Jurnal Pengbdian Teknik Mesin
Jurnal ini berfokus untuk mempublikasikan jurnal dengan tema Pelayanan komunitas, Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; Pelatihan, Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan; Marketing, agricultural, Ketahanan Pangan Lokal; Teknologi tepat guna, desain, science & technology dan Pengabdian Komunitas Mahasiswa
Articles
116 Documents
Pendampingan Wawasan Sertifikasi Halal dan Izin Edar BPOM pada CV Milkinesia Nusantara
Anugerah Dany Priyanto;
Angky Wahyu Putranto;
Widyasari;
Teti Estiasih;
Faiz Ramadhani
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2022): Abdimesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/abdi-mesin.v2i2.67
Mayoritas penduduk Indonesia adalah memeluk agama Islam, sehingga kehalalan suatu produk pangan sangat diperhatikan. Kehalalan produk pangan dan izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merupakan bentuk perlindungan konsumen, karena dengan adanya izin edar BPOM membuat masyarakat menjadi lebih tenang dan merasa aman ketika akan mengkonsumsi suatu produk pangan. Sertifikasi Halal dan izin edar BPOM merupakan bentuk perlindungan konsumen yang ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan BPOM. Permasalahan yang dialami oleh CV Milkinesia Nusantara adalah belum adanya sertifikasi Halal dan Izin edar BPOM. Tidak adanya sertifikasi Halal dan izin edar BPOM, produk CV Milkinesia Nusantara tidak dapat dipasarkan kedalam mini market, supermarket, dan luar daerah. Produk CV Milkinesia Nusantara juga kalah bersaing dengan produk lain yang telah memiliki sertifikasi Halal dan izin edar BPOM karena lebih dapat dipercaya oleh masyarakat. Permasalahan selanjutnya adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman karyawan CV Milkinesia Nusantara tentang pentingnya sertifikasi Halal dan izin edar BPOM. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membantu karyawan CV Milkinesia Nusantara untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang pentingnya sertifikasi Halal dan izin edar BPOM. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah karyawan CV Milkinesia Nusantara mendapatkan peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang pentingnya sertifikasi Halal dan izin edar BPOM yang akhirnya dalam waktu dekat CV Milkinesia Nusantara akan berusaha mendapatkan sertifikasi Halal dan izin edar BPOM.
Pembuatan Bolu Labu Kuning Sebagai Makanan Bergizi Pada Abdimas RW 04 Medayu Selatan Surabaya
Susilowati;
Retno Dewati;
Lucky Indrati Utami
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2022): Abdimesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/abdi-mesin.v2i2.69
Abstrak- Pengabdian Masyarakat pada program penyuluhan yang telah di adakan di Balai RW 04 Medayu Selatan, Kelurahan Medokan Ayu Surabaya. Tepatnya pada hari Sabtu tanggal 4 Juni 2022 program penyuluhan yang diikuti tim penyuluh dari program studi pertanian, teknik Kimia dan Ilmu lingkungan memberikan penyuluhan pada Ibu-ibu PKK RW 04 Medayu Selatan Surabaya. Adapun Tema yang di sampaikan dalam penyuluhan pada waktu itu yaitu Pelatihan pembuatan makanan dari produk pertanian dan kegiatan pemeliharaan/ perawatan, pemupukan tanaman. Program penyuluhan ini merupakan kegiatan yang sudah berjalan lama antara ibu-ibu PKK dengan tim penyuluh. Sebagaimana tim penyuluh memberikan metode-metode penyuluhan yang bermanfaat bagi ibu-ibu PKK, khususnya didesa Medokan ayu ini. Pembuatan bolu labu kuning dan cara pengolahannya dipresentasikan oleh tim penyuluh pada ibu-ibu PKK di Balai RW 04 surabaya. Di Indonesia tanaman labu kuning banyak tumbuh, dan penanamannya juga tidak sulit, pembibitannya, perawatannya serta dapat menambah nilai ekonomis. Tanaman labu kuning (cucurbita moschata) mudah di perbanyak dengan menanam pada halaman rumah atau lahan pekarangan yang kosong.
Energi Alternatif (Biogas) Pengganti Bahan Bakar Minyak Pada Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Pamekasan Jawa Timur
Novel Karaman;
Luluk Edahwati;
Ndaru Adyono;
Tria Puspa Sari;
Wahyu Dwi Lestari;
Radissa Dzaky Issafira;
Ahmad Khairul Faizin;
Wiliandi Saputro
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2022): Abdimesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/abdi-mesin.v2i2.70
Abstrak-Teknologi biogas dari kotoran sapi merupakan salah satu alternatif sumber energi pengganti bahan bakar minyak pada masyarakat pedesaan sekaligus mengatasi masalah limbah organik di pedesaan sebagai sumber energi alternatif biogas. Biogas merupakan hasil proses pembusukan limbah organik secara anaerobic menjadi energi yang berfungsi sebagai pengganti bahan bakar minyak. Masyarakat desa Pancong Kecamatan Waru Timur di kabupaten Pamekasan sebagian besar mata pencaharian sebagai petani dan peternak. Khususnya petani/peternak di desa Pancong memiliki 2-3 sapi dan tidak menyadari bahwa kotoran sapi dapat menjadi bahan bakar alternatif (biogas). Metode menggunakan penyuluhan/pelatihan tentang pembuatan dan instalasi biogas sederhana, serta pendampingan dalam memproduksi biogas. Pelatihan diikuti oleh peternak/petani dan dilakukan di lokasi peternak desa Pancong kecamatan Waru Timur kabupaten Pamekasan. Perolehan produksi biogas dari kotoran sapi menghasilkan biogas yang terbentuk dialirkan ke penampung gas plastik. Gas terbentuk setelah diisi campuran kotoran sapi dan air (1:1), dan tercapai pada hari ke-6. Selanjutnya gas dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Setelah berproduksi perlu pengisian setiap hari. Biogas dapat digunakan untuk memasak sebagai kebutuhan sehari-hari dan produk samping (slurry) dapat dimanfaatkan untuk pupuk organik dan pakan ikan.
Pemberdayaan Santri Al Inayah dalam Pengembangan Kopontren dari Hasil Pendampingan OPOP (One Pesantren One Product) dengan Pemanfaatan Ikan Lele menjadi Abon
Edahwati, Luluk;
Sutiyono, Sutiyono;
Anggriawan, Rizqi Rendri
abdimesin Vol. 1 No. 1 (2021): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/abdi-mesin.v1i1.11
Pondok Pesantren Al-Inayah Purwosari Pasuruan memiliki Kopontren Al-Inayah yang telah berbadan hukum dengan sistim OPOP (One Pesantren One Product) yang artinya dalam kopontren ini harus ada usaha unggulan yang perlu dikembangkan. Salah satu unit usaha yang dimiliki Kopontren Al-Inayah adalah minimarket. Melalui kopontren inilah produk unggulan pesantren dapat tercipta dan menjadi badan usaha sekaligus sarana kemandirian lembaga pesantren. Kopontren merupakan jalan untuk membangkitan kemandirian ekonomi pesantren dan gairah kewirausahaan santri di Jawa Timur. Produk unggulan kopontren Al-Inayah nugget lele dan bakso lele dimana ikan lele tersebut adalah hasil budidaya dari pondok pesantren itu sendiri. Produk unggulan ini dibuat dikarenakan pada saat panen, ikan lele yang dijual dalam bentuk ikan segar selalu mengalami kerugian karena daging ikan lele mudah rusak. Oleh karena itu ikan lele yang dihasilkan tidak dijual secara langsung namun diolah menjadi sebuah produk yang siap edar dengan kemasan apik. Untuk menambah produk unggulan dari kopontren Al-Inayah ini dengan membuat olahan daging ikan lele menjadi abon. Abon merupakan salah satu produk olahan yang awet dan dapat disimpan dalam waktu lama.
Pelatihan Berbicara Bahasa Inggris secara Online “Daily Activities” dengan Zoom Meeting
Saputro, Erwan Adi;
Yogaswara, Rachmad Ramadhan;
Erliyanti, Nove Kartika;
Billah, Mu’Tasim
abdimesin Vol. 1 No. 1 (2021): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/abdi-mesin.v1i1.12
Pandemi covid-19 memberi dampak pada berbagai macam aspek kehidupan. Salah satunya pada aspek pendidikan, pemerintah menetapkan kebijakan School From Home (SFH) atau sekolah dari rumah sehingga kegiatan pembelajaran dilaksanakan menggunakan media online. Kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan semangat belajar berbahasa inggris di masa pandemi, menggunakan media Zoom yang dikhususkan pada kegiatan sehari-hari (daily activities). Pelatihan ini diikuti oleh anak SD dari berbagai macam sekolah. Kegiatan ini berhasil membuat peserta kegiatan mampu menyampaikan kegiatan sehari-hari dalam bahasa inggris dengan baik dan benar.
Pemanfaatan Koran Bekas Menjadi Produk Kerajinan Multiguna
Suprihatin;
Susilowati, Titi
abdimesin Vol. 1 No. 1 (2021): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/abdi-mesin.v1i1.10
Limbah Sampah anorganik khususnya kertas Koran bekas merupakan sampah yang sulit terurai di tanah. Melalui penerapan prinsip 3 R: Reduce , Reuse dan Recycle, maka pemanfaatan kembali kertas koran bekas menjadi kerajinan yang berkualitas , bermanfaat serta bernilai ekonomis tinggi. Selain juga dapat mengurangi terjadinya pemcemaran lingkungan. Pelatihan ditujukan kepada masyarakat warga RT 005 RW 001 Kelurahan Wiyung, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan dan memotivasi masyarakat untuk peduli lingkungan dan menumbuhkan jiwa kemandirian berwirausaha serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Melalui kreativitas dan inovasi daur ulang limbah koran bekas tersebut diharapkan dapat berdaya guna serta dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
Magang Kewirausahaan (MKU) pada UD. Petis Udang Istimewa “Samudra“ Sidoarjo Jawa Timur
Jariyah;
Yulistiani, Ratna;
Wahyusi, Kindriari Nurma
abdimesin Vol. 1 No. 1 (2021): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/abdi-mesin.v1i1.8
Menghadapi tantangan global, peningkatan mutu pendidikan perlu terus dilakukan, dunia pendidikan harus mampu berperan aktif menyiapkan sumber daya manusia terdidik yang mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan baik lokal, regional, nasional maupun internasional. Diantaranya adalah pendidikan pembentukan jiwa entepreneurship (kewirausahaan), yang bisa dilakukan dengan cara magang bagi mahasiswa. Tujuan magang kewirausahaan yaitu memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan wirausaha pada mahasiswa khususnya dalam pembuatan, pemasaran dan pemasaran petis serta penyusunan rencana usahanya. Magang dilaksanakan pada UD. PETIS UDANG ISTIMEWA “SAMUDRA “Sidoarjo Jawa Timur desa Sekardangan, Sidoarjo yang diikuti oleh 8 (delapan) mahasiswa prodi Teknologi Pangan Fakultas Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Tolok ukur pencapaian magang adalah peserta (mahasiswa) secara nyata dapat melaksanakan pembuatan petis secara baik setelah selesai melaksanankan kegiatan magang. Selain itu pengetahuan mahasiswa juga bertambah dan mampu menyusun rencana usaha (bisnis) pembuatan petis dan pemasarannya. Evaluasi dilakukan test sebelum dan setelah pelaksanaan magang. Hasil magang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta (mahasiswa) dalam cara pembuatan petis antara sebelum dan setelah mengikuti kegiatan magang dengan nilai rata-rata baik. Macam-macam petis yang dibuat adalah petis udang dengan tiga kualitas. Selain itu hasil magang ini peserta dapat menyusun rencana usaha (bisnis) pembuatan petis.
Pemanfaatan Kotoran Sapi sebagai Sumber Energi (Biogas) Rumah Tangga di Kabupaten Sampang Provinsi Jawa Timur
Karaman, Novel;
Adyono, Ndaru;
Sari, Tria Puspa;
Edahwati, Luluk;
Lestari, Wahyu Dwi
abdimesin Vol. 1 No. 1 (2021): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/abdi-mesin.v1i1.9
Kegiatan pengabdian masyarakat teknologi biogas dari kotoran sapi merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kesulitan masyarakat akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan bertujuan untuk mengatasi masalah limbah kotoran sapi yang belum digunakan oleh petani sebagai energi biogas. Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses fermentasi anaerobic dari berbagai sampah organik menjadi energi. Energi yang dihasilkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar sehari-hari, sehingga tidak lagi menggunakan minyak tanah untuk memasak. Daerah pedesaan di kabupaten Sampang merupakan daerah dengan mata pencaharian bertani dan peternak. Hampir semua petani di desa Panyepen memiliki setidaknya 3-4 sapi, tapi hampir 100% tidak menyadari penggunaan kotoran sapi menjadi biogas. Metode yang digunakan adalah pelatihan, demonstrasi instalasi biogas sederhana, dan pendampingan produksi biogas. Kegiatan ini diikuti oleh peternak/petani di desa Panyepen kecamatan Jrengik kabupaten Sampang. Penyuluhan dan praktek dilakukan di rumah petani. Hasil dalam implementasi sederhana dari produksi biogas dari kotoran sapi menunjukkan bahwa gas yang terbentuk ditandai dengan kehadiran plastik gelembung gas. Gas yang dihasilkan pada hari ke-6 setelah pengisian kotoran sapi, dan maksimum dicapai pada hari ke-10. Untuk keberlanjutan gas sebagai bahan bakar, setiap satu sampai dua hari perlu pengisian kotoran sapi sekitar 100 kg (campuran kotoran sapi dan air 1:1). Biogas telah berhasil digunakan oleh petani untuk memasak air dan membuat masakan untuk kebutuhan sehari-hari dan slurry (limbah biogas) sebagai pupuk organik.
Pengembangan Budikdamber Kelurahan Dupak di Masa Pandemi Covid-19
Mas'udah, Kusuma Wardhani;
Achmad, Zainal Abidin;
Chayani, Ita Sabilah Putri;
Nathania, Niken;
A, Rahadyan Naufal;
Fadhilah, Yusuf;
Wiranegara, Bayu Frastra
abdimesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/abdi-mesin.v1i2.13
Kawasan perkotaan khususnya pada kelurahan Dupak kecamatan Krembangan memiliki lahan yang terbatas. Oleh karena itu mahasiswa KKN Kelompok 38 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melakukan penyuluhan dan pendampingan mengenai pengembangan Budikdamber untuk dimanfaatkan oleh warga sekitar. Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, juga menunjang kondisi ekonomi masyarakat itu sendiri melalui pemasaran hasil panen urban farming. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah persiapan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi. Inovasi mengenai budidaya ikan dan sayur secara Aquaponik dari mahasiswa KKN Kelompok 38 UPN Veteran Jawa Timur agar warga Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya dapat mengolah hasil budidaya untuk kebutuhan sendiri di rumah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait penerapan Budikdamber yang telah dilaksanakan ini memberikan pengetahuan kepada masyarakat dan sebagai kepuasan gizi untuk mencegah stunting. Program ini juga meningkatkan keterampilan mitra dan swasembada pangan rumah tangga dengan memanfaatkan pekarangan rumah yang sempit dengan menanam sayuran dan ikan dalam ember.
Pemanfaatan Limbah Tulang dan Duri Ikan Lele Menjadi Camilan Bergizi Stik Tulang Duri Lele
Suprihatin;
Edahwati, Luluk;
Sutiyono, Sutiyono
abdimesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/abdi-mesin.v1i2.14
Budidaya ikan lele saat ini sangat berkembang dengan pesat sehingga ikut serta menggerakkan ekonomi kerakyatan selain untuk mencukupi kebutuhan pangan. Banyaknya kegiatan diversifikasi produk olahan ikan lele seperti pembuatan bakso, abon dan aneka olahan lain akan menghasilkan limbah yang berupa kulit, tulang dan kepala ikan lele yang cukup besar. Limbah tersebut akan menjadi masalah lingkungan apabila tidak ditangani dan dimanfaatkan dengan baik. Tulang ikan lele merupakan limbah yang memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Dengan mengolahnya secara tepat merupakan inovasi yang bagus dan dapat diaplikasikan kepada masyarakat. Salah satu bentuk olahannya adalah stik atau camilan yang mempunyai rasa gurih ataupun manis. Manfaat dari kegiatan ini tentunya dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi masyarakat sehingga bisa digunakan berwirausaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.