cover
Contact Name
Dian Hidayatullah
Contact Email
dian@umb.ac.id
Phone
+6282374043888
Journal Mail Official
agribis@umb.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Jl. Bali, PO Box 118, Bengkulu 38119
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Agribis
ISSN : 20867956     EISSN : 26155494     DOI : 10.36085/agribis.v15i1
Jurnal Agribisnis adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian secara reguler setiap 2 bulan sekali Januari dan Juli untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi Jurnal Agribis adalah bidang agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh Jurnal Agribis terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar
Articles 96 Documents
ANALISIS KEPUTUSAN PETANI MENYIMPAN HASIL PANEN PADI DI DESA MARAS KECAMATAN AIR NIPIS KABUPATEN BENGKULU SELATAN Agus Elviansyah; Herri Fariadi; Evi Andriani
Jurnal AGRIBIS Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRIBIS
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v15i2.3561

Abstract

Sebagian besar petani padi di Desa Maras Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan memutuskan untuk menyimpan hasil panen padinya. Petani dalam menyimpan hasil panen, tentunya mempunyai pilihan dalam mengambil keputusan menyimpan atau menjual. Keputusan petani dipengaruhi oleh sejumlah faktor tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jumlah padi yang disimpan sampai musim panen berikutnya dan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani menyimpan hasil panen padi di Desa Maras Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah padi yang disimpan sampai musim panen berikutnya yaitu sebesar 2.125 Kg dari total produksi yaitu sebesar 2.782 Kg atau sebesar 77%. Dari hasil perhitungan uji statistik maka dapat dilihat bahwa variabel pendidikan (X4) dan pengalaman berusahatani (X6) berpengaruh terhadap keputusan petani menyimpan hasil panen padi. Sedangkan variabel jumlah produksi (X1), luas lahan (X2), umur (X3), dan jumlah tanggungan (X5) tidak berpengaruh terhadap keputusan petani menyimpan hasil panen padi. Kata Kunci: keputusan petani, menyimpan hasil panen, faktor-faktor yang mempengaruhi
PARTISIPASI PETANI DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PEREMAJAAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA PAGAR DEWA KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH Faisal Husni Asidiq; Yossie Yumiati; Ana Nurmalia
Jurnal AGRIBIS Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRIBIS
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v15i2.3563

Abstract

Peremajaan dibutuhkan pada tanaman perkebunan kelapa sawit yang telah mencapai umur ekonomis. Kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah memiliki produktivitas yang rendah. Hal ini disebabkan oleh umur tanaman kelapa sawit di Bengkulu Tengah yang sudah tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi petani dalam Pelaksanaan program replanting kelapa sawit dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani dalam pelaksanaan program replanting Kelapa Sawit di Desa Pagar Dewa Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi petani dalam pelaksanaan program replanting kelapa sawit di Desa Pagar Dewa Kecamatan Pondok Kelapa memiliki rata-rata sebesar 76 yang berarti bahwa tingkat partisipasi anggota kelompok termasuk dalam kategori tinggi. Umur (X1), Penerimaan (X3), pendidikan non formal (X4), jumlah tanggungan (X5), orientasi masa depan (X6) berpengruh terhadap partisipasi petani, namun pendidikan formal (X2) tidak berpengaruh secara parsial (individual). Kata Kunci: partisipasi, program replanting, kelapa sawit
ADOPSI DAN STRATEGI NAFKAH PETANI PADA PROGRAM PERLUASAN LAHAN TANAM PADI DI KECAMATAN LUBUK PINANG KABUPATEN MUKOMUKO Jondri Silaban; Herri Fariadi; Rika Dwi Yulihartika
Jurnal AGRIBIS Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRIBIS
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v15i2.3565

Abstract

Tingginya adopsi ditandai dengan banyaknya petani yang mengalihfungsikan lahan pada program perluasan lahan tanam padi. Kegiatan ini menimbulkan kendala bagi petani yaitu ketika petani telah melakukan program, namun usahatani padi tersebut belum menghasilkan atau belum panen, sehingga petani memutuskan untuk melakukan strategi nafkah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui adopsi dan alasan petani mengadopsi program perluasan lahan tanam padi, berapa luas lahan petani yang digunakan untuk program perluasan lahan tanam padi dan mengetahui bentuk strategi nafkah sebelum panen di Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi program perluasan lahan tanam padi di Kecamatan Lubuk Pinang berada pada rata-rata 53,27. Kondisi ini menunjukkan bahwa adopsi program perluasan lahan tanam padi dengan kategori tinggi. Alasan petani melakukan adopsi program perluasan lahan tanam padi yaitu megikuti program pemerintah sebanyak 27 orang atau sebesar 48,21%, meniru petani lain adalah sebanyak 3 orang atau sebesar 5,36%. Sedangkan alasan petani karena meningkatkan taraf hidup sebanyak 14 orang atau sebanyak 25%, dan alasan karena lebih menguntungkan sebanyak 12 orang atau sebanyak 21.43%. Rata-rata lahan petani yang digunakan untun melakukan program perluasan lahan tanam padi sebesar 91,07 % dari total lahan usahatani yang mereka miliki. Bentuk strategi nafkah petani padi di Kecamatan Lubuk pinang terdiri dari strategi intensifikasi (67,86%), diversifikasi pekerjaan (100%), migrasi (3,57%), berhemat (64,26%) dan pelibatan istri (69,64%). Strategi yang paling banyak digunakan petani padi yaitu dengan melakukan strategi diversifikasi pekerjaan. Kata Kunci: Adopsi, luas lahan, strategi nafkah, program perluasan lahan tanam padi
RESPON TANAMAN TOMAT TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN PUPUK KALIUM Neti Kesumawati; Jafrizal; Andes Saputra
Jurnal AGRIBIS Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRIBIS
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v15i2.3566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang sapi dan kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Solanum Lycopersicum. L). Penilitian ini di laksanakan selama 3 bulan, dimulai dari bulan Januari 2021 sampai Maret 2021 di lahan Percobaan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada ketinggian ±51 m dpl. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor yaitu : faktor pertama pupuk kandang sapi K1 : 5 ton/ha, K2 : 10 ton/ha, K3 : 15 ton/ha, K4 : 20 ton/ha. Sedangkan faktor kedua pupuk kalium (Kcl) P : Kontrol, P1 : 200 kg/ha, P2 : 225 kg/ha. Masing-masing di ulang sebanyak 3 kali sehingga di peroleh 36 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdapat 4 tanaman sehingga di peroleh 144 tanaman.. Hasil data di analisis menggunakan sidik ragam dan apabila berbeda nyata di lakukan uji lanjut Duncan᾽s mutiple range test (DMRT) taraf 5%. Hasil penilitian menunjukan pupuk kandang sapi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 14, dan 28 hst, jumlah cabang 28 hst, diameter batang 14,28 dan 42 hst dan berat buah. Perlakuan pupuk Kcl berbeda sangat nyata terhadap jumlah bunga, jumlah buah, dan berat buah. Dan terdapat interaksi antara pupuk kandang sapi dan Kcl pada diameter batang 42 hst. Kata kunci : Tomat, Kandang Sapi dan Kcl
EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT PRODUKSI PADA USAHATANI CABAI MERAH (Kasus : Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang) Roni Raviando; Edi Efrita; Edy Marwan
Jurnal AGRIBIS Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRIBIS
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v15i2.3567

Abstract

Tanaman cabai tergolong dalam family terung-terungan(Solanaceae)yang tumbuh sebagai perdu atau semak. Cabai termasuk tanaman semusim taua berumur pendek. Tanaman cabai memiliki akar tunggang yang terdiri dari akar utama(primer) dan akar lateral (sekinder). Akar lateral mengeluarkan serabut-serabut akar yang disebut akar tersier. Tanaman cabai (Capsicum annum) berasal dari dunia tropika dan subtropika Benua Amerika, khususnya Colombia, Amerika Selatan, dan terus menyebar ke Amerika Latin. Rumusan masalahnya adalah adalah apakah penggunaan input produksi(luas lahan, pupuk, pestisida, tenaga kerja, dan bibit) pada usahatani cabai merah di Kecamatan Kabawetan sudah efisien?. Tujuan untuk mengetahui efisiensi penggunaan input produksi(luas lahan, pupuk, pestisida, tenaga kerja, dan bibit) Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang.
TREND NILAI TUKAR PETANI PERIKANAN BUDIDAYA DAN PERIKANAN TANGKAP DI PROVINSI SULAWESI SELATAN Firmansyah; Andi Amran Asriadi
Jurnal AGRIBIS Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRIBIS
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v15i2.3569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis seberapa besar perkembangan (Trend) nilai tukar petani subsektor perikanan budidaya dan tangkap di Sulawesi Selatan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan sumber dari data sekunder (time series). Data yang digunakan adalah data dalam bentuk time series 5 tahun terakhir (2017-2021). Keseluruhan data yang ada berupa data bulanan (t), sampel yang digunakan ditentukan berupa sampel besar yaitu data 60 bulan. Penelitian ini menggunakan analisis Trend yang merupakan peramalan suatu variabel bebasnya waktu atau gerakan dari deret berkala selama beberapa tahun dan cenderung menuju pada suatu arah, dimana arahnya dapat naik, mendatar, maupun menurun. Hasil penelitian munujukkan bahwa trend nilai tukar petani(nelayan) Subsektor perikanan tangkap di Sulawesi Selatan selama kurun waktu bulan Januari 2016 – Desember 2021 mengalami penurunan sebesar 0,0018 persen per bulan. Penurunan NTP Subsektor perikanan tangkap terjadi disebabkan harga yang diterima petani lebih kecil dibandingkan yang dibayarkan. Trend nilai tukar petani(nelayan) Subsektor perikanan budidaya di Sulawesi Selatan selama kurun waktu bulan Januari 2016 – Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar 0,001 persen per bulan. Kenaikan NTP Subsektor perikanan budidaya terjadi disebabkan harga yang diterima petani lebih besar dibandingkan yang dibayarkan. Kata Kunci : Trend, Perikanan Tangkap, Perikanan Budidaya
MENELISIK NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL SUKU REJANG NUNDANG BINEAK DALAM RANGKA MEWUJUDKAN TEKNOLOGI PERTANIAN ORGANIK BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL DI KABUPATEN LEBONG BENGKULU Neti Kesumawati; Yukiman Armadi; Rita Feni
Jurnal AGRIBIS Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v16i1.4310

Abstract

Setiap daerah di Indonesia memiliki kearifan lokal berbeda-beda sehingga keberadaannya diibaratkan 1001 kisah yang tak mungkin bisa diceritakan dalam satu malam dan memerlukan usaha keras untuk menelisik nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Salah satunya adalah kearifan lokal Nundang Bineak yang dimiliki suku Rejang di Kabupaten Lebong yang sarat akan tuntunan disaat bersentuhan dengan lingkungan, seperti tuntunan pemakaian rebung bambu kuning, kunyit busuk, kendur dalam pengendalian hama di persawahan. Melihat adanya sinkronisasi antara kearifan lokal Nundang Bineak dan filosofi pertanian organik, yaitu memberdayakan petani untuk bekerja selaras dengan alam serta menghargai prinsip-prinsip yang bekerja di alam sehingga ada keseimbangan ekologi, keanekaragaman varietas, keharmonisan dengan iklim dan lingkungan sekitar.  Maka perlu sekali untuk menelisik nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal Nundang Bineak di Kabupaten Lebong, agar dapat memberdayakan Suku Rejang dalam kegiatan yang mampu mewujudkan pelaksanaan pertanian organik secara optimal sehingga dapat mengembalikan keseimbangan alam pada proporsinya semula dan pada akhirnya terciptanya kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk ; 1) mengetahui kearifan lokal Suku Rejang Nundang Bineak di Kabupaten Lebong; 2) mengetahui kontribusi kearifan lokal Suku Rejang Nundang Bineak Kabupaten Lebong dalam mendukung teknologi pertanian organik; 3) mengetahui cara melestarikan kearifan lokal Suku Rejang Nundang Bineak yang ada di Kabupaten Lebong 4) mengetahui pendapatan yang diperoleh petani yang masih memegang teguh kearifan lokal Nundang Bineak. Penelitian direncanakan akan dilaksanakan sekitar 10 bulan di Kabupaten Lebong. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan dengan metode Purpossive sampling dan teknik penarikan sampel menggunakan metode Snowball Sampling. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada responden dan mengamati secara langsung kondisi lingkungan. Data selanjutnya ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat petani lebong hanya sebagian kecil melaksanakan kearifan lokal Nundang Bineak  Kata Kunci : Kearifan Lokal Nundang Bineak, Pertanian Organik dan kelestarian Lingkungan
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar Andi Amran Asriadi; Firmansyah; Nailah Husain
Jurnal AGRIBIS Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v16i1.4652

Abstract

Tujuan dari penelitian ini 1). menganalisis perkembangan harga kebutuhan pangan di pasar tradisional di Kota Makassar., 2). menganalisis pengaruh harga bawang merah, harga bawang putih, harga cabai besar, harga cabai rawit, dan harga daging ayam terhadap inflasi di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada 2018-2021. Metode analisis data karya ini menggunakan model analisis reliabilitas dan uji regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 25. Pengujian dilakukan dengan uji asumsi klasik seperti uji normalitas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas, uji multikolinearitas, uji F-test. (simultan) dan uji-t (parsial). Hasil penelitian menjelaskan bahwa perkembangan harga pangan pada 2018-2021 menunjukkan rata-rata tahunan harga bawang merah, harga bawang putih, harga cabai, harga cabai rawit dan harga ayam yang berfluktuatif. Jadi alasannya adalah musim, masa paceklik yang menyebabkan ketersediaan pangan berkurang dan sebaliknya, ada surplus pada musim panen, sehingga harga turun. Karena memberikan efek negatif jenis variasi yang terjadi setiap komoditi pangan. Apabila fluktuasi yang terjadi berupa kenaikan nilai, maka permintaan secara otomatis menimbulkan defisit yang mengancam kerugian komersial dan inflasi akan melambat. Hasil penelitian keduan ini juga menunjukkan komoditi yang meliputi harga bawang merah (X1), harga bawang putih (X2), harga cabai besar (X3), harga cabai rawit (X4), harga ayam (X5). yang paling berpengaruh dan tidak berdampak signifikan terhadap inflasi di Makassar. Karena harga-harga barang secara umum dan konsisten turun setiap tahunnya, maka tingkat harga umum tersebut disebabkan oleh banyaknya jumlah barang dan jenis barang yang beredar di pasaran.
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN DALAM PENGURUSAN LABELISASI DAN SERTIFIKASI BENIH DI UPTD PPSBTPHP PROVINSI BENGKULU Meliyana; Elni Mutmainnah; Anton Feriady; Edy Marwan; Rita Feni
Jurnal AGRIBIS Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v16i1.4755

Abstract

This study aims to determine the analysis of consumer satisfaction in the management of seed labeling and certification in UPTD PPSBTPHP Bengkulu Province. The method used in this research is the census method. Respondents in this study were all parties, including seed farmers, farmer groups, private business entities, and government agencies who had managed seed labeling and certification at the UPTD PPSBTPHP Bengkulu Province in 2021, totaling 58 people. The analysis method is carried out by measuring the IKM or Community Satisfaction Index based on KEPMENPAN RB No. 14 of 2017 which consists of 9 indicators, namely (1) requirements (2) systems, mechanisms and service procedures (3) completion time (4) costs/tariffs ( 5) product specifications for the type of service (6) implementing competence (7) implementing behavior (8) handling complaints, suggestions and inputs (9) facilities and infrastructure. From the results of the study, it was found that the conversion value of the Community Satisfaction Index was 77.99 with a service quality of "B" category "Good / Agree", this indicates that consumers feel "Satisfied" with the services provided by UPTD PPSBTPHP Bengkulu Province. Keywords : Consumer Satisfaction Index, Seed Certification and Labeling.
ANALISIS USAHA KERUPUK BALOK DITINJAU DARI NILAI TAMBAH DAN PEMASARAN PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA RAOS ECHO DI KABUPATEN SELUMA Impian Tina Sari; Herri Fariadi; Evi Andriani
Jurnal AGRIBIS Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v16i1.4756

Abstract

Industri kecil disuatu daerah secara ekonomi mampu berkembang dan meningkatkan nilai produksi yang sudah menjadi permintaan konsumen secara kontiniu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya nilai tambah dan pemasaran kerupuk balok pada industri Raos Echo. Penentuan sampel lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yakni Usaha kerupuk sagu “Raos Echo”. Responden dalam penelitian ini adalah pimpinan perusahaan dan lembaga-lembaga pemasaran. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis nilai tambah, saluran pemasaran dan margin pemasaran, hasil penelitian menunjukan bahwa Nilai tambah yang dihasilkan dari Agroindustri Kerupuk Raos Echo yaitu sebesar Rp.11.994,11/kg dengan persentase sebesar 0,32% dan keuntungan sebesar Rp. 10.456,11/kg dengan tingkat keuntungan sebesar 0,87%. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan sagu menjadi kerupuk di usaha kerupuk Raos Echo tergolong rendah. Pada saluran pemasaran kerupuk Raos Echo di daerah penelitian memiliki 3 saluran pemasaran yaitu saluran I dari produsen ke pedagang pengecer Kota Bengkulu ke konsumen, saluran II dari produsen ke pedagang pengecer Bengkulu Tengah ke konsumen, saluran III konsumen ke produsen. Margin pemasaran saluran pemasaran tingkat ke I sebesar Rp.5000. Margin pemasaran saluran pemasaran tingkat ke II sebesar Rp.6000. Kata Kunci : Nilai Tambah, Pemasaran Kerupuk Balok, Raos Echo

Page 5 of 10 | Total Record : 96