cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN SENAM KAKI, AKUPRESUR DAN HOME CARE MELALUI POSBINDU Martaulina Sinaga; Adelina Sembiring; Zuraidah Zuraidah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.387 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1220

Abstract

Based on data from Riskesdas 2018, which states that the most common diseases in the elderly are Non-Communicable Diseases (PTM), such as hypertension, arthritis, stroke, Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) and Diabetes Mellitus (DM). In addition to having an impact on the physical condition of the elderly, the aging process also has an impact on their psychological condition. Improving health services for the elderly is needed to realize healthy, quality, and productive elderly in their old age. Health services for the elderly must be provided early on, namely at the pre-elderly age (45-59 years). One of the methods of implementing demgam is to carry out health development for the elderly, one of which is by taking preventive measures with foot exercises, acupressure and home care. Therefore, the target of this community service activity is the elderly who live in Simalingkar B Village, Medan Tuntungan District. The number of elderly who participated in this activity was 30 elderly. This activity was carried out for 2 days consisting of four vital signs examinations, two foot exercises and two times of acupressure. The implementation of this activity is the STIKes Mitra Husada Medan Nursing Study Program. The results of the activity evaluation show that foot exercises, acupressure and vital signs are routine activities carried out in Simalingkar B Village, Medan Tuntungan District. Through routine vital sign checks, it can control the health quality of the elderly. In addition, this activity can be a preventive measure against the symptoms of diseases that often occur in the elderly.
BIMBINGAN BELAJAR EAGLE NEST MELALUI PEMBELAJARAN DARING DALAM MASA PANDEMI Wiyun Philipus Tangkin; Wiputra Cendana
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.898 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1222

Abstract

Eagle Nest tutoring is a movement that cares about the importance of education for all circles, which started from 2017 until now. This tutoring service serves children who live in the Griya Karawaci area with middle to lower economic level (marginal people). Based on these needs, UPH-Teachers College held Tutoring at Perum Griya Karawaci, Curug-Tangerang. This Tutoring aims to provide debriefing in the form of additional learning and mentoring for children to learn from the kindergarten, elementary, junior high, and high school levels. The material taught is adjusted to the school material of each student. The method of learning to play will be applied to 3rd grade kindergarten-elementary school students while for 4th grade elementary school students onwards it will be adjusted to the material being taught. This Tutoring activity is held 2 times per week in the form of online learning, and those who teach are students from the Faculty of Education - Teachers College who have been previously selected. The results of the evaluation after running from the beginning to the middle of 2021 are that this activity helps students improve reading, writing, and arithmetic skills for kindergarten-elementary school students and improve math skills for junior-high school students. This activity can improve the ability of children in holistic tutoring, not only academically, but also in character. In addition, students who serve as tutors can also use this activity as a medium to practice teaching skills and their calling as adult teachers.
PENDAMPINGAN BAGI MASYARAKAT KURANG MAMPU DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR DI MASA PANDEMI Siti Nurul Hijah; Syakirin Syakirin
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.249 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1225

Abstract

Kabupaten Lombok Timur yang menjadi lokasi pendampingan dimasa pendemi Covid-19 di beberapa desa yaitu desa Pemongkong, desa Ijobalit dan desa Aikdewa merupakan desa yang terletak di Kabupaten Lombok Timur dengan potensi masyarakat kurang sejahtera dimana kondisi ekonomi sosial sebagian besar masyarakat tidak mampu menyediakan kebutuhan pokok dengan layak. Dampak Pandemi Covid-19 telah membawa perubahan terutama dalam upaya untuk menghambat penyebaran virus covid-19 yang juga menghambat kegiatan perekonomian dan berakibat terhadap tingkat kesejahteraan sosial masyarakat yang menunjukkan tingkat kemiskinan kembali meningkat setelah pandemi Covid-19. Dampak negatif ini terhadap keadaan sosial ekonomi akibat dari pandemi bisa menjadi jauh lebih buruk tanpa adanya bantuan sosial baik dari pemerintah ataupun swasta. Penulis bekerjasama dengan Vlok Foundation Holland melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode sosialisasi dan pemberian bantuan untuk memberikan sumbangsih berupa pembagian masker kain, hand sanitizer, tempat cuci tangan, multivitamin serta bahan pokok makanan kepada masyarakat desa tersebut dengan tujuan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat dan memotivasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan selalu mencuci tangan dan menggunakan masker jika beraktivitas di tempat-tempat umum agar terhindar dari penularan COVID-19, serta meningkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi.
SIMPLE GAMIFICATION FOR SCHOOL AGE STUDENTS #NGAJARDARIRUMAH2.0 Pierre Mauritz Sundah; Christa Olivia Geraldine
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.892 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1226

Abstract

GAMIFIKASI SEDERHANA UNTUK SISWA USIA SEKOLAH #NGAJARDARIRUMAH2.0 Abstrak Satu tahun telah berlalu sejak COVID-19 pertama kali diumumkan di Indonesia menyebabkan Sektor Pendidikan melakukan perubahan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka menjadi KBM secara daring. Secara perlahan institusi pendidikan telah menyesuaikan diri baik dari tenaga pendidik maupun peserta didik. Namun permasalahan tidak berhenti begitu saja, muncul beberapa permasalahan baru seperti rasa jenuh yang dialami oleh peserta didik. Berdasarkan pengamatan kami, peserta didik merasa jenuh selama belajar daring dikarenakan kelas yang padat dengan tugas yang diberikan. Selain itu persiapan dan kemampuan tenaga pendidik yang masih dalam tahap menyesuaikan diri juga menjadi kendala. Berawal dari kegiatan PkM #NGAJARDARIRUMAH yang telah diadakan sebelumnya dalam bentuk webinar mengenai penggunaan Google Classroom dalam meningkatkan kemampuan tenaga pendidik, maka kami PJJ Ilmu Komunikasi UPH mengadakan kegiatan lanjutan mengenai pengelolaan kelas daring dengan menggunakan teknik Gamifikasi sederhana untuk siswa usia sekolah. Kegiatan ini kami tujukan untuk tenaga pendidik dari tingkat TK hingga SMA di seluruh Indonesia agar tenaga didik dapat membuat kelas lebih menyenangkan dan meningkatkan semangat peserta didik dalam mengikuti KBM. Para peserta antusias dalam mengikuti kegiatan dengan salin berbagi informasi dan pengalaman serta semakin memahami pentingnya kreatifitas untuk mencegah kejenuhan dalam kelas daring. Peserta berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan secara berkala Kata_kunci_; gamifikasi, kelas daring, literasi digital
Digitalisasi UMKM sebagai Langkah Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Pelaku Usaha di Masa Pandemi Pierre Mauritz Sundah; Clarissa Adeline; Herman Purba
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.798 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1228

Abstract

Digitalisasi UMKM sebagai Langkah Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Pelaku Usaha di Masa Pandemi Abstrak Adanya pandemi Covid-19 menciptakan tantangan baru bagi para pelaku UMKM dari segi pemasukan, keuntungan, hingga cashflow. Data Bank Indonesia menunjukan, sebanyak 87,5% UMKM Indonesia terdampak akibat adanya pandemi Covid-19. UMKM pada akhirnya harus membuat strategi baru sebagai amunisi untuk bertahan, salah satunya dengan melakukan digitalisasi. Namun pada praktiknya, digitalisasi tidak semudah yang dibayangkan. Kurangnya kompetensi literasi digital menjadi salah satu faktor penyebabnya. Berangkat dari hal tersebut, Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan (UPH) bersama dengan mahasiswa mengadakan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui projek Digitalks Room dan Keluarga UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM. Kegiatan PkM ini berfokus pada kompetensi UMKM dalam digital marketing. Dalam pelaksanaannya, kegiatan PkM ini berhasil memfasilitasi lebih dari 400 peserta dalam 2 kegiatan utama. Secara paralel, kegiatan yang pertama berbentuk webinar mengenai pemanfaatan Facebook Ads. Kegiatan kedua juga berbentuk webinar sekaligus workshop mengenai branding dalam menggunakan media sosial. Kegiatan PkM ini berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme yang tinggi dari peserta. Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam menerapkan digital marketing dan branding sebagai bagian dari inovasi di masa pandemi. Untuk jangka panjang, peserta pun mengharapkan adanya workshop serupa di kemudian hari secara berkala. Kata kunci: UMKM, branding, digital marketing, literasi digital
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL UNTUK MENCEGAH ANEMIA DENGAN PENINGKATAN PENGETAHUAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIALANG BUAH Edy Marjuang Purba; Eva Ratna Dewi; Nur Azizah; Marliani Marliani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.844 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1229

Abstract

Prevalensi anemia di Puskesmas Sialang Buah tahun 2019 cukup tinggi >35%. Determinan yang dianggap paling penting adalah pengetahuan. Hasil Penelitian tahun 2018 diketahui bahwa lebih dari 50% ibu hamil memiliki pengetahuan kurang tentang anemia dan pencegahannya. Dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil tentang anemia dan pencegahannya sehingga memiliki kemandirian terpadu dalam mengatasi dan mencegah anemia. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Sialang Buah Kabupaten Serdang Bedagai. Pelaksanaan kegiatan berdasarkan hasil kerjasama dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai, Puskesmas Sialang Buah dan STIKes Mitra Husada Medan. Berdasarkan Hasil pretest lebih banyak ibu yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 25 orang (73,5%). Hasil post test Setelah dilakukan penyuluhan diketahui jumlah ibu yang berpengetahuan baik meningkat menjadi 24 orang (70,6%). Kegiatan ini berjalan lancar dan disambut positif oleh masyarakat. Pengetahuan ibu hami tentang anemia dan pencegahnnya mengalami peningkatan setelah dilakukan kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan ibu hamil Disarankan kepada pihak puskesmas, untuk lebih rutin melakukan penyuluhan kesehatan khusunya pencegahan anemia.
Karakter Peduli Sosial: Komparasi Modul Elektronik dan Paper Modul Kearifan Lokal Ngubat Padi di Sekolah Dasar Asrial Asrial; Syahrial Syahrial; Dwi Agus Kurniawan; Juwita Saputri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.067 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1230

Abstract

Abstrack The purpose of this study was to compare the application of the print module and the electronic module to see the indicators of the character of social care. This type of research is quantitative research. This study involved two variables, namely learning teaching materials in class with a sample size of 47 students. Data analysis used descriptive and inferential statistics. The character of students' social care can be seen in the application of the electronic module and the print module. The result, from the two teaching materials, the social care character of SD 64/I Muara Bulian students was dominant in the good category, while the social care character of students with the application of the dominant print module was sufficient.
PEMBUDIDAYAAN SELEDRI DI PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI ALTERNATIF PENURUNAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMALINGKAR Lasria Simamora; Desita Desita; Dewi Safitri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.218 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1233

Abstract

Organisasi kesehatan dunia (WHO) mengestimasikan saat ini prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia. Pada lanjut usia, tekanan darah akan naik secara bertahap, elastisitas otot jantung pada lansia menurun sekitar 50% dibandingkan orang muda 20 tahunan. Salah satu penanganan hipertensi yakni non-farmakologi dengan memanfaatkan seledri akrena mengandung apigenin, flavonoid, vitamin C, apiin, kalsium, dan magnesium, yang mencegah penyempitan pembuluh darah dan menurunkan hipertensi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dan penggunaan seledri sebagai alternatif penanganan hipertensi dan pembudidayaannya dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Adapun tahapan kegiatanya adalah melakukan pengkajian hipertensi, sosialisasi, demonstrasi/pengajaran (memilih bibit seledri, melakukan pencampuran tanah maupun kompos, melakukan penanaman bibit seledri), pendampingan menanam seledri dengan di pekarangan rumah masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat memahami tentang penyakit hipertensi mulai dari definisi, etiologi, manifestasi klinis, pemeriksaan diagnostik, pencegahan serta pengontrolan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan memanfaatkan daun seledri serta terlaksananya budi daya tanaman seledri di pekarangan rumah penduduk di wilayah kerja puskesmas Simalingkar.
PEMBUDIDAYAAN SELEDRI DI PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI ALTERNATIF PENURUNAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMALINGKAR Lasria Simamora; Srilina Br.Pinem; Henni Rista
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.387 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1236

Abstract

Tahun 2020 Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian prematur di dunia. Organisasi kesehatan dunia (World Health Organization / WHO) mengestimasikan saat ini prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia. Salah satu penanganan hipertensi adalah penanganan non-farmakologi yakni dengan memanfaatkan seledri. Seledri mengandung apigenin, flavonoid, vitamin C, apiin, kalsium, dan magnesium untuk mencegah penyempitan pembuluh darah dan menurunkan hipertensi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dan penggunaan seledri sebagai alternatif penanganan hipertensi dan pembudidayaannya dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Adapun tahapan kegiatanya adalah melakukan pengkajian hipertensi, sosialisasi, demonstrasi/pengajaran (memilih bibit seledri, melakukan pencampuran tanah maupun kompos, melakukan penanaman bibit seledri), pendampingan menanam seledri dengan di pekarangan rumah masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat memahami tentang penyakit hipertensi mulai dari definisi, etiologi, manifestasi klinis, pemeriksaan diagnostik, pencegahan serta pengontrolan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan memanfaatkan daun seledri serta terlaksananya budi daya tanaman seledri di pekarangan rumah penduduk di wilayah kerja puskesmas Simalingkar.
KONSELING MENGGUNAKAN MODUL SEBAGAI MEDIA EDUKASI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU NIFAS PADA MASA PANDEMI COVID-19 Febriana Sari; Herna Rinayanti Manurung; Evi Rosida Sihombing
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.323 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1237

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit yang sedang mewabah hampir diseluruh penjuru dunia pada saat ini. Kebijakan program nasional dalam masa nifas dan menyusui merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kesejahteraan ibu nifas dan bayinya seperti menilai kesehatan ibu dan bayi, melakukan pencegahan terhadap kemungkinan masalah kesehatan, mendeteksi adanya komplikasi penyakit terhadap ibu nifas dan bayinya, beberapa komponen essensial dalam asuhan kebidanan pada ibu selama masa nifas. Dampak negatif mungkin lebih besar di antara ibu nifas yang mengalami peningkatan stres karena mengkhawatirkan bayi mereka. Konseling menggunakan modul bertujuan dapat menjadi edukasi pada ibu nifas terkait kecemasannya terhadap pandemi covid-19 melalui metode konseling. Kegiatan dilaksanakan UPT Puskesmas Kecamatan Sumbul Pegagan Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Pada studi awal dilakukan sebelum kegiatan ditemukannya masih banyak ibu nifas mengalami kecemasan. Kecemasan yang di tunjukkan oleh ibu nifas yang diwawancarai, membutuhkan suatu cara yakni memberikan pendidikan kesehatan melalui konseling dengan media modul yang bertujuan untuk peningkatan pemahaman upaya pencegahan Covid-19 pada ibu nifas dan menyusui sehingga mengurangi kecemasan ibu nifas selama pandemi COVID-19. Dari kegiatan pengabdian masyarakat ini didapati adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu nifas dalam upaya pencegahan dan penurunan kecemasan karena COVID-19. Selanjutnya perlu adanya pemantauan lebih lanjut atas perubahan perilaku setelah dilakukan konseling ini.

Page 67 of 138 | Total Record : 1378