cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INVENTION: Journal Research and Education Studies
ISSN : -     EISSN : 27742660     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Invention invites lecturers, scholars, researchers, and students to contribute the results of their studies and research in fields related to Education, which include textual and field studies with various perspectives, Educational Management, Educational Policy, Educational Technology, Educational Psychology, Curriculum Development and Learning strategies and contemporary research results in the field of education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Volume 6 Nomor 2 Juli 2025" : 80 Documents clear
Penerapan Film Pendek Edukasi dalam Meningkatkan EMC2 (Empathy, Compassion, Mindfulness, and Critical Inquiry) di SDN 105327 Barus, Lailan Safitri; Sujarwo, Sujarwo; Rosadi, Mimi; Tampubolon, Lasni Roha
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2653

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of using educational short films in enhancing EMC² competencies (Empathy, Compassion, Mindfulness, and Critical Inquiry) among fifth-grade students at SDN 105327 Pedamean. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach carried out in three cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data collection instruments included observation sheets, interview guidelines, and student reflection sheets. The results indicated a gradual improvement in EMC² competencies across the cycles. In the first cycle, students showed basic emotional responses but struggled to express meaningful reflections. The second cycle demonstrated increased empathy and compassion through group discussions and roleplay, while the third cycle showed significant growth in mindfulness and critical inquiry through mini debates and reflective journaling. Despite some challenges, such as varied individual responses and verbal participation barriers, educational short films proved effective in fostering students' social-emotional skills. This study recommends integrating short films as a creative and contextual strategy for character education in elementary schools.
Penerapan Teori Humanistik dalam Pengembangan Karakter Siswa di SD Negeri Gondoriyo Permatasari, Adinda Nova; Ratnaningrum, Ika; A’yun, Aulia Qurrotul; Fauziyah, Nabila Putri
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2654

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu aspek esesnsial dalam pembentukan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga matang secara emosional dan sosial, namun fenomena degradasi moral pada peserta didik usia sekolah dasar semakin menjadi perhatian dalam dunia pendidikan yang ditandai dengan kurangnya empati, rendahnya tanggung jawab sosial, serta menurunnya kesadaran siswa dalam membina relasi positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dari pendekatan teori humanistik dalam pengembangan karakter siswa di Sekolah Dasar Negeri Gondoriyo sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru dan siswa kelas IV sebagai subjek utama, dimana data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri Gondoriyo telah menerapkan pendekatan pembelajaran humanistik secara menyeluruh dalam pengembangan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan belajar yang aman dan inklusif, penerapan metode student-centered learning seperti diskusi kelompok dan Problem-Based Learning, serta pendekatan yang fleksibel untuk siswa berkebutuhan khusus. Keberhasilan implementasi ini didukung oleh kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dalam menerapkan prinsip memanusiakan manusia dan keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan, sehingga berhasil membentuk siswa yang tidak hanya memiliki kecerdasan kognitif (pengetahuan) tetapi juga karakter yang kuat dengan nilai-nilai empati, tanggung jawab, dan integritas.
Reformasi dan Arah Baru Pendidikan Agama Islam Masa Depan Zain, Najmal Hadi; Iswantir, Iswantir; Wati, Salmi; Zakir, Supratman
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2655

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi bangsa, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi, perkembangan teknologi, dan krisis etika sosial. Reformasi PAI bukan sekadar perubahan teknis pada kurikulum atau metode pembelajaran, melainkan transformasi paradigma dalam memahami dan memaknai kembali hakikat pendidikan agama. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji arah baru PAI masa depan dengan menitikberatkan pada enam pilar utama reformasi, yaitu moderasi beragama, integrasi ilmu, pendekatan kritis dan reflektif, pembentukan nilai dan karakter, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui telaah literatur dari buku-buku akademik, jurnal ilmiah, dan kebijakan pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa arah baru PAI harus bersifat inklusif, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Pendekatan moderat, integratif, dan berbasis karakter dinilai krusial dalam menanggulangi tantangan radikalisme, dikotomi ilmu, dan degradasi moral. Selain itu, pemanfaatan big data dan artificial intelligence juga berpotensi memperkuat personalisasi pembelajaran PAI yang lebih efektif. Reformasi PAI masa depan tidak hanya dituntut untuk mencetak peserta didik yang taat beragama, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sosial yang toleran, cerdas, dan berakhlak mulia.
Integrasi Wahyu dan Akal dalam Filsafat Ilmu Islam Zain, Miftahul Husna; Sartika, Meli; Andria, Nia Rahminata; Ulandari, Yesi; Burhanuddin, Nunu
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2656

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara wahyu dan akal dalam konteks filsafat ilmu Islam, yang telah menjadi diskursus penting sejak awal peradaban Islam. Dengan menggunakan metodologi kajian pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai perspektif tentang integrasi kedua sumber pengetahuan ini, terutama dalam menghadapi tantangan modernitas dan sekularisasi ilmu pengetahuan. Dalam konteks Indonesia, integrasi wahyu dan akal dianggap sebagai keharusan untuk menghindari dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum, yang dapat menghambat perkembangan peradaban Islam. Penelitian ini merujuk pada pemikiran tokoh-tokoh seperti Abdullah dan Amin, yang menekankan pentingnya harmonisasi antara wahyu dan akal. Selain itu, artikel ini juga membahas model-model integrasi yang ada, tantangan yang dihadapi, serta prospek pengembangan integrasi wahyu dan akal dalam pendidikan dan ilmu pengetahuan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi wahyu dan akal tidak hanya mungkin secara teoretis, tetapi juga bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan yang holistik dan bermakna, serta dapat berfungsi sebagai landasan untuk mencapai keunggulan intelektual dan pemenuhan spiritual dalam konteks pendidikan Islam.
Kepo Sebagai Refleksi Budaya Kolektivisme dalam Era Modernitas Cair pada Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta Martendi, Dito Anugrah; Widiansyah, Subhan
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2664

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena "kepo" di kalangan mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta dalam konteks budaya kolektivisme dan perubahan sosial era modernitas cair. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kepo tidak hanya sebagai bentuk keingintahuan, tetapi juga sebagai praktik sosial untuk menjaga keterhubungan, memperluas jejaring, dan menegosiasikan identitas dalam komunitas. Media sosial, khususnya fitur cerita Instagram dan komentar, menjadi sarana utama dalam aktivitas kepo yang kini lebih terbuka, intens, dan mengalami pergeseran makna. Fenomena ini mencerminkan adaptasi budaya kolektivisme dalam lanskap sosial digital yang cair. Penelitian ini memperkaya kajian interaksi sosial kontemporer serta menawarkan rekomendasi etika digital dalam lingkungan akademik serta menawarkan kontribusi teoretis terhadap kajian interaksi sosial digital dalam konteks budaya kolektivisme di masyarakat modern.
The Effect of Wordwall-Based Interactive Media on the English Vocabulary Mastery of Fifth Grade Students at UPT SDN 1 Bangkala Kabupaten Jeneponto S, Anita.; Amin, Muhammad; Ramli, Abdul Malik
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2684

Abstract

This research is based on the low vocabulary mastery of fifth grade students at UPT SDN 1 Bangkala Kabupaten Jeneponto. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design of the nonequivalent control group type. The objectives were to describe the use of Wordwall in grade V; to describe vocabulary mastery; and to analyze the effect of Wordwall on vocabulary mastery. Descriptive analysis showed excellent implementation of Wordwall. Inferential analysis revealed a sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05 with t-count > t-table (7.946 > 2.042), hence Ha was accepted. The conclusion is that Wordwall has a significant effect on students’ English vocabulary mastery.
Praktek Kepemimpinan Pendidikan Islam di Lembaga Pendidikan Pesantren Sari, Esi Ratna; Ma'ruf, Insanul; Triana, Mamy; Hidayat, Rahmad
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2688

