cover
Contact Name
Dian Hidayatullah
Contact Email
dian@umb.ac.id
Phone
+6282374043888
Journal Mail Official
agribis@umb.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Jl. Bali, PO Box 118, Bengkulu 38119
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Agribis
ISSN : 20867956     EISSN : 26155494     DOI : 10.36085/agribis.v15i1
Jurnal Agribisnis adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian secara reguler setiap 2 bulan sekali Januari dan Juli untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi Jurnal Agribis adalah bidang agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh Jurnal Agribis terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar
Articles 115 Documents
DAMPAK PENYULUHAN PERTANIAN DALAM PENYALURAN ALSINTAN DAN SAPRODI DI KELOMPOK TANI JAMBUAN JAYA, DESA ANTIROGO, KECAMATAN SUMBERSARI, KABUPATEN JEMBER Kustiari, Tanti; Setyabudi, Ibnu Fajar; Auliya, Iftitah Diah; Ramadhana, Izzan Hadiatma; Azizah, Nur; Zakaria, Muhammad Anugerah; Natalia, Gita
Jurnal AGRIBIS Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v18i2.8386

Abstract

This study aims to to explore the role of extension workers in assisting farmer groups in obtaining access to agricultural machinery and agricultural inputs that meet farmers' needs, and to observe the impact of aid distribution on work effectiveness and agricultural production results. at the Jambuan Jaya Farmer Group, located in Antirogo Village, Sumbersari Subdistrict, Jember Regency. The research employs a qualitative approach with descriptive methods. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. Informants were selected using purposive and snowball sampling techniques, involving 10 individuals including group leaders, extension agents, and farmer group members. The findings indicate that agricultural extension workers play seven key roles in the distribution process: as motivators, communicators, facilitators, organizers, educators, consultants, and catalysts. The distribution of support is carried out in stages based on land area ownership and is complemented by training on equipment use. Although the distribution is not yet evenly allocated, the implementation of assistance and technical guidance is considered effective. The impact of the assistance is reflected in increased productivity, work efficiency, and farmers’ knowledge and skills in using agricultural technologies. Additionally, the two-way communication between farmers and extension agents strengthens mutual trust and encourages active participation of farmers in decision-making processes. The study concludes that the active role of extension workers is crucial in optimizing the distribution and utilization of agricultural assistance and in enhancing the institutional performance of farmer groups comprehensively.
PENGARUH LUAS LAHAN, BIAYA PRODUKSI, DAN JUMLAH PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI JERUK (Citrus sinensis) DI DESA TUNGKU JAYA KECAMATAN SOSOH BUAY RAYAP KABUPATEN OGAN KOMERING ULU Endang Lastinawati; Sa’diah, Iis; Ayu Ogari, Putri; Chuzaimah; Swasdiningrum Putri, Trisna Wahyu
Jurnal AGRIBIS Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v18i2.8444

Abstract

Orange is one of the superior fruits that is widely developed in Indonesia. This study aims to calculate the income of orange farming and analyze the effect of land area, production costs, and production volume on orange farming income. The study was conducted in Tungku Jaya Village, which is one of the orange production centers in Ogan Komering Ulu (OKU) Regency. The research method used was the survey method. Farmer samples were taken using a simple random method, as many as 30 farmers from 50 orange farmers in the research location. The data were processed using a mathematical formula for income, and multiple linear regression methods. The results showed that the income of orange farming in Tungku Jaya Village, Sosoh Buay Rayap District was IDR 12,874,012.71/ha/year. The income of orange farming in Tungku Jaya Village was influenced by the amount of production and production costs. While the area of ​​land had no significant effect on orange farming income.
TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP SAYURAN HIDROPONIK TANPA PESTISIDA (STUDI KASUS: HYDROVITA FAPERTA FARM) Fitri, Melani Anisa; Irnad; Akbar Serawai, Bembi; Lingga, Apriel; Ramadhani Wisnu Adi, Mutyas
Jurnal AGRIBIS Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v18i2.8562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap sayuran hidroponik tanpa pestisida di Hydrovita Faperta Farm serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Data dikumpulkan dari 80 responden menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen (87,5%) merasa puas terhadap sayuran hidroponik tanpa pestisida yang diproduksi oleh Hydrovita Faperta Farm. Rata-rata skor kepuasan berada pada kategori “Puas”. Secara simultan, semua variabel independen berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dengan nilai R² sebesar 72,6%. Secara parsial, hanya variabel promosi dan pelayanan yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan yang responsif serta promosi yang optimal menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepuasan konsumen terhadap produk sayuran hidroponik tanpa pestisida. Diharapkan Hydrovita Faperta Farm melakukan perbaikan dari segi kualitas greenhouse dan penggunaan smart farming sehingga kepuasan konsumen dapat dioptimalkan. Kata kunci: kepuasan konsumen; hidroponik; tanpa pestisida; promosi; pelayanan
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI YANG MENGGUNAKAN PUPUK BERSUBSIDI DAN NON SUBSIDI DI KABUPATEN MUSI RAWAS Primalasari, Ira; Octalia, Vera; Mulyadi, Maheran
Jurnal AGRIBIS Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v18i2.8607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat pendapatan usaha tani padi yang memanfaatkan pupuk subsidi di Kabupaten Musi Rawas. Pendekatan yang digunakan adalah metode survei, yang dilakukan melalui wawancara langsung dengan petani menggunakan kuesioner yang telah disiapkan sebelumnya. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 150 petani. Sampel diambil dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Tugumulyo, Purwodadi dan Muara Beliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi sebesar 1.365 kg/mt/0,5 ha. Rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani sebesar Rp 2.877.110. Rata-rata penerimaan total petani padi sebesar Rp 15.564.409 sehingga besar rata-rata pendapatan yang diperoleh petani padi yang menggunakan pupuk subsidi sebeasr Rp. 12.687.299. Hasil ini berbeda dengan petani yang memakai pupuk non subsidi. Rata-rata pendapatan yang diperoleh petani yang memakai pupuk non subsidi sebesar Rp 9.783.860. Adanya perbedaan ini disebabkan karena adanya perbedaan harga pupuk yang digunakan pada usahataninya. Pupuk non subsidi memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan pupuk tanpa subsidi Kata Kunci : Kinerja, Pasar beras, Perilaku , Struktur
Komparasi Pendapatan Petani yang Menerapkan Dan yang Belum Menerapkan Sistem Dapog Di Desa Kapuk Muhammad Hafis Muhammad Hafis; Chuzaimah; R.A. Umikalsum
Jurnal AGRIBIS Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v18i2.8863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komparasi karakteristik serta perbedaan pendapatan antara petani yang menerapkan maupun yang belum menerapkan sistem dapog. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Kapuk pada bulan November 2024 – Februari 2025. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja dikarenakan Desa Kapuk adalah salah satu desa yang menerapkan penyemaian menggunakan teknologi sistem dapog pada lahan rawa lebak yang tergolong masih sedikit di Provinsi Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik petani padi yang menerapkan sistem dapog dan yang belum menerapkan sistem dapog memiliki perbedaan pada kategori umur dan jumlah anggota keluarga. Penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat komparasi rata-rata pendapatan antara petani menerapkan sistem dapog dan yang belum menggunakan sistem dapog. Rata-rata pendapatan petani menerapkan sistem dapog yaitu sebesar Rp24.222.919/mt, sedangkan rata-rata pendapatan petani yang belum menerapkan sistem dapog yaitu sebesar Rp23.556.638/mt. Kata kunci : Komparasi, karakteristik, Pendapatan, Dapog.
STUDI KELAYAKAN USAHATANI TANAMAN TOMAT RAMPAI (Solanum Pimpinellifolium KECAMATAN SEMATANG BORANG KOTA PALEMBANG. Leti Widia Leti Widia; Chuzaimah; R.A. Umikalsum
Jurnal AGRIBIS Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v18i2.8874

Abstract

Penelitian iUntuk menganalisis tingkat keuntungan usahatani tomat ceri di Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang. Untuk mengevaluasi kelayakan finansial usahatani tomat ceri di Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa wilayah tersebut merupakan salah satu kawasan yang aktif dalam budidaya tomat rampai. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan : 1. Biaya Produksi dan Pendapatan Total biaya produksi yang dikeluarkan untuk satu musim tanam budidaya tomat ceri adalah sebesar Rp707.813. Dengan total produksi mencapai 100 kilogram dan harga jual sebesar Rp21.000 per kilogram, total penerimaan yang diperoleh mencapai Rp2.100.000 per musim tanam. Selisih antara total penerimaan dan biaya produksi menghasilkan pendapatan bersih sebesar Rp1.392.187 untuk setiap musim tanam. Kelayakan Usaha Berdasarkan R/C Ratio Hasil analisis kelayakan usaha menggunakan Revenue-Cost (R/C) Ratio menunjukkan nilai sebesar 2,97. Artinya setiap pengeluaran sebesar Rp1 akan memberikan penerimaan sebesar Rp2,97. Nilai R/C Ratio yang lebih besar dari 1 menandakan bahwa usahatani tomat ceri di Kecamatan Sematang Borang layak untuk dijalankan dan berpotensi memberikan keuntungan yang cukup besar bagi petani.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA DISTILASI MINYAK ATSIRI DAUN CENGKEH DI PT. TJANDI SEWU BARU : Business Development Strategy For Clove Leaf Essential Oil Distillation At Pt. Tjandi Sewu Baru Muhammad Diki Adiyanto
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i1.9156

Abstract

The findings reveal that the company’s primary strengths include a strategic business location close to raw material sources, abundant natural resources (clove leaves), consistent growth in production, high-quality clove oil, and adequate transportation access. Conversely, the weaknesses identified are limited promotional activities, reliance on traditional technology, and lengthy distillation processes. From the external perspective, the opportunities consist of high clove leaf oil prices, a relatively wide marketing network, strong consumer confidence in product quality, and sustained demand for clove leaf oil. However, the company also faces threats such as natural disasters, fluctuating commodity prices of clove leaf essential oil, and the emergence of new competitors. The evaluation results show that the total internal factor score is 3.17 and the external factor score is 3.25, positioning the company strategically strong for sustainable business development. The alternative strategies formulated include: (1) enhancing production capacity by optimizing the strategic location and availability of raw materials to meet growing market demand, (2) creating added value through product diversification, (3) maintaining and improving product quality to sustain high selling prices and consumer trust, and (4) establishing partnerships with distributors to expand marketing networks by leveraging adequate transportation access.
ANALISIS USAHA PENANGKARAN BURUNG MURAI BATU DI KOTA BENGKULU: Analysis of The Murai Batu Bird Breeding Business in The City of Bengkulu Muhammad Fakhrurozi; Muhammad Taufiqurrahman Syah; Cendi Herlin Daya Sirsan; Evon Tri Oktami; Reflis; Yuwana; Indra Cahyadinata; Irnad; Edi Efrita; Edy Marwan; Maheran Mulyadi; Jon Yawahar
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i1.9613

Abstract

Burung Murai Batu (Copsychus malabaricus) banyak dipelihara orang, memiliki nilai ekonomis yang tinggi, usaha penangkarannya menguntungkan, dan modalnya cepat kembali. Penurunan harga anakan hasil tangkaran menyebabkan usaha penangkarannya perlu dianalisis kembali. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan, pendapatan keluarga, efisiensi dan kelayakan usaha penangkaran burung Murai Batu di Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan metode survei dan dengan teknik sampling snowball. Data diperoleh dari mewawancarai 15 orang responden. Pendapatan usaha penangkaran burung Murai Batu adalah sebesar Rp1.141.977,57/indukan betina/tahun, dan pendapatan keluarga Rp3,883,992.75/indukan betina/tahun. Usaha tersebut telah efisien dengan rasio R/C 1,17 tetapi dalam jangka panjang tidak layak diusahakan dengan rasio R/C 0,17, sehingga usaha penangkaran burung Murai Batu di Kota Bengkulu perlu ditinjau ulang. Kata Kunci: Keuntungan, family income, efisiensi, kelayakan, penangkaran burung Murai Batu.
EKSPOR KARET DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA: Rubber Exports And Their Impact on Indonesia's Economic Growth Muhanmad Faiz Ramadhan
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i1.9660

Abstract

ABSTRACT Penelitian ini ditujukan untuk menelusuri faktor-faktor yang memengaruhi kinerja ekspor karet Indonesia. serta menilai bagaimana ekspor komoditas perkebunan karet, kakao, dan kopi berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Analisis dilakukan menggunakan data sekunder deret waktu periode 1995-2024 yang dihimpun dari dari BPS, UN Comtrade, World Bank, serta Kementerian Perdagangan. Teknik yang digunakan berupa regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Squares (OLS) yang diolah melalui perangkat lunak EViews. Temuan pada Model 1 menunjukkan bahwa produksi karet memberikan dampak positif dan signifikan terhadap jumlah ekspor, sementara harga internasional, nilai tukar, dan konsumsi domestik tidak memberikan pengaruh berarti. Hal ini menegaskan bahwa kemampuan produksi merupakan penentu utama dalam meningkatkan ekspor karet. Pada Model 2,ditemukan bahwa ekspor karet berdampak positif dan signifikan terhadap PDB, sementara ekspor kakao berpengaruh negatif signifikan dan ekspor kopi tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Kedua model mencatat nilai Adjusted R² di atas 0,93, menandakan kemampuan penjelasan variabel yang sangat kuat. Keywords: Ekspor Karet, Pertumbuhan Ekonomi, Regresi OLS, Time Series, Komoditas Pertanian ABSTRACT The purpose of this study is to investigate the determinants of Indonesia’s rubber export performance and to evaluate the extent to which exports of rubber, cocoa, and coffee contribute to national economic growth. The analysis was conducted using time series secondary data for the period 1995-2024 collected from BPS, UN Comtrade, the World Bank, and the Ministry of Trade. The technique used was multiple linear regression with the Ordinary Least Squares (OLS) method, which was processed using EViews software. The findings in Model 1 show that rubber production has a positive and significant impact on export volume, while international prices, exchange rates, and domestic consumption have no significant effect. This confirms that production capacity is the main determinant in increasing rubber exports. In Model 2, it was found that rubber exports have a positive and significant impact on GDP, while cocoa exports have a significant negative impact and coffee exports do not show a significant impact. Both models recorded an Adjusted R² value above 0.93, indicating a very strong explanatory power of the variables. Keywords: Rubber Export, Economic Growth, OLS Regression, Time Series, Agricultural
ANALISIS USAHA PENGGILINGAN PADI DI KECAMATAN PINO KABUPATEN BENGKULU SELATAN Muhammad Taufiqurrahman Syah; Muhammad Fakhrurozi Abdurrahman Syah; Cendi Herlin Daya Sirsan; Evon Tri Oktami; Reflis; Yuwana; Indra Cahyadinata; Irnad; Edi Marwan; Edi Efrita; Maheran Mulyadi; Jon Yawahar
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i1.9676

Abstract

Usaha penggilingan padi membutuhkan biaya produksi yang tinggi untuk bisa beroperasi. Biaya produksi yang tinggi inilah menyebabkan usaha penggilingan padi perlu untuk dianalisis kembali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha penggilingan padi di Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian mengunakan metode survei dengan teknik penarikan sampel purposive. Penelitian dilakukan di wilayah administrasi Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan. Data diperoleh dari mewawancarai 5 orang responden. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis keuntungan, efisiensi, dan kelayakan. Hasil penelitian menunjukan keuntungan usaha penggilingan padi sebesar Rp3.790.858/Bulan, rasio R/C 2,05, dan rasio B/C 1,05. Usaha penggilingan padi di Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan perlu melakukan efisiensi biaya produksi, diversifikasi layanan, pembelian gabah, dan pemanfaatan limbah sekam untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Page 10 of 12 | Total Record : 115