cover
Contact Name
Rory Ramayanti
Contact Email
roryramayanti@uinjambi.ac.id
Phone
+6282372515063
Journal Mail Official
baitululum.fah.@uinjambi.ac.id
Editorial Address
Jl. Jambi - Ma. Bulian KM. 16 Simp. Sei Sungai Duren Kabupaten Muaro Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Baitul Ulum: jurnal Ilmu Perpustakaan
Jurnal Baitul al-‘ulum : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi terbit dua kali dalam satu tahun (setiap bulan Juni dan Desember) merupakan kumpulan hasil karya dosen, pustakawan, peneliti dan arsiparis dengan lingkup kajian perpustakaan, kepustakawanan, informasi (information studies) dan kearsipan, karena itu menjadi wadah pengembangan ilmu perpustakaan dan informasi yang kritis, dinamis dan aktual. Jurnal Al- Baitul al-‘ulum : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi menampilkan karya tulis berbahasa Indonesia dengan fokus pada perkembangan keilmuan yang merupakan hasil penelitian atau kajian teoritis yang berkaitan dengan literatur perpustakaan dan informasi serta kearsipan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Perpustakaan dan informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, baik edisi cetak maupun online. Jurnal ini bertujuan untuk memunculkan hasil karya dari penelitian secara berkualitas berdasarkan data aktual dan asli yang berkontribusi untuk para dosen, pustakawan, peneliti dan arsiparis studi ilmu perpustakaan dan informasi. Dari aspek perpustakaan diharapkan akan dapat ditampilkan analisis terhadap konsep/ teori dan struktur kajian ilmu perpustakaan yang mencakup kepustakawanan. Serta dari aspek informasi (information studies) diharapkan akan dapat dimunculkan analisis tentang teknologi informasi, sosial informasi (information social) dan lain-lain secara konprehensif dan berkualitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 85 Documents
Peran Rumah Baca Rumbai Dalam Meningkatkan Literasi Membaca Masyarakat Kota Jambi Tahun 2024 Nurpadilla, Nurpadilla
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 8 No. 2 (2024): Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/baitululum.v8i2.234

Abstract

This research discusses the role of the Rumbai Reading House in increasing the reading literacy of the people of Jambi City. The main discussion in this research is about the role of the Rumbai Reading House in improving literacy in the community, which has been established since 2015. This research uses qualitative methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The informants in this Reading House are the Chair of the Reading House, its members and the community. To measure data validation, triangulation is used. First, the role of the Reading House in Reading Literacy Activities. Community Recognizes Asam Atas RT 14 Kec, Kota Baru, Jambi City. Viewed from three aspects: (1) Sources of Information The sources of information owned by the Rumbai Reading House can help visitors fulfill their information needs, both formal and informal. (2) When visiting the community, visits to the Rumbai Reading House appear to be lacking. , only a few people came to visit. This shows that there is less interest in visiting the Rumbai Reading House. (3) Interest in Reading shows that efforts to increase interest in reading in the RT 14 Kenali Asam community need to pay attention to children's preferences for other educational media, such as educational films, as well as designing literacy strategies or programs that are interesting and relevant for them, so that interest in reading can be achieved. increases. (4) the guiding media for the Rumbai Reading House community is considered as a place that acts as a medium or bridge to connect sources of information and knowledge with visitors and themselves. (5) The literacy movement of the Rumbai Reading House community acts as a measure or barometer for development In community literacy activities, they really understand how to use social media wisely without using fake news. Second, the inhibiting factors found include a lack of human resources, budget funds, lack of public awareness, and inadequate collections. Meanwhile, the supporting factors at the Rumbai Reading House include the strategic location of the Reading House and supporting facilities. Third, the efforts made by the Rumbai Reading House in reading literacy activities for the people of Jambi City Keywords: Role of Libraries, Reading Literacy, Socie
Peran Perpustakaan Madrasah dalam Mendukung Program Moderasi Beragama di MTsS Ulumul Quran Banda Aceh Nabila, Risma; Rasyid, Saiffuddin A.; Safri, T. Mulkan; Manan, Abdul; Ali Hasan, Nurhayati
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 8 No. 2 (2024): Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/baitululum.v8i2.235

