cover
Contact Name
Albert Surya Wibowo
Contact Email
albertswchencai2@gmail.com
Phone
+6281276123377
Journal Mail Official
sipdmi.2016@gmail.com
Editorial Address
Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Universal Komp. Maha Vihara Duta Maitreya, Bukit Beruntung, Sungai Panas, Batam 29456, Indonesia.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Mandarin
ISSN : -     EISSN : 25794906     DOI : http://dx.doi.org/10.36279/apsmi.v5i2
Core Subject : Education,
Jurnal Cakrawala Mandarin merupakan jurnal daring (online), sebagai sarana untuk mengunggah artikel ilmiah dan/atau artikel hasil penelitian tentang bahasa Mandarin, pendidikan bahasa Mandarin, sastra Tiongkok, budaya Tiongkok dan budaya Tionghua Indonesia. Jurnal ini ditujukan kepada siswa, mahasiswa, guru, dosen, budayawan, peneliti, dan pemerhati bahasa Mandarin, pendidikan bahasa Mandarin, sastra Tiongkok, budaya Tiongkok, dan budaya Tionghua Indonesia. Jurnal ini diprakarsai dan dikelolah oleh Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (APSMI). Artikel yang dikirim ke pengelolah jurnal dapat disajikan dalam bahasa Indonesia atau bahasa Mandarin.
Articles 151 Documents
印尼本地汉语教师课堂话语分析 —以 Tri Ratna 和 Budi Agung学校两位初中教师为例 Shihping Chan; Symphony Akelba Christian; Larry Larry
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.219

Abstract

摘要课堂上,教师话语是教师组织课堂的一项基本专业技能,教师科学有效的使用课堂话语关系着学生课堂学习的效果。在对外汉语教学中,教师的课堂话语是学习者目的语输入的主要的途径。尤其是在印尼国内教授汉语时,学生处在自己的母语环境中,课堂几乎成为他们接触汉语的唯一场所,因此教师得在课时量不多的情况下,需要不断优化和调整自身课堂话语的使用能力,尽可能多为学生提供开口说汉语的机会,因而透过本研究来了解目前教师的课堂用语情况如何和存在什么样的问题。因此,对印尼 Tri Ratna School 和 Sekolah Budi Agung 两所初中一年级的汉语课堂进行录影,并整理课堂教师话语逐字稿语料,以量化语料标记与统计来厘清方向,再质化参与观察,最后透过对教师访谈来了解课堂的脉络,同时对比课堂话语相关理论,来分析课堂话语量、话语构成类型、课堂提问以及课堂反馈的情况,以作为未来印尼本地汉语教师的反思和本地汉语教师培训的相关参考依据。 关键词: 印尼;汉语教师;课堂话语 AbstractIn the classroom, teacher discourse is a basic professional skill for teachers to organize classes and use lessons scientifically and effectively. Classroom discourse is related to the effectiveness of students' classroom learning. For a foreign language learner, the teacher's classroom discourse is the learner's main way to enter the language. Especially when teaching Chinese in Indonesia, Chinese classes have almost become the only Chinese environment to students. Chinese Teachers have to standardize and adjust their classroom discourse and provide students with as many opportunities to speak Chinese as much as possible. This study started with the videos of the first-grade Chinese language classes at Tri Ratna and Budi Agung high school in Indonesia and organize the corpus of the classroom teacher's discourse verbatim manuscript. Then to quantify corpus markers and statistics to clarify the direction, and re-qualitative participation in observation. Through interviews with teachers, we can understand the context of the classroom. At the same time, we compare the relevant theories of classroom discourse to analyze the quantity of classroom discourse, the types of discourse composition, classroom asking, and classroom feedback. The result will serve as a future local Chinese teacher in Indonesia reflections and references for local Chinese teacher training courses.Keywords: Indonesia ; Chinese Teacher ;classroom discourse
Analisis Komplemen Bahasa Mandarin atau 补语 dalam Cerita Anak Bahasa Mandarin Fifi Melinda Desmayanti; Galih Edy Nur Widyaningsih
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis komplemen beserta fungsinya melalui buku cerita anak berbahasa mandarin berjudul《遇到困难不退缩》Yù dào kùnnán bù tuìsuō karya 章 月珍 Zhāng Yuèzhēn yang di terbitkan oleh 三辰影库音像电子出版社 Sān chén yǐngkù yīnxiàng diànzǐ chūbǎnshè pada tahun 2019. Buku tersebut terdiri atas 40 lembar, menyajikan bacaan dengan pinyin dan gambar pelengkap. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pembaca sebuah pengetahuan baru dan pemahaman yang mendalam mengenai komplemen dalam bahasa Mandarin melalui cerita anak sehingga dapat dipahami dengan mudah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif sebagai metode untuk menyajikan data. Penelitian ini merupakan kajian Sintaksis yang menggunakan teori dari Li Dejin dan Cheng Meizhen, selain itu teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik catat dan studi pustaka. Hasil analisis komplementer pada buku cerita anak berbahasa mandarin tersebut terdapat 23 data dan terbagi atas lima klasifikasi komplementer bahasa mandarin yaitu, komplemen arah, komplemen hasil, komplemen derajat, komplemen kemungkinan, dan komplemen frekuensi. Analisis komplemen bahasa mandarin yang telah ditemukan tersebut, diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembaca yang digunakan sebagai salah satu bentuk penguasaan pembelajaran sintaksis bahasa mandarin pada bagian pembentukan kalimat
Dynamics and Existence of Angkong in East Sumatra Rudiansyah Rudiansyah
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.214

Abstract

This paper reviewed the 'Dynamics and Existence of Angkong in East Sumatra'. Angkong is one of the public transportation used during the Dutch East Indies period in East Sumatra. This transportation is also known as the Hong Kong rickshaw. Humans formerly pulled it by running. These human-drawn angkong were generally brought indirectly by the Chinese who worked on the plantations. As Viktor Purcell wrote, most Chinese worked in the logging industry and as angkong porters. Before this, other forms of transportation were used, such as horse-drawn carriages, ox-carts, or buffalo carts. These kinds of transportation were used for special needs, such as in forest areas, and as a means to enter plantation areas that gardeners used at that time. This research intended to explain the dynamics and existence of rickshaw transportation in East Sumatra using the desk research method on research reports, various sources of books, journals, and related articles. This research also utilized the historical explanation theory from Kuntowijoyo. The distribution of angkong in East Sumatra did not immediately become public transportation but started from private ownership. It started with the gardeners seeing and supervising the plantations they manage.
TEKNIK PENERJEMAHAN BUKU PANDUAN MESIN DARI BAHASA MANDARIN KE DALAM BAHASA INDONESIA Dian Prasetyo Adi; Aileen Vincentia Beatrice
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.230

Abstract

AbstrakTeknik penerjemahan berada pada tataran mikro, yaitu pada satuan kata, frasa,klausa, dan kalimat, sehingga pada proses penerjemahan, teknik dipakai untukmenentukan bagaimana menerjemahkan sebuah kata, klausa, frasa, maupun kalimatdari TSu. Dengan menggunakan teknik penerjemahan yang tepat, diharapkan hasilterjemahan dapat terbaca, sepadan dan berterima. Banyak perusahaan yang memilikialat yang diimport dari Tiongkok, salah satunya adalah mesin HC Cleaner (HighConsistency Cleaner). Alat ini merupakan alat yang dipakai untuk memisahkan pulpdengan kotoran, seperti staples, pasir, kaca, dan lain-lain serta bekerja secarasentrifugal yang menyebabkan material yang berat dan solid kehilangan momentumpada dinding dalam cleaner. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metodeobservasi, metode wawancara, dan metode studi pustaka. Setelah melalui analisis saatmenerjemahkan buku panduan HC Cleaner, teknik yang dapat digunakan antara lain:teknik terjemahan harfiah, padanan lazim, generalisasi, dan reduksi.Kata kunci: Teknik penerjemahan; buku panduan; mesin; bahasa Mandarin
ANALISIS TEKNIK PENERJEMAHAN: KESESUAIAN HASIL TERJEMAHAN PADA SUBTITLE BAHASA INDONESIA FILM PENDEK《致平行时空的你》 Antoinette Wilhemina Ather; Yang Nadia Miranti
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.195

Abstract

Penerjemah merupakan orang yang melakukan proses mengartikan atau menerjemahkan suatu bahasa ke bahasa lain yang disesuaikan dengan bahasa milik penyampai pesan dan bahasa milik penerima pesan. Hasil dari proses penerjemahan disebut dengan terjemahan. Dalam penerjemahan ada teknik yang dapat digunakan oleh penerjemah untuk mendapatkan terjemahan dengan makna yang sepadan sehingga hal yang disampaikan pada bahasa sumber dapat tersampaikan dengan baik ke bahasa sasaran. Jika tidak tepat menggunakan teknik maka hasil terjemahan akan mengalami ketidaksesuaian pengalihan makna. Penelitian ini membahas mengenai kesesuaian hasil terjemahan berdasarkan teknik penerjemahan yang dipakai pada film berbahasa Mandarin yang memiliki subtitle bahasa Indonesia. Data penelitian diperoleh dari film pendek 《致平行时空的你》 zhì píngxíng shíkōng de nǐ dan pengkajian subtitle film akan menggunakan teori teknik penerjemahan milik Molina dan Albir (2002) dan teori Larson (1984) mengenai jenis kriteria untuk mengevaluasi penerjemahan. Pada hasil penelitian ditemukan 181 data dengan 14 jenis teknik terjemahan dan diantara 181 data tersebut terdapat 124 data yang memiliki kesesuaian hasil terjemahan sedangkan 57 data memiliki pengalihan makna yang tidak terlalu sesuai. Kata Kunci: penerjemahan, teknik penerjemahan, subtitle film
Fungsi dan Peran Bahasa Tionghoa di Indonesia Devi Alvionita Alindra; Elly Romy
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.14

Abstract

AbstrakBerbicara mengenai fungsi dan peran Bahasa Tionghoa di Indonesia sangat eratkaitannya dengan perannya Bapak Gus Dur menjadi presiden RI tahun 2000 yakni denganditerbitkannya Keppres no.6 tahun 2000 tentang diperbolehkan orang Tionghoamenjalankan segala bentuk kebudayaan Tiongkok, termasuk mempelajari BahasaTionghoa. Beberapa Negara maju dan berkembang seperti Indonesia percaya bahwadengan menguasai bahasa Tionghoa yakni bahasa nasional Tiongkok akan membantuNegara Indonesia memahami norma, budaya dan kebijakan Tiongkok yang akanmembantu mereka berinteraksi dengan negara tirai bambu tersebut yang erat kaitannyadengan hubungan ekonomi antara Indonesia dengan Tiongkok. Rumusan permasalahanyang dibahas pada penelitian ini yakni (1) Apakah pembelajaran Bahasa Tionghoa diIndonesia sudah terlaksana dengan baik?; (2) Apakah Pemerintah Indonesia melaluiKemendikbud sudah memberikan kebijakan mengenai menjadikan Bahasa Tionghoasebagai bahasa Asing yang wajib untuk dipelajari oleh pelajar Indonesia?; (3) Apa strategiPemerintah dalam menghasilkan SDM tenaga pengajar Bahasa Tionghoa diIndonesia?Pada penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metodepenelitian kualitatif.Kata Kunci: Fungsi; Peran; Bahasa Tionghoa; Indonesia
PENGARUH BUDAYA TIONGHOA TERHADAP KULINER DI KOTA MEDAN Rudiansyah Rudiansyah; Tuti Sartika Sijabat
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.110

Abstract

This article was entitled ‘The Influence of Chinese Culture on Culinary in Medan City.’ This study was aimed to analyze the influence of Chinese culture on the culinary in Medan and to analyze the absorption words used in the culinary names. This research used qualitative research method and describe the field data descriptively. The theoretical basis used to analyze the problem is the theoretical basis of acculturation. Data obtained through the results of open interviews, field observations and literature review. The results showed that the process of acculturation of Chinese ethnic food in the community in Medan City was initiated by the interaction that began with trade and communication activities. The acculturation of Chinese ethnic food to Medan's culinary delights can be interpreted from the spices and food names that use some borrowing words from Chinese into Indonesian.Keywords: chinese culture; acculturation; culinary; absorption words; medan city
Analisis Fonologis Konsonan Bahasa Mandarin z,c,zh,ch Mahasiswa Semester 2 Program Studi D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret Tati Sugiarti; Dani Putri Septi Kusumaningtyas; Stephanie Phanata; Rudiansyah Rudiansyah; Ulfah Yanuar Lianisyah
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.193

Abstract

Abstrak  Dalam pembelajaran Bahasa Mandarin pelafalan sangat penting untuk dipelajari karena jika salah melafalkannya akan berperangruh pada arti dan makna kata yang terucap. Prodi D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret melihat sangat pentingnya pelafalan Bahasa Mandarin, maka pada awal semester 1 dimasukan mata kuliah pelafalan Bahasa Mandarin dalam kurikulum prodi. Namun mahasiswa setelah mengikuti mata kuliah pelafalan selama 1 semester, di semester 2 pada mata kuliah bahasa Mandarin menyimak dan berbicara masih ditemukan kesalahan pelafalan konsonan khususnya konsonan z,c,zh,ch dan kesalahan dalam mengindentifikasi bunyi konsonan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang akan mendeskripsikan penyebab kesalahan dalam melafalkan dan dalam pengidentifikasian bunyi konsonan bahasa Mandarin z,c,zh dan ch. Kuesioner soal dibagikan pada 18 mahasiswa semester 2 angkatan 2021 Prodi D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi UNS. Dalam hasil penelitian ditemukan pengaruh utama kesalahan mahasiswa dalam melafalkan dan mengidentifikasi bunyi konsonan /z/, /c/, /zh/, /ch/ adalah faktor bahasa ibu dimana ada perbedaan melafalkan konsonan yang sama, begitu juga pada pengidentifikasian bunyi.  Kata Kunci : Fonologis;Konsonan;Bahasa Mandarin  Abstract In learning Mandarin, pronunciation is very important to learn because if you pronounce it wrong, it will affect the meaning and meaning of the spoken word. The D3 Mandarin Language Vocational School Study Program UNS sees the importance of pronouncing Mandarin, so at the beginning of semester 1, Chinese pronunciation courses are included in the study program curriculum. However, students after taking pronunciation courses for 1 semester, in semester 2, they still found consonant pronunciation errors, especially consonants z, c, zh, ch and errors in identifying the consonant sound. This study uses a qualitative descriptive method that will describe the causes of errors in pronouncing consonants and identifying consonant sounds z, c, zh and ch. The results of the study found 20 students who were still wrong in pronouncing and identifying the consonant sounds z, c, zh, ch, the main influence was the mother tongue factor where there were differences in pronouncing the same consonant, as well as in identifying sounds). Keywords: Phonology;Consonants;Chinese  
中文电影中俚语的分析 Errina Geovani; Ina Ina
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.177

Abstract

语言是人们生活中不可分割的部分。然而俚语是一种适用于非正式场合的口语,常在日常生活中运用,但是在汉语教学中,俚语没有成为学习词语的焦点。俚语口语化,变化很快成为了不纳入俚语在教学中的原因。本研究使用定性和定量研究相结合的方式,观看三部电影并把电影中的俚语列出来进行分析,最后描述所得到的结果。进过对《人再囧途之泰囧》、《唐人街探案2》和《送你一朵小红花》三部电影的分析得出三部电影中出现了共66个带有俚语的句子,各分为《人再囧途之泰囧》27个俚语、唐人街探案2》17个俚语、《送你一朵小红花》22个俚语。根据俚语的类型来分析,电影中出现了23个适当俚语、11个禁忌俚语、11个时尚俚语、3个代理俚语、和4个务实俚语。理解了俚语的类型与意义能让学生的汉语说得更地道。 
后疫情时代不同语言习得环境下印尼汉语学习者拒绝语用能力研究 Lia Angelina; Wen Ting
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.203

Abstract

后疫情时代习得环境变得更为复杂。本研究以印尼汉语第二语言学习者为研究对象,将学习者分为第二语言习得环境(线上或线下的目的语国家语言环境)和外语习得环境(线下或线上的母语国家语言环境)两组,采用口语语篇补全测试(ODCT)对两组学习者的拒绝语用能力进行考察,其中语用能力分为五个维度:交际功能、流利度、韵律、语言形式及得体性。研究结果显示,两组学习者的拒绝语用能力在整体发展以及五个维度上均没有显著差异。结合质性访谈表明,在后疫情时代,是否处于目的语环境不是语用发展的决定因素,无论是在第二语言习得环境下,还是外语习得环境中,语言和社会文化接触的数量和质量都会对语用的发展起到更关键的作用。 关键词: 后疫情时代;第二语言习得环境;外语习得环境;语用能力;拒绝言语行为