cover
Contact Name
Tetti Seriati Situmorang
Contact Email
seriatitetti@gmail.com
Phone
+6281362184945
Journal Mail Official
lppm.stikesmitrahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl Pintu Air IV Pasar 8 Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor. Provinsi Sumatera Utara. Kode Pos : 20142
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Excellent Midwifery Journal
ISSN : 26208237     EISSN : 26209829     DOI : https://doi.org/10.55541/emj.v4i2.175
Core Subject : Health,
Pregnancy Maternity Childbed Neonates, Infant, Under-fives and Pre-School Children Family Planning Reproduction Health Adolenscent Health Elderly Health Maternal Health Child Health Public Health
Articles 238 Documents
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PSIKOLOGI IBU DALAM MENERIMA PERUBAHAN FISIK SELAMA MENOPAUSE DI DESA SIRAJA HUTAGALUNG KEC. SIATAS BARITA KAB. TAPANULI UTARA Harauly Lady Lusiana Manalu
Excellent Midwifery Journal Vol 4, No 1 (2021): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.308 KB) | DOI: 10.55541/emj.v4i1.148

Abstract

Menopause adalah berhentinya haid terakhir yang dialami oleh seorang wanita yang masih dipengaruhi oleh hormone reprodukitf yang terjadi pada usia menjelang atau pada usiaan 50 an. Meskipun menjelang atau pada usia 50 an tetapi menurut WHO menetapkan 65 tahun sebagai wanita menopause. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meneliti factor factor apa saja yang mempengaruhi psikologis ibu dalam menerima perubahan fisik selama menopause di puskesmas siantar kotapematang siantar. metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah dengan random sampling yaitu dengan acak dengan jumlah populasi 120 wanita menopause dan yang dijadikan sampel adalah 30 orang. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuisoner. Berdasarkan dari hasil penelitian diperoleh yang berpengetahuan cukup sebanyak 18 orang (60 %),pendidikan SMP sebanyak 11 orang (36,66 %),yang pekerjaan petani sebanyak 12 orang (40 %),usia yang >45 sebanyak 16 orang (53,33 %). Diharapkan dari penelitian ini dapat menambah pengetahuan pembaca terlebih bagi wanita menopause mengenai perubahan fisik selama menopause. Kata Kunci : Perubahan Fisik, Wanita Menopause 
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENCEGAHAN KEPUTIHAN(FLOUR ALBUS)PADA REMAJA PUTRI DI PUSKESMAS HUTAIMBARU KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2019 AFRIDA SARI
Excellent Midwifery Journal Vol 4, No 2 (2021): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.886 KB) | DOI: 10.55541/emj.v4i2.172

Abstract

ABSTRAK       Keputihan merupakan keluarnya cairan selain darah dari liang vagina baik berbau maupun tidak berbau dan disertai rasa gatal didaerah kewanitaan (Kusmiran, 2011). Keputihan dapat dibagi menjadi dua  bagian yaitu keputihan normal (fisiologis)  dan  keputihan  abnormal  (patologis).  Keputihan  patologis  dapat menyebabkanketidaknyamanan,  kurangnya  rasa  percaya  diri,  dan  kecemasan  yang disebabkan oleh keluarnya cairan pada vagina.Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan Crosssectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan Hutaimbaru Tahun 2020. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan November 2019-Mei 2020. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh remaja putri yang berobat di Puskesmas Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan Hutaimbaru dari bulan November 2019 s/d Mei 2020  yang berjumlah sebanyak 87 orang dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 71 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling. Uji bivariat menggunakan uji chisquare dan uji multivariat menggunakan analisis uji regresi logistik bergandaKata Kunci : Pencegahan Keputihan, Pengetahuan, Pendidikan, Jenis Media Penyuluhan, Sosial Ekonomi dan Perilaku Petugas KesehatanKeputihan merupakan keluarnya cairan selain darah dari liang vagina baik berbau maupun tidak berbau dan disertai rasa gatal didaerah kewanitaan (Kusmiran, 2011). Keputihan dapat dibagi menjadi dua  bagian yaitu keputihan normal (fisiologis)  dan  keputihan  abnormal  (patologis).  Keputihan  patologis  dapat menyebabkanketidaknyamanan,  kurangnya  rasa  percaya  diri,  dan  kecemasan  yang disebabkan oleh keluarnya cairan pada vagina.Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan Crosssectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan Hutaimbaru Tahun 2020. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan November 2019-Mei 2020. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh remaja putri yang berobat di Puskesmas Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan Hutaimbaru dari bulan November 2019 s/d Mei 2020  yang berjumlah sebanyak 87 orang dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 71 orang.  Prodi IKM Program Magister Fakultas Kesehatan Masyarakat InstitutKesehatan DELI HUSADA Deli Tua                                                                                                                                                                                                                                     Page 1Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling. Uji bivariat menggunakan uji chisquare dan uji multivariat menggunakan analisis uji regresi logistik bergandaKata Kunci: Pencegahan Keputihan, Pengetahuan, Pendidikan, Jenis Media Penyuluhan, Sosial Ekonomi dan Perilaku Petugas Kesehatan
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERSONAL HYGIENE TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA martalina limbong
Excellent Midwifery Journal Vol 1, No 1 (2018): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.716 KB) | DOI: 10.55541/emj.v1i1.27

