cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
USAHA KERIPIK GADUNG DESA SUKOLELO PRIGEN Sri Suprapti; Yurilla Endah Muliatie; Mochamad Syaiful Arif; Mei Indrawati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1692

Abstract

Gadung atau yang dikenal dengan nama latin (Dioscorea Hispida Dennst) yang merupakan tanaman umbi sebenarnya adalah tanaman beracun. Namun dengan pengolahan yang tepat dapat menjadi olahan makanan yang lezat. Tanaman gadung banyak tumbuh liar di tegalan ataupun bahkan di hutan-hutan. Di Desa Sukolelo Kecamatan Prigen banyak tumbuh tanaman ini sehingga masyarakat memanfaatkannya dengan mengolahnya menjadi keripik gadung. Tetapi apabila tanaman ini tidak segera dibudidayakan lama kelamaan akan berkurang sehingga masyarakat yang memanfaatkan tanaman tersebut akan kesulitan bahan baku. Hal ini merupakan salah satu solusi yang ditawarkan oleh pengabdi untuk kebutuhan bahan baku. Tanaman gadung yang tumbuh di Desa Sukolelo ini rasanya berbeda dengan gadung yang ada di desa-desa tetangga sehingga ketika di konsumsi rasanya akan jauh lebih lezat. Tetapi makanan olahan tersebut yang merupakan usaha rumahan hanya dikonsumsi oleh masyarakat sendiri dan tidak bernilai ekonomis. Salah satu pembuat keripik gadung di desa Sukolelo mengeluhkan jarak yang harus ditempuh untuk sekedar memasarkan produknya. Pengabdi memberikan solusi untuk memasarkan produk tersebut pada tempat wisata di sekitar Desa Sukolelo. Dengan adanya pengabdian pada masyarakat ini pengabdi berharap olahan keripik gandum di desa Sukolelo bisa menjadi alternatif makanan oleh-oleh yang mencirikan Desa Sukolelo itu sendiri
PENERAPAN BIODIESEL (B100) DARI LIMBAH MINYAK GORENG UNTUK PETANI GARAM DI KECAMATAN PAKAL KOTA SURABAYA M. Hasan Abdullah; Ong Andre Wahyu Riyanto; Siswadi Siswadi; Yogi Tri Agustiyan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1693

Abstract

Mitra pada program pengabdian masyarakat ini adalah kelompok petani garam yang ada di wilayah kecamatan Pakal Kota Surabaya. Di wilayah ini terdapat 40 petani garam dengan luas lahan sekitar 250 Ha. Masa produksi garam biasanya pada musim kemarau antara bulan Juli-Oktober. Untuk memproduksi garam, dibutuhkan pompa diesel bertenaga 16 PK sampai dengan 32 PK untuk mengalirkan air laut dari sungai ke tambak penampungan air laut. Saat ini petani garam mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan bakar solar untuk mesin diesel. Hal ini disebabkan karena adanya kebijakan tentang larangan pembelian solar dalam bentuk eceran. Dengan demikian produksi garam menjadi terganggu. Program pengabdian ini sebagai salah satu upaya untuk menyuplai bahan bakar bagi petani garam. Pertama, mengimplementasikan hasil penelitian terdahulu terkait pembuatan Biodiesel dan perancangan reaktor. Kedua, membantu petani garam dalam memperoleh bahan bakar solar dengan menggunakan Biodiesel yang dapat dihasilkan dari bahan limbah minyak goreng. Ketiga, mendukung circular economy dengan mengoleksi dan mengolah limbah minyak goreng menjadi sumber energi terbarukan. Program pengabdian didahului dengan adanya FGD (Forum Group Duscussion) bersama FORKOPIMCAM (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) dengan Universitas Wijaya Putra. Salah satu permasalahan dalam diskusi tersebut adalah ketersediaan solar untuk petani garam. Selanjutnya Tim dari Fakultas Teknik melakukan peninjauan lokasi dan diskusi dengan kelompok petani garam di wilayah kecamatan Pakal. Luaran dari program pengabdian ini yaitu: 1) adanya rantai pasok yang berkesinambungan untuk memproduksi bahan bakar Biodiesel B100, 2) mitra petani dapat menggunakan Biodiesel B100 produksi Universitas Wijaya Putra dengan baik dan aman, 3) program pengabdian ini juga mempunyai luaran berupa laporan dan video kegiatan yang dipublikasikan melalui media sosial dan media massa online.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI PERCAKAPAN VIRTUAL BERBASIS ANDROID UNTUK SISWA KELAS 1-5 SD IMMANUEL Viny Christanti Mawardi; Fundroo Orlando; Nadia Natha Lie
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1695

Abstract

Siswa/i kelas 1 sampai 5 SD Immanuel mayoritas menggunakan smartphone berbasis Android. Beberapa tahun belakangan merupakan perubahan yang signifikan dalam penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar yang disebabkan oleh pandemi. Hal ini menyebabkan sekolah menuntut seluruh siswa/i untuk menggunakan smartphone demi lancarnya kegiatan belajar mengajar. Siswa/i SD sudah dapat menggunakan smartphone secara mandiri, mulai dari mengunduh game dan aplikasi dari Play Store, penelusuran internet, dan aktivitas lainnya. Dengan bantuan dari tim PKM, SD Immanuel membuat aplikasi percakapan virtual atau chatbot untuk menjadi media pembelajaran berbasis Android yang akan diajarkan kepada siswa/i SD Immanuel dengan cara mengunduh secara pribadi. Proses pelatihan ini diutamakan untuk membantu siswa/i dalam meningkatkan pengetahuan dalam penggunaan aplikasi percakapan virtual berbasis Android. Aplikasi percakapan virtual atau chatbot sendiri merupakan suatu program komputer yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat melakukan suatu percakapan dengan manusia dalam bentuk teks maupun audio. Aplikasi chatbot yang sudah dibentuk diberikan kepada siswa/i SD Immanuel agar dapat digunakan untuk mencari informasi terkait materi pembelajaran di sekolah. Peserta pada pelatihan ini merupakan seluruh siswa/i SD Immanuel yang berjumlahkan 196 siswa/i. Siswa/i memberikan penilaian kepada aplikasi secara langsung melalui Play Store. Sebanyak 110 peserta yang merespon secara langsung melalui Play Store menghasilkan rating yang bagus sebesar 4.8 dari 5 bintang.
PPM USAHAWAN KUE RUMAHAN DI DRIYOREJO KABUPATEN GRESIK Trisa Indrawati; Iful Novianto; Hendrik Rizqiawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1698

Abstract

Ivena Andrea adalah mitra program PPM ini yang memulai usaha kue rumahan sejak tahun 2018 dengan produk berbahan baku buah yaitu puding dan pie. Adapun lokasi usaha mitra berada di Driyorejo Kabupaten Gresik. Program ini bertujuan agar mitra mempunyai perlengkapan yang layak guna mendukung usahanya tersebut, khususnya pada penyimpanan bahan baku dan produk (puding buah). Lemari es yang mitra miliki sudah penuh dengan aneka kebutuhan sehari-hari, tidak jarang juga bercampur bumbu atau bahan makanan yang memiliki bau tajam sehingga merubah bau atau aroma puding jika disimpan pada lemari es yang sama. Tujuan berikutnya, mitra memiliki perlengkapan yang sesuai pada proses produksi berupa celemek. Selama ini mitra tidak pernah menggunakan celemek ketika melakukan produksi dan hal tersebut riskan terhadap higienitas dan keamanan pangan. Selanjutnya, program ini juga bertujuan agar mitra dapat melakukan pencatatan keuangan yang tepat dan sesuai kebutuhan, karena mitra dinilai kurang tertib dalam melakukan pencatatan keuangan, baik ketika membeli bahan baku (uang keluar) dan ketika melakukan penjualan (uang masuk). Program ini berlangsung pada bulan Juli dan Agustus tahun 2022. Metode pelaksanaan yang dilakukan antara lain 1) Persiapan, koordinasi dengan mitra dan pengadaan barang; 2) Pendampingan penyimpanan bahan baku dan produk; 3) Pendampingan produksi; dan 4) Pendampingan manajemen keuangan.
PPM USAHA MINUMAN SUSU KEDELAI BANYU URIP SURABAYA Hendrik Rizqiawan; Trisa Indrawati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1699

Abstract

Kegiatan program pemberdayaan masyarakat (PPM) ini memiliki mitra wanita berusia 52 tahun yang bernama Ibu Suryani. Mitra menjalankan usaha dengan produk minuman susu kedelai dan herbal di sebuah rumah sederhana di Banyu Urip Kidul Kota Surabaya selama lebih dari 5 tahun. Namun ada beberapa kendala dan permasalahan yang dihadapi mitra. Kegiatan PPM yang berupa pelatihan, pendampingan dan disertai pengadaan peralatan ini bertujuan untuk membantu mitra dalam mengatasi beberapa permasalahan tersebut, antara lain pada aspek peralatan produksi, higienitas produksi serta aspek pemasaran. Tentunya dengan teratasinya permasalahan-permasalahan mitra, ada peningkatan pada sisi produktivitas dan kualitas produk. Hal tersebut terlihat dari peningkatan kapasitas produksi susu kedelai mitra setelah menggunakan peralatan produksi baru yang berupa mesin susu kedelai (soy milk automatic). Dengan perlengkapan higienitas pada proses produksi yang layak, produk mitra juga lebih terjamin kebersihan dan keamanannya. Kegiatan PPM ini berjalan selama tiga bulan yaitu mulai bulan Juni hingga Agustus 2022.
PPM IBU-IBU PKK BIDANG LINGKUNGAN KELURAHAN JAMBANGAN KOTA SURABAYA Iful Novianto; Hendrik Rizqiawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1700

Abstract

Mitra dalam program pengabdian masyarakat ini adalah sebuah kelompok yang terdiri dari ibu-ibu PKK yang berdomisili di RT 02 RW 02 Kelurahan Jambangan Kota Surabaya. Kelompok tersebut berperan sebagai pengurus PKK bidang lingkungan. Salah tugas rutin mereka adalah melakukan pengelolaan bank sampah. Namun dalam berjalannya pengelolaan bank sampah ada beberapa kendala dan permasalahan yang mereka hadapi. Pada aspek sarana fisik bank sampah, salah satu permasalahan yang ada ialah sebagian besar komposter aerob yang digunakan sebagai pengelola limbah organik rumah tangga mengalami kerusakan. Pada aspek manajemen bank sampah, belum adanya standard operating procedure (SOP) yang tertulis terkait pengelolaan bank sampah. Kemudian permasalahan berikutnya adalah pencatatan saldo bank sampah yang dilakukan oleh mitra masih konvensional. Tujuan program ini antara lain adanya komposter aerob yang dapat berfungsi dengan baik dalam pengelolaan limbah organik rumah tangga, mitra memiliki SOP dalam pengelolaan bank sampah serta mampu melakukan pencatatan saldo bank sampah secara digital (menggunakan spreadsheet). Program ini berjalan selama tiga bulan yaitu mulai bulan Juni hingga Agustus 2022, dengan metode pelaksanaan berupa pengadaan barang serta pendampingan dan pelatihan. Setelah pelaksanan program ini, mitra bisa mengelola limbah organik rumah tangga dan mengoperasionalkan bank sampah lebih optimal.
PEMBERDAYAAN PENDAMPINGK ABK (ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS) DI UPTD KAMPUNG ANAK NEGERI KALIJUDAN KOTA SURABAYA Firsty Oktaria Grahani; Ardianti Agustin; Nur Irmayanti; Berliana Nur Chafsah; Diandra Maharani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1711

Abstract

The limitations experienced by ABK (Children with Special Needs) are increasingly difficult when they have to face poverty and neglect. To overcome these problems, the Surabaya City Government formed the Service Technical Implementation Unit (UPTD) of Kampung Anak Negeri Kalijudan to accommodate ABK and provide guidance, with the aim of restoring a sense of self-esteem, self-confidence and social responsibility, and being able to carry out normal social functions in life. Public. Coaching is carried out by assistants. The role of the assistant in the UPTD of the Kalijudan Children's Village is very large, for the effectiveness of the coaching program carried out. The problem is that the various scientific backgrounds of the assistants are even less relevant to the profession they are in, the lack of understanding of the optimization of effective coaching tailored to the special needs of residents and the limited knowledge of ABK so that the mentoring process is only limited to self-development training. The goal is that mentors better understand the variety of special needs both in terms of types, characteristics and interventions, are more aware and sensitive to every behavior that appears and effective handling patterns to be carried out, and assistants actively contribute to innovating in designing activities in the ABK development process and implementing become a regular activity. The implementation method used is education about ABK and skill development in handling ABK according to its characteristics, making development achievement targets for each ABK. Keywords: Empowerment of companions, Children with Special Needs (ABK)
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PEDAGANG PECEL SEMANGGI DI KAMPUNG SEMANGGI KOTA SURABAYA Suprayoga Suprayoga; Aminatuzzuhro Aminatuzzuhro; Faisol Humaidi; Andi Iswoyo; Hendrik Rizqiawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1712

Abstract

Mitra dalam program ini adalah kelompok ibu-ibu pedagang pecel semanggi yang berada di RT 7 RW 3 Kendung Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo Kota Surabaya. Permasalahan mitra antara lain mengalami kelangkaan daun semanggi, beberapa anggota tidak memiliki alat penghalus bumbu pecel semanggi, mitra tidak menggunakan perlengkapan higienis, belum ada inovasi produk turunan semanggi, belum memanfaatkan platform digital sebagai media pemasaran, belum melakukan dan pencatatan keuangan usaha. Solusi yang diberikan antara lain pengadaan media alternatif budidaya semanggi bertenaga surya, pengadaan alat penghalus bumbu pecel semanggi, pengadaan perlengkapan higienis dalam penyajian pecel semanggi, pelatihan dan pendampingan, yaitu pemasaran dengan memanfaatkan platform digital, pembuatan produk turunan semanggi, serta pencatatan keuangan yang tepat dan konsisten. Metode yang digunakan adalah pengadaan peralatan budidaya dan produksi, pelatihan dan pendampingan serta kemitraan dengan Pemkot Surabaya dan marketplace. Hasil program ini antara lain sudah dikembangkan peralatan budidaya semanggi system aquaponic bertenaga surya, yang mampu meningkatkan produksi daun semanggi mitra hingga 20%, mitra mampu membuat inovasi produk turunan semanggi antara lain; semanggi instan, boba semanggi, anake kue semanggi dan juga membuat ecoenzim guna pupuk semanggi, mampu menjual secara online, dan mampu bekerjasama dengan Pemkot Surabaya dan marketplace. Dampak program ini bagi mitra yaitu adanya peningkatan keberdayaan mitra hingga 30%.
PENDAMPINGAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT UMKM BATIK GUNA MENCAPAI KEUNGGULAN BERSAING BERKELANJUTAN Nugroho Mardi Wibowo; Yuyun Widiastuti; Siti Ulandari Saibudin
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1714

Abstract

Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah UD Batik Tulis New berlokasi di Desa Jatipelem Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah pertama, menurunnya omzet penjualan. Kedua, loyalitas pelanggan mengalami penurunan, hal ini ditandai dengan beberapa pelanggan sudah tidak lagi melakukan transaksi pembelian batik ke mitra. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pertama meningkatkan omset mitra yang mengalami penurunan. Kedua mengembalikan dan meningkatkan loyalitas pelanggan yang sempat mengalami penurunan loyalitas dengan ditandainya beberapa wilayah pasar sudah tidak melakukan transaksi pembelian ke UD Batik Tulis New Colet. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini menggunakan pendampingan customer relationship management (CRM), sumulasi, brainstorming dan diskusi, serta monitoring & evaluasi. Hasil dari program pengabdian ini adalah pertama meningkatnya omzet penjualan sebesar 52,57%. Kedua, adanya peningkatan loyalitas pelanggan ditandai dengan penambahan pasar yang aktif bertransaksi pembelian yaitu mengembalikan dua wilayah pasar lama menjadi pelanggan aktif bertransaksi pembelian Kembali dan penambahan satu wilayah pasar baru yang aktif bertransaksi pembelian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki dampak terhadap keberdayaan mitra secara ekonomi berupa peningkatan kinerja pemasaran dan keunggulan bersaing UD Batik Tulis New Colet secara berkelanjutan.
INISIASI PEMASARAN DIGITAL UMKM KERIPIK TEMPE “ASYIQ” DAN POPCORN “MAS POP” DESA JONO TAWANGHARJO GROBOGAN Syamsul Hadi; Atina Alfadela; Livy Febria Tedjamulia; Khafidz Abdulah Budianto; Dian Chairun Nisa; Hisanin Tsaqifa Diasty; Titin Putri Dhaniati; Islamiani Syanindita Farahdiba; Aldo Tri Pangestu; Herlambang Adi Wicaksono
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1718

Abstract

Digital Marketing activities have the aim of helping SMEs "Asyiq" Tempe Chips and "Mas Pop" Popcorn business actors use social media and e-commerce to promote their products so that the wider community can know them. Digital marketing activities are conducted using lectures, discussions, and training methods for the relevant UMKM partners. The participation and enthusiasm of the "Asyiq" Tempe Chips and "Mas Pop" UMKM business owners in digital marketing activities are excellent. Partners, in this case, are very open and enthusiastic about receiving input and knowledge about marketing methods through digital marketing. Partners in this activity then actively practice the knowledge that has been given about digital marketing. The impact of this digital marketing activity can increase understanding and the economy for UMKM partners because digital marketing will certainly expand their market share so that the wider community can know it. Digital marketing activities at UMKM "Asyiq" Tempe Chips and "Mas Pop" Popcorn are expected to benefit and be sustainable.

Page 90 of 138 | Total Record : 1378