cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DUSUN BINANGUN Muliatie, Yurilla Endah; Suprapti, Sri; Jannah, Nur
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2490

Abstract

Kegiatan ini dilakukan di Air Terjun Coban Binangun Dusun Binangun, Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan. Permasalahan: 1) Bidang Marketing karena kurangnya jumlah pengunjung. Metode: pelatihan optimalisasi penggunaan media sosial sehingga diharapkan akan terdapat peningkatan pengetahuan dalam menjaring pengunjung melalui media sosial; 2). Bidang Manajemen karena kurangnya wawasan pihak pengelola mengenai bagaimana cara mengelola dan mengembangkan tempat wisata. Metode: pelatihan dan pendampingan mengenai manajemen pengelolaan tempat wisata; 3). Bidang Sosial Kemasyarakatan dimana pengetahuan masyarakat sekitar Coban Binangun mengenai sadar wisata sangat kurang dan juga banyaknya sampah cup pop mie di sekitar lokasi Coban Binangun membuat pemandangan yang tidak bagus. Metode: sosialisasi mengenai sadar wisata dan pelatihan mengolah sampah cup pop mie menjadi barang bernilai ekonomis. Urgensi pelaksanaan PKM ini diharapkan Dusun Binangun dapat berkembang menjadi desa wisata yang mandiri dan berdaya saing, memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat serta melestarikan potensi dan kearifan lokal yang ada. Tujuan kegiatan: 1) Meningkatkan daya tarik wisata dan potensi lokal; 2) meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat; 3) meningkatkan kapasitas manajemen dan pemasaran; 4) meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan: 1) Adanya peningkatan jumlah pengunjung; 2) Adanya tambahan pengetahuan di bidang manajemen; 3). Adanya tambahan pengetahuan bagaimana mengolah limbah sampah menjadi barang bernilai ekonomis.
PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI UMKM JAMU DALAM MENDORONG SINERGI MODERN DAN TRADISI Kusum, Pramandyah Fitah; Anggraini, Desy Ismah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2492

Abstract

Program pemberdayaan ekonomi UMKM jamu dalam mendorong sinergi antara modernitas dan tradisi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha jamu tradisional di tengah perkembangan pasar yang semakin dinamis. Program ini dirancang untuk memberikan pendampingan dalam berbagai aspek, mulai dari pengelolaan keuangan, peningkatan standar produksi, hingga strategi pemasaran berbasis teknologi digital Permasalahan yang dihadapi UMKM jamu yakni pertama Mitra masih menggunakan metode produksi manual yang memakan waktu dan tenaga dalam mengolah bahan baku. Kedua jamu hanya dijual di sekitar kampung dan pasar lokal, sehingga sulit menjangkau pasar yang lebih luas. Kemasan jamu masih sangat tradisional, sehingga kurang menarik bagi konsumen muda dan modern. Ketiga Mitra usaha jamu tradisional tidak memiliki sistem pengelolaan keuangan yang baik, seperti pencatatan transaksi yang tidak lengkap dan pengeluaran yang tidak terkontrol. Solusi Pelatihan penggunaan teknologi produksi yang efektif dan efisien. Mendesain ulang kemasan jamu agar lebih menarik dan higienis, menggunakan bahan yang ramah lingkungan. Memberikan pelatihan kepada anggota UMKM tentang pemasaran digital, termasuk penggunaan media sosial dan e-commerce. Memberikan pelatihan tentang manajemen keuangan dasar, termasuk cara membuat laporan keuangan sederhana seperti buku kas harian, laporan laba rugi, dan neraca. Implementasi software akuntansi sederhana juga dapat membantu.Hasil dari program pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas UMKM jamu tradisional untuk bersaing di pasar modern. Melalui pendampingan yang diberikan, mitra berhasil meningkatkan standar produksi dengan penggunaan kemasan botol yang higienis dan memperpanjang masa simpan produk. Selain itu, pelatihan dalam pengelolaan keuangan dan penerapan strategi pemasaran digital membantu mitra mengelola usaha dengan lebih profesional dan efisien. Program ini juga berhasil menciptakan sinergi antara nilai-nilai tradisional dan inovasi modern, yang tidak hanya meningkatkan daya saing produk jamu, tetapi juga memperkuat keberlanjutan ekonomi lokal.
PPM USAHA MIKRO JAJANAN DI JAMBANGAN SURABAYA Rizqiawan, Hendrik; Novianto, Iful; Permana, Galuh Argo; Wahyudi, Aris Candra
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2498

Abstract

Mitra pada program pemberdayaan masyarakat ini merupakan seorang ibu rumah tangga tanpa suami yang berusia 46 tahun yang bertempat tinggal di Kelurahan Jambangan Kota Surabaya. Mitra menjalankan usahanya dengan melayani berbagai pesanan jajanan yang bisa diproduksi dari rumah, diantaranya adalah aneka donat (donat topping & donat bombolini) dan kue sus. Mitra mengalami beberapa keterbatasan dan hambatan dalam menjalankan usahanya, yaitu pada aspek produksi dan pemasaran. Permasalahan yang mitra alami pada aspek produksi antara lain: 1) Mitra masih melakukan proses pengulenan adonan secara manual. Mitra menyadari bahwa di usianya yang semakin bertambah, tenaga dan kekuatan tangan yang mitra miliki tidak seperti dulu; dan 2) Mitra tidak menggunakan perlengkapan higienitas produksi pangan yang sesuai, semisal celemek atau apron. Kemudian pada permasalahan aspek pemasaran adalah lokasi usaha mitra belum terdaftar di Google Maps. Adapun solusi atau kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain: 1) Pengadaan dan serah terima peralatan produksi yang otomat berupa stand mixer adonan; 2) Pendampingan cara penggunaan dan perawatan peralatan produksi yang otomat berupa stand mixer adonan; 3) Pengadaan dan serah terima perlengkapan higienitas produksi pangan yang sesuai berupa celemek/apron; 4) Sosialisasi pentingnya perlengkapan higienitas pada proses produksi pangan; 5) Pendampingan cara penggunaan dan perawatan perlengkapan higienitas produksi pangan yang berupa celemek/apron.; 6) Pendampingan pendaftaran lokasi usaha mitra pada Google Maps.
PPM UMK KUE PASTEL DI MANUKAN KULON SURABAYA Indrawati, Trisa; Rizqiawan, Hendrik; Aminatuzzuhro, Aminatuzzuhro; Permana, Galuh Argo; Wahyudi, Aris Candra
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2499

Abstract

Mitra kegiatan program PPM ini merupakan salah satu pelaku usaha kue pastel. Mitra yang bernama lengkap Winda Riska Febrina tersebut merupakan wanita berusia 38 tahun yang menjalankan usahanya dengan membuka stan kue yang berlokasi di Jl. Manukan Tengah Surabaya dengan merek “Iki Pastel”. Permasalahan yang mitra hadapi meliputi aspek produksi, pemasaran dan keuangan. Pada aspek permasalahan produksi, mitra tidak menggunakan perlengkapan higienitas yang memadai seperti menggunakan apron. Kemudian, alat produksi kompor yang dibeli dengan kondisi bekas sering mengalami masalah. Pada aspek permasalahan pemasaran, etalase yang digunakan dalam kegiatan penjualan kurang layak, karena tidak memiliki penutup yang sesuai. Selanjutnya, lokasi stan usaha mitra belum terdaftar di Google Maps. Pada aspek permasalahan keuangan, mitra dinilai kurang tertib dalam melakukan pencatatan keuangan. Solusi dan metode pelaksanaan yang telah diberikan antara lain pengadaan dan serah terima perlengkapan higienitas yang memadai ketika produksi yang berupa apron, sosialisasi pentingnya perlengkapan higienitas pada proses produksi makanan, pendampingan cara penggunaan dan perawatan perlengkapan higienitas yang berupa apron, pengadaan dan serah terima peralatan produksi berupa kompor dengan kualitas dan fungsi yang lebih baik, pendampingan cara penggunaan dan perawatan peralatan produksi tersebut, pengadaan dan serah terima etalase penjualan yang lebih layak, pendampingan cara penggunaan dan perawatan etalase tersebut, pendampingan pendaftaran lokasi stan usaha mitra pada Google Maps, pengadaan dan serah terima buku pencatatan keuangan dan alat tulis lainnya, serta pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan yang tepat dan sesuai kebutuhan mitra.
EDUKASI SOPAN SANTUN BERBASIS NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI MEDIA LAGU PADA SISWA-SISWI SD BINONG 1 Situngkir, Adventina; Mangilaleng, Juliana Tirza
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2501

Abstract

This community service program aims to educate students of SD Binong 1 about manners based on Pancasila values through song media. Pancasila, as the foundation of the Indonesian state, has five precepts that contain moral values that are very important to be applied in everyday life. This education was given because it was confirmed that there were acts of bullying between friends, which used physical appearance as a mockery. During the observation, some students were seen and heard to use inappropriate or abusive words. The method used in this program is counseling and singing training conducted in several sessions. Each session combines theoretical explanations about manners based on Pancasila values with fun and interactive singing activities. The songs chosen contain lyrics that teach the importance of having a good attitude, respecting parents, and helping others, all of which are reflections of Pancasila values. The results of this activity show that the approach through song media can be well received by students, and they more easily understand and remember the values taught. In addition, students' active involvement in this activity also increased their enthusiasm and motivation in learning.
PEMANFAATAN KOTORAN AYAM SEBAGAI PUPUK KASCING DI DESA JERUK KECAMATAN LAKARSANTRI SURABAYA Budiwan, Adi; Syahrial, Ramon; Susanto, Heri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2502

Abstract

The purpose of this activity is also to introduce vermicomposting technology and to familiarize farmers in Jeruk village with the use of vermicomposting fertilizer, who have been using untreated chicken manure. The implementation methods include socialization and training, opinion polls through questionnaires, vermicomposting and organic farming demonstration plots, and focus group discussions. The demonstration plot is a field school for chicken manure managers and farmers, so that participants can understand the entire process of the activity. In order to support the Community Partnership Program (PKM), a program was also carried out in the form of counseling on the use of chicken manure for worm cultivation, the waste of which is vermicomposting which is an organic material that is very good for fertilizer and also for controlling plant diseases. This counseling was followed up with training in worm cultivation and vermicomposting which was attended by farmers. In addition to being given skills, participants were also given media and worm seeds, as well as wooden boxes and pilot units for worm cultivation. Mentoring and coordination were also carried out to facilitate the implementation of worm cultivation, vermicomposting production and its use in environmentally friendly plant cultivation. In addition to being given skills, participants were also given media and worm seeds, as well as wooden boxes and pilot units for worm cultivation. Mentoring and coordination are also carried out to facilitate the implementation of worm cultivation, vermicompost production and its use in environmentally friendly plant cultivation.
PENGEMBANGAN MANAJEMEN PENGELOLAAN POSYANDU REMAJA MENUJU TALENTA MUDA INDONESIA EMAS 2045 DESA SEHAT BULANGKULON GRESIK Safara, Anggik Firda; Jumati, Nurleila; Nazarudin, Faisal Fikri; Rachmania, Risca Ayu; Azizah, Nur Aini; Budi Sari Wulan, Dyah Puspita Indah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2505

Abstract

Golden Indonesia 2045 marks a historic moment when Indonesia age reaches 100 years. The Minister of PANRB noted that the country will experience a demographic bonus with 70% of productive age population and 30% of non-productive age. The demographic peak bonus is estimated to occur in the 2030s, where 68% of Indonesia's population will be productive age. This opportunity demands an important role from the younger generation, which is expected to bring positive changes to Indonesia. Adolescence is a unique period, namely the transition period for children to adulthood. Physically they are healthy, but there are several groups who have emotional risks and free associations such as smoking, alcohol, health problems, sexuality, violence, and so on. Bulangkulon Village located in Benjeng District, Gresik Regency is not free from adolescent health problems, one of which is that there are several adolescents who experience serious health problems including stroke, hypertension, cholesterol, gout, and kidney failure and even death. The purpose of community service activities is to increase the effectiveness of Karang Taruna Prabumerjaya Youth Posyandu organization with the Development of Youth Posyandu Management in Bulangkulon Village by the cadre formation of Bulangkulon Village Posyandu members and to improve the quality of healthy life of Bulangkulon Village teenagers. The methods used in community service activities include: a) preparation stage, b) implementation of training stage for Youth Posyandu cadres and Karang Taruna Prabumerjaya to be able in using health equipment and c) evaluation stage. The results is cadres to be able to implement the use of health equipment directly in checking the physical health of teenagers in Bulangkulon Village. It is hoped that for the sustainability of Youth Posyandu cadre program, it can continue to regenerate and develop by involving the village, Ponkesdes and the entire Bulangkulon Village community.
WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI FOTOGRAFI UNTUK PROMOSI DIGITAL DI DESA WAYANG SIDOWARNO, KLATEN Adi Wibowo, Ahimsa; Wijaya, Sri Herwindya Baskara; Primasari, Ina; Prabowo, Henricus Hans Setyawan; Suranto, Joko; Permana, Adimas Maditra; Candra, Deniawan Tommy
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2508

Abstract

Desa Sidowarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah merupakan salah satu desa wisata yang masuk dalam 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023. Desa wisata ini sangat ikonik karena mengembangkan kerajinan tradisional wayang kulit berbahan kulit kerbau. Wayang kulit sendiri oleh UNESCO pada 7 November 2003 ditetapkan sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi dan warisan budaya. Selain sebagai sentra produksi wayang kulit, Desa Wayang Sidowarno juga menjadi destinasi wisata dan edukasi bagi masyarakat yang ingin belajar membuat wayang kulit. Desa ini memiliki paket eduwisata terkait workshop pembuatan wayang kulit seperti workshop pengerokan, penatahan, dan pelukisan. Meski memiliki potensi wisata yang menjanjikan, namun promosi wisata Desa Wayang Sidowarno dipandang masih belum maksimal terutama pada aspek saluran promosi fotografi digital. Maka, Research Group D3 Kajian dan Komunikasi Terapan (KTK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan workshop peningkatan kompetensi fotografi untuk promosi digital pada Minggu, 2 Juni 2024 di Joglo Omah Wayang, Desa Sidowarno, Klaten. Hadir pada workshop ini sekitar 20 peserta dari kalangan pengelola Joglo Omah Wayang, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) desa serta karang taruna setempat. Materi workshop berkaitan dengan konsep fotografi dan caption fotografi serta praktik produksi fotografi produk.
PENINGKATAN KEBERDAYAAN UMKM BATIK JOMBANG MALALUI MANAJEMEN K3 Wibowo, Nugroho Mardi; Widiastuti, Yuyun; Siswadi, Siswadi; Chusnun Ni’am, Achmad
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2518

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keberdayaan UMKM Batik Jombang melalui penerapan manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya pemahaman dan penerapan K3 di CV Pesona Batik Jombang, yang mengakibatkan tingginya risiko kecelakaan dan gangguan kesehatan kerja. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan pelatihan tentang prinsip dasar K3, pengenalan alat pelindung diri (APD), serta pendampingan dalam penerapan standar operasional prosedur (SOP) K3. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran pekerja serta manajemen terhadap K3, yang tercermin dari peningkatan rata-rata skor pemahaman sebesar 30% berdasarkan evaluasi post-test. Selain itu, penerapan SOP K3 berhasil mengurangi kejadian hampir celaka (near-miss) dan meningkatkan kepatuhan terhadap penggunaan APD. Pembentukan tim K3 internal dan kerja sama dengan instansi terkait turut memastikan keberlanjutan program ini. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan manajemen K3 yang efektif dapat meningkatkan keselamatan, produktivitas, dan daya saing UMKM Batik Jombang secara jangka panjang dan berkelanjutan.
MELINDUNGI KEUNGGULAN LOKAL: PENYULUHAN PENTINGNYA PATEN INOVASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI INDUSTRI AMDK LOMBOK IING, IING; Fitasari, Baiq Diah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2522

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merek Lombok, yang memiliki beberapa inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) unik dan belum dimiliki oleh pabrik lain. Meskipun inovasi-inovasi ini memiliki potensi yang signifikan untuk meningkatkan daya saing dan kualitas produk, sayangnya belum ada yang dipatenkan. Kondisi ini menimbulkan risiko kehilangan keunggulan kompetitif karena teknologi tersebut dapat dengan mudah ditiru oleh pihak lain. Kegiatan PkM yang dilakasanakan berupa penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pemilik pabrik AMDK mengenai pentingnya mematenkan inovasi TTG mereka. Melalui kegiatan ini, dijelaskan langkah-langkah praktis dalam proses pengajuan paten, manfaat dari perlindungan paten, serta dampak jangka panjang bagi keberlanjutan bisnis dan peningkatan nilai ekonomi. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan respons positif dari pihak pabrik, yang tergerak untuk segera memulai proses pematenan inovasi teknologi mereka. Diharapkan, upaya ini dapat memberikan perlindungan hukum yang memadai, mendorong munculnya inovasi baru, dan memperkuat posisi kompetitif industri AMDK lokal di pasar yang lebih luas.