cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS DALAM HOSPITALITI Sandra Maleachi; Diena Mutiara Lemy; Kezia Christine; Verena Kimberly; Theresia Alexandra
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1647

Abstract

Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional sangatlah penting dalam mempermudah komunikasi khususnya di era globalisasi ini. Penting bagi mereka yang bekerja di dunia hospitaliti dan berhubungan langsung dengan tamu untuk memiliki kemampuan berbahasa Inggris. Memiliki tenaga kerja dengan kemampuan berbahasa Inggris sangat dibutuhkan karena turis asing semakin banyak di Indonesia. Kemampuan berbahasa Inggris diwajibkan oleh para karyawan hotel agar mereka dapat berkomunikasi dan memberikan pelayanan keramahtamahan yang baik dan dapat lebih mudah dimengerti oleh para tamu asing. Pelatihan percakapan bahasa inggris hospitaliti tingkat dasar bagi siswa/i Yayasan Emmanuel bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada siswa-siswi di Yayasan Emmanuel agar dapat memiliki pengetahuan yang lebih luas dalam Bahasa Inggris, serta cara berbicara dalam Bahasa Inggris di bidang hospitaliti. Pelaksanaan dilakukan secara daring melalui platfrom google meet sebagai penunjang kegiatan yang bisa diakses dengan mudah oleh setiap orang. Terdapat tahap persiapan dan tahap pelaksanaan (pelatihan daring). Kegiatan ini berjalan dengan baik dan sistematis sesuai dengan susunan acara yang sudah dibuat. Sesi pre-test dan post-test memiliki pertanyaan yang sama. Pre-test digunakan untuk melihat pemahaman siswa/i Yayasan Emmanuel mengenai materi pernyataan bahasa Inggris sederhana. Post-test digunakan untuk melihat ada atau tidaknya peningkatan pemahaman siswa/i Yayasan Emmanuel setelah materi dipaparkan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman siswa/i dari sebelum dan sesudah pemaparan materi meskipun hasilnya tidak signifikan. Oleh karena itu, di masa yang akan datang pelatihan seperti ini bisa dilakukan lebih baik lagi.
Pendampingan Etika Komunikasi Dalam Meningkatkan Kredibilitas Di Tingkat Pemerintahan NUR HOLIFAH
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1648

Abstract

It is necessary to increase the capacity of kelurahan government officials in terms of their knowledge and abilities when carrying out their duties and responsibilities to balance the dynamics and development of the community in the kelurahan. Without these efforts, it is impossible for development to succeed given the limited resources available at the kelurahan level. According to Masdar (2005) there are four main missions in developing the apparatus, namely: first, realizing a professional state administration system. Second, develop bureaucratic ethics and a transparent work culture. Third, accountable, sensitive and responsive to the aspirations of the community. Fourth, realizing a public service management system that is fast, precise and satisfying. Given the complexity of the aspects or fields to be developed at the lowest level of government, one of the aspects that first needs to be developed is to increase the capacity of the village government apparatus in carrying out government administration tasks, in addition to strengthening community and institutional participation as well as other aspects of other. The development of communication ethics in increasing the credibility of the village apparatus will indirectly have a very good impact on government agencies. So in general it can be said that the development of human resource capacity through ethical communication skills. will have many positive effects on all sub-district apparatus and levels of society because it will accommodate all the conveniences of service that will be enjoyed by the community. This means that communication ethics is not only devoted to one group but to all kelurahan apparatuses. Seeing the condition of public services in Tambak Wedi Village, Kenjeran District, Surabaya City, at least there are some problems experienced by Tambak Wedi Village. First, the lack of understanding of the urgency of good communication ethics in providing a public service. Second, the lack of leadership commitment in realizing the principles of good communication ethics for village government employees in providing public services. Third, there are no effective and efficient public service standards. Fourth, human resources. Fifth, there is no will, commitment to implementation and internal coordination. Sixth, facilities and infrastructure. The solution offered in this community service program is the strengthening of village apparatus human resources in collaboration with the Immigration Office Class I TPI Tanjung Perak. First, the activity was carried out by sharing discussions related to strengthening or improving the human resources of urban village apparatus through communication ethics in providing public services, secondly, FGD activities aimed at solving problems in Tambak Wedi Village, Kenjeran District, Surabaya City. Third, the preparation of public service standards in accordance with Law No. 25 of 2009 and Permenpan No. 36 of 2012.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN YANG STRATEGIS BAGI UMKM MAKANAN DAN MINUMAN SKALA RUMAH TANGGA Chendrasari Wahyu Oktavia; Astria Hendratmo; Nur Wahyudi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1651

Abstract

UKM Makanan dan Minuman merupakan jenis UKM yang saat ini cukup berkembang di situasi ketidakpastian dan pandemi saat ini. Perkembangan usaha ini didukung oleh gebrakan inovasi yang dimiliki oleh masing-masing pemilik UKM. Salah satunya adalah usaha UKM “OpikJan”yang bergerak di bidang makanan dan minuman yang berada di kawasan kebraon. Pengembangan usaha UKM “OpikJan” berjalan cukup bagus tetapi tidak didukung dengan ketrampilan yang harus dimiliki seperti pencatatan pembukuan harian, di samping itu permasalahan kehigienisan perlengkapan proses produksi masih kurang, dan kemasan yang digunakan belum disertai label sebagai bagian bentuk pemasaran. Bagi pemilik, ketiga hal tersebut belum menjadi fokus utama dalam usaha ini. Oleh karena itu, tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah memberikan sosialisasi, pendampingan dan pelatihan kepada UKM “OpikJan” melipui proses produksi, manajemen pemasaran, dan pembukuan. Peserta di pelaksanaan pengabdian masyarakat ini berjumlah 1 orang yaitu pemilik dari UKM “OpikJan”. Metode pelaksanaan berupa observasi, persiapan, penyampaian materi secara tatap muka, pendampingan, pelatihan, dan evaluasi. Hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah peserta mampu mengimplementasikan proses produksi penggorengan yang benar, peserta sudah memiliki dan menggunakan kemasan dengan label terbaru, dan peserta sudah memahami, menjalankan, dan memiliki pencatatan pembukuan harian yang tertib. Kata Kunci : UKM Makanan dan Minumn, Pembukuan, Manajemen Pemasaran, dan Proses Produksi
PEMANFAATAN KEGIATAN PKM UNTUK PENGEMBANGAN KEAHLIAN MAHASISWA DALAM PENYELESAIAN SKRIPSI Daniel Cassa Augustinus; Ferawaty Ferawaty; Alfonsius Alfonsius
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1652

Abstract

Dalam hal penyelesaian tugas akhir atau skripsi, mahasiswa memerlukan kemampuan analisis dan perhitungan matematis. Hal ini telah dipersiapkan melalui adanya mata kuliah dalam kurikulum operasional. Mata kuliah tersebut bernama statiska. Kenyataannya, saat mahasiswa melakukan pengolahan data, Mahasiswa memerlukan kemampuan tambahan dalam hal menggunakan perangkat lunak yang bisa mendukung pengolahan data tersebut. Kemampuan ini, penggunaan aplikasi seperti SPSS, tidak menjadi keahlian yang secara khusus diajarkan dalam kurikulum. Oleh karena itu dalam rangka mendukung pengakuisisian keahlian penggunaan aplikasi seperti SPSS, diperlukan kegiatan pelatihan tambahan. Pelatihan ini memiliki tujuan untuk membantu mahasiswa memiliki pengetahuan dan keahlian penggunaan SPSS yang secara spesifik membantu mereka menyelesaikan tugas akhir. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, maka program studi mengadakan lokakarya yang secara spesifik membahas SPSS. Kegiatan ini telah dilakukan selama dua tahun di Universitas Pelita Harapan Kampus Medan yang dilaksanakan dengan kepanitiaan dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen dan juga melibatkan dosen di lingkungan Universitas Pelita Harapan Kampus Medan sebagai narasumber dan instruktur di lokakarya tersebut. Kegiatan dibuka untuk seluruh mahasiswa dan ditujukan bagi yang telah selesai mengikuti mata kuliah Statistik.
Program Pemberdayaan Masyarakat Pengusaha Minuman Durian di Kelurahan Mojo Kecamatan Gubeng Kota Surabaya Agus Sarwo Edi; Erwan Aristyanto; Fachrudy Asj’ari
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1653

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat tertentu secara sukarela. Program Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai bentuk kontribusi yang diwujudkan oleh para akademisi demi mendukung program pemerintah berdasarkan perundang-undangan. Memberdayakan kaum perempuan adalah strategi penting dalam meningkatkan peranan kaum perempuan dalam meningkatkan potensi mereka sehingga mereka mampu berdikari dan bekerja. Kesadaran mengenai peranan kaum perempuan telah mulai berkembang yang di tunjukkan dalam pendekatan program kaum perempuan dalam pembangunan. Ini berdasarkan satu ide mengenai perlunya kemerdekaan bagi kaum perempuan, agar pembangunan dapat di rasakan oleh semua. Oleh karena kaum perempuan adalah sumber manusia yang sangat berharga, kedudukan mereka terlibat dalam pembangunan. Untuk permasalahan di bidang produksi, tim akan memberikan saran dan uji coba kemasan produk dengan gelas plastik yang di di pres dengan menggunakan alat pres (dilakukan juga oleh mitra), melakukan konsultasi/ tes laboratorium di Lab Sains Universitas Wijaya Putra bekerjasama dengan Dosen Fakultas Pertanian Universitas Wijaya Putra. Selain itu tim akan memberikan gelas plastik pesanan khusus yang di beri merk agar lebih aman di konsumsi dan tahan lama. Selain itu dengan penyuluhan kebersihan pangan dari kader puskesmas yang juga kader posyandu di Kelurahan Mojo. Untuk permasalahan keuangan, tim akan memberikan Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Pembukuan Sederhana untuk mengetahui perkembangan usaha mereka. Untuk permasalahan di bidang pemasaran, tim akan mengawal mereka membuat label yang modern dan praktis dengan merk yang mereka ciptakan. Lalu mendampingi mereka melalukan pemasaran secara offline dan online agar jangkauan pasar mereka lebih luas. Secara Offline produk tersebut akan dibuatkan poster, banner dan gelas pesanan khusus, sedangkan secara online akan dilakukan dengan pembuatan kontak whatsapp dan pemasaran melalui market place. Untuk pemasaran online akan didahului dengan Pelatihan dan pendampingan IT yang melibatkan mitra dan anak mitra. Target Luaran adalah solusi atas permasalahan yang mereka hadapi, publikasi ilmiah melalui jurnal terindex Sinta, publikasi pada media massa, hak kekayaan intektual, peningkatan kualitas dan kuantitas produksi, peningkatan pengelolaan keuangan dan pemasaran, peningkatan penerapan IPTEK, serta peningkatan nilai keperdulian sesama di masyarakat sekitar. Metode yang di gunakan adalah pendampingan personal terhadap mitra. Rencana yang akan dilakukan oleh tim adalah dengan memberikan pelatihan untuk manajemen usaha mereka ( mulai dari proses pengelolaan produksi, pembukuan sederhana, pemasaran efektif dan inspirasi pengusaha sukses ) dengan mendatangkan para pakar yang kompeten untuk mendongkrak usaha mereka. Setelah itu tim akan mengawal mitra untuk membuat label yang modern dan menarik dengan merek yang mereka ciptakan. Kemudian mendampingi mitra dalam memasarkan produk secara offline dan online agar jangkauan pasar lebih luas. Dengan begitu diharapkan pendapatan dan kesejahteraan mitra akan meningkat. Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Pengusaha, Minuman Durian
PEMBERDAYAAN PENDAMPING PERSALINAN MELAKUKAN KOMPRES HANGAT DAN MASSAGE TERHADAP PENGURANGAN NYERI PERSALINAN DI KLINIK BERSALIN DEBY Riska Susanti Pasaribu; Yanni Putriana; Nova Melina Hutahaean; hyu Lidya Marpaung; Ridesman Ridesman; Riska Susanti Pasaribu
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1655

Abstract

Persalinan merupakan suatu proses yang alami yang akan berlangsung dengan sendirinya tetapi proses persalinan pada manusia setiap saat terancam penyulit yang mebahayakan ibu maupun janinnya sehingga memerlukan pengawasan, pertolongan dan pelayanan kesehatan dengan fasilitas kesehatan yang memadai. Pada persalinan dapat menimbulkan trauma pada ibu karena nyeri yang dialaminya. Berdasarkan data klinik, penyulit persalinan 87% kemungkinan bisa terjadi. Hasil tersebut berpotensi proses persalinan lebih lama dan lebih beresiko untuk terjadi kematian. Tujuan: Untuk memberikan edukasi kepada pendamping persalinan sebagai yang pertama memberikan rasa nyaman dan dapat mengurangi nyeri persalinan secara intensif. Metode: pengabdian dilakukan dengan metode quasi eksperimental kuantitatif dengan rancangan one group post test with control yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan subjek eksperimen pada kelas eksperimen dan kelas control tidak dipilih secara acak. Hasil: Bahwa pemberdayaan pendamping persalinan melakukan massase efflurage terhadap pengurangan rasa nyeri persalinan sebelum dan sesudah dilakukan kompres hangat dengan nilai P = 0,001, artinya p<0,05, massase efflurage pada kelompok kontrol dan dilakukan uji paired sample t-test didapatkan hasil nyeri persalinan dengan nilai P = 0,001, artinya p<0,05, terdapat pengaruh massase efflurage dalam mengurangi nyeri pesalinan. Kesimpulan: Disarankan bagi petugas kesehatan melakukan kompres hangat dan massase efflurage untuk mengurangi rasa nyeri saat proses persalinan
PPM Pengusaha Kecil Lontong Dengan Menggunakan Sistem TTG di Kelurahan Kupang Krajan di Kecamatan Sawahan Surabaya siswadi siswadi siswadi; Wahyu Nugroho; Isnaini Muhandhis; Alven Safik Ritonga; Fitrah Hilmi Ghifari
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1656

Abstract

The Community Empowerment Program (PPM) this time is a rice cake entrepreneur in the Banyu Urip Wetan Gang 10 area, Kupang Krajan Village, Sawahan District, Surabaya. Lontong entrepreneurs in the region formed the Lontong Entrepreneurs Association consisting of 60 groups of lontong entrepreneurs. The workers who make lontong, use a manual system to cook lontong using simple boilers, so the production capacity is relatively low. Every day, each group has to cook an average of 50 kg of rice to be processed into 620 pcs of lontong. Lontong marketing is still limited, lontong is marketed in West Surabaya and surrounding areas. To overcome these problems, we propose solutions, including: (1) designing and manufacturing lontong cooking equipment by applying Appropriate Technology (TTG) to increase rice cake production. (2) marketing management training to provide insight into expanding lontong marketing. The lontong cooking tool that will be designed consists of a large drum for boiling lontong equipped with a thermostat to measure heat. This tool uses Oil Burner fuel. Oil Burner was chosen because the heat is greater and more even, besides that it is also fuel efficient. The innovation of the lontong cooking equipment is expected to make it easier for entrepreneurs to produce rice cakes and increase their productivity. The marketing management training is expected to provide insight to entrepreneurs to expand marketing to other areas. The results of this service activity include: 1) This Lontong cooking machine can speed up the production process with good quality. 2) The existence of this 620 pcs lontong cooking machine equipped with a heat gauge and a sophisticated combustion tool can speed up partners' productivity time to 2 times faster, previously 8 hours of cooking time became only 4 hours. 3) Lontong produced is of higher quality and more perfect, 4) Marketing management training enables partners to add customers, as well as regulate how marketing works.
OPTIMALISASI GOOD GOVERNMENT MELALUI STANDARISASI PELAYANAN PUBLIK Novita Maulida Ikmal; Indriastuti Indriastuti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1657

Abstract

Currently, problems related to public services are still far from being expected and must continue to be improved. In realizing good governance today, it is needed not only good public services in local and central governments, but also in sub-district governments. There are three important reasons behind the novelty of public services as an effort to encourage good governance practices in Indonesia. First, improving the performance of public services that are considered important by stakeholders, namely the government, the community and the business world. Second, public service is the domain of the three elements of government that interact very intensively. Third, the values ​​that characterize the practice of administering government are translated more easily and clearly through public services.The implementation of the Community Empowerment Program (PPM) includes the format, socialization activities in collaboration with the Immigration Office Class I TPI Tanjung Perak with the theme Strengthening Public Services in Realizing Good Governance in Government Offices. Strengthening public services under supervision in three stages. The first stage is sharing discussion, FGD activities, and preparing public service standardization. The target of this activity is all village officials. From these socialization activities resulted in the standardization of public services that have been made jointly based on Law No. 25 of 2009 and Ministerial Regulation No. 36 of 2012. Simple Public Service Principles; certainty of time; accuracy; legal certainty; responsibility; facilities and infrastructure; easy access; discipline, manners and registration; as well as convenience. In addition, it is also determined by service techniques in the urban village sector. Keywords: Optimization, Good Government, Public Service. Standardization
MENYELENGGARAKAN BIMBINGAN BELAJAR DITENGAH PEMBELAJARAN ONLINE UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Friska Juliana Purba; Kelly Sinaga; Candra Yulius Tahya; Debora Suryani Sitinjak
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1667

Abstract

Pelayanan Diakonia merupakan kegiatan pembelajaran dan dilakukan secara online bagi anak-anak jemaat lokal GKPS Resort Tangerang. Kegiatan belajar-mengajar ini merupakan bentuk Kerjasama yang dilakukan antara Gereja GKPS Tangerang dan UPH Teachers College – Prodi Pendidikan Kimia. ProDi Pendidikan Kimia ini mempersiapkan serta menyediakan pengajar yang merupakan mahasiswa yang memiliki minat serta berprestasi untuk dapat mengajar TK sampai SMA, sedangkan pihak gereja mensosialisasikan pelayanan pembelajaran ini untuk jemaat yang merupakan pelajar di Gereja GKPS Resort Tangerang. Pembelajaran ini merupakan kegiatan yang diberikan untuk dapat memfasilitasi tutee dan menyesuaikan materi pembelajaran serta kurikulum yang ada di sekolah. Kegiatan ini dilakukan hari Selasa dan Kamis pukul 16.30-18.00 WIB dengan periode April-Juli 2022. Dalam kegiatan ini peran tutor membantu para tutee memahami pembelajaran sesuai dengan kurikulum sekolah. Pembelajaran yang diajarkan baik dari TK/PAUD yaitu mengenal alfabet, menulis, membaca, serta menghitung. Selanjutnya untuk tingkat SD sederajat yang diajarkan merupakan Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Indonesia, Seni Budaya, dan PKn, tingkat SMP memuat Matematika, Bahasa Inggris, Indonesia, IPA, IPS, dan juga PKn, serta tingkat SMA memuat Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Kimia, Fisika, Biologi. Melalui kegiatan ini minat dalam belajar tutee meningkat dapat dilihat dari kuesioner yang ada, tutee merasakan pertumbuhan dan tertarik dalam mengikuti bimbingan belajar, serta berdasarkan tes tertulis hampir semua tutee mendapatkan nilai yang optimal.
PROSES PRODUKSI KOPI SANTEN DI SURABAYA BARAT ONNY PURNAMAYUDHIA ONNY YUDHIA; Ampar Jaya Suwondo; Bachtiar Rahman Halik
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1668

Abstract

The Community Service Program is a program that aims to provide training and assistance for SME partners, both in production and business management. After the survey was carried out, the Community Service Implementation Team collaborated with SME Partners. Santen Coffee "Tombo Kangen" in West Surabaya Region. The problems faced by SME Partners So far are the production results that have not increased and are only able to meet the needs of consumers in a limited market segment. The purpose of implementing this Community Service is so that SME Partners are able to increase their production results and improve welfare. The method implemented in this community service program is training and assistance in efficient and quality beverage processing which consists of providing cup sealers, making social media, making product labels and packaging, and preparing financial reports. The results of this community service are the use of a cup sealer tool, the business conditions per month have grown/increased, among others: the original production of 1,500 glasses of drinks to 3000 glasses of drinks, the original sales of Rp. 5.250.000,-/month has increased to Rp. 10.500.000,-/month. From a marketing perspective, there has been a change in the product marketing strategy, which was previously limited to the area of ​​West Surabaya, but is now outside the area.

Page 88 of 138 | Total Record : 1378