cover
Contact Name
M Ali Hartono
Contact Email
alihartono17@gmail.com
Phone
+6282285768678
Journal Mail Official
alihartono17@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.polraf.ac.id/index.php/JTS/EditorBoard
Location
Kab. rejang lebong,
Bengkulu
INDONESIA
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil
Published by Politeknik Raflesia
ISSN : 22529756     EISSN : 27768538     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Tujuan dan Ruang Lingkup Statika : Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal yang berisikan publikasi hasil penelitian dan kajian di bidang teknik sipil . Adapun fokus dan lingkup jurnal adalah sebagai berikut: Sumberdaya Air Transportasi Struktur Manajemen Rekayasa Konstruksi Manajemen Limbah Cair Irigasi
Articles 66 Documents
TINJAUAN FAKTOR-FAKTOR PENGARUH KERUSAKAN JALAN S.SUKOWATI KECAMATAN CURUP Adhisti Nadira Deanza; Raden Gunawan
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 9 No. 2 (2023): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v9i2.309

Abstract

Penelitian ini meniti tentang Faktor-faktor Pengaruh Kerusakan Jalan S.Sukowati Kecamatan Curup. Secara umum jalan merupakan prasarana untuk memudahkan mobilitas dan aksesibilitas kegiatan sosial ekonomi dalam masyarakat. Di jalan S. Sukowati merupakan jalan utama yang terdapat area perkantoran dan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kerusakan jalan, dan dampak kerusakan jalan bagi pengguna jalan. Metode penelitian dalam penulisan tugas akhir ini adalah dengan melakukan pengamatan di lokasi penelitian dengan menentukan jenis kerusakan, mengukur dimensi kerusakan yang meliputi panjang dan lebar, menghitung persentase kerusakan dan menghitung lalu lintas harian rata-rata (LHR) dengan melakukan perhitungan jumlah kendaraan yang melewati jalan. Menganalisis kerusakanyang terjadi pada permukaan jalan berdasarkan jenis dan tingkat kerusakan untuk digunakan sebagai dasar kegiatan perawatan dan perbaikan jalan. Dari hasil penelitian diperoleh kerusakan jalan yang ada yaitu amblas, berlubang, retak kulit buaya, retak blok, retak melintang, tonjolan dan lengkungan, pengausan, pelepasan butiran aspal dan hasil kerusakan pada jalan S.Sukowati mencapai 3,8% dan LHR 2.434.
TAMBAHAN LIMBAH KARET BAN SEBAGAI BAHAN CAMPURAN PERKERASAN JALAN AC-BC (Asphalt Concret-Binder Course) TERHADAP NILAI MARSHALL di PT. PEBANA ADI SARANA Raden Gunawan; Andini Putri Partiwi; Hidayati
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 9 No. 2 (2023): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v9i2.310

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari presentase bahan tambah karet ban bekas kendaraan pada campuran aspal AC-BC (Asphalt Concrete-Binder Course) terhadap nilai marshal, serta mengetahui apakah hasil dari pengujian tersebut sesuai dengan persyaratan Bina Marga Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, pengujian dalam penelitian ini dengan mengadakan percobaan menggunakan bahan tambah karet ban dalam bekas kendaraan dengan variasi yang berbeda, yaitu 0%, 5%, 10% dan 15%, masing-masing variasi dibuat 3 sampel benda uji. Pelaksanaan pekerjaan uji coba ini menggunakan metode Marshall, dimana dari pengujian tersebut didapatkan hasil-hasil yang berupa komponen-komponen marshal, yaitu stabilitas, flow, Void Filled with Asphalt (VFA), Void In Total Mix (VIM) dan kemudian dapat dihitung Marshall Quotiety-nya Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penambahan kadar karet ban dalam bekas kendaraan mempengaruhi nilai karakteristik marshall, penambahan paling efektif adalah pada kadar kurang dari 5% yaitu 3,5% karena semua nilai sudah terpenuhi mulai dari stabilitas, flow, Void Filled with Asphalt (VFA), Void In Total Mix (VIM), kepadatan dan MQ. hal ini menunjukan adanya hubungan positif antara penambahan karet ban dalam bekas kendaraan terhadap karakteristik marshall.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN PADA RUAS JALAN PRAMUKA KELURAHAN AIR BANG MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA Bhayu Satrio Wibowo; Pemas setiwan; Bambang Farizal
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2026): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan jalan merupakan salah satu permasalahan infrastruktur yang dapat menurunkan tingkat pelayanan jalan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan, mengetahui kondisi jalan, serta menentukan urutan prioritas penanganan pada Ruas Jalan Pramuka, Kelurahan Air Bang, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian dilakukan dengan metode bina marga dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei visual kerusakan jalan, pengukuran dimensi kerusakan, dokumentasi, dan survei Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR). Ruas jalan sepanjang 2,7 km dibagi menjadi 54 segmen untuk mempermudah analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan yang ditemukan meliputi retak buaya, retak memanjang, lubang, retak tepi, pelepasan butir, tambalan, dan tumpahan aspal, dengan retak kulit buaya sebagai kerusakan yang paling dominan. Nilai LHR sebesar 12.688,8 SMP/hari menunjukkan ruas jalan termasuk Kelas Jalan 6. Berdasarkan analisis Urutan Prioritas (UP), diperoleh 27 segmen memerlukan pemeliharaan rutin, 7 segmen pemeliharaan berkala, 4 segmen program peningkatan, dan 16 segmen tidak mengalami kerusakan. Metode Bina Marga mampu memberikan penilaian kondisi jalan dan rekomendasi penanganan sesuai tingkat kerusakan.
PERENCANAAN DRAINASE DI DESA TELUK DIEN PADA RUAS JALAN TOPOS KECAMATAN RIMBO PENGADANG KABUPATEN LEBONG Randy Doka Aprinata; Raden Gunawan; Tugiman
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2026): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi drainase pada ruas jalan arah Topos di Desa Teluk Dien menuju Desa Talang Donok, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong belum berfungsi secara optimal sehingga menimbulkan genangan air pada badan jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis debit rencana serta menentukan alternatif penanganan drainase berdasarkan kondisi hidrologi, hidraulika, dan keterbatasan lahan pada lokasi penelitian. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, analisis hidrologi menggunakan distribusi Log Normal, serta analisis hidraulika menggunakan persamaan Manning. Hasil analisis menunjukkan koefisien pengaliran gabungan sebesar 0,52 dengan debit rencana periode ulang 5 tahun sebesar 1,407 m3/detik. Secara hidraulis, saluran persegi, trapesium, dan box culvert sama-sama mampu mengalirkan debit rencana tersebut, namun penerapannya di lapangan tidak direkomendasikan karena keterbatasan lebar bahu jalan, keberadaan lahan persawahan, dan pondasi batas desa. Alternatif penanganan yang direkomendasikan adalah pembangunan saluran tambahan pada sisi tepi daerah tangkapan air di area persawahan untuk mengurangi limpasan yang masuk ke badan jalan, sekaligus menyesuaikan dimensi saluran dengan kondisi eksisting lokasi penelitian.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN PASCA PERBAIKAN PADA TIGA RUAS JALAN DI KABUPATEN REJANG LEBONG Agnes Adha Dwi Mayasari; Syaflenedi; fahira rhomianti
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2026): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kerusakan jalan pasca perbaikan pada ruas Lampu Merah Sukaraja, Jalan KH. Hasyim Ashari, dan Jalan Ade Irma Pasar Atas Kabupaten Rejang Lebong. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pengukuran kerusakan, dokumentasi, serta perhitungan luas dan persentase kerusakan jalan. Hasil evaluasi menunjukkan persentase kerusakan pasca perbaikan pada ruas Lampu Merah Sukaraja sebesar 0,02%, Jalan KH. Hasyim Ashari sebesar 0,11%, dan Jalan Ade Irma Pasar Atas sebesar 2,44%, dengan rata-rata persentase kerusakan sebesar 0,86%. Berdasarkan hasil tersebut, ketiga ruas jalan masih berada dalam kondisi baik, meskipun ditemukan kerusakan ringan berupa retak, gelombang, dan cekungan pada beberapa titik. Kerusakan dipengaruhi oleh kondisi tanah dasar yang mengalami penurunan akibat kebocoran pipa PDAM, sistem drainase yang kurang optimal, curah hujan tinggi, serta kendaraan bermuatan berlebih. Pemeliharaan rutin dan perbaikan drainase diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan.
EVALUASI KONDISI FISIK JALAN DAN SISTEM DRAINASE PADA RUAS JALAN MADRASAH SIDOREJO CURUP SEBAGAI UPAYA MITIGASI KERUSAKAN PERKERASAN fahira rhomianti; Astri Dera Audia; M Ali; Ahmad Sajid
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2026): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Madrasah yang terletak di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong merupakan ruas jalan sepanjang 473 meter dengan lebar perkerasan 3-4 meter yang mengalami berbagai jenis kerusakan permukaan akibat kondisi drainase yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi fisik perkerasan jalan dan sistem drainase pada ruas tersebut sebagai upaya mitigasi kerusakan lebih lanjut. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mixed method) yang menggabungkan pendekatan kuantitatif berupa perhitungan luas kerusakan dengan rumus panjang kali lebar, dan pendekatan kualitatif berupa observasi kondisi fisik drainase di lapangan serta wawancara dengan warga sekitar. Hasil penelitian pada 36 titik kerusakan menunjukkan total luas kerusakan sebesar 203,7871 m² atau 13,46% dari total luas perkerasan 1.513,60 m², sehingga tergolong kategori Rusak Ringan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 13/PRT/M/2011. Dari sepuluh segmen yang diamati, empat segmen (Segmen 1, 3, 5, dan 10) tergolong Rusak Berat, dua segmen (Segmen 2 dan 4) tergolong Sedang, dan empat segmen (Segmen 6-9) tergolong Baik. Kondisi drainase yang buruk pada beberapa titik menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan perkerasan, terutama pada segmen yang salurannya tersumbat sedimen dan vegetasi liar atau bahkan tidak memiliki saluran sama sekali. Rekomendasi penanganan berupa perbaikan struktural pada segmen Rusak Berat, pemeliharaan berkala pada segmen Sedang, serta normalisasi drainase secara menyeluruh disarankan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.