasi beberapa aspek sikap saja yaitu aspek disiplin, santun, pro-aktif, dan percaya diri.Kata kunci; teknik penilaian sikap, penilaian Akidah Akhlak, teknik penilaian observasi.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE esty anggraini; muhammad sholihin
Ta'lim Vol 2, No 1 (2020): Ta'lim
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.827 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v2i1.222

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh model pembelajaran yang monoton di mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, siswa kurang aktif dalam kegiatan pembalajaran sehingga membuat hasil belajar siswa masih rendah atau belum mencapai KKM yang ditetapkan. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:“Apakah Penerapan Model Pembelajaran Inside Outside Circle Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di MTs Yapenbaya Kecamatan Katibung Lampung Selatan”? Penerapan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan dengan 2 siklus, siklus pertama 2 kali pertemuan siklus kedua 1 kali pertemuan. setiap siklusnya terdapat 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII B MTs Yapenbaya berjumlah 26 siswa Berdasarkan analisis, hasil tes dan observasi yang sudah dilakukan peneliti diperoleh kesimpulan bahwa terdapat peningkatan kegiatan belajar dan aktivitas siswa sehingga hasil belajar siswa meningkat pada setiap siklusnya. Hasil nilai ratarata pada pra siklus 65,42 dengan persentase ketuntasan 27%. Pada siklus I nilai rata-rata menjadi 70,38 dengan persentase ketuntasan 62%. Pada siklus II meningkat lagi dengan nilai rata-rata siswa 73,03 dengan persentase ketuntasan 85%. maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Inside Outside Circel dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Yapenbaya Kecamatan Katibung Lampung Selatan.
Urgensi Penerapan Nilai nilai Keimanan untuk Meningkatkan Akhlak Mulia pada Anak Ahmad Luviadi
Ta'lim Vol 1, Nomor 1, 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.86 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v0i0.84

Abstract

Allah SWT menciptakan manusia agar menjadi hamba Allah, hamba Allah itu patuh, tunduk dan taat kepada Allah SWT.,itulah yang membedakan orang yang beriman dengan yang lainnya. Sebagai orang yang beriman melandaskan semua aktifitas kehidupan nya dari Allah dan untuk Allah SWT.,Seorang yang Iman nya baik, niscaya ia akan bertingkah laku sesuai fitrah kesuciannya sebagai seorang hamba, dan dapat dipastikan akhlak nya pun baik. Hal inipun yang menjadikan landasan kita berfikir bahwa apabila seorang anak yang bertingkah laku menyimpang dengan melakukan akhlak yang tercela menunjukkan bahwa anak itu sudah jauh dari fitrah yang suci, sebagai seorang hamba yang taat kepada Allah SWT., untuk itu kita sebagai orang tua harus berupaya  mengembalikan anak itu kepada fitrahnya. Orang tua dalam upayanya harus mampu menerapkan nilai-nilai keimanan yang benar kepada Anak sejak dini sehingga anak itu benar dalam imannya, sehingga akan membuahkan tingkah laku/akhlak yang mulia
INTEGRASI INTERKONEKSI POFESIONALISME PENDIDIK DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER arif ismunandar
Ta'lim Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.558 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v4i1.751

Abstract

Hilangnya sebuah karakter pada anak mengindikasikan telahhilangnya nilai-nilai luhur yang melekat pada identitas budaya kita,seperti kejujuran, kesantunan, kebersamaan, teposliro, rasa malu,tanggung jawab, kepedulian sosial, dan sebagainya. Pembinaankarakter anak dapat direalisasikan melalui nilai-nilai yangditanamkan oleh para pendidik. Guru/pendidik sebagai tenagaprofesional memiliki tugas dan tanggung jawab dalam pembentukandan penanaman nilai-nilai karakter terhadap anak didik. Pembinaanpendidikan karakter akan mencapai hasil yang maksimal apabilaseluruh unsur internal lembaga sadar bahwa pendidikan tidak hanyabertitik berat pada kecerdasan intelektual saja, melainkan jugamengarah kepada pembentukan karakter peserta didik.Tulisan ini memaparkan tentang Integrasi Interkoneksi antaraprofesionalisme pendidik dalam mengimplementasikan nilai-nilaipendidikan karakter pada lembaga pendidikan. Pemaparan tulisanini didasarkan pada analisis dari data pustaka dengan modeldeskriptif. Dari hasil pembahasan dapat diperoleh kesimpulanbahwa integrasi dan interkoneksi antara profesionalisme pendidikdan pendidikan karakter dapat terwujud apabila satu sama lain agarmenajadi satu kesatuan yang utuh sehingga tidak terjadikesenjangan antara kemampuan profesionalisme pendidik terhadappraktik pendidikan karakter di sekolah. Sekolah sebagai lembagapendidikan formal yang menyelenggarakan kegiatan proses belajarmengajar, menjadi bagian utama dalam mewujudkan tercapainyatujuan pendidikan. Pendidikan karakter bertujuan sebagaipenyeimbang kecakapan kognitif, sehingga anak bukan hanyacerdas secara intelektual, tetapi juga cerdas secara emosional,sehingga dapat menampilkan karakter mulia dalam kehidupansosial.Key words: Integrasi Interkoneksi, Profesionalisme, PendidikanKarakter