cover
Contact Name
Lusi Andriyani
Contact Email
lusi.andriyani@umj.ac.id
Phone
+6281313188240
Journal Mail Official
jurnalindependen@umj.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl KH. Ahmad Dahlan, Ciputat, Jakarta Selatan 15419, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global
ISSN : -     EISSN : 27219755     DOI : https://doi.org/10.24853/independen
Core Subject : Social,
Independen: Jurnal Politik Indonesia dan Global Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta sejak 2020 (versi online). Independen: Jurnal Politik Indonesia dan Global Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS). Jurnal Independen terbit 2 kali dalam setahun.
Articles 65 Documents
Mengapa Islamophobia Tumbuh Subur di Jerman ? Marcela Hanindya Putri; Muhammad Faizul Hafizi; Muhammad Farhan
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol 4, No 1 (2023): INDEPENDEN : Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.4.1.33-39

Abstract

Sejak terjadinya serangan World Trade Center pada 11 September 2001 di New York, perang untuk terorisme menguak. Seakan keberadaan agama Islam diselimuti oleh ketakutan dunia.Dengan jumlah muslim yang cukup signifikan di Jerman membuat isu ini cukup menarik untuk dibahas. Jerman adalah negara penerima pengungsi yang berasal dari timur tengah yang kebanyakan beragama Islam. Jerman menerima para pengungsi juga karena alasan kemanusiaan karena pernah menjadi korban peperangan juga. Islamophobia di Eropa juga sering dibicarakan oleh negara negara Eropa. Ketika Eropa membangun ulang infrastruktur negaranya maka memerlukan tenaga kerja yang diperoleh dari luar Eropa kebanyakan berasal dari agama Islam. Jerman merupakan salah satu negara yang paling ramah dalam menerima imigran. Hal ini dikarenakan adanya perhatian lebih terhadap pengungsi yang terlihat dari kebijakan luar negeri yang digagas oleh Kanselir Jerman Angela Merkel. Bahkan ketikagelombang imigran tumbuh, Jerman terus membuka pintu kedatangan mereka. Kedatangan imigran Muslim di Jerman yang terus meningkat setiap tahunnya menimbulkan berbagaipenolakan dari kalangan konservatif dan organisasi anti-Islam. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa islamophobia tumbuh subur di Jerman. Tulisan ini menunjukkan bahwafaktor-faktor seperti peristiwa terorisme yang dilakukan oleh kelompok Muslim, pendatang asing dan imigrasi yang meningkat, kampanye politik yang menggunakan isu islam sebagaibahan retorika memperkuat islamophobia di Jerman.
Efektivitas Penerapan Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia Ditinjau dari Norma dan Etika E-Voting Septianningsih, Septianningsih; Jiharani, Fildza
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol 4, No 2 (2023): INDEPENDEN : Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.4.2.113-126

Abstract

Sebuah proses elektronik voting memang harus dirancang yang sedemikian rupa supaya menjamin terpenuhinya asas-asas dalam pemilu yaitu langsung, bebas, umum, rahasia (luber) serta jujur serta adil (jurdil) dalam pemilihan secara langsung. Dalam konteks demokrasi, dengan adanya sistem pemungutan suara evoting ini juga harus menjamin dan menghormati atribut serta sifat pemilihan langsung tersebut, dengan menjamin adanya kepastian, transparansi, keamanan, akuras dan akuntabilitas. Tulisan ini akan membahas tentang Evektifitas penerapan elektronik voting Dalam Pelaksanaan Pilkada diindonesia. Tujuan dari penulisan ini yakni untuk mengetahui (1) Sistem norma elektronik voting dalam menyelenggarakan Pilkada (2) Pengaruh e-voting terhadap efektivitas penyelenggaraan pemilihan kepala daerah. Metode Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif kualitatif, dikarenakan kualitatif bisa dikatakan lebih tepat untuk mengidentifikasi suatu problem yang berkaitannya dengan isu penelitian.
Hubungan Agama dan Negara: Dialektik dan Dinamika Antara Paradigma Imadudin, Muhammad
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol 4, No 2 (2023): INDEPENDEN : Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.4.2.61-72

