cover
Contact Name
Admin Idarah
Contact Email
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-7559354
Journal Mail Official
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana UIKA Gedung Pascasarjana K.H. Sholeh Iskandar Lt. 2 Kampus Universitas Ibn Khaldun Jl. K.H. Sholeh Iskandar Km. 2, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16164
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27235386     DOI : https://doi.org/10.32832/itjmie
Core Subject : Education, Social,
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, (2723-5386: online media): is a peer-reviewed scientific periodical journal published by the Master of Islamic Education Study Program at the Postgraduate School of Ibn Khaldun University, Bogor. This journal dedicated to publishing scientific articles in the study of Islamic Education management from different aspects and perspectives. It distributes its articles twice a year, in January and July.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2026)" : 20 Documents clear
Pengaruh karakter guru pendidikan agama Islam terhadap semangat belajar siswa Diazhady, Diego Irfana; Alwahid, Muhamad Azhar; Andestend
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.21196

Abstract

This study aims to examine the influence of Islamic Education (PAI) teachers' character on students' learning enthusiasm at SMK Budiniah. Islamic Education plays a strategic role in shaping students' character and morals. However, low student motivation towards PAI subjects remains a common issue. One suspected contributing factor is the character of the teachers, who serve as direct role models during the learning process. This research employs a quantitative approach with an associative survey method. Data were collected through questionnaires and documentation, involving a population of 206 students and a sample of 104 students selected using purposive sampling techniques. The research instrument's validity and reliability were tested using SPSS. The results indicate a significant influence of PAI teachers' character on students' learning enthusiasm at SMK Budiniah. Teachers with good character traits such as honesty, trustworthiness, fairness, and the ability to build effective communication and exemplary behavior can positively enhance students’ motivation and learning enthusiasm. These findings underscore the importance of teachers' character in supporting an effective learning process, particularly in religious education. Therefore, strengthening teachers' character is a crucial aspect in efforts to improve the quality of PAI education in vocational high schools. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakter guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap semangat belajar siswa di SMK Budiniah. Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral peserta didik. Namun, rendahnya semangat belajar siswa terhadap mata pelajaran PAI masih menjadi permasalahan yang sering ditemui. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh adalah karakter guru yang menjadi teladan langsung bagi siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, dengan populasi sebanyak 206 siswa dan sampel sebanyak 104 siswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara karakter guru PAI terhadap semangat belajar siswa di SMK Budiniah. Karakter guru yang baik seperti jujur, amanah, adil, serta mampu membangun komunikasi dan keteladanan yang baik mampu meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa secara positif. Temuan ini menegaskan pentingnya peran karakter guru dalam menunjang proses pembelajaran yang efektif, khususnya dalam pendidikan agama. Oleh karena itu, penguatan karakter guru menjadi aspek krusial dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di sekolah menengah kejuruan.
Pengaruh penggunaan media interaktif wordwall terhadap peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa Azhary, Nabila; Muhyani
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.21205

Abstract

This study aims to determine the effect of using interactive media based on Wordwall games on student learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI) at SMP PGRI Bogor. The background of this study is the low interest and motivation of students in participating in theoretical PAI lessons. The use of interactive media such as Wordwall is expected to significantly improve student engagement, motivation, and learning outcomes.The research method used was quantitative with a quasi-experimental approach. The study subjects consisted of two classes: an experimental class using Wordwall media and a control class using conventional methods. The instruments used in this study were learning outcome tests, observations, and documentation. Data analysis used a t-test to determine differences in learning outcomes between the two groups.The results showed a significant improvement in student learning outcomes in the experimental class. Wordwall media proved effective in improving student understanding of PAI material, making learning more engaging and interactive. Therefore, interactive Wordwall media can be used as an alternative learning medium to improve the quality of religious education in schools. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media interaktif berbasis games Wordwall terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP PGRI Bogor. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat dan motivasi siswa dalam mengikuti pelajaran PAI yang bersifat teoritis. Penggunaan media interaktif seperti Wordwall diharapkan dapat meningkatkan keaktifan, motivasi, dan hasil belajar siswa secara signifikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media Wordwall dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji-t untuk melihat perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa di kelas eksperimen. Media Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PAI, karena pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Oleh karena itu, media interaktif Wordwall dapat dijadikan alternatif media pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di sekolah.
Pembiasaan tadarus dan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa SMA Annur, Gina Amalia Iklima; Ardiansyah, Andri; Taqwa, Hafiz
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.21217

Abstract

This study aims to determine the effect of the habit of tadarus Al-Qur'an on the ability to read the Qur'an of class XI D1 students of SMAN 3 Bogor City. With the background of the low ability to read the Qur'an among students even though tadarus activities have been implemented regularly at school. The method used in this study is a quantitative method with a correlational approach. The data collection technique was carried out through questionnaires distributed to 34 Muslim students from class XI D1 as research samples. The results of the study showed that there was a positive and significant influence between the habit of tadarus Al-Qur'an on students' ability to read the Qur'an. This is evidenced by the results of a simple regression test which showed a significance value of 0.000 (<0.05), and a coefficient of determination value of 71.5%, which means that the habit of tadarus Al-Qur'an makes a major contribution to students' ability to read the Qur'an. Thus, the habit of Quranic recitation has been proven effective in improving Quranic reading skills, particularly in terms of fluency, accuracy of Tajweed, letter pronunciation, and tartil. The results of this study are expected to provide input for schools and teachers in improving religious programs in educational settings. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiasaan tadarus Al-Qur’an terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas XI D1 SMAN 3 Kota Bogor. Dengan Latar Belakang rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan pelajar meskipun telah diterapkan kegiatan tadarus secara rutin di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket yang disebarkan kepada 34 siswa beragama Islam dari kelas XI D1 sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pembiasaan tadarus Al-Qur’an terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji regresi sederhana yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), serta nilai koefisien determinasi sebesar 71,5%, yang berarti pembiasaan tadarus Al-Qur’an memberikan kontribusi besar terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Dengan demikian, pembiasaan tadarus Al-Qur’an terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, terutama dalam hal kelancaran, ketepatan tajwid, makhrajul huruf, dan tartil. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi sekolah dan guru dalam meningkatkan program keagamaan di lingkungan pendidikan.
Peran komunikasi interpersonal ustadzah dalam membentuk self concept santri di pondok pesantren Alzamaya, Siti Mawarda; Husni, Rahmatul; Rofi’ah
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.21219

Abstract

This study aims to examine the role of interpersonal communication by ustadzah (female Islamic teachers) in shaping the self-concept of students (santri) at Nurul Furqon 1 Islamic Boarding School in Cibinong. The background of this research stems from the lack of effective communication between ustadzah and santri, which negatively impacts the development of self-concept and learning motivation among students. The study employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that the interpersonal communication established by ustadzah, such as emotional approaches, empathy, and openness, has a significant impact on building a positive self-concept among the students. The role of the ustadzah as an educator, parental figure, and spiritual mentor greatly contributes to fostering students' self-confidence, emotional comfort, and motivation to remain and grow within the pesantren environment. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi interpersonal ustadzah dalam membentuk self-concept (konsep diri) santri di Pondok Pesantren Nurul Furqon 1 Cibinong. Latar belakang penelitian ini muncul dari permasalahan kurangnya komunikasi yang efektif antara ustadzah dan santri, yang berdampak pada lemahnya pembentukan self-concept dan motivasi belajar santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang dibangun ustadzah, seperti pendekatan emosional, empati, dan keterbukaan, memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan self-concept positif pada santri. Peran ustadzah sebagai pendidik, pengganti orang tua, dan pembimbing spiritual berkontribusi besar dalam membentuk kepercayaan diri, kenyamanan emosional, serta motivasi santri untuk bertahan dan berkembang di lingkungan pesantren.
Internalisasi nilai harapan: Strategi integratif guru PAI dalam mengembangkan kultur sekolah berbasis karakter di Sekolah Dasar Negeri Tjian, Melinda Khaila Nurfadilla; Supriadi, Udin; Komariah, Kokom Siti
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.22864

Abstract

Character education in elementary schools often remains mere administrative jargon due to the gap between ideal school visions and actual classroom practices. This study aims to explore the internalization strategy of the "HARAPAN" school vision into Islamic Religious Education (PAI) learning to bridge this gap. Employing a qualitative case study design at a public elementary school in Bandung, this study collected data through in-depth interviews and participant observation, validated through source triangulation, and analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña’s interactive model (data condensation, data display, and verification). The results demonstrate that value internalization was successfully achieved through a "Hybrid Approach" synergizing school rituals with creative teaching methods. While "Harmonious" and "Religious" values were deeply embedded through social engineering, this study reveals a critical failure in internalizing the "Amanah" (responsibility) value. A "moral knowing-doing gap" was observed, where students understood obligations but failed to execute them without supervision. This study concludes that macro-level school culture does not automatically shape micro-level independence without measurable behavioral conditioning. Abstrak Pendidikan karakter di sekolah dasar sering kali terjebak pada jargon administratif akibat kesenjangan antara visi ideal sekolah dan praktik nyata di kelas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi internalisasi visi sekolah "HARAPAN" (Harmonis, Aktif, Religius, Amanah, Peduli, Aman, Nyaman) ke dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) guna menjembatani kesenjangan tersebut. Menggunakan desain studi kasus kualitatif di sebuah SDN di Bandung, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, divalidasi melalui triangulasi sumber, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai berhasil dicapai melalui "Pendekatan Hibrida" yang menyinergikan ritual sekolah dengan metode kreatif guru. Nilai "Harmonis" dan "Religius" tertanam kuat melalui rekayasa sosial, namun ditemukan kegagalan kritis pada internalisasi nilai "Amanah" (tanggung jawab). Terjadi fenomena moral knowing-doing gap, di mana siswa memahami kewajiban namun gagal melaksanakannya tanpa pengawasan. Studi ini menyimpulkan bahwa budaya sekolah makro tidak serta-merta membentuk karakter mandiri tanpa adanya pengkondisian perilaku yang terukur.
Transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui media digital di Sekolah Menengah Kejuruan Verawati, Fauziah; Mustofa, Triono Ali
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.22924

Abstract

Advancements in digital technology have driven significant changes in school education methods, including the subject of Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam or PAI) at the Vocational High School (Sekolah Menengah Kejuruan or SMK) level. The characteristics of the student body, which is dominated by Generation Z and Generation Alpha, necessitate innovative learning methods that are adaptive to technological developments. The objective of this study is to investigate the transformation of PAI learning methods resulting from the utilization of digital media at SMK Batik 2 Surakarta, specifically focusing on the improvement of student engagement, material comprehension, and learning efficiency. In this study, a qualitative method was employed to collect data through interviews with PAI teachers. The data were analyzed descriptively through the processes of reduction, display, and conclusion drawing. The results indicate that the use of digital media such as visual presentations, instructional videos, audio-visual media, and digital-based educational games enhanced student response and engagement in PAI learning. Digital media proved effective in assisting students in understanding abstract PAI concepts, particularly regarding aspects of Aqidah (creed), Akhlak (morals/ethics), and Islamic history. Although the implementation of digital media continues to face technical constraints regarding facilities and infrastructure, PAI teachers have undertaken various efforts to ensure that learning remains effective. This study concludes that the utilization of digital media is capable of improving the quality of PAI learning at SMK Batik 2 Surakarta and requires support through adequate facilities as well as the continuous improvement of teacher competence. Abstrak Kemajuan teknologi digital telah mendorong perubahan besar dalam metode pendidikan sekolah, termasuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di jenjang sekolah menengah kejuruan. Karakteristik peserta didik yang didominasi oleh generasi Z dan generasi Alfa menuntut adanya inovasi metode pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki perubahan metode pembelajaran PAI yang dihasilkan dari penggunaan media digital di SMK Batik 2 Surakarta, khususnya dengan fokus pada peningkatan keaktifan siswa, pemahaman materi, dan efisiensi pembelajaran. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data dengan melakukan wawancara dengan guru PAI. Data dianalisis secara deskriptif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital, seperti presentasi visual, video pembelajaran, media audio-visual, dan permainan edukatif berbasis digital, meningkatkan respons dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI. Media digital terbukti membantu siswa dalam memahami materi PAI yang bersifat abstrak, terutama pada aspek akidah, akhlak, dan kisah-kisah keislaman. Meskipun implementasi media digital masih menghadapi kendala teknis terkait sarana dan prasarana, guru PAI melakukan berbagai upaya untuk memastikan pembelajaran tetap berjalan efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan media digital mampu meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di SMK Batik 2 Surakarta dan perlu didukung dengan fasilitas yang memadai serta peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Integrasi keterampilan abad 21 (4C) dalam pembelajaran PAI: Strategi guru dalam membangun karakter adaptif dan religius Mubarokah, Syifa Fatihatul; Hermawan, Wawan; Budiyanti, Nurti
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.22938

Abstract

Moral degradation and ethical erosion in the digital era necessitate a realignment between technical competence and spiritual maturity in education. This study aims to analyze strategies for integrating 21st-century skills (the 4Cs: Critical Thinking, Creativity, Collaboration, and Communication) into Islamic Religious Education (PAI) to foster student character that is adaptive yet deeply religious. Employing a descriptive qualitative design with a case study approach, this research involved three PAI teachers at a State Junior High School in Bandung. Data were collected through in-depth interviews and document analysis of Deep Learning-based teaching modules, then analyzed using thematic and content analysis techniques. The findings reveal the phenomenon of "Competence Islamization" as a primary pedagogical strategy. Specifically, Critical Thinking is internalized as the capacity for Tabayyun (verification) to filter hoaxes; Creativity is realized through the utilization of AI for digital Syiar (propagation); Collaboration functions as a mechanism of Ta'awun (mutual assistance) in Quranic literacy; and Communication is framed by the principle of Qaulan Ma'rufan(honorable speech) to maintain digital etiquette. This study concludes that PAI serves not merely to transfer religious knowledge but acts as an ethical foundation that frames students' global competencies. The implications of this study offer a practical model for educators to bridge the gap between digital literacy and moral integrity through meaningful and reflective learning approaches. Abstrak Degradasi moral dan erosi etika di era digital menuntut penyelarasan kembali antara kompetensi teknis dan kematangan spiritual dalam pendidikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi keterampilan abad ke-21 (4C) Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication ke dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) guna membentuk karakter siswa yang adaptif namun tetap religius. Menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan tiga guru PAI di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen Modul Ajar berbasis Deep Learning, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dan isi. Hasil penelitian mengungkapkan fenomena "Islamisasi Kompetensi" sebagai strategi pedagogis utama. Temuan menunjukkan bahwa Critical Thinking diinternalisasi sebagai kemampuan Tabayyun untuk memfilter hoaks; Creativity diwujudkan melalui pemanfaatan AI untuk Syiar digital; Collaboration difungsikan sebagai mekanisme Ta'awun (tolong-menolong) dalam literasi Al-Qur'an; dan Communication dibingkai oleh prinsip Qaulan Ma'rufan untuk menjaga adab digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAI tidak hanya berperan mentransfer pengetahuan agama, tetapi bertindak sebagai fondasi etis yang membingkai kompetensi global siswa. Implikasi studi ini menawarkan model praktis bagi pendidik dalam menjembatani kesenjangan antara literasi digital dan integritas akhlak melalui pendekatan pembelajaran yang bermakna dan reflektif.
Implementasi layanan responsif bimbingan konseling Islam melalui konseling kelompok terhadap bullying Sopiah, Pipih; Rahman, Imas Kania; Ahmad
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.22951

Abstract

This descriptive qualitative study aims to describe the implementation of responsive Islamic Guidance and Counseling services through group counseling to address verbal bullying among junior high school students in Jakarta. The subjects included a guidance counselor and six students identified as engaging in bullying behavior. Data were collected through observation, interviews, documentation, and counseling progress notes. The implementation followed five stages: formation, transition, core activities, value reinforcement, and reflective closure. In this process, counselors applied an integrative approach combining Cognitive Behavior Therapy (CBT) with Ibn Miskawaih’s moral therapy. This integration utilized self-monitoring, cognitive restructuring, and behavioral rehearsal, synthesized with Islamic values, tazkiyatun nafs (soul purification), anger management, and the cultivation of noble character (akhlak). Following the intervention, students demonstrated significant positive behavioral changes, particularly in emotional control, increased empathy, and improved social relationships with peers. This study concludes that responsive Islamic Guidance and Counseling, utilizing an integrative CBT and Ibn Miskawaih framework, contributes effectively to eliminating bullying behavior among students. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi layanan responsif Bimbingan dan Konseling Islam melalui konseling kelompok dalam mengatasi perilaku perundungan verbal siswa SMP di Jakarta. Subjek penelitian terdiri dari guru BK dan enam siswa yang terindikasi melakukan perundungan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta catatan perkembangan konseling. Proses pelaksanaan konseling kelompok mencakup tahap pembentukan, peralihan, kegiatan inti, penguatan nilai, dan penutup reflektif. Dalam praktiknya, guru BK menerapkan pendekatan integratif yang memadukan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dengan terapi akhlak Ibnu Miskawaih. Integrasi ini dilakukan melalui teknik self-monitoring, restrukturisasi kognitif, dan latihan perilaku yang dikombinasikan dengan nilai Islami, tazkiyatun nafs, manajemen amarah, serta penanaman empati. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku positif pada siswa, terutama dalam pengendalian emosi, peningkatan empati, dan perbaikan hubungan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa layanan Bimbingan dan Konseling Islam dengan pendekatan integratif CBT dan pemikiran Ibnu Miskawaih berkontribusi dalam mengeliminasi perilaku perundungan di lingkungan sekolah.
Pengaruh literasi digital terhadap profesionalisme guru Sekolah Dasar Dewi, Rizki Kurnia; Nurkolis; Murniati, Ngurah Ayu Nyoman
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.22952

Abstract

The rapid development of information technology requires teachers to possess adequate digital literacy competencies to support their professional performance in the learning process. This study aims to analyze the effect of digital literacy on the professionalism of public elementary school teachers in Purwodadi District. This research employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of public elementary school teachers in Purwodadi District, with 220 teachers selected as respondents. Data were collected through a validated and reliable questionnaire and analyzed using simple linear regression. The findings reveal that digital literacy has a positive and significant effect on teacher professionalism. This indicates that the higher the teachers’ ability to access, understand, evaluate, and utilize digital technology, the higher their level of professionalism in planning, implementing, and evaluating learning activities. The study confirms that digital literacy is a strategic factor in strengthening teacher professionalism in the era of educational transformation. Therefore, sustainable digital competency development programs are essential to improve the quality of elementary education. Abstrak Perkembangan teknologi informasi yang pesat mengharuskan guru memiliki kompetensi literasi digital yang memadai untuk mendukung kinerja profesional mereka dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap profesionalisme guru sekolah dasar negeri di Kabupaten Purwodadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri dari guru sekolah dasar negeri di Kabupaten Purwodadi, dengan 220 guru dipilih sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah tervalidasi dan terpercaya, dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profesionalisme guru. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan guru dalam mengakses, memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan teknologi digital, semakin tinggi pula tingkat profesionalisme mereka dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital merupakan faktor strategis dalam memperkuat profesionalisme guru di era transformasi pendidikan. Oleh karena itu, program pengembangan kompetensi digital yang berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
The Implementasi penilaian berbasis portofolio digital dalam pembelajaran privat bahasa Arab Laily, Fitry; Himmah, Ro’fat Hizmatul
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.22954

Abstract

This study aims to explore the implementation of digital portfolios in enhancing Arabic language skills among Madrasah Ibtidaiyah students in a private tutoring context at Global Learning Course. Employing a qualitative case study design, the research investigates how digital portfolio-based assessment documents students’ holistic learning progress, including cognitive, affective, psychomotor, and metacognitive domains. The participants consisted of students and Arabic language tutors who had engaged in digital portfolio practices for at least one semester. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews, and analysis of students’ digital portfolios. The findings reveal that digital portfolios effectively visualize students’ learning progress and contribute to increased motivation, self-confidence, and active engagement. Moreover, this approach shifts assessment practices from product-oriented to process-oriented evaluation, providing a more authentic and comprehensive understanding of student development. Digital portfolios also support personalized learning and facilitate communication among tutors, students, and parents. However, their successful implementation depends on tutors’ pedagogical and digital competencies as well as the availability of time for meaningful feedback. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan portofolio digital dalam meningkatkan keterampilan bahasa Arab di kalangan siswa Madrasah Ibtidaiyah dalam konteks bimbingan belajar swasta di Global Learning Course. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif, penelitian ini menyelidiki bagaimana penilaian berbasis portofolio digital mendokumentasikan kemajuan belajar siswa secara holistik, termasuk dalam domain kognitif, afektif, psikomotorik, dan metakognitif. Peserta penelitian terdiri dari siswa dan tutor bahasa Arab yang telah terlibat dalam praktik portofolio digital selama setidaknya satu semester. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam, dan analisis portofolio digital siswa. Temuan menunjukkan bahwa portofolio digital secara efektif memvisualisasikan kemajuan belajar siswa dan berkontribusi pada peningkatan motivasi, kepercayaan diri, serta keterlibatan aktif. Selain itu, pendekatan ini mengubah praktik penilaian dari orientasi hasil menjadi orientasi proses, sehingga memberikan pemahaman yang lebih otentik dan komprehensif tentang perkembangan siswa. Portofolio digital juga mendukung pembelajaran yang dipersonalisasi dan memfasilitasi komunikasi antara tutor, siswa, dan orang tua. Namun, keberhasilan implementasinya bergantung pada kompetensi pedagogis dan digital tutor serta ketersediaan waktu untuk memberikan umpan balik yang bermakna.

Page 1 of 2 | Total Record : 20