cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 610 Documents
DIGITALISASI TRANSAKSI KEUANGAN SEBAGAI PENDORONG TATA KELOLA KEUANGAN UMKM: OPTIMALISASI PRODUKSI, MANAJEMEN DAN PEMASARAN DI KELURAHAN TAHTUL YAMAN, KECAMATAN PELAYANGAN, KOTA JAMBI Misni Erwati; Ratih Kusumastuti; Dica Lady Silvera; Dios Nugraha Putra; Sumarni Sumarni5
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2775

Abstract

The community service program entitled “Digitalization of Financial Transactions as a Driver of MSME Financial Governance: Optimization of Production, Management, and Marketing in Tahtul Yaman Village, Pelayangan District, Jambi City” was conducted by a team of lecturers from the Faculty of Economics and Business, Universitas Jambi. This program aims to improve the financial governance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through the digitalization of financial transactions to enhance operational efficiency and transparency. The implementation method employed a participatory approach consisting of socialization, training, mentoring, and evaluation stages. The training activities included the use of digital financial applications, digital-based transaction recording, and digital marketing strategies. The program involved 30 MSME actors in Tahtul Yaman Village as the main participants. The outcome measurement was conducted using pre-test and post-test to assess participants’ understanding, as well as observation and questionnaires to evaluate the level of digital system implementation in business activities. The results indicate significant achievements, with 80% of participants showing increased understanding of financial transaction digitalization, and 75% successfully implementing digital financial recording systems in their daily operations. In addition, improvements were observed in production management and digital marketing capabilities. The program also strengthened collaboration among MSME actors, local government, and academics in supporting a sustainable business ecosystem. The digitalization of financial transactions enhances transparency and accountability in MSME financial management, which in turn contributes to local economic growth. Overall, this program is expected to serve as a replicable model for improving MSME financial governance in other regions and to promote community welfare through more effective and efficient business management. ABSTRAKProgram pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Digitalisasi Transaksi Keuangan sebagai Pendorong Tata Kelola Keuangan UMKM: Optimalisasi Produksi, Manajemen, dan Pemasaran di Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi” dilaksanakan oleh tim dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola keuangan UMKM melalui digitalisasi transaksi keuangan guna meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi pengelolaan keuangan. Metode pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan meliputi penggunaan aplikasi keuangan digital, pencatatan transaksi berbasis digital, serta strategi pemasaran digital. Program ini melibatkan sebanyak 30 pelaku UMKM di Kelurahan Tahtul Yaman sebagai peserta utama. Pengukuran hasil dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta, serta observasi dan kuesioner untuk mengevaluasi tingkat implementasi sistem digital dalam kegiatan usaha. Hasil pelaksanaan menunjukkan pencapaian yang signifikan, dimana 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait digitalisasi transaksi keuangan, dan 75% peserta telah mampu mengimplementasikan sistem pencatatan keuangan digital dalam aktivitas usahanya. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan dalam pengelolaan produksi dan pemasaran berbasis digital. Program ini juga mendorong terbentuknya kolaborasi antara pelaku UMKM, pemerintah setempat, dan akademisi dalam mendukung pengembangan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Dengan adanya digitalisasi transaksi keuangan, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan UMKM meningkat, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Program ini diharapkan dapat menjadi model replikasi bagi pengembangan tata kelola keuangan UMKM di daerah lain serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan usaha yang lebih efektif dan efisien.
PEMANFAATAN DIGITALISASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING KAIN TENUN SUMBA MELALUI WORKSHOP EDUKATIF Malo, Maria Wilda; Puty, Paulino Lucky; Riti, Katarina Yunita; Kaka, Roswita Sari; Dimu, Noviana Martha; Momo, Lidia Lali; Wali, Mirayana Rambu; Pingge, Yunita
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i2.2785

Abstract

Sumbanese woven fabric is a cultural heritage of high economic value, but MSMEs still face limitations in marketing that tend to be conventional, thus limiting market reach. This study aims to improve the understanding and skills of MSMEs in utilizing digital marketing to increase product competitiveness. The method used was a participatory approach through an educational workshop that combined lectures, discussions, practices, and mentoring involving 15 female MSMEs. The results showed a significant increase in the digital literacy of participants, where before the activity most did not understand digital marketing and had not used social media as a promotional tool, while after the activity 66.67% of participants successfully created a business Instagram account and began actively promoting woven fabric products. The conclusion of this study shows that the practice-based workshop approach accompanied by mentoring is effective in improving the digital capabilities of MSMEs, although the level of technology adoption is still at an early stage, so ongoing mentoring is needed to optimize the use of digital marketing in supporting the development of a creative economy based on local wisdom. ABSTRAKKain tenun Sumba merupakan warisan budaya bernilai ekonomi tinggi, namun pelaku UMKM masih menghadapi keterbatasan pemasaran yang cenderung konvensional sehingga jangkauan pasar menjadi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan digitalisasi pemasaran guna meningkatkan daya saing produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui workshop edukatif yang mengombinasikan ceramah, diskusi, praktik, dan pendampingan dengan melibatkan 15 pelaku UMKM perempuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi digital peserta, di mana sebelum kegiatan sebagian besar belum memahami digital marketing dan belum menggunakan media sosial sebagai sarana promosi, sedangkan setelah kegiatan sebanyak 66,67% peserta berhasil membuat akun Instagram bisnis dan mulai aktif mempromosikan produk kain tenun. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan workshop berbasis praktik yang disertai pendampingan efektif dalam meningkatkan kemampuan digital pelaku UMKM, meskipun tingkat adopsi teknologi masih berada pada tahap awal sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk mengoptimalkan pemanfaatan digital marketing dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
PENINGKATAN KOMPETENSI ORGANIS GEREJA DALAM MENGIRINGI NYANYIAN JEMAAT MELALUI PELATIHAN MUSIK LITURGI DI HKBP DISTRIK X MEDAN-ACEH Pasaribu, Azwar Anas
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.2776

Abstract

Congregational singing plays a vital role in the liturgical life of the church as a means of fostering faith and theological reflection, particularly within the HKBP tradition through the Ende Book; however, there are still organists who do not fully understand accompaniment techniques, thereby failing to fully support the spiritual experience of worship. This study aims to enhance the understanding and skills of church organists in accompanying congregational singing appropriately and in a liturgically sound manner. The method used was participatory training through the presentation of materials, musical demonstrations, hands-on practice, and discussions on accompaniment techniques, including the interpretation of lyrics, rhythm and meter, tempo control, dynamics, phrasing, staccato, and the combination of instrumental registers. The activity was conducted during a training session for HKBP District X Medan-Aceh organists, involving church music ministers. The results showed an increase in participants’ understanding of the relationship between theological meaning and musical technique, as well as improved skills in tempo control, dynamics, and phrasing to support congregational participation. Thus, this training contributed positively to improving the quality of church music ministry, making congregational singing accompaniment more orderly, expressive, and supportive of the worship experience. ABSTRAKNyanyian jemaat memiliki peranan penting dalam kehidupan liturgi gereja sebagai sarana pembinaan iman dan refleksi teologis, khususnya dalam tradisi HKBP melalui Buku Ende, namun masih terdapat organis yang belum memahami teknik pengiringan secara optimal sehingga kurang mendukung penghayatan ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan organis gereja dalam mengiringi nyanyian jemaat secara tepat dan liturgis. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif melalui penyampaian materi, demonstrasi musik, praktik langsung, dan diskusi mengenai teknik pengiringan, meliputi penghayatan syair, irama dan birama, pengaturan tempo, dinamika, frasering, staccato, serta kombinasi register instrumen. Kegiatan dilaksanakan pada pembekalan organis HKBP Distrik X Medan-Aceh dengan melibatkan pelayan musik gereja. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap hubungan makna teologis dan teknik musikal, serta peningkatan keterampilan dalam pengaturan tempo, dinamika, dan frasering untuk mendukung partisipasi jemaat. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan musik gerejawi sehingga pengiringan nyanyian jemaat menjadi lebih tertib, ekspresif, dan mendukung penghayatan ibadah.
Pembinaan Spiritualitas Sosial Jemaat HKBP Dolok Nauli berdasarkan: Studi Amos 9:11–15 Simatupang, Jhon Vetra
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i5.2795

Abstract

This community service activity at HKBP Dolok Nauli aimed to enhance congregational understanding of the holistic concept of restoration in Amos 9:11–15. The methods employed included initial observation, delivery of theological materials, and interactive discussions. The results indicate a significant improvement in the congregation’s understanding, shifting from limited knowledge to a more comprehensive internalization of restoration encompassing spiritual, social, economic, and ecological dimensions. The congregation came to recognize that restoration is primarily the work of God rather than human effort, and that it carries inclusive missional implications for all nations. Furthermore, the activity successfully transformed the congregation’s faith orientation from a predominantly ritualistic approach to a more transformative awareness that encourages engagement in issues of social justice, welfare, and environmental stewardship. The strength of this program lies in its dialogical and contextual approach, although it remains limited by the small number of participants and the absence of long-term evaluation. Therefore, future initiatives should emphasize sustainable programs with practical implementation to strengthen the church’s role as a holistic agent of social transformation.AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat di HKBP Dolok Nauli bertujuan untuk meningkatkan pemahaman jemaat mengenai konsep pemulihan dalam Amos 9:11–15 secara holistik. Metode yang digunakan adalah observasi awal, penyampaian materi teologis, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman jemaat dari yang semula belum memahami makna pemulihan menjadi mampu menginternalisasi konsep pemulihan yang mencakup dimensi spiritual, sosial, ekonomi, dan ekologis. Jemaat mulai menyadari bahwa pemulihan merupakan karya Allah, bukan semata hasil usaha manusia, serta memiliki implikasi misioner yang inklusif bagi semua bangsa. Kegiatan ini juga berhasil menggeser orientasi iman jemaat dari ritualistik menuju kesadaran transformatif yang mendorong keterlibatan dalam isu keadilan sosial, kesejahteraan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Keunggulan kegiatan ini terletak pada pendekatan dialogis dan kontekstual, meskipun masih terbatas pada jumlah peserta dan belum memiliki evaluasi jangka panjang. Kegiatan ini memerlukan pengembangan program berkelanjutan yang menekankan implementasi praktis agar gereja semakin berperan sebagai agen transformasi sosial yang holistik.
PELATIHAN PENULISASN ARTIKEL DI JURNAL BEREPUTASI NASIONAL UNTUK GURU DI PROVINSI BENGKULU Dudija, Nidya dudija; Sary, Fetty Poerwita; Prasetio, Adhi; Basallama, Ahmad Darajat
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2784

Abstract

This community engagement initiative was prompted by the low rate of scientific publications by teachers in Bengkulu Province, particularly in accredited national journals, despite the fact that such publications are a key indicator of professionalism and career progression. The initiative aims to enhance teachers’ understanding and skills in writing scientific articles in accordance with academic standards. The training was conducted in-person through workshops and intensive mentoring, covering the following topics: understanding the structure of scientific articles; techniques for writing effective titles and abstracts; developing arguments based on literature; paraphrasing and avoiding plagiarism; using references and citations in APA style with the aid of the Mendeley application; strategies for selecting reputable journals; and practising article submission via an online system (OJS). Participants were primary, lower secondary, and upper secondary school teachers in Bengkulu Province, selected based on their readiness to undertake the programme. Evaluation results indicated a significant improvement in understanding of scientific writing, proficiency in using reference tools, as well as motivation and confidence in drafting and submitting articles to journals. This initiative contributed to fostering an academic culture among teachers and promoting the continuous improvement of publication quality. Recommendations for the future include strengthening the community of teacher-authors and providing consistent institutional support.  ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat publikasi ilmiah guru di Provinsi Bengkulu, khususnya pada jurnal nasional terakreditasi, padahal publikasi menjadi indikator penting profesionalisme dan kenaikan pangkat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menulis artikel ilmiah sesuai standar akademik. Pelatihan dilaksanakan secara luring melalui workshop dan pendampingan intensif dengan materi meliputi: pemahaman struktur artikel ilmiah, teknik penulisan judul dan abstrak yang efektif, pengembangan argumen berbasis literatur, parafrase dan penghindaran plagiarisme, penggunaan referensi dan sitasi berbasis APA Style dengan bantuan aplikasi Mendeley, strategi pemilihan jurnal bereputasi, serta praktik submit artikel melalui sistem daring (OJS). Peserta merupakan guru SD, SMP, dan SMA di Provinsi Bengkulu yang diseleksi berdasarkan kesiapan mengikuti program. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman penulisan ilmiah, keterampilan penggunaan tools referensi, serta motivasi dan kepercayaan diri dalam menyusun dan mengirimkan artikel ke jurnal. Kegiatan ini berkontribusi dalam membangun budaya akademik guru dan mendorong peningkatan kualitas publikasi secara berkelanjutan. Rekomendasi ke depan mencakup penguatan komunitas penulis guru dan dukungan institusional yang konsisten.
PENERAPAN SISTEM PEMBAYARAN DIGITAL QRIS PADA UMKM WARUNG TEH IDA Simarmata, Marta; Sitompul, Grace Orlyn; Sinaga, Lita Lendrawati; Sari, Intan Putri Kumala
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i2.2814

Abstract

Digitalisasi pembayaran menjadi kebutuhan mendesak bagi UMKM dalam rangka perubahan perilaku konsumen dan meningkatnya ketergantungan terhadap transaksi non-tunai. Namun penerapannya di kalangan usaha kecil di pedesaan masih terhambat oleh lemahnya literasi digital, terbatasnya akses terhadap infrastruktur teknologi, dan kurangnya dukungan, sehingga banyak pelaku usaha ragu atau tidak mampu meninggalkan sistem pembayaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penerapan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai sistem pembayaran digital pada Warung Teh Ida di Desa Cihanjuang Rahayu, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, serta mengetahui dampaknya terhadap efisiensi transaksi, pengelolaan keuangan, dan citra usaha di mata pelanggan. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa kunjungan langsung ke lokasi usaha, wawancara mendalam kepada pemilik warung, serta dokumentasi selama proses registrasi dan aktivasi QRIS yang berlangsung pada bulan Februari 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan QRIS, seluruh transaksi dilakukan secara tunai dansering dijumpai kendala seperti kesalahan perhitungan kembalian serta ketidaknyamanan bagi pelanggan yang tidak membawa uang pas. Pasca penerapan, proses pembayaran berlangsung lebih cepat dan akurat, pencatatan keuangan otomatis tercatat melalui riwayat transaksi digital, dan jangkauan pelanggan diperluas hingga mencakup pengguna e-wallet dan mobile banking. Pemilik warung juga menunjukkan peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri terhadap pengoperasian sistem pembayaran digital sehari-hari. Penerapan QRIS terbukti membawa perubahan positif bagi usaha kecil seperti warung, baik dari sisi kelancaran operasional maupun peningkatan kepercayaan pelanggan terhadap usaha tersebut. Namun, keberlanjutan program ini tetap memerlukan dukungan literasi digital dan peningkatan infrastruktur jaringan internet di wilayah pedesaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal dan konsisten dalam jangka panjang.Payment digitization is an urgent need for MSMEs to address changing consumer behavior and increasing reliance on cashless transactions. However, its implementation among small businesses in rural areas is still hampered by weak digital literacy, limited access to technological infrastructure, and a lack of support, resulting in many business owners hesitant or unable to abandon conventional payment systems. This study aims to analyze the implementation process of QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) as a digital payment system at Warung Teh Ida in Cihanjuang Rahayu Village, Parongpong, West Bandung Regency, and to determine its impact on transaction efficiency, financial management, and the business's image in the eyes of customers. The study was conducted using a case study method with data collection techniques in the form of direct visits to the business location, in-depth interviews with the shop owner, and documentation during the QRIS registration and activation process which took place in February 2026. The results show that before the implementation of QRIS, all transactions were carried out in cash and often encountered obstacles such as miscalculation of change and inconvenience for customers who did not carry the exact amount. Post-implementation, payment processes are faster and more accurate, financial records are automatically recorded through digital transaction histories, and customer reach is expanded to include e-wallet and mobile banking users. Stall owners also demonstrated increased understanding and confidence in the day-to-day operation of the digital payment system. The implementation of QRIS has been proven to bring positive changes to small businesses like stalls, both in terms of operational smoothness and increased customer trust. However, the sustainability of this program still requires support for digital literacy and improvements to internet network infrastructure in rural areas to ensure optimal and consistent long-term benefits.
MENUMBUHKAN HARAPAN, MEMBANGUN KEHIDUPAN - DESA HARAPAN SEBAGAI WUJUD NYATA KEBERLANJUTAN Pangudi, Suari Dwi; Hermawan, Rama Yoga; Al Baasith, Moch Jabbaar
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i2.2286

Abstract

The Desa Harapan Program is a corporate social responsibility (CSR) initiative aimed at enhancing community self-reliance through the development of the economic, health, and education sectors. The program addresses social issues such as low community economic capacity, suboptimal waste management, and maternal health and stunting. This article aims to analyze the implementation and impact of the Desa Harapan Program on community empowerment in Terate Village. The method used is a descriptive approach with program analysis based on activity implementation data. The results show that this program has successfully increased community participation, strengthened economic institutions through the formation of Microfinance Groups (KKM), and improved community welfare through interventions in the fields of health, education, and the economy. The program also demonstrated significant progress in sustainability through expanded reach and strengthened community capacity. Thus, the Desa Harapan Program can serve as an effective and sustainable model for community empowerment based on corporate social responsibility (CSR). ABSTRAKProgram Desa Harapan merupakan inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat melalui pengembangan sektor ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Program ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sosial seperti rendahnya kapasitas ekonomi masyarakat, pengelolaan sampah yang belum optimal, serta isu kesehatan ibu dan stunting. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan dampak Program Desa Harapan dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Terate. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan analisis program berbasis data implementasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat kelembagaan ekonomi melalui pembentukan Kelompok Keuangan Mikro (KKM), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui intervensi di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Program ini juga menunjukkan perkembangan signifikan dalam aspek keberlanjutan melalui perluasan jangkauan dan penguatan kapasitas masyarakat. Dengan demikian, Program Desa Harapan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis CSR yang efektif dan berkelanjutan.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING DALAM RANGKA MENINGKATKAN KAPASITAS UMKM DI KOTA MATARAM Hanani, Tri; Agustiningsih, Wulandari; Sukma, Paradisa; Rizki, Novia; Priyambodo, Victoria Kusumaningtyas
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v%vi%i.2110

Abstract

The rapid development of digital technology in the business world is compelling entrepreneurs, particularly SMEs, to adapt by leveraging digital marketing to enhance their competitiveness. This study aims to improve the knowledge and skills of SME entrepreneurs in Mataram City in utilizing digital marketing as a marketing strategy. The method used was a participatory training approach consisting of planning, training material development, dissemination, training implementation, and evaluation, involving 18 SME operators from various sectors. The results of the activity showed that the training went well and had a positive impact on participants’ understanding, with 80% of participants stating they fully understood the material presented and 20% stating they understood it reasonably well, and they began to gain insights into the application of digital marketing for their businesses. The conclusion of this study indicates that digital marketing training is effective in enhancing the knowledge and skills of SMEs, although there are still technical implementation challenges, such as limitations in content creation capabilities and human resources. Therefore, more intensive and practice-based follow-up training is required. ABSTRAKPerkembangan teknologi digital dalam dunia bisnis semakin pesat dan menuntut pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk mampu beradaptasi melalui pemanfaatan digital marketing guna meningkatkan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM di Kota Mataram dalam memanfaatkan digital marketing sebagai strategi pemasaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan pelatihan partisipatif yang terdiri atas tahap perencanaan, pengembangan media pelatihan, sosialisasi, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi, dengan melibatkan 18 pelaku UMKM dari berbagai sektor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap pemahaman peserta, di mana sebanyak 80% peserta menyatakan sangat memahami materi yang disampaikan dan 20% menyatakan cukup memahami, serta mulai memiliki wawasan dalam penerapan digital marketing untuk usaha mereka. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing efektif dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan UMKM, meskipun masih terdapat kendala dalam implementasi teknis seperti keterbatasan kemampuan pembuatan konten dan sumber daya manusia, sehingga diperlukan pelatihan lanjutan yang lebih intensif dan berbasis praktik.
TRANSFORMASI DAKWAH DIGITAL MELALUI PENDEKATAN PARTICIPATORY ACTION RESEARCH: PENDAMPINGAN INSTAGRAM PADA PRM KARANGREJO Muhibbin, Maulana Arif; Ridlo, Muhammad Zainur; Kurniawan, Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.2686

Abstract

This community service activity was motivated by the limited use of digital technology by the leadership of the Karangrejo Muhammadiyah Branch (PRM) in conveying Islamic da’wah in the Industry 4.0 era. The objective of this activity is to enhance the understanding and skills of Muhammadiyah leaders in utilizing the Instagram platform as an effective medium for da’wah. The method used was a participatory approach through several stages, namely an initial meeting with partners, mapping of digital da’wah needs, training and creation of digital content, as well as guidance on the implementation of Instagram as a medium for da’wah. The results of the activity showed a significant improvement in participants’ skills, marked by an increase in the average score from 70.1 to 82.42, or an increase of 17.57%. Additionally, this activity produced 27 da’wah feed posts and 3 short religious lecture videos published via Instagram. The conclusion of the activity indicates that the community service program was able to enhance the capacity of the PRM Karangrejo leadership in managing digital-based da’wah and in creating da’wah media that is more adaptive and relevant to contemporary developments. ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi digital oleh pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karangrejo dalam menyampaikan dakwah Islam di era Industri 4.0. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus Muhammadiyah dalam memanfaatkan platform Instagram sebagai media dakwah yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu pertemuan awal dengan mitra, pemetaan kebutuhan dakwah digital, pelatihan dan pembuatan konten digital, serta pendampingan implementasi penggunaan Instagram sebagai media dakwah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 70,1 menjadi 82,42 atau meningkat sebesar 17,57%. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan 27 konten feed dakwah dan 3 video pendek pengajian yang dipublikasikan melalui Instagram. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian mampu meningkatkan kapasitas pengurus PRM Karangrejo dalam mengelola dakwah berbasis digital serta membentuk media dakwah yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI BELUMBANG MENGGUNAKAN CANVA Luluk Karlina, Diyajeng
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.2810

Abstract

Elementary school education is the initial level in shaping students' creativity. To enhance students' creativity today, engaging applications are needed, one of which is Canva. SD Negeri Belumbang has great potential to improve student creativity; however, this has not yet been realized because creativity development programs are not included in the main focus of teaching and learning activities. Therefore, the objective of this community service at SD Negeri Belumbang is to enhance students' creativity through Canva-based graphic design training. This activity focuses on elementary school students from grades four to six who have an interest in developing their creativity but have limited access to technology-based programs. The steps used in this program include providing materials related to Canva design and conducting practical activities in creating designs using Canva, such as posters. The results of this community service show that students from grades four to six are able to express their creativity in the form of posters through Canva. ABSTRAKPendidikan sekolah dasar merupakan tingkatan awal dalam membentuk kreativitas siswa. Dalam meningkatkan kreativitas siswa saat ini diperlukan aplikasi yang menarik salah satunya Canva. SD Negeri Belumbang memiliki potensi besar dalam peningkatan kreativitas siswa, namun hal ini belum bisa terlaksana dikarenakan program peningkatan kreativitas tidak termasuk dalam fokus kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu, tujuan pengabdian masyarakat pada SD Negeri Belumbang untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui pelatihan desain grafis berbasis canva. Kegiatan ini berfokus pada siswa sekolah dasar kelas empat hingga enam yang memiliki minat dalam pengembangan kreativitas namun memiliki keterbatasan akses terhadap program berbasis teknologi. Langkah yang digunakan dalam pengabdian ini diantaranya memberikan materi terkait desain canva dan melakukan praktek pembuatan desain canva bisa dalam bentuk poster. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa kelas empat hingga kelas enam sekolah dasar bisa menuangkan kreativitasnya dalam bentuk poster melalui Canva.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue