cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
MEMBANTU PEMULIHAN USAHA KECIL WARUNG NASI IBU AYU PASCA PANDEMI COVID 19 SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN SOSIAL Rose Emmaria Tarigan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1534

Abstract

Pandemi Covid 19, membawa dampak buruk hampir ke semua lini usaha, termasuk usaha kecil yang dikelola dengan modal kecil oleh individu. Salah satunya adalah usaha kuliner Ibu Ayu seorang ibu muda beranak tiga dengan suami bekerja sebagai supir angkot yang tinggal di Pasar Minggu Jakarta. Keluarga Ibu Ayu sebelum pandemi sudah masuk kategori keluarga prasejahtera, dengan adanya Pandemi Covid 19 bukan saja menghancurkan usaha kulinernya yang menjual pecel lele dan pecel ayam keliling karena pembeli yang berkurang drastis, tetapi juga membuat suaminya kehilangan pekerjaan sebagai supir angkot. Keluarga ini menjadi sangat terpuruk secara ekonomi sehingga untuk melanjutkan hidup, terpaksa secara bergantian pasangan suami istri ini mencari nafkah dengan cara menjadi badut di jalanan. Penghasilan yang mereka dapatkan sangat minim antara lima ribu rupiah hingga seratus ribu rupiah sekali ngamen. Tim memilih warung Ibu Ayu menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan mulai dari identifikasi mitra, kesepakatan penentuan objek pelatihan, pelatihan dan pendampingan, dan evaluasi bersama. Tim pengabdian kepada masyarakat dibimbing seorang dosen yang beranggotakan empat mahasiswa komunikasi melakukan observasi dan selanjutnya mengeksekusi keputusan apa saja yang sudah disepakati yang bertujuan untuk melakukan upaya pemulihan atas warung Ibu Ayu. Tim memberi bantuan bukan saja berupa dana dan peralatan memasak, juga dengan cara menyewa lapak, memberi pinjaman modal untuk buka usaha dan juga memberi pendampingan mengelola usahanya dengan mengajarkan bagaimana menggunakan digital marketing sebagai sarana promosi dan memperkenalkan market place (aplikasi go food, grab food) untuk memasarkan dan melakukan transaksi usaha kulinernya dengan menggunakan aplikasi. Lazimnya usaha yang baru, warung Ibu Ayu masih memerlukan dukungan tim. Tim dalam hal ini tetap melakukan pendampingan, dan pemantauan atas usaha yang dikelola Ibu Ayu, yang sudah mulai aktif berjualan di lapaknya, karena sebagai usaha yang baru pastilah tidak terhindar dari berbagai masalah baik yang bersifat eksternal maupun internal
Psikoedukasi Pendidikan Seksualitas: Membangun Relasi Pacaran Sehat Pada Remaja Krishervina Rani LIDIAWATI; Maria Putri Kristiani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1535