Abstract

Latar belakang. Personal hygiene merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Personal hygiene atau kebersihan diri adalah upaya seseorang dalam memelihara kebersihan dan kesehatan dalam dirinya untuk memperoleh kesehatan fisik dan bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit. Berdasarkan penelitian terlebih dahulu di Indonesia yaitu: penelitian di lembaga pemasyarakatan di Palembang menunjukkan bahwa penderita dermatofitosis yang mempunyai tingkat kebersihan yang kurang mencapai ( 83,76%), lebih lanjut di SD Inpres Manuruki 2 Daya menunjukkan bahwa personal hygiene yang baik yaitu (20,5%) dan dan personal hygiene yang buruk yaitu (79,5%). Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang personal hygiene terhadap pengetahuan siswa dan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang personal hygiene  terhadap sikap siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimental design). Penelitian ini dilakukan di SD Advent Martoba Pematangsiantar dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 66 orang. Didapatkan melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam nelitian ini adalah quesioner dan kemudian di uji dengan dengan uji statistik atau menggunakan bantuan program dan SPSS for windows release 21.Hasil uji statistik yaitu uji’t dengan nilai pValue =  0,000 untuk  pengetahuan dan pValue = 0,005 untuk sikap  dimana kedua hasil tersebut lebih kecil dari nilai signifikasi (< 0,05). Sehingga dapat diinterprestasikan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan personal Hygiene terhadap sikap dan prilaku siswa/si.Kesimpulan: setelah penelitian ini selesai dilakukan maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap terhadap sikap siswa Sekolah Dasar Advent Martoba Pematangsiantar. 
PERAN PROMOSI KESEHATAN OLEH BIDAN DALAM PERSIAPAN BIRTH PREPAREDNESS TERHADAP KESIAPAN IBU HAMIL TRIMESTER III di PUSKESMAS BULILI DAN BIROBULI KOTA PALU IIN OCTAVIANA HUTAGAOL
Excellent Midwifery Journal Vol 1, No 2 (2018): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.653 KB) | DOI: 10.55541/emj.v1i2.63