Abstract

Kepemimpinan dalam pendidikan Islam, khususnya di pesantren, memegang peranan penting dalam pembentukan karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Di tengah tantangan global dan krisis kepemimpinan di institusi pendidikan modern, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga yang mengedepankan nilai-nilai keislaman yang kuat. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji praktik kepemimpinan di pesantren yang berlandaskan nilai religius dan tradisi kultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan laporan penelitian terdahulu. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif melalui analisis isi untuk mengidentifikasi karakteristik kepemimpinan, prinsip dasar, dan peran strategis pemimpin pesantren dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan di pesantren mengedepankan prinsip amanah, keadilan, musyawarah, keikhlasan, dan keteladanan. Kiai sebagai pemimpin memainkan peran sentral dalam membentuk sistem pendidikan yang religius dan humanis. Kesimpulannya, praktik kepemimpinan pendidikan Islam di pesantren relevan untuk dijadikan model alternatif dalam pengembangan kepemimpinan pendidikan yang berkarakter dan berorientasi spiritual.
Analisis Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 15 Tampe Eni, Eni Oktavia; Torimtubun, Hendrikus
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas V di SDN 15 Tampe. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA, yang salah satunya disebabkan oleh penerapan metode pembelajaran yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menerapkan model pembelajaran Discovery Learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar.
Peran Pendidikan Seks Berbasis Al-Qur'an dan Hadits dalam Membentuk Kesadaran Remaja: Studi Kasus di Lingkungan Sekolah Syukri, Syukri; Zakir, Supratman
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2704

Abstract

Studi ini meneliti peran pendidikan seks berbasis Al-Quran dan Hadits dalam menumbuhkan kesadaran dan pemahaman etika remaja di lingkungan sekolah. Di masyarakat mayoritas Muslim, pendidikan seks tradisional sering menghadapi tantangan budaya dan agama, yang mengarah pada kebutuhan akan pendekatan yang menghormati tujuan pendidikan dan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kerangka Islam untuk pendidikan seks, yang didasarkan pada ajaran Al-Quran dan Nabi, memengaruhi persepsi, perilaku, dan sikap siswa terhadap seksualitas dan tanggung jawab pribadi. Dengan menggunakan metodologi kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan siswa, pendidik, dan administrator, dilengkapi dengan observasi kelas untuk menangkap interaksi dan respons yang autentik. Analisis tematik data mengungkapkan bahwa pendidikan berbasis Al-Quran dan Hadits mempromosikan rasa keselarasan identitas dan refleksi moral, mendorong siswa untuk mendekati seksualitas sebagai bagian dari perjalanan pertumbuhan spiritual dan etika yang lebih luas. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan dan kesadaran diri remaja tetapi juga mendukung pendidik dalam membahas topik-topik sensitif dengan percaya diri dalam kerangka moral bersama. Hasil ini menggarisbawahi potensi pendidikan seks yang terintegrasi secara agama untuk memberikan bimbingan yang bermakna, khususnya dalam lingkungan di mana model konvensional mungkin kurang memiliki resonansi budaya, menawarkan wawasan berharga untuk pengembangan kurikulum masa depan dalam konteks yang sama.
Teori Belajar Humanistik Sartika, Meli; Hartono, Muhammad Okeh; Yarni, Linda
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2705

Abstract

Teori belajar humanistik berfokus pada pengembangan individu secara utuh, menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran. Pendekatan ini berakar dari psikologi humanistik yang dipelopori oleh Abraham Maslow dan Carl Rogers, menekankan pentingnya kebutuhan dasar, hubungan interpersonal, dan pengalaman belajar yang bermakna. Melalui metode seperti Confluent Education dan Cooperative Learning, teori ini mendorong siswa untuk aktif, reflektif, dan terlibat dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk mengeksplorasi penerapan teori humanistik dalam pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik dapat meningkatkan kepercayaan diri, partisipasi aktif, dan hubungan interpersonal yang positif antara guru dan siswa. Namun, tantangan dalam penerapannya mencakup pemahaman guru, sistem evaluasi, dan beban kurikulum yang padat. Diharapkan kajian ini memberikan inspirasi bagi pendidik untuk mengembangkan proses pembelajaran yang lebih humanis dan relevan dengan kebutuhan siswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan pribadi dan karakter.