cover
Contact Name
Muh Nadzirin Anshari Nur
Contact Email
nadzirin@uho.ac.id
Phone
+6281355027386
Journal Mail Official
muzakum.uho@gmail.com
Editorial Address
Gedung Vokasi UHO, JL. HEA Mokodompit Kampus Baru UHO Kendari Sulawesi Tenggara 93231
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 26862921     DOI : -
Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) dengan ISSN : 2686-2921 dikelola oleh Program Pendidikan Vokasi Universitas Halu Oleo. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Pengabdian Masyarakat. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat. JPMIT terbit 2 (dua) kali setahun, yaitu pada bulan Oktober dan April. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan hasil dari pengabdian pada masyarakat. Situs Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis.
Articles 159 Documents
Pelatihan Penerapan Teknologi Surimi Based Product Pada Masyarakat Bajo Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno; Asnani, Asnani; Isamu, Kobajashi Togo; Inthe, Mita Gebriella; Daniningsih, Tri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2214.153 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.8791

Abstract

Abstrak Desa Wawatu memiliki hasil tangkapan ikan yang cukup melimpah. Potensi ini kurang termanfaatkan,  dimana ketika musim panen tiba ikan melimpah, tetapi tidak semua ikan hasil tangkapan termanfaatkan dengan baik, bahkan terbuang karena mengalami kerusakan, sedangkan pada musim paceklik, ikan sulit untuk diperoleh, sehingga masyarakat kekurangan bahan pangan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Wawatu khususnya wanita suku bajo terhadap penerapan teknologi surimi dan produk turunannya untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang dilakukan berupa pemberian materi, pelatihan dan praktek. Hasil data diperoleh bahwa 77,8% peserta pelatihan berprofesi sebagai penjual ikan dan 22,2% sebagai nelayan. Data menunjukkan 56% peserta belum pernah mengikuti pelatihan pengolahan hasil perikanan dan 44% sudah pernah. Data peserta yang mengetahui produk surimi, diketahui 50% peserta tidak tahu, 33,3% pernah mendengar tapi tidak mengetahui produknya dan 16,7% mengetahui produk surimi, sedangkan untuk pembuatan produk surimi, kamaboko, bakso ikan, dan nugget ikan 100% peserta belum pernah membuatnya. Olehnya itu pelatihan ini sangat tepat diberikan kepada wanita suku bajo untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Hasil dari pelatihan ini yaitu masyarakat bajo memperoleh peningkatan pengetahuan mengenai penerapan teknologi surimi dan produk turunannya, serta peningkatan keterampilan dengan melakukan praktek pembuatan produk turunan surimi secara langsung.Kata Kunci: Desa Wawatu, surimi, pelatihan, praktek, produk turunan AbstractWawatu village has good potential in fisheries catch products. This potential is not utilized well, when the fish catches are abundant, not all fishes was utilized properly, even wasted due to damage, whereas if fishes was difficult to obtained, so that people lack of protein sources for consumption. The Community Partnership Program (CPP) aims to provide knowledge and skills to the people of Wawatu Village, especially Bajo women, to the application of surimi technology and its derivative products. The program is conducted using action research method consist of giving presentation, training and practice. The results of the data obtained that 77.8% of trainees work as fishmonger and 22.2% as fishermen. Data shows that 56% of participants have never attended a fishery product processing training and 44% ever. The data shows that 50% of participants did not know about surimi, 33.3% had heard but did not know their products and 16.7% knew surimi products, while 100% participant never made surimi, kamaboko, fish meatballs, and fish nuggets. Therefore, this program was very appropriate for bajo women to improve their knowledge and skills. The result of this program is that the Bajo community gets an increased knowledge about surimi technology and derivative products, as well as increased skills by practicing to made of surimi derivative products directly.Keywords: Wawatu Village, surimi, derivate products, training, practice.
Pelatihan PSG Anak Usia Dini Melalui Kurva Pertumbuhan WHO pada Guru TK Wulele Sanggula I dan II Kota Kendari Fithria, Fithria; Yunawati, Irma; Ruwiah, Ruwiah; Harleli, Harleli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.808 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v2i1.12148

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas merupakan modal dasar bagi pembangunan bangsa. Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dilakukan secara sistematis, berkesinambungan dan sejak dini. Saat ini, Indonesia mengalami masalah gizi ganda, tidak hanya masalah gizi kurang saja, tetapi prevalensi overweight dan obesitas juga meningkat. Anak yang menderita gizi buruk dapat mengalami gangguan bicara, apatis, penurunan skor intelligence quotient (IQ), penurunan perkembangan kognitif, penurunan intelegensi sensori, gangguan pemusatan perhatian, gangguan penurunan rasa percaya diri dan merosotnya prestasi akademik di sekolah sedangkan anak dengan status gizi obesitas juga dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler, DM tipe 2, asma dan stres pada masa kehidupan selanjutnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam memantau tumbuh kembang anak adalah melalui penilaian status gizi anak. Penilaian status gizi terhadap anak usia prasekolah perlu dilakukan karena belum adanya petugas kesehatan atau kader kesehatan yang secara khusus menangani anak usia prasekolah sehingga salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengadakan sosialisasi dan pelatihan terhadap para guru TK dan orangtua tentang penilaian status gizi anak usia dini melalui kurva pertumbuhan World Health Organization (WHO). Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat mencakup binasuasana dan sosialisasi, pembuatan modul kegiatan, diseminasi informasi, pelatihan penilaian status gizi anak usia dini serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji Mc Nemar menunjukkan bahwa ada pengaruh pelatihan penilaian status gizi anak usia dini melalui kurva pertumbuhanWHO terhadap pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan (pre dan post test) dengan nilai p-value = 0,000.
Penyuluhan Multimedia Dalam Upaya Memutus Mata Rantai Pandemi Covid-19 di Sulawesi Tenggara Isnian, Sitti Nur; Musadar, Musadar; Salahuddin, Salahuddin; Lestari, Hariati; Fitriani, Fitriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.239 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v2i2.15172

Abstract

Berangkat dari pandemi covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Fenomena masih banyak masyarakat Sultra yang tidak mengindahkan kebijakan pemerintah, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun, dan menjaga jarak sebagai perilaku dalam masa adaptasi kebiasaan baru. Pengabdian ini sebagai upaya mewujudkan sinergitas masyarakat, pemerintah dan dunia kampus dalam memutus mata rantai covid-19. Tujuan pengabdian adalah perubahan perilaku masyarakat yakni peningkatan pengetahuan berupa kesadaran pandemi covid-19 sebagai musuh bersama, dan cara memutus mata rantai covid-19; sikap berupa terbentuknya tekad yang satu pemutusan mata rantai covid-19 adalah tangung jawab bersama; dan keterampilan berupa kemampuan masyarakat memanfaatkan potensi diri dan SDA yang dimiliki menciptakan produk untuk memutus pandemi covid-19. Pengabdian ini menggunakan 3 metode penyuluhan multimedia yaitu; (1) ceramah; (2) demonstrasi cara; dan (3) bimbingan teknis. Hasil pengabdian adalah: (1) terciptanya sinergitas seluruh pihak baik dari masyarakat, pemerintah dan pemerintah darah, dan dunia kampus dalam memutus mata rantai pandemi covid-19; (2) terjadinya perubahan perilaku masyarakat yakni lahirnya kesadaran umum masyarakat dan kesepahaman bersama akan covid-19 sebagai musuh dan tanggung jawab bersama; sikap kepekaan, empati, kepedulian dan tekad masyarakat; dan peningkatan keterampilan membuat produk handsanitizer dan memanfaatkan lingkungan pekarangan dengan tanaman toga sebagai tindakan nyata masyarakat bersatu melawan covid-19 dengan memanfaatkan potensi yang ada pada diri masyarakat itu sendiri; (3) terwujudnya sinergitas dan harmonisasi antara masyarakat, pemerintah desa/kelurahan, pemerintah daerah dan Universitas Halu Oleo, melalui Inovasi Produk Penyuluhan Multimedia yang isi materinya dari masayarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat melalui pemerintah dan Gugus Tugas Covid-19 Sultra; dan (4) inovasi penyuluhan multimedia dalam bentuk video semi dokumenter edukatif yang inovatif. Kegiatan ini melibatkan seluruh pihak mulai dari penentu kebijakan, stakholder gugus percepatan covid 19, elemen masyarakat, dan civitas akademika. Diharapkan hasil kegiatan ini menjadi solusi upaya penyadaran pada masyarakat Sulawesi Tenggara untuk bersama tau dan terampil dalam memutus mata rantai Covid-19 ditengah wabah yang belum menunjukkan tanda-tanda kapan berakhirnya.Kata Kunci: Covid-19, Penyuluhan Multimedia, Sadar Paham dan Terampil
Intensifikasi Usaha Ayam Kampung Melalui Teknologi Pakan dan Inseminasi Buatan untuk Meningkatkan Produktivitas Ternak Saili, Takdir; Badaruddin, Rusli; Syamsuddin, Syamsuddin; Isnaeni, Purnaning Dhian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.325 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v3i1.15230

Abstract

Melimpahnya sumber pakan, baik berupa jagung, ampas tahu, dan kulit ari kedelai di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Konawe Selatan, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi ayam kampung sehingga dapat diperoleh hasil yang optimal. Usaha produksi ayam kampung yang dijalankan masyarakat Desa Alebo masih terbatas untuk tujuan produksi daging dan sangat memungkinkan untuk dikembangkan menjadi usaha produksi ayam kampung dengan tujuan menghasilkan telur baik untuk telur konsumsi maupun untuk telur bibit. Program PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan sumber pakan yang ada di sekitar peternak untuk membuat pakan ayam kampung yang berkualitas dengan harga murah, dalam mengaplikasikan teknologi reproduksi, serta pencegahan penyakit untuk mendukung produktivitas ayam kampung. Metode yang digunakan adalah metode kegiatan non fisik meliputi diskusi dan praktek bersama, serta metode kegiatan fisik berupa pelatihan pembuatan pakan, inseminasi buatan, dan pengoperasian mesin tetas.
Pelatihan Teknis Fungsional Pamong Belajar PKBM Samaturu 1 Kendari Makkulau, Makkulau; Baharuddin, Baharuddin; Yahya, Irma; Laome, Lilis; Wibawa, Gusti N.A.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.527 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.10082

Abstract

Kebutuhan akan pamong belajar yang profesional adalah suatu hal yang urgen. Salah satu bentuk peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar, pengkajian program, dan pengembangan model PAUDNI pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dan satuan PAUDNI adalah dengan pembinaan pamong belajar. Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk memberikan pedoman bagi pamong belajar dan pihak yang berkepentingan agar memiliki pengertian dan pemahaman yang sama tentang ketentuan jabatan fungsional pamong belajar dan angka kreditnya. Kerangka pemecahan masalah kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu: (1) persiapan, (2) inventarisasi peserta pelatihan, (3) penyusunan materi pelatihan, (4) penyajian materi pelatihan, (5) evaluasi hasil kegiatan, dan (6) penyusunan laporan. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pamong belajar yang menjadi peserta pelatihan ini telah mampu memahami jabatan fungsional pamong belajar dan angka kreditnya.
Pengelolaan Feses Ayam Kampung yang Dibudidayakan di Pekarangan Sebagai Pupuk Organik Tanaman Sayur di Kelurahan Anggalomelai Kecamatan Abeli Saili, Takdir; Nafiu, La Ode; Abadi, Musram; Libriani, Restu; Sulfitrana, Andini; Salido, Wa Laili; Isnaeni, Purnaning Dhian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.316 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v2i2.14069

Abstract

One of chicken farming byproduct that has potential to be processed to become more economical product is manure. If not treated well, the manure could spread odour and become the media for parasitic vectors like flies. Chicken manure can be processed into organic fertilizer for vegetable farming. Aside from personal use, the organic fertilizer then can be sold and increase the farmers’ income especially in COVID-19 pandemic where most economical sector collapsed. The problem faced by farmers at Anggalomelai, Abeli sub-district was their lack of knowledge on manure processing technologies. This themed KKN Program by FPt UHO aimed to offer solutions for farmers by giving technical guidance and counseling on manure processing technologies. This program was held for one month starting from June 13th until July 13th, 2020 on Anggomelai, Abeli sub-district, Kendari. The program was carried by technical guidance and counseling for farmers, either face to face or online by still maintaining the COVID-19 prevention protocols. Result obtained from this program showed the increasing knowledge of farmers in Anggomelai, Abeli sub-district especially in prrocessing chicken manure into organic fertilizer for vegetable farming.
Diversifikasi Pengolahan Kulit Sapi pada Kelompok Usaha Suka Mandiri di Kelurahan Rahandouna Kecamatan Poasia Kota Kendar Fitrianingsih, Fitrianingsih; Abadi, Musram; Sulfitrana, Andini; Kimestri, Asma Bio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.088 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v3i2.22094

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Internal (PKM-I) UHO 2021 ditujukan pada Kelompok Usaha Suka Mandiri yang dilaksanakan di Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kelompok Suka Mandiri merupakan merupakan salah satu kelompok usaha yang bergerak dalam bidang produksi kerupuk kulit yang ada di Kecamatan Poasia, yang berdiri sejak tahun 2012. Berdasarkan investigasi di lapangan proses produksi kerupuk kulit di kelompok Suka Mandiri masih dilakukan secara sederhana, dengan mengesampingkan cara produksi pangan yang baik, seperti fasilitas dan peralatan produksi yang seadanya dan tidak terpelihara dengan baik, serta tidak menerapkan higieni karyawan, dikuatirkan keadaan ini akan menurunkan kualitas produk. Melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini, tim pelaksana kegiatan berperan serta aktif dalam membantu meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat mengenai pengolahan kuliat yang aman dan sehat serta penganekaragangan produk kulit dengan berbagai rasa. Program PKM-I ini dibagi dalam 2 kegiatan, yaitu: (1) Kegiatan non fisik meliputi: penyuluhan, pelatihan dan bimbingan teknis (pendampingan) sebagai media transfer informasi pengetahuan dan teknologi; (2) Kegiatan fisik melalui: pengadaan alat/bahan, demontrasi pengolahan kulit sapi yang baik dan benar. Pelaksanaan program dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan bimbingan teknis dengan metode tatap muka baik secara individu, kelompok, ataupun massal dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat melalui program PKM-I UHO 2021 yang telah dilakukan terhadap industri lokal yaitu pada kelompok Usaha Suka Mandiri dapat disimpulkan bahwa (1) kelompok mitra telah memahami pengolahan kulit sapi dengan menerapkan sistem pangan yang aman dan sehat, (2) kelompok mitra mampu melakukan diversifikasi atau penganekaragaman produk olahan kulit sapi, (3) kulit yang diolah telah menghasilakn aneka macam produk, seperti kerupuk kulit aneka rasa seperti pedas, manis, balado, jagung bakar, keju, dan rasa barbeque.
PELATIHAN IBU-IBU DALAM USAHA PENINGKATAN OLAHAN HASIL TAMBAK UDANG DI DESA BARAKKAH KECAMATAN TIWORO SELATAN KABUPATEN MUNA BARAT Rejeki, Sri; Libriani, Restu; Tamrin, Tamrin; Faradilla, RH. Fitri; Fajriani Suaib, Yermia Nur; L, Mariani.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.814 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.9338