Abstract

This study aims to determine the role of the MTsS Ulumul Quran library in supporting the religious moderation program and the strategies used by the MTsS Ulumul Quran library in implementing the religious moderation program among madrasahs. Based on data found in the field, the MTsS Ulumul Quran library together with teachers have made efforts to increase awareness and understanding of students about religious moderation, provide a religious moderation reading corner, and expand access to digital information. The method used in this study is qualitative with a descriptive approach. Data collection was obtained through observation, interviews and documentation. The subject in this study was a librarian who was selected using the purposive sampling technique. The results of the study indicate that the role of the MTsS Ulumul Quran library in implementing the religious moderation as the followings: as the main source of teaching and learning activities, developing reading interests and habits, a strategic place to find information, a place to establish communication between users, as an agent of change, builder, and preservation of culture, and the level of community progress. This study also revealed several obstacles faced by the library, namely limited collections, difficulty in attracting students' interest in reading, and lack of discussion space in the library. The implementation of the "Rakan Lima" strategy with a focus on increasing understanding of religious moderation and providing a special reading corner for religious moderation shows the library's commitment to building a tolerant, peaceful, and culturally diverse madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perpustakaan MTsS Ulumul Quran dalam mendukung program moderasi beragama serta strategi yang dilakukan perpustakaan MTsS Ulumul Quran dalam mengimplementasikan program moderasi beragama di kalangan madrasah. Berdasarkan data yang ditemukan di lapangan, perpustakaan MTsS Ulumul Quran bersama dengan guru telah berupaya dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman santri tentang moderasi beragama, menyediakan pojok baca moderasi beragama, dan memperluas akses informasi digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini 1 orang pustakawan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan telah berperan dalam mendukung program moderasi beragama dengan menjadikan perpustakaannya sebagai sumber utama kegiatan belajar mengajar , pengembangan minat dan kebiasaan membaca terkait, tempat strategis dalam mencari informasi, wadah menjalin komunikasi antar pengguna, sebagai agen perubahan, pembangun, dan pelestarian budaya, dan tingkatan kemajuan masyarakat. Walaupun demikian ,penelitian ini juga mengungkap beberapa kendala yang dihadapi oleh perpustakaan yaitu keterbatasan koleksi, sulitnya menarik minat baca santri, dan kurangnya ruang diskusi di perpustakaan. Penerapan strategi “Rakan Lima” dengan fokus pada peningkatan pemahaman moderasi beragama dan penyediaan pojok baca khusus moderasi beragama menunjukkan komitmen perpustakaan dalam membangun madrasah yang toleran, damai, dan menghargai keragaman budaya.
PENTINGNYA MEMBANGUN KECERDASAN EMOSIONAL PUSTAKAWAN DI LINGKUNGAN KERJA PELAYANAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PROVINSI JAMBI Rum, Muhammad; Syamsuddin, Syamsuddin
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 8 No. 2 (2024): Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/baitululum.v8i2.236

Abstract

The aim of this article is to reveal how to build librarians' emotional intelligence in the Service work environment of the Library and Archives Intitutional of Jambi regional. The concept of emotional intelligence developed by Goelman is a concept that has several variants for measuring a person's emotional intelligence. The research used is qualitative with a descriptive approach which aims to reveal phenomena in the field. Purposive sampling is a selected sample where the head of the department is the key informant, then 14 librarians are the informants. Data was collected through documentation, structured and unstructured interviews, observation. Data analysis uses the Miles & Huberman concept which consists of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions/verification. The results show that the role of emotional intelligence in supporting the service performance of librarians is recognizing one's emotions, demonstrated by an attitude of emotional awareness, careful assessment, and self-confidence. Managing emotions is demonstrated by being self-aware, trustworthy, alert, adaptable and innovative. Self-motivation is shown by encouraging achievement, commitment, initiative and optimism. Recognizing other people's emotions is shown by understanding other people, dealing with diversity, and political awareness. Building relationships is demonstrated by an influential attitude, the ability to overcome conflict management, and the ability to collaborate. Recommendation Key word : Emotional intelligence; service performance; Library and Archives ABSTRAK Tujuan artikel ini adalah untuk mengungkap bagaimana membangun kecerdasan emosional pustakawan di lingkungan kerja pelayanan Dinas Perpustakaan dan Arsip daerah Jambi. Konsep kecerdasan emosional yang dikembangkan oleh Goelman merupakan konsep yang memiliki beberapa varian untuk mengukur kecerdasan emosional seseorang. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertjuan mengungkap fenomena di lapangan. Purposive sampling merupakan sampel yang terpilih dimana kepala Dinas sebagai key informan, selanjutnya 14 pustakawan sebagai informan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara terstruktur dan tidak tersttruktur, obeservasi. Analisis data menggunakan konsep Miles & Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan Penarikan Kesimpulan/Verifikasi. Hasil menunjukkan bahwa peran kecerdasan emosional dalam menunjang kinerja pelayanan pustakawan adalah Mengenali emosi diri ditunjukkan dengan sikap kesadaran emosi, penilaian secara teliti, dan kepercayaan diri. Mengelola emosi ditunjukkan dengan sikap kenali diri, dapat dipercaya, kewaspadaan, adaptabilitas, dan inovasi. Memotivasi diri ditunjukkan dengan sikap dorongan berprestasi, komitmen, inisiatif, dan optimis. Mengenali emosi orang lain ditunjukkan dengan sikap memahami orang lain, mengatasi keberagaman, dan kesadaran politis. Membina hubungan ditunjukkan dengan sikap berpengaruh, kemampuan mengatasi manajemen konflik, dan kemampuan berkolaborasi. Rekomendasi Key Word : Kecerdasan emosional; kinerja pelayanan; Perpustakaan dan Arsip
Implementasi Standar Koleksi Perpustakaan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Jambi berdasarkan Standar Nasional Perpustakaan (SNP 699: 2017) Septiara, Dara; Miliani, Masyrisal; Yusufhin, Fridinanti
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 8 No. 2 (2024): Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/baitululum.v8i2.237

Abstract

Collection is the most important thing in the Library, but the collections contained must also comply with applicable standards. This study aims to evaluate the implementation of the National Library Standards (SNP 699: 2017) at the Archives and Library Service of Jambi City, especially related to the management of library collections. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection methods, namely observation, interviews, and documentation. The method of determining the subjects in this study is by Purposive Sampling using the Miles and Huberman model analysis, namely data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the study indicate that aspects that are in accordance with the SNP include types of collections, collections per capita, and collection preservation, which indicate the diversity of collections and attention to collection maintenance. Meanwhile, aspects of collection development and collection up-to-dateness are almost in accordance, although there are shortcomings in written policies and the number of recent collections that have not reached the standards required by the SNP. On the other hand, aspects that are not fully in accordance with the SNP include the procurement of library materials, where the budget allocated is much lower than the needs regulated by the SNP. Keywords: Collection management, National Library Standards, Public Library, SNP 699: 2017
PENGELOLAAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 8 KABUPATEN BATANGHARI PROVINSI JAMBI Uzla, Nurmaili; Putri, Riska Amalia
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 8 No. 2 (2024): Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Management of Library collections at State High School 8, Batanghari Regency, Jambi Province. The Library is one of the infrastructure facilities that every school must have. The aim of this research is to optimization of library collection management at SMAN Negeri 8 Batanghari regency, Jambi province. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of the research show that (1) The flow of library collection management at SMA Negeri 8 Batanghari Regency, jambi Province is inventory, classification, cataloging, making library equipment, arranging library collections on library shelves. The majority og library collection management is carried out by the library manager of state High School 8, Batanghari Regency, Jambi Province. (2) Barriers to managing library collections at SMA Negeri 8 Batanghari Regency, Jambi Province (3) Effort to prevent several obstacles in the process of managing library collections at SMA Negeri 8 Regency, Jambi Province. Keywords: Library Management, Management, Library Collection.
Implementasi Program Gerakan Literasi Sekolah Menggunakan Teknik Membaca Ideovisual di Sekolah Luar Biasa YPAC Banda Aceh Ardhian, Safura Maula; Safri, T. Mulkan; Nurrahmi, Nurrahmi; Yuliana, Cut Putroe
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 8 No. 2 (2024): Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/baitululum.v8i2.239

Abstract

The ideovisual reading technique is the "Implementation of the Ideovisual Reading Technique to Support the School Literacy Movement in Special Schools for the Deaf (SLB-B) under the YPAC Foundation for Child Development (YPAC) Banda Aceh." The aim is to understand the implementation of ideovisual reading for deaf students in SLB-B YPAC Banda Aceh and identify the challenges faced in applying ideovisual reading at SLB-B YPAC Banda Aceh. The subjects of this study are three high school teachers from SLB-B YPAC Banda Aceh. This research employs a qualitative descriptive approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of the study show that ideovisual reading is implemented in teaching deaf students at SLB-B YPAC Banda Aceh through the stages of the School Literacy Movement (GLS), which consist of planning, implementation, and evaluation stages. In the planning stage, adjustments are made to materials according to students' needs and the planning of school literacy movement activities. The implementation stage involves applying ideovisual reading, teacher-student interactions, and student participation in the school literacy movement. In the evaluation stage, assessments are conducted on the consistency of using visual media in learning, the intensity of literacy application, the variety of reading materials, the frequency of book borrowing, and the presentation of information to students. Ideovisual reading has become a technique used by teachers to deliver materials, thus enhancing the literacy skills of deaf students. However, its application at SLB-B YPAC Banda Aceh faces minor challenges, including a lack of supporting tools, limited teacher skills in using ideovisual media, and differences in learning curricula. The solutions to these challenges include providing the necessary equipment by the school and training teachers in ideovisual reading skills. Thus, the implementation of ideovisual reading media can be further developed to support the literacy development of deaf students at SLB-B YPAC Banda Aceh. Keywords: Ideovisual Reading, School Literacy Movement
Evaluasi Pengalaman Pengguna Aplikasi BintangPusnas Edu Menggunakan Metode User Eexperience Qustionnaire (UEQ) Anggini, Annisa Mutiara; Azwar, Muhammad
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 9 No. 1 (2025): Baitul Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/baitululum.v9i1.243

Abstract

Perpustakaan Nasional RI sebagai perpustakaan pembina segala jenis perpustakaan, dituntut untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana untuk penyediaan sumber belajar sepanjang hayat dan berperan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Inovasi yang dilakukan Perpustakaan Nasional RI Salah satunya adalah merilis aplikasi Bintang Pusnas Edu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman mahasiswa pengguna aplikasi BintangPusnas Edu menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ). Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang menggunakan aplikasi BintangPusnas Edu sebanyak 1126 orang dan diambil sampel sebanyak 92 Orang. Teknik Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner menggunakan Google Form. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa enam skala yaitu Attractiveness (Daya Tarik), Perspicuity (Kejelasan), Efficiency (Efisiensi), Dependability (Ketepatan), Stimulation (Stimulasi), dan Novelty (Kebaruan)memiliki nilai di atas rata rata (Above Average) karena memiliki nila rata rata > 0,8. Attractiveness (Daya Tarik) memiliki nilai rata rata sebesar 1,26. Perspicuity (Kejelasan) memiliki nilai rata rata sebesar 1,47. Efficiency (Efisiensi) memiliki nilai rata rata sebesar 1,05. Dependability (Ketepatan) memiliki nilai rata rata sebesar 1,09. Stimulation (Stimulasi) memiliki nilai rata rata 1,27. Novelty (Kebaruan) memiliki nilai rata rata 0,87. Hal ini mengindikasikan bahwa aplikasi ini mudah digunakan, menarik, dan efisien, namun masih memerlukan inovasi lebih lanjut agar lebih unik dan menonjol. Implikasinya, Perpustakaan Nasional RI perlu terus mengembangkan aplikasi ini dengan menambahkan fitur interaktif, meningkatkan strategi promosi untuk memperluas adopsi di kalangan mahasiswa, serta mengintegrasikan umpan balik pengguna dalam pengembangan selanjutnya agar aplikasi ini semakin relevan dalam mendukung pembelajaran sepanjang hayat di Indonesia.
Analisis Kemampuan Literasi Informasi Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UIM Yogyakarta dalam Penelusuran Informasi di Perpustakaan Menggunakan Model The Big Six Irpina, Wiwin; Ridho Fakurosi, Muh Alfan
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 9 No. 1 (2025): Baitul Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/baitululum.v9i1.253

Abstract

Artikel ini menganalisis kemampuan mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains informasi UIM Yogyakarta dalam Penelusuran Informasi dengan menggunakan model The Big Six. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian berjumlah 7 orang, kriteria pemilihan informan menggunakan Teknik Purposive Sampling. Hasil temuan dengan menggunakan Model The Big Six yaitu: (1) Perumusan masalah: mahasiswa mengidentifikasi kebutuhan, membuat kata kunci dan menggunakan trik Boolean (and, or,not). (2) Strategi Pencarian Informasi yang dilakukan memilih sumber relevan (fisik/digital). (3) Lokasi dan akses: mahasiswa terampil dalam menemukan dan mengakses sumber informasi melalui OPAC, e-resources, koleksi fisik, maupun platform digital Perpustakaan. (4) Pemanfaatan Informasi: tercetak maupun digital yang telah baca secara efektif dengan Teknik skimming atau scanning. (5) Sintesis: mahasiswa menyajikan informasi dalam bentuk karya tulis ilmiah. (6) Evaluasi:Mahasiswa mampu menilai akurasi, reliabilitas, relevansi tulisan dan keandalan sumber. Kesimpulan, Mahasiswa telah menunjukkan kemampuan literasi informasi yang memadai dan efektif dalam konteks penelusuran informasi di perpustakaan. Disarankan, untuk mengikuti program pelatihan literasi informasi yang diadakan oleh Perpusnas, guna memperbaharui pengetahuan tentang alat penelusuran dan Teknik manajemen referensi terbaru.
Merancang Media Sosial sebagai Sarana Promosi Perpustakaan SMAN 13 Bandung Mutiara, Lulu; Agustini Damayanti, Ninis; CMS, Samson
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 9 No. 1 (2025): Baitul Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/baitululum.v9i1.255

Abstract

Introduction. SMAN 13 Bandung Library does not yet have digital media as a means of disseminating information and promoting services, so information is only delivered through printed media such as bulletin boards. This study aims to design an Instagram social media account as a medium for information and promotion of library services to reach more students.. Data Collection Methods. The method used is action research with the Kurt Lewin model which consists of the planning, action, observation and reflection stages. Data Analysis. Data were obtained through observation, interviews, documentation, and questionnaires. The results of the study indicate that the Instagram account @perpustakaan.sman13bdg has succeeded in providing library service information in an interesting, informative, and easy-to-understand manner. Results and Discussion. Based on the questionnaire distributed to 107 students, all success indicators showed a satisfaction percentage above 89%, indicating that social media is effective as a means of library promotion. The librarian's response also supports that the designed account has met user needs. Conclusion. Instagram accounts can be an effective and relevant information media in bringing library services closer to students and increasing the appeal of school libraries. The suggestions in this study are (1) continuous content development (2) periodic evaluation (3) student involvement in content creation (4) Social Media Management Training for Librarians.
Kegiatan Preservasi Preventif Naskah Kuno Sebagai Upaya Pelestarian Informasi di Perpustakaan Nasional Rismawanti, Anggun; Damayanti, Ninis Agustini; Rukmana, Evi Nursanti
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 9 No. 1 (2025): Baitul Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/baitululum.v9i1.256

Abstract

Kerusakan naskah kuno mengakibatkan hilangnya informasi sejarah dan kerusakan warisan budaya di Indonesia. Perpustakaan Nasional memiliki peran penting dalam melestarikan bahan pustaka modern maupun langka untuk memberikan informasi dan pendidikan kepada masyarakat. Salah satu inisiatif yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional adalah Pelestarian Preventif Naskah Kuno. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan tiga informan yang secara langsung berpartisipasi dalam kegiatan Pelestarian Preventif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis untuk menilai efektivitas program tersebut. Analisis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif studi kasus dengan menjabarjkan hasil dari penelitian. Studi ini menemukan bahwa Perpustakaan Nasional secara aktif dan rutin melakukan kegiatan pelestarian preventif untuk melindungi naskah kuno dari kerusakan yang disebabkan oleh jamur atau hama, serta untuk menjaga agar naskah-naskah tersebut tidak punah. Kegiatan ini menekankan pentingnya mencegah kerusakan lebih lanjut pada naskah kuno setiap tahunnya, guna menjaga keaslian informasi yang terkandung di dalamnya. Perpustakaan Nasional juga membantu masyarakat yang memiliki naskah kuno dengan memberikan panduan tentang cara merawatnya dengan benar. Kegiatan Pelestarian Preventif di Perpustakaan Nasional telah secara efektif melindungi dan memperbaiki kondisi naskah kuno dari kerusakan. Melalui upaya preventif ini, Perpustakaan Nasional telah berhasil melestarikan dan mengurangi tingkat kerusakan pada naskah kuno.