Abstract

Pada masa remaja mereka memiliki rasa ingin tahu yang lebih pada perubahan dan kondisi tubuh mereka yang kerapkali berdampak pada relasi dengan lawan jenis. Oleh karena itu penting untuk memberikan pengetahuan terkait tugas perkembangan remaja dan tanggung jawab mereka dalam menjaga diri pada masa ini. Pengabdian masyarakat ini dalam rangka memberikan psikoedukasi terkait pendidikan seksualitas pada remaja khususnya pada siswa-siswi SMP & SMA. Pada kesempatan pengabdian masyarakat kali ini dilaksanakan pada empat sekolah yaitu sekolah SMPK & SMAK Solideo di Bintaro, SMAK Pangudi Luhur Jakarta Selatan, SMA Makarios, Jakarta Barat dan SMAK BPK Penabur Holis di Bandung. Adapun kebutuhan yang sama pada keempat sekolah ini adalah membutuhkan informasi terkait perkembangan remaja dan relasi berpacaran yang sehat. Keempat penyuluhan ini dilakukan secara daring karena masih dalam situasi pandemi COVID 19. Psikoedukasi pendidikan seksualitas ini sekaligus menjawab kebutuhan informasi yang kerapkali tidak diberikan oleh orang tua sehingga sekolah bekerjasama dengan pihak luar, dalam hal ini Fakultas Psikologi Universitas Pelita Harapan. Pembicaran pacaran yang sehat dan cara merawat diri kerap kali tidak dibicarakan antara orang tua dengan anak. Padahal kesadaran akan pendidikan seksualitas membantu mencegah perilaku-perilaku beresiko yang rentan terjadi pada remaja. Pengetahuan dan informasi dalam psikoedukasi ini terkait pencegahan, rawat diri dan cara yang tepat berelasi yang sehat pada masa remaja terbagi menjadi tiga sub topik yaitu kondisi remaja, informasi terkait pemahaman cinta, dan pacaran yang sehat. Hasil evaluasi dari kegiatan ketiga penyuluhan tersebut didapatkan memahami perbedaan pacaran yang sehat dengan pacaran yang tidak sehat dan adanya kebutuhan ruang diskusi bagi remaja anonim terkait pendidikan seksualitas.
WORKSHOP PENGUATAN MANAJEMEN MEDIA DIGITAL DI DESA WISATA SIDOWAYAH, KLATEN, JAWA TENGAH sri herwindya baskara wijaya; Ina Primasari; Henricus Hans Setyawan Prabowo; Joko Suranto; Eka Nada Shofa Alkhajar; Aryanto Budhy Sulihyantoro; Deniawan Tommy Candra; Dwi Tiyanto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1536

Abstract

Desa Wisata saat ini menjadi salah satu tren pariwisata di Tanah Air. Dengan memanfaatkan potensi lokal, banyak desa berlomba mempercantik diri agar bisa menjadi destinasi wisata. Hadirnya beragam teknologi digital utamanya internet dan media sosial menjadikan pariwisata desa-desa wisata di Tanah Air kian semarak. Namun, pandemi COVID-19 menjadikan banyak desa wisata di Indonesia ikut terdampak akibat penurunan jumlah wisatawan, salah satunya Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Terkait dengan itu, untuk meningkatkan kembali kekuatan citra (branding) Desa Sidowayah sebagai destinasi wisata, maka Research Group D3 Komunikasi Terapan Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan workshop penguatan manajemen media digital desa wisata. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 5 Juli 2022 di Pendopo Umbul Siblarak, Desa Sidowayah, Klaten. Kegiatan dan dihadiri sekitar 20 peserta dari kalangan badan usaha milik desa, kelompok sadar wisata, pengelola media digital desa dan karang taruna. Materi kegiatan berupa penyegaran prinsip-prinsip manajemen profesional dalam tata kelola media digital desa wisata secara profesional meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengevaluasian. Selain itu, disampaikan tentang strategi teknis pembuatan media konten untuk berbagai platform media sosial. Kata kunci: Manajemen, media digital, desa wisata
PELATIHAN EMOTIONAL INTELLIGENCE UNTUK MENINGKATKAN LEARNING AGILITY PADA KARYAWAN IBM Rohimatus Syahadah Muslimah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1549

