cover
Contact Name
Dian Hidayatullah
Contact Email
dian@umb.ac.id
Phone
+6282374043888
Journal Mail Official
agribis@umb.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Jl. Bali, PO Box 118, Bengkulu 38119
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Agribis
ISSN : 20867956     EISSN : 26155494     DOI : 10.36085/agribis.v15i1
Jurnal Agribisnis adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian secara reguler setiap 2 bulan sekali Januari dan Juli untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi Jurnal Agribis adalah bidang agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh Jurnal Agribis terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar
Articles 115 Documents
MODEL EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI KUNYIT: ANALISIS PENGELUARAN DAN KESEJAHTERAAN: Household Economic Model of Turmeric Farmers: Expenditure and Welfare Analysis Ardelia Fatimah As Zahara; Nuriah Yuliati; Gyska Indah Harya
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 2 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i2.10486

Abstract

Penelitian ini tidak menganalisis agribisnis dari aspek produksi, melainkan implikasi ekonomi berkaitan kesejahteraan yang direpresentasikan melalui pengeluaran rumah tangga petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model ekonomi rumah tangga yaitu faktor-faktor yang memengaruhi pengeluaran dan komposisi pengeluaran sebagai indikator kesejahteraan rumah tangga petani. Pendapatan rumah tangga petani didapatkan dari subsektor pertanian dan non-pertanian. Subsektor pertanian rumah tangga petani mengusahakan beberapa komoditas, yaitu kunyit, jagung, cabai, dan padi. Metode analisis dalam penelitian ini yaitu model simultan 2SLS dan Good Servise Ratio (GSR). Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor pengeluaran rumah tangga petani terdapat empat persamaan yaitu pendapatan rumah tangga, konsumsi pangan, konsumsi non pangan dan kesejahteraan. Variabel yang berpengaruh signifikan yaitu pendapatan rumah tangga, luas lahan, jumlah anggota rumah tangga dan anak sekolah, konsumsi pangan dan non pangan. Variabel yang berpengaruh tetapi tidak signifikan yaitu usia dan pendidikan kepala rumah tangga. Pengeluaran rumah tangga petani didominasi pengeluaran non-pangan yang lebih besar daripada pengeluaran pangan. Nilai rata-rata good service ratio (GSR) sebesar 0,95 mengindikasikan rumah tangga petani kunyit tergolong lebih sejahtera karena memiliki nilai kurang dari 1. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan untuk perumusan peningkatan kesejahteraan rumah tangga petani kunyit melalui penguatan pendapatan dan alokasi pengeluaran rumah tangga petani.
ANALYSIS OF DETERMINATION OF SUPERIOR FOOD CROP COMMODITIES AND THEIR DEVELOPMENT STRATEGIES IN PURBOLINGGO DISTRICT, EAST LAMPUNG Novita; Wintari Mandala
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 2 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i2.10608

Abstract

Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu daerah penyangga pangan utama di Provinsi Lampung. Kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten ini sangat signifikan. Namun, tantangan seperti alih fungsi lahan dan fluktuasi harga komoditas menuntut adanya pemetaan ulang mengenai komoditas apa yang paling potensial untuk diprioritaskan pengembangannya agar kesejahteraan petani meningkat. Strategi pengembangan komoditas unggulan memerlukan pendekatan yang komprehensif untuk memastikan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu 1) Mengidentifikasi dan menetapkan jenis komoditas tanaman pangan yang menjadi komoditas unggulan (basis) di Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur. 2) Menganalisis tingkat daya saing dan pertumbuhan komoditas tanaman pangan di Kecamatan Purbolinggo dalam periode waktu tertentu . 3) Merumuskan dan menyusun strategi pengembangan yang tepat untuk mengoptimalkan potensi komoditas tanaman pangan unggulan guna meningkatkan perekonomian lokal di Kecamatan Purbolinggo. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kecamatan Purbolinggo memiliki tiga komoditas basis utama: ubi jalar (LQ = 1,80), kacang tanah (LQ = 1,58), dan padi sawah (LQ = 1,50). Jagung (LQ = 0,96) dan ubi kayu (LQ = 0,69) berstatus non-basis. Ubi jalar dan kacang tanah dianggap sebagai komoditas unggulan progresif (SS > 0), padi sawah dianggap sebagai fase unggulan jenuh (SS < 0) karena keterbatasan lahan dan krisis regenerasi petani, jagung dianggap sebagai komoditas berkembang yang potensial (SS > 0), dan ubi kayu dianggap tertinggal (SS < 0) karena kurangnya persaingan lahan dengan jagung dan rendahnya harga di tingkat hilir. Strategi pengembangan dirancang dari hulu ke hilir untuk memaksimalkan potensi dan meningkatkan perekonomian lokal. Strategi ini mencakup integrasi mekanisasi modern dengan platform Kartu Petani Berjaya (KPB), BUMDesma untuk meningkatkan skala ekonomi palawija, program Smart Farming untuk pemuda, pembangunan embung untuk mengurangi kekeringan, zonasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), dan kerja sama jangka panjang dengan perusahaan pertanian.
STRUKTUR SALURAN, MARGIN, DAN EFISIENSI PEMASARAN IKAN TONGKOL DARI TPI KE PASAR PANORAMA KOTA BENGKULU Rita Feni; Joliyusham Pako; Jon Yawahar; Anton Feriady; Maheran Mulyadi; Edy Marwan; Edi Efrita
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 2 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i2.10786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemaran, margin pemasaran dan efisiensi pemasaran ikan tongkol dari TPI hingga pasar Panorama kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah pedagang ikan tongkol yang ada di daerah penelitian yaitu dari TPI hingga pasar Panorama kota Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan bantuan kuisioner. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan langsung melalui wawancara ke pedagang ikan tongkol, sedangkan data sekunder adalah data yang berasal dari instansi atau lembaga terkait dengan penelitian. Analisis data yang digunakan menggunakan rumus analisis margin dan efisiensi pemasaran. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah metode purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa saluran pemasaran ikan tongkol mulai dari nelayan ke TPI kemudian ke pedagang pengumpul setelah itu ke pedagang pengecer hingga kemudian dijual konsumen. Margin pemasaran ikan tongkol dari TPI ke pasar Panorama kota Bengkulu adalah sebesar Rp 17.000, dimana margin pemasaran dari pedagang pengumpul ke pedagang pengecer sebesar Rp.7000 dan dari pedagang pengecer ke konsumen adalah Rp. 10.000. Efisiensi pemasaran ikan tongkol sebesar 11,16 persen dan nilai fisherman’s share adalah sebesar 43,33%.
DETERMINAN KEAKTIFAN KELOMPOK TANI DAN KARAKTERISTIK PETANI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI PADI DI DESA RIMBO RECAP KABUPATEN REJANG LEBONG Mira Yanuarti; Dwita Prisdinawati; Anadiya Pingki; Fery Murtiningrum; Riri Juniarti
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 2 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i2.10853

Abstract

Padi merupakan komoditas pangan strategis yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya peningkatan produktivitas padi dapat dilakukan melalui penguatan kelembagaan kelompok tani dan peningkatan partisipasi petani dalam berbagai kegiatan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan kelompok tani terhadap peningkatan produksi padi di Desa Rimbo Recap, Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret–Mei 2026 menggunakan metode survei dengan melibatkan 183 petani padi yang tergabung dalam kelompok tani sebagai responden. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Variabel independen yang diteliti meliputi kehadiran anggota, diskusi kelompok, kondisi lapangan, kegiatan penyuluhan, kontribusi anggota, umur, dan tingkat pendidikan, sedangkan variabel dependen adalah produksi padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel kehadiran anggota, diskusi kelompok, kondisi lapangan, kegiatan penyuluhan, dan kontribusi anggota berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi (p0,05). Variabel diskusi kelompok merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi produksi padi dengan nilai koefisien beta sebesar 0,429. Hasil uji simultan (Uji F) menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi padi dengan nilai F hitung sebesar 52,388 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,677 menunjukkan bahwa 67,7% variasi produksi padi dapat dijelaskan oleh variabel yang diteliti, sedangkan 32,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Sehingga disimpulkan peningkatan keaktifan petani dalam kelompok tani, terutama melalui kehadiran anggota, diskusi kelompok, kegiatan penyuluhan, dan kontribusi aktif anggota, dapat meningkatkan produktivitas padi.
INTEGRASI DAN KAUSALITAS HARGA CABAI RAWIT: ANALISIS EMPIRIS PASAR PRODUSEN DAN KONSUMEN JAWA TIMUR. Imama Nurus Izaati; Azwar Annas; Iid Mufaidah
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 2 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i2.11107

Abstract

This study aims to market integration and causality of cayenne pepper price transmission between producer and consumer markets in East Java. Producer markets are represented by Kediri and Malang Regencies, while consumer markets are represented by Surabaya and Malang City. The analysis method used is Vector Autoregression (VAR), considering the dynamics of short-term relationships between markets. The results show high price persistence across markets, reflecting the strong influence of previous period prices on current prices. Furthermore, there is strong vertical market integration, with producer markets acting as price leaders, significantly influencing consumer markets, particularly in Surabaya. Conversely, the influence of consumer markets on producer markets is relatively limited, indicating a more supply-driven market system. These findings also reveal interconnected consumption across markets, indicating spatial competition. Overall, this study provides empirical evidence that cayenne pepper markets in East Java are spatially and vertically integrated, and emphasizes the strategic role of producer markets in price formation and transmission between regions.

Page 12 of 12 | Total Record : 115