cover
Contact Name
Adhar Arifuddin
Contact Email
healthytadulako@gmail.com
Phone
+6285242303103
Journal Mail Official
healthytadulako@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta KM.9, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako , Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 24078441     EISSN : 25020749     DOI : https://doi.org/10.22487
Core Subject : Health,
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) merupakan media komunikasi dan publikasi ilmiah di bidang ilmu kesehatan yang diterbitkan oleh Unit Penjaminan Mutu Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako yang. Jurnal ini terbit secara berkala 4 kali dalam setahun (Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal Tadulako Sehat diterbitkan pertama kali pada tahun 2015. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) menerima dan menerbitkan artikel penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran dan kesehatan.
Articles 393 Documents
GAMBARAN PROFIL DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PENYAKIT KULIT PADA WARGA YANG TINGGAL DI SEKITAR AREA PLTU, KOTA PALU, INDONESIA Sekarani Damana Putri, Ayu
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.396 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i3.128

Abstract

Operasi pembangkit listrik dan kondisi iklim tertentu diduga menyebabkan fly ash, salah satu polutan yang dihasilkan oleh pembangkit listrik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit kulit terhadap orang-orang yang tinggal di dekat pembangkit listrik tenaga batu bara Panau, Palu. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan untuk orang dengan penyakit kulit dengan menggunakan teknik penyakit tetap, meskipun untuk orang tanpa penyakit kulit dengan menggunakan teknik purposive sampling. Korelasi Chi-Square digunakan untuk mengetahui hubungan dan untuk menguji hipotesis antar variabel. Di antara 100 rumah tangga penduduk desa Panau, ada 20 orang dengan penyakit kulit yang bermanifestasi sebagai dermatitis kontak alergi (7 orang),infeksi jamur (5 orang), dermatitis iritan kontak (3 orang), dermatitis nummular (1),dermatitis seborrhoic (1), varicella (1 orang), pruritus senilis (1). Berdasarkan pemeriksaan Chi-Square yang digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit kulit, ditemukan bahwa kebersihan pribadi (p=0,038), riwayat pekerjaan (p=0,705), periode perumahan (p=1,00), rumah jarak dari Panau Power Plant (p=0,053) dan riwayat alergi (p=0,048). Kebersihan pribadi dan riwayat alergi sebagai faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit kulit terhadap orang yang tinggal di dekat pembangkit listrik tenaga uap Panau, Palu, Indonesia.
PENDERITA JANTUNG KORONER (PJK) DENGAN GANGGUAN KEBUTUHAN OKSIGENASI Alamsyah, Alamsyah; Sulasri, Sulasri; Hasbullah, Hasbullah; Fahira Nur, A.; Vidyanto, Vidyanto; Hermiyanti, Hermiyanti; Ayu Wandira, Bertin
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.792 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i3.129

Abstract

Penyakit jantung koroner adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh kurangnya suplai darah ke otot jantung sebagai akibat tersumbatnya (obstruksi) pembuluh darah arteri koronaria. Data world Health Organization (WHO) tahun 2012 menunjukkan 17,5% juta orang di dunia meninggal akibat penyakit kardiovaskular atau 31% dari 56,5 juta kematian di seluruh dunia. Di seluruh kematian akibat penyakit kardiovaskuler 7,4 juta (42,3%) diantaranya disebabkan oleh Penyakit Jantung Koroner (PJK). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pada pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) dengan gangguan kebutuhan oksigenasi di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Tk.II Pelamonia. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan deskriptif observasional untuk mengetahui gambaran yang terjadi pada kedua pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) dengan gangguan kebutuhan oksigenasi setelah dilakukan asuhan keperawatan yang sama. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa setelah dilakukan proses asuhan keperawatan terhadap pasien dengan gangguan kebutuhan oksigenasi pada pasien Penyakit Jantung Koroner, kedua pasien mengalami perubahan pada pola napas dengan nilai respirasi dari 28x/menit menjadi 20 x/menit. Ketidakefektifan pola napas dapat diatasi dengan pemberian terapi oksigen nasal kanul 3 liter/menit.
HUBUNGAN OBESITAS SENTRAL DENGAN MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO Tinta, Iniche; Sumarni, Sumarni
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.618 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i3.130

Abstract

Mahasiswa memerlukan memori yang baik sebagai salah satu fungsi kognitif untuk membantu proses belajar. Memori yang baik tergantung pada tingkat aktivasi memori jangka pendek. Perburukan pada memori jangka pendek dapat menyebabkan penurunan kemampuan belajar. Salah satu kondisi yang mempengaruhi pembentukan memori adalah peningkatan profil lipid yang banyak terjadi pada keadaan obesitas sentral. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan obesitas sentral dengan memori jangka pendek pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan disain cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 87 orang laki-laki dan perempuan usia 16-23 tahun yang diperoleh secara purposive sampling. Penentuan obesitas sentral ditentukan dengan mengukur lingkar perut menggunakan pita pengukur dan penilaian memori jangka pendek menggunakan digit span test. Ukuran rata-rata lingkar perut 91,30 cm dan memori jangka pendek terbanyak adalah kategori sedang. Obesitas sentral memiliki hubungan dengan memori jangka pendek pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (p=0.015, r=-0.261). Obesitas sentral berhubungan dengan memori jangka pendek pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako.
PERBEDAAN LAMA PEMULIHAN PASCA OPERASI PADA PASIEN KATARAK DAN PTERIGIUM DI RUMAH SAKIT SAMARITAN PALU TAHUN 2019 Andyka Hutasoit, Gina
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.609 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i3.131

Abstract

Gangguan penglihatan dan kebutaan di dunia terus mengalami peningkatan. Prevalensi gangguanpenglihatan dan kebutaan di Indonesia sebesar 1,5%. Penyebab gangguan penglihatan dan kebutaanantara lain katarak dan pterigium. Penelitian ini berujuan untuk membantingkan lama perawatan pascaoperasi pada pasien katarak dan pasien pterigium. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptifanalitik dengan sampel 40 pasien yang terdiri dari 2 kelompok. Kelompok pertama adalah 20 orangpasien yang telah menjalani operasi katarak dan kelompok berikutnya adalah 20 orang pasien yangtelah menjalani operasi pterigium. Hari perawatan fase penyembuhan pasca operasi kedua kelompokkemudian dibandingkan dengan uji statistkin menggunakan SPSS. Hasil dengan analisis data denganuji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan distribusi data yang tidak normal sehingga uji yangdilakukan menggunakan uji non parametrik. Uji non parametrik dilakukan dengan Wilcoxon rank-sumtest memberikan hasil hari rawat pada pasien pasca operasi katarak lebih lama dibandingkan denganhari rawat pasien pasca operasi pteritium (p<0,05). Pasien pasca operasi katarak akan mengalamibanyak proses penyembuhan yang dapat berlangsung dalam berminggu-minggu dibandingan denganpasien pasca operasi pterigium sehingga proses tersebut menyebabkan masa perawatan penyembuhanpasca operasi pada katarak menjadi lebih lama.
PENGARUH PELAYANAN HOME CARE APOTEKER TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN, KEPUASAN DAN OUTCOME KLINIS PASIEN HIPERTENSI DI APOTEK Chaerul Y, Ricky; Utami R, Hesty; Anggriani, Yusi; Saragih, Sahat
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.207 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i3.132

Abstract

Prevalensi hipertensi menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 sebesar 34,1% meningkat 8,3% dibandingkan Riskesdas 2013. Penelitian ini dilakukan di Apotek X (kelompok intervensi) dan Apotek Y (Kelompok kontrol). Penelitian ini dilakukan secara prospektif selama tiga bulan dengan desain quasy experimental. Home care dilakukan melalui pemberian edukasi oleh apoteker dan pengukuran tekanan darah bulan ke-1 sampai ke-3.Untuk mengukur kepatuhan digunakan pill count. Untuk mengukur kepuasan digunakan kuesioner kepuasan pelanggan yang diberikan pada awal dan akhir penelitian. Outcome diukur tekanan darah setiap bulan. Data diperoleh dari 110 responden (60 kelompok intervensi dan 50 kelompok kontrol). Pada tingkat kepatuhan diawal penelitian semua responden di kedua kelompok masuk ke dalam kategori tidak patuh. Setelah dilakukan intervensi terdapat perbedaan pada kelompok intervensi dimana 90% responden kelompok intervensi menunjukan kepatuhan, tetapi tidak terjadi perubahan di kelompok kontrol (p-value 0,00). Untuk parameter kepuasan tidak terjadi perubahan pada bulan pertama dan bulan terakhir penelitian dimana tingkat kepuasan merasa puas di kelompok intervensi dan cukup puas pada kelompok kontrol. Untuk outcome klinis pada kondisi awal tidak ada perbedaan tekanan darah di dua kelompok. Setelah dilakukan intervensi penurunan sistol sebesar 14,8 mmHg pada kelompok intervensi dan penurunan sistol dikelompok kontrol 1,8 mmHg (p-value 0,00). Penurunan diastol 3,6 mmHg kelompok intervensi dan 3,4 mmHg kelompok kontrol (p-value 0,833). Dari hasil ini disimpulkan pemberian edukasi melalui home care dapat meningkatkan kepatuhan, kepuasan dan outcome klinis pasien hipertensi.
HUBUNGAN DURASI TIDUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF GERIATRI Handayani, Fitriah
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.155 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i3.133