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) masih tinggi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada 2015 tercatat ada 326 ibu meninggal per 100 ribu orang. Peningkatan peran serta bidan  merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian ibu bersalin. Upaya yang dapat dilakukan oleh bidan sebagai intervensi untuk mencegah determinan penyebab kematian ibu adalah dengan cara mempromosikan persiapan persalinan aman pada ibu hamil dengan menggunakan metode penyuluhan (Depkes, 2016).Masalah kesehatan ibu erat kaitannya dengan ibu hamil, ibu bersalin dan ibu nifas yangbanyak memberikan kontribusi terhadap angka kematian ibu saat ini yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Kematian ibu dapat dicegah, bila ibu hamil mendapatkan kualitas pelayanan antenatal care yang baik. Penelitian ini dilakukan di 2 Puskesmas wilayah kerja Kota Palu, Puskesmas Birobuli dan Puskesmas Bulili. Pada penelitian ini adapun variabel dependen (terikat) yakni kesiapan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan, sedangkan variabel independentnya adalah intensitas promosi kesehatan oleh bidan pada ibu hamil trimester III dalam mempersiapkan birth preparedness pada saat kehamilan trimester III. Rancangan Penelitian ini merupakan penelitian studi analitik observasional menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah ibu hamil trimester III pada bulan April di Puskesmas Birobuli sekitar 23 ibu hamil dengan jumlah bidan 16 bidan, dan di Puskesmas Bulili sekitar  21 ibu hamil trimester III dengan jumlah bidan 22 bidan. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Non Probality sampling dengan jenis Purposive sampling  yakni  ibu hamil trimester III dijadikan sampel dan datang berkunjung ke Puskesmas Birobuli dan Bulili untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Hasil Uji statistik dengan menggunakan uji mann whitney  diperoleh nilai p= 0,002, dimana p< 0,005 artinya dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara peran promosi kesehatan oleh bidan dalam persiapan birth preparedness terhadap kesiapan ibu hamil trimester III di Puskemas Bulili dan Birobuli Tahun 2017. Dengan demikian diharapkan Bidan  hendaknya proaktif    dalam    memberikan promosi kesehatan tentang manfaat diberikan pendidikan  kesehatan  khususnya mengenai persiapan persalinan pada ibu primigravida trimester III Kata kunci: Promosi kesehatan, Birth preparedness, Kesiapan  ibu  hamil  trimester  III 
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kunjungan ANC di Klinik Bukit Kabanjahe Tahun 2018 jeanika pinem
Excellent Midwifery Journal Vol 2, No 1 (2019): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.969 KB) | DOI: 10.55541/emj.v2i1.74

Abstract

ABSTRAK Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care di Bukit Kabanjahe Tahun 2015. Salah satu ukuran yang di pakai untuk menilai baik buruknya keadaan pelayanan kesehatan dalam suatu negara atau daerah adalah angka kematian maternal. Survey di Indonesia menunjukkan bahwa kematian ibu adalah 1.855 per 100.000 kelahiran hidup. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care di Klinik J. Siagian tahun 2015. Penelitian ini bersifat deskriptif yang menggambarkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuisioner dengan sampel sebanyak 30 responden. Dari hasil penelitian ini berdasarkan pengetahuan responden mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 18 orang (60%),berdasarkan umur mayoritas responden berumur 25-30 tahun berpengetahuan cukup sebanyak 9 orang (30%), berdasarkan pendidikan mayoritas responden berpendidikan SMP sebanyak 9 orang (30%) ,berdasarkan pekerjaan mayoritas responden IRT sebanyak 29 orang (96,6%), berdasarkan paritas mayoritas responden primigravida sebanyak 8 orang (26,6%), dan berdasarkan sumber informasi mayoritas responden mendapatkan informasi dari petugas kesehatan sebanyak 30 orang (100%). Diharapkan kepada ibu hamil agar lebih banyak mencari informasi tentang pemeriksaan kehamilan. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Hamil, Antenatal Care)
PERILAKU WANITA USIA SUBUR (WUS) DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DENGAN METODE IVA TAHUN 2018 masni .
Excellent Midwifery Journal Vol 2, No 2 (2019): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.604 KB) | DOI: 10.55541/emj.v2i2.93

Abstract

Inspeksi Visual Asetat (IVA) merupakan cara sederhana yang dilakukan untuk deteksi dini kanker leher rahim. Rendahnya cakupan pemeriksan IVA masih menjadi permasalahan di Puskesmas Lubuk Jambi, tahun 2017 capaian pemeriksaan IVA hanya 15,3% dari target 30% sedangkan capaian pada bulan Agustus 2018 hanya 13,7% dari target 40%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku WUS dalam melakukan deteksi dini kanker leher rahim dengan metode IVA. Rancangan penelitian cross sectional. Sampel 212 orang. Prosedur pengambilan sampel dengan metode proporsional random sampling,  pengambilan data menggunakan kuisioner dan analisis data dilakukan secara univariat,  bivariat  dengan uji chi square dan multivariate. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi square, dan multivariate dengan uji regresi logistic ganda. Hasil penelitian menunjukkan  proporsi WUS yang melakukan deteksi dini kanker leher rahim dengan metode IVA sebanyak  42,5%, variabel yang berhubungan  dengan perilaku WUS dalam melakukan deteksi dini kanker leher rahim adalah pengetahuan dengan p value 0,000 (POR : 5,082), dukungan suami  dengan p value 0,001 ( POR : 2,804), dan dukungan tenaga kesehatan dengan p value 0,012 (POR : 2,424) dan tidak terdapar variabel counfonding . Dapat disimpulkan bahwa wanita usia subur yang pengetahuannya kurang lebih beresiko 5 kali tidak akan melakukan pemeriksaan IVA dibandingkan ibu yang pengetahuannya baik. Diharapkan ada kerjasama  Puskesmas dengan Lintas Sektor, Organisasi Wanita, dan organisasi Profesi dalam meningkatkan pengetahuan tentang pemeriksaan IVA sehingga ibu mau melakukan pemeriksaan IVA. Kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat bersama- sama memberikan dukungan kepada suami agar memberikan support kepada isterinya untuk melakukan pemeriksaan IVA. Kata Kunci : Kanker Leher Rahim, Inspeksi Visual Asam Asetat, Wanita Usia Subur
KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN SHORT TERM LOTUS BIRTH DI BPM SRI SUNDARI PALEMBANG TAHUN 2019 Rina Puspita
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 1 (2020): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.517 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i1.118

Abstract

Short term Lotus Birth yaitu penundaan pemotongan tali pusat sampai 4-48  jam setelah bayi lahir. Data yang didapat dari BPM Sri Sundari Palembang pada tahun 2019, dari 147 responden sebanyak 138 responden  (93,9%) bersalin dengan Evidence Based Short term Lotus Birth. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran berat badan bayi dan usia kehamilan ibu yang melakukan Evidence Based Short term Lotus Birth di BPM Sri Sundari Palembang tahun 2019. Desain penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin dengan Evidence Based Short Term Lotus Birth di BPM Sri Sundari Palembang tahun 2019, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling yang berjumlah 138 responden dan alat ukur yang digunakan adalah check list. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata berat badan bayi dengan Evidence Based Short Term Lotus Birth adalah 3101,45 gram dan rata-rata usia kehamilan ibu dengan Evidence Based Short Term Lotus Birth 38 minggu. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan menambah pengetahuan, informasi di bidang kesehatan khususnya mengenai Evidence Based Short Term Lotus Birth. Kata Kunci      : Berat Badan Bayi, Usia Kehamilan Ibu, Evidence Based Short Term Lotus Birth.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI AKSEPTOR KB DALAM MEMILIH ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT (AKBK) DI WILAYAH KERJA KAMPUNG KB MEDAN JOHOR TAHUN 2020 Mastaida Tambun
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.796 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.140