Abstract

Learning agility sebagai keinginan dan kemampuan untuk belajar pada kompetensi baru untuk melaksanakan pekerjaan sebagai first timer atau dengan kompleksitas tinggi dan kondisi yang cepat berubah. Hal ini menunjukkan seseorang dengan learning agility tinggi akan menunjukkan kemampuan untuk mau belajar pada situasi apapun baik dalam tekanan atau tidak dan juga dapat beradaptasi dengan perubahan situasi dan kondisi. Permasalahan yang didapati kesenjangan pada karyawan tanggung jawab dan adaptasi pada perubahan. Perusahan menerapkan sistem fast moving mengharapkan karyawan untuk bisa beradaptasi dengan cepat pada setiap perubahan, kesenjangan yang dialami adalah karyawan tidak bisa mengikuti percepatan perusahaan. Hal ini mencerminkan rendahnya result agility dimana seseorang mampu menghadapi situasi yang sulit termasuk perubahan yang cepat. Tujuan pengabdian ini untuk melatih Knowledge, Skill, Attitude pada karyawan IBM. Metode pelaksanaanya melalui Pelatihan : Lecturing, Diskusi, Memberikan materi dari video animasi, Studi Kasus , Games, dan Paper Assigment. Hasil dari pengabdian bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan pada pelaksanaan pelatihan emotional intelligence terhadap learning agility pada karyawan IBM. Studi ini memiliki batasan bahwa hasil studi ini tidak dapat menjamin secara kualitatif bahwa Learning Agility dari Karyawan IBM dapat meningkat karena diberikan pelatihan karena tidak adanya pembagian kelompok control dan kelompok treatment.
Pengolahan Kotoran Gajah Taman Satwa Taru Jurug Surakarta Menjadi Pupuk Organik Tetri Widiyani; Shanti Listyawati; Elisa Herawati; Agung Budiharjo; Okid Parama Astirin
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1554

Abstract

Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) adalah suatu kebun binatang yang berlokasi di kota Surakarta yang secara spesifik membidangi konservasi flora dan fauna, edukasi, dan rekreasi. TSTJ ditopang oleh 67 spesies satwa yang terdiri dari 331 ekor satwa serta ribuan pohon. Dengan keberadaan satwa, dihasilkan limbah berupa kotoran hewan (feses). Feses TSTJ belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan terutama dari feses gajah. Oleh karena itu pengadian ini bertujuan melakukan pengolahan feses gajah TSTJ menjadi pupuk organik untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Metode pengolahan feses gajah menjadi pupuk organik dilakukan dengan cara fermentasi menggunakan bioaktivator EM4. Feses gajah yang digunakan adalah feses yang telah kering. Feses dicampur sekam padi dan kapur tohor dengan perbandingan 5:2:1. EM4 dilarutkan dalam air dan molase kemudian disemprotkan pada campuran bahan pupuk sampai lembab dan dimasukkan dalam wadah tertutup. Proses pembuatan pupuk dilakukan selama 3 bulan. Di akhir kegiatan diselenggarakan acara FGD (forum group discussion) untuk mensosialisasikan teknologi pengolahan feses ini kepada perwakilan pengelola TSTJ. Hasil yang diperoleh adalah pupuk organik padat dengan konsistensi kasar berserabut berwarna hitam kecoklatan dengan kondisi lembab dan pH cenderung asam (5,6). Dari kegiatan FGD diperoleh beberapa masukan sebagai bahan evaluasi dalam proses pengolahan feses dan keberlanjutan program ini.
PENINGKATAN KESADARAN KEBIASAAN HIDUP SEHAT UNTUK MENCEGAH COVID-19 MELALUI PENGGUNAAN HAND SANITIZER Parningotan Simanjuntak; Nopalina Suyanti Damanik; Plora Novita Febrina Sinaga
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1557

Abstract

Latar Belakang Wabah Corona Virus Disease-19 (COVID-19) semakin mengkhawatirkan. Corona Virus merupakan keluarga besar dari virus yang dapat menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Ada setidaknya dua jenis Corona Virus yang diketahui menyebabkan penyakit yang dapat menimbulkan gejala berat, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia (Zheng, Ma, Zhang, & Xie, 2020). Tujuan dari program pengabdian (PKM) ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Peningkatan Kesadaran Kebiasaan Hidup Sehat Untuk Mencegah Covid-19 Melalui Penggunaan Hand Sanitizer Pada Persekutuan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru (Pssi&B) Sektor 60 Kota Medan. Metode yang dilakukan meliputi 1) identifikasi anggota Persekutuan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru (Pssi&B) Sektor 60 Kota Medan; 2) penyusunan materi dan langkah dalam pembuatan Hand Sanitezer);3) pelaksanaan pembuatan Hand Sanitezer). Hasil Bersadarkan hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat kepada Persekutuan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru (Pssi&B) Sektor 60 Kota Medan terdapat jumlah anggota sebanyak 70 kepala keluarga (KK) dimana mayoritas umur reproduksi sebanyak 58 KK (83%), lansia 12 KK (17%), seluruh peserta antusias menggunakan Hand sanitizer.
PPM Budidaya Sawi Hijau dengan Pupuk Organik Metode JADAM di desa Banyu Urip Kecamatan Menganti Kota Gresik Ari Astutik; Shanty A.Y.P.S Duwila; Didik Daryanto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1562

Abstract

Dimasa pandemi sekarang ini masyarakat harus lebih menjaga kesehatan dan salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat adalah dengan mengkonsumsi sayuran organik. Oleh sebab itu kami bekerjasama dengan Mitra yang bernama Harmiyanto, seorang pegawai swasta yang juga berprofesi sebagai petani di dusun Banyu urip Kota Gresik. Dalam kegiatan bertani mitra membudidayakan tanaman sawi hijau dengan pupuk kimia. Dalam Program Pemberdayaan Masyarakat kali ini, kami selaku tim dosen Universitas Wijaya Putra membantu pembudidayaan tanaman sawi hijau (Brassica juncea. L) secara organik dengan mengganti pupuk kimia yang digunakan menjadi pupuk organik metode JADAM. Ada 3 hal masalah utama mitra. Pertama, budidaya tanaman sawi masih menggunakan pupuk kimia; Kedua, masalah manajemen pemasaran; dan Ketiga, pengelolaan keuangan terkait laba dan rugi. Metode yang ditawarkan pada mitra ada 3 hal, Pelatihan dan pendampingan peningkatan produksi budidaya tanaman sawi dengan menggunakan dan memproduksi pupuk organik dengan menggunakan metode JADAM secara mandiri; Pelatihan dan pendampingan dalam hal Pemasaran menggunakan media teknologi informasi meliputi sosial media dan E-commerce; Pelatihan dan pendampingan pengelolaan keuangan meggunakan aplikasi “BukuKas”. Hasil kegiatan dari PPM ini adalah pertama, mitra dapat menghasilkan pupuk dan pestisida organik secara mandiri yaitu pupuk organik kompos (Jadam Microorganism Solution), pupuk organik cair (Jadam Liquid Fertilizer), dan Pestisida organik berupa JWA (Jadam Wetting Agent) dan JS (Jadam Sulfur). Kedua, mitra mempunyai akun facebook dan tokopedia untuk sarana pemasaran online. Ketiga, mitra mempunyai aplikasi “BukuKas” dan mampu mengelola keuangan secara mandiri sehingga perkembangan usaha dapat terpantau. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperbaiki perekonomian mitra khususnya di masa pandemi serta menghasilkan tanaman sawi hijau organik yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan untuk masyarakat khususnya di masa pandemi. Kata Kunci: Budidaya sawi hijau, Pertanian organik JADAM, aplikasi keuangan, e-commerce.
IMPLEMENTASI PEMERIKSAAN KADAR HB GRATIS SERTA SOSIALISASI PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Kismiasih Adethia; Nur azizah; Herna Rinayanti Manurung; Diah Pitaloka; Rosmani Sinaga; Putri Yani Siahaan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1563

