cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
SUSTAINABLE VILLAGE: TRANSFORMASI LAHAN TIDUR MELALUI BUDIDAYA CABAI RAMAH LINGKUNGAN Ipol, Dina Chintamy; Wulansari, Ekawati Rini
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2230

Abstract

Efi-Efi Village in South Tobelo District faces major challenges in the form of a large amount of unused, unproductive land and the community's dependence on a single agricultural commodity. This situation has resulted in low household incomes and a decline in the economic well-being of the village community. This community service activity aims to optimize local potential through the "From Idle Land to a Barn of Welfare" program, implementing environmentally friendly chili farming based on community asset empowerment (Asset-Based Community Development/ABCD). Methode implementation usingAsset-Based Community Development (ABCD)  in Efi-Efi village, South TobeloThe implementation period is July 2024 - September 2025. The results show an increase in farmers' capacity in applying organic farming techniques, using compost, and controlling pests with biological pesticides. This activity also encourages environmental awareness, strengthens farmer group institutions, and creates new jobs for rural communities. This program aligns with the achievements ofSustainable Development Goals (SDGs) Desa, specifically Goal 1 (No Poverty), Goal 2 (Zero Hunger), Goal 8 (Decent Work and Economic Growth), and Goal 15 (Ecosystems on Land). Overall, this activity demonstrates that the ABCD approach and environmentally friendly agricultural practices can increase economic independence while creating sustainable villages.ABSTRAKDesa Efi-Efi di Kecamatan Tobelo Selatan menghadapi permasalahan utama berupa banyaknya lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara produktif dan ketergantungan masyarakat pada komoditas pertanian tunggal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya pendapatan rumah tangga serta menurunnya kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui program “Dari Lahan Tidur Menjadi Lumbung Kesejahteraan” dengan penerapan pertanian cabai ramah lingkungan berbasis pemberdayaan aset komunitas (Asset-Based Community Development/ABCD). Metode pelaksanaan menggunakan Asset-Based Community Development (ABCD) di desa Efi-Efi, Tobelo Selatan.Waktu pelaksanaan Juli 2024 - September 2025. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas petani dalam menerapkan teknik pertanian organik, penggunaan pupuk kompos, dan pengendalian hama dengan pestisida hayati. Kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran lingkungan, memperkuat kelembagaan kelompok tani, dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat desa. Program ini sejalan dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan tujuan 15 (Ekosistem Daratan). Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan ABCD dan praktik pertanian ramah lingkungan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus mewujudkan desa berkelanjutan.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA MENGENAI TATA CARA PEMBUANGAN SAMPAH DI SMP KOTA MEDAN Harahap, Fatma Dewani
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2411

Abstract

The issue of waste remains a serious challenge in environmental conservation efforts because its impact can trigger various other problems. Data from the National Waste Management System (SIPSN) shows that annual waste production in Indonesia reaches around 36 million tons from 311 districts and cities. The rate of population growth accompanied by urban development has exacerbated this condition, so that waste accumulation can no longer be ignored. This situation underscores the importance of implementing a planned waste management system as part of efforts to maintain environmental balance and support sustainable living patterns. Through community service activities, it is hoped that practical steps can be offered to address waste issues, including introducing waste processing methods and designing low-cost waste bins. This approach is expected to encourage community participation in developing clean living habits and environmental awareness.ABSTRAKPersoalan sampah masih menjadi tantangan serius dalam upaya pelestarian lingkungan karena dampaknya dapat memicu berbagai masalah turunan lainnya. Data dari Sistem Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) menunjukkan bahwa produksi sampah tahunan di Indonesia mencapai sekitar 36 juta ton yang berasal dari 311 kabupaten dan kota. Laju pertumbuhan penduduk yang disertai perkembangan kawasan perkotaan semakin memperberat kondisi tersebut, sehingga akumulasi sampah tidak lagi dapat diabaikan. Situasi ini menegaskan pentingnya penerapan sistem pengelolaan sampah yang terencana sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung pola hidup berkelanjutan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, diharapkan dapat ditawarkan langkah-langkah praktis untuk mengatasi persoalan persampahan, termasuk pengenalan cara pengolahan sampah serta perancangan tempat sampah berbiaya rendah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan.
Peran Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan di Desa Cikuya Andri, Hendri Kartika; Juliansyah, Shultan; Sakira, Dea; Amaji, Fajar Tri; Situmorang, Deny
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2489

Abstract

The Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) represents the implementation of the Tri Dharma of Higher Education, particularly in the domain of community engagement. This program was carried out by KKN Group 20 in Cikuya Village, Solear Sub-district, Tangerang Regency, Banten Province, Indonesia, over a 40-day period from November 3 to December 10, 2025. The program aimed to enhance community awareness and participation in promoting environmental cleanliness and sustainability at the village level. The implementation employed field observation, active student involvement, and a collaborative approach with the village government and local community. Environmental initiatives conducted during the program included community clean-up activities, tree planting, the installation of waste education boards, and the provision of waste carts to support local waste management. The findings indicate increased community awareness of environmental hygiene, improved utilization of waste management facilities, and strengthened collective action in maintaining the village environment. Overall, the program demonstrates the contribution of student-led community engagement initiatives to sustainable environmental improvement in rural areas.AbstrakKuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat. KKN Kelompok 20 dilaksanakan di Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, selama kurun waktu 40 hari, terhitung sejak 3 November hingga 10 Desember 2025. Pelaksanaan program KKN ini diarahkan untuk meningkatkan tingkat kesadaran serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lapangan sebagai tahap awal, keterlibatan langsung mahasiswa dalam kegiatan masyarakat, serta pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat. Program kerja pada bidang lingkungan hidup mencakup kegiatan kerja bakti lingkungan, penanaman pohon, pembuatan papan edukasi sampah, serta pemberian sarana berupa gerobak sampah kepada Desa Cikuya. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pemanfaatan fasilitas pengelolaan sampah yang lebih optimal, serta berkembangnya semangat gotong royong dalam upaya menjaga lingkungan desa. Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan dapat tercipta kontribusi yang nyata dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Desa Cikuya.
Pemanfaatan Desain Grafis untuk Mendukung Promosi UMKM di Kota Pangkalpinang dengan Metode Design Thingking Alkodri, Ari Amir; Atmaja, Ferry Bakti; Rachmantsah, Agus Dendi; Farid, R Burham Isnanto; Wijaya, Benny; Adiwinoto, Bambang
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2451

Abstract

In today's era of digitalisation and the 4.0 industrial revolution, visually appealing promotional materials are essential for survival and growth. This community service activity aims to improve the visual promotion capabilities of MSMEs in Pangkalpinang City through the use of graphic design, as well as to equip participants with the skills needed in today's digital age. The programme was conducted over five days, involving 20 students and 7 SME partners from the culinary and handicraft sectors. The methodology combined design thinking and project-based learning approaches, starting from field observation, ideation, prototyping, to the submission of final designs. The outcomes of the activity include ready-to-use promotional materials such as banners, food menus, and supporting materials tailored to the identity and needs of each SME. This activity contributes to improving the competitiveness of MSMEs through visual differentiation and strengthening marketing literacy among MSMEs and participants.ABSTRAKPada era digitalisasi dan revolusi industri 4.0 sekarang ini, keberadaan materi promosi yang menarik secara visual menjadi kebutuhan primer untuk bertahan dan berkembang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas promosi visual UMKM di Kota Pangkalpinang melalui pemanfaatan desain grafis, serta memberi bekal kompetensi yang dibutuhkan peserta pada masa digitalisasi sekarang. Pelaksanaan dilakukan selama lima hari dengan melibatkan 20 mahasiswa dan 7 UMKM mitra sektor kuliner dan kerajinan. Metode yang digunakan menggabungkan pendekatan design thinking dan project-based learning, dimulai dari observasi lapangan, ideasi, prototipe, hingga penyerahan desain final. Hasil kegiatan berupa paket materi promosi siap pakai berupa banner, menu makanan, dan materi pendukung yang disesuaikan dengan identitas dan kebutuhan masing-masing UMKM. Kegiatan ini turut berkontribusi dalam peningkatan daya saing UMKM melalui diferensiasi visual serta penguatan literasi pemasaran baik kepada UMKM serta peserta.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN DAYA SAING DAN LEGALITAS UMKM DHANY BAKERY DI JOMBANG DALAM MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGs Setyawati, Ira; Agustin, Resty; Winarno, Agung; Hermawan, Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2382

Abstract

This community service activity aims to improve the competitiveness, business legality, and management quality of Dhany Bakery, a micro, small, and medium enterprise (MSME) located in Jogoroto District, Jombang Regency. The assistance was provided by 2024–2025 Master of Management students from Malang State University (UM), namely Ira Setyawati and Resty Agustin, under the guidance of Prof. Dr. Agung Winarno, M.M. and Dr. Agus Hermawan, GradDipMgt., M.Si., M.Buss. The activities included assistance with business licensing, trademark intellectual property rights (IPR) registration, preparation of simple financial reports, and training in digital marketing and branding strategies. The implementation method used a participatory approach with a combination of observation, training, and intensive mentoring. The results of the assistance showed an increase in business actors' understanding of the importance of legality, financial recording, and digital marketing. This is evidenced by the marketing of products through WhatsApp Business, Instagram, and GoFood. Additionally, this program supports the achievement of the SDGs, particularly SDG 1, SDG 8, and SDG 9. Overall, the assistance has strengthened the managerial foundation of Dhany Bakery while boosting the business owner's confidence in developing the business.ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing, legalitas usaha, dan kualitas manajemen UMKM Dhany Bakery yang berlokasi di Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Pendampingan dilakukan oleh mahasiswa Magister Manajemen Universitas Negeri Malang (UM) angkatan 2024–2025, yakni Ira Setyawati dan Resty Agustin, dengan bimbingan Prof. Dr. Agung Winarno, M.M. dan Dr. Agus Hermawan, GradDipMgt., M.Si., M.Buss. Kegiatan meliputi pendampingan perizinan usaha, pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merek dagang, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta pelatihan strategi pemasaran digital dan branding. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan kombinasi observasi, pelatihan, dan mentoring intensif. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya legalitas, pencatatan keuangan, serta pemasaran digital. Hal ini ditunjukkan dengan adanya pemasaran produk melalui WhatsApp bisnis, Instagram dan Gofood. Selain itu, program ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 1, SDG 8, dan SDG 9. Secara keseluruhan, pendampingan mampu memperkuat fondasi manajerial Dhany Bakery sekaligus meningkatkan kepercayaan diri pemilik usaha dalam mengembangkan bisnis.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI URINE KAMBING DI DESA TANJUNG SARI, KABUPATEN OKU Nurlaili, Nurlaili; Pusvita, Ema; Gribaldi, Gribaldi; Asroh, Ardi; Novriani, Novriani; Danial, Ekawati; Yulhasmir, Yulhasmir; Diana, Susanti; Dewi, Nurmala; Sakalena, Firnawati; Fatmanurshanti, Dora; Lastinawati, Endang; Rosmawati, Henny; Ogari, Putri Ayu; Lestari, Windi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i1.2545

Abstract

This Community Service (PkM) activity was carried out in Tanjung Sari Village, Pengandonan District, Ogan Komering Ulu Regency (OKU), to improve the knowledge and skills of farmers/breeders in utilizing goat urine waste as raw material for liquid organic fertilizer (POC). The main problem of the community is the dependence on chemical fertilizers and the lack of optimal use of livestock waste that has the potential to pollute the environment. The implementation method is carried out through counseling, training, and demonstrations of making POC using local ingredients (goat urine, ginger-turmeric-galangal rhizomes, EM4, dolomite, shrimp paste, and molasses). POC is fermented for two weeks and applied to corn and vegetable crops at a dose of 200 ml/L of water. Field observations showed that plants that were given POC had greener leaves, stronger stems, and more uniform growth compared to controls without POC. This activity improves farmers' practical skills in producing organic fertilizers independently and encourages productive livestock waste management. Thus, this PkM contributes to increasing crop productivity and strengthening sustainable agricultural practices in Tanjung Sari Village.ABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Pengandonan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani/peternak dalam memanfaatkan limbah urine kambing sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC). Permasalahan utama masyarakat adalah ketergantungan pada pupuk kimia dan belum optimalnya pemanfaatan limbah ternak yang berpotensi mencemari lingkungan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi pembuatan POC menggunakan bahan lokal (urine kambing, rimpang jahe-kunyit-lengkuas, EM4, dolomit, terasi, dan molase). POC difermentasi selama dua minggu dan diaplikasikan pada tanaman jagung dan sayuran dengan dosis 200 ml/L air. Hasil pengamatan lapangan menunjukkan tanaman yang diberi POC memiliki daun lebih hijau, batang lebih kuat, serta pertumbuhan lebih seragam dibandingkan kontrol tanpa POC. Kegiatan ini meningkatkan keterampilan praktis petani dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri serta mendorong pengelolaan limbah ternak yang produktif. Dengan demikian, PkM ini berkontribusi pada peningkatan produktivitas tanaman dan penguatan praktik pertanian berkelanjutan di Desa Tanjung Sari.
AKSI SOSIAL DAN LINGKUNGAN STKIP AGAMA HINDU AMLAPURA BERBASIS PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA LEAN, BUNUTAN, KARANGASEM Wiriawan, I Ketut
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i1.2629

Abstract

Community service is an integral part of the Tri Dharma of Higher Education, aiming to bridge the academic world with the real needs of the community. This article aims to describe the implementation and impact of community service-based social and environmental action activities carried out in Lean Village, Bunutan District, Karangasem Regency. The community service method was implemented through a participatory approach, involving lecturers and students of the Hindu Teacher Training College of Amlapura, as well as the local community as the subjects of the activities. The activities included cooking together in residents' homes, distributing basic necessities to those in need, and cleaning the village environment. The results of the activities showed an increase in social awareness, a spirit of mutual cooperation, and increased public awareness of the importance of maintaining cleanliness and environmental sustainability. Furthermore, these activities also provided contextual learning experiences for students in implementing social and humanitarian values. It can be concluded that integrated social and environmental action based on community participation can have positive social and educational impacts and has the potential to become a model for sustainable community service in rural areas.ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial dan kesadaran lingkungan masyarakat Desa Lean, Kecamatan Bunutan, Kabupaten Karangasem. Program dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa STKIP Agama Hindu Amlapura dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat sebagai mitra kegiatan. Bentuk kegiatan meliputi memasak bersama di rumah warga, pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, serta kegiatan bersih-bersih lingkungan desa. Hasil kegiatan menunjukkan terbangunnya semangat gotong royong, meningkatnya interaksi sosial yang harmonis, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan dan kepedulian sosial. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga berkontribusi dalam penguatan karakter mahasiswa melalui pengalaman pembelajaran kontekstual. Kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa aksi sosial dan lingkungan yang terintegrasi mampu memberikan dampak positif secara sosial dan edukatif bagi masyarakat dan civitas akademika.
Analisis Kebutuhan Bahasa Inggris Pariwisata pada Siswa SMA di Thailand: Studi Survei Mata Pelajaran English for Tourism Ilahi, Lailiy Kurnia; Wahyudi, Wahyudi; Rosayanti, Novinda; Mahrus, Miftahul; Suswanto, Budyi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2657

Abstract

This study aimed to analyze the needs of English language use for tourism among senior high school students in Thailand who take the English for Tourism subject. The research focused on identifying the most required language skills, the skills that are the most difficult to master, and students’ perceptions of English learning in the tourism context. A descriptive survey design was employed, involving 120 students selected through quota sampling and proportionally distributed based on grade level. The research instruments consisted of a students’ perception questionnaire and semi-structured interviews. The questionnaire data were analyzed using descriptive statistics, namely mean and standard deviation, while the interview data were analyzed through content analysis. The findings revealed that speaking and listening were the most needed as well as the most problematic skills in learning English for Tourism. Limited vocabulary, insufficient grammatical competence, and low self-confidence were identified as the main factors hindering students’ oral communication ability. In addition, the students demonstrated positive attitudes toward the English for Tourism subject and perceived it as relevant for supporting their academic readiness and future career opportunities in the tourism sector. This study emphasizes the importance of developing English for Tourism instruction based on students’ needs analysis, with a strong focus on strengthening oral communication skills, integrating authentic materials, and implementing contextual and communicative learning strategies.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan penggunaan bahasa Inggris untuk pariwisata pada siswa SMA di Thailand yang mengikuti mata pelajaran English for Tourism. Penelitian difokuskan pada identifikasi keterampilan bahasa yang paling dibutuhkan, keterampilan yang paling sulit dikuasai, serta persepsi siswa terhadap pembelajaran bahasa Inggris dalam konteks pariwisata. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan melibatkan 120 siswa sebagai responden yang dipilih melalui teknik quota sampling dan didistribusikan secara proporsional berdasarkan tingkat kelas. Instrumen penelitian berupa kuesioner persepsi siswa dan wawancara semi-terstruktur. Data kuesioner dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata dan standar deviasi, sedangkan data wawancara dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara (speaking) dan menyimak (listening) merupakan keterampilan yang paling dibutuhkan sekaligus paling bermasalah dalam pembelajaran English for Tourism. Keterbatasan kosakata, penguasaan tata bahasa, serta rendahnya kepercayaan diri menjadi faktor utama yang menghambat kemampuan komunikasi lisan siswa. Selain itu, siswa menunjukkan sikap positif terhadap mata pelajaran English for Tourism dan menganggapnya relevan untuk mendukung kesiapan akademik dan peluang karier di sektor pariwisata. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan pembelajaran English for Tourism yang berbasis analisis kebutuhan siswa, dengan penekanan pada penguatan keterampilan komunikasi lisan, penggunaan materi autentik, serta penerapan strategi pembelajaran komunikatif yang kontekstual dan aplikatif.
Peran Kerja Bakti Kolaboratif Mahasiswa dan Masyarakat dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Peduli Lingkungan di Sekitar Kampus Amrullah, A Afif; Maulana, Khabib; Mujito, Mujito; Abror, Sirojuddin; El-Yunusi, Muhammad Yusron
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2591

Abstract

Synergy and mutual cooperation (gotong royong) between students and the community are important factors in maintaining environmental quality around the university site. This article discusses community service involving collaboration between students and the surrounding community to increase awareness and participation in maintaining environmental cleanliness, particularly in addressing waste accumulation and river blockages caused by water hyacinth. This activity is a PAR-based community service (PAR), which positions students and the community as subjects of social change through planning and concrete action stages. The results of this community service show significant changes in physical and social indicators, namely: (1) the restoration of smooth river drainage flow after removing water hyacinth sedimentation; (2) the creation of roadside areas that are clean from wild garbage and vines; and (3) increasing active participation of residents in flood risk mitigation through a culture of mutual cooperation. The main conclusion is that community service with participatory methods is effective not only for physical cleanliness, but also as a means of knowledge transfer and the formation of sustainable environmental care characters.ABSTRAKSinergi dan kerja sama timbal balik (gotong royong) antara mahasiswa dan masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar kampus. Artikel ini membahas pengabdian masyarakat yang melibatkan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam mengatasi penumpukan sampah dan penyumbatan sungai akibat eceng gondok. Kegiatan ini adalah pengabdian masyarakat berbasis PAR (participatory action research), yang menempatkan mahasiswa dan masyarakat sebagai subjek perubahan sosial melalui tahapan perencanaan dan aksi konkret. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan perubahan signifikan pada indikator fisik dan sosial, yakni: (1) pulihnya kelancaran aliran drainase sungai setelah pengangkatan sedimentasi eceng gondok; (2) terciptanya kawasan bahu jalan yang bersih dari sampah liar dan tanaman rambat; serta (3) meningkatnya partisipasi aktif warga dalam mitigasi risiko banjir melalui budaya gotong royong. Kesimpulan utamanya adalah pengabdian masyarakat dengan metode partisipatif efektif tidak hanya untuk kebersihan fisik, tetapi juga sebagai sarana transfer pengetahuan dan pembentukan karakter kepedulian lingkungan yang berkelanjutan.
Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Projek Mini Kreatif Bagi Siswa Sekolah Dasar di SD Muhamadiyah 1 Pulau Morotai Papingka, Gullyt Karlos; Lessy, Ledy Yanti; Basri, Megawati; Mahmud, Nurhani; Sibua, ABD Sarman
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2743

Abstract

This community service activity aims to strengthen the Character Education of elementary school students through the Implementation of Creative Mini Projects Based on Project-Based Learning (PJBL). The problem behind this activity is the continued need to strengthen religious values, discipline, responsibility, awareness of cleanliness, and the development of student creativity. The activity was carried out at Muhammadiyah 1 Elementary School, Morotai Island using a participatory and collaborative approach involving lecturers and students as facilitators and teachers and students as partners. The implementation method was carried out through three stages, namely planning, implementation, and evaluation. The core activity was a mini drawing and coloring project integrated with religious habits and cleanliness education. The results of the activity showed an increase in student participation, enthusiasm, creativity, and the growth of a sense of responsibility and cooperation. Thus, the implementation of project-based learning through creative activities has proven effective as a strategy to strengthen character education in elementary schools.ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat Pendidikan Karakter siswa sekolah dasar melalui Penerapan Projek Mini Kreatif Berbasis Pembelajaran Project-Based Learning (PJBL). Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah masih perlunya penguatan nilai religius, disiplin, tanggung jawab, kesadaran kebersihan, serta pengembangan kreativitas siswa. Kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Pulau Morotai dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai fasilitator serta guru dan siswa sebagai mitra. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan inti berupa projek mini menggambar dan mewarnai yang diintegrasikan dengan pembiasaan keagamaan dan edukasi kebersihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi, antusiasme, kreativitas, serta tumbuhnya sikap tanggung jawab dan kerja sama siswa. Dengan demikian, penerapan pembelajaran berbasis projek melalui kegiatan kreatif terbukti efektif sebagai strategi penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue