cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
MANAJEMEN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS DIGITAL EKONOMI SIRKULAR DAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI DESA GLAGAHARUM KABUPATEN SIDOARJO Nadif, Mohammad Ramadhan Adly; Putra, Fajar Akhira; Rizky, Ainur Dwi; Cahya Kaloke, Meirinda Eka Putri; Abdullah, M. Hasan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2213

Abstract

Sampah adalah hasil bahan buangan atau bahan sisa yang sudah tidak digunakan lagi dari hasil kegiatan manusia dalam skala rumah tangga atau industri. Kebiasaaan membuang sampah rumah tangga sembarangan dan membakar sampah di pekarangan rumah telah menjadi kebiasaan masyarakat Desa Glagaharum, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Bersadarkan hasil observasi, desa tersebut merupakan salah satu desa yang terdampak bencana lumpur lapindo sehingga kondisi desa tersebut mengalami penyempitan lahan yang menimbulkan berberapa penyakit dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, dilakukan suatu kajian tentang manajemen sampah rumah tangga dengan sistem ekonomi sirkular, manajemen bank sampah, instalasi Teknologi Tepat Guna (TTG) mesin incinerator dan komposter, serta instalasi bank sampah digital agar masyarakat Desa Glagaharum memiliki pengetahuan tentang manajemen sampah rumah tangga, menciptakan lingkungan bebas sampah, dan menjadikan lembaga pengelola sampah desa secara baik dan benar untuk menyelesaikan masalah terkait sampah di Desa Glagaharum, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
PEMBERDAYAAN DAN PENGEMBANGAN POTENSI PENGUSAHA BUDIDAYA JAMUR TIRAM DI DESA KENDUNG, SURABAYA Ermawati, Yuli; Supeni, Endah; Syahrial, Ramon
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2215

Abstract

Usaha budidaya jamur tiram cukup menjanjikan karena tidak hanya dikonsumsi masyarakat sebagai bahan makanan pokok, namun juga sebagian dikonsumsi sebagai camilan sehat. Ashrori, adalah salah satu pengusaha budidaya jamur tiram di Desa Kendung, Kota Surabaya. Beliau memulai budidaya jamur tiram dari keisengan hobi bertanam, dan mulai fokus menggeluti usaha ini sejak pandemi melanda. Permasalahan yang dihadapi Beliau adalah adanya hama tanaman yang sedang menyerang bibit jamur tiram, Selain itu dari segi manajemen produksi dan pembukuan keuangan, beliau belum memiliki pembukuan keuangan yang rapi dan untuk meningkatkan nilai jamur tiram beliau belum memiliki usaha pengolahan jamur tiram untuk dijadikan produk olahan makanan atau minuman. Dari segi pemasaran beliau belum menyentuh pemasaran online, karena selama ini sudah memiliki pelanggan tetap yang akan mengambil hasil panen jamur tiram. Tujuan dari program pemberdayaan ini adalah memberikan pemberdayaan manajemen bisnis yang lengkap mulai dari sisi produksi, pemasaran, dan keuangan untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Metode yang diterapkan kepada mitra adalah mendatangkan pakar pertanian untuk memantau lebih lanjut dan menemukan cara membasmi hama tanaman, untuk diversifikasi produk jamur tiram, tim PPM memberikan pelatihan dan pendampingan inovasi produk olahan Jamur Tiram untuk memberikan nilai tambah hasil produksi jamur tiram dan menjadi usaha tambahan diluar budidaya jamur tiram. Untuk bidang pemasaran, tim PPM membantu dan memberikan pendampingan terkait penyediaan sarana pemasaran online. Sedangkan untuk merk dan desain kemasan produk, tim PPM membantu membuatkan merk dan desain produk kemasan baik untuk jamur tiram maupun olahan jamur tiram sesuai dengan keinginan pemilik yang dimodifikasi dengan era kekinian. Untuk bidang keuangan, tim memberikan pelatihan dan pendampingan tentang pembukuan keuangan dari usaha beliau, dan memberikan format jurnal keuangan yang rapi untuk dapat dilanjutkan sendiri kedepan setelah pendampingan selesai. Hasil dari kegiatan pemberdayaan ini adalah mitra menemukan solusi untuk mengatasi hama yang menyerang pertumbuhan jamur, untuk diversifikasi produk mitra mampu memproduksi olahan jamur seperti stik jamur dan brownies jamur. Untuk bidang pemasaran, kini mitra memiliki media pemasaran online dengan desain dan kemasan modern. Untuk bidang keuangan, mitra sudah memiliki jurnal pembukuan sederhana yang bisa diaplikasikan sendiri.
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Tata Kelola Desa Wisata Berkelanjutan Di Desa Wisata Kebonagung, Kabupaten Bantul Kristiana, Yustisia; Brian, Reagan; Nathalia, Theodosia C.; Kurniawan, Johannes
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2216

Abstract

Desa Wisata Kebonagung terletak di Kecamatan Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Desa Wisata Kebonagung dikenal dengan aktivitas pertaniannya yang tradisional, dan juga tradisi seni budaya. Desa Wisata Kebonagung dikembangan dengan pendekatan pariwisata berbasis masyarakat dengan berdasarkan prinsip keseimbangan dan keselarasan antara kepentingan berbagai pemangku kepentingan pariwisata. Desa wisata ini sudah mulai dirintis sejak tahun 1998. Saat ini homestay yang terdapat di Desa Wisata Kebon Agung belum semuanya memenuhi standarisasi homestay dan belum terdapat data desa yang mendukung tata kelola desa wisata belum terdokumentasi secara digital. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan homestay dan digitalisasi dirasa perlu untuk mendukung pengembangan Desa Wisata Kebonagung sebagai daya tarik wisata di Provinsi DI Yogyakarta. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan pelatihan. Metode yang dilakukan yaitu dengan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan peserta merasa puas dengan kegiatan yang diadakan. Untuk keberlanjutan pengabdian kepada masyarakat maka diharapkan dapat diselenggarakan pelatihan lainnya untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam bidang pariwisata dengan peserta kaum muda lebih banyak yang terlibat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA CIBUGEL MELALUI USAHA PENINGKATAN MUTU ALPUKAT BEKU TEROLAH MINIMAL Parhusip, Adolf; Cidarbulan Matita, Intan; Halim, Yuniwaty; Wijaya, Julia Ratna; Tri Nugroho, Raphael Dimas
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2217

Abstract

Desa Cibugel merupakan salah satu desa di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten yang memiliki jumlah penduduk sekitar 12.069 jiwa dengan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai wiraswasta atau pedagang. Usaha yang telah dirintis oleh salah satu kelompok masyarakat Desa Cibugel adalah usaha buah beku (frozen fruit) dari alpukat. Namun, dalam pelaksanaan produksi usaha ini, masyarakat Desa Cibugel belum memiliki kesadaran akan pentingnya pengetahuan dalam penanganan pasca panen buah alpukat dan pengolahan buah alpukat beku yang benar. Hal ini terlihat dari perlakuan pekerja terhadap buah alpukat tersebut, seperti belum diaplikasikannya hygiene pekerja dan sanitasi area kerja, serta prosedur kerja yang kurang tepat. Penanganan yang belum optimal dapat meningkatkan risiko kontaminasi yang tidak diinginkan dan mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas pada buah alpukat beku. Berdasarkan informasi dan permasalah yang telah diperoleh, maka tim PKM Teknologi Pangan UPH melakukan kegiatan penyuluhan sanitasi pangan dan prosedur kerja untuk produk alpukat terolah minimal agar memberdayakan masyarakat Desa Cibugel melalui usaha peningkatan mutu buah alpukat beku. Kegiatan PKM ini dilakukan melalui survei, wawancara/diskusi, penyuluhan, pemberian video panduan, dan pemberian peralatan penunjang pada pelaku usaha alpukat terolah minimal (beku). Antusiasme peserta PKM dapat dilihat melalui sesi diskusi yang interaktif. Hasil evaluasi dari 84% responden menyatakan bahwa 100% peserta PKM merasa kegiatan PKM ini bermanfaat dan ingin mengikuti kembali kegiatan PKM yang serupa.
BERSAMA MEMBANGUN WARGA MASYARAKAT YANG KUAT: IMPLEMENTASI PELATIHAN COMMUNITY DEVELOPMENT PROGRAM RESCUE (RESPONSIBLE CITIZENS UNDER ENHANCEMENT) luhukay, marsefio sevyone; Athalia Pakpahan, Clarissa Elizabeth
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2218

