cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 502 Documents
PERAN GEREJA DALAM MENYIKAPI PERSOALAN EKOLOGI DI TAPANULI RAYA Sinambela, Pison
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2786

Abstract

This research aims to analyze the ecological crisis in Tapanuli Raya and to examine the role of the church as a moral and spiritual agent in responding to environmental damage. The method used is a qualitative approach through a literature study by examining various theological, scientific, and socially relevant. The results of this research showed that the ecological crisis was caused by the excessive exploitation of natural resources, the anthropocentric paradigm, and the weakness of integrating moral and spiritual values in environmental management. The impact includes ecosystem damage, pollution, biodiversity loss, and social conflicts that are detrimental to indigenous peoples. This crisis also reflects the moral failure of man in maintaining the balance of creation and responsibility to the next generations. This research also found that the church has a strategic role in building ecological moral awareness through the teaching of creation theology and the principle of stewardship. The church functions not only as a spiritual institution but also as a prophetic power that drives mindset changes, life ethics, and concrete actions. The active involvement of the church is very important in realizing ecological justice and the sustainability of life together.  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis ekologis di Tapanuli Raya serta mengkaji peran gereja sebagai agen moral dan spiritual dalam merespons kerusakan lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber teologis, ilmiah, dan sosial yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis ekologis disebabkan oleh eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan, paradigma antroposentris, serta lemahnya integrasi nilai moral dan spiritual dalam pengelolaan lingkungan. Dampaknya meliputi kerusakan ekosistem, pencemaran, hilangnya keanekaragaman hayati, serta konflik sosial yang merugikan masyarakat adat. Krisis ini juga mencerminkan kegagalan moral manusia dalam menjaga keseimbangan ciptaan dan tanggung jawab terhadap generasi mendatang. Penelitian ini menemukan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran moral ekologis melalui ajaran teologi penciptaan dan prinsip stewardship. Gereja tidak hanya berfungsi sebagai lembaga spiritual, tetapi juga sebagai kekuatan profetis yang mendorong perubahan pola pikir, etika hidup, dan tindakan nyata. Keterlibatan aktif gereja menjadi penting dalam mewujudkan keadilan ekologis dan keberlanjutan kehidupan bersama.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE "BERKAT" UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI AKHLAK KEPADA ORANG TUA PESERTA DIDIK KELAS 3 SEKOLAH DASAR Kuswara, Kalisya Wijaksani; Pramithasari, Esti; Fauzia, Shabrina; Nurfadilah, Nayla Syarifah; Aeni, Ani Nur
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2808

Abstract

The teaching of Islamic Religious Education (IRE), particularly the subject of ethics toward parents, still faces challenges due to the use of conventional methods that lack appeal, resulting in low levels of student focus and comprehension. This study aims to develop a website-based learning medium titled “BERKAT” (Serving Parents), test its feasibility, and assess improvements in student comprehension. This study employs a Research and Development (RD) approach using the ADDIE model. The research subjects were 21 third-grade students at SDN Cipameungpeuk. Data collection techniques included interviews, observations, and pre- and post-tests, with analysis conducted using the Paired Samples t-test and the Wilcoxon Signed Rank Test. The results indicate that the “BERKAT” media has a very high level of feasibility based on validation by subject matter experts (98.6%) and media experts (97.5%). Furthermore, there was a significant improvement in students’ understanding, as evidenced by an increase in the average score from 81.43 to 93.33 with a significance level of 0.001. Thus, the “BERKAT” website-based learning medium is effective in enhancing students’ understanding and can serve as an interactive learning innovation aligned with advancements in educational technology.ABSTRAKPembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya materi akhlak kepada orang tua, masih menghadapi kendala akibat penggunaan metode konvensional yang kurang menarik sehingga berdampak pada rendahnya fokus dan pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis website “BERKAT” (Berbakti Kepada Orang Tua), menguji kelayakannya, serta mengetahui peningkatan pemahaman peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RD) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah 21 peserta didik kelas 3 SDN Cipameungpeuk. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, serta pre-test dan post-test, dengan analisis menggunakan uji Paired Samples t-test dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media “BERKAT” memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi berdasarkan validasi ahli materi (98,6%) dan ahli media (97,5%). Selain itu, terdapat peningkatan pemahaman peserta didik yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 81,43 menjadi 93,33 dengan nilai signifikansi 0,001. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis website “BERKAT” efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik serta dapat menjadi inovasi pembelajaran yang interaktif dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan. 
INTEGRATING OUTCOME-BASED EDUCATION AND DIGITAL LITERACY IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING UNDER THE MERDEKA CURRICULUM: A NARRATIVE REVIEW Nurasman, Muhammad Syaiful; Firmansyah, Buyung; Pohan, Anugerah Agung
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2327