Abstract

Pada umur ibu 20-30 di dapatkan dengan hasil 36,6%, dan >30 persen 63,4%, diasumsikan bahwa akseptor KB mengetahui pola penggunaan kontrasepsi yang rasional yaitu pemilihan kontrasepsi disesuaikan dengan fase umur, pada umur <20 tahun atau >30 tahun, peserta KB umumnya memilih kotrasepsi yang memiliki efektivitas yang tinggi seperti pil dan suntik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi akseptor KB dalam memilih Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) di Kampung KB Medan Johor Tahun 2020. Penelitian ini adalah survei yang bersifat deskriptif analitik dengan penelitian Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu Aseptor KB sebanyak 98 orang. Metode analisa data dengan cara Teknik analisis yang digunakan adalah analisis uji statistik chi-square dengan syarat tidak ada sel yang nilai observased yang bernilai nol dan sel yang mempunyai expected count kurang dari 5 maksimal 20% dari jumlah sel. (Saryono, 2015). Hasil penelitian secara statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara umur responden terhadap akseptor KB dalam memilih Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) Di kampung KB Medan Johor  tahun 2020 dengan nilai p=0,041 (p<0,05), tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan responden dengan dengan akseptor KB dalam memilih Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) dengan nilai p= 0,044 (p>0,05), ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan responden dengan dengan akseptor KB dalam memilih Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) Di Kampung KB Medan Johor    tahun 2020 dengan nilai p=0,026 (p<0,05). Berdasarkan hasil analisis statistik diketahui bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan dengan akseptor KB dalam memilih Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) Di Kampung KB Medan Johor   tahun 2020 dengan nilai p=0,071 (p>0,05). Kata Kunci : Akseptor KB,  AKBK
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI BEJANGKAR KABUPATEN BATUBARA TAHUN 2020 Siska Suci Triana Ginting; Lisa Putri Damanik; Adelina Sembiring; Imarina Imarina; Mardiah Mardiah
Excellent Midwifery Journal Vol 4, No 2 (2021): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.597 KB) | DOI: 10.55541/emj.v4i2.178

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Wilayah Kerja Puskesmas Sei Bejangkar Kabupaten Batubara selama 6 hari didapatkan jumlah ibu hamil sebanyak 25 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui H ubungan Karakteristik Ibu Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu  Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Bejangkar Kabupaten  Batubara Tahun 2020. Metode: Jenis penelitian merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang datang berkunjung untuk memeriksakan kehamilannya ke Puskesmas Sei Bejangkar Kabupaten Batubara Tahun 2020 yaiyu sebanyak 56 orang. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan Chi-square. Hasil: Hasip penelitian menunjukkan  bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur, paritas dan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah Kerja Puskesmas Sei Bejangkar Kabupaten Batubara. Tidak da hubungan yang signifikan antara pendidikan dan pekerjaan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah Kerja Puskesmas Sei Bejangkar Kabupaten Batubara. Kesimpulan: umur yang berisiko, paritas terlalu banyak  menjadi faktor yang berhubungan dengan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu   Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Bejangkar Kabupaten   Batubara Tahun 2020. Disarankan bagi petugas kesehatan Kepada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sei Bejangkar Kabupaten Batubara perlu memperbaiki status gizi untuk mencegah kejadian anemia pada kehamilan serta perlu meningkatkan pengetahuan dan tindakan tentang pencegahan anemia, dengan mengikuti penyuluhan yang diadakan petugas kesehatan dan mencari informasi tentang anemia pada kehamilan.Kata kunci : anemia, ibu hamil,  umur, paritas
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG EMPAT KEC. SIMPANG EMPAT KAB. KARO TAHUN 2017 Hendrik Edison Siahaineinia
Excellent Midwifery Journal Vol 1, No 1 (2018): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.774 KB) | DOI: 10.55541/emj.v1i1.19

Abstract

Kematian bayi umumnya disebabkan oleh penyakit infeksi dan salah satu faktor penting adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013, prevalensi ISPA di Indonesia sekitar 25,0% dimana prevalensi tertinggi terjadi pada balita (25,8%). Jumlah kasus penderita ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Empat  tahun 2016 mencapai 143 balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita. Penelitian ini merupakan obsevasional analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 90 responden  yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang diperoleh dengan metode Purposive Sampling dan diuji dengan menggunakan uji Chi square. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu (p=0,000), status ekonomi (p=0,001), ventilasi (p=0,000) dengan kejadian ISPA. Disarankan kepada petugas kesehatan agar dilakukannya penyuluhan mengenai pengetahuan terhadap ibu balita tentang bagaimana cara mencegah terjadinya ISPA dan penanganan segera kepada balita yang terkena ISPA untuk mencegah kematian atau  dampak yang lebih serius.

Page 2 of 24 | Total Record : 238