cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
PENERAPAN INTERNET OF THINGS (IoT) DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN HIAS PADA GREENHOUSE DI DESA KAYU AMBON KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Suakanto, Sinung; Putra, Seno Adi; Wijaksana, Syifa Nuurunnisa; Raharjo, Adi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2433

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat mencoba mengembangkan teknologi Internet of Things (IoT) pada greenhouse dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas tanaman hias. Teknologi ini mengintegrasikan sensor-sensor canggih dan sistem otomatisasi yang memonitor serta mengontrol parameter lingkungan seperti suhu, kelembaban, pencahayaan, dan kualitas tanah secara real-time. Data yang diperoleh dapat diakses melalui aplikasi seluler atau platform web, memungkinkan penyesuaian lingkungan tumbuh secara presisi. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya serta penciptaan kondisi optimal bagi pertumbuhan tanaman hias, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan pengurangan dampak lingkungan negatif dari praktik pertanian konvensional. Kegiatan ini mendukung pertanian berkelanjutan dan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya di wilayah tersebut.
PENYULUHAN OLAHAN MAKANAN BERBAHAN SAYURAN KATUK DAN KELAKAI PADA IBU RUMAH TANGGA X-TRANS LOMBOK DI KABUPATEN BARITO KUALA Budiarti, Lia Yulia; Anward, Aliy Arivin; Derlin, Ellanda Permata; Fahdyannoor, Fahdyannoor; Azzahra, Nadya; Fahmi, Yafi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2434

Abstract

Penyakit hipertensi dan anemia masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat eks-transmigrasi (X-Trans) asal Lombok di Desa Mandastana, Kabupaten Barito, Provinsi Kalimantan Selatan. Di lingkungan masyarakat banyak ditemukan tanaman khas rawa diantaranya katuk dan kelakai. Masyarakat telah dimanfaatkan hanya sebagai sop (sayur bening). Mengolah sayuran lokal dalam variasi menu makanan belum banyak diketahui masyarakat. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan memberikan pengetahuan cara olahan makanan berbahan katuk dan kelakai. Penyuluhan secara langsung diikuti oleh 27 reponden ibu rumah tangga, dengan menyajiakan hasil olahan makanan berbahan sayuran katuk dan kelakai, juga pemberian resep pembuatannya. Evaluasi kegiatan berdasarkan hasil diskusi dan isian kuisioner. Hasil penyuhuan didapatkan peningkatan pengetahuan responden dalam mengolah kedua tanaman sayuran ini. Responden menyatakan kegiatan ini memotivasinya dalam mengolah sayuran menjadi variasi menu makanan sehat dan bernilai ekonomis. Diharapkan masyarakat dapat menjaga kelestraian lingkungan dan memanfaatkan tanaman lokal untuk kesehatan keluarga secara mandiri.
EDUKASI CTPS DENGAN IRAMA LAGU “AMPAR-AMPAR PISANG” PADA KELUARGA DI BANTARAN SUNGAI MARTAPURA Budiarti, Lia Yulia; Anward, Aliy Arivin; Alshazil, Renata Seikh; Devin, Firdi; Muhammad, Fadil; Safaana, Aurora; Amalia, Maulidia Khairada; Chyntia Devi, Made Putri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2435

Abstract

Kejadian infeksi water borne disease (WBD) sering ditemukan anak-anak di bantaran sungai. Faktor perilaku Ibu dalam hal cuci tangan pakai sabun (CTPS) diketahui efektif mencegah penularan mikroba melaui tangan. Sosialisasi CTPS yang menarik dapat mudah diterapkan oleh Ibu pada keluarganya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat (PKM) ini bertujuan mengedukasi CTPS dengan irama lagu “ampar-ampar pisang’ pada keluarga di bantaran Sungai Martapura Desa Keliling Benteng Ulu, Kabupaten Banjar. Edukasi dilakukan pada sasaran ibu rumah tangga beserta anaknya berusia balita. Kegiatan penyuluhan didukung media poster dan video syair lagu CTPS pada kanal YouTube. Evaluasi dilakukan melalui isian kuisioner pre-test dan post-test. Responden menyatakan sangat puas mengikuti kegiatan PKM ini. Hasil evaluasi mengambarkan edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan responden akan pentingnya perilaku CTPS. Diharapkan perilaku CTPS dilakukan secara ritun untuk menjaga kesehatan keluarga secara mandiri. Sosiliasai lebih lanjut dapat dilakukan oleh responden pada masyarakat lainnya.
IMPLEMENTASI SMART HYDROPONIK DI DESA CIBIRU WETAN UNTUK PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT Rosmiati, Mia; M. Mandasari, Rizza Indah; Brotoharsono, Tri; Fakhri, Humam Ibadillah; Pratama, Luthfi Revansyah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2436

Abstract

Cibiru Wetan Village is one of the areas located in the eastern part of Bandung Regency. This village has an area of ​​325 hectares and has a population of 17,071 people. One of the activities of Cibiru Wetan Village that supports the economic activities of the community is the food security system carried out by the Women Farmers Group (KWT). The economic activities carried out by KWT include managing agricultural land that produces vegetables and fruits that can be sold to the community or to the market. Agricultural activities carried out by KWT are still conventional in nature by utilizing existing open land so that the amount of vegetable or fruit production produced is still limited, therefore through the construction of Greenhouses and the development of smart hydroponics can be one solution in increasing the volume of vegetable production. Smart hydroponics is built by integrating a wireless sensor network with an interface display using an android application. This system uses an Arduino Uno as a microcontroller, a TDS sensor that functions to read dissolved nutrients, a water flow sensor to regulate the speed of water flow and a DHT 22 which will be used to measure the temperature of the nutrient solution. Meanwhile, for the interface display using an android application built using the Kotlin framework. Based on the test results, this system has an accurate sensor reading accuracy value with an accuracy value above 90%.
PPM PELATIHAN PENGGUNAAN TOOLS AI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL KELOMPOK CALON GURU SD KEC. WIYUNG - SURABAYA Sari, Mamik Usniyah; Murdani, Muhammad Harist; Muhandhis, Isnaini
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2437

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin masif dan semakin terbuka lebar sehingga akses informasi memberikan peluang dan pengaruh yang amat signifikan saat ini terutama bagi dunia pendidikan. Model pembelajaran yang masih konvensional kini sudah mulai berubah menuju kearah pembelajaran digital. Seorang guru profesional wajib menguasai kompetensi TPACK (Technology Peadagogic and Conten Knowledge ) yang layak karena kompetensi ini berada dalam ranah empat kompetensi utama seorang guru. Saat ini banyak muncul alat bantu pembelajaran berbasis AI yang secara tidak langsung mampu motivasi siswa, khususnya dalam perspektif Teori Rogers. Alat Kecerdasan Buatan (AI) semakin banyak digunakan dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa karena dapat memberikan pembelajaran yang dipersonalisasi, umpan balik langsung, dan jalur pembelajaran yang adaptif . Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh Tim Peneliti didapatkan hasil dilapangan kompetensi dibidang teknologi sangat dibutuhkan oleh Kelompok Calon Guru SD Kec Wiyung Surabaya, hingga saat ini pemanfaatan teknologi khususnya tool AI hanya berfokus pada pembuatan presestasi untuk materi pembelajaran belum digunakan sebagai alat pengembangan bahan ajar. Pengabdian masyarakat ini dalam rangka memberikan pelatihan teknologi kepada calon guru SD di lingkungan Kelompok Calon Guru SD Kec Wiyung Surabaya. Permasalahan yang dihadapi calon guru SD yang seiring dengan perkembangan teknologi saat ini dibutuhkan kemapuan menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menciptakan pengajaran dan media pembelajaran yang menarik untuk menciptakan proses belajar mengajar yang menarik Solusi yang ditawarkan menjawab dari tujuan pelaksanaan pelatihan yaitu peningkatan kopentensi TPACK (Technology Peadagogic and Conten Knowledge ) yangs selaras dengan undang – undang No. 14 Tahun 2005 tentang peningkatan kompetesi guru Adapun pelatihan yang diberikan berupa pembuatan media pembelajaran dan media penilaian yang menarik untuk siswa Metode Workshop dan Praktikum serta monitoring dan coaching. Target Luaran dari program ini adalah 1) Publikasi Ilmiah pada prosiding dalam Seminar Nasional PKMcsr; 2) Video Kegiatan PKM yang terupload disirismas; 3)Publikasi Media Masa; 4). Hasil evaluasi dari kegiatan yang menjadi masukan untuk pelatihan berikutnya
PKM PENINGKATAN KAPASITAS DAN KUALITAS PRODUKSI USAHA KERIPIK PISANG BERBASIS GREEN ECONOMY DI KELURAHAN PAKAL KECAMATAN PAKAL KOTA SURABAYA Aristyanto, Erwan; Abdillah, Khubbi; Hindratmo, Astria; Pratama, Adi Putra; Putra, Giovanni Firmansyah; Wawan, Yulianus
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2439