Abstract

This study addresses the growing need to integrate digital literacy within the Outcome-Based Education (OBE) framework in Indonesian language learning under the Merdeka Curriculum. The research aims to synthesize empirical evidence on the implementation of digital literacy, its impact on learning outcomes, and the challenges encountered in practice. A narrative review approach was employed by analyzing 11 empirical studies published between 2022 and 2025. The findings reveal three dominant integration patterns: authentic assessment, project-based learning (PBL), and competency-aligned curriculum tools. These approaches contribute to improved student engagement, higher-quality learning outputs, and the development of critical thinking, collaboration, and communication skills. However, the effectiveness of integration is strongly influenced by teacher digital competence, alignment between learning outcomes and assessment practices, and the availability of digital infrastructure. Key challenges include limited teacher readiness, assessment misalignment, and unequal access to technology. This study concludes that successful integration requires coherent outcome-based instructional design supported by pedagogical capacity and institutional readiness, rather than mere technological adoption. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengintegrasikan literasi digital dalam kerangka Outcome-Based Education (OBE) pada pembelajaran Bahasa Indonesia di bawah Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti empiris mengenai implementasi literasi digital, dampaknya terhadap hasil belajar, serta tantangan yang dihadapi dalam praktik. Metode yang digunakan adalah narrative review dengan menganalisis 11 studi empiris yang dipublikasikan pada tahun 2022 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola integrasi utama, yaitu penilaian autentik, pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL), dan perangkat kurikulum yang selaras dengan kompetensi. Pendekatan ini berkontribusi terhadap peningkatan keterlibatan siswa, kualitas hasil belajar, serta pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi. Namun, efektivitas integrasi sangat dipengaruhi oleh kompetensi digital guru, keselarasan antara capaian pembelajaran dan penilaian, serta ketersediaan infrastruktur digital. Tantangan utama meliputi kesiapan guru yang terbatas, ketidaksesuaian penilaian, dan kesenjangan akses teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi yang efektif memerlukan desain pembelajaran berbasis luaran yang koheren serta didukung oleh kapasitas pedagogis dan kesiapan institusional, bukan sekadar adopsi teknologi.
PENGARUH EDUKASI VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DI SDN KEDUNGSARI 4 KOTA MAGELANG Safika, Lutfi Nadya; Triredjeki, Hermani; Hastuti, Tulus Puji; Ridwan, Moh; Nurahman, Novema Ashar
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i2.2700

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), particularly Handwashing with Soap (CTPS), is an essential effort in preventing diseases among school-aged children. However, the level of knowledge and awareness of elementary school students regarding CTPS practices remains low. Video-based educational media innovation is considered a promising approach as it can present information visually, attractively, and in accordance with children’s cognitive development stage, which is still in the concrete operational phase.This study aims to analyze the effect of video-based educational media on the level of CTPS knowledge among first- and second-grade students at SD Negeri Kedungsari 4, Magelang City. This research employed a quantitative method with a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest approach. The sampling technique used was total sampling, involving 46 students. The research instrument was a CTPS knowledge questionnaire. The results of the Wilcoxon test showed a p-value of 0.000 (p 0.05), indicating a significant difference in knowledge levels before and after the intervention. Video-based education was proven to be effective in improving students' knowledge of CTPS. This study recommends the use of video media as an innovative and practical health education strategy to promote clean and healthy living behaviors among elementary school children. ABSTRAKPerilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), merupakan upaya penting dalam pencegahan penyakit pada anak usia sekolah. Namun, tingkat pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar terhadap praktik CTPS masih rendah. Inovasi media edukasi berbasis video menjadi salah satu pendekatan yang potensial karena mampu menyajikan informasi secara visual, menarik, dan sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak yang masih berada pada fase berpikir konkret. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi media video terhadap tingkat pengetahuan CTPS pada siswa kelas I dan II di SD Negeri Kedungsari 4 Kota Magelang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui pendekatan one group pretest-posttest. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah responden sebanyak 46 siswa. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan CTPS. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,000 (p0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Edukasi berbasis media video terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai CTPS. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media video sebagai strategi edukasi kesehatan yang inovatif dan aplikatif dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah dasar.
HADIS TENTANG ADAB PESERTA DIDIK DAN RELEVANSINYA DALAM PENDIDIKAN KONTEMPORER Sri Patimah, Windary; Mirza, Iskandar
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2697

Abstract

The phenomenon of moral degradation (adab) among students in contemporary education such as declining learning ethics, reduced respect for teachers, and weakened academic responsibility has become a serious challenge in Islamic education. This condition calls for the reinforcement of adab values derived from Islamic teachings, particularly the hadiths of the Prophet Muhammad (peace be upon him). This paper aims to analyze hadiths related to student etiquette (adab) and their relevance in the context of contemporary Islamic Religious Education (PAI). The method used is qualitative research with a library research approach, employing thematic (maudhu’i) analysis of educational (tarbawi) hadiths, along with a review of Islamic education literature and contemporary educational theories. The objectives of this study are to identify the prophetic hadiths that explain student etiquette, to examine the values of adab contained within these hadiths, and to explore their relevance in contemporary education.The findings indicate that values of student adab such as sincerity, diligence in seeking knowledge, humility (tawadhu’), patience, and respect for teachers have strong relevance in shaping students’ character and academic ethics. The integration of these values into PAI learning can strengthen the function of Islamic education as a means of developing individuals who are morally upright, moderate, and socially responsible. Thus, student adab based on hadith serves as a fundamental foundation for strengthening character education in the contemporary era. ABSTRAKFenomena degradasi adab peserta didik dalam pendidikan kontemporer, seperti menurunnya etika belajar, sikap hormat kepada guru, dan tanggung jawab akademik, menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan Islam. Kondisi ini menuntut penguatan kembali nilai-nilai adab yang bersumber dari ajaran Islam, khususnya hadis Nabi Muhammad SAW. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis hadis-hadis tentang adab peserta didik serta relevansinya dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) masa kini. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), melalui analisis tematik (maudhu’i) terhadap hadis-hadis tarbawi serta kajian literatur pendidikan Islam dan teori pendidikan kontemporer. Tujuan dari penelitiana ini Adalah untuk mengetahui apa saja hadits nabi yang menjelaskan tentang adab peserta didik, mengetahui bahagiaman nilai-nilai adab peserta didik dalam hadits, dan relevansinya dalam Pendidikan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai adab peserta didik, seperti keikhlasan, kesungguhan dalam menuntut ilmu, tawadhu’, kesabaran, dan penghormatan kepada guru, memiliki relevansi yang kuat dalam pembentukan karakter dan etika akademik peserta didik. Integrasi nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran PAI dapat memperkuat fungsi pendidikan Islam sebagai sarana pembentukan manusia berakhlak mulia, moderat, dan bertanggung jawab secara sosial. Dengan demikian, adab peserta didik berbasis hadis menjadi fondasi penting dalam penguatan pendidikan karakter di era kontemporer.
STRATEGI MANAJEMEN KOMUNIKASI TABUNG JUMROH INDONESIA DALAM MENTRANSFORMASI MINAT UMUM MASYARAKAT MENJADI MINAT KONKRET MENABUNG HAJI (Studi Kasus di Kota Bandung) Ma’arief, Syamsul; Hanafiah, Hanafiah; Fatkhullah, Faiz Karim
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2681

Abstract

This community service activity was motivated by the limited use of digital technology by the leadership of the Karangrejo Muhammadiyah Branch (PRM) in conveying Islamic da’wah in the Industry 4.0 era. The objective of this activity is to enhance the understanding and skills of Muhammadiyah leaders in utilizing the Instagram platform as an effective medium for da’wah. The method used was a participatory approach through several stages, namely an initial meeting with partners, mapping of digital da’wah needs, training and creation of digital content, as well as guidance on the implementation of Instagram as a medium for da’wah. The results of the activity showed a significant improvement in participants’ skills, marked by an increase in the average score from 70.1 to 82.42, or an increase of 17.57%. Additionally, this activity produced 27 da’wah feed posts and 3 short religious lecture videos published via Instagram. The conclusion of the activity indicates that the community service program was able to enhance the capacity of the PRM Karangrejo leadership in managing digital-based da’wah and in creating da’wah media that is more adaptive and relevant to contemporary developments. ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi digital oleh pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karangrejo dalam menyampaikan dakwah Islam di era Industri 4.0. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus Muhammadiyah dalam memanfaatkan platform Instagram sebagai media dakwah yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu pertemuan awal dengan mitra, pemetaan kebutuhan dakwah digital, pelatihan dan pembuatan konten digital, serta pendampingan implementasi penggunaan Instagram sebagai media dakwah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 70,1 menjadi 82,42 atau meningkat sebesar 17,57%. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan 27 konten feed dakwah dan 3 video pendek pengajian yang dipublikasikan melalui Instagram. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian mampu meningkatkan kapasitas pengurus PRM Karangrejo dalam mengelola dakwah berbasis digital serta membentuk media dakwah yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
ANALISIS PEMBELAJARAN PANCASILA BERBASIS HUMANIS DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN KEBANGSAAN PESERTA DIDIK: STUDI LITERATUR Rinjani, Asti Wanda; Heryanti, Heryanti
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2824

Abstract

This study was motivated by the fact that Pancasila education remains focused on cognitive aspects, making it less effective at instilling national values deeply in students. This situation has led to a decline in tolerance, social solidarity, and patriotism among the younger generation. This study aims to analyze the contribution of humanistic-based Pancasila education in fostering students’ national consciousness through a literature review approach. The method used is a literature review with data collection techniques involving the search for scientific articles from Google Scholar, Sinta, and indexed international journals from 2015 to 2025. Article selection was conducted systematically through the stages of identification, screening, and eligibility until 15 relevant articles were obtained for analysis. The research results indicate that humanistic-based learning is capable of enhancing national consciousness through the more meaningful internalization of Pancasila values, the strengthening of empathy and tolerance, and increased active student participation in the learning process. Thus, the humanistic approach is effective in shaping a national character that is contextual, reflective, and sustainable. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Pancasila yang masih berorientasi pada aspek kognitif sehingga kurang mampu menginternalisasikan nilai-nilai kebangsaan secara mendalam kepada peserta didik. Kondisi tersebut berdampak pada melemahnya sikap toleransi, solidaritas sosial, dan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pembelajaran Pancasila berbasis humanis dalam menumbuhkan kesadaran kebangsaan peserta didik melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan teknik pengumpulan data melalui penelusuran artikel ilmiah dari Google Scholar, Sinta, dan jurnal internasional terindeks pada rentang tahun 2015–2025. Seleksi artikel dilakukan secara sistematis melalui tahap identifikasi, screening, dan kelayakan hingga diperoleh 15 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis humanis mampu meningkatkan kesadaran kebangsaan melalui internalisasi nilai-nilai Pancasila yang lebih bermakna, penguatan sikap empati dan toleransi, serta peningkatan partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pendekatan humanis efektif dalam membentuk karakter kebangsaan yang kontekstual, reflektif, dan berkelanjutan
LACAK JAMBI SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER: STRATEGI PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI KALANGAN GENERASI MUDA DI DESA TELUK, JAMBI Nurdin, Fatonah; Ismail, Ismail
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v2i6.405

Abstract

Lacak is a local wisdom of the Jambi Malay community that functions as a head covering for men in traditional attire and contains philosophical values about responsibility, honor, and steadfastness. However, the interest of the younger generation in Lacak in Teluk Village, Batang Hari Regency, has decreased due to the influence of globalization and low local cultural literacy. This study aims to identify the character values contained in the form, folds, and function of Lacak and formulate a strategy for its preservation as a medium for character education for the younger generation. The study used a descriptive qualitative method with data collection techniques through participatory observation, in-depth interviews with traditional leaders and educators, and a review of traditional documents. Data were analyzed using a symbolic-philosophical approach to interpret the meaning of characters in the Lacak tradition. The results show that Jambi Malay Lacak contains the main values of craftsmanship, authority, and steadfastness that represent discipline, honor, and responsibility. Effective preservation strategies include integrating Lacak values into school extracurricular activities, establishing cultural studios by youth, and collaboration between schools and local Malay Traditional Institutions. Thus, Lacak can function as a character education medium that strengthens cultural identity and fosters pride in the younger generation towards Jambi's local cultural heritage. ABSTRAKLacak merupakan kearifan lokal masyarakat Melayu Jambi yang berfungsi sebagai penutup kepala pria dalam pakaian adat serta mengandung nilai filosofis tentang tanggung jawab, kehormatan, dan keteguhan. Namun, minat generasi muda terhadap Lacak di Desa Teluk, Kabupaten Batang Hari, mengalami penurunan akibat pengaruh globalisasi dan rendahnya literasi budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung dalam bentuk, lipatan, dan fungsi Lacak serta merumuskan strategi pelestariannya sebagai media pendidikan karakter bagi generasi muda. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan pendidik, serta telaah dokumen adat. Data dianalisis menggunakan pendekatan simbolik-filosofis untuk menafsirkan makna karakter dalam tradisi Lacak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lacak Melayu Jambi mengandung nilai utama berupa kerajinan, kewibawaan, dan keteguhan yang merepresentasikan disiplin, kehormatan, dan tanggung jawab. Strategi pelestarian yang efektif meliputi integrasi nilai Lacak dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah, pembentukan sanggar budaya oleh pemuda, serta kolaborasi antara sekolah dan Lembaga Adat Melayu setempat. Dengan demikian, Lacak dapat berfungsi sebagai media pendidikan karakter yang memperkuat identitas budaya dan menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap warisan budaya lokal Jambi.
PEMANFAATAN MEDIA ANIMASI DALAM PENDIDIKAN PANCASILA SEBAGAI STRATEGI INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA: SUATU KAJIAN STUDI LITERATUR Endah Lestari, Dauhah Salwa; Ramadhan, Shyntia Suci
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2812