Abstract

Hingga memasuki abad ke-21, setidaknya sudah terdapat tiga paradigma hubungan agama dan negara. Paradigma ketiga tersebut hadir dari proses dialektika pemikiran dan dinamika sosial-politik yang berlangsung. Artikel ini mencoba untuk menilik dan menganalisis proses dialektika dan dinamika pemikiran, yang mempengaruhi kelahiran dan perkembangan ketiga paradigma tersebut. Artikel ini merupakan artikel konseptual, selain juga merupakan hasil penelitian kualitatif. Artikel ini menjadikan dokumen-dokumen sejarah, serta karya filsafat dan pemikiran, sebagai sumber data primer. Sedangkan data sekunder untuk artikel ini diperoleh dari serangkaian penelitian terdahulu, yang telah dikerjakan dalam dekade belakangan ini. Pembahasan ketiga paradigma hubungan agama dan negara dalam artikel ini, dilakukan dengan pisau Dialektika Hegelian. Artinya, artikel ini melihat paradigma ketiga sebagai serangkaian dialektika, yang berangkat dari tesis dan antitesis, untuk kemudian membentuk suatu sintesis.
Relasi Muhammadiyah dan Politik pada Pemilu 2019 Tentang Pemilihan DPD RI (Studi Kasus PDM Kota Yogyakarta) El Shidqi, Raja Faidz; Gunanto, Djoni
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol 4, No 2 (2023): INDEPENDEN : Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.4.2.127-134

Abstract

Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar dan tertua di Indonesia telah memiliki banyak pengalaman pada setiap perjalanannya. Dalam aspek kehidupan berbangsa yang bersinggungan dengan dinamika politik Nasional, Muhammadiyah telah tercatat beberapa kali terlibat aktif di dalamnya, sehingga sampai pada akhirnya muncul Khittah Muhammadiyah Ujung Pandang 1971 yang menyatakan bahwa Muhammadiyah tidak lagi terlibat dalam Politik Praktis dan dipertegas kembali melalui Khittah Denpasar 2002. Namun, pandangan tersebut bisa berbeda dalam konteks Pemilihan DPD RI yang tidak melibatkan Partai Politik didalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan tentang relasi Muhammadiyah dan Politik di tahun 2019 dalam Pemilihan DPD RI serta langkah dan strategi Muhammadiyah dalam melakukan perjuangan politiknya secara khusus pada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Yogyakarta, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Menggunakan beberapa teori dalam melakukan analisis seperti teori Kekuasaan, civil society, dan Strategi Komunikasi Politik. Selain itu, metode yang digunakan dalam mencari data ialah, wawancara, dokumentasi dan observasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Muhammadiyah tetap melakukan perjuangan politik secara taktis dalam konteks Pemilihan DPD RI seperti apa yang diputuskan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY yang secara tegas mengeluarkan surat keputusan dukungan terhadap kadernya sebagai kontestan dalam Pemilihan DPD RI.
Diplomasi Asia Timur Terhadap Vietnam dalam Kerangka ASEAN pada Kepemimpinan Xi, Lee-Park-Moon, dan Abe (2012-2020) Mulyaman, Darynaufal; Manulang, Yonathan; Wibowo, William Sulistyo; Djaya, Jason Rafael Setia; Sari, Yesi Riana Yusnita
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol 4, No 2 (2023): INDEPENDEN : Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.4.2.73-88

Abstract

Hubungan Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan dengan ASEAN selalu memiliki keunikan yang tersendiri. Berbeda dengan hubungan bilateral rumit yang lumrah terjadi di negara-negara Asia Timur, Asia Timur dan ASEAN cenderung terbebas dari masalah (kecuali masalah Laut China Selatan). Di antara 10 anggota ASEAN, Vietnam adalah salah satu negara yang berpotensi dalam hubungan Asia Timur dan ASEAN. Selaras dengan perubahan lanskap politik regional yang berasal dari dinamika global, ambiguitas komitmen AS terhadap Asia Tenggara, dan melemahnya kerangka kerja multilateral yang efektif untuk manajemen konflik di kawasan ini, dirasa perlu bagi ASEAN, terutama Vietnam dan Asia Timur untuk memperkuat strategi kemitraan mereka sebagai bentuk perlindungan terhadap sejumlah kekuatan ekonomi, keamanan, dan strategi pertahanan yang menjadi perhatian bersama. Makalah ini menganalisis bagaimana negara-negara Asia Timur membentuk suatu kemitraan strategi mereka dengan Vietnam dalam kebijakan luar negeri dan kemungkinan – kemungkinan untuk membangun hubungan di masa yang akan datang. Hal ini sesuai dengan pandangan bahwa ada peluang bagi Kemitraan Strategis Vietnam-Jepang untuk memanfaatkan potensi hubungan secara penuh dan melampaui situasi saat ini.
Peran Aktor Dalam Strategi Nation branding Indonesia Melalui Penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022 Datubara, Laura Angelina Rotua; Arifin, A
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol 4, No 2 (2023): INDEPENDEN : Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.4.2.89-96

Abstract

Sebagai instrumen diplomasi publik, Presidensi G20 Indonesia digunakan untuk melaksanakan strategi nation branding guna mendapatkan kredibilitas dunia internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran aktor yang terlibat dalam strategi nation branding Indonesia melalui penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan cara deskriptif-kualitatif. Seluruh data dikumpulkan menggunakan teknik studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktor yang terlibat dalam strategi nation branding Indonesia terdiri dari dua, yaitu aktor negara dan non-negara. Aktor negara yang terlibat adalah Presiden RI, Wakil Presiden RI, tiga puluh empat kementerian, dan The Nusa Dua Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Aktor negara yang terlibat adalah Satu Collective, Celcius Creative Lab, PT Royalindo Expoduta, PT Dyandra Media International Tbk, Maudy Ayunda, dan William Wongso.
Diplomasi Indonesia Menghadapi Konflik Rusia dan Ukraina Tahun 2022 Komala, Marisa; Setiawan, Asep; Zaman, Ali Noer; Tohari, Amin
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol 4, No 2 (2023): INDEPENDEN : Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.4.2.97-112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji diplomasi Indonesia dalam menangani konflik Rusia dan Ukraina pada tahun 2022. Mediasi konflik itu terjadi ketika Indonesia menduduki Presidensi G20 yang menjadi tuan rumah dalam pertemuan puncak G20 di Bali. Dalam penelitian ini konsep politik luar negeri dan diplomasi digunakan dalam mengkaji upaya Indonesia menjadi mediator konflik Rusia dan Ukraina. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui data sekunder baik jurnal, berita maupun sejumlah dokumen. Hasil penelitian; pertama, kepresidenan G20 Indonesia menghadapi kesulitan yang lebih besar akibat dari kondisi politik dan ekonomi dunia, seperti konflik antara Rusia dan Ukraina yang mengakibatkan posisi politik dunia yang muram. Kedua, Indonesia melakukan diplomasi perdamaian dengan mengunjungi Ukraina pada tanggal 29 Juni 2022, Presiden Joko Widodo mendesak resolusi damai untuk konflik itu. Ketiga, Indonesia melakukan mediasi ke Rusia pada tanggal 30 Juni 2022. Keempat, Indonesia mengangkat isu perang Rusia dan Ukraina di forum G20 untuk mendorong terjadinya perdamaian.
Menggugat Fanatisme Agama dalam Politik berdasarkan Konsep Politik Refleksif Armada Riyanto Naja, Adrianus; Riyanto, Armada
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol 5, No 1 (2024): INDEPENDEN : Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.5.1.27-36

Abstract

Tulisan ini meletakan fokus dasar pada fenomena politik di Indonesia yang sering kali dikawinkan dengan agama. Agama secara terus-menerus dipakai oleh para politisi untuk mendapat dukungan dari masyarakat. Dalam hal ini agama dijadikan alat untuk memanipulasi dan mempropaganda masyarakat demi mendapat dukungan. Masyarakat Indonesia terkungkung dalam agama sehingga pada saat politisi mempropagandakan politik melalui agama dengan cepat masyarakat percaya dan mendukung politisi tersebut. Karena itu, masyarakat menjadi fanatik dengan politisi yang se-agama. Fanatisme agama dalam politik pun pada ujungnya akan menyulut pada konflik antar masyarakat. Untuk menangkal pengaruh fanatisme agama, penulis menyorotkan politik refleksif Armada Riyanto. Tulisan ini menggunakan metode kepustakaan dengan buku utamanya adalah berfilsafat Politik Armada Riyanto. Di samping sumber utama itu, penulis  mengkaji dan menganalisis buku lainnya yang sesuai dengan tema pembahasan penulis. Penulis menemukan bahwa politik pada prinsipnya harus refleksif. Politik refleksif memampukan masyarakat untuk menjadi pemilih rasional. Politik refleksif pun memudahkan masyarakat dalam membangun peradaban kemanusiaan.
Force Majeure atas Tidak Terpenuhinya Prestasi dalam Perjanjian di masa Pandemi Covid-19 Sujito, Sujito; Yasa, I Wayan; Adi Wibowo, Yusuf
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol 5, No 1 (2024): INDEPENDEN : Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.5.1.37-48

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan kekacauan global dalam berbagai sektor kehidupan manusia, termasuk bisnis dan perjanjian. Perjanjian-perjanjian yang sebelumnya terikat dapat terancam dan sulit dilaksanakan karena pembatasan, penutupan bisnis, dan gangguan lainnya yang diakibatkan oleh pandemi. Dalam upaya untuk menangani situasi ini, banyak pihak yang mengklaim COVID-19 sebagai alasan force majeure, yaitu kejadian di luar kendali mereka yang menghalangi pelaksanaan kontrak. Permasalahan yang di bahas yaitu mengenai klasifikasi COVID-19 sebagai sebuah dasar force majeure dalam perjanjian, hal itu mencakup definisi umum force majeure dan kriteria yang harus dipenuhi untuk mengklasifikasikan suatu kejadian sebagai force majeure dan akibat hukum yang akan terjadi, permasalahan kedua yaitu mengenai pertimbangan hukum hakim yang dilakukan untuk perkara dalam Putusan Nomor 629/Pdt.G/2020/PN Jkt.Sel, Putusan Nomor 548/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst, Putusan Nomor 11/Pdt.G/2021/PN. Mrt yang menggunakan alasan force majeure covid-19 untuk tidak melaksanakan sesuai perjanjian.
Dinamika Gerakan Transnasionalisme Islam : Pengaruh Kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terhadap Identitas Nasioanl Nandari, Tarissa; Fitriah, Maulidah; Bayu, Bimo Putra; Ummah, Aniqotul
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol 5, No 1 (2024): INDEPENDEN : Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.5.1.1-12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika gerakan transnasionalisme Islam dengan menyoroti pengaruh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terhadap identitas nasional Indonesia. HTI, yang berideologi fundamentalis, berambisi mendirikan khilafah Islamiyah dan menentang sistem politik berbasis Barat, sehingga menimbulkan konflik dengan pemerintah dan dianggap mengancam keamanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi HTI dalam merekrut pengikut, transformasi gerakan pasca-dibubarkan, dan dampak ideologi khilafah terhadap identitas nasional. Dengan menggunakan konsep transnasionalisme dan identitas nasional sebagai landasan teori, makalah ini mengeksplorasi bagaimana HTI menggunakan sosialisasi, kaderisasi, dan teknologi komunikasi untuk mempertahankan pengaruhnya, serta bagaimana gerakan ini beradaptasi menjadi entitas online setelah pembubaran resmi oleh pemerintah pada tahun 2017. Selain itu, dibahas pula bagaimana ideologi khilafah yang dianut HTI berpotensi mengancam keragaman budaya dan konsep negara bangsa Indonesia. Penelitian ini mengandalkan analisis literatur yang mencakup jurnal dan artikel terkait HTI, transnasionalisme Islam, dan radikalisme, serta mempertimbangkan peran aktor non-negara dalam hubungan internasional.