Abstract

Kegiatan PKM ini mendukung salah satu bidang fokus utama Pengabdian kepada Masyarakat 2024 yaitu bidang Green Economy pada penggunaan tabung komposter untuk mengolah limbah sampah pisang menjadi pupuk. Mitra dalam PKM ini adalah Bapak Sukri pemilik usaha keripik pisang JOYO, beralamat di Pakal Madya Jaya 5 no 11A RT 03 RW 02 Kelurahan Pakal Kecamatan Pakal Kota Surabaya yang berjarak 2,2 KM dari kampus UWP. Urgensi dari kegiatan ini kapasitas produksi yang rendah dan produk yang dihasilkan kurang baik sehingga memerlukan sentuhan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi mitra dan meningkatkan omset mitra. Permasalahan prioritas, yaitu, bidang Produksi, peralatan produksi masih tradisional dan tidak ergonomis, boros bahan bakar, kurang sehat dan tidak ruang persediaan kotor dan banyak hewan pengerat, pekerja tidak memakai APD: bidang Pemasaran, penjualan tidak stabil, kemasan masih menggunakan plastik tipis, label dan merk kurang menarik, bidang Manajemen Usaha, belum ada pencatatan keuangan dan belum memahami kesehatan pangan. Solusi yang ditawarkan peningkatan kualitas dan kapasitas usaha melalui pengembangan TTG keripik pisang, peningkatan kemampuan usaha, perluasan pemasaran, perbaikan kemasan, label dan merk serta adanya pencatatan keuangan. Metode Pelaksanaan dengan pengembangan TTG Mesin keripik pisang, kemitraan, pelatihan dan pendampingan. Hasil pelaksanaan kegiatan dalam program ini, antara lain koordinasi pelaksanaan program bersama mitra, diseminasi TTG Mesin Keripik Pisang, pengadaan peralatan dan pelatihan produksi sehat, diseminasi TTG Tabung Komposter pengolah limbah, pelatihan dan pendampingan penjualan online dan offline, pelatihan dan pendampingan pembuatan label dan logo, pelatihan dan pendampingan pencatatan transaksi keuangan usaha. Dampak kegiatan ini adalah adanya peningkatan kapasitas dan kualitas produk mitra sebesar 30 %, peningkatan jumlah omzet mitra sebesar 30%, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mitra sebesar 50%
PENERAPAN TATA KELOLA DALAM PENINGKATAN MUTU TPA NUR JANNAH Pujianto, Pujianto; Pratiwi, Lily Indah; Halik, Bachtiar Rahman
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2443

Abstract

Technological developments and changes in lifestyle have resulted in several changes, one of which is the role of parents in parenting children. Currently, many parents who should be the main educators in their children's growth and development are now working and their role as educators is being replaced by child care workers. The service partners this time are TPA and KB Nur Jannah (Daycare) which are located on Jl. Sememi Jaya Selatan, Kec. Sememi, Surabaya City. TPA Nur Jannah has been present since 2012 and KB Nur Jannah since 2014. PPM objectives: (1) partners can prepare appropriate financial reports (2) improve the quality of facilities and infrastructure. Based on these objectives, the problem aspects faced by partners are financial and infrastructure aspects. Regarding financial aspects, partners record regularly and are still simple, so training is needed in making simple financial reports. In terms of facilities and infrastructure, partners still lack playmates, beds and potties for children's comfort facilities, so there is a need for additional facilities and infrastructure to support children's comfort and safety. Based on the problems faced by partners, the solution offered is (1) partners can prepare good financial report records and it is hoped that partner records will increase by 40% (2) there will be an increase in infrastructure by adding folding mattresses, playmates and potties
PKM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BERBASIS GREEN ECONOMY PADA COFFE SHOP KETANBA KOTA SURABAYA Putra, Allen Pranata; Abdillah, Khubbi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2452