Abstract

Dalam era perubahan sosial yang cepat, peran mahasiswa dalam pengembangan masyarakat menjadi semakin penting. Program "Student Leadership for Service Learning" telah menjadi sarana utama dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan kepemimpinan dan pelayanan untuk memajukan masyarakat. Namun, untuk mencapai tujuan ini, pemahaman yang kuat mengenai konsep Community Development (Pengembangan Masyarakat) menjadi landasan yang tak tergantikan. Konsep ini melibatkan pendekatan holistik dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program-program yang berkelanjutan. Tulisan ini merupakan hasil dari pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan Community Development bagi mahasiswa. Dalam kaitannya dengan program Student Leadership for Service Learning (SLC) Universitas Pelita Harapan, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Pertama, terdapat perlunya penguatan pemahaman mahasiswa mengenai prinsip-prinsip dasar Community Development dan bagaimana mengaplikasikannya dalam praktik. Kedua, keterampilan pelayanan kasih dan empati menjadi penting dalam membentuk relasi yang kuat dengan masyarakat yang beragam. Selanjutnya, pentingnya pemetaan kebutuhan masyarakat sebagai dasar perencanaan program pembangunan juga ditekankan. Tulisan ini juga menggarisbawahi nilai positif dari pendekatan Community Development, dengan menekankan pada pemberdayaan masyarakat, partisipasi bersama, dan penghargaan terhadap keberagaman. Melalui pemahaman yang mendalam mengenai isu-isu ini, program pelatihan dapat disusun dengan lebih baik, mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan pengembangan masyarakat dengan lebih efektif, siap terjuan bersama komunitas yang membutuhkan. Sehingga pemberdayaan komunitas makin meningkat. Diharapkan contoh implementasi dalam tulisan ini memberikan pandangan yang komprehensif mengenai pentingnya pemahaman konsep Community Development dalam membentuk pemimpin muda yang mampu membangun masyarakat yang berkelanjutan dan kuat.
PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA MELALUI PEMETAAN DESTINASI WISATA DI KALURAHAN BOKOHARJO C. Nathalia, Theodosia; Lemy, Diena M.; Pramezwary, Amelda; teguh, Frans
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2219

Abstract

Bokoharjo merupakan desa atau Kalurahan di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Bokoharjo juga merupakan salah satu dari desa wisata yang banyak dikenal oleh masyarakat. Dimana dalam hal ini menjadi desa wisata merupakan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dari sektor pariwisata. Sehingga di dalam suatu desa wisata tersebut perlu adanya potensi yang dapat dijadikan nilai jual jika para wisatawan berkunjung. Berdasarkan hasil survey primer dan survey sekunder, Kalurahan Bokoharjo telah memiliki wisata yang sudah maju seperti Candi Prambanan, Istana Ratu Boko, Tebing Breksi, Candi Ijo, dan sebagainya, namun masyarakat sekitar tidak banyak merasakan dampak ekonomi pada kegiatan ini. Selain itu, masyarakat lokal juga membuat aktivitas wisata baru di kawasan Bokoharjo seperti seperti Taman opak dengan wisata telusur sungainya, tebing banyu nibo dengan wisata jeepnya dan wisata rempah/jamu sebagai minuman khas masyarakat sekitar, membangun homestay, restoran khas masyarakat sekitar. Namun upaya tersebut belum memberi dampak maksimal bagi masyarakat sekitar, karena banyak dari wisatawan lokal ataupun internasional hanya berkunjung ketempat yang sudah populer dan bukan masyarakat langsung sebagai pengelolanya. Selain itu durasi berwisata para wisatawan diseputar kawasan Kalurahan Bokoharjo hanya sebentar dan kurang tertarik untuk mengeksplore lebih lanjut wisata lain yang ada. Permasalahan ini terjadi karena kurangnya pemasaran yang dilakukan karena keterbatasan seperti kurangnya SDM lokal yang hanya berjumlah 15 orang dan pemetaan destinasi wisata yang belum maksimal untuk mengetahui keseluruhan potensi wilayah yang dapat dikunjungi wisatawan. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan pengembangan dalam bentuk manajerial mapping, pengembangan produk, pengembangan paket wisata dan pemasaran produk yang menarik sehingga dapat menarik pengunjung baik domestik maupun mancanegara. Metode yang dilakukan adalah persiapan, baseline study, pelaksanaan workshop dan bimbingan teknis dan terakhir feedback kegiatan. Kegiatan yang dilaksanakan berjalan baik dan lancar. Kedepannya, diharapkan adanya pendampingan yang dilakukan secara terus menerus atau berkelanjutan untuk memberikan pelatihan terkait mapping online.
BUDIDAYA BELUT SAWAH: PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN USAHA UNTUK KELOMPOK SISKAMLING DI KABUPATEN GRESIK Syahrial, Ramon; Daryanto, Didik; Iswoyo, Andi; Susanto, Heri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2220

Abstract

Mitra dalam program pemberdayaan masyarakat ini adalah Kelompok Siskamling di Desa Cagakagung Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Tujuan program ini adalah untuk memberdayakan anggota mitra guna meningkatkan pendapatan lingkungan dari pengembangan usaha. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu: aktivitas mitra dalam menjaga keamanan lingkungan masih sebatas bermain di pos jaga dan keliling ronda, potensi selokan air yang tidak berfungsi dan belum dimanfaatkan, pendapatan lingkungan hanya dari iuran warga, dan warga belum memiliki usaha sampingan. Solusi yang ditawarkan dalam program ini antara lain; memberikan sosialisasi keamanan lingkungan bersama Polsek Cerme, pengembangan usaha bersama budidaya belut sawah untuk meningkatkan pendapatan warga, peningkatan kemampuan pemasaran dan keuangan usaha bersama dan peningkatan keterampilan pengolahan pasca panen. Metode pelaksanaan program ini adalah melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan kemitraan. Hasil pelaksanaan program ini yaitu pelaksanaan pelatihan budidaya belut sawah memberikan pemahaman dan keterampilan yang penting bagi peserta dalam mengelola kolam belut sawah secara efektif. Para peserta mendapatkan pengetahuan tentang pemilihan bibit, penyiapan lahan, manajemen lingkungan, pemberian pakan, pengendalian hama dan penyakit, serta aspek bisnis budidaya belut. Sesi praktik di lapangan memberikan pengalaman langsung, memperkuat keterampilan praktis, dan meningkatkan pemahaman tentang aspek-aspek teknis budidaya belut sawah. Dampak dari kegiatan ini antara yaitu peningkatan kemampuan mitra dalam menyiapkan lahan kolam, pemilihan dan pemijahan bibit belut, pembuatan pakan belut, dan budidaya sebesar 30% yang diukur melalui pengamatan tim pelaksana dan tanya jawab langsung kepada peserta pasca pelatihan.
PPM PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN KAMBING HASIL FERMENTASI MENJADI BAHAN DASAR PENGGEMUKAN IKAN BELUT DI KELURAHAN BABAT JERAWAT, KECAMATAN PAKAL SURABAYA humaidi, faisol; Anela Kurniasari, Dwiyana; Erfani Hasni, Fransiska; Kurniawati, Anastasia
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2221

Abstract

Mitra dalam Program Pemberdayaan Masyarakat ini adalah Bapak Daryanto yang mengeluti penggemukan kambing peranakan etawah yang beralamat di Pondok Benowo Indah RT 1, RW 11 Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal Surabaya. Permasalahan yang dihadapi mitra, antara lain; 1). Tingginya limbah kotoran kambing; 2). Kurangnya sanitasi lahan peternakan; 3). Polusi bau kotoran kambing belum teratasi; 4). Belum adanya pemanfaatan kotoran kambing menjadi pupuk organik dan pakan ternak alternatif ; 5). Sistem keuangan tercampur dengan biaya hidup rumah tangga; Solusi yang ditawarkan dalam PPM antara lain; Adanya paket teknologi pembuatan bioaktifator/pengurai perombak bau kotoran kambing menjadi pupuk organik dan pakan ternak alternatif bagi belut ; Perlu adanya penanggulangan bau limbah kotoran kambing dengan penggunakan bioaktifator ; dan Perlu adanya pencatatan pembukuan sederhana dan mudah dilaksanakan. Target luaran dari program ini yaitu: Polusi bau dari limbah kotoran kambing bisa teratasi, Produksi pupuk organik menjadi pakan belut berkesinambungan; Pertumbuhan dan produksi budidaya belut menjadi optimal serta menjadi alternatif penambahan pendapatan keluarga. Sedangkan metode pelaksanaan yang digunakan adalah melalui; Berkoordinasi dengan mitra peternak kambing, penentuan prioritas program; Pembuatan bioaktifator, Penanggulangan bau kotoran kambing menggunakan antiseptik buatan Fakultas Pertanian Universitas Wijaya Putra; Pencatatan keuangan sederhana dengan aplikasi Excel. Hasil dari PPM ini, dapat meningkatkan pendapatan mitra dalam budidaya belut, adanya peningkatan produktifitas kotoran kambing menjadi pupuk organik dan pakan ternak, mengurangi polusi bau dari limbah kotoran kambing, mitra dapat membuat antiseptic sendiri dalam kebersihan kandang, adanya efisiensi penggunaan anggaran pengelolaan kandang dari ternak kambing dan belut sebesar 30%.
LOKAKARYA TIM KOMUNIKASI UPH KEPADA ASN KABUPATEN MINAHASA SELATAN TENTANG CITY BRANDING - (SDG #11) Scheffer-Sumampouw, Carly Stiana; Ginting, Magdalena Lestari; Aprilia, Ilynka Maria
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2222

Abstract

Menindaklanjuti nota kesepahaman antara UPH dan Kabupaten Minahasa Selatan, maka sebagai langkah pertama dari implementasi kerja-sama perguruan tinggi dengan pemerintah kabupaten, diadakanlah lokakarya yang merupakan rangkaian kegiatan dari Pusat Studi G20 Indonesia: UPH Giving Back to Community 2023: North Sulawesi. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat diawali dengan needs assessment di bulan April 2023. Dalam tahapan inilah, pihak mitra menyatakan kebutuhan prioritas pemerintah daerah ialah pengembangan pariwisata dan secara spesifik membutuhkan pengetahuan dan keterampilan dalam hal digitalisasi. Untuk itu, lokakarya yang dilaksanakan fokus pada city branding dengan judul materi lokakarya: DIGITALISASI PARIWISATA dan KOMUNITAS, KOTA BERKELANJUTAN SDG #11). Kegiatan ini dihadiri oleh 35 aparatur sipil negara (ASN). Fasilitator utama dari prodi ilmu komunikasi dibantu oleh 5 fasilitator lainnya dan seorang multimedia/notulen menghasilkan transfer knowledge antara akademisi dan ASN yang menghasilkan konsep smart city branding 3P: people, place and product yang secara khas merupakan identitas daerah kabupaten Minahasa Selatan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN DIGITAL MARKETING DALAM MENGHADAPI INDUSTRI 4.0 Gunawan, Arien Arianti; Rachmawati, Indira; Indiyati, Dian; Zahwa, Pandan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2223

Abstract

Perkembangan industri menuju industri 4.0 dimana penggunaan teknologi menjadi elemen pendukung utama dalam pelaksanaan bisnis telah dirasakan juga di IKM kerajinan dan batik di Indonesia. Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB), Kementerian Perindustrian pun selama ini cukup gencar dalam menyediakan pelatihan dan workshop untuk teknis produksi. Namun sayangnya, pelatihan mengenai digital marketing masih sangat terbatas yang berdampak pada kurangnya wawasan para pemilik Industri Kecil Menengah (IKM) dalam memasarkan produknya. Maka dari itu, Universitas Telkom menugaskan seorang narasumber yang ahli di bidang digital marketing untuk membekali para pemilik IKM di industri kerajinan dan batik ini dalam menghadapi tantangan pemasaran di era industri 4.0. Dengan adanya acara ini, diharapkan para pemilik IKM dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya dalam memasarkan produknya melalui media social. Pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) ini dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2021 dengan memberikan seminar online melalui zoom yang dihadiri oleh 116 peserta yang terdiri dari pemilik IKM, perajin, akademisi, mahasiswa, PNS, dan pegiat industri kerajinan dan batik. Hasilnya mereka sangat menyukai materi yang disampaikan dan menginginkan sesi prakteknya dari materi digital marketing yang telah dibawakan.