cover
Contact Name
Dian Hidayatullah
Contact Email
dian@umb.ac.id
Phone
+6282374043888
Journal Mail Official
agribis@umb.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Jl. Bali, PO Box 118, Bengkulu 38119
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Agribis
ISSN : 20867956     EISSN : 26155494     DOI : 10.36085/agribis.v15i1
Jurnal Agribisnis adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian secara reguler setiap 2 bulan sekali Januari dan Juli untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi Jurnal Agribis adalah bidang agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh Jurnal Agribis terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar
Articles 96 Documents
KARAKTERISTIK USAHATANI PERTANIAN DI PESISIR PANTAI KOTA BENGKULU Elni Mutmainnah; Anton Feriady; Fadilah Nur Ahya Rani
Jurnal AGRIBIS Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v16i2.5578

Abstract

ABSTRACT Masyarakat pesisir pantai memiliki karakteristik yang berbeda dan pola penghidupan yang khas. Pemenuhan kebutuhan hidup terkait dengan kehidupan sosial ekonomi sebagai nelayan menjadikan mereka harus memiliki strategi bertahan hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari dengan modal sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik usahatani pertanian pesisir pantai dan menganalisa usaha tani sayur yang diusahakan nelayan sebagai usaha sampingan ditinjau dari aspek analisa usaha. Metode yang digunakan adalah sensus dimana mengambil seluruh populasi usahatani pertanian yang berkomoditas sayuran seperti kangkung dan sawi yang berlokasi di Kota Bengkulu Kecamatan Ratu Agung dan Kampung Melayu dengan responden sebanyak 24 orang. Data dianalisis menggunakan pendekatan analisis usaha pendapatan, efisiensi dan kelayakan. Berdasarkan hasil penelitian menununjukkan bahwa berusahatani dilahan pesisir pantai Kota Bengkulu efisien tapi tidak layak untuk diusahakan. Perlu input saprodi yang memadai untuk mengatasi tanah yang kurang subur, dan dukungan permerintah daerah dalam rangka memberikan alternatif penghasilan tambahan bagi petani pesisir pantai. Kata Kunci : karakteristik, analisa usaha, pesisir pantai
KEPUTUSAN PEMBELIAN PETANI DITINJAU DARI SIKAP DAN PERSEPSI TERHADAP PUPUK NPK PHONSKA NON SUBSIDI DI DESA PULAI PAYUNG KECAMATAN IPUH KABUPATEN MUKOMUKO Syukron Yudianto; Herri Fariadi; Evi Andriani
Jurnal AGRIBIS Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v16i2.5599

Abstract

Petani di Desa Pulai Payung Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko mulai meninggalkan pupuk subsidi, khususnya pupuk NPK Phonska. Sikap dan persepsi petani dapat mempengaruhi keputusan konsumen, suatu produk sering mengalami kegagalan atau tidak laku terjual karena tidak sesuai keinginan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keputusan petani terhadap pembelian pupuk NPK Phonska non subsidi, mengetahui sikap konsumen terhadap pupuk NPK Phonska non subsidi, mengetahui persepsi petani terhadap pupuk NPK Phonska non subsidi dan menganalisis pengaruh sikap dan persepsi petani terhadap keputusan pembelian terhadap pupuk NPK Phonska non subsidi di Desa Pulai Payung Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan skala likert dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pembelian petani terhadap pupuk NPK Phonska Non Subsidi di Desa Pulai Payung Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko berada pada rata-rata 35,45 dengan kategori tinggi. Sikap petani terhadap pupuk NPK Phonska Non Subsidi rata-rata 32,71 dengan kategori sangat suka. Persepsi petani terhadap pupuk NPK Phonska Non Subsidi sebesar 35,23 yang berada berada pada kategori tinggi. Sikap petani (X1) dan persepsi (X2) berpengaruh terhadap keputusan pembelian pupuk NPK Phonska Non Subsidi di Desa Pulai Payung Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Kata Kunci: Sikap petani, persepsi petani, keputusan pembelian, pupuk NPK Phonska Non Subsidi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELIAN PUPUK BERSUBSIDI (STUDI KASUS PETANI PADI DI DESA O MANGUNHARJO) Ira Primalasari; Syabawaihi
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i1.5872

Abstract

The aim of this research is to analyze the factors that influence the purchase of subsidized fertilizer by rice farmers in Purwodadi District, Musi Rawas Regency. The types of data used in this research are primary data and secondary data. Primary data includes the characteristics of rice farmer households. Secondary data was obtained from various sources related to factors influencing the purchase of subsidized fertilizer. This research data collection technique uses observation techniques, interviews and library methods. The sample determination in this research was carried out using non-probability sampling techniques. Data analysis used in this research used quantitative descriptive analysis. Quantitative analysis uses multiple linear regression analysis. The research results show that of the seven research variables, the information factor has a significant influence on the purchase of subsidized fertilizer with a significance value of 0.000 ≤ α = 0.05. Meanwhile, the six factors, namely age, education, experience, land area, income and price, do not have a significant effect on purchasing subsidized fertilizer. Key words: farmer; purchase; subsidized fertilizer
ANALISIS PENDAPATAN PETANI KOPI (STUDI KASUS DI DESA COLOL KABUPATEN MANGGARAI TIMUR) Maria Alfonsa Ngaku; Agustinus De Rozari; Liliana Regina Deze; Ezra Dince Olly
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i1.5877

Abstract

Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan yang di peroleh petani kopi di Desa Colol, Kabupaten Manggarai Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian kuantitatif deskriptif yaitu jenis penelitian yang sifatnya menggambarkan pendapatan yang diperoleh petani kopi dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus termasuk dalam penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive Sampling. Alasan menggunakan teknik Purposive Sampling adalah karena tidak semua sampel memiliki kriteria yang sesuai dengan fenomena yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengamatan, wawancara langsung, pengisian koesioner dan dokumentasi. Jumlah responden yang mengisi koesioner sebanyak 18 orang. Hasil penelitian,Biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani kopi dengan jumlah responden sebanyak 18 orang adalaha sebanyak Rp 255.520.000 dengan rata-rata Rp 14.195.555.- jumlah produksi kopi total yaitu 14250 Kg dalam satu periode dengan harga jual/Kg Rp 50.000 dengan total penerimaan sebesar Rp 712.500.000 hasil ini merupakan perolehan dari seluruh anggota petani kopi. pendapatan total yang diterima oleh petani kopi selama satuperiode dengan dua kali panen adalah Rp 456.980.000.- Kesimpulannya bahwa usaha petani kopi tersebut layak untuk dikembangkan. Hal ini dibuktikan dengan adanya analisa usaha dari segi R/C ratio dengan nilai 2,7% yang artinya layak dan B/C ratio dengan nilai 1,7 kali. Kata Kunci : Analisis, Pendapatan, Petani Kopi
ALOKASI WAKTU DAN KONTRIBUSI WANITA DALAM RUMAH TANGGA (Studi Kasus Wanita Penjual Ayam Ras Petelur Afkir di Kota Pagar Alam Provinsi Sumatra Selatan) Lusi Oktapiani; M. Zulkarnain Yuliarso; Nyayu Neti Arianti
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i1.5932

Abstract

Kontribusi istri dan suami pada rumah tangga yang tingkat perekonomiannya rendah saling melengkapi sama lain. Istri juga turut ikut bekerja mencari nafkah dalam rangka memenuhi kebutuhan rumahtangga. Sebagian perempuan di Kota Pagar Alam yang berstatus sebagai istri membantu memenuhi kebutuhan rumahtangga dengan cara menjual ayam petelur afkir. Istri yang bekerja sebagai penjual ayam ras petelur afkir harus membagi waktunya untuk bekerja dan mengurus rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alokasi waktu istri sebagai penjual ayam ras petelur afkir di Kota Pagar Alam, dan menganalisis kontribusi penerimaan istri sebagai penjual ayam ras petelur afkir terhadap penerimaan rumah tangga. Populasi penelitian ini adalah perempuan penjual ayam ras petelur afkir di Kota Pagar Alam Provinsi Sumatra Selatan yang berjumlah 39 orang. Responden penelitian diambil secara sensus. Metode analisis data yang digunakan adalah metode kuantitatif yang kemudian dijelaskan secara deskriptif. Alokasi waktu dalam satuan jam/hari dihitung melalui distribusi waktu 24 jam dalam sehari yang dicurahkan oleh para perempuan untuk kegiatan produktif, untuk kegiatan domestik, untuk kegiatan sosial kemasyarakatan, dan untuk waktu luang (leisure time). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata alokasi waktu luang (leisure time) istri lebih banyak (11,7 jam/hari) dibanding alokasi waktu untuk kegiatan produktif (8,0 jam/hari, waktu kegiatan domestik (3,3 jam/hari) dan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan (1,3 jam/hari). Rata-rata penerimaan wanita pedagang ayam petelur afkir sebesar Rp 21.011.650/bulan. Kontribusi penerimaan wanita tersebut terhadap penerimaan rumah tangga sebesar 47% yang termasuk dalam kategori sedang. Kata kunci : alokasi waktu, ayam petelur afkir, kontribusi, wanita
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM UPAYA PENGEMBANGAN KAWASAN OBJEK WISATA HUTAN MANGROVE KELURAHAN KLAWALU KOTA SORONG Junita Erni A. C Krisifu; Maya Pattiwael
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i1.5938

Abstract

Kawasan mangrove yang berada di Kelurahan Klawalu Kota Sorong, dikelola atas kerjasama dari Dinas Pariwisata Kota Sorong dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sorong, dalam hal pengembangan objek wisata dan juga perlindungan ekosistem mangrove di lokasi tersebut secara keseluruhan.Oleh karena itu, peran dari pemerintah sangat diperlukan dalam menjaga potensi ekowisata dengan tetap memperhatikan aspek ekologinya. Penelitian dilaksanakan pada kawasan Objek Wisata Hutan Mangrove Kelurahan Klawalu Kota Sorong pada bulan Mei sampai Agustus 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan menjelaskan peran Pemerintah Daerah serta faktor pendukung dan penghambat pengembangan objek wisata di lokasi penelitian.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemerintah berperan dalam pengembangan objek wisata mangrove di Klawalu dilakukan melalui perencanaan pariwisata, pembangunan pariwisata, peraturan pariwisata dan Pemerintah juga bertindak sebagai fasilitator. Ada 4 faktor yang menjadi pendukung pengembangan objek wisata mangrove Klamalu berupa adanya kerja sama dan upaya promosi, daya tarik wisata, sumber daya manusia, tersedianya fasilitas dan aksesibilitas. Sementara itu, faktor-faktor yang menjadi penghambat berupa keterbatasan anggaran, perilaku masyarakat yang masih merusak lingkungan dan belum adanya penerapan sanksi.
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN PERTANIAN BERKELANJUTAN Agnes Yunita Dea; Marten Umbu Kaleka; Maria Alfonsa Ngaku
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i1.5950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui konsep pembangunan pertanian berkelanjutan dan peran penyuluh pertanian dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka. dengan cara membaca, mendalami dan menelaah berbagai literatur yang berkaitan dengan objek yang diteliti dan kemudian menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsep pembangunan pertanian berkelanjutan merupakan turunan dari 17 tujuan pembangunan berkelanjutan / Sustainable Development Goals (SDGs atau Global Goals) yang merupakan agenda pembangunan dunia yang telah disepakati oleh negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penerapan konsep pertanian berkelanjutan memiliki hubungan erat dengan tujuan SDGs nomor 13, 14 dan 15 yaitu penanganan perubahan iklim, pengelolaan ekosistem laut dan pengelolaan daratan yang berkelanjutan. Penerapakan pembangunan pertanian berkelanjutan berfokus pada bagaimana mengusahakan sektor pertanian dengan megurangi kerusakan lingkungan, mempertahankan produktivitas pertanian, meningkatkan pendapatan petani dan meningkatkan stabilitas dan kualitas kehidupan masyarakat. Penyuluh memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap pembangunan pertanian di Indonesia ini. Penyuluh dapat dikatakan sebagai penentu dalam keberhasilan program pemerintah jika di kelolah dengan baik. Peran penyuluh dalam membangun pertanian berkelanjutan adalah sebagai edukator, motivator, komunikator, organisator, fasilitator, dinamisator, dan inovator dengan selalu mengedepankan peningkatan kinerja penyuluh semakin meningkat.
ANALISIS FINANSIAL USAHA RUMAH TANGGA KUE TRADISIONAL DI DESA TANJUNG GANTI 1 KABUPATEN KAUR Rita Feni; Edi Efrita; Neti Kesumawati; Ericha Sistia Raney
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i1.6031

Abstract

Usaha rumah tangga kue tradisional merupakan salah satu jenis usaha yang dikembangkan oleh masyarakat desa Tanjung Ganti 1 Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur Propinsi Bengkulu. Usaha ini dapat membantu perekonomian keluarga sebagai salah satu usaha sampingan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan usaha dan sensitivitas pada usaha industri rumah tangga kue tradisional tersebut. . Metode yang digunakan adalah metode studi kasus yaitu pada usaha industri rumah tangga kue tradisional Karayu. Studi kasus merupakan pengujian yang dilakukan secara mendalam terhadap suatu permasalahan atau objek penelitian yang spesifik atau khusus. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Industri rumah tangga kue tradisional Karayu layak untuk diusakan dari hasil penilaian kriteria investasi NPV, IRR. Net B/C dan POP. Nilai sensitivitas pada saat biaya variabel, harga bahan baku dan harga output diasumsikan naik sebesar 5% usaha rumah tangga kue tradisional masih layak untuk diusahakan Kata Kunci - finansial, kue tradisional, usaha rumah tangga
Adopsi Teknologi Dan Perilaku Komunikasi Petani Padi Sawah Dalam Mencari Informasi Kalender Tanam (Katam) Di Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan Agri Herianto; Herri Fariadi; Evi Andriani
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i2.6045

Abstract

Petani padi sawah akan menerapkan inovasi tentang kalender tanam apabila mereka telah mengetahui secara jelas tentang manfaat yang akan mereka dapatkan. Frekuensi penyuluhan yang sangat terbatas dan hanya beberapa kelompok tani yang mendapatkan penyuluhan tentang kalender tanam, membuat petani harus mencari sendiri informasi tentang kalender tanam baik itu secara personal, kelompok, atau menggunakan media massa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat adopsi teknologi inovasi kalender tanam dan mengetahui perilaku komunikasi petani padi sawah dalam mencari informasi kalender tanam di Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, pengukuran tingkat adopsi teknologi katam dan perilaku komunikasi petani padi sawah menggunakan skala likert. bentuk checklist dengan bobot skor. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingkat adopsi petani padi sawah terhadap kalender tanam (katam) berada pada tingkat sedang, hal ini disebabkan petani belum terlalu banyak yang melakukan adopsi kalender tanam (katam).Perilaku komunikasi yang digunakan oleh petani dalam mencari informasi terhadap kalender tanam (katam) yaitu perilaku komunikasi secara personal dengan kategori rendah, komunikasi kelompok dengan kategori tinggi dan komunikasi media massa dengan kategori rendah. Kata Kunci: adopsi teknologi, perilaku komunikasi, petani padi sawah
KEPUTUSAN PETANI PADI SAWAH DALAM PEMBELIAN PESTISIDA MEREK SCORE DITINJAU DARI PERSEPSI TERHADAP MARKETING MIX PT.SYNGENTA DI DESA SUKA NEGERI KECAMATAN AIR NIPIS KABUPATEN BENGKULU SELATAN Randi Yuda Putra; Herri Fariadi; Ana Nurmalia
Jurnal AGRIBIS Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v17i1.6046

Abstract

Persaingan yang begitu ketat membuat PT. Syngenta Perwakilan Bengkulu perlu menyusun strategi pemasaran yang tepat, khususnya yang terkait dengan marketing mix. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat persepsi petani padi sawah tentang marketing mix PT. Syngenta, mengetahui tingkat keputusan pembelian produk syngenta merek Score dan menganalisis pengaruh persepsi tentang marketing mix terhadap keputusan pembelian produk syngenta merek Score di Desa Suka Negeri Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dan metode kualitatif menggunakan analisis deskriptif. Tingkat persepsi petani terhadap marketing mix PT. Syngenta secara keseluruhan berada pada kategori tinggi atau baik (134,49). Persepsi petani terhadap produk diperoleh hasil rata-rata sebesar 50,11 dengan kategori tinggi atau baik. Persepsi petani terhadap harga produk Syngenta merek Score dengan kategori tinggi atau baik (36,69). Persepsi petani terhadap promosi diketahui bahwa persepsi petani padi sawah dengan kategori tinggi atau baik (30,11). Persepsi petani terhadap variabel tempat atau lokasi keterjangkauan produk Syngenta merek Score memiliki rata-rata 17,58 dengan kategori tinggi atau baik. Tingkat keputusan pembelian produk Syngenta merek Score berada pada kategori tinggi (34,27) dapat dilihat bahwa sebagian besar petani yaitu 57,78% memiliki kategori tinggi. Dari hasil perhitungan uji statistik maka dapat dilihat bahwa variabel produk (X1), harga (X2), promosi (X3) berpengaruh terhadap keputusan pembelian pestisida merek Score (Y). Sedangkan variabel tempat atau lokasi (X4) tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian pestisida merek Score (Y). Kata Kunci: Marketing mix, keputusan pembelian, pestisida merek Score, persepsi petani padi sawah

Page 7 of 10 | Total Record : 96