cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Center of Knowledge
ISSN : -     EISSN : 28071999     DOI : -
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Pusat Studi Pendidikan Rakyat (PUSDIKRA). Jurnal ini mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal ini merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System Versi 3, diterbitkan 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Agustus dan Januari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 229 Documents
Edukasi Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Fintech Syariah Dalam Mendorong Inklusi Keuangan Pelaku UMKM Khairani Sakdiah; Diyan Yusri; Lisya Amand
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3137

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Besilam, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, memiliki potensi pasar yang besar sebagai kawasan wisata religi. Namun, keberlanjutan bisnis para pelaku usaha masih terhambat oleh pengelolaan keuangan tradisional, belum terpisahkannya kas usaha dan pribadi, minimnya pemahaman akad keuangan syariah, serta fenomena culture lag dalam mengadopsi teknologi keuangan digital. Permasalahan ini menyebabkan mayoritas pelaku usaha tergolong unbankable dan rentan terjerat pinjaman informal atau rentenir. Untuk mengatasinya, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah, mengakselerasi digitalisasi transaksi melalui fintech syariah, serta memperluas aksesibilitas pembiayaan formal bagi pelaku UMKM. Metode pelaksanaan PkM menerapkan Kerangka Solusi Terpadu Tiga Pilar dengan pendekatan hands-on mentoring yang mencakup lokakarya pencatatan keuangan, pendampingan digital onboarding (QRIS, e-wallet, dan aplikasi kasir berbasis Android), pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) via OSS, edukasi keamanan siber, hingga fasilitasi business matching. Hasil pelaksanaan PkM menunjukkan dampak transformatif yang signifikan terhadap pemahaman dan perilaku bisnis mitra. Literasi keuangan syariah masyarakat mengalami peningkatan hingga 85%, di mana para pelaku UMKM kini disiplin memisahkan kas usaha dan rumah tangga serta mampu menghitung keuntungan bersih secara akurat. Selain itu, adopsi teknologi berjalan optimal dengan 80% mitra aktif memanfaatkan sistem pembayaran non-tunai QRIS/dompet digital syariah dan 65% mampu mengoperasikan aplikasi kasir digital untuk membangun digital credit footprint. Kepemilikan NIB dan pembukuan digital secara nyata meningkatkan status bankability mitra untuk mengakses pembiayaan syariah resmi berizin OJK. Keberlanjutan program ini diperkuat dengan dibentuknya "Kader Digital Desa" sebagai peer mentor lokal, yang berkontribusi langsung pada peningkatan inklusi keuangan syariah serta perlindungan masyarakat dari jeratan pinjaman online ilegal dan rentenir.
Sosialisasi Literasi Masyarakat Mengenai Pemahaman dan Akad Produk Dana Talangan Umroh Asmawarna Sinaga; Suaib Lubis; Fauzi Ardianti
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3152

Abstract

Rendahnya penetrasi produk dana talangan umroh nasional (di bawah 15%) dipicu oleh minimnya literasi masyarakat, trauma sosial kasus penipuan travel, serta stigma negatif bahwa "berutang untuk ibadah" melanggar syariat dan mengurangi kemabruran. Untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk "Edukasi: Literasi Masyarakat Mengenai Pemahaman Dan Akad Produk Dana Talangan Umroh" dilaksanakan di Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman hukum Islam yang komprehensif mengenai kehalalan akad Ijarah Multijasa dan Qardh wal Ijarah sesuai Fatwa DSN-MUI serta regulasi OJK dan Kemenag RI. Metode pelaksanaan PKM menerapkan Participatory Educational Approach yang mencakup empat tahapan utama: persiapan/perizinan, sosialisasi edukatif, diskusi interaktif melalui Klinik Literasi dengan simulasi finansial 3 skenario, serta evaluasi dampak. Kegiatan ini diikuti secara penuh oleh 50 peserta dari kelompok masyarakat sektor informal dan majelis taklim berusia 30–55 tahun. Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan keberhasilan yang sangat signifikan dalam mengikis stigma negatif dan meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat. Pembekalan materi Fikih Muamalah, transparansi skema ujrah (biaya jasa) tanpa denda berganda, serta edukasi kewaspadaan travel resmi melalui SISKOPATUH terbukti mampu memulihkan kepercayaan publik dan mengeliminasi keraguan spiritual masyarakat dalam mengambil pembiayaan syariah. Implikasi dari kegiatan ini menegaskan pentingnya strategi Educational Marketing bagi praktisi LKS dan PPIU. Secara jangka panjang, program edukasi ini berkontribusi nyata mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah nasional serta melindungi masyarakat dari risiko pembiayaan ilegal maupun penipuan travel umroh bodong.
Sosialiasi Investasi Sejak Dini Rani Febriyanni; Abdullah Sani; Dina Pertiwi; Novira Arafah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya pengenalan investasi sejak dini sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan pada anak dan remaja. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap konsep investasi serta tingginya risiko kesalahan dalam pengambilan keputusan keuangan akibat kurangnya edukasi sejak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi literatur dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal, dan media digital yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengenalan investasi sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik, mengurangi perilaku konsumtif, serta meningkatkan kesiapan individu dalam menghadapi kebutuhan finansial di masa depan. Proses edukasi investasi kepada anak dan remaja perlu dilakukan melalui pendekatan yang sederhana, kontekstual, dan menyenangkan, seperti pembiasaan menabung, penggunaan media celengan, keteladanan orang tua, serta metode pembelajaran berbasis permainan. Selain itu, bentuk investasi yang diperkenalkan dapat mencakup investasi konvensional maupun investasi syariah, seperti produk perbankan syariah, pasar modal syariah, aset properti, dan usaha berbasis prinsip syariah. Dengan demikian, pengenalan investasi sejak dini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang memiliki kesadaran finansial, mampu mengelola keuangan secara bijak, serta terhindar dari praktik investasi yang tidak sesuai.
Pendampingan Manajemen Keuangan Keluarga Berbasis Syariah Bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat Sri Wahyuni; Yuliani Yuliani; Alang Sidek; Novitra Muya Rezki
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3462

