cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Manajemen Kas Majelis Taklim untuk Pemberdayaan Ekonomi Ellen Rusliati; Mulyaningrum Mulyaningrum
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.666 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1251

Abstract

Tujuan memiliki uang kas adalah untuk motif transaksi, spekulasi, dan berjaga-jaga. Bagi majelis taklim dapat pula digunakan untuk pemberdayaan ekonomi umat, sesuai dengan tujuan pendiriannya, yaitu dengan memanfaatkan kas yang tersedia, sebagai hasil tabungan anggota untuk keperluan Idul Fitri/Adha, disalurkan menjadi pinjaman jangka pendek bagi anggota atau warga sekitar yang memiliki usaha mikro. Pelaksanaan program dilakukan secara daring. Skema yang dapat digunakan adalah mudharabah atau qardhul hasan. Penyaluran kredit harus dilakukan secara hati-hati, karena dana yang digunakan adalah amanah umat yang harus dikembalikan pada waktunya. Prinsip yang digunakan dalam pemilihan pengusaha yang memperoleh kredit melalui 5C dan 3R (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition, Risk, Return, Repayment Capacity). Manajemen kas tetap harus menerapkan prinsip good governance, sehingga kepercayaan pemilik dana semakin bertambah. Hasilnya menunjukkan bahwa penyaluran kredit dilakukan bagi usaha mikro penduduk sekitar, pemilihan dilakukan berdasarkan kesepakatan pengurus, dilakukan secara hati-hati dan pencatatan yang memadai, sehingga dapat memperbesar usaha.
SOSIALISASI LITERASI MEDIA DIGITAL DI SEKOLAH KRISTEN PNIEL MEDAN UPAYA MENGATASI MARAKNYA HOAX Rose Emmaria Tarigan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.212 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1253

Abstract

Maraknya Hoax (berita bohong) yang beredar khususnya terkait Covid-19 di masyarakat, telah menghambat upaya pemerintah dalam melakukan berbagai sosialisasi terkait usaha mengatasi pandemi ini. Ketidakpercayaan masyarakat tentang keberadaan Covid-19, dari hari-ke hari semakin meluas baik di kalangan yang terdidik ataupun tidak. Salah satu akibatnya adalah sebagian masyarakat menolak untuk melakukan vaksinasi. Mereka menolak karena percaya bahwa, vaksinasi adalah bentuk konspirasi dari pengusaha farmasi untuk mendapatkan keuntungan besar. Survei Center for Digital Society (CfDS) Fisipol UGM menemukan data mengejutkan terkait aktivitas masyarakat di media sosial media, sepertiga dari 601 responden percaya akan informasi adanya konspirasi ini dan terdapat 49,9 persen dari total 601 responden menolak untuk menjadi penerima vaksin Covid-19 pertama. Fakta ini menggambarkan maraknya hoax dapat memengaruhi persepsi masyarakat tentang keberadaan Covid-19 ini. Oleh Karena itu, perlu ada upaya yang berkelanjutan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun perguruan tinggi untuk mengatasinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan sarana untuk melakukan sosialisasi terkait literasi media digital, yang ditujukan kepada siswa-siswi SMP dan SMA Kristen Pniel Medan. Metode yang dilaksanakan, adalah dengan memberikan pembelajaran melalui kelas webinar (Web-Seminar) terkait topik literasi media digital di setiap awal semester dan kegiatan ini sudah berlangsung selama dua tahun berturut-turut. Melalui PKM ini diharapkan mereka akan memiliki kesadaran kritis dan kemampuan membedakan berita yang benar dan berita bohong. Sebagai rekomendasinya bahwa, kegiatan ini perlu dilaksanakan secara berkelanjutan karena akan meningkatkan literasi media di masyarakat khususnya di kalangan siswa-siswi Kristen Pniel Medan.
PELATIHAN BERBICARA DI DEPAN UMUM BAGI SISWA SEKOLAH KRISTEN PNIEL, NAMO RAMBE DELI SERDANG, SUMATERA UTARA Agustin Diana Wardaningsih
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.359 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1254

Abstract

Manusia diciptakan Tuhan dengan kesempurnaan, salah satunya diberikan indera untuk berbicara. Manusia berbicara untuk mengeluarkan pikiran dan perasaan. Pelatihan dasar berbicara di depan publik merupakan sebuah cara untuk mengembangkan ketrampilan berbicara agar kita bisa menyampaikan ide yang ada di pikiran kita, membagikan apa yang kita rasakan, sehingga bisa menjadi pengalaman yang bisa membantu orang lain juga untuk berkembang. Tujuan Kegiatan untuk melatih percaya diri, menjadi pendengar yang baik, dan menghargai orang lain. Dengan peserta adalah siswa SMP dan SMA Sekolah Kristen Pniel, Namo Rambe Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung secara virtual selama 120 menit pada 07 Mei 2021, untuk membantu siswa bisa berbicara secara terstruktur, dan efektif sehingga juga lebih percaya diri dan mengembangkan kemampuan lebih baik. Kegiatan walau dilakukan secara virtual telah berjalan dengan baik, dan antusias siswa untuk mau mencoba berlatih juga cukup tinggi. Kegiatan ini berhasil memberikan pembelajaran baru bagi siswa terutama di masa Covid 19 ini untuk tetap bisa mengembangkan diri dan melatih kepercayaan diri.
Pendampingan Penerapan Teknik Sanitasi Tepat Guna di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat Hernani Yulinawati; Pramiati Purwaningrum; Winarni Winarni; Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.371 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1255

Abstract

Kelurahan Kota Bambu Selatan (KBS) merupakan kawasan yang sangat padat penduduknya dengan lahan terbatas/sempit untuk pembangunan infrastruktur lingkungan, terutama bidang sanitasi. Tujuan PkM di Kelurahan KBS untuk mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) ke-6 Air Bersih dan Sanitasi Layak dan SDG ke-11 Kota dan Pemukiman Berkelanjutan melalui pendampingan program Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Biopori, dan Kampung Pengelolaan Sampah Terpadu (KPST) yang merupakan bagian dari 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Pendampingan dilakukan dengan pendekatan metode pemicuan untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dalam memilih teknologi sanitasi. Masyarakat diharapkan berpartisipasi langsung dalam proses STBM dari tingkatan diajak berunding dan membuat keputusan bersama. PkM berlangsung tahun 2019-2021, beberapa kegiatan bekerja sama dengan PLN Peduli (CSR). Pada awal PkM dilakukan penyuluhan tentang sanitasi tepat guna secara umum agar masyarakat dapat memahami definisi dan unsur-unsur dalam sanitasi. Kegiatan pertama tahun 2019 adalah pelatihan pemilahan sampah rumah tangga organik dan anorganik yang mendukung Gerakan Nasional Pilah Sampah dari Rumah yang diluncurkan KLHK 15 September 2019. Kegiatan kedua tahun 2020 adalah pelatihan pembuatan lubang biopori yang mendukung Gerakan 10 Juta Lubang Biopori di Jakarta. Kegiatan ketiga tahun 2021 adalah pelatihan pemilihan sanitasi sistem setempat sesuai PerGub DKI Jakarta No. 9 Tahun 2020 tentang Revitalisasi Tangki Septik Rumah Tangga untuk mendukung kelurahan bebas BABS. Ketiga kegiatan tersebut saling mendukung dan terus berlanjut untuk pencapaian SDG 6 dan 11 di tingkat lokal. Meskipun pandemi COVID-19 mengakibatkan penundaan pelaksanaan agar kegiatan berkelanjutan, kegiatan-kegiatan tersebut merupakan bagian penting dalam pemulihan masyarakat karena pandemi COVID-19.
Metode Daring Dalam Meningkatkan Efektivitas Penyuluhan Pada Masa New Normal Ramon Syahrial; Adi budiwan. SP.,M.A.gr; Heri Susanto, SP., MM
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.703 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1256

Abstract

Menteri Pertanian meminta kepada penyuluh pertanian di seluruh Indonesia untuk lebih aktif mendampingi petani di era new normal. Penyuluh berada di garis terdepan dalam upaya Kementan mewujudkan pertanian yang mandiri, moderen dan maju. Gapoktan yang terletak di Desa Mondoluku, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Desa Mondoluku mempunyai 16 Gapoktan dan 46 poktan yang dibina oleh Kecamatan Wringinanom. Dengan jumlah gapoktan dan poktan tersebut muncul permasalahan yang dialami para penyuluh, kendala tersebut berkaitan dengan jarak antara poktan dan waktu yang sangat susah dapat ditentukan karena pekerjaan sebagai petani dan keperluan lainnya ditambah dengan kondisi wabah covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat. Berdasarkan prioritas permasalahan seperti tersebut diatas, tim pengabdian kepada masyarakat memberikan wawasan tentang teknologi komunikasi yang ada pada smartphone dan memberikan pelatihan berkaitan dengan penggunaan teknologi komunikasi disesuaikan dengan kepentingan dan kebutuhannya dalam proses penyuluhan. Dengan segala keterbatasan, penyuluh wajib berinovasi dengan teknologi informasi yang ada dan mudah diakses oleh masyarakat petani. Aplikasi Whatsapp Grup (WAG) dan Google Meet jadi pilihan simple berbiaya terjangkau bisa dijadikan sebagai media komunikasi dalam menginformasikan penyuluh dan gapoktan dengan segala bentuk informasi baik antara penyuluh dan gapoktan atau antara gapoktan dan poktan.
SOSIALISASI APLIKASI BUKUKAS SOLUSI PEMBUKUAN KEUANGAN DIGITAL BAGI UMKM LUBUK MINTURUN Riani Sukma Wijaya; Dewi Sartika; Nini Nini
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.77 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1259

Abstract

Di era digital ini masyarakat diharapkan mampu menguasai teknologi dan mengoperasikannya, terutama bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah yang dituntut untuk bisa membuat pembukuan secara digital mengguanakan smartphone mereka agar bisa memudahkan dalam pencatatan keuangan, menghitung harga pokok penjulannya dan berapa laba yang di harapkan. Dimana selama ini para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah hanya mencatat pembukuan dan transaksi keuagan secara manual, sehingga mereka kesulitan dalam menghitung harga pokok penjualan, menentukan laba dan jumlah persediaan, oleh karena itu penulis ingin mensosialisasikan aplikasi BukuKas yang dapat membatu mereka dengan mudah mencatat transaksi keuangannya dan bisa memasarkan produk yang dihasilkan melalui social media. Tujuan pengabdian ini supaya para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah dapat dengan mudah mencatat transaksi keuangannya dengan menggunakan aplikasi BUKUKAS yang ada di Smartphone mereka dan dengan mudah mengetahui berapa harga pokok penjulan dalam menentukan harga jualan, berapa jumlah persediaan yang ada serta dapat membuat laporan keuangan dengan mudah dan benar. Metode yang dirancang dalam kegiatan ini dimulai dari memberikan sosialisasi tentang penggunaan Aplikasi BukuKas, menjelaskan fitur-fitur yang ada dalam aplikasi tersebut serta memberikan contoh transaksi dalam pengoperasian aplikasi tersebut. Adapun hasil dari kegiatan ini diharapkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah mampu mengunakan aplikasi BukuKas, mereka sudah bisa mengoperasikan transaksi yang ada didalam BukuKas, dan bisa menghitung harga pokok penjualan, melakukan pencatatan keuangan dan membuat laporan keuagan dengan nudah dan benar. Disamping itu mereka sudah bisa memasarkan produknya secara online dengan menggunakan fitur-fitur yang ada dalam aplikasi BukuKas tersebut.
Literasi Pengelolaan Desa Wisata melalui Media Digital sebagai Komunikasi Pemasaran Era Pandemi Covid-19 di Desa Wisata Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten sri herwindya baskara wijaya; Ina Primasari; Dwi Tiyanto; Aryanto Budhy Sulihyantoro; Mahfud Anshori; Chatarina Heny Dwi Surwati; Henricus Hans Setyawan Prabowo; Joko Suranto; Firdastin Ruthnia Yudiningrum; Deniawan Tommy Candra
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.035 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1260

Abstract

Upaya pemulihan perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terlebih pada pelaku usaha Desa Wisata akibat dari pandemi covid-19, menjadi salah satu perhatian dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) untuk meningkatkan revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diharap dapat menghasilkan luaran yang akan bermanfaat bagi mitra berupa Teknologi Tepat Guna. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan dua metode yaitu pendampingan dan pelatihan untuk menganalisis dan memberikan solusi dalam komunikasi pemasaran digital sebagai strategi untuk membantu mengatasi dampak pandemi yang terjadi di Desa Wisata Tanjung sebagai rintisan destinasi wisata payung muto di kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten.
DISEMINASI ALAT DESTILASI PEMBUATAN BAHAN BAKAR MINYAK DARI SAMPAH PLASTIK TIPE PP DAN LDPE DI DESA MINANGA TIMUR Priyono Priyono; Steve W. M. Supit; Arief Kumaat; Artian Sirun
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.702 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1261

Abstract

Abstrak. Sampah plastik yang tidak terurai telah menjadi permasalahan utama penduduk desa maupu perkotaan yang menyebabkan polusi lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan masyarat. Oleh karena itu perlu dilakukan langkah penanganan yang salah satunya adalah melalui inovasi teknologi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak yang bertujuan selain sebagai solusi alternatif pengolahan sampah plastik juga dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui hasil pengolahan sampah plastik. Diseminasi teknologi destilasi pembuatan bahan bakar dari sampah plastik dilakukan di Desa Minanga Timur, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara dimana peralatan destilasi disiapkan di Laboratorium Pusat Unggulan Teknologi, Politeknik Negeri Manado yang kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan workshop yang melibatkan kelompok masyarakat di Desa Minanga Timur. Hasil dari pengolahan sampah plastik yang dilakukan dapat menghasilkan kurang lebih 1,5 liter bahan bakar minyak dari pembakaran 3 kg sampah plastik. Hal ini dapat mengurangi sampah plastik harian, meningkatkan keterampilan kelompok masyarakat dan diharapkan dapat membantu kesejahteraan dan perekonomian masyarakat melalui bahan bakar minyak pengganti minyak tanah yang dihasilkan. Dalam kegiatan ini sinergitas pemerintah dan masyarakat perlu ditingkatkan dalam rangka menciptakan masyarakat yang sadar lingkungan sehingga mampu berpartisipasi aktif mulai dari memilah sampah plastik sampai pada pengolahannya.
PEMBERDAAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PROGRAM KETAHANAN KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID-19 Okke Rosmala Dewi; Tika Purwati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1262

Abstract

Pada bulan September 2021 jumlah warga yang terpapar COVID-19 di Kabupaten Garut adalah 60.304 orang. Dari jumlah tersebut terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 24.572 orang. Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 telah merilis peta kerawanan penyebaran virus Corona di Kabupaten Garut. Dari 42 Kecamatan, 7 di antaranya masuk zona zona merah, salah satunya adalah Kecamatan Pasirwangi Kecamatan Pasirwangi merupakan daerah pengembangan Kawasan Agribisnis Hortikultura di Kabupaten Garut. Sebagian besar masyarakatnya adalah buruh tani (70-85 %). Kebanyakan buruh tani adalah kaum wanita dengan pendidikan yang rendah rata-rata SD dan drop out SD. Rendahnya pengetahuan, ketrampilan dan daya beli masyarakat menjadikan mereka berada pada lingkaran kemiskinan. Dimensi masalah kemiskinan yang terjadi di desa tersebut adalah ekonomi, sosial dan lingkungan. Pada masa pandemi COVID-19 ini, dimana semua aktivitas dibatasi termasuk aktivitas di lahan pertanian, maka buruh tani wanita merupakan kelompok rentan yang paling terdampak. Oleh karena itu pemberdayaan kelompok wanita tani melalui program ketahanan keluarga perlu dilaksanakan. Pendekatan program berdasarkan prinsip kemitraan, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan lingkungan dan pengembangan ekonomi. Tujuan program yaitu peningkatan keberdayaan kelompok wanita tani melalui program ketahanan keluarga pada masa pandemi COVID-19. Melalui Peningkatan pengetahuan ketrampilan dan sikap kelompok wanita tani dalam pelaksanaan pola hidup bersih dan sehat. Serta peningkatan ekonomi keluarga tani melalui usaha agro processing komoditas hortikultura dan rintisan usaha catering dengan menyediakan paket makanan bagi masyarakat yang sedang menjalankan isolasi mandiri. Program dilaksanakan fokus kepada masyarakat sasaran yaitu kelompok wanita tani, berdasarkan partisipasi aktif masyarakat dan berkelanjutan.
LITERASI MEDIA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL Ika Yuliasari; Mega Ayu Permatasari
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.874 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1264

Abstract

Pola komunikasi masyarakat di masa pandemi Covid -19 berlangsung dinamis dalam ranah komunikasi virtual bermediasi. Masyarakat pegiat komunikasi digital di sekitar Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang Bekasi Jawa Barat adalah representasi warga desa yang beradaptasi dengan dinamika teknologi informasi dan komunikasi. Permasalahan dan isu tentang kualitas lingkungan di Bantargebang selalu menjadi topik mengemuka di berbagai forum karena wilayah Bantargebang merupakan area terdampak polusi TPST. Kondisi tersebut membutuhkan diseminasi informasi berkaitan dengan pengetahuan dan perubahan perilaku untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ( PkM) dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2021 dengan peserta dosen dan mahasiswa Universitas Jayabaya Jakarta, Yayasan Sekolah Alam Tunas Mulia Bantargebang dan masyarakat Bantargebang. Tujuan kegiatan adalah diseminasi informasi dan mendukung keberlanjutan pemberdayaan masyarakat dengan keterampilan mengolah informasi. Penggunaan situs web dan media sosial oleh pegiat informasi Bantargebang merupakan upaya memenuhi kebutuhan informasi masyarakat lokal. Kegiatan PkM dilaksanakan secara daring dan luring dengan protokol kesehatan, Metode PkM adalah pelatihan teknis penulisan berita lingkungan di situs web, Focus Group Discussion dalam proses pengemasan informasi dan liputan peristiwa yang terjadi di lingkungan Bantargebang, Konsep framing dibutuhkan dalam konstruksi realitas sosial di media komunikasi sehingga informasi yang dibingkai dengan tepat akan meningkatkan pengetahuan, meningkatkan minat dan perubahan perilaku. Hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah ketrampilan dan kemampuan pegiat media dalam membingkai informasi, kontribusi dosen dan mahasiswa dalam praktek perancangan berita di wilayah Bantargebang , perluasan jaringan pemberdayaan masyarakat oleh Yayasan Sekolah Alam Tunas Mulia dan peningkatan literasi digital masyarakat Bantargebang.

Page 69 of 138 | Total Record : 1378