cover
Contact Name
Admin Idarah
Contact Email
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-7559354
Journal Mail Official
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana UIKA Gedung Pascasarjana K.H. Sholeh Iskandar Lt. 2 Kampus Universitas Ibn Khaldun Jl. K.H. Sholeh Iskandar Km. 2, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16164
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27235386     DOI : https://doi.org/10.32832/itjmie
Core Subject : Education, Social,
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, (2723-5386: online media): is a peer-reviewed scientific periodical journal published by the Master of Islamic Education Study Program at the Postgraduate School of Ibn Khaldun University, Bogor. This journal dedicated to publishing scientific articles in the study of Islamic Education management from different aspects and perspectives. It distributes its articles twice a year, in January and July.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 6 (2025)" : 10 Documents clear
Antara efikasi diri dan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Aisyah, Siti Syifa; Amran
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.20014

Abstract

Quality education requires an understanding of various factors that influence learning outcomes, including internal psychological aspects such as self-efficacy. This study aims to determine the level of self-efficacy, the learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI), and the relationship between the two among 11th-grade science students at SMAN 1 Tamansari, Bogor Regency. This research employed a descriptive quantitative approach with a population of 36 students. Self-efficacy data were collected using a Likert-scale questionnaire consisting of 40 statements, while learning outcomes were measured through students' report card grades. The results showed that students' self-efficacy was categorized as very high, with an average score of 120.13 and 94% of students demonstrating high self-efficacy levels. Meanwhile, the average learning score for PAI was 88.86, with 97% of students achieving scores above the Minimum Competency Criteria (KKM). However, the Pearson correlation test indicated no significant relationship between self-efficacy and PAI learning outcomes (r = -0.230; sig. = 0.176). Although the relationship is linear, the correlation is weak and statistically insignificant. These findings suggest that self-efficacy does not directly affect learning outcomes, and other factors may significantly contribute to students’ academic achievement. Abstrak Pendidikan yang bermutu memerlukan pemahaman terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi hasil belajar, termasuk faktor psikologis internal seperti efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efikasi diri, hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI), serta hubungan antara keduanya pada siswa kelas XI MIPA di SMAN 1 Tamansari, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 36 siswa. Data efikasi diri diperoleh melalui angket skala likert sebanyak 40 butir pernyataan, sedangkan hasil belajar diukur menggunakan nilai rapor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri siswa berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata skor 120,13, dan sebanyak 94% siswa menunjukkan tingkat efikasi diri tinggi. Sementara itu, hasil belajar PAI menunjukkan rata-rata nilai sebesar 88,86, dengan 97% siswa mencapai nilai di atas KKM. Namun, hasil uji korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan hasil belajar PAI (r = -0,230; sig. = 0,176). Meskipun hubungan bersifat linier, korelasinya lemah dan tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa efikasi diri tidak secara langsung memengaruhi hasil belajar, dan faktor lain kemungkinan turut berperan dalam pencapaian akademik siswa.
Pengaruh game based learning pada hasil pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Dewi, Erma Liana; Alfaien, Noor Isna
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.20017

Abstract

This study is motivated by the low interest and learning outcomes of students in learning Islamic Religious Education caused by the use of learning methods that are less diverse. The purpose of this study was to determine the effect of using the Game Based Learning method on the learning outcomes of Islamic Religious Education (PAI) in class VIII students of SMP PGRI Cikupa Bogor, especially on fasting material. This type of research is quantitative research with quasi experimental method. The sample of this study consisted of two classes, namely the experimental class using the Game Based Learning method in the form of a snakes and ladders game and the control class using conventional methods, with a total of 62 students. The instruments used were pre-test and post-test tests to measure learning outcomes. The results showed that the results of hypothesis testing using t-test and N-Gain test. The results showed that the average post-test score of the experimental class was higher (79.39) than the control class (73.38), with an average N-Gain score of 25.51 compared to the control class of 22.94, although both were in the low category, the increase in learning outcomes was higher in the experimental class. This proves that the Game Based Learning method has an effect on improving students' PAI learning outcomes, this method provides an alternative learning that is more fun and able to increase student involvement in the learning process. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PAI yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang beragam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode Game Based Learning terhadap hasil pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa kelas VIII SMP PGRI Cikupa Bogor, khususnya pada materi puasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan metode Game Based Learning berbentuk permainan ular tangga dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional, dengan jumlah total 62 siswa. Instrument yang digunakan berupa tes pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelas eksperimen lebih tinggi (79,39) dibanding kelas kontrol (73,38), dengan rata-rata skor N-Gain kelas eksperimen sebesar 25,51 dibandingkan kelas kontrol 22,94, meskipun keduanya berada pada kategori rendah, peningkatan hasil belajar lebih tinggi terjadi pada kelas eksperimen. Hal tersebut membuktikan bahwa metode Game Based Learning berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar PAI siswa, metode ini memberikan alternatif pembelajaran yang lebih menyenangkan dan mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Pengaruh pembiasaan membaca Al-Qur’an terhadap hasil belajar siswa di Sekolah Menengah Atas Hana Aidilla Zahra; Ardiansyah, Andri; Basri, Samsul
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.20938

Abstract

This study aims to determine the effect of the habit of reading the Qur'an on student learning outcomes. This study was conducted at SMAN 2 Bogor with a focus on 10th grade students and covered three aspects of learning, namely cognitive, affective, and psychomotor. This study used a quantitative approach with a correlational method. The population in this study was all tenth-grade students at SMAN 2 Bogor, and the sample was taken randomly. Data collection techniques were carried out through questionnaires. The data were analyzed using correlation statistical techniques to determine the relationship between the independent and dependent variables. The results showed that there was a positive and significant effect between the habit of reading the Qur'an and student learning outcomes. Students who have a good habit of reading the Qur'an tend to achieve higher PAI scores. Therefore, it can be concluded that the habit of reading the Qur'an has a significant and positive influence on student learning outcomes, particularly in the subject of Islamic Religious Education. This habit significantly contributes to improving students' understanding, attitudes, and skills, and can be used as one of the strategies to support academic achievement in school. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiasaan membaca Al-Qur’an terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Bogor dengan fokus penelitian pada siswa kelas X dan mencakup 3 aspek belajar, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 2 Bogor, dan sampel diambil secara acak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengambilan angket. Data dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dan terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pembiasaan membaca Al-Qur’an terhadap hasil belajar siswa. Siswa yang memiliki pembiasaan membaca Al-Qur’an yang baik cenderung memperoleh nilai PAI yang lebih tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembiasaan membaca Al-Qur’an memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Pembiasaan ini berkontribusi besar dalam meningkatkan pemahaman, sikap, dan keterampilan siswa, serta dapat dijadikan sebagai salah satu strategi dalam mendukung pencapaian prestasi akademik di sekolah.
Implementasi model think pair share dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Rahmah, Siti Muthia; Irfani, Fahmi; Asmahasanah, Salati
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.20987

Abstract

Islamic Cultural History (SKI) as a subject that contains historical and religious values needs to be delivered through an approach that encourages active student participation. However, observations at MAN 2 Bogor show low student motivation in SKI learning, which is influenced by the dominance of one-way lecture methods. This study aims to describe the implementation of the Think-Pair-Share (TPS) learning model in enhancing students' learning motivation in class XI A and to identify its supporting and hindering factors. The study employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, documentation, and open-ended questionnaires. The results of the study indicate that the TPS model is able to increase students' activity, courage, cooperation, and interest in learning SKI. This model also creates a collaborative and enjoyable classroom atmosphere. Supporting factors include teacher planning and student involvement, while obstacles include time constraints and unequal participation. Therefore, the TPS model is suitable for implementation as an alternative learning strategy to enhance students' learning motivation in Islamic Cultural History lessons at madrasahs. Abstrak Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) sebagai mata pelajaran yang memuat nilai-nilai historis dan religius perlu disampaikan melalui pendekatan yang mendorong partisipasi aktif siswa. Namun, hasil observasi di MAN 2 Bogor menunjukkan rendahnya motivasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran SKI, yang dipengaruhi oleh dominasi metode ceramah satu arah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI A serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TPS mampu meningkatkan keaktifan, keberanian, kerja sama, dan minat belajar siswa dalam pembelajaran SKI. Model ini juga menciptakan suasana kelas yang kolaboratif dan menyenangkan. Faktor pendukungnya meliputi perencanaan guru dan keterlibatan siswa, sedangkan hambatannya adalah keterbatasan waktu dan ketimpangan partisipasi. Dengan demikian, model TPS layak diterapkan sebagai strategi pembelajaran alternatif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI di madrasah.
Pengaruh metode Team Games Tournament terhadap minat belajar Pendidikan Agama Islam di SMA Syawaliah, Habibah Nur; Milla, Sri Nurul; Kartika, Tika
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.20994

Abstract

Education has an important role in improving the quality of human life, one of which is through a learning process that is able to foster students' interest in learning. High learning interest encourages students to be more active, focused, and diligent in participating in teaching and learning activities. This study aims to (1) determine the level of interest in learning Islamic Religious Education (PAI) of class X students of SMAN 3 Bogor taught using the Team Games Tournament (TGT) method and (2) analyze the difference in interest in learning PAI between students taught using the TGT method and the conventional method. This research used quantitative approach with quasi experiment method. The research sample consisted of students of class X-7 and X-6 as many as 65 students. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. The results showed that the application of TGT method had a positive effect on interest in learning PAI, with an average value of 54.5%. This finding indicates that the TGT method is more effective in increasing interest in learning PAI than conventional learning methods. Abstrak Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup manusia, salah satunya melalui proses pembelajaran yang mampu menumbuhkan minat belajar peserta didik. Minat belajar yang tinggi mendorong siswa untuk lebih aktif, fokus, dan tekun dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat minat belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas X SMAN 3 Bogor yang diajar menggunakan metode Team Games Tournament (TGT) dan (2) menganalisis perbedaan minat belajar PAI antara siswa yang diajar menggunakan metode TGT dan metode konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Sampel penelitian terdiri atas siswa kelas X-7 dan X-6 sebanyak 65 peserta didik. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TGT memberikan pengaruh positif terhadap minat belajar PAI, dengan nilai rata-rata sebesar 54,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode TGT lebih efektif dalam meningkatkan minat belajar PAI dibandingkan metode pembelajaran konvensional.
Pengaruh keteladanan Umar Bin Khattab terhadap motivasi belajar siswa Azzahra, Syifa; Nawawi, Kholil
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.20999

Abstract

This study aims to determine the influence of Umar bin Khattab’s exemplary character on students’ learning motivation in grade X of MAN 2 Kota Bogor. The study uses a quantitative approach with an explanatory method. Data were collected using questionnaires distributed to 64 students as research samples. The data were analyzed using simple linear regression with the help of SPSS version 27. The results showed a significant influence between Umar bin Khattab's exemplary character and students' learning motivation, with a significance value of 0.000 (<0.05) and a determination coefficient (R²) of 0.469. This indicates that Umar bin Khattab’s values contribute 46.9% to students’ learning motivation. This research emphasizes the importance of exemplary figures in education, particularly in the subject of Islamic Cultural History (SKI), to enhance students’ learning spirit and character. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keteladanan Umar bin Khattab terhadap motivasi belajar siswa kelas X di MAN 2 Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Data dikumpulkan melalui angket yang disebarkan kepada 64 siswa sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara keteladanan Umar bin Khattab terhadap motivasi belajar siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) dan koefisien determinasi sebesar 0,469. Artinya, keteladanan Umar bin Khattab menyumbang 46,9% terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi tokoh teladan dalam pendidikan Islam untuk membentuk karakter dan semangat belajar siswa.
Analisis pembentukan karakter peserta didik melalui mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Ridho, Sayyid Rosyid; Irfani, Fahmi; Yono
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.21001

Abstract

This research explores the role of Islamic Cultural History (SKI) in shaping students' character at MAN 2 Bogor. Employing a qualitative phenomenological approach, data were collected through observations, interviews, and documentation. The findings revealed that SKI plays a significant role in forming students' religious, moral, and social characters. Teachers implement reflective methods, character modeling, and value-based storytelling to instill honesty, responsibility, discipline, and nationalism. The study also discovered students’ positive engagement and internalization of Islamic values in their daily behavior. The study contributes to developing effective character education strategies based on Islamic values and offers a reference for further research in Islamic educational settings. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dalam pembentukan karakter peserta didik di MAN 2 Bogor. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelajaran SKI berkontribusi besar dalam membentuk karakter religius, moral, dan sosial siswa. Guru menggunakan metode reflektif, keteladanan, dan narasi berbasis nilai untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan nasionalisme. Siswa juga menunjukkan keterlibatan positif serta menginternalisasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dan menjadi referensi dalam penelitian pendidikan Islam selanjutnya.
Pemahaman ilmu tajwid dan implikasinya terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an siswa SMP Rahayu, Sri; Taqwa, Hafiz
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.21006

Abstract

This study aims to determine the level of students' understanding of tajwid, their ability to read the Qur'an, and the influence of tajwid understanding on Qur'anic reading skills among eighth-grade students at SMP Ibnu Aqil Bogor in the 2024/2025 academic year. The research employed a quantitative approach with an associative method. A total of 100 students were selected as samples using proportional random sampling. Instruments used included a questionnaire to assess tajwid understanding and a practical test to evaluate Qur'anic reading ability. Data were analyzed using simple linear regression and a t-test. The results indicated that both tajwid understanding and Qur'anic reading skills were at a good level. There is a positive and significant influence between tajwid understanding and the ability to read the Qur'an, as shown by the t-value (2.897) > t-table (1.661) and a significance value of 0.004 < 0.05. Thus, the better the understanding of tajwid, the higher the quality of Qur'anic reading ability among students. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman ilmu tajwid, kemampuan membaca Al-Qur’an, serta pengaruh pemahaman ilmu tajwid terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas VIII SMP Ibnu Aqil Bogor Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Sampel berjumlah 100 siswa yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi angket untuk variabel pemahaman ilmu tajwid dan tes praktik untuk kemampuan membaca Al-Qur’an. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pemahaman tajwid maupun kemampuan membaca Al-Qur’an siswa berada pada kategori baik. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pemahaman ilmu tajwid terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an, dibuktikan dengan nilai t hitung (2,897) > t tabel (1,661) dan sig. 0,004 < 0,05. Dengan demikian, semakin tinggi pemahaman tajwid, maka semakin baik pula kemampuan membaca Al-Qur’an siswa.
Analisis penerapan media audio visual dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Izzatunnisa, Zahra; Subagiya, Bahrum
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.21007

Abstract

The use of audio-visual media is considered important to increase the effectiveness of learning and help students understand religious material more contextually. This study aims to analyze the application of audio-visual media in learning Islamic Religious Education (PAI) at SMAN 1 Bogor City and identify the benefits and obstacles faced in its use. This study used descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interview, and documentation. The results showed that PAI teachers at SMAN 1 Bogor City have utilized audio-visual media, such as learning videos, Islamic animations, and interactive presentations, in the learning process. The use of these media can clarify the material, increase students' interest in learning, and create a more interactive learning atmosphere. However, this study also found obstacles in the form of limited technology facilities and the unoptimal readiness of some teachers in operating audio-visual media. Therefore, this study recommends the need for increased training for teachers and the provision of adequate facilities and infrastructure so that the utilization of audio-visual media in PAI learning can run more effectively. Abstrak Penggunaan media audio visual dipandang penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan membantu siswa memahami materi keagamaan secara lebih kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media audio visual dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 1 Kota Bogor serta mengidentifikasi manfaat dan kendala yang dihadapi dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SMAN 1 Kota Bogor telah memanfaatkan media audio visual, seperti video pembelajaran, animasi Islami, dan presentasi interaktif, dalam proses pembelajaran. Penggunaan media tersebut mampu memperjelas materi, meningkatkan minat belajar siswa, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya kendala berupa keterbatasan fasilitas teknologi dan belum optimalnya kesiapan sebagian guru dalam mengoperasikan media audio visual. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pelatihan bagi guru serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai agar pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran PAI dapat berjalan lebih efektif.
Karakteristik pengelolaan model pendidikan berbasis pesantren Jumardhi; Ansar, Ahlun; Oktafia, Nurul Afni; Malik, Nurhaliza; Arismunandar
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.22056

Abstract

Pesantren as a traditional Islamic educational institution has a strategic role in shaping the character and morals of the nation's generation amid the dynamics of educational modernization. This research aims to describe the education unit model as well as pesantren education management practices in Indonesia with a case study of Darul Aqram Muhammadiyah Gombara Islamic Boarding School in Makassar. The research used a qualitative approach with descriptive methods, through data collection techniques in the form of observation, in-depth interviews, and documentation to obtain a comprehensive picture of the pesantren management system. The results showed that Darul Aqram Muhammadiyah Gombara Islamic Boarding School Makassar is a modern Islamic boarding school that integrates four curricula, including the national curriculum and Muhammadiyah's unique curriculum. This pesantren has excellent programs, such as Tahfidzul Qur'an, mastery of Arabic and English, leadership development, and literacy movement to increase students' interest in reading. The santri development process takes place for almost 24 hours with an emphasis on strengthening religious values, classical book studies, and discipline. However, the pesantren faces challenges in the form of differences in santri backgrounds that have the potential to cause misunderstandings in social interactions. Overall, the management of this pesantren shows adaptive efforts in combining traditional values and the demands of modern education. Abstrak Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter dan moral generasi bangsa di tengah dinamika modernisasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model satuan pendidikan serta praktik manajemen pendidikan pesantren di Indonesia dengan studi kasus Pondok Pesantren Darul Aqram Muhammadiyah Gombara Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai sistem pengelolaan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Darul Aqram Muhammadiyah Gombara Makassar merupakan pesantren modern yang mengintegrasikan empat kurikulum, termasuk kurikulum nasional dan kurikulum khas Muhammadiyah. Pesantren ini memiliki program unggulan, seperti Tahfidzul Qur’an, penguasaan Bahasa Arab dan Inggris, pengembangan kepemimpinan, serta gerakan literasi untuk meningkatkan minat baca santri. Proses pembinaan santri berlangsung hampir selama 24 jam dengan penekanan pada penguatan nilai-nilai keagamaan, kajian kitab klasik, dan kedisiplinan. Namun demikian, pesantren menghadapi tantangan berupa perbedaan latar belakang santri yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dalam interaksi sosial. Secara keseluruhan, manajemen pesantren ini menunjukkan upaya adaptif dalam memadukan nilai tradisional dan tuntutan pendidikan modern.

Page 1 of 1 | Total Record : 10