cover
Contact Name
Anggi Septia Nugroho
Contact Email
septianugroho90@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
uml.prodipai@gmail.com
Editorial Address
JALAN Z.A. PAGAR ALAM NO.14, KEDATON, BANDAR LAMPUNG
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Ta'lim
ISSN : 02165198     EISSN : 27759725     DOI : https://doi.org/10.36269/ta'lim.v4i1.618
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Agama Islam ini dimaksudkan untuk menyebarkan hasil-hasil penelitian dosen, penelitian skripsi mahasiswa S1, maupun kajian ilmiah yang memberi kontribusi pada pemahaman, pengembangan teori, dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan Agama Islam di Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 60 Documents
MENINGKATKAN BERFIKIR KRITIS SISWA DENGAN MODEL KOOPERATIF LEARNING MATA PELAJARAN AL-QUR'AN DAN HADITS KELAS X MAN 1 LAMPUNG TIMUR Aziz Zakaria; Ikhwan Aziz Q; Rina Mida Hayati
Ta'lim Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ta'lim.v5i2.1492

Abstract

Berpikir Kritis adalah proses memfokuskan dan mengamati pertanyaan atau masalah, menilai dan memahami situasi masalah, menganalisis masalah, membuat dan mengevaluasi keputusan atau solusi dan menghasilkan suatu tindakan. Perlu adanya model pembelajaran yang diatur sedemikian rupa sehingga akan diperoleh dampak pembelajaran secara langsung kearah perubahan tingkah laku sebagaimana dirumuskan dalam tujuan pembelajaran. Model kooperatif Learning adalah model pembelajaran yang melibatkan siswa dengan membentuk kelompok-kelompok kecil yang saling membantu dan bekerja sama secara interaktif, yang berarti bahwa guru tidak lagi bertindak sebagai satu-satunya narasumber dalam Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM), tetapi siswa juga berpartisipasi aktif dalam mencapai tujuan pembelajaran. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan berfikir kritis siswa. Keberhasilan ini dapat dilihat dari siswa yang lebih berani dalam mengajukan pertanyaan kepada guru dan siswa lebih antusias dalam menjawab ketika guru mengajukan pertanyaan saat diskusi kelas berlangsung. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Model Pembelajaran, Kooperatif Learning
Hakikat Evaluasi Pendidikan Makna Kata Fatana Dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Tarbawi zahra zahra
Ta'lim Vol 5, No 1 (2023): METODE PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ta'lim.v5i1.1287

Abstract

Kedudukan Evaluasi pendidikan sangat strategis dikatakan demikian karena dalam Al-Qur’an banyak memuat ayat-ayat yang berhubungan dengan evaluasi pendidikan. Adapun istilah evaluasi dalam Al-Qur’an antara lain, Al-Hisab, Al-hafiddh, Tazkirah, Al-Fitnah, Bala’, Al-Inba’ Al-Wazn, danAt-Takdir. Namun dalam penelitian ini penulis akan membahas Al-Fitnah, (aftana) artinya diserang, memalingkan, menguji. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Library Research Adapun Fungsi evaluasi yaitu; mengetahui tercapai tidaknya tujuan instruksional secara komprehensif, sebagai umpan balik, mengukur keberhasilan proses belajar mengajar Sedangkan evaluasi Allah SWT hakikatnya juga bersifat mendidik hamba-Nya agar sadar terhadap fungsinya sebagai hamba-Nya, menghambakan diri hanya kepada-Nya.. Adapun hasil penelitian bahwa kata “Aftana sebanyak 81 ayat dalam 34 Surah di dalam Al-Qur’an. Setelah mengkaji dari Al-Qur’an dan beberapa tafsir, Kemenag, Al-Misbah,Ibnu kasir Berkaitan dengan pemaparan penulis terdapat banyak surah, ayat yang menjelaskankan hakikat evaluasi diantaranya Q.S Al-Ankabut Ayat 2-3. Ujian yang Allah timpakan bagi orang beriman adalah sarana pendidikan Allah bagi mereka. dalam pandangan manusia ujian adalah sarana untuk memberikan balasan yang setimpal, seandainya tidak teruji seorang hamba dengan benar maka akan muncul ketidak adilan dalam hal pembalasan. Ujian yang Allah berikan memiliki beberapa tujaun diantaranya: 1. Menghapuskan kesalahan, 2.Mengangkat derajat 3. Sarana pendidikan, 4. Membersihkan barisan orang-orang beriman 5. Menjadikan sebagai sebuah keteladanan.
PENERAPAN METODE SOROGAN DALAM PEMBELAJARAN KITAB SAFINATUN NAJAH DI PONDOK PESANTREN SUNANUL HUDA NATAR LAMPUNG SELATAN Jasmani Jasmani; Ahmad Luviadi; Khoironi Khoironi
Ta'lim Vol 5, No 1 (2023): METODE PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ta'lim.v5i1.1425

Abstract

Kitab Safinatun Najah karangan Syech Salim Al Hadrami adalah kitab yang menyajikan fondasi ilmu fikih yang merujuk pada madzhab Syafi’i. Secara garis besar, kitab ini membahas rukun islam mulai dari syahadat, shalat, puasa, zakat, dan haji. Bukan hanya itu , kitab ini juga membahas berbagai aspek tentang syarat sahnya ibadah.Pada prinsipnya, tidak ada yang berbeda dari kitab Safinatun Najah dengan kitab-kitab lain. Hanya saja, kitab ini cenderung lebih sederhana, singkat, dan praktis untuk dipelajari. Meskipum demikian, kandungan dari kitab ini cukup padat dan sangat patut dijadikan sebagai rujukan dan pelajaran oleh kaum muslim.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  penerapan metode sorogan dalam pembelajaran kitab Safinatun Najah di Pondok Pesntren Sunanul Huda Natar Lampung Selatan. Kegunaan dari penelitian ini adalah diharapkan menjadi bahan kontribusi pemikiran dalam meningkatkan metode sorogan pada pembelajaran kitab Safinatun Najah. Menurut jenisnya penelitian ini merupakan penilitian lapangan, dimana data-data yang diambil dan diolah bersumber dari lapangan. Adapun subjek penelitian ini adalah pengasuh sekaligus ustadz/ah dan santri yang mengikuti metode ini. Sedangkan objeknya meliputi penerapan metode sorogan dalam pembelajaran kitab Safinatun Najah. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.Dari hasil penelitian ini penulis menemukan bahwa penerapan metode sorogan dalam pembelajaran kitab Safinatun Najah di Pondok Pesantren Sunanul Huda Natar Lampung Selatan sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan santri dalam membaca, memahami serta menjelaskan materi-materi yang tertera didalam kitab kuning. Kata kunci: Metode, Sorogan, dan Safinatun Najah.
Peran Kepala Sekolah Sebagai Penguatan Kapasitas Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan arif ismunandar
Ta'lim Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ta'lim.v5i2.2085

Abstract

The principal as an educational leader in an educational institution must seek initiatives for quality as a form of effort to build an educational system in his school. As the highest leader in the school, the principal has three main functions, namely as an administrator, supervisor, and educational leader. The principal functions as an educational administrator means that to improve the quality of his school, a principal can improve and develop his school facilities such as buildings, equipment or equipment and others that are covered in the field of educational administration. The presentation of this paper is based on the analysis of library data with a descriptive analysis model. From the results of the discussion, it can be concluded that it reveals the importance of a principal in improving teacher performance in schools. To realize a conducive work climate and a comfortable working atmosphere, cooperation from various parties is needed. In general, a principal as a leader is a principal who has special characters or characteristics that include personality, basic skills, experience and professional knowledge, professional training and skills, administrative knowledge and supervision.Keywords: Principal, Teacher, Education Quality
REAKTUALISASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MASYARAKAT MULTIKULTUR Muslim Basyar; Anggi Septia Nugroho
Ta'lim Vol 5, No 1 (2023): METODE PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ta'lim.v5i1.1410

Abstract

Tulisan ini secara rinci akan membahas ihwal dinamika pembaruan pendidikan Islam di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Karena untuk membangun sistem komunikasi sosial yang efektif di tengah warga yang heterogen, mestilah merumuskan pola terbarukan; di mana pendidikan Islam diajak hadir dan dijadikan model utama dalam implementasinya. Tulisan ini merupakan hasil penelitian kepustakaan (library research) dengan melakukan analisis data dan dokumen terhadap beragam literatur akademik serta menggunakan pola manajemen pendidikan sebagai model pendekatannya. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa komunikasi di tengah masyarakat multikultur yang ditujukan untuk mewujudkan bangunan toleransi, harus dilakukan dengan kembali menghadirkan pendidikan Islam yang sesuai dengan kondisi zaman; dan secara praktis menyokong produktifitas antar-kelompok masyarakat.
ABU BAKAR BA'ASYIR DAN PERANNYA DALAM MAJELIS MUJAHIDIN INDONESIA (MMI) afton zuhri adnan; Intan Muthoharoh; Bukhori Abdul Somad; Masruchin Masruchin
Ta'lim Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ta'lim.v5i2.1860

Abstract

ABSTRACTAfter the New Order regime fell, organizations began to emerge, it was shown as a form of freedom in expressing themselves in the Reformation Era. Likewise, the emergence of several Islamic organizations that echo the implementation of Islamic shari'a in Indonesia. These organizations attracted the attention of the general public, including Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), the Islamic Defenders Front (FPI), and the Indonesian Mujahidin Council (MMI). They assume that the decline of Muslims is due to the non-implementation of Islamic law. The Indonesian Mujahidin Congress I was the beginning of the birth of the organization named Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). Abu Bakar Ba'asyir was one of the people who spearheaded the establishment of MMI. And Abu Bakar Ba'asyir was chosen as Amir Mujahidin. The purpose of this research is to find out whether the thoughts of the MMI organization that contain a lot of controversy in society come from the principle of thought and control of Abu Bakar Ba'asyir or the actions of his followers. the research method used is qualitative research in which it produces descriptive data, this research is a type of library research because the results of the research are more concerned with the search for library data found in reference sources. The end of the author's findings states that Abu bakar Ba'asyir was involved with MMI for approximately 8 years and the rest he resigned.Keywords: Assembly, Mujahidin, Abu Bakar Ba'asyir, Islamic Organization
PENERAPAN METODE TIKRAR DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN DI RUMAH QUR’AM DZURRIYATULHUFFAZH DESA HAJIMENA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Herdani Ahmad Pradana; Ahmad Luviadi; Muhammad Machsun
Ta'lim Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ta'lim.v5i2.2108

Abstract

ABSTRACTThis research discusses the Tikrar Method, which is one of the methods used to memorize the Qur'an which is widely applied in various Qur'anic educational institutions in Indonesia. This method is used by repeating the verses that want to be memorized and those that have been memorized, so that by using this method the memorization becomes stronger and does not forget easily.Therefore, this thesis discusses the application of the Tikrar method in memorizing the Qur'an at the Dzurriyatul Huffazh Hajimena Qur'an House in South Lampung Regency. This study aims to determine how the implementation of the Tikrar method in the institution and how the learning stages of the Tikrar method.This research uses descriptive qualitative research with a field approach. In this study the techniques used in data collection are using observation, interview, and documentation techniques. The subjects of research are the Head of the Foundation, tahfizh Supervising Teacher and Santri.Based on the results of the researcher's observations, it can be concluded that the tikrar method is very effective in memorizing the Qur'an, with this method the achievement of memorization targets can be achieved with good memorization quality. This method is very typical by repeating verses so that they can memorize without memorizing aloud. Keywords: Method, Tikrar, RQ-Duha.
MEMILIH CALON SUAMI/ISTRI SEBAGAI PONDASI DASAR DALAM PENDIDIKAN ISLAM Muhammad Sholihin; Ervina Puspandari
Ta'lim Vol 5, No 1 (2023): METODE PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ta'lim.v5i1.1421

Abstract

Keluarga merupakan salah satu pilar utama dalam pendidikan Islam. Tahapan pendidikan anak dalam konsep Islam harus bermula dari cara memilih calon pasangan hidup (suami/istri). Kriteria yang di anjurkan memilih pasangan hidup dalam islam adalah harus mengutamakan agamanya. Pernikahan yang didasari dengan pondasi dasar nilai-nilai agama Islam akan dapat membangun keluarga yang kokoh, sakinah, mawadah, warohmah. Keluarga yang sakinah merupakan keluarga yang di dalamnya selalu di warnai dengan nilai-nilai pendidikan. Relevansi pernihakan dengan pendidikan adalah melalui pernikahan akan melahirkan keluarga yang berbasis pendidikan islam, dapat mewariskan nilai-nilai akhlakul karimah, seta dapat mengindarkan keluarga dari siksa neraka. Orangtua yang soleh dan solehah akan dapat memberikan pendidikan yanag terbaik terhadap putra putrinya sehingga mampu melahirkan anak-anak yang soleh dan solehah.  Key word: Pernikahan, Keluarga, Pendidikan Islam
KOMPONEN INTI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN ISMUBA DI SMP MUHAMMMADIYAH 4 BANDAR LAMPUNG Nisa Rahmania; Arizal Eka Putra; mashdaria huwaina
Ta'lim Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ta'lim.v5i2.2106

Abstract

ABSTRACTThe 2013 curriculum that was implemented in the 2013/2014 school year. The emphasis point in the 2013 Curriculum is the improvement and balance of soft skills and hard skills. ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, and Arabic) is a special feature and advantage of the Muhammadiyah School with an integrative-holistic Medern Islamic education system, in the form of a public school that integrates Islamic religious knowledge, and a madrasah that integrates general sciences. Based on this, researcher conducted research at SMP Muhammadiyah 4 Bandar Lampung with the title “Implementation of the 2013 Curriculum in ISMUBA Subjects at SMP Muhammadiyah 4 Bandar Lampung”.This research focuses on Islamic/Islamic Religious Education Subjects because these three subjects are allied subjects and there is no significant difference, so i tis deemed sufficient to sample Al-Islam subjects.The purpose of this research is to find out how the 2013 Curriculum is implemented and how the supporting and inhibiting factors are in its implementation. This research uses field research with a qualitative descriptive approach.The results of this research indicate that, (1) Implementation of the 2013 Curriculum has been implemented since 2019. In the 2022/2023 school year, the 2013 Curriculum has been impelemented in all classes. (2) Supporting and inhibiting factors, including; Implementation of socialization and training, teacher competence, availability of school facilities and infrastructure, student motivation, as well as evaluation or assessment of the 2013 Curriculum. Key Words : Implementation, 2013 Curriculum, Islamic Religiou Subject.
العلاقة بين قدرة التلاميذ على القراءة وقدرتهم على الإملاء بمدرسة روضة المتعلمين الإسلامية المتوسطة بكاسي Muhammad Qadhafi; Awaluddin Faj
Ta'lim Vol 5, No 1 (2023): METODE PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ta'lim.v5i1.1409

Abstract

This researcher wants to reveal the relationship between the ability to read and the ability to dictate. This research is a quantitative research type, and the researcher uses the statistical approach. The method used by the researcher in this research is the correlational method, because it contains the correlation between the two variables. The researcher takes the study population of all first-grade students from Raudhatul Al-Muta'alimiin Islamic Junioor high School in Bekasi, the number of which is 26 students. Correlational analysis to find out the correlation between the ability to read and the ability to dictate, and the researcher uses the Correlation Product Moment rule in his research.The ability of pupils in the first class in the school to read indicates an excellent grade, because the average grade they obtained was 90.19. The result of the students' ability to spell is indicative of a good grade, because the grade average they obtained was 75.84. The existence of a relationship between the ability to read and the ability to dictate, and this relationship obtained a result of 0.549 which lies between (0.40- 0.70) because the ro score is greater than the rt score of the percentile ability at 5% confidence (0.388) and greater than The ability of the percentile at 1% confidence level (0.496), and its value was at the average degree, and this degree indicates that the alternative hypothesis (Ha) is “accepted” and the original hypothesis (Ho) is rejected. The researcher concludes that there is a correlation between students' ability to read and their ability to dictate at Raudhatul Al-Muta'alimiin Islamic Junioor high School in Bekasi Keywords:        Qiro’ah, imla’, reading, writing, dictation, kitabah