Abstract

Pancasila Education plays a strategic role in shaping the character and personality of students, particularly amid the challenges of globalization and rapid digital technology development. Low student learning motivation due to the dominance of conventional teaching methods is a key problem that needs to be addressed through pedagogical innovation. This study aims to examine the use of animation media in Pancasila Education as an effort to increase student learning motivation. The method employed is a literature review, analyzing 15 purposively selected sources from national and international scientific journals, academic books, and official educational policy documents published in 2019–2024, based on criteria of relevance, credibility, and currency. The findings indicate that: (1) animation media consistently increases students' attention and active engagement; (2) abstract Pancasila values can be presented concretely through animated visual narratives; and (3) animation-based learning encourages critical reflection and more meaningful value internalization. Therefore, animation media constitutes an effective innovative learning strategy for increasing learning motivation while reinforcing Pancasila-based character education. ABSTRAKPendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kepribadian peserta didik, khususnya di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Rendahnya motivasi belajar siswa akibat dominasi metode konvensional menjadi masalah utama yang perlu diatasi melalui inovasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media animasi dalam Pendidikan Pancasila sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis 15 sumber literatur yang dipilih secara purposif dari jurnal ilmiah nasional dan internasional, buku akademik, serta dokumen kebijakan pendidikan terbitan tahun 2019–2024 dengan kriteria relevansi, kredibilitas, dan kemutakhiran. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) media animasi secara konsisten meningkatkan perhatian dan keterlibatan aktif siswa; (2) nilai-nilai abstrak Pancasila dapat disajikan secara konkret melalui narasi visual animasi; dan (3) pembelajaran berbasis animasi mendorong refleksi kritis dan internalisasi nilai yang lebih bermakna. Dengan demikian, media animasi merupakan strategi pembelajaran inovatif yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar sekaligus memperkuat pendidikan karakter berbasis Pancasila.
PEMBELAJARAN MENDALAM DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENULIS ESAI KRITIS DI ERA DIGITAL Ayu, Wiska Putri; Andini, Reski; Putri, Tenri Ayulia; Dewi, Anita Candra
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2863

Abstract

This study aims to examine the role of deep learning in developing critical essay writing skills in the digital era. The research employs a qualitative approach using a literature review method by analyzing various scholarly articles related to deep learning, digital literacy, and writing skills. The findings indicate that deep learning significantly contributes to improving students’ critical thinking abilities, which are reflected in more argumentative, systematic, and evidence-based writing. In addition, digital literacy plays an important role in helping students evaluate and use information sources appropriately, while digital technology and artificial intelligence function as facilitators in the writing process. However, the use of technology without being balanced by critical thinking skills may reduce the quality of arguments in writing. Therefore, an integrative learning model that combines deep learning, digital literacy, and pedagogical use of technology is needed to improve the quality of critical essay writing skills in higher education. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pembelajaran mendalam dalam pengembangan keterampilan menulis esai kritis di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang menganalisis berbagai literatur ilmiah berupa artikel jurnal terkait pembelajaran mendalam, literasi digital, dan keterampilan menulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, yang tercermin dalam kualitas tulisan yang lebih argumentatif, sistematis, dan berbasis bukti. Selain itu, literasi digital berperan penting dalam membantu mahasiswa mengevaluasi dan menggunakan sumber informasi secara tepat, sementara teknologi digital dan kecerdasan buatan berfungsi sebagai fasilitator dalam proses penulisan. Namun, pemanfaatan teknologi yang tidak diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis dapat menurunkan kualitas argumentasi dalam tulisan. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mengintegrasikan pembelajaran mendalam, literasi digital, dan pemanfaatan teknologi secara pedagogis untuk meningkatkan kualitas keterampilan menulis esai kritis di pendidikan tinggi.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue