cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
Peningkatan Kemampuan Kehumasan, CSR, dan Public Speaking bagi Siswa SMA di Kepulauan Seribu GM Soekowati, GM Soekowati; Rosit, Muhamad; Bahriyah, Euis Nurul; Ramadan, Kevin; AnggraenI, Diana
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2503

Abstract

This community service activity aims to improve the knowledge and understanding of students at SMAN 69 Kepulauan Seribu regarding the role of public relations, Corporate Social Responsibility (CSR), public speaking, and the relationship between companies and communities within the framework of sustainable development. This program is designed to address the need for PR literacy in island areas with limited access to information and to strengthen the capacity of the younger generation to understand the role of CSR in community development, humanitarianism, and sustainability. The methods used include education, training, discussions, and PR simulations based on case studies of companies operating in coastal areas. The results of the activity indicate an increase in students' understanding of PR concepts, corporate image, awareness of the importance of collaboration between companies and communities for social and environmental sustainability. This program has had a positive impact on students' critical awareness and strengthened the school's relationships with stakeholders.ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMAN 69 Kepulauan Seribu dan MAN 1 Kepulauan Seribu mengenai kehumasan (public relations), Corporate Social Responsibility (CSR), public speaking, dan hubungan antara perusahaan dan masyarakat dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan literasi PR di daerah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses informasi dan menguatkan kapasitas generasi muda dalam memahami peran CSR dalam pengembangan masyarakat, kemanusiaan, dan sustainability. Metode yang digunakan adalah menyelenggarakan edukasi, pelatihan, diskusi, dan simulasi kehumasan berbasis studi kasus tentang perusahaan yang beroperasi di wilayah pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep humas, citra perusahaan, serta kesadaran akan pentingnya kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam keberlanjutan sosial maupun lingkungan. Program ini memberikan dampak positif terhadap kesadaran kritis siswa dan memperkuat hubungan sekolah dengan pihak-pihak pemangku kepentingan.
PEMBELAJARAN MENANAM SEBAGAI SARANA EDUKASI LINGKUNGAN DAN MOTORIK ANAK BALITA Milasari, Milasari; Andrini, Fatma Azmi; Ananda, Alaya Putri; Salsabila, Sania Salma
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2712

Abstract

Early childhood is a critical period for the formation of attitudes, behaviors, and environmental awareness. Prigen, East Java, as a mountainous area, faces potential environmental risks such as soil erosion and landslides if conservation awareness is not instilled from an early age. This community service program aimed to enhance environmental awareness and stimulate motor development among toddlers through planting-based learning activities involving both children and parents. The program employed an educative–participatory approach through hands-on planting activities, family mentoring, and environmental education. Program evaluation was conducted using observation sheets and questionnaires administered to 20 toddlers and 20 parents. The results showed that 80% of toddlers were actively engaged in the planting activities, while 90% of parents demonstrated good to very good understanding of environmental education. From a socio-cultural perspective, 80% of families developed regular plant-care practices at home and actively participated in the community service activities. These findings indicate that planting-based learning is effective as a medium for environmental education and the reinforcement of conservation values from an early age. This program has the potential to be developed as a family-based environmental education model to support disaster mitigation efforts in mountainous areas.ABSTRAKMasa balita merupakan periode emas dalam pembentukan sikap, perilaku, dan kepedulian terhadap lingkungan. Wilayah Prigen, Jawa Timur, yang berada di daerah pegunungan memiliki potensi risiko lingkungan seperti erosi dan tanah longsor apabila kesadaran konservasi tidak ditanamkan sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian lingkungan dan stimulasi perkembangan motorik anak balita melalui pembelajaran menanam yang melibatkan anak dan orang tua. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui praktik langsung menanam, pendampingan keluarga, serta edukasi lingkungan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan lembar observasi dan kuesioner terhadap 20 anak balita dan 20 orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% anak terlibat aktif dalam kegiatan menanam, sementara 90% orang tua menunjukkan pemahaman yang baik hingga sangat baik mengenai edukasi lingkungan. Dari aspek sosial budaya, 80% keluarga membiasakan kegiatan merawat tanaman di rumah dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengabdian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran menanam efektif sebagai sarana edukasi lingkungan dan penguatan nilai konservasi sejak usia dini. Kegiatan ini berpotensi dikembangkan sebagai model pendidikan lingkungan berbasis keluarga dalam upaya mitigasi bencana di wilayah pegunungan.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis ABCD melalui Program Jarimatika untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa SD Negeri 5 Jatimulyo Lampung Selatan Putri, Yunita Widia; Nagari, Grita Tumpi; Nur, Dewi Rakhmatia; Wulandari, Winda
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2537

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of a community empowerment program using the Asset-Based Community Development (ABCD) method in improving the numeracy skills of second-grade students at SD Negeri 5 Jatimulyo, South Lampung, through Jarimatika. The research employed a descriptive approach following the ABCD stages, which include discover, dream, design, define, and destiny. The subjects of the study were 24 second-grade students aged 7–8 years. Data were collected through observation, interviews, documentation, and numeracy tests in the form of pre-tests and post-tests. The results showed a significant improvement in students’ addition skills and calculation speed after the program was implemented. The average pre-test scores increased by 41,38% across count components after participating in the finger-counting activities. In addition, students demonstrated enhanced fine motor coordination, improved learning focus, and greater enthusiasm during lessons. The ABCD approach also succeeded in increasing teacher and parent involvement in the learning process, thereby creating a more collaborative and sustainable learning environment. In conclusion, the ABCD-based community empowerment program proved effective in improving students’ numeracy skills and can serve as a creative and practical alternative learning method in elementary schools.ABSTRAKPengabdian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program pemberdayaan masyarakat melalui metode Asset-Based Community Development (ABCD) dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas 2 SD Negeri 5 Jatimulyo Lampung Selatan melalui kegiatan Jarimatika. Metode pengabdian menggunakan pendekatan deskriptif dengan tahapan ABCD yang meliputi discover, dream, design, define, dan destiny. Subjek pengabdian adalah 24 siswa kelas 2 yang berusia 7–8 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta tes berhitung berupa pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan penjumlahan dan kecepatan berhitung setelah program diterapkan. Rata-rata nilai pre-test meningkat sebesar 41,38% aspek berhitung setelah mengikuti kegiatan Jarimatika. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan koordinasi motorik halus, fokus belajar, dan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran. Pendekatan ABCD juga berhasil meningkatkan keterlibatan guru dan orang tua dalam proses pembelajaran, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan. Kesimpulannya, program pemberdayaan masyarakat berbasis ABCD efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa dan dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran yang kreatif dan aplikatif di sekolah dasar.
Peningkatan Kesadaran Digital UMKM melalui Sosialisasi QRIS dan Google Maps di Desa Cilaku Qur’any, Raushanfikr; Afandi, Nurlita Mutiara; Hastyifa, Ilham; Sofyan, Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2328

Abstract

This community service program aimed to enhance digital awareness among MSMEs in Cilaku through practical training on using QRIS for digital payments and pinpointing business locations on Google Maps. The program, attended by 20 local business owners, successfully fostered significant understanding and enthusiasm for digital transformation. Although the technical adoption is still in its early stages, positive impacts such as increased business visibility and transaction ease have begun to emerge. These findings confirm that a participatory digital literacy approach is effective in building a foundation for digital awareness, highlighting the need for continuous mentoring to optimize technology adoption.ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran digital pelaku UMKM di Desa Cilaku melalui sosialisasi dan pelatihan praktis penggunaan QRIS dan penandaan lokasi usaha di Google Maps. Kegiatan yang diikuti 20 pelaku usaha ini berhasil menumbuhkan pemahaman dan antusiasme yang tinggi terhadap transformasi digital. Meskipun penerapan teknisnya masih dalam tahap awal, dampak positif seperti peningkatan visibilitas usaha dan kemudahan transaksi telah mulai dirasakan. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan literasi digital yang partisipatif efektif dalam membangun fondasi kesadaran digital, dengan catatan diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk mengoptimalkan adopsi teknologi.
Pengolahan Bunga Telang Menjadi Minuman Teh Herbal Sebagai Upaya Pengembangan Produk UMKM Desa Battu Winangun Rantung, Laudya Ananda; Pratama, Anugrah Rafaiz; Putri, Liana; Ardiansyah, Dedy; Nova, Gitta Destalya Adrian
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i1.2685

Abstract

Utilizing local herbal plants as products with economic value is one strategy to support the development of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) at the village level. Butterfly pea flowers (Clitoria ternatea L) have potential as an herbal drink ingredient due to their antioxidant content, but their use in the economy is still limited and has not been processed innovatively. This activity aims to develop innovative herbal tea products made from butterfly pea flowers with the addition of lemongrass (Cymbopogon citratus) and ginger (Zingiber officinale) as an effort to support the development of MSMEs in BattuWinangun Village. The implementation method includes socialization of the benefits of herbal plants, training in herbal tea processing, and product packaging assistance that directly involves the community and MSME actors.ABSTRAKPemanfaatan tanaman herbal lokal sebagai produk bernilai ekonomi merupakan salah satu strategi untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di tingkat desa. Bunga telang (Clitoria ternatea L) memiliki potensi sebagai bahan minuman herbal karena kandungan antioksidannya, namun pemanfaatannya di masyarakat masih terbatas dan belum diolah secara inovatif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produk teh herbal berbahan dasar bunga telang dengan penambahan sereh (Cymbopogon citratus) dan jahe (Zingiber officinale) sebagai upaya mendukung pengembangan UMKM di Desa Battu Winangun. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi manfaat tanaman herbal, pelatihan proses pengolahan teh herbal, serta pendampingan pengemasan produk yang melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM secara langsung.
Pelatihan Manajemen Arus Kas (Cashflow) dan Strategi Pemasaran Marketplace pada UMKM: Kolaborasi Akuntansi dan Manajemen Pemasaran Amelia, Ratih; Ayuni, Tyus Windi; Azhmy, Muhammad Fauzan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2638

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Medan City encounter challenges in managing cash flow and utilizing digital marketing strategies through marketplace platforms, which often result in fluctuating sales and financial instability. This activity was designed to enhance the capacity of MSME actors in preparing simple cash flow statements and systematically implementing marketplace-based marketing strategies through the synergy of accounting and marketing management disciplines. The approach adopted follows a pragmatic paradigm with a participatory method, conducted through training and mentoring using a one-group pretest–posttest design. The stages of the program include identifying participants’ needs, administering a pre-test, delivering materials, practicing the preparation of cash flow templates and optimizing marketplace accounts/products, providing intensive mentoring, and conducting a post-test and evaluation. Data were collected from pre-test and post-test results, participants’ practice outputs, direct observation, and feedback, which were then analyzed descriptively to assess changes in participants’ understanding and skills. The results indicate improved comprehension of cash flow recording, separation of personal and business finances, control of operational and promotional expenses, as well as enhanced ability to design more structured marketplace strategies. Overall, the integrated training on cash flow and marketplace strategies proved effective in strengthening MSME capacity, as it supports business actors in making decisions that are more rational, measurable, and sustainable in facing the challenges of the digital economy.ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kota Medan mengalami kendala dalam pengelolaan arus kas serta pemanfaatan strategi pemasaran digital melalui platform marketplace, yang berdampak pada fluktuasi penjualan dan ketidakstabilan kondisi finansial usaha. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menyusun arus kas sederhana dan mengimplementasikan strategi pemasaran berbasis marketplace secara sistematis melalui sinergi antara bidang akuntansi dan manajemen pemasaran. Pendekatan yang digunakan mengacu pada paradigma pragmatis dengan metode partisipatif, melalui pelatihan dan pendampingan yang menerapkan desain one-group pretest–posttest. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan peserta, pelaksanaan pre-test, penyampaian materi, praktik penyusunan template arus kas dan optimalisasi akun serta produk di marketplace, pendampingan intensif, serta pelaksanaan post-test dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui hasil pre-test dan post-test, produk praktik peserta, observasi langsung, serta umpan balik, yang kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai perubahan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman terkait pencatatan arus kas, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pengendalian biaya operasional dan promosi, serta kemampuan dalam merancang strategi pemasaran marketplace yang lebih terstruktur. Secara keseluruhan, pelatihan terpadu mengenai arus kas dan strategi marketplace terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas UMKM, karena mampu mendorong pengambilan keputusan bisnis yang lebih rasional, terukur, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.
PENINGKATAN KEMAMPUAN FOKUS BELAJAR MELALUI TERAPI BERMAIN COLOR MEMORY CHALLENGE PADA DIFABEL INTELEKTUAL Elfitri, Devy Dilla; Zahra, Isni Mutiara; Assyifa, Kaisa; Fuadya Royani, Nadya Ma'lufatul; Falah, Nailul
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i1.2470

Abstract

Anak-anak dengan disabilitas intelektual menghadapi tantangan dalam kemampuan kognitif mereka, termasuk perhatian, memori visual, dan mengikuti instruksi. Dengan begitu, proses belajar mereka tidak dapat berjalan maksimal, sehingga diperlukan intervensi yang tepat. Penelitian dan praktik sebelumnya menunjukkan bahwa terapi bermain, seperti permainan warna, dapat meningkatkan konsentrasi dan memori anak-anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki fokus memori visual siswa tunagrahita sedang di SLB-C Dharma Rena Ring Putra II melalui permainan Color Memory Challenge, yang melibatkan penyusunan, pengamatan, pengingatan, dan pengembalian urutan warna menggunakan gelas dan bola berwarna. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang mencakup observasi, persiapan, pelaksanaan kegiatan, pemantauan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan dalam perhatian siswa, kemampuan untuk mengingat urutan warna melalui pengulangan, serta kemampuan untuk mengikuti instruksi dengan lebih terstruktur, yang mengindikasikan bahwa memori visual mereka ter stimulus. Maka, dapat disimpulkan bahwa Color Memory Challenge adalah bentuk stimulasi kognitif yang sederhana, menyenangkan, dan efektif untuk siswa tunagrahita sedang.
Penguatan Pendidikan Karakter Mahasiswa STKIP Agama Hindu Amlapura Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Batu Barak, Bunutan, Karangasem Nilayani, Sang Ayu Putu; Untariningsih, Ni Putu Diah; Brahmandika, Pande Gede
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2684

Abstract

Character education is a fundamental aspect of higher education, especially for prospective educators at the Hindu Teacher Training College (STKIP Agama Hindu Amlapura). The challenges of globalization and rapid social change require universities to produce graduates who excel academically and also possess social sensitivity, empathy, and moral responsibility. One effective strategy for strengthening character education is through participatory and contextual community service activities. This study aims to describe and analyze the strengthening of character education among students at the Hindu Teacher Training College (STKIP Agama Hindu Amlapura) through community service activities in Batu Barak Village, Bunutan, which include distributing basic necessities, cooking at residents' homes, and eating together with the community. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation during the implementation of the service activities. The results showed that students' direct involvement in community social activities was able to strengthen character values, such as empathy, social awareness, cooperation, responsibility, and respect for others.ABSTRAKPendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pendidikan tinggi, khususnya bagi mahasiswa calon pendidik di STKIP Agama Hindu Amlapura. Tantangan globalisasi dan perubahan sosial yang cepat menuntut perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, empati, dan tanggung jawab moral. Salah satu strategi efektif dalam penguatan pendidikan karakter adalah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat partisipatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penguatan pendidikan karakter mahasiswa STKIP Agama Hindu Amlapura melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Batu Barak, Bunutan, yang meliputi pembagian sembako, kegiatan memasak di rumah warga, serta makan bersama masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan pengabdian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan langsung mahasiswa dalam aktivitas sosial masyarakat mampu memperkuat nilai-nilai karakter, seperti empati, kepedulian sosial, kerja sama, tanggung jawab, dan sikap menghargai sesama. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran mahasiswa terhadap nilai kearifan lokal, seperti menyama braya dan Tri Hita Karana, yang relevan dengan kehidupan sosial masyarakat Bali. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat terbukti menjadi media efektif dalam internalisasi dan penguatan pendidikan karakter mahasiswa secara kontekstual dan berkelanjutan.
PROGRAM PEMURIDAN WANITA MELALUI KELOMPOK KECIL UNTUK TRANSFORMASI KARAKTER JEMAAT DI GBI WTC CITRA MAJA RAYA Soumokil-Mailoa, Eva Oktavia
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.1722

Abstract

This community service program aims to develop a character transformation model for female church members at GBI WTC Citra Maja Raya through a small group discipleship approach. The main problem addressed is the low self-awareness, communication skills, and social engagement affecting family and community quality. The study employs a mixed-method design with in-depth interviews, focus group discussions, and pre-test and post-test assessments to measure character change. Results show significant improvements in five key character indicators: integrity (+28.1%), empathy (+22.9%), self-discipline (+31.0%), responsibility (+23.5%), and leadership (+32.1%). The conclusion highlights that small group discipleship effectively transforms women’s character holistically, supported by community, trained facilitators, and contextual curriculum. The program is recommended for wider implementation in local churches.ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan model transformasi karakter bagi wanita jemaat di GBI WTC Citra Maja Raya melalui pendekatan pemuridan dalam kelompok kecil. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya kesadaran diri, keterampilan komunikasi, dan keterlibatan sosial yang berdampak pada kualitas keluarga dan komunitas. Metode yang digunakan adalah desain campuran dengan wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), serta pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan karakter. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada lima indikator karakter: integritas (+28,1%), empati (+22,9%), disiplin diri (+31,0%), tanggung jawab (+23,5%), dan kepemimpinan (+32,1%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa model pemuridan kelompok kecil efektif dalam mentransformasi karakter wanita secara holistik, dengan dukungan komunitas, fasilitator terlatih, dan kurikulum kontekstual. Program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas di gereja-gereja lokal.
Edukasi Penggunaan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) di Desa Labuhan Sumbawa Rusmayadi, Rusmayadi; Haryanto, David; Gustia Kesuma, Evi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2709

Abstract

The health sector is a key factor supporting health in rural areas, including Sumbawa. Healthcare service are a top priority fot providers because they are a fundamental human right and the goverment is obligated to provide them. The method used is socialization with a personal approach to the community in the Labuhan Sumbawa area. The population of Labuhan Sumbawa is 14,723 people. During community service, education was provided to 56 heads of families at random. The results showed that 19 heads of families were still inactive in using BPJS Kesehatan, citing inability to afford the monthly payments, their BPJS Kesehatan accounts had long been blocked and they had not yet been re-registered. They also refused to use BPJS Kesehatan because they felt it was not yet necessary.ABSTRAKSektor kesehatan merupakan sektor utama yang mendukung kesehatan di daerah pedesaan, termasuk di Sumbawa. Pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama penyelenggara karena merupakan salah satu hak mendasar masyarakat serta penyediaannya wajib diselenggarakan oleh pemerintah. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dengan pendekatan secara personal kepada masyarakat di wilayah Labuhan Sumbawa. Jumlah penduduk di labuhan sumbawa 14.723 jiwa. Pada pengabdian masyarakat dilakukan edukasi 56 kepala keluarga secara acak. Hasil didapatkan masih ada 19 kepala keluarga yang tidak aktif menggunakan BPJS kesehatan dengan alasan tidak mampu membayar tiap bulannya, BPJS yang digunakan sudah lama di blokir dan tidak melakukan pengurusan kembali, dan tidak mau menggunakan BPJS kesehatan karena merasa BPJS belum perlu di buat.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue