COVIT
COVIT (Community Service of Health) : Jurnal pengabdian kesehatan masyarakat adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian kesehatan masyarakat yang terintegrasi dengan bidang kesehatan masyarakat. Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan masyarakat di dinas kesehatan, puskesmas, mahasiswa kesehatan masyarakat, tenaga pengajar kesehatan masyarakat khususnya dan bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal Pengabdian kesehatan masyarakat menerima naskah dalam bentuk hasil-hasil pengabdian masyarakat baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan masyarakat dan dunia kesehatan.
Articles
214 Documents
Sosialisasi Dampak Perilaku Bullying Kesehatan Mental Remaja
Julianawati, Tinta;
Nabila, Rifda;
Arnanda, Fitri
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/covit.v4i2.29066
Dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan dengan target sasaran siswa siswi SMPN 40 Batam dengan jumlah peserta 250 orang yang hadir. Untuk mengetahui pengetahuan pada peserta diberikan angket yang terdiri dari 20 pernyataan dan lembar soal pengetahuan yang terdiri dari 20 soal. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sikap awal orang tua siap dan bersedia menerima materi dan menjawab pertanyaan. Untuk tingkat pengetahuan awal peserta sebelum diberikan materi terhadap pengetahuan tentang dampak perilaku bullying terhadap kesehatan mental remaja hasil nilai tertinggi 45%. Hal ini berarti peserta masih memiliki pengetahuan yang kurang terhadap dampak bullying. Setelah diberikan materi, tingkat pengetahuan peserta didapatkan hasil 62%. Hal ini berarti kemampuan pengetahuan peserta meningkat setelah memperoleh materi dan pengarahan dari pemateri. Kendala yang terjadi pada saat kegaiatan adalah, masih terdapat beberapa siswa yang kurang fokus terhadap materi yang dipaparkan.
Penyuluhan Kesehatan Senam Hamil Pada Ibu Hamil Di BPM Yulianti Palembang
Dewi, Ratna;
Aisyah, Siti
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/covit.v4i2.31772
Senam hamil adalah gerakan senam yang dilakukan pada ibu hamil yang usia kehamilan 22 minggu keatas. Senam hamil bertujuan mempersiapkan dan melatih otot sehingga dapat berfungsi normal dan menyeimbangi berat tubuh. Senam hamil bisa dilakukan oleh ibu hamil yang sehat dan tidak ada penyakit yang menyertai kehamilannya seperti penyakit jantung, ginjal, penyulit dalam kehamilan (perdarahan, kelainan letak, kehamilan dengan anemia). Manfaat senam hamil kala I dapat menurunkan insidensi partus lama,mengurangi rasa sakit dan menurunkan kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan, karena latihan senam hamil yang rutin dapat mempengaruhi elastisitas otot dan ligamen yang ada di panggul, serta mengatur teknik pernafasan dan memperbaiki sikap tubuh. Manfaat senam hamil kala II membantu proses persalinan normal dengan lama persalinan yang normal, karena pada senam hamil ibutelah dibimbing cara mengejan dan mengatur napas, mengatur kontraksi dan relaksasi serta melatih kelenturan otot-otot dinding perutdan dasar panggul sehingga memudahkan proses persalinan. Selama persalinana kala III dan kala IV latihan senam hamil sangat bermanfaat dalam mencegah perdarahan berlebihan, karena dapat meningkatkan kemampuan mengkoordinasikan kekuatan kontraksiotot rahim. Tujuan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu meningkat tentang pentingnya melakukan senam hamil bagi ibu dan bayi. Metode penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi/ tanya jawab. Kesimpulan ibu hamil memahami tentang senam hamil, manfaatnya selama kehamilan dan persalinan sehingga ibu hamil mau melakukan senam hamil. Disarankan kepada petugas kesehatan khususnya klinik /BP Annisa untuk menghimbau ibu hamil untuk mau mengikuti kelas senam ibu hamil.
Edukasi Keputihan (Fluor Albus) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Klinik / BP Annisa Banyuasin
Dewi, Ratna;
Ernawati, Wahyu;
Septiani, Tety
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/covit.v4i2.31773
Keputihan (flour albus) adalah gejala keluarnya getah atau cairan vagina yang berlebihan sehingga sering menyebabkan celana dalam basah. Keputihan ada dua jenis yaitu bersifat fisiologis dan Patologis. Keputihan pada wanita hamil dapat menyebabkan terjadi infertilitas, radang penyakit panggul, kelahiran prematur dan BBLR, KPD, serta dapat menyebabkan terjadinya kanker rahim, kehamilan ektopik, kebutaan pada bayi. Keputihan atau Flour Albus merupakan suatu yang normal terjadi pada ibu hamil jika tidak disertai keluhan yang mengaggu, keputihan bisa berubah menjadi tanda adanya suatu penyakit, terutama jika keputihan disertai dengan keluhan seperti vagina terasa gatal disertai nyeri. Kondisi ini bisa disebabkan karena cara merawat organ intim yang salah atau disebabkan suatu penyakit, keputihan bisa diatasi dengan melakukan personal hygiene dengan cara merawat organ Intim dengan baik dan benar sehingga dapat mencegah terjadinya keputihan patologis. Salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi keputihan (fluor albus) fisiologi menjadi keputihan patologi akibat kurangnya cara melakukan personal hyegine pada organ reproduksi eksterna pada ibu hamil maka dilakukan penyuluhan tentang edukasi keputihan (Fluor Albus) pada ibu hamil. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang keputihan (Fluor Albus) dan dapat melakukan perawatan organ reproduksi eksternal atau personal hygiene untuk mengatasi keputihan (fluor albus) selama kehamilan.Metode penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi/ tanya jawab. Kesimpulan ibu hamil memahami tentang cara perawatan organ reproduksi eksternal atau personal hygiene untuk mengatasi keputihan (fluor albus) selama kehamilan. Disarankan kepada petugas kesehatan khususnya klinik /BP Annisa untuk menghimbau ibu hamil untuk selalu melakukan personal hiygiene dan segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami tanda dan gejala keputihan (fluor albus) patologis.
Sosialiasi Demensia, Depresi, Dan Penyakit Kronis Beserta Cara Pencegahan Dan Deteksi Dininya Pada Kader Kesehatan Di Malang
Hapsari, Anindya;
Dwi Tama, Tika;
Mawarni, Dian
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/covit.v4i2.31985
Peningkatan angka harapan hidup dewasa ini berimbas pula pada kenaikan jumlah lanjut usia di Indonesia. Pada saat memasuki tahapan lansia, seseorang akan mengalami proses degeneratif yang terjadi pada semua sistem organ di tubuhnya, yang dapat mengakibatkan penurunan kualitas hidup. Oleh karena itu, deteksi dini dan pencegahan terhadap penyakit degeneratif ini sangat penting dilakukan. Akan tetapi, belum semua Posyandu Lansia melaksanakan kegiatan skrining secara optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan edukasi mengenai demensia, depresi, dan penyakit kronis pada lansia pada kader lansia yang merupakan sumber informasi pertama mengenai status kesehatan masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memperoleh respon yang baik dari sasaran dan menghasilkan dampak positif pada aspek pengetahuan dan keterampilan. Implikasi yang diharapkan setelah pelaksanaan kegiatan ini adalah para kader lansia dapat secara rutin dan proaktif mengadakan kegiatan skrining demensia, depresi, dan penyakit kronis bagi warganya.
Sosialisasi Pencegahan Hipertensi Di RT 9 Dan RT 12 Karangjambe, Banguntapan, Bantul Melalui Media Poster
Musvita Ayu, Suci;
Yaswin Budiartama, Galang;
Kemalasari, Rizky;
Setiandini, Yunika;
Rahmayanti, Khairunnisa;
Citra Sari, Nova
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/covit.v4i2.32043
Tujuan dari community diagnosis ialah bisa mengetahui seberapa banyak masyarakat yang terpapar penyakit dan masalah yang ada di RT 09 & RT 12 agar kedepannya masyarakat tidak terpapar penyakit tersebut dan bisa mengetahui cara pencenggahannya dengan baik dan benar. Pemecah masalah menggunakan metode USG kemudian penulis melakukan kegiatan MMD (Musyawarah Masayrakat Desa) sehingga kedepannya masalahnya bisa mendapatkan solusi yang tepat. Berdasarkan hasil analisis prioritas yang telah dilakukan didapatkan 10 prioritas masalah yang terdapat di kedua RT tersebut dan masalah kesehatan yang menduduki peringkat utama di RT 09 dan 12 adalah hipertensi. Lalu dilakukan alternatif pemecahan masalah yaitu dengan melakukan sosialisasi dengan media poster. Sebelum diadakan sosialisasi sebagai alternatif pemecahan masalah dilakukan terlebih dahulu MMD untuk membantu pemecahan masalah yang ada dilingkungan masyarakat. Kemudian dilakukannya intervensi dengan sosialisasi diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat terkait pengendalian hipertensi dengan konsumsi buah-buahan.
Sosialiasi “Saksanzi” (Sadar Aktivitas Fisik, Sanitasi, Dan Gizi) Untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Pada Golden Periode Age Guna Mencegah Stunting
Hapsari, Anindya;
Dwi Tama, Tika;
Mawarni, Dian;
Amelia, Dessy
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/covit.v4i2.33179
Salah satu ciri khas anak yang membedakannya dengan orang dewasa adalah terjadinya proses tumbuh kembang yang dimulai sejak masa konsepsi dan optimal pada golden periode age, yaitu saat anak berusia 0-5 tahun. Salah satu gangguan pertumbuhan yang dapat terjadi pada anak adalah stunting, yang dapat disebabkan antara lain oleh: asupan gizi, kurangnya stimulasi anak dengan aktivitas fisik, serta sanitasi lingkungan yang kurang baik. Akan tetapi, belum semua kader kesehatan memiliki pengetahuan terkait pencegahan stunting ini. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka kader kesehatan perlu dioptimalkan fungsinya dan dibekali dengan berbagai edukasi melalui program “SAKSANZI (Sadar Aktivitas Fisik, Sanitasi, dan Gizi)” sebagai upaya optimalisasi tumbuh kembang anak. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memperoleh respon yang baik dari sasaran dan menghasilkan dampak positif pada aspek pengetahuan dan keterampilan. Implikasi yang diharapkan setelah pelaksanaan kegiatan ini adalah para kader kesehatan dapat secara rutin dan proaktif melakukan sosialisasi pencegahan stunting melalui aktivitas fisik, sanitasi, dan gizi bagi warganya.
Sidoarjo Nembang Macapat: Penguatan Karakter Budaya Melalui Macapat Cengkok Wayang Gagrag Porongan
Santoso, Listiyono;
Lutfi, Mochtar;
Wulan Sari, Mardhayu;
Susilo, Joko
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/covit.v4i2.33407
Sidoarjo merupakan wilayah yang mempunyai karakter budaya dan sejarah peradaban besar sejak berdirinya kerajaan Kahuripan yang dipimpin raja Airlangga. Salah satu produk budaya yang berkarakter dan masih ada sampai sekarang adalah wayang kulit gagrak porongan. Gaya wayang kulit tersebut mempunyai cengkok tembang yang dapat menjadi identitas budaya warga Sidoarjo. Sampai saat ini masih banyak paguyuban macapat melakukan kegiatan budaya: menembangkan macapat yang rutin dilakukan tiap bulan, namun karakter macapat porongan belum dapat ditunjukkan sehingga menjadi kebanggaan seluruh warga Sidoarjo. Program ini bertujuan melakukan pendampingan, pelatihan, pengkajian, dan penerapan macapat cengkok wayang porongan yang ditujukan kepada 1000 warga Sidoarjo. Target masyarakat yang dituju adalah para pelajar, remaja umum, dan para anggota paguyuban macapat di Sidoarjo. Pihak yang dijadikan mitra adalah Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda). Salah satu komite di bawah Dekesda adalah Komite Seni Tradisi. Komite tersebut bertugas mengayomi dan membina seluruh kegiatan seni tradisi yang salah satunya adalah pelestarian dan pengembangan seni macapat di Sidoarjo.
Edukasi Kesehatan Mengenai Bahaya Merokok pada Anak SDN 006 Langgini
Dita Puteri, Ade;
Mufti Azzahri Isnaeni, Lira;
Yuristin, Devina;
Hamidi, M. Nizar Syarif
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/covit.v4i2.33453
Perilaku merokok sudah menjadi suatu fenomena yang umum di masyarakat Indonesia. Kalangan perokok tidak hanya pada kalangan dewasa saja, tetapi juga pada remaja bahkan anak-anak. Seluruh masyarakat dapat dapat mengakses rokok dengan sangat mudan, tanpa mengetahui dampak serius dari merokok bahkan dapat menyebabkan kematian. Remaja dan anak -anak yang menjadi perokok akan mengalami dampak buruk jangka panjang bagi kesehatannya. perilaku merokok sangat erat kaitannya dengan pengetahuan akan bahaya rokok bagi kesehatan. penyuluhan dilaksanakan pada tahun 2024 di SDN LANGGINI 016. Setelah mendapatkan penyuluhan mengenai bahaya merokok bagi kesehatan, maka pengetahuan siswa-siswa SDN Langgini 016 sebagai kelompok beresiko menjadi meningkat. Pemasangan banner di lingkungan sekolah serta konseling mengenai dampak merokok bagi kesehatan juga dilakukan untuk keberlanjutan kegiatan edukasi kesehatan.
Sosialisasi tentang Aplikasi Mobile JKN pada Kader PKK di Kabupaten Lamongan
Mawarni, Dian;
Tama, Tika Dwi;
Ulfa, Nurnaningsih Herya;
Zahro, Nimas Dewi Aninatus;
Kurnia, Nurmila
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/covit.v4i2.33740
Pemanfaatan aplikasi mobile JKN di Indonesia masih rendah, termasuk di Kabupaten Lamongan. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap aplikasi tersebut. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat diselenggarakan secara tatap muka melalui sosialisasi dan praktik penggunaan aplikasi mobile JKN. Kegiatan ini melibatkan kader PKK sebanyak 25 orang yang bertempat di Posko PKK Desa Kudikan Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah respon yang baik dari sasaran yang diwujudkan dengan kehadiran dari awal hingga akhir acara dan aktif bertanya pada sesi diskusi. Setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, kader PKK diharapkan dapat menyebarluaskan informasi tentang aplikasi mobile JKN dan menggerakkan masyarakat agar menggunakan aplikasi tersebut sehingga mampu mewujudkan digitalisasi layanan dalam pengelolaan asuransi kesehatan.
Promosi Kesehatan Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja Putri Di SMAN 2 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman
Novita Sari, Nela;
Handayani, Welly;
M, Resi Citra;
Aninora, Novia Rita;
Nisa, Setia
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/covit.v4i2.34170
Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian dan jenis kanker yang lebih banyak terjadi pada wanita adalah kanker payudara. Perlu dilakukan upaya untuk pencegahan kanker payudara melalui deteksi dini yang dikenal dengan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri). Berdasarkan permaslahan diatas perlau diadakan pengabdian masyarakat. Pengabdian tersebut dalam bentuk kegiatan promosi kesehatan dengan cara penyuluhan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri. Dalam kegiatan ini sebelum dilakukan penyuluhan maka terlebih dahulu dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan remaja putri dan diukur Kembali setelah penyuluhan kesehatan dilakukan. Jumlah responden dalam kegiatan ini adalah remaja putri yang berjumlah 50 orang. Hasil yang didapat adalah peningkatan pengetahuan sebelum 34 % dan setelah diberikan penyluhan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan persentase 82%. Hal ini membuktikan pentingnya promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan terutama untuk diri sendiri yaitu deteksi dini deengan SADARI dalam pencegahan kanker payudara.