Abstract

Barakkah Village coastal communities are still lacking of knowledge, skills and innovation in utilizing local potential especially in the marine sector so that what is sold is only fresh. The purpose of this community service program is to provide assistance so as to increase knowledge, skills and innovation for women in coastal areas in the form of knowledge that is easy to understand so that it is expected to improve the family's economy going forward. Based on the dedication made it can be seen that the response and enthusiasm of the trainees to take part in the training activities is very high as indicated by the fulfillment of the specified number of participants, the good response and enthusiasm of the trainees so as to facilitate the implementation of the program, participants can see firsthand the making of meatballs and shrimp broth in accordance with sanitation and hygiene requirements, participants gain knowledge about how to design packaging and make good and correct packaging and know how to administer of the P-IRT certificate if want to develop a business.
Pembentukan Desa Tangguh Bencana Covid-19 untuk Antisipasi Penyebaran dan Dampaknya di Provinsi Sulawesi Tenggara Jaya, Laode M Golok; Ngii, Edward; Mangidi, Uniadi; Azikin, Thahir; Welendo, La
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.199 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v2i2.14266

Abstract

The spread of the Corona virus (Covid-19) has recently become increasingly worrying, not only because of the inadequate handling due to the lack of mass rapid tests and the obstacle to the examination method using polymerase chain reaction (PCR) techniques. On the other hand, the habit of people who ignore and underestimate the spread of Covid-19 infection has become the main trigger for the increasing number of positive patients of Covid-19. This is even more worrying if the scale of our review is not only urban but also rural, where the potential for exposure to Covid-19 is getting bigger. Therefore, Halu Oleo University through the Integrated Community Service program (KKN) Thematic Prevention of Covid-19 has a big agenda of increasing public awareness both in cities and in rural areas who are very prone to exposure to Covid-19 to minimize the impact that occurs due to the spread of Covid-19. The purpose of this activity is to form a Covid-19 Disaster Resilient Village to anticipate its spread and impact in Southeast Sulawesi Province. This KKN is a multidisciplinary activity from various scientific fields involving students and lecturers from various departments. The method implemented is socialization as an effort to increase public awareness through social media that is easily accessed and understood by the community while still implementing social distancing and with strict health protocols, involving village and community officials. Another method is to collect data on the profiles of people who are vulnerable to exposure and have an impact on their health and economy, in addition to physical activities such as spraying with disinfectants at houses of worship. Other methods carried out include making booklets using local languages, and making tutorials on using Zoom and Google Meet online media meetings so that learning activities of school students and village officials can continue during the Covid-19 pandemic.The results of this KKN Thematic activity are expected to become a learning medium for students as part of the Merdeka Campus Program, building villages that are resilient to the Covid-19 disaster, maintaining the economy and community activities, and become a forum for community service for lecturers.
Pelatihan Menghitung Anggaran Biaya Atap Rangka Baja Di Kelurahan Sanua Kota Kendari Masdiana, Masdiana; Sulha, Sulha; Mursidi, Baso; Machmud, Sultan; Arsyad, LM Nurrahmad; M.Rizal, M.Rizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.671 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v3i1.18429

Abstract

Materials technology have developing rapidly especially since steel is used to replace wood as themain construction material This is not directly proportional to the skills of construction workers.Planning for material requirements and implementing occupational safety (SMK3) when doing workis less. So the Implementing Team carried out training activities at Sanua Sub district, Wesst-KendariDistrict, Kendari City, Southeast of Sulawesi. Team were training on how to calculate the roof trussbudget quickly and easily and they can design the material requirements so which are not materialwasted. The results of the training include increasing knowledge of calculating the cost budget sothat it can compare the cost of using steel which is not too expensive when using wood, especially interms of strength and maintenance and other result was the implementing SMK3 was important whenthey were working. Other results of the training were increased their knowledge of how to planbudgets quicly and Increasing awareness of the implementation of SMK3 is very important.Keywords: Flood adaptive settlement mockups.

Page 5 of 16 | Total Record : 159