Abstract

Berdasarkan data Riskesdas Pada Tahun 2018 prevalensi angka kejadian anemia pada ibu hamil semakin mengalami peningkatan yaitu sebesar 48,9% dibandingkan dengan tahun 2013 yaitu 37,1%. Kondisi anemia pada ibu hamil harus dideteksi sedini mungkin dan diberikan penatalaksanaan yang tepat. Perhitungan prevalensi anemia pada ibu hamil bermanfaat untuk mengetahui jumlah ibu hamil yang berisiko dan memerlukan perhatian dan penanganan yang tepat untuk mencegah ibu melahirkan bayi dengan anemia defisiensi besi yang akan menghambat pertumbuhan sel-sel otak dan sel tubuh lainnya yang dapat bermanifestasi dalam bentuk stunting maupun wasting. Anemia membutuhkan perhatian serius dari semua pihak. Kekurangan zat besi yang berasal dari makanan akibat minimnya kemampuan ekonomi keluarga merupakan penyebab utama ibu hamil mengalami anemia. Tujuan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan kepada masyarakat terutama ibu hamil untuk mengetahui kadar haemoglobin pada ibu hamil serta sosialisai tentang pencegahan anemia selama kehamilan. Hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dengan metode penyuluhan dengan membagikan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dan melakukan pemeriksaan Hb secara gratis. Hasil pengabdian Kepada Masyarakat menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan tentang pencegahan anemia selama kehamilan serta didapatkan mayoritas ibu hamil tidak anemia sebanyak 17 orang.
PENGEMBANGAN RUMAH INKLUSI: PENDAMPINGAN UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI Drajat Tri Kartono; Aris Arif Mundayat; Reza Dian Akbar; Ahmad Zuber; Theofilius Apolinaris Suryadinata
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1564

Abstract

This community service is carried out in collaboration with the Yayasan Lembaga Pendidikan Al Firdaus (YLPAF) in Solo City, which organizes inclusive education. YLPAF's inclusive schools include Children with Special Needs (CSN) and regular children in the learning process. ABK requires the presence of a Class Assistant Teacher (CAT) during learning activities, but during the covid-19 pandemic and the application of learning from home, CAT cannot assist directly, so parents carry out the role of the companion. Although face-to-face learning has been re-implemented, the role of a mentor for CSN is still needed when they study at home through an inclusive home approach. Training for regular teachers, class assistant teacher, and parents are carried out to increase knowledge and skills in learning assistance for inclusive homes. The inclusive home approach utilizes learning media in the form of interactive learning videos to help children with special needs learn activities and is added to a companion's presence. The result of the development of the inclusive house is a training module that will be used by the FATAHA Education and Training Center as training materials for YLPAF's own internal and external training participants.
PPM PENINGKATAN USAHA PUDING SUSU KEDELAI DI KOTA SURABAYA Rena Febrita Sarie; Nur Jannah; Sayekti Suindyah Dwiningwarni
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1571

Abstract

Abstract The community service program in this semester is to develop independent small businesses (SMEs) further from the production of Soy Juice Milk drinks in Sawahan District, Surabaya. The problem faced today is the high price of soybean raw materials which has resulted in a decrease in demand for saridele drinks to partners and the large number of residual soy juice milk that is not sold out in a day. To overcome the problem of limited marketing, we offer to diversify the processed products of soy cider milk drinks into snack products, namely pudding in a wider market segment so that the processed production of Soy Milk can be sold more in the form of food or saridele drinks. Sales that are wider in area will be able to increase the business income of SME partners. In order to maintain the continuity of business operations in the future, better governance of business management is also needed and it is also possible to empower cooperative businesses with other non-entrepreneurial partners. The implementation of this service program includes, among others, 1) Providing training on the production of Saridele Pudding. 2) Assisting in choosing potential markets, promotions and sales locations. 3) Provide assistance in making packaging brands/logos. 4) Provide training and assistance in determining the flavor variants of Soy Milk Pudding. 5) Provide training and assistance in determining production costs. 6) Provide training and assistance in the preparation of financial statements. Keywords: Pudding, Soy Milk, Marketing, Training

Page 95 of 138 | Total Record : 1378