Abstract

The condition of community service partners is the coffee shop "Ketanba" which has a location on Jl. Manyar Kerta Adi II Blok Y-135 No. 41. The priority problems of partners that will be tried to be solved are: 1) Production Field and 2) Marketing Field. Problem Solutions: 1) Assistance and training in food and beverage presentation; 2) Assistance and training on how to maintain the availability of raw materials so that they are not easily exhausted; 3) Assistance and training on product hygiene; 4) assistance and training in expanding market segmentation; 5) Assistance and training in online marketing optimization. Based on the objectives of the activities that will be carried out as follows: 1) Increase in the amount of production; 2) Increase the amount of partner turnover; 3) Expansion of market segmentation. The methods of implementing the Community Partnership Program are: 1) Training; and 2) Discussion. The results of PKM activities are: 1) The increase in production time is more precise and tends to be fast by 20%; 2) Increase in production of raw material availability by 60%; 3) Increase in partner cleanliness by 10%; 4) Increasing partner skills in serving and expanding market segmentation by 20%; and 5) An increase in online marketing by 20%.
PKM PENINGKATAN KAPASITAS DAN BRANDING PRODUK UMKM ES COKLAT PANTANG MUNDUR Rudiatno, Rudiatno; Odelia, Evi Maya
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2453

Abstract

Mitra pengabdian yaitu “Es Coklat Panjang Umur” yang memiliki lokasi di Jl. Kapas Krampung No. 137 Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya. Permasalahan prioritas mitra yang akan diselesaikan yaitu: 1) Bidang Produksi; dan 2) Bidang Marketing. Es Coklat Panjang Umur merupakan mitra yang bergerak di bidang ekonomi produktif yang merupakan UMKM di Kota Surabaya. Solusi permasalahan mitra: 1) Pelatihan dan pendampingan kualitas melalui SOP bahan baku berkualitas tinggi untuk memastikan rasa dan tekstur kekentalan es coklat yang konsisten; 2) Pelatihan dan pendampingan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) aspek pengolahan limbah, lingkungan dan kesehatan kerja; 3) Pelatihan, pendampingan perluasan segmentasi pasar melalui media online Instagram; 4) Pelatihan dan pendampingan promosi dan paket bundling produk buy 1 get 1. Tujuan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat yaitu: 1) Meningkatkan sumber daya manusia; 2) Keterampilannya meninkgat; 3) Kualitas produknya meningkat. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini melalui tiga cara: 1) Pelatihan; 2) Pendampingan; dan 3) Diskusi. Hasil kegiatan yaitu: 1) Peningkatan kualitas produksi minuman mitra meningkat sebesar 10%; 2) Peningkatan kemampuan mitra K3 aspek pengolahan limbah, lingkungan dan kesehatan kerja 20%; 3) Peningkatan keterampilan mitra dalam melayani dan memperluas segmentasi pasar 10%; dan 5) Adanya peningkatan pengetahuan marketing online 15%.
PKM PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PARTICIPATORY LEARNING AND ACTION DI KANTHI COFFE SHOP SURABAYA Muzakki, Muzakki; Sujani, Sujani; Odelia, Evi Maya
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2454

Abstract

Mitra pengabdian yaitu “Kanthi Coffee and Eatery” yang memiliki lokasi di Jl. Dharmawangsa No. 138A Kecamatan Gubeng Kota Surabaya. Permasalahan prioritas mitra yang akan diselesaikan yaitu: 1) Bidang Produksi; dan 2) Bidang Keuangan. Solusi mengatasi permasalahan: 1) Pelatihan dan pendampingan diversifikasi produk, teknik identifikasi peluang pasar, analisa tren dan preferensi pelanggan; 2) Pelatihan dan pendampingan prinsip lean manufacturing, teknik 5S (Sort, Set in order, Shine, Standardize, Sustain), dan implementasi perbaikan terus-menerus; 3) Pelatihan dan pendampingan K3 peningkatan aspek hygiene dan sanitasi mitra; 4) Pendaftaran Qris; 5) Pencatatan laporan keuangan otomatis. Tujuan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat yaitu: 1) Meningkatkan sumber daya manusia; 2) Keterampilannya meningkat; 3) Kualitas produknya meningkat. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Participatory Learning and Action (PLA) dan Pelatihan Pendampingan yang melibatkan anggota masyarakat secara aktif dalam proses pelatihan dan bertindak untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yaitu: 1) Kebersihan lingkungan meningkat 20%; 2) Peningkatan produksi ketersediaan bahan baku sebesar 20%; 3) Peningkatan keterampilan mitra dalam melayani dan memperluas segmentasi pasar 10%; dan 5) Adanya peningkatan pengetahuan marketing online 15%.