Abstract

Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat merupakan desa pesisir yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan dengan pendapatan yang tidak menentu. Kondisi geografis desa yang relatif terpencil turut berdampak pada rendahnya akses informasi, termasuk informasi mengenai pengelolaan keuangan keluarga berbasis syariah. Ibu rumah tangga, sebagai pihak yang paling banyak berperan dalam mengelola keuangan sehari-hari, umumnya belum melakukan pencatatan keuangan, belum mampu menyusun anggaran, dan belum memahami prinsip-prinsip dasar keuangan syariah seperti larangan riba serta pentingnya zakat, infak, dan sedekah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah serta kemampuan ibu rumah tangga di Desa Bubun dalam menyusun anggaran dan melakukan pencatatan keuangan sederhana. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan, koordinasi dengan perangkat desa, sosialisasi, pelatihan, pendampingan praktik, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep keuangan syariah, kemampuan menyusun anggaran rumah tangga, serta mulai terbentuknya kebiasaan mencatat pemasukan dan pengeluaran secara sederhana. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang berupa stabilitas keuangan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Bubun.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Sepang, Kota Serang melalui Pelatihan Hidroponik sebagai Solusi Pemanfaatan Lahan Bertanah Cadas Fauzi Fadliansyah; Wahyudi Wahyudi; Nurhidayat Nurhidayat; Lesi Lestari; Imron Amirul Mu'min
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3653

Abstract

Keterbatasan lahan produktif akibat dominasi tanah cadas menjadi salah satu kendala dalam pengembangan budidaya tanaman di Desa Sepang, Kota Serang. Kondisi tersebut menyebabkan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan masih belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui pelatihan budidaya hidroponik sebagai solusi pemanfaatan lahan bertanah cadas. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik studi dokumentasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memahami konsep dasar hidroponik serta mampu merakit dan mengoperasikan instalasi hidroponik sederhana secara mandiri. Masyarakat juga menunjukkan partisipasi yang tinggi selama kegiatan dan memahami potensi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai media budidaya sayuran yang lebih produktif. Pelatihan hidroponik terbukti menjadi alternatif teknologi tepat guna yang sesuai untuk mengatasi keterbatasan lahan bertanah cadas, sekaligus mendukung ketahanan pangan rumah tangga, pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui budidaya sayuran berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan pada wilayah lain dengan karakteristik lahan marginal.
Edukasi Bahaya Game Online dan Pornografi bagi Generasi Muda melalui Seminar Pendidikan di SMA-IT Darussalam Pipitan Kec. Walantaka Kota Serang Elenita Drihestyawati; Wahyudi; Ridwan; Elda Hijrotunnisa; Kurnia Rahayu
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3677

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan masyarakat, khususnya bagi generasi muda, namun di sisi lain juga meningkatkan risiko penyalahgunaan teknologi, seperti kecanduan game online dan paparan konten pornografi. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi perkembangan psikologis, karakter, perilaku sosial, serta prestasi belajar remaja sehingga diperlukan upaya preventif melalui kegiatan edukasi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Seminar Pendidikan bertema "Bahaya Game Online dan Pornografi bagi Generasi Muda" sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 22 Universitas Primagraha di Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif melalui metode ceramah dan tanya jawab dengan melibatkan sekitar 30 pemuda sebagai peserta. Materi seminar disampaikan oleh praktisi parenting, Elenita Drihestyawati, M.Pd., yang membahas dampak negatif kecanduan game online, bahaya paparan pornografi, serta pentingnya pemanfaatan teknologi digital secara sehat dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seminar dengan antusias, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berdasarkan hasil observasi, kegiatan ini memberikan tambahan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya mengendalikan penggunaan game online, menghindari paparan konten pornografi, serta memanfaatkan teknologi digital secara bijaksana. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung upaya pembentukan karakter generasi muda melalui edukasi preventif berbasis literasi digital.
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kaligandu Melalui Pengolahan Limbah, Digitalisasi Layanan, dan Penguatan Karakter Generasi Muda Frida Rahayu; Ginandia Ariesta; Nihayatul Fauziyah; Nurul Huda; Musfiroh
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3681

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 59 di Universitas Primagraha di desa Kaligandu, Provinsi Banten, bertujuan untuk mempromosikan pemanfaatan minyak bekas dalam pembuatan sabun, memperkenalkan aplikasi digital, dan menyebarkan program pencegahan bullying. Dengan menggunakan metode penelitian tindakan partisipatif (PAR), anggota masyarakat terlibat aktif dalam proses. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, tentang pengolahan minyak bekas, serta pemahaman anak-anak tentang bullying dan motivasi belajar agama. Program ini secara keseluruhan berhasil meningkatkan kesadaran dan kemandirian warga desa di berbagai bidang.
Edukasi Stop Bullying dan Penguatan Literasi Untuk Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Positif Di SD Sumber Agung Kota Serang Palahiyah; Tajudin; Muhamad Wahyudin; Sukma Nurfachri Rukmantara; Mutiara Ramadhani
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3682

Abstract

Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar siswa. Namun, masih ditemukan perilaku yang mengarah pada perundungan, seperti saling mengejek, memberi julukan yang kurang baik, atau mengucilkan teman. Jika tidak ditangani sejak dini, perilaku tersebut dapat memengaruhi rasa percaya diri, kenyamanan belajar, dan hubungan sosial antarsiswa. Oleh karena itu, tim Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Primagraha melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa seminar edukasi mengenai stop bullying yang dipadukan dengan penguatan literasi karakter di SD Negeri Sumber Agung Kota Serang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampaknya, serta pentingnya membangun sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta kegiatan refleksi melalui Pohon Harapan. Pada kegiatan tersebut, siswa diminta menuliskan harapan dan komitmen mereka untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias. Mereka aktif berdiskusi, mampu menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan, serta menyampaikan pendapat mengenai cara mencegah bullying di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan Pohon Harapan, siswa juga menunjukkan komitmen untuk saling menghargai, tidak mengejek teman, saling membantu, dan berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang positif serta meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghormati.
Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Berbasis Prinsip Ekonomi Syariah Bagi Pelaku UMKM Anjur Perkasa; Azhar Azhar; Kurnia Ikhlas
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3691

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Tanjung Pura memegang peranan strategis dalam menopang perekonomian lokal, namun masih menghadapi kendala mendasar pada tata kelola keuangan. Observasi awal menunjukkan bahwa 80% UMKM masih bergantung penuh pada transaksi tunai, menggunakan pencatatan manual, belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta memiliki pemahaman yang rendah mengenai akad syariah harian dan teknologi digital seperti QRIS. Kondisi ini menciptakan kesenjangan (gap) antara budaya masyarakat yang religius dengan operasional bisnis riil, sehingga memicu ketidakpastian arus kas dan menciptakan hambatan akses pembiayaan (bankability barrier) ke lembaga keuangan syariah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi dan mendampingi pelaku UMKM dalam menerapkan pengelolaan keuangan berbasis prinsip ekonomi syariah yang akuntabel dan terstruktur. Pelaksanaan PKM menggunakan metode Active Participatory Approach yang mencakup empat tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan pencatatan harian, pendampingan intensif (one-on-one mentoring) selama satu bulan menggunakan "Buku Saku Pencatatan Keuangan Syariah", serta pembentukan "Kader Keuangan UMKM Syariah". Hasil kegiatan menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan: 85% peserta berhasil memisahkan keuangan pribadi dan usaha, 78% peserta rutin mencatat arus kas harian serta mampu menyusun laporan laba rugi sederhana, dan 45% peserta mulai mengadopsi QRIS syariah. Peningkatan literasi dan kerapian pembukuan ini tidak hanya mentransformasikan nilai amanah syariah ke dalam praktik bisnis nyata, tetapi juga meningkatkan kredibilitas dan keunggulan kompetitif UMKM Tanjung Pura dalam mengarungi pasar produk halal secara berkelanjutan.