Abstract

Penurunan fungsi kognitif berkaitan dengan usia tua merupakan fenomena yang tidak terhindarkan. Penurunan fungsi ini salah satunya disebabkan perubahan struktur otak yang mengalami atrofi. Pola tidur juga diketahui mengalami perubahan seiring dengan proses penuaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan durasi tidur dengan fungsi kognitif geriatri berdasarkan skor Mini-Mental State Examination (MMSE) versi Indonesia dan The Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina). durasi tidur dengan fungsi kognitif geriatri berdasarkan skor Mini-Mental State Examination (MMSE) versi Indonesia dan The Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina). Durasi tidur diukur menggunakan instrumen Sleep Diary Test. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan jumlah sampel 55 orang. Hasil penelitian meninjukkan hubungan yang secara signifikan bermakna antara durasi tidur dengan skor MMSE (p=0.003) vs skor MoCA-Ina (p=0.002) dengan menggunakan uji oneway ANOVA.
PENGARUH PROMOSI ABOVE THE LINE DAN KESADARAN MERK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MADU TJ Citra, Eufemia; Sampurno, Sampurno; Andayani, Nurita; Ratih, Dian
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.106 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i3.134

Abstract

Saat ini vitamin, supplemen dan obat tradisional menjadi pilihan dalam upaya mempertahankan kesehatan. Salah satunya adalah Madu TJ. Pada periode penelitian BMI (Business Monitor International), total penjualan produk makanan dan minuman diperkirakan tumbuh 10,2% pada 2018. Kelas menengah Indonesia tumbuh pesat dengan pendapatan per rumah tangga berkembang rata – rata 9,6% pertahun antara 2017 dan 2021. Namun demikian berdasarkan Top Brand Survey pada Fase 2 tahun 2017 dan 2018 terdapat penurunan Top Brand Index produk Madu TJ hingga 13,6%. Hal ini berbanding terbalik dengan upaya yang telah dilakukan Ultra Sakti dengan persentase budget promosi Above the Line mencapai 60% sedangkan budget strategi promosi Below the Line sebesar 40%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh strategi promosi above the line dan kesadaran merk terhadap keputusan pembelian produk Madu TJ. Kuesioner dan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian, dan sebanyak 196 responden menjadi sampel dalam penelitian. Metode SEM (Structural Equation Modeling) digunakan sebagai teknik analisis data dan Lisrel 10.0 digunakan untuk menganalisis data yang didapakan setelah penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi promosi Above the Line tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk dengan nilai t hitung sebesar 0,34 yang lebih kecil dari t-value 1,96. Kesadaran merk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk dengan nilai t hitung sebesar 1,04 yang lebih kecil dari t-value 1,96. Strategi promosi Above the Line memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kesadaran merk. Diketahui dari nilai t hitung sebesar 2,80 yang lebih besar dari t-value 1,96.
ANTI-MICROBIAL ACTIVITY OF GINGER FLOWER AGAINST SOME CAUSATIVE AGENT OF ACUTE RESPIRATORY INFECTION Zai, Arni Marlinda; Suandy, Suandy; Tobing, Andrico Napolin Lumban
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.333 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i1.135

Abstract

Various microorganisms such as Streptococcus pneumonia, Haemophilus influenza, Chlamydia spp, and Mycoplasma pneumonia can cause ARI. The ginger flower which contains various phytochemicals that have potential anti-microbial. Recent study was aimed to explore the anti-microbial properties of ginger flower extract. This study was experimental in vitro study with the disc diffusion method. The ethanol extract of Ginger flowers was obtained by maceration method with a ratio of Simplicia to solvent 1:10. Then it concentrated with a rotary evaporator. The ethanol extract of the ginger flower was diluted by DMSO into four concentrations viz. 100%, 75%, 50%, and 25%. The anti-microbial activity assay used three different types of microbes (Streptococcus pneumonia, Haemophilus influenza, and Candida albicans) different in 3 repetitions. There were significant differences each concentration on the width of clear zone among Streptococcus pneumonia (P-value = 0.010), Haemophilus influenza (P-value = 0.011), and Candida albicans (P-value = 0.005). Also, all concentrations of ginger flower extract showed no significant difference between positive controls; however, significant differences were found for negative controls. Hence, It can be concluded that 25% of ginger flower extract has been sufficient to inhibit the growth of various tested microorganisms.
CORRELATION BETWEEN BLOOD GLUCOSE LEVEL AND BODY MASS INDEX AMONG PREGNANT WOMEN WITH EXCESS BODY WEIGHT Surbakti, Betharia Lorenza Br; Amansyah, Adek; Lina, Juliana
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.987 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i1.136

Abstract

Amount of 207 million (83.6%) women who give birth simultaneously are diagnosed with GDM in 2019. Prevalence of GDM reaches 1.9-3.6% in Indonesia. Amount of 40-60% of GDM will suffer from postpartum Non-Dependent Insulin Diabetes Mellitus. Hence, this study was aimed to look for the distribution of blood sugar levels among pregnant women who are overweight. This research was performed among pregnant women in the Obstetrics and Gynecology polyclinic of Royal Prima Medan Hospital against 41 people as the sample with a cross-sectional model (Longitudinal study). The aspects evaluated in this study were age, gestational age, BMI, occupation, income, recent education, history of gestational DM, Macrosomia, and obstetrics. All research data was analyzed with SPSS 25 by spearman correlation. The trend of random et blood sugar levels of pregnant women as respondents was 100 mg/dL, while the BMI tendency was 31.72 kg/m2. Based on these parameters, they had a correlation with each other among overweight pregnant women (Value P = 0.007) that was moderate (R = 0.417). Blood sugar levels were moderate correlated with BMI among pregnant women with excess body weight.
HUBUNGAN ASUPAN LEMAK TERHADAP PERSENTASE LEMAK TUBUH MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO ANGKATAN 2019 Rahman, Mega Mutia; Salikunna, Nur Asmar; Sumarni, Sumarni; Wahyuni, Rosa Dwi; Badaruddin, Rahma; Ramadhan, Moh Zainul; Arief, Afriani
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.233 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i1.137

Abstract

Di Indonesia, masalah gizi berlebih menjadi hal yang penting, karena overweight dan obesitas sejak dini akan memiliki risiko tinggi terkena penyakit-penyakit metabolik. Mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, akan menyebabkan penyimpanan lemak berlebih dalam tubuh, sehingga menyebabkan resiko yang kurang baik bagi tubuh. Hal tersebut menunjukkan pentingnya memantau asupan lemak dan persentase lemak tubuh sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan asupan lemak terhadap persentase lemak tubuh pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Angkatan 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode total sampling. Asupan lemak diperoleh melalui Food Recall 24 Hours selama 7 hari dan dianalisis menggunakan aplikasi Nutrisurvey. Persentase lemak tubuh yang diukur menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Berdasarkan hasil yang didapatkan dengan menggunakan uji Spearman Rank Correlation dengan nilai signifikansinya p=0,002 (p<0,05), artinya terdapat korelasi antara asupan lemak dan persentase lemak tubuh. Correlation Coefficien sebesar 0,585, artinya menandakan adanya hubungan yang kuat antara asupan lemak dan persentase lemak tubuh. Nilai rerata asupan SFA (32,24±6,57), MUFA (15,55±3,01), PUFA (12,86±4,93) dan Kolesterol (277,51±138,8). Berdasarkan hasil tersebut, nilai rerata asupan asam lemak jenuh (SFA) lebih besar dibandingkan asupan asam lemak tidak jenuh tunggal (MUFA) maupun asupan asam lemak tidak jenuh ganda (PUFA). Hasil yang didapatkan bahwa terdapat korelasi positif yang kuat antara asupan lemak dan persentase lemak tubuh, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Angkatan 2019.