cover
Contact Name
Admin Idarah
Contact Email
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-7559354
Journal Mail Official
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana UIKA Gedung Pascasarjana K.H. Sholeh Iskandar Lt. 2 Kampus Universitas Ibn Khaldun Jl. K.H. Sholeh Iskandar Km. 2, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16164
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27235386     DOI : https://doi.org/10.32832/itjmie
Core Subject : Education, Social,
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, (2723-5386: online media): is a peer-reviewed scientific periodical journal published by the Master of Islamic Education Study Program at the Postgraduate School of Ibn Khaldun University, Bogor. This journal dedicated to publishing scientific articles in the study of Islamic Education management from different aspects and perspectives. It distributes its articles twice a year, in January and July.
Articles 165 Documents
Pengembangan kurikulum dan teori-teori belajar di program studi Pendidikan Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor Bahrum Subagiya
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v3i2.7639

Abstract

The changing times demand the development of the education curriculum. This is because the challenges of life that will be faced are growing. Universities need to adjust the curriculum applied in their respective institutions. This research tries to trace the process of curriculum preparation in one of the study programs of the Faculty of Islamic Studies, namely Islamic Religious Education and how the implementation of the learning process is carried out by each lecturer. This research is a qualitative research with a document and field study approach. The results found that the Islamic Religious Education study program, in designing the curriculum with various approaches, both theological, juridical, philosophical, psychological, and technological. The profile of graduates is clearly illustrated and elaborated by the preparation of a curriculum with a mandatory Semester Credit Unit (SKS) of 135 credits with 57 courses. In practice, the lecturers have used various theories in the learning process, whether nativism, constructivism, behaviorism, empiricism, or convergent with the Islamic values that are in accordance with the ideology of Islamic education which is based on humanism theocentrism.AbstrakPerubahan zaman menuntut pengembangan kurikulum pendidikan. Hal ini dikarenakan tantangan kehidupan yang akan dihadapi semakin berkembang. Karenanya, perguruan tinggi perlu menyesuaikan kurikulum yang diterapkan di lembaganya masing-masing. Penelitian ini mencoba menelusuri proses penyusunan kurikulum di salah program studi Fakultas Agama Islam, yaitu Pendidikan Agama Islam serta bagaimana penerapan proses pembelajaran yang dilakukan oleh setiap dosen. Penelitian ini merupakan penelitian kulitatif dengan pendekatan studi dokumen dan lapangan. Hasil penelitian menemukan bahwa program studi PAI, dalam merancang kurikulum dengan berbagai pendektan, baik teologis, yuridis, filosofis, psikologis, dan teknologis. Profil lulusan tergambar dengan jelas dan dijabarkan dengan penyusunan kurikulum dengan Satuan Kredit Semester (SKS) wajib sebanyak 135 SKS dengan 57 mata kuliah. Dalam praktiknya, para dosen telah menggunakan berbagai teori dalam proses pembelajarannya, baik nativisme, konstruktivisme, behaviorisme, empirisme, ataupun konvergen diwarnai dengan nilai-nilai keislaman yang sesuai dengan ideologi pendidikan Islam yang bercorak humanism theocentrisme.
Pemberdayaan alumni terhadap peningkatan mutu sumber daya manusia di pesantren Al Binaa Asep Dawami
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v3i2.7723

Abstract

Empowerment has an important role in educational institutions that make a real contribution to the improvement of human resources. Graduates as one of the school's stakeholders have no small contribution to the school starting from; management, improvement of human resources, leadership, and organizational systems. This includes the empowerment of Al Binaa Islamic Boarding School graduates in improving the quality of human resources. This study aims to find out in-depth about the empowerment of alumni in improving the quality of human resources at Al Binaa Islamic Boarding School. This study uses descriptive qualitative methods with data collection techniques in the form of observations, questionnaires, interviews, and documentation from Al Binaa Islamic Boarding School graduates who have done service. The source of this research is research in the field using primary and secondary sources. The results of this study indicate the definition and empowerment of Al Binaa Islamic Boarding School graduates. Empowerment of alumni who can improve the quality of human resources at Al Binaa Islamic Boarding School through a management function approach by taking into account potential strengths and weaknesses.AbstrakPemberdayaan memiliki peranan penting dalam lembaga pendidikan yang memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan sumber daya manusia. Alumni sebagai salah satu stakeholders sekolah memiliki kontribusi yang tidak kecil terhadap sekolah mulai dari: pengelolaan, peningkatan sumber daya manusia, sistem kepemimpinan dan organisasi. Termasuk di dalamnya adalah pemberdayaan alumni Pesantren Al Binaa dalam peningkatan mutu sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam tentang pemberdayaan alumni dalam peningkatan mutu sumber daya manusia di Pesantren Al Binaa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, kuesioner, wawancara, dokumentasi dari alumni Pesantren Al Binaa yang sudah melakukan pengabdian. Sumber penelitian ini adalah penelitian di lapangan dengan menggunakan sumber primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan definisi dan pemberdayaan alumni Pesantren Al Binaa. Pemberdayaan alumni yang dapat meningkatkan mutu sumber daya manusia di Pesantren Al Binaa melalui pendekatan fungsi manajemen dengan memperhatikan potensi faktor kekuatan dan kelemahan.
Manajemen kelas melalui model pembelajaran kooperatif Quiz Quiz Trade guna menciptakan suasana pembelajaran bahasa Arab efektif Agung Wahyu Adhy; Maemunah Sa'diyah; Abdul Hayyie Al Kattani
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v3i2.7720

Abstract

Classroom management is a problem faced by both new teachers and even senior teachers. This is because the emotional state of students is always changing. Today's enthusiasm and enthusiasm is not necessarily tomorrow. So that profesional teachers are teachers who are able to manage the class well so that the learning process always runs effectively, efficiently, encouragingly and achieves the expected goals. Teachers who do not carry out classroom management and only position or portray themselves as authority figures or discipnarians tend to fail than teachers who carry out classroom management as a process of establishing and maintaining an effective learning environment. This study aims to describe the application of classroom management through the quiz-quiz trade cooperative learning model in learning Arabic. This model was chosen to get an effective, fun learning atmosphere and of course to help students learn Arabic, especially muhadatsah (conversation). This research was conducted at SMP IT Al Binaa Bekasi class IX with the results that 62.5% of students agreed that they were happy and felt helped by this method, 12.5% strongly agreed, and 22% disagreed. In terms of whether this model makes it easier for students to practice communicating in Arabic, the resulting data is 67.5% agree, 22.5% strongly agree and only 10% choose to disagree. So it can be concluded that the cooperative learning model of the quiz-quiz trade in Arabic language learning must be mastered by teachers in managing their classes to achieve effective learning.AbstrakManajemen kelas menjadi masalah yang dihadapi para guru baik guru baru bahkan guru senior sekalipun. Hal ini karena kondisi emosional siswa selalu berubah-ubah. Hari ini semangat dan antusias belum tentu besok. Sehingga guru yang profesional adalah guru yang mampu mengelola kelas dengan baik sehingga proses pembelajaran selalu berjalan efektif, efisien, menggembirakan dan mencapai tujuan yang diharapkan. Guru yang tidak melaksanakan manajemen kelas dan hanya memosisikan atau memerankan diri sebagai figur otoritas atau penegak disiplin (authority figures or disclipnarians) cenderung gagal daripada guru yang melaksanakan manajemen kelas sebagai proses pemapanan dan pemeliharaan (establishing and maintaining) lingkungan belajar yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan manajemen kelas melalui model pembelajaran kooperatif quiz-quiz trade dalam pembelajaran bahasa Arab. Model ini dipilih untuk mendapatkan suasana belajar efektif, menyenangkan dan tentunya membantu siswa dalam mempelajari bahasa Arab khususnya muhadatsah (percakapan). Penelitian ini dilaksanakan di SMP IT Al Binaa Bekasi kelas IX dengan hasil sebanyak 62,5% siswa setuju bahwa mereka senang dan merasa terbantu dengan metode ini, 12,5% sangat setuju, dan sebanyak 22% tidak setuju. Dalam hal apakah model ini memudahkan siswa untuk berlatih komunikasi dengan bahasa Arab, dihasilkan data 67,5% setuju, 22,5% sangat setuju dan hanya 10% yang memilih tidak setuju. Sehingga bisa disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model kooperatif quiz-quiz trade pada pembelajaran bahasa Arab harus dikuasai oleh para guru dalam mengelola kelas mereka untuk mencapai pembelajaran yang efektif.
Pengembangan metode pembelajaran kreativitas pembelajaran iman dan taqwa (IMTAQ) untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Desi Permata Sari; Imas Kania Rahman; Amir Tengku Ramly
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v3i2.5667

Abstract

Many schools do not want to accept children with special needs, because it is difficult to educate and many teachers do not know the science to educate children with special needs. On the other hand, schools open inclusive education for all children with special needs in order to be able to develop themselves like other normal children. The purpose of this research is to be able to produce or formulate a method of creativity for ABK. The method used in this research is R&D with data analysis techniques used are primary data and secondary data where the data is obtained from the researcher's teaching place and also from existing research either through articles or journals, theses or dissertations. The results of this study indicate that ABK needs the right method in learning activities that will support it, creativity methods are very helpful for ABK in learning, one of which is peer tutoring and interactive games that make it easier for ABK to capture learning. Smart teachers will choose the right method according to what is needed by their students, regardless of race, ethnicity, language because for a teacher it is how the child is able to capture learning with a fun process.AbstrakBanyak sekolah yang tidak mau menerima anak-anak yang berkebutuhan khusus, dikarenakan susah mendidik dan banyak guru belum mengetahui ilmu untuk mendidik anak-anak yang berkebutuhan khusus. Ada disisi lain sekolah yang membuka pendidikan inklusi ini untuk semua anak-anak yang berkebutuhan khusus agar mampu mengembangkan dirinya seperti anak-anak yang normal lainnya. Tujuan penelitian ini mampu menghasilkan atau merumuskan metode kreativitas untuk ABK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D dengan teknik analisis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder di mana data tersebut diperoleh dari tempat mengajar peneliti dan juga dari penelitian yang sudah ada baik itu melalui artikel atau jurnal, tesis maupun disertasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ABK membutuhkan metode yang tepat dalam kegiatan pembelajaran yang akan menunjangnya, metode kreativitas sangat membantu ABK dalam pembelajaran salah satunya adalah tutor sebaya maupun game interaktif yang memudahkan ABK dalam menangkap pembelajaran. Guru yang cerdas akan memilih metode yang tepat sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh peserta didiknya, tidak akan pandang bulu, ras, suku, bahasa karena bagi seorang guru adalah bagaimana anak tersebut mampu menangkap pembelajaran dengan proses yang menyenangkan. 
Manajemen kurikulum Sekolah Islam Terpadu Nuralim Nuralim
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v3i2.7646

Abstract

Curriculum is the core basis in learning, because the curriculum determines the direction of teaching-learning process in educational institution. A well-designed and executed curriculum will obtain a good quality education. This research aims to discuss in depth the management of an integrated curriculum, which includes four principles of management, those are: planning, organizing, implementation, and controlling (evaluation). The method used in this study is a qualitative descriptive method which collects data through interviews. The results showed that curriculum management at SMP Al Wildan Islamic School 3, BSD City applies four management principles, namely planning, organizing, implementing and controlling. The curriculum planning model used is a mixture of administrative and grassroots approach. The organization of curriculum carried out the integration between general science and Islamic value with a self-designed and internationally oriented. The program implementation is carried out the class level with a mobile class system and the control group carried out learning outcomes of students and educators.AbstrakKurikulum adalah inti dalam pembelajaran, karena kurikulum itu menentukan arah proses pendidikan suatu lembaga pendidikan. Kurikulum yang dirancang dan dijalankan dengan bagus akan menghasilkan kualitas pendidikan yang bagus juga. Penelitian ini bertujuan untuk membahas secara mendalam manajemen kurikulum sekolah Islam terpadu, yang mencakup empat prinsip manajemen, Planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (pelaksanaan) dan controlling (evaluasi). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskripitif yang pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan manajemen kurikulum di SMP Al Wildan Islamic School 3, BSD City menerapkan empat prinsip manajemen, yaitu planning, organizing, actuating dan controlling. Model planning kurikulum yang dilakukan adalah pencampuran antara administrative approach dan grass roots approach. Organizing kurikulum yang dilakukan adalah pemaduan antara ilmu umum dan ilmu agama Islam dengan desain yang dirancang secara mandiri dan berorientasi internasional, actuating program yang dilaksanakan pada tingkat kelas dengan system moving class dan controlling yang dilakukan mencakup hasil belajar murid dan kinerja tenaga pendidik.
Pengembangan media pembelajaran interaktif E-Learning Pendidikan Agama Islam melalui aplikasi Classpoint Waty, Hilda Rafika
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v4i1.5683

Abstract

Mediain learning is one of the important things in the learning process. In general, the teaching of Islamic religious education is only taught and delivered by conventional lecture methods which are monotonous and boring. Less interesting learning will have an impact on learning outcomes and poor learning quality, because it will have an influence on the core objectives of PAI learning. Efforts are being made to overcome the saturation learning, especially during the pandemic, through interesting, fun and targeted e-learning learning media. This research used a qualitative method with a literature study technique. The data collection through this literature study was obtained from secondary data. The results of the literature study show that the use of power point media, Web and Android-based media have their respective advantages on student learning outcomes. The results of the three literatures show that it is necessary to develop integrated learning media to create interactive, efficient and relevant media according to current conditions. Classpoint is an interactive digital classroom e-learning application that accommodates teachers in creating interactive material or discussions in a digitally connected and web-based or android-based power point from students in a fun method. Through a compilation of web and android-based power point applications and connected to classpoint in learning, students can enjoy learning and achieve better learning targets. Abstrak Media pembelajaran merupakan salah satu hal penting dalam proses pembelajaran. Pada umumnya pengajaran pendidikan agama Islam, hanya diajarkan dan disampaikan dengan metode ceramah konvensional yang monoton dan membosankan. Pembelajaran yang kurang menarik akan memberikan dampak hasil belajar dan kualitas pembelajaran yang kurang baik, karena akan memberikan pengaruh pada tujuan inti pembelajaran PAI. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi kejenuhan pembelajaran saat masa pandemi adalah melalui media pembelajaran e-learning yang menarik, menyenangkan dan tepat sasaran. Penelitian ini menggunakan  metode kualitatif dengan teknik studi pustaka. Pengumpulan data melalui studi pustaka ini diperoleh dari data sekunder. Hasil studi pustaka menunjukan bahwa penggunaan media power point, media yang berbasis web dan android memiliki keunggulan masing-masing terhadap hasil belajar siswa. Hasil ketiga literatur menunjukan bahwa diperlukan adanya pengembangan media pembelajaran yang terintegrasi untuk menciptakan media yang interaktif, efisien dan relevan sesuai kondisi saat ini. Classpoint adalah aplikasi e-learning interaktif kelas digital yang mewadahi guru dalam membuat materi atau diskusi interaktif dalam sebuah power point yang terhubung secara digital dan berbasis web atau android dari para siswa dengan metode yang menyenangkan. Melalui kompilasi aplikasi power point yang berbasis web dan android serta terkoneksi dengan classpoint dalam pembelajaran, siswa dapat menikmati pembelajaran dan mencapai target pembelajaraln lebih baik.
Relevansi kompetensi guru menurut Ibn Jamaah Al Kinani dengan UU RI No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen Sastra, Ahmad; Pein, Maulana; Wandi; Indra, Hasbi
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v4i1.5802

Abstract

This research is motivated by curiosity about teacher competence according to a famous cleric called Ibn Jamaah which is written in his best work in Islamic education which is then relevant to the Law of the Republic of Indonesia Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers. This study covers the competence of teachers according to Ibn Jamaah, the Law of the Republic of Indonesia Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers, and the relevance between the two. The research method used in this study is library research from the book Tadzkirah Al-Sami' Wa Al-Mutakallim Fi Adab Al-'Alim Wa Al-Muta'allim which is the primary source and several sources of journals & books that discuss related issues. the book Tadzkirah Al-Sami' Wa Al-Mutakallim Fi Adab Al-'Alim Wa Al-Muta'allim which is a secondary source. After reviewing the book Tadzkirah Al-Sami' Wa Al-Mutakallim Fi Adab Al-'Alim Wa Al-Muta'allim and the Law of the Republic of Indonesia Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers and relevance the two authors found the relevance between the two although there are several aspects there is nothing in Ibn Jamaah Al Kinani's thinking such as the use of technology, democratic aspects, stability, honesty, sportsmanship, objective evaluation of one's own performance, and self-development independently on an ongoing basis with the assumption that there was no technology in his time or these aspects were represented by competency indicators. the teacher's personality with each other. Abstrak         Penelitian ini dilatarbelakangi keingintahuan tentang kompetensi guru menurut seorang ulama yang terkenal dengan panggilan Ibn Jamaah yang tertulis dalam karya terbaiknya dalam pendidikan islam yang kemudian direlevansikan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Penelitian ini mencakup kompetensi guru menurut Ibn Jamaah, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, dan relevansi antara keduanya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dari buku Tadzkirah Al-Sami’ Wa Al-Mutakallim Fi Adab Al-‘Alim Wa Al-Muta’allim yang menjadi sumber primer dan beberapa sumber jurnal & buku yang membahas terkait buku Tadzkirah Al-Sami’ Wa Al-Mutakallim Fi Adab Al-‘Alim Wa Al-Muta’allim yang menjadi sumber sekunder. Setelah mengkaji buku Tadzkirah Al-Sami’ Wa Al-Mutakallim Fi Adab Al-‘Alim Wa Al-Muta’allim dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen dan merelevansikan keduanya penulis menemukan relevansi antara keduanya walaupun ada beberapa aspek tidak ada dalam pemikiran Ibn Jamaah Al Kinani seperti pemanfaatan teknologi, aspek demokratis, stabil, jujur, sportif, objektif mengevaluasi kinerja sendiri, dan mengembangkan diri secara mandiri berkelanjutan dengan asumsi belum adanya teknologi pada masa beliau atau aspek-aspek tersebut sudah terwakili dengan indikator kompetensi kepribadian Guru satu dengan yang lainnya.
Pembaruan sistem pendidikan Islam: Sekolah Islam Terpadu Frandani, Muhammad
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v4i1.9360

Abstract

If compared, Islamic education in Indonesia is like a train that has been running on a track for a very long time, passing through cool and hot nature. traversing steep valleys, pitch-dark jungles, and various obstacles, as forges for the path of Islamic education in the archipelago. When talking about the modernization of Islamic education, experts focus more on three objects of study, namely Islamic boarding schools, madrasas, and tertiary institutions. Meanwhile, school brands do not get a major place among Islamic education researchers. Only a few researchers or educational thinkers have a focus on Islamic educational institutions called schools. So it becomes interesting when there is a study related to the Integrated Islamic School (SIT), so that various efforts of "Muslim elites" can be identified in the development of the Islamic education system. This research is a historical study of Islamic education that uses two approaches, namely the historical approach and the descriptive approach. The research results show that although the emergence of integrated Islamic schools is a response to dissatisfaction with educational practices in Indonesia, until now, integrated Islamic schools remain an integral part of the national education system. Abstrak         Jika diibaratkan, pendidikan Islam di Indonesia laksana kereta yang sudah berjalan di lintasan waktu yang sangat panjang, melewati alam yang sejuk dan terik. melintasi lembah yang terjal, hutan rimba yang gelap gulita, serta berbagai aral melintang, sebagai tempaan jejak jalan pendidikan Islam di Nusantara. Ketika berbicara tentang modernisasi pendidikan Islam, para pakar lebih fokus kepada tiga objek studi, yaitu pesantren, madrasah, dan perguruan tinggi Islam. Sementara brand sekolah tidak mendapatkan tempat yang utama di kalangan peneliti pendidikan Islam. Hanya sedikit peneliti ataupun pemikir pendidikan yang mempunyai fokus terhadap institusi pendidikan Islam yang disebut sekolah. Maka menjadi menarik tatkala terdapat kajian yang berkenaan dengan Sekolah Islam Terpadu (SIT), sehingga dapat diketahui berbagai upaya “kalangan elite muslim” dalam perkembangan sistem pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah pendidikan Islam yang menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan historis dan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun munculnya sekolah Islam terpadu merupakan respons atas ketidakpuasan terhadap praktik pendidikan di Indonesia, hingga saat ini, Sekolah Islam Terpadu tetap menjadi bagian integral dari sistem pendidikan nasional
Evaluasi dan pengembangan asas-asas kurikulum pendidikan Islam: Asas filosofis dan asas sosiologis di SD Negeri 10 Sabang, Aceh Sidiq, Heri Purwanto
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Curriculum evaluation and development is very important in education. This needs to be done to improve the quality of the curriculum and the output of learners in accordance with instructional objectives. This research uses descriptive qualitative methods to look at the evaluation process and the development of curriculum principles at SD Negeri 10 Sabang, Aceh. The results of the analysis show that the evaluation process has been running well, the aspects of the curriculum that are evaluated include curriculum content, teaching strategies, teaching media, and the results achieved. In addition, this study also identified the philosophical principles applied in the curriculum of SD Negeri 10 Sabang, namely the progressivism school of philosophy. The curriculum development of SD Negeri 10 Sabang has paid attention to philosophical principles and sociological principles in its preparation. Evaluation and development of the curriculum needs to be carried out continuously so that the curriculum can be improved from year to year. Abstrak Evaluasi dan pengembangan kurikulum merupakan hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Hal ini perlu dilakukan untuk memperbaiki kualitas kurikulum dan output peserta didik sesuai dengan tujuan instruksional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk melihat proses evaluasi dan pengembangan asas-asas kurikulum di SD Negeri 10 Sabang, Aceh. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses evaluasi telah berjalan dengan baik, aspek kurikulum yang dievaluasi mencakup isi kurikulum, strategi pengajaran, media pengajaran, dan hasil yang dicapai. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi asas filosofis yang diterapkan dalam kurikulum SD Negeri 10 Sabang, yaitu aliran filsafat progressivisme. Pengembangan kurikulum SD Negeri 10 Sabang sudah memperhatikan asas filosofis dan asas sosiologis dalam penyusunannya. Evaluasi dan pengembangan kurikulum tersebut perlu terus dilakukan agar kurikulum tersebut dapat ditingkatkan dari tahun ke tahun.
Kebijakan tentang pengembangan madrasah: Visi-misi dan tujuan, kurikulum, metode pembelajaran, manajemen dan SDM Yuhdi, Yuhdi; Nata, Abuddin; Indra, Hasbi
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v4i1.8088

Abstract

This article discusses the development of madrasahs in the context of dynamic education policy. The focus of this research is the vision, mission, goals, curriculum, learning methods, management, and human resources in madrasah development. The literature analysis method is used to collect data from books and scientific journals that discuss madrasah development. An in-depth discussion of madrasah development is important to improve the quality of educational institutions in Indonesia. Education policy aims to achieve effective education goals. Madrasah as an educational institution has an extraordinary vision, mission, and goals, namely creating an Islamic, quality, populist, independent educational institution, and being able to produce students who are faithful, pious, noble, have personality, master science and technology, and contribute positively to social life. Good, structured and comprehensive curriculum, learning methods, management and human resources are important assets to achieve these goals. With proper implementation, the vision-mission and goals of education can be achieved, and madrasah can produce graduates who have optimal competence in the world of education and society. Abstrak         Artikel ini membahas perkembangan madrasah dalam konteks kebijakan pendidikan yang dinamis. Fokus penelitian ini adalah visi, misi, tujuan, kurikulum, metode pembelajaran, manajemen, dan sumber daya manusia dalam pengembangan madrasah. Metode analisis pustaka digunakan untuk mengumpulkan data dari buku dan jurnal ilmiah yang membahas pengembangan madrasah. Pembahasan mendalam tentang perkembangan madrasah menjadi penting untuk meningkatkan kualitas lembaga pendidikan di Indonesia. Kebijakan pendidikan bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan yang efektif. Madrasah sebagai lembaga pendidikan memiliki visi, misi, dan tujuan yang luar biasa, yaitu menciptakan lembaga pendidikan yang islami, bermutu, populis, mandiri, dan mampu menghasilkan peserta didik yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berke-pribadian, menguasai iptek, dan berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat. Kurikulum, metode pembelajaran, manajemen, dan sumber daya manusia yang baik, terstruktur, dan komprehensif menjadi modal penting untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan implementasi yang tepat, visi-misi dan tujuan pendidikan dapat tercapai, dan madrasah dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi optimal dalam dunia pendidikan dan masyarakat

Page 3 of 17 